Samuel Aset Manajemen

Blog

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 21 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Jumat (18/8). Dow terapresiasi sebesar 0.07%, S&P 500 dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.01% dan -0.20%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.65% dan -0.61%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,285. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.71% dan 0.77% diperdagangkan pada level US$ 85.42 dan US$ 81.28 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar 0.64%, NIKKEI Jepang menguat sebesar 0.22%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.01%, 0.04%, dan 0.11%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Indeks MSCI melacak saham emiten global dengan paparan tinggi terhadap ekonomi China menunjukkan penurunan, dengan level 3/126.25 pada penutupan perdagangan Jumat (18/8) atau merosot sekitar 10.17% dibandingkan dengan akhir Juli 2023 lalu. Perlambatan ini mengakibatkan pelaku pasar modal global cemas, disebabkan adanya kekhawatiran dampak ke perusahaan-perusahaan yang memiliki paparan besar pada China. Strategist Bank of America Corp memperkirakan bahwa indeks saham Amerika Serikat akan turun sekitar 4% akibat perlambatan ini. (Kontan)

    Alokasi pembayaran beban utang pemerintah meningkat 12,7% menjadi Rp 479,3 triliun pada tahun 2024 mendatang dibanding tahun ini yang berkisar di angka Rp 437,4 triliun. Meskipun begitu, Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan beban bunga utang pemerintah akan turun seiring dengan kenaikan peringkat dan rating Indonesia oleh Lembaga Pemeringkat Rating & Investment (R&I). Pada bulan Juli 2023, R&I tidak hanya mempertahankan peringkat kredit pada posisi BBB+ namun juga meningkatkan outlook dari stabil menjadi positif. Penilaian positif Indonesia tersebut diharapkan diikuti dengan kenaikan rating dalam setahun ke depan sehingga membuat beban utang pemerintah pada 2025 akan turun, tambahnya. (Kontan)

    Bank Indonesia (BI) mencatat modal asing keluar (capital outflow) dari pasar keuangan domestik pada periode 14 sampai 16 Agustus 2023 sebesar Rp 6.79 triliun akibat gejolak perekonomian global yang terjadi terutama dampak dari perekonomian Amerika Serikat. Berdasarkan data transaksi 14-16 Agustus 2023, non residen di pasar keuangan domestik jual neto sebesar Rp6,79 triliun terdiri atas jual neto Rp3,65 triliun di pasar SBN dan jual neto Rp3,14 triliun di pasar saham. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Edi Susianto mengatakan keluarnya modal asing masih dalam nilai yang terbatas sehingga diperkirakan belum berdampak besar terhadap perekonomian domestik. Tidak hanya itu, ia menilai bahwa investor asing masih confidence untuk berinvestasi di Surat Belanja Negara (SBN).  (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—21-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 18 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Rabu (16/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.84%, -0.77%, dan -1.17%. Dari Eropa, indeks bergerak menurun. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.63% dan -0.90%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,312. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.57% dan 0.39% diperdagangkan pada level US$ 84.28 dan US$ 80.72 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.40%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.42%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.11%, 0.07%, dan 0.03%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Tekanan ekonomi Tiongkok membuat beberapa lembaga pengelola dana  internasional menurunkan proyeksi ekonomi negara tersebut. JP Morgan misalnya,  menurunkan target pertumbuhan ekonomi Tiongkok dari 6,4% menjadi 4,8%, Barclays menurunkan proyeksinya dari 4,9% menjadi 4,5% dan Mizuho dari 5,5% menjadi 5%. Menurut laporan Reuters, tekanan ekonomi yang dialami Tiongkok membuat akses data ekonomi yang dipublikasi dan dapat diakses menjadi lebih dibatasi oleh otoritas pemerintahan. (Kontan)

    Surat Berharga Negara pada tahun 2024 diproyeksi akan terbit hingga Rp666.4 triliun atau meningkat 84% dibandingkan dengan prospek anggaran pendapatan dan belanja negara 2023. Prioritas penerbitan SBN yang dilakukan oleh pemerintah ini bertujuan untuk mengendalikan risiko nilai tukar dan pendukung pengembangan pasar keuangan domestik. Pemerintah memperkirakan imbal hasil SUN acuan tenor 10 tahun mencapai 6.7% dengan inflasi sebesar 2.8% secara tahunan dan kurs USD terhadap rupiah sebesar Rp15.000. Lebih lanjut, berdasarkan data Penilai Harga Efek Indonesia, penerbitan SBN netto yang tertinggi sejak 2018 terjadi pada tahun 2020 dan terus melandai hingga 2023. (Bisnis)

    Pemerintah membidik target pertumbuhan ekonomi tahun 2024 sebesar 5.2%, sedikit di atas outlook tahun 2023 yang sebesar 5.1%. Merespons hal ini, pemerintah perlu mengalokasikan target belanja 2024 mencapai Rp3.304,1 triliun di tengah ketidakpastian global yang terdiri dari pengetatan kebijakan moneter bank sentral global, perang dagang Amerika Serikat-China, perang Rusia dan ukraina, hingga lonjakan inflasi. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Samuel berpendapat bahwa target pertumbuhan ekonomi 2024 justru lebih rendah dari potensinya dengan terus menggenjot sisi efektivitas dan efisiensi investasi, mengingat rasio inefesiensi penggunaan modal alias ICOR Indonesia relatif lebih tinggi dibandingkan dengan negara lain. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—18-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 16 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Selasa (15/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -1.02%, -1.16%, dan -1.14%. Dari Eropa, indeks bergerak menurun. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -1.57% dan -0.93%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,317. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -0.08% dan -0.09% diperdagangkan pada level US$ 84.83 dan US$ 80.93 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -1.22%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -1.07%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak bervariasi pada pagi hari ini dengan Dow dan S&P terdepresiasi masing – masing sebesar -0.01% dan -0.01%, Nasdaq terapresiasi sebesar 0.06%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Tiongkok kembali memangkas sejumlah suku bunga pada Selasa (15/08) setelah sebelumnya People?s Bank of China (PBOC) memangkas suku bunga fasilitas pinjaman jangka menengah sebesar 15 basis poin menjadi 2,50%. Kali ini, PBOC mengumumkan pemangkasan suku bunga outstanding facility sebesar 10 basis poin. Suku bunga overnight turun menjadi 2,65%, tujuh hari turun menjadi 2,80% dan satu bulan turun menjadi 3,15%. Julians Evans-Pritchard selaku ekonom Capital Economic mengatakan pemangkasan tersebut terjadi karena data ekonomi Tiongkok terbaru memburuk di bawah konsensus. (Kontan)

    Perdagangan rupiah di pasar spot pada Selasa (15/08) ditutup turun 0.17% ke level Rp15.341 per dolar AS bersamaan dengan mayoritas mata uang Asia seperti yuan China yang turun 0,38%, ringgit Malaysia turun 0,46%, won Korea turun 0,37% dan dolar Taiwan turun 0,02%. Analis Komoditas dan Founder Traderindo Wahyu Laksono menjelaskan pelemahan tersebut terjadi akibat sentimen The Fed yang tetap hawkish dan cadangan dolar Indonesia yang tidak sebesar China atau Jepang. Tidak hanya itu, Macro Equity Strategist Samuel Sekuritas Indonesia Lionel Priyadi menyebutkan pelemahan terjadi akibat aksi penjualan obligasi di emerging market. (Bisnis)

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2023 masih mencatat surplus sebesar US$1,31 miliar dan merupakan pencapaian selama 39 bulan secara berturut-turut sejak Mei 2020. Pelaksana tugas Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan hal tersebut diperoleh dari selisih  total nilai ekspor Indonesia pada bulan lalu yang mencapai US$20,88 miliar dan nilai Impor yang mencapai US$19,57 miliar. Surplus perdagangan bulan Juli 2023 ditopang oleh komoditas nonmigas dengan nilai US$3,22 miliar, tambahnya. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—16-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 15 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Senin (14/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.07%, 0.58%, dan 1.05%. Dari Eropa, indeks bergerak bervariasi. FTSE 100 terdepresiasi sebesar -0.23% dan STOXX600 terapresiasi sebesar 0.15%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,350. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.14% dan 0.08% diperdagangkan pada level US$ 86.33 dan US$ 82.56 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.79%, NIKKEI Jepang bertumbuh sebesar 0.82%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.01%, 0.11%, dan 0.20%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Bank Sentral Amerika Serikat (AS) diperkirakan baru menurunkan suku bunga acuan pada pertengahan tahun depan. Ekonom Goldman Sachs Group memprediksi bahwa tingkat suku bunga mulai diturunkan pada akhir Juni 2024 mendatang, dan terjadi secara bertahap setiap kuartal. Goldman Sachs memprediksi bahwa rapat FOMC tidak akan mengubah posisi bunga di rapat bulan berikutnya. Diprediksi angka inflasi inti sudah melambat pada November 2023. (Kontan)

    Rupiah menunjukkan tanda-tanda pelemahan pada penutupan perdagangan Senin (14/08) sebesar 0,63 persen atau 96 poin menjadi Rp 15.315 per dolar AS dari sebelumnya Rp 15.219 per dolar AS. Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan tersebut terjadi karena dipengaruhi permintaan dolar Amerika Serikat (AS) yang semakin diminati setelah rilis indeks harga produsen atau Producer Price Index (PPI) AS meningkat. Tidak hanya itu, Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra juga berpendapat bahwa rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS seiring kenaikan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS yang dipicu  oleh penurunan peringkat utang AS serta risiko kenaikan inflasi.  (Investor)

    Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan bahwa kebijakan devisa hasil ekspor (DHE) berpotensi menambah retensi devisa hingga sekitar US$ 60 miliar. Bila menilik data Badan Pusat Statistik (BPS), capaian ekspor pada sepanjang tahun lalu sebesar US$ 291,98 miliar atau bila dibulatkan sekitar US$ 292 miliar sehingga apabila angka ekspor diasumsikan tidak berubah pada tahun ini, maka diperkirakan tetap menambah retensi devisa hingga US$60 miliar meskipun pertumbuhan ekspor saat ini makin melambat seiring dengan koreksi harga komoditas global. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—15-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 14 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Jumat (11/8). Dow terapresiasi sebesar 0.30%, S&P 500 dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.11% dan -0.68%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -1.24% dan -1.09%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,300. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menurun masing-masing sebesar -0.14% dan -0.19% diperdagangkan pada level US$ 86.62 dan US$ 83.05 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.51%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.48%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.03%, -0.02%, dan -0.01%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Pelemahan permintaan baik domestik maupun dari luar negeri menghambat momentum pemulihan ekonomi Tiongkok.  Kebijakan bank sentral Tiongkok memangkas suku bunga dasar kredit pada Juni lalu belum mampu mendongkrak penyaluran kredit baru. Dilansir dari Reuters,  perbankan Tiongkok hanya mencatatkan penyaluran kredit baru dalam yuan sebesar 345,9 miliar yuan atau setara US$ 47,80 miliar pada Juli 2023, merosot 89% dari Juni. Capaian ini juga menurun 49% secara tahunan dan merupakan level yang terendah sejak akhir 2009. Luo Yunfeng selaku Ekonom Huajin Securities mengatakan, data pinjaman yang buruk mencerminkan permintaan pembiayaan yang lemah dari ekonomi riil. (Kontan)

    Kelesuan ekonomi China berpotensi akan menghambat aktivitas bisnis di Indonesia, terutama pada menyusutnya ekspor Indonesia karena salah satu mitra utamanya adalah Tiongkok. Hal ini tentu mempengaruhi neraca perdagangan Indonesia yang selama ini masih tercatat positif. Meskipun begitu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio N. Kacaribu menilai bahwa perekonomian Indonesia masih cukup kuat dengan ditopang oleh permintaan domestik. Salah satunya tercermin dari PMI manufaktur Indonesia yang masih berada dalam zona ekspansif. (Kontan)

    Pertumbuhan ekonomi nasional konsisten berada di atas 5% selama 7 triwulan terakhir setelah pandemi. Hal ini menjadi modal kuat untuk menarik kemitraan ekonomi dalam jangka panjang, dengan memanfaatkan investasi pada bonus demografi dan teknologi. Sebagai pemilik cadangan nikel terbesar di dunia, Indonesia perlu mempersiapkan ekosistem kebijakan yang inklusif dan transparan agar menjadi salah satu mitra utama sebagai rantai pasok lithium di dunia. Hal ini didukung dengan posisi Indonesia sebagai penggagas pembahasan kerja sama ekonomi Critical Minerals dalam Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) melalui pemanfaatan nikel untuk electric vehicle (EV). (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment


    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—14-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 11 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Kamis (10/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.15%, 0.02%, dan 0.12%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.41% dan 0.79%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,226. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menurun masing-masing sebesar -0.17% dan -0.16% diperdagangkan pada level US$ 87.36 dan US$ 84.22 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan bertumbuh sebesar 0.10%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.84%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.10%, 0.13%, dan 0.29%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Amerika Serikat terlihat lebih berhati-hati dalam melakukan restriksi ekonomi terhadap China. Menurut Biden, hal ini dilakukan untuk mencegah China meniru teknologi dari AS yang dinilai dapat mengancam keamanan nasional dengan melakukan modernisasi militer. Merespons hal ini, China menyatakan keprihatinannya dan mengancam segera mengambil aksi balasan. Perseteruan ini tercermin dari nilai investasi modal ventura Amerika Serikat di China yang turun dari USD 32.9 miliar pada 2021 menjadi USD 9.7 miliar. (Kontan)

    Kebijakan repatriasi dan retensi devisa hasil ekspor (DHE) berpotensi mengurangi tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Menurut Chief Economist Citi Indonesia Helmi Arman, kebijakan DHE sangat penting mengingat prospek suku bunga kebijakan The Fed masih terdapat ketidakpastian sehingga kemungkinan naik masih ada. Kendati inflasi AS menurun, namun ia menilai penurunan inflasi relatif melambat karena tingginya inflasi di sektor jasa. Melambatnya inflasi tanpa adanya resesi meningkatkan skenario soft landing di US yang memungkinkan capital inflow dari investor asing belum tentu sustain sehingga Bank Indonesia dapat meningkatkan kapasitas intervensi lewat peranan kebijakan DHE, tambahnya. (Investor)

    Perlambatan laju ekonomi Tiongkok dapat mempengaruhi kondisi perekonomian Indonesia. Dari data perdagangan Tiongkok yang terbaru, terdapat penurunan impor sebesar 12,4% dan penyusutan ekspor sebesar 14,5%. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan dampak dari penurunan pertumbuhan ekonomi tiongkok sudah dirasakan oleh Indonesia dari turunnya kinerja ekspor Indonesia pada kuartal II 2023. Ia juga berharap ekonomi Tiongkok tidak akan terpuruk dalam jangka waktu yang panjang sehingga masih ada harapan ekonomi menggeliat lewat proyek One Belt One Road. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—11-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 10 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Rabu (9/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.54%, -0.70%, dan -1.17%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.80% dan 0.43%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15190. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menurun masing-masing sebesar -0.22% dan -0.24% diperdagangkan pada level US$ 87.36 dan US$ 84.22 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.38%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.05%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.26%, 0.25%, dan 0.25%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Perekonomian Tiongkok akhirnya masuk ke jurang deflasi. Dilansir dari Reuters, Biro Statistik Nasional Tiongkok melaporkan consumer price index (CPI) atau indeks harga konsumen turun 0,3% pada Juli 2023. Sejalan dengan hal itu, indeks harga produsen (PPI) Tiongkok pada Juli 2023 juga turun 10 bulan berturut-turut dengan kontraksi 4,4% secara tahunan. Ekonom Senior Asia Pasifik Natixis Gary Ng menilai di sisa tahun ini ekonomi Tiongkok akan bergantung pada percepatan pertumbuhan industri manufaktur dan jasa karena masalah di properti muncul kembali. (Kontan)

    Indeks Penjualan Riil Juli 2023 turun 4.5% mtm ke nilai 212.7. Penurunan ini lebih dalam dibandingkan dengan Juni 2023 yang hanya terkontraksi tipis sebesar 0.3% mom. Indeks penjualan yang menurun pada Juli utamanya disebabkan oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan disusul oleh peralatan informasi dan komunikasi dan barang lainnya. Ketua Umum Asosiasi Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas menduga bahwa kelas menengah atas mulai menahan belanjanya, selaras dengan kondisi politik negeri menuju pemilu hingga tahun 2024 mendatang. (Kontan)

    Presiden Joko Widodo menyebutkan sektor real estat, properti, dan konstruksi ke perekonomian nasional sepanjang tahun 2018-2022 berkontribusi hingga 16% terhadap produk domestik bruto (PDB). Angka ini lebih besar dibandingkan dengan sektor pertanian dan perdagangan yang masing-masing berkontribusi sebesar 13.35% dan 12.85% terhadap PDB. Pencapaian ini cukup menggembirakan karena sektor properti di sebagian besar negara lain tidak banyak bisa bertahan karena pandemi. Sementara sektor ini membuka banyak lapangan kerja dan membawa multiplier effect bagi 185 subsektor lainnya dari perdagangan bahan material, furniture, alat dapur, hingga industri jasa dan lainnya. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—10-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 9 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Selasa (8/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.45%, -0.42%, dan -0.79%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.36% dan -0.23%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,206. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menurun masing-masing sebesar -0.10% dan -0.14% diperdagangkan pada level US$ 86.07 dan US$ 82.79 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar -0.20%, NIKKEI Jepang terdepresiasi sebesar -0.14%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak bervariasi pada pagi hari ini dengan Dow terdepresiasi sebesar -0.04%, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.06% dan 0.15%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Aktivitas ekspor dan impor China anjlok pada Juli imbas permintaan global dan permintaan dalam negeri yang terus turun. Dilansir dari data Bea Cukai China, aktivitas ekspor China turun 14.5% yoy, diikuti dengan aktivitas impor China yang turun 12.4%. Beberapa ekonom mengaitkan kondisi harga komoditas yang jatuh berdampak pada impor China yang juga jatuh, yang artinya pabrik-pabrik China masih membeli bahan baku tetapi dengan harga beli yang rendah. Penurunan permintaan China ini mengakibatkan permintaan Korea Selatan, Jepang, Taiwan, Afrika Selatan, dan Kanada turun hingga dua digit. Selain itu, pengiriman ke AS anjlok hingga 23.1% pada Juli dengan ekspor ke Jepang, Korea Selatan, Taiwan, ASEAN, UE, Brasil, dan Australia yang juga turun hingga dua digit. (Kontan)

    Konsumsi masyarakat pada awal semester kedua tahun ini tampak melemah dan harus diwaspadai berlanjut sampai akhir tahun. Dari survei Konsumen Bank Indonesia (BI), proporsi pendapatan konsumen yang digunakan untuk berbelanja pada Juli 2023 tercatat sebesar 75,5% menurun 0,2% dibanding bulan sebelumnya. Sejalan dengan penurunan tersebut, tercatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juli lalu tercatat di level 123,5, lebih rendah 3,6 poin dari bulan sebelumnya. Meskipun begitu, Ekonom Senior Bank Mandiri Faisal Rachman mengatakan bahwa penurunan tersebut hanya musiman dan tahun politik dapat kembali meningkatkan optimisme masyarakat. (Kontan)

    Kebijakan moneter ketat dari sejumlah negara mendorong aksi penggalangan dana berbasis surat utang. Hingga 31 Juli 2023 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penerbitan surat utang korporasi mencapai Rp77,05 triliun. Sayangnya, geliat penerbitan korporasi dan sukuk korporasi pada paruh kedua hanya memiliki sisa tenaga kurang dari setengah realisasi pada awal tahun dengan rencana penerbitan surat utang senilai Rp 29.4 triliun. Ekonom PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengatakan prospek penerbitan surat utang korporasi pada bulan Agustus hingga sisa tahun 2023 masih baik meskipun secara keseluruhan tidak setinggi tahun lalu. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—9-Agustus-2023.pdf

  • Waspada, Modus Penipuan yang Mengatasnamakan PT Samuel Aset Manajemen (ReksadanaSAM)

    Dengan meningkatnya transaksi keuangan dan investasi pada masyarakat, semakin banyak pula bentuk upaya penipuan yang dilakukan secara online maupun offline. Para oknum kerap menawarkan keuntungan besar dengan modal yang sedikit dan waktu yang cepat. Selain itu, tak sedikit dari para oknum yang mencatut nama perusahaan, lembaga atau organisasi lain untuk meyakinkan para korbannya.

    Agar investor dan calon investor tidak terpedaya oleh penipuan dan dapat lebih berhati-hati, kita perlu mengenali ciri-ciri modus penipuan, antara lain:

    1. Penipu biasanya menghubungi melalui aplikasi Whatsapp, Telegram, email, website palsu, SMS atau akun media sosial lainnya dengan mengatasnamakan perusahaan/lembaga keuangan tertentu, dan/atau menggunakan logo Perusahaan/lembaga keuangan tertentu.
    2. Penipu memberikan iming-iming tertentu, menawarkan kerja sama atau pekerjaan tertentu, memberikan penawaran bagi hasil atau menjanjikan keuntungan lainnya, kemudian memberikan instruksi kepada korban untuk melakukan tindakan seperti melakukan pembayaran atau transfer dana.
    3. Penipu akan menyampaikan informasi pribadi atau membagikan data-data tertentu agar korban menjadi percaya, kemudian memberikan link/tautan yang harus di-klik dalam upaya pencurian data pribadi korban.

    Agar investor dan calon investor terhindar dari modus-modus tersebut dan sehubungan kembali maraknya modus penipuan investasi, khususnya yang mengatasnamakan nama perusahaan PT Samuel Aset Manajemen, atau mengatasnamakan layanan aplikasi online ReksadanaSAM, dengan menggunakan atribut perusahaan, termasuk tetapi tidak terbatas pada logo dan nama serta foto pengurus perusahaan, maka dengan ini kami sampaikan beberapa hal berikut:

    1. Kami menghimbau kepada investor dan calon investor agar selalu waspada dalam menyikapi penawaran yang diterima, yang mengatasnamakan PT Samuel Aset Manajemen, ReksadanaSAM ataupun nama lain yang memiliki kemiripan.
    2. Sebelum berinvestasi, investor dan calon investor penting untuk memastikan kebenaran penawaran investasi, tawaran kerjasama maupun penawaran lainnya, khususnya dari dari oknum perorangan atau lembaga yang mengaku sebagai perwakilan dari perusahaan PT Samuel Aset Manajemen.
    3. PENTING UNTUK DIPERHATIKAN: Semua nama rekening bank untuk pembelian produk reksa dana menggunakan nama produk reksa dana itu sendiri dan tidak pernah menggunakan nama perorangan.
      Untuk pembelian produk reksa dana, periksa dahulu nomor rekening apakah sudah sesuai dengan nomor yang tercantum di prospektus produk yang akan dibeli. Informasi nomor rekening dan prospektus masing-masing produk dapat diakses di website https://www.sam.co.id/produk/
    4. Hubungi nomor kontak resmi PT Samuel Aset Manajemen, jika Anda menemui tawaran investasi mencurigakan yang mengatasnamakan PT Samuel Aset Manajemen (ReksadanaSAM).
      Call Center (021) 2854 8800
      Verified Official Whatsapp (021) 2854 8800
      Email [email protected]
      Alamat: Menara Imperium, Lantai Dasar GF, Jl. HR Rasuna Said Kav. 1 Guntur Setia Budi, Jakarta 12980 Indonesia
    5. Domain website resmi, platform aplikasi dan akun sosial media resmi dari PT Samuel Aset Manajemen (ReksadanaSAM) adalah:

      Situs resmi: https://www.reksadanasam.co.id  dan http://www.sam.co.id

      Aplikasi: “ReksadanaSAM” di AppStore (iOS) dan PlayStore (Android).

      Instagram: @reksadanasam
      Facebook: reksadana.sam
      Facebook Page: SAMreksadana
      Twitter: @reksadanasam
      TikTok: @reksadanasam
      Youtube: Reksadana SAM
      Linkedin: PT Samuel Aset Manajemen

      Selain akun sosial media tersebut tersebut, bukan merupakan akun resmi PT Samuel Aset Manajemen
    6. Amankan data pribadi. Jangan berikan Password, kode OTP, PIN, dan kode akses lainnya. Gunakan dua lapis keamanan pada smartphone Anda, seperti biometric finger print atau face recognition.
    7. Masyarakat dapat melaporkan adanya dugaan investasi ilegal kepada Satgas Waspada Investasi OJK melalui website https://waspadainvestasi.ojk.go.id, atau dapat mengakses mobile-apps SikapiUangmu atau website http://konsumen.ojk.go.id dengan menggunakan nomor tiket dan PIN yang diberikan.

    Cermatlah sebelum melakukan transaksi keuangan dan investasi. Pelajari dan pahami terlebih dahulu segala bentuk penawaran investasi agar Anda tidak terjerumus ke dalam penipuan yang berujung pada kerugian. Jangan mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan tinggi dalam waktu yang cepat, dan selalu waspada.

    ===
    PT Samuel Aset Manajemen

    MANAJER INVESTASI BERIZIN DAN DIAWASI OLEH OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK).
    INVESTASI MELALUI REKSA DANA MENGANDUNG RISIKO. CALON INVESTOR WAJIB MEMBACA DAN MEMAHAMI PROSPEKTUS SEBELUM MEMUTUSKAN UNTUK BERINVESTASI MELALUI REKSA DANA. KINERJA MASA LALU TIDAK MENCERMINKAN KINERJA MASA DATANG.

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 8 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Senin (7/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 1.16%, 0.90%, dan 0.61%. Dari Eropa, indeks bergerak bervariasi. FTSE 100 terdepresiasi sebesar -0.13% dan STOXX600 terapresiasi sebesar 0.09%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,225. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak bervariasi masing-masing sebesar -0.38% dan 0.57% diperdagangkan pada level US$ 85.91 dan US$ 82.41 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.20%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.78%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.01%, 0.01%, dan 0.01%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Perpaduan antara suku bunga yang tinggi dan pengetatan belanja yang berpotensi untuk menghambat ekspansi dan meningkatkan risiko resesi yang parah menjadi tantangan terbesar bagi pemangku kepentingan di kawasan euro. Fenomena ini diakibatkan dari tekanan yang tertunda akibat kenaikan pinjaman sejak tahun lalu yang diperkirakan mencapai puncaknya pada tahun ini dengan dampak sebesar 3,8% sampai 5% menurut Bloomberg Economics. Akibatnya, Bank Sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) melakukan pengetatan hingga 425 basis poin bersamaan dengan kebijakan pengetatan belanja oleh beberapa negara seperti Jerman. Jamie Rush selaku ekonom Bloomberg Economics mengatakan bahwa lambatnya respon pengetatan moneter disebabkan oleh kepuasan atas ketahanan ekonomi sehingga posisi pemerintah sudah tidak mendukung untuk melakukan stabilisasi. (Bisnis)

    Tren pertumbuhan ekonomi menjelang tahun pemilu perlu diwaspadai. Data historis menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi selama lima kali pemilu di Indonesia cenderung melambat dan tingkat inflasi pada masa pemilu juga selalu tertekan, hanya tahun 2004 saja ekonomi tumbuh dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Meskipun begitu, para ekonom optimis bahwa gelaran Pemilu 2024 telah memberikan kontribusi sedikit ke pertumbuhan ekonomi melalui kinerja konsumsi lembaga non profit (LNPRT) yang tumbuh 6.1% yoy. Kepala Ekonom Bank Danamon Irman Faiz berpendapat bahwa permintaan domestik akan mengalami peningkatan ketika mendekati pemilu, bahkan pertumbuhan ekonomi diproyeksikan akan tumbuh di level 5.3% pada tahun 2023. (Kontan)

    BPS mencatat bahwa tingkat ekspor Indonesia pada April-Juni 2023 turun 2.75% yoy. Ekspor barang pada kuartal II-2023 menurun 5.64% secara tahunan dengan penurunan utama pada ekspor barang non migas dan  migas. Hal ini menyebabkan harga minyak sawit mentah (CPO) menyusut 7% yoy dan harga batubara anjlok hingga 62% yoy dalam satu tahun terakhir. Kabar gembiranya, ekspor di bagian jasa bertumbuh positif pada kuartal II-2023 sebesar 43.14% qtq. Pertumbuhan sektor jasa ini didorong oleh peningkatan jumlah wisatawan mancanegara dan masuknya devisa dari luar negeri. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—8-Agustus-2023.pdf