Samuel Aset Manajemen

Blog

  • Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Jumat 1 Oktober 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat ditutup melemah pada Kamis (30/9/2021). Indeks Dow Jones tercatat melemah 1,59% menjadi 33.843,92. Sementara itu S&P 500 juga melemah sebesar 1,19% menjadi 4.307,54 begitupun Nasdaq yang melemah 0,44% menjadi 14.448,58. Hal sama terjadi di Eropa, indeks acuan bergerak melemah dengan Euro Stoxx600 terdepresiasi sebesar 0,05% menjadi 454,81 begitupun FTSE yang melemah sebesar 0,31% menjadi 7.086,42.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat pada level Rp 14.312,5. Pada pagi hari ini, perdagangan minyak tercatat menguat dengan minyak WTI meningkat sebesar 0,44% sementara Brent juga mengalami penguatan 0,17%. Keduanya diperdagangkan pada level US$ 75,36 dan US$ 78,60 per barel.

     

    Indeks acuan Asia tercatat dibuka bergerak melemah pada perdagangan pagi hari ini. Indeks Nikkei dibuka melemah sebesar 0,74% begitupun KOSPI yang melemah 1,12%. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat menguat dengan Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing meningkat sebesar 0,20%, 0,20% dan 0,22% secara berturut-turut.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat mencapai kesepakatan dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) dan ditargetkan akan disetujui dalam rapat paripurna pekan depan untuk disahkan sebagai Undang-Undang. Ada tiga poin besar yang harus dicermati dalam RUU ini. Pertama, program pengungkapan sukarela wajib pajak atau tax amnesty jilid II yang akan berlaku mulai 1 Januari 2022 hingga 30 Juni 2022 dengan pengalihan harta paling lambat 30 September 2022. Kedua, menurunkan batas bawah penghasilan yang dikenakan pajak yaitu sampai dengan Rp 60 juta per tahun dengan tarif 5%. Terdapat juga perluasan lapisan yang dikenakan pajak dengan tarif 30% untuk penghasilan lebih dari Rp500 juta hingga Rp 5 miliar, dan tarif 35% untuk penghasilan lebih dari Rp 5 miliar. Ketiga, menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) atas barang dan jasa menjadi 11% mulai 1 April 2022 dan kembali naik jadi 12% pada 1 Januari 2025. (Kontan)

     

    Pemadaman listrik tidak akan ditoleransi. Itulah pesan dari pejabat Tiongkok, yang telah memerintahkan perusahaan energi milik negara untuk mengamankan pasokan listrik untuk musim dingin ini dengan segala cara. Perintah itu datang langsung dari Wakil Perdana Menteri Han Zheng, yang mengawasi sektor energi negara, setelah beberapa daerah membatasi listrik ke sektor industri. Kondisi ini bukan hanya terjadi di Tiongkok. Krisis energi global akan mendorong kenaikan harga bahan bakar dan pemanas rumah tangga di seluruh dunia. Di Eropa, harga gas alam dan listrik melonjak ke rekor, menandakan kekurangan pasokan hanya akan bertambah buruk saat musim dingin dimulai. Dan krisis telah menambah rintangan lain pada dorongan PBB untuk mengakhiri penggunaan batu bara. (Bloomberg)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—1-Oktober-2021.pdf

  • Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Rabu 29 September 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat ditutup berada pada zona merah pada Selasa (28/9/2021). Indeks Dow Jones tercatat pelemahan 1,63% menjadi 34.299,99. Sementara itu S&P 500 juga melemah sebesar 2,04% menjadi 4.352,63 begitupun Nasdaq yang melemah 2,83% menjadi 14.546,68.

     

    Hal senada datang dari Eropa, indeks acuan juga bergerak melemah dengan Euro Stoxx melemah sebesar 2,18% menjadi 452,35 begitupun FTSE terdepresiasi sebesar 0,50%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat pada level Rp 14.272,5. Pada pagi hari ini, perdagangan minyak tercatat mix dengan minyak WTI melemah 0,69% sedangkan Brent menguat 0,57%. Keduanya diperdagangkan pada level US$ 74,77 dan US$ 77.89 per barel.

     

    Indeks acuan Asia tercatat dibuka bergerak melemah pada perdagangan pagi hari ini. Indeks Nikkeii dibuka melemah sebesar 1,84% begitupun KOSPI dibuka melemah 1,27%. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini juga tercatat menguat dengan Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing meningkat sebesar 0,40%, 0,41% dan 0,46% secara berturut-turut.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Pemerintah dan DPR akhirnya sepakat untuk membawa Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara (APBN) 2022 untuk disetujui dan disahkan jadi undang-undang dalam rapat paripurna mendatang. Penerimaan pajak 2022 yang disepakati adalah sebesar 1.265 triliun, naik 10,72% dibandingkan dengan outlook 2021 sebesar Rp 1.142,5 triliun. Angka itu juga lebhi tinggi dibanding usulan awal pemerintah di Nota Keuangan 2022 sebesar Rp 1.162,92 triliun. (Kontan)

     

    World Bank pangkas proyeksi ekonomi Indonesia dalam laporan World Bank East Asia and Pacific Economic Update Oktober 2021 bertajuk Long Covid. World Bank memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini hanya sebesar 3,7%. Angka ini turun 0,7% dari perkiraan World Bank pada April lalu yang sebesar 4,4%. (Kontan)

     

    Pemerintah Tiongkok dilaporkan sedang mendorong badan-badan usaha milik negara (BUMN) dan para pengembang properti, seperti China Vanke Co Ltd, untuk membeli beberapa aset milik China Evergrande Group. Menurut enam sumber yang mengetahui hal ini, termasuk empat di antaranya berada di badan pemerintah dan regulator, Evergrande sedang berada di ambang kehancuran karena memiliki beban utang sebesar US$ 305 miliar. Namun pemerintah pusat tidak mungkin campur tangan secara langsung  dalam bentuk dana talangan atau bailout. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—29-September-2021.pdf

  • Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Selasa 28 September 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak secara variatif dengan kecenderungan melemah pada Senin (27/9/2021). Indeks Dow Jones tercatat menguat 0,21% menjadi 34.869,37. Sementara itu S&P 500 melemah sebesar 0,28% menjadi 4.443,11 begitupun Nasdaq yang melemah 0.52% menjadi 14.969,97.

     

    Dari Eropa, indeks acuan bergerak variatif dengan Euro Stoxx melemah sebesar 0.19% menjadi 462,42 sedangkan FTSE terapresiasi sebesar 0,17%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat pada level Rp 14.252,5. Pada pagi hari ini, perdagangan minyak tercatat melemah dengan minyak WTI dan Brent tercatat melemah masing-masing sebesar 0,19% dan 0,14% dan diperdagangkan pada level US$ 75.31 dan US$ 78.50 per barel.

     

    Indeks acuan Asia tercatat dibuka bergerak melemah pada perdagangan pagi hari ini. Indeks Nikkei dibuka melemah sebesar 0,55% begitupun KOSPI dibuka melemah 0,22%. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini juga tercatat melemah dengan Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing melemah sebesar 0,04%, 0,10% dan 0,20% secara berturut-turut.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Kementerian Keuangan (Kemkeu) mencatat, realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hampir seluruh provinsi di Indonesia di bawah realisasi pendapatannya. Ini mengindikasikan belanja daerah belum optimal sehingga menyebabkan tingginya dana mengendap di bank daerah. Pada Agustus 2021,  simpanan pemerintah daerah di bank tercatat Rp 178,95 triliun, naik 3,01% dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut, provinsi dengan penyerapan belanja terendah adalah Banten dengan selisih antara realisasi pendapatan dan belanja APBD Banten mencapai 19,7% per akhir Agustus. (Kontan)

     

    Pejabat The Fed memperkuat pesan bahwa tapering sudah dekat, tetapi kenaikan suku bunga adalah masalah lain. Lael Brainard mengatakan pasar tenaga kerja diperkriakan akan segera memenuhi standar minimum yang digunakan untuk mengurangi pembelian aset oleh The Fed; Charles Evans memperkirakan terdapat sekali kenaikan suku bunga pada tahun 2023 dan “peningkatan yang sangat lembut setelah itu”; dan John Williams mengutip kemajuan pada inflasi dan pasar tenaga kerja dalam berdebat untuk “moderasi dalam kecepatan” pembelian obligasi. Ketua Fed Jerome Powell mengatakan kemacetan pasokan telah berlangsung lebih lama dari yang diantisipasi, dan dia memperkirakan tekanan inflasi akan tetap tinggi dalam beberapa bulan mendatang. Sementara itu kepala Fed Boston Eric Rosengren dan Robert Kaplan dari Dallas pada hari Senin secara terpisah mengumumkan rencana untuk mundur, setelah skandal perdagangan saham tahun lalu. (Bloomberg)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—28-September-2021.pdf

  • Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Senin 27 September 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak secara variatif pada perdagangan hari Jumat (24/9/2021). Indeks Dow Jones tercatat menguat 0.10% menjadi 34.798,00, S&P 500 tumbuh sebesar 0.15% menjadi 4.455,48 sementara Nasdaq melemah tipis 0.03% menjadi 15.047,70.

     

    Dari Eropa, indeks acuan bergerak melemah dengan Euro Stoxx menurun sebesar 0.90% menjadi 463,29 begitupun FTSE yang terkoreksi sebesar 0.38%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat pada level Rp 14.257,5. Pada pagi hari ini, perdagangan minyak tercatat menguat dengan minyak WTI dan Brent tercatat meningkat masing-masing sebesar 1.72% dan 1.77% dan diperdagangkan pada level US$ 75.25 dan US$ 78.60 per barel.

     

    Indeks acuan Asia tercatat dibuka bergerak menguat pada perdagangan pagi hari ini. Indeks Nikkei tercatat tumbuh sebesar 0,32% sementara KOSPI dibuka menguat 0,55%. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat menguat dengan Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing tumbuh sebesar 0,49%, 0,46% dan 0,47% secara berturut-turut.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, aliran keluar modal asing belakangan ini setidaknya dipicu oleh dua isu utama yaitu rencana kebijakan pengetatan moneter (tapering off) yang bakal dilakukan bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed, dan potensi gagal bayar utang perusahaan raksasa properti Tiongkok, Evergrande. Namun, fenomena aliran keluar modal asing tersebut hingga kini dinilai masih dalam taraf wajar. Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, terjadi aliran keluar modal asing dari pasar keuangan domestik mencapai Rp 5,92 triliun selama sepekan lalu yakni 20-23 September 2021. Ini melanjutkan tren pekan sebelumnya, 13-16 September 2021, yang mengalami capital outflow Rp 2,99 triliun. Sedangkan selama 6-9 September 2021, transaksi nonresiden di pasar keuangan domestik masih membukukan capital inflow atau beli neto Rp 1,66 triliun. (Investor Daily)

     

    Beberapa pemerintah daerah di Tiongkok telah membuat rekening custodian khusus untuk meningkatkan pengawasan dana proyek-proyek properti yang dikerjakan perusahaan pengembang China Evergrande Group, yang sedang dilit utang. Menurut laporan, langkah ini diambil guna dana yang dialokasikan untuk proyek-proyek perumahan agar tidak dialihkan. Kantor berita Caixin melaporkan pada Minggu (26/9) bahwa rekening khusus tersebut telah dibuat sejak akhir Agustus, setidaknya di delapan provinsi di mana Evergrande memiliki proyek pembangunan yang belum diselesaikan. Ada pun beberapa provinsi yang dimaksud, di antaranya adalah Anhui, Guizhou, Henan, Jiangsu, dan kota-kota di bagian selatan Delta Sungai Mutiara. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—27-September-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Jumat 24 September 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat melanjutkan penguatannya pada perdagangan hari Kamis (23/9/2021). Indeks Dow Jones tercatat menguat 1.48%, S&P 500 tumbuh sebesar 1.21% sementara Nasdaq menguat 1.04%.

     

    Dari Eropa, indeks acuan bergerak bervariasi dengan Euro Stoxx tumbuh sebesar 0.93% sedangkan FTSE terkoreksi tipis sebesar 0.07%. Dari dalam negeri, IHSG tercatat menguat sebesar 0.56% pada hari perdagangan kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat pada level Rp 14,242. Pada pagi hari ini, perdagangan minyak tercatat melemah dengan minyak WTI dan Brent tercatat melemah sebesar 0.01% dan 0.11% secara berturut-turut dan diperdagangkan pada level US$ 73.22 dan US$ 77.25 per barel.

     

    Indeks acuan Asia tercatat dibuka bergerak menguat pada perdagangan pagi hari ini. Indeks Nikkei tercatat tumbuh sebesar 1.97% sementara KOSPI dibuka menguat 0.24%. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat menguat dengan Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing tumbuh sebesar 0.24%, 0.28% dan 0.17% secara berturut-turut.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Realisasi penerimaan pajak per Agustus 2021 tercatat masih lebih rendah 8,07 persen dibandingkan dengan periode sebelum pandemi, yakni pada 2019. Berdasarkan paparan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati penerimaan pajak periode Januari–Agustus 2021 sebesar Rp741,3 triliun. Jumlah itu tumbuh 9,5 persen (year-on-year/yoy) dari tahun lalu, saat terjadi koreksi karena pandemi Covid-19. Meskipun begitu, kinerja tahun berjalan tercatat belum lebih besar dibandingkan dengan perolehan pajak pada Januari–Agustus 2019 sebesar Rp801,16 triliun. Realisasi penerimaan pajak Januari–Agustus 2021 masih lebih rendah 8,07 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019. (Bisnis)

     

    Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengaku telah melaporkan hasil evaluasi penerapan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 tahun 2018 tentang Penundaan dan Evaluasi Perizinan Perkebunan Kelapa Sawit serta Peningkatan Produktivitas Perkebunan Kelapa Sawit kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Inpres yang dikenal dengan istilah moratorium sawit itu telah berakhir masa berlakunya pada 19 September 2021 lalu. Ada tujuh tugas yang perlu dilakukan selama moratorium sawit. Salah satu tugas KLHK selama moratorium sawit adalah mengidentifikasi lahan sawit yang berada pada kawasan hutan. Telah teridentifikasi terdapat 3,37 juta hektare (ha) lahan sawit yang berada pada kawasan hutan. (Kontan)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—24-September-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Kamis 23 September 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada perdagangan hari Rabu (22/9/2021). Indeks Dow Jones tercatat menguat 1%, S&P 500 tumbuh sebesar 0.95% dan Nasdaq menguat 1.02%.

     

    Dari Eropa, indeks acuan bergerak menguat dengan Euro Stoxx tumbuh sebesar 0.99% sedangkan FTSE menguat sebesar 1.47%. Dari dalam negeri, IHSG tercatat menguat sebesar 0.78% pada hari perdagangan kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat pada level Rp 14,242. Pada pagi hari ini, perdagangan minyak tercatat melemah dengan minyak WTI dan Brent tercatat melemah sebesar 0.39% dan 0.09% secara berturut-turut dan diperdagangkan pada level US$ 71.97 dan US$ 75.85 per barel.

     

    Indeks acuan Asia tercatat dibuka bergerak melemah pada perdagangan pagi hari ini dengan indeks Nikkei terkoreksi sebesar 0.67% dan indeks KOSPI dibuka melemah sebesar 0.57%. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat menguat dengan Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing tumbuh sebesar 0.28%, 0.25% dan 0.23% secara berturut-turut.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Rekor harga gas alam di seluruh dunia telah mendorong beberapa perusahaan padat energi mengurangi dan menangguhkan produksi. Efek domino dari tindakan tersebut yakni gangguan rantai pasokan global pada beberapa sektor bertambah dan pelanggan berpotensi membayar harga produk lebih tinggi. Dalam beberapa bulan terakhir harga gas alam telah meningkat tajam di seluruh dunia. Penyebabnya adalah kombinasi antara peningkatan permintaan terutama dari Asia seiring pemulihan pasca pandemi, persediaan gas rendah dan pasokan gas yang lebih ketat dari biasanya dari Rusia. Harga gas di Eropa telah meningkat lebih dari 250% tahun ini. Sementara harga gas di Asia telah mengalami kenaikan sekitar 175% sejak akhir Januari 2021. Tekanan sejauh ini sangat akut di Eropa. Stok gas jauh lebih rendah dibandingkan biasanya menuju musim dingin. (Kontan)

     

    Kalangan peternak unggas mengatakan pemerintah harus siap menghadapi konsekuensi dari keputusan untuk tidak mengimpor jagung pakan. Saat ini, gejolak harga masih berlangsung karena disinyalir adanya pasokan yang terbatas. “Jika pemerintah memutuskan tidak impor, artinya pemerintah harus bisa menanggung konsekuensi jika kondisi di lapangan tidak sesuai perkiraan. Bagaimana peternak tetap memeroleh jagung dengan mudah dan harga sesuai,” kata Sekretaris Jenderal Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) Sugeng Wahyudi, Rabu (22/9/2021). Sugeng mengkhawatirkan kondisi pasokan di lapangan justru tidak sesuai dengan data pemerintah. Jika pasokan memadai, dia menyebutkan harga jagung seharusnya tetap terkendali. (Bisnis)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—23-September-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Rabu 22 September 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat bergereak bervariasi pada perdagangan hari Selasa (21/9/2021). Indeks Dow Jones tercatat melemah tipis sebesar 0.15% sedangkan S&P 500 melemah 0.08% sementara Nasdaq menguat 0.22%.

     

    Dari Eropa, indeks acuan bergerak menguat dengan Euro Stoxx tumbuh sebesar 1% sedangkan FTSE menguat sebesar 1.12%. Dari dalam negeri, IHSG tercatat melemah sebesar 0.26% pada hari perdagangan kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat pada level Rp 14,237. Pada pagi hari ini, perdagangan minyak tercatat menguat dengan WTI tercatat menguat 0.37% diperdagangkan pada level US$ 70.75 per barel.

     

    Indeks acuan Asia tercatat dibuka bergerak melemah pada perdagangan pagi hari ini dengan indeks Nikkei dibuka terkoreksi sebesar 0.37% sedangkan indeks KOSPI masih libur. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat bergerak melemah dengan Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing tumbuh sebesar 0.16%, 0.19% dan 0.24% secara berturut-turut.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Pfizer Inc dan BioNTech SE mengatakan bahwa vaksin Covid-19 produksi mereka menginduksi respons kekebalan yang kuat pada anak berusia 5 hingga 11 tahun. Terkait hal tersebut, Pfizer-BioNTech berencana untuk mengajukan izin penggunaan vaksin pada anak-anak dalam rentang usia tersebut sesegara mungkin di Amerika Serikat, Eropa dan di negara lain. Perusahaan mengatakan vaksin dua dosis mereka menghasilkan respons kekebalan pada anak berusia 5 hingga 11 tahun dalam uji klinis Fase II/III yang cocok dengan apa yang sebelumnya diamati pada anak berusia 16 hingga 25 tahun. Profil keamanan juga umumnya sebanding dengan kelompok usia yang lebih tua, tambah mereka. (Reuters)

     

    Bank Indonesia (BI) sudah melakukan uji ketahanan atau stress test untuk mengantisipasi dampak pengurangan kebijakan moneter (tapering off) dari bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed). Hasilnya, Gubernur BI Perry Warjiyo mengemukakan bahwa hasil stress test menunjukkan dampak dari tapering off ini lebih rendah dari taper tantrum yang terjadi 2013. “Hasil dari stress test menunjukkan efek yang jauh lebih kecil dari taper tantrum 2013,” tegas Perry, Selasa (21/9) dalam pembacaan hasil Rapat Dewan Gubernur BI September 2021 via video conference. (Kontan)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—22-September-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Selasa 21 September 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat kembali ditutup melemah pada perdagangan hari Senin (20/9/2021) lalu seiring dengan kekhawatiran akan efek domino dari krisis utang yang dialami Evergrande di China. Indeks Dow Jones tercatat melemah sebesar 1.78% sedangkan S&P 500 melemah 1.7% dan Nasdaq melemah 2.19%. Dari Eropa, indeks acuan tercatat kembali bergerak melemah dengan Euro Stoxx terkoreksi sebesar 1.67% sedangkan FTSE melemah 0.86%. Dari dalam negeri, IHSG tercatat melemah sebesar 0.93% pada perdagangan hari Senin (20/9/2021).

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat melemah pada level Rp 14.242. Pada pagi hari ini perdagangan minyak tercatat menguat dengan minyak Brent dan WTI masing-masing meningkat sebesar 0.47% dan 0.76% diperdangkan pada level US$ 74.4 dan US$ 70.67 per barel.

     

    Indeks acuan Asia tercatat dibuka bergerak melemah pada perdagangan pagi hari ini dengan indeks Nikkei dibuka terkoreksi sebesar 1.67% sedangkan indeks ASX 200 terkoreksi sebesar 0.39% sedangkan indeks KOSPI masih libur dikarenakan adanya festival Chuseok. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat bergerak menguat dengan Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing tumbuh sebesar 0.19%, 0.16% dan 0.11% secara berturut-turut.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Potensi gagal bayar atau default Evergrande Group telah memengaruhi investor di sektor properti pada perdagangan Senin (20/9/2021). Pemerintahan Presiden Xi Jinping didesak mencegah terjadinya penularan dari ketidakstabilan perekonomian terbesar kedua di dunia. Dilansir Bloomberg, raksasa real estat Hong Kong, Henderson Land Development Co., mencatatkan selloff terbesar dalam setahun terakhir setelah ada spekulasi perpanjangan pembatasan sektor properti China terhadap institusi keuangan. (Bisnis)

     

    Pemerintah kembali melonggarkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Ini artinyam, sejak Agustus hingga minggu ketiga September, aktivitas secara bertahap melongar. Setelah membuka mal atau pusat belanja bulan lalu, pemerintah kembali melonggarkan kebijakan dengan mengizinkan anak berusia di bawah 12 tahun bisa masuk mal atau pusat perbelanjaan. Selain itu, sektor usaha non-esensial diizinkan untuk Work From Office (WFO) sebesar 25%, terutama pekerja yang sudah divaksin. Sejak pekan lalu pemerintah juga membolehkan bioskop, tempat wisata kembali dibuka. Waktu makan di resto ditambah maksimal jadi 60 menit. Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan, pelonggaran yang diberikan pemerintah sejauh ini akan meningkatkan kunjungan masyarakat ke mal, dan punya efek gulir bagi pemulihan ekonomi.(Kontan)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—21-September-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Senin 19 September 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat ditutup melemah pada perdagangan hari Jumat (17/9/2021) lalu. Indeks Dow Jones tercatat melemah sebesar 0.48% sedangkan S&P 500 melemah 0.91% dan Nasdaq melemah 0.91%. Dari Eropa, indeks acuan tercatat juga bergerak melemah dengan Euro Stoxx terkoreksi sebesar 0.88% sedangkan FTSE turut melemah 0.91%. Dari dalam negeri, IHSG tercatat menguat sebesar 0.38% pada perdagangan hari Jumat (17/9/2021).

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat menguat pada level Rp 14.227. Pada pagi hari ini perdagangan minyak tercatat terkoreksi dengan Brent melemah sebesar 0.17% diperdagangkan pada level US$ 75.18 per barel sedangkan WTI terkoreksi 0.28% diperdangkan pada level US$ 71.62 per barel.

     

    Indeks acuan Asia tercatat dibuka bergerak melemah pada perdagangan pagi hari ini dengan indeks ASX 200 Australia tercatat melemah sebesar 1.1% sedangkan NIKKEI dan KOSPI libur pada hari ini. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat bergerak melemah dengan Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing terdepresiasi sebesar 0.26%, 0.19% dan 0.03% secara berturut-turut.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Para pemimpin Amerika Serikat (AS), Jepang, India dan Australia setuju untuk mengambil langkah-langkah bersama demi membangun rantai pasokan chip semikonduktor yang aman dalam pertemuan di Washington. Keempat negara yang tergabung dalam Quadrilateral Security Dialogue (QSD) atau Quad, akan mengadakan pertemuan pada minggu depan. Menurut dokumen yang akan dibawa dalam pertemuan minggu depan, Quad akan menciptakan rantai pasokan yang kuat. “Keempat negara akan memastikan kapasitas pasokan semikonduktor mereka dan mengidentifikasi kerentanan,” kata Nikkei tanpa mengungkap bagaimana dokumen tersebut diperoleh, Sabtu (18/9).

     

    Pemerintah tengah mendorong upaya peningkatan nilai tambah pemanfaatan produk pertambangan untuk industri maju sesuai dengan yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara adalah peningkatan nilai tambah. Kepala Badan Riset dan Teknologi Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Ilham Akbar Habibie mengatakan bahwa perekonomian masa depan akan dipengaruhi dan dibentuk oleh teknologi, inovasi, dan kewirausahaan. Mineral diperlukan sebagai bahan dasar industri maju, di antaranya teknologi baterai, energi surya, kedirgantaraan, hingga manufaktur digital. Dengan dukungan teknologi dengan logam yang menjadi salah satu bahan pendukungnya, suatu daerah dapat menjadi mandiri. (Bisnis)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—20-September-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Jumat 17 September 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat ditutup bervariasi pada perdagangan hari Kamis (16/9/2021). Indeks Dow Jones tercatat melemah sebesar 0,18%. Di sisi lain, S&P 500 juga terdepresiasi sebesar 0,16%, sedangkan Nasdaq menguat 0,13%.

     

    Hal berbeda terjadi dari Eropa, indeks acuan tercatat kompak menguat dengan Euro Stoxx terapresiasi sebesar 0,44% bersamaan dengan FTSE yang juga terapresiasi 0,16%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat berada pada level Rp 14.252,5. Dari komoditas, perdagangan minyak tercatat melemah dengan minyak WTI menurun tipis sebesar 0,04% beriringan dengan Brent yang juga melemah sebesar 0,04%. Keduanya diperdangkan pada level US$ 72,57 dan US$ 75,57 per barel, lebih tinggi dibandingkan level beberapa hari sebelumnya.

     

    Indeks acuan Asia tercatat dibuka bervariasi pada perdagangan pagi hari ini dengan indeks NIKKEI menguat sebesar 0,36% sedangkan indeks KOSPI dibuka melemah sebesar 0,40%. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat bergerak melemah dengan Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq mengalami penurunan masing-masing sebesar 0,12%, 0,18% dan 0,20%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Target belanja negara dalam RAPBN 2022 naik Rp 5,5 triliun menjadi Rp 2.714,2 triliun. Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sepakat menambah anggaran belanja kementerian dan Lembaga (K/L) tahun depan. Tambahan anggaran tersebut, sebesar Rp 4,4 triliun untuk pos non pendidikan. Penambahan anggaran belanja tersebut nampaknya sejalan dengan lebih tingginya target penerimaan negara tahun depan berdasarkan kesepakatan pemerintah dan DPR. (Kontan)

     

    Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan, hingga Agustus 2021 baru 22,36% perusahaan di Indonesia yang telah menerapkan transparansi soal pemilik manfaat (beneficial ownership/BO) dari perusahaan. Penerapan BO ini masih belum dipahami dan menjadi tantangan bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia. Menurut Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, transaparansi beneficial ownership sangat penting kerna bisa menghindari perusahaan dari risiko yang mengakibatkan penyalahgunaan korporasi seperti tindak pidana korupsi, pencucian uang, hingga pendanaan terorisme. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—17-September-2021.pdf