Samuel Aset Manajemen

Category: artikel

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 13 Oktober 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Kamis, (12/10). Dow, S&P 500, dan Nasdaq tedepresiasi masing – masing sebesar -0.15%, -0.62% dan -0.63%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.32% dan 0.10%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,725. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.56% dan 0.78% diperdagangkan pada level US$ 86.47 dan US$ 83.56 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan menurun sebesar -0.75%, NIKKEI Jepang terdepresiasi sebesar -0.22%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.10%, 0.10%, dan 0.13%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Inflasi Amerika Serikat (AS) berada di atas ekspektasi pada September 2023 di tengah kenaikan biaya sewa dan bensin. Namun, angka inflasi inti melambat dan mendukung ekspektasi The Fed tidak akan menaikkan suku bunga bulan depan. Berdasarkan data Departemen Tenaga Kerja AS yang dirilis Kamis (12/10/2023), indeks harga konsumen (IHK) mencapai 3,7% secara year-on-year (yoy) pada September, tidak berubah dari bulan sebelumnya. Dibandingkan bulan Agustus (month-to-month/mtm), inflasi AS mencapai 0,4%, turun dari level 0,6% pada Agustus 2023 yang menjadi kenaikan terbesar dalam 14 bulan terakhir. Angka inflasi ini lebih tinggi dari ekspektasi ekonom dalam survei Reuters yang memperkirakan IHK naik 0,3% mtm dan naik 3,6% yoy. (BIsnis)

    Beras di Indonesia mengalami angka inflasi tertinggi dalam lima tahun terakhir. Bahkan, di September 2023, beras memberikan kontribusi terhadap inflasi yang cukup tinggi. Berdasarkan data BPS, inflasi beras secara bulanan pada September 2023 mencapai angka 5,61%. Sementara jika dilihat secara year on year (yoy), beras mengalami inflasi sebesar 18,4%. kenaikan harga beras disebabkan oleh jumlah produksi yang terus mengalami penurunan. Penurunan produksi tersebut diduga disebabkan oleh faktor musiman seperti fenomena El Nino maupun musim kemarau. Selain itu, penyebab meroketnya harga beras juga diduga akibat dari musim gadu. Kenaikan harga beras juga disebabkan oleh India, Thailand dan Vietnam yang mulai menahan ekspor beras ke luar negeri. (Investor)

    Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mempercepat implementasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 96 Tahun 2023 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukai dan Pajak atas Impor dan Ekspor Barang Kiriman pada 17 Oktober 2023, dari sebelumnya pada 17 November 2023. Hal ini untuk menjaga geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Tanah Air. Regulasi ini diterbitkan sebagai wujud tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo agar dapat mengurangi impor barang konsumsi. Pemerintah sedang melakukan tindak lanjut program Reformasi Birokrasi dan Transformasi Kelembagaan (RBTK) serta melakukan perbaikan proses bisnis impor dan ekspor barang kiriman. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—13-Oktober-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 11 Oktober 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Selasa, (10/10). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.40%, 0.52% dan 0.58%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 1.82% dan 1.96%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,721. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar 0.07% dan 0.09% diperdagangkan pada level US$ 87.78 dan US$ 86.02 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan meningkat sebesar 2.09%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.47%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak bervariasi pada pagi hari ini dengan Dow terdepresiasi sebesar -0.03%, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.03% dan 0.15%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun 2024 di tengah masih tingginya inflasi di berbagai negara. Berdasarkan laporan World Economic Outlook (WEO) terbaru yang dirilis Selasa (10/10/2023), IMF memproyeksikan pertumbuhan global mencapai 2,9 persen untuk 2024, turun 0,1 persen dari laporan WEO pada Juli 2023. Proyeksi tersebut berada di bawah rata-rata 3,8 persen selama dua dekade sebelum pandemi. Adapun proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2023 tidak berubah di level 3 persen. Penurunan outlook ekonomi tersebut didasari oleh masih tingginya prospek inflasi tahun depan. (Bisnis)

    Bank Indonesia (BI) menjelaskan, Kinerja penjualan eceran secara tahunan diperkirakan tetap kuat pada September 2023. Hal tersebut tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) September sebesar 200,2, atau tumbuh sebesar 1,0% (yoy). Secara bulanan, pertumbuhan penjualan eceran diperkirakan mengalami kontraksi sebesar 1,9% (mtm). Kinerja penjualan eceran pada mayoritas kelompok tercatat menurun, sementara Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi tercatat membaik meski masih terkontraksi. Perkembangan ini didukung oleh Subkelompok Sandang dan Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor yang tercatat meningkat, serta Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang tetap tumbuh positif. (Investor)

    Dana Moneter Internasional (IMF) mempertahankan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun ini dan tahun 2024, saat lembaga global tersebut memangkas outlook ekonomi global. Dalam laporan World Economic Outlook edisi Oktober 2023 yang dirilis Selasa, (10/10/2023), IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di level 5 persen untuk tahun ini dan tahun 2024 mendatang. Proyeksi ini tidak berubah dibandingkan perkiraan dalam laporan WEO sebelumnya. Sementara itu, IMF memperkirakan inflasi Indonesia akan mencapai 3,6 persen year-on-year (yoy) pada akhir tahun ini dan terus melandai hingga 2,5 persen yoy pada akhir tahun 2024. Proyeksi pertumbuhan ekonomi RI dari IMF diambil berdasarkan asumsi kebijakan fiskal dan moneter RI. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—11-Oktober-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 10 Oktober 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Senin, (9/10). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.59%, 0.63% dan 0.39%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.03% dan -0.26%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,679. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -0.15% dan -0.19% diperdagangkan pada level US$ 88.00 dan US$ 86.22 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan meningkat sebesar 1.29%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 2.30%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.13%, 0.14% dan 0.24%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Konflik di Israel pada akhir pekan lalu telah mendorong investor beralih ke aset safe haven seperti emas. Para investor mencermati situasi di Timur Tengah dan mengukur risiko geopolitik tersebut terhadap pasar. Melansir Reuters, Senin (9/10/2023), para analis mengatakan bahwa risiko geopolitik yang meningkat akan mendorong pembelian aset-aset seperti emas dan dolar AS, serta mendorong permintaan US Treasury yang telah dijual secara agresif. Pada pembukaan perdagangan di Asia Senin ini, saham berjangka Amerika Serikat tercatat turun, sementara harga minyak mentah, emas, dan treasury mengalami kenaikan. (Bisnis)

    Posisi utang luar negeri (ULN) swasta Indonesia pada Juli 2023 tercatat sebesar US$ 193,9 miliar atau mengalami kontraksi atau penyusutan pertumbuhan hingga 5,9% (yoy) atau lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi pada bulan sebelumnya yang sebesar 5,8% (yoy). Ini terutama disebabkan oleh penurunan ULN lembaga keuangan (financial corporations) yang mencatat kontraksi pertumbuhan 10,5% (yoy), lebih dalam dari bulan sebelumnya yang sebesar 9,1% (yoy). Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar bersumber dari sektor industri pengolahan; pengadaan listrik, gas, uap/air panas, dan udara dingin; jasa keuangan dan asuransi; serta pertambangan dan penggalian, dengan pangsa mencapai 78,1% dari total ULN swasta. (Investor)

    Bank Indonesia (BI) mengatakan, survei Konsumen pada September 2023 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) September 2023 yang terjaga dalam zona optimistis (>100) pada level 121,7. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menjelaskan, tetap kuatnya keyakinan konsumen pada September 2023 didorong oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang tetap optimistis. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—10-Oktober-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 9 Oktober 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Jumat, (6/10). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.87%, 1.18% dan 1.60%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.58% dan 0.82%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,663. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 4.57% dan 4.56% diperdagangkan pada level US$ 88.25 dan US$ 86.55 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan meningkat sebesar 0.21%, NIKKEI Jepang terdepresiasi sebesar -0.26%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.64%, -0.77% dan -0.73%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Pasar keuangan global yang sudah terguncang oleh kenaikan suku bunga, kini harus menghadapi ketidakpastian baru dari sisi geopolitik menyusul serangan Hamas terhadap Israel. Seperti diketahui, konflik antara Israel dan kelompok Hamas asal Palestina memunculkan kekhawatiran baru dari para investor. Mereka, mayoritas akan menyoroti harga minyak mentah sebagai salah satu tolok ukur dampak terhadap pasar keuangan global. Dampaknya terhadap pasar kemungkinan besar akan ditentukan oleh apakah konflik akan menyebar ke wilayah Timur Tengah lainnya. Beberapa pengamat dan analis pasar memperkirakan, konflik yang terjadi di Palestina dan Israel itu dapat mendorong perpindahan portofolio investasi para pelaku pasar ke aset-aset safe haven. (Bisnis)

    Bank Indonesia (BI) menyatakan posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia pada akhir September 2023 mencapai US$ 134,9 miliar. Angka ini turun dari posisi Agustus 2023 yang  sebesar US$ 137,1 miliar. Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, penurunan posisi cadangan devisa ini dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai langkah antisipasi dampak rambatan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global. BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Ke depan, jelas dia, BI memandang cadangan devisa akan tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga. (Investor)

    Kepala Ekonom PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) Andry Asmoro melihat risiko berlanjutnya aliran modal keluar atau capital outflow saat fed fund rate (FFR) dikerek ke level yang sama dengan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) di level 5,75 persen.  Meski demikian, kondisi tersebut bukan hanya diakibatkan oleh senadanya FFR dan BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI-7DRR) atau BI rate, tetapi juga sentimen pasar menunggu kejelasan arah suku bunga milik The Fed tersebut. Pasalnya, pada pekan pertama Oktober 2023 saat rupiah menghadapi perlemahan, Bank Indonesia (BI) mencatat adanya aliran modal keluar senilai Rp2,92 triliun dari pasar keuangan domestik. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment


    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—9-Oktober-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 6 Oktober 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Kamis, (05/10). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.03%, -0.13% dan -0.12%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.53% dan 0.28%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,631. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.42% dan 0.47% diperdagangkan pada level US$ 84.41 dan US$ 82.70 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan meningkat sebesar 0.12%, NIKKEI Jepang terdepresiasi sebesar -0.09%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.02%, -0.03% dan -0.01%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat atau Treasury kembali melemah menjelang rilis data nonfarm payroll pada akhir pekan. Pelemahan ini turut menekan dolar AS. Berdasarkan data Bloomberg, imbal hasil (yield) Treasury AS bertenor 10 tahun yang menjadi patokan global turun 1 basis poin ke level 4.72 persen pada Kamis (5/10/2023). Imbal hasil obligasi pemerintah negara-negara lain juga ikut terkoreksi. Yield obligasi pemerintah Jerman tenor 10 tahun turun ke 2,88 persen, sedangkan yield obligasi Jepang dengan tenor yang sama turun ke level 0,805 persen pada Kamis. Pelemahan imbal hasil obligasi AS sejalan dengan penantian investor terhadap data nonfarm payroll (NFP) yang dirilis hari Jumat (6/10). Investor mempertimbangkan pasar tenaga kerja AS yang masih ketat memberikan sinyal Federal Reserve akan menahan suku bunga tetap lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama. (Bisnis)

    Posisi cadangan devisa Indonesia pada September 2023 diperkirakan kembali mengalami penurunan. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan cadangan devisa pada September 2023 akan bergerak pada kisaran US$135,0 miliar hingga US$136,0 miliar. Penurunan cadangan devisa pada September 2023 akan dipengaruhi oleh outflow yang terjadi di pasar obligasi dan domestik pada periode tersebut. Tercatat, aliran modal keluar atau net outflow di pasar saham sebesar US$384 juta, sedangkan net outflow di pasar obligasi mencapai US$1,03 miliar Capital outflow pada periode tersebut pun cenderung disebabkan oleh sentimen the Fed yang menguat pasca rilis data AS dan hasil FOMC. (Bisnis)

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah mempersiapkan diri untuk menjadi anggota baru forum ekonomi lintasnegara, Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) dengan target proses aksesi tak lebih dari 4 tahun.  Hal ini diungkapkan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita baru-baru ini melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi OECD Mathias Cormann. Pertemuan tersebut merupakan salah satu agenda dalam kunjungan kerja di Paris dan Jepang pada 2-6 Oktober 2023.  (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment




    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—6-Oktober-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 5 Oktober 2023

    Kilas Pasar
     
    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Rabu, (04/10). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.39%, 0.81% dan 1.35%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.77% dan -0.14%.
     
    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,576. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar 0.57% dan 0.50% diperdagangkan pada level US$ 86.28 dan US$ 84.63 per barel.
     
    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan meningkat sebesar 0.58%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.86%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.02%, -0.02% dan -0.01%.
     
    Isu Ekonomi dan Pasar
     
    Para pejabat The Federal Reserve (The Fed) menyampaikan perlunya memperketat kebijakan moneter hingga beberapa waktu ke depan guna mengembalikan inflasi ke target 2%. Tetapi, kekompakan para pejabat atas pernyataan itu menutupi perdebatan tentang peluang kenaikan suku bunga di tahun ini. Bowman menjelaskan, meskipun sudah mencapai kemajuan cukup besar, tingkat inflasi masih terlalu tinggi. Oleh karenanya, ia berpendapat lebih tepat bagi bank sentral AS untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut dan mempertahankannya di level tertentu selama beberapa waktu. Sebagai informasi, inflasi – yang menjadi alat ukur indeks harga konsumen (IHK) – di AS sudah turun dari sekitar 9% pada tahun lalu menjadi sekitar 3,7%, menurut catatan terbaru. Perlambatan itu setidaknya sebagian karena penaikan FFR sebesar 5,25 poin persentase selama 18 bulan terakhir. (Investor)
     
    Inflasi Indonesia bulan September 2023 tetap terkendali pada rentang sasaran 3%±1 yaitu pada level 2,28% secara year on year (yoy). Sementara komponen inti mengalami inflasi sebesar 0,12% month to month (mtm) atau 2,00% (yoy) atau merupakan salah satu yang terendah di dunia. Berdasarkan catatan Trading Economics, realisasi inflasi inti Indonesia tersebut berada di peringkat 7 dari 83 negara. Secara tahunan, inflasi inti masih terjaga stabil dalam rentang target yaitu 3%±1 yang mengindikasikan daya beli masyarakat masih baik. Realisasi inflasi tersebut juga merupakan yang terendah sejak Februari 2022. (Investor)
     
    Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan telah mengumpulkan penerimaan dari pemungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) sebesar Rp 15,15 triliun hingga 30 September 2023. Nilai itu didapatkan dari 146 perusahaan yang menjalankan pemungutan PPN PMSE. Sampai dengan 30 September 2023, pemerintah telah menunjuk 161 pelaku usaha PMSE menjadi pemungut PPN. Jumlah tersebut termasuk tiga pemungut PPN PMSE yang ditunjuk pada bulan September 2023 yaitu DeepL SE, Squarespace Ireland Ltd., dan Trendstream Ltd. (Investor)
     
     
    Best Regards,
    SAM Investment
     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—4-Oktober-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 4 Oktober 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Selasa, (03/10). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -1.29%, -1.37% dan -1.87%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.54% dan -1.10%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,622. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -0.15% dan -0.07% diperdagangkan pada level US$ 90.78 dan US$ 89.17 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan menurun sebesar -2.27%, NIKKEI Jepang terdepresiasi sebesar -1.91%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.28%, -0.32% dan -0.29%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang kuat mendukung pandangan Federal Reserve (Fed) mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama, membuat rupiah makin tertekan. Semalam, data indeks Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur AS dari The Institute for Supply Management (ISM) pada September 2023 menunjukkan pemulihan naik ke angka indeks 49,0 dari sebelumnya 47,7. Sejumlah data ekonomi AS yang kuat selama beberapa pekan terakhir telah memperkuat ekspektasi Fed bakal mempertahankan kenaikan suku bunga untuk jangka waktu yang lebih lama. Beberapa pembuat kebijakan memperingatkan risiko pengetatan lebih lanjut jika inflasi tidak terus melambat seperti yang diperkirakan. (Investor)

    Pemerintah terus memperkuat sinergitas melalui Kementerian/Lembaga, bersama asosiasi, pemerintah daerah, pelaku industri, dan Bank Pembangunan Daerah (BPD). Hal itu dilakukan dengan menjalankan inisiatif dan kebijakan digital untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 6-7%. Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan dengan adanya penguatan teknologi digital akan menjadi salah satu upaya untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi di kisaran 6-7%. Bila pemerintah sudah mencapai pertumbuhan ekonomi pada kisaran tersebut maka dapat menjaga momentum Indonesia Maju. (investor)

    Kampanye dan belanja Pemilu diprediksi bakal mendongkrak sektor konsumsi pada Kuartal IV 2023 di Indonesia. Head of Research DBS Group Research Maynard Arif mengemukakan dana kampanye dan belanja pemilu dinilai akan memberikan domino effect ke sektor konsumsi dan mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV/2023 di Indonesia. Hal tersebut, menurut Maynard merupakan salah satu dampak positif dari proses Pemilu 2024 yang akan digelar pada bulan Februari 2024 nanti. Para investor asing juga sudah bersiap untuk menanamkan modalnya di Pemilu 2024 nanti. Namun, sayangnya modal yang mau dibawa ke Indonesia itu masih ditahan, mengingat belum ada paslon capres-cawapres yang memiliki visi dan misi kuat di sektor ekonomi. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—4-Oktober-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 2 Oktober 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Jumat, (29/9). Dow dan S&P 500 terdepresiasi maisng – masing sebesar -0.47% dan -0.27%, Nasdaq terapresiasi sebesar 0.14%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.08% dan 0.38%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,511. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.26% dan 0.30% diperdagangkan pada level US$ 92.44 dan US$ 91.03 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan meningkat sebesar 0.09%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 1.59%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.57%, 0.61% dan 0.81%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Inflasi di zona euro turun ke level terendah dalam dua tahun terakhir pada bulan September 2023. Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB) mampu menahan kenaikan harga meskipun mengorbankan pertumbuhan ekonomi. Melansir Bloomberg, Jumat (29/9/2023), Eurostat melaporkan inflasi di 20 negara yang menggunakan mata uang euro mencapai 4,3 persen pada September 2023 (year-on-year/yoy), laju paling lambat sejak Oktober 2021 dan turun 5,2 persen pada Agustus. Inflasi inti yang tidak termasuk makanan, energi, alkohol, dan tembakau, yang diawasi secara ketat oleh ECB sebagai pengukur yang lebih baik, turun menjadi 4,5 persen dari 5,3 persen. Ini merupakan penurunan terbesar sejak Agustus 2020. (Bisnis)

    Bank Indonesia (BI) menyatakan, nilai aliran modal asing keluar dari pasar keuangan domestik sebesar Rp 7,77 triliun pada 25 September hingga 27 September 2023. Keluarnya aliran modal asing dinilai karena investor melakukan penyesuaian dalam merespons hasil dari keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed). BI mencatat, aliran modal asing keluar (outflow) tersebut dalam bentuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 9,93 triliun. Namun pada saat yang sama aliran modal asing juga masuk melalui instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp 2,16 triliun. (Investor)

    S&P Global membukukan melambatnya Purchasing Manager?s Index (PMI) manufaktur Indonesia ke level 52,3 pada September 2023, atau turun 1,6 poin dari capaian Agustus 2023 di angka 53,9.  Meski masih mencatatkan pada jalur yang ekspansif, capaian PMI September 2023 merupakan yang terendah dalam empat bulan terakhir. Penurunan tersebut sejalan dengan dengan output dan pertumbuhan pesanan baru yang menurun, di tengah laporan permintaan klien yang lebih kuat di pasar ekspor utama. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 29 September 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Rabu, (27/9). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.35%, 0.59%, dan 0.87%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.11% dan 0.36%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,499. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.23% dan 0.35% diperdagangkan pada level US$ 93.39 dan US$ 92.07 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan meningkat sebesar 0.09%, NIKKEI Jepang terdepresiasi sebesar -0.21%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.06%, -0.16% dan -0.12%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat (AS) tetap berada di 2,1% pada kuartal II-2023. Hal itu menunjukan ekonomi AS mempertahankan laju pertumbuhan yang cukup tangguh pada kuartal II-2023. Aktivitas pun tampaknya meningkat pada kuartal ini. Namun, penutupan (shutdown) pemerintahan dan pemogokan yang terus berlanjut oleh pekerja otomotif meredupkan prospek kuartal lainnya di tahun ini. Dikutip dari Reuters, Inflasi juga tetap tinggi dan kondisi pasar tenaga kerja yang ketat terus terjadi, dengan jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran sedikit meningkat pada minggu lalu, menurut laporan pada hari Kamis (28/9/2023). (Investor)

    Di tengah kondisi volatilitas pasar keuangan yang masih tinggi, pemerintah melaksanakan pengelolaan utang secara oportunistik, prudent, dan terukur dalam memenuhi pembiayaan utang tahun 2023. Pemerintah menjalankan pengelolaan utang dengan tetap memperhatikan fleksibilitas waktu dan instrumen pembiayaan. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang pemerintah berada di angka Rp 7.870,35 triliun per 31 Agustus 2023. Adapun rasio utang tersebut sebesar 37,84% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Rasio utang per Agustus 2023 sebesar 37,84% terhadap PDB atau menurun dibandingkan akhir tahun 2022 dan berada di bawah batas aman 60% PDB sesuai UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Rasio ini juga masih sejalan dengan yang telah ditetapkan melalui Strategi Pengelolaan Utang Jangka Menengah tahun 2023-2026 di kisaran 40%. (Investor)

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan membagikan insentif fiskal bagi pemerintah daerah yang mendapat penghargaan kategori peningkatan kesejahteraan masyarakat senilai Rp3 triliun, mulai September 2023.  Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 97/2023 tentang Insentif Fiskal Untuk Penghargaan Kinerja Tahun Berjalan Kategori Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Pada Tahun Anggaran 2023.  Terdapat empat kategori peningkatan kesejahteraan masyarakat yang akan mendapatkan insentif fiskal, masing-masing kategori tersedia alokasi Rp750 miliar.  Pertama, kategori kinerja penghapusan kemiskinan ekstrem. Kedua, kinerja penurunan stunting. Ketiga, kategori penggunaan produk dalam negeri. Terakhir, kategori kinerja percepatan belanja daerah. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—29-September-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 27 September 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Kamis, (26/9). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -1.14%, -1.47%, dan -1.57%. Dari Eropa, indeks bergerak bervariasi. FTSE 100 terapresiasi sebesar 0.02% dan STOXX600 terdepresiasi sebesar -0.61%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,497. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.77% dan 0.86% diperdagangkan pada level US$ 93.14 dan US$ 91.17 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan menurun sebesar -0.27%, NIKKEI Jepang terdepresiasi sebesar -0.65%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.19%, 0.24% dan 0.24%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Pejabat pemerintah Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa pemerintahannya akan menunda publikasi data ekonomi utama, termasuk dalam laporan ketenagakerjaan dan inflasi, jika pemerintah federal berhenti beroperasi akibat kurangnya pendanaan pada akhir pekan ini.  Penundaan dalam publikasi laporan-laporan tersebut akan terjadi di semua lembaga pemerintah, contohnya seperti Biro Statistik Tenaga Kerja pada Departemen Tenaga Kerja, Biro Sensus dan Biro Analisis Ekonomi Departemen Perdagangan. Tentunya hal ini akan berdampak bagi para pembuat kebijakan di bank sentral AS yakni Federal Reserve (The Fed), investor, bisnis dan masyarakat, terutama dalam membuat keputusan yang penting.  Data-data yang disediakan oleh Biro Sensus termasuk data Sensus Ekonomi, produksi indikator ekonomi, dan pekerjaan pada Survei Komunitas Amerika akan berhenti. (Bisnis)

    Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) optimistis penerimaan pajak pada 2024 tumbuh lebih tinggi dibandingkan tahun 2023, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan didukung oleh berbagai kebijakan pajak yang optimal. Adapun target penerimaan pajak pada 2024 mencapai Rp 1.988,9 triliun atau naik 9,4% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp 1.818,2 triliun. Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan DJP Kemenkeu Ihsan Priyawibawa menjelaskan, penerimaan pajak dalam dua tahun terakhir (2019-2022) tumbuh sangat baik ditopang oleh pemulihan ekonomi, kenaikan harga komoditas, dan kebijakan pajak yang mendukung. Dia menjelaskan buoyancy pajak dalam 2 tahun lebih dari 1, sehingga rasio pajak meningkat dan telah melampaui periode prapandemi. (Investor)

    Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengungkapkan dua dampak positif dari terbentuknya bursa karbon Indonesia. Menurutnya, bursa karbon memberi efek kepada perekonomian Indonesia secara umum dan kinerja korporasi. Perdagangan pada hari pertama Bursa Karbon, Selasa (26/9/2023) ditutup dengan nilai transaksi Rp29,2 miliar. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai penyelenggara Bursa Karbon, total volume hari ini mencapai 459.953 ton unit karbon. Transaksi yang tercatat hingga penutupan adalah 27 kali transaksi. Terdapat 15 pengguna jasa yang tercatat sebagai pembeli, dan 1 pengguna jasa yang berperan sebagai penjual. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—27-September-2023.pdf