Samuel Aset Manajemen

Category: artikel

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 06 April 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat melemah pada hari Rabu (5/4). Dow, S&P 500 dan Nasdaq terdepresiasi masing-masing sebesar -0.26%, -1.05% dan -0.67%. Dari Eropa, indeks FTSE 100 tumbuh sebesar 0.37%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp. 14,957. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI melemah masing-masing sebesar -0.87% dan -0.88% diperdagangkan pada level US$ 84.25 dan US$ 79.90 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan melemah sebesar -0.70%, NIKKEI Jepang terdepresiasi sebesar -1.08%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat melemah pada pagi hari ini dengan Dow Jones, S&P dan Nasdaq terdepresiasi masing-masing sebesar -0.13%, -0.22% dan -0.40%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Chairman UBS Group Colm Kelleher mengatakan bahwa integrasi Credit Suisse Group AG akan memakan waktu tiga hingga empat tahun.  Sebagai catatan, jangka waktu tersebut tidak termasuk dengan penutupan bank investasi.  Mengutip dari Bloomberg pada Kamis (6/4/2023), dalam rapat umum tahunan UBS Kelleher mengatakan bahwa risiko dalam mengintegrasikan bisnis ini cukup besar.  Bukan hanya itu, Kelleher juga mengatakan bahwa Credit Suisse tidak lagi menjadi perusahaan yang independen. Nantinya, pemegang saham akan menerima 1 saham UBS untuk setiap 22,48 saham Credit Suisse yang dimiliki. Di sisi lain dalam presentasi yang terpisah, Vice Chairman UBS Lukas Gahwiler mengatakan bahwa “ketidakpastian besar” akan tetap ada hingga kesepakatan diselesaikan. Selain itu, UBS juga akan mempertimbangkan semua opsi bisnis lokal Credit Suisse. Gahwiler kemudian juga mengatakan bahwa orang-orang perlu menjaga ekspektasi mereka untuk tetap realistis. (Bisnis)

    Bank Indonesia (BI) menekankan pentingnya kestabilan harga pangan untuk menjaga inflasi terkendali. BI bersama pemerintah, baik pusat maupun daerah, berharap Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) diperkuat guna mengendalikan inflasi. ?Untuk tahun 2023 tiada hari tanpa GNPIP, jangan kasih kendor mari kita kendalikan inflasi untuk kesejahteraan rakyat,? ucap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Kick Off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan Jawa 2023 pada Rabu (5/4/2023). Berdasarkan catatan BI, sampai dengan 3 April 2023 event GNPIP telah terealisasi di 10 kantor perwakilan BI atau 21,7% dari total 46 kantor perwakilan, tersebar di 3 kawasan Sumatera (23%), 6 kawasan Jawa (42,8%) dan 1 Sulawesi Maluku Papua( 10%). Perry menjelaskan, GNPIP 2023, pertama operasionalisasi pasar murah di 4.683 titik, hingga 4 April 2023 tercatat sudah ada pasar murah 6.947 titik (148,8%). Kedua yaitu pangan mandiri dengan target 2,63 juta bibit, hingga 4 April 2023 sudah tercapai 530 ribu titik (20,2%). Ketiga yaitu replikasi best practices 100 klaster, hingga 4 April 2023 sudah terbentuk 22 klaster (22%). Ketiga yaitu 74 program hilirisasi pangan dimana hingga 4 April 2023 sudah terlaksana 7 program (9,5%). (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment


    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—06-April-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 04 April 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Senin (3/4). Dow dan S&P 500 menguat masing-masing sebesar 0.98% dan 0.37% sedangkan Nasdaq terdepresiasi sebesar -0.27%. Dari Eropa, indeks FTSE 100 tumbuh sebesar 0.54%, STOXX600 terdepresiasi sebesar -0.03%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp. 14,950. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI menguat masing-masing sebesar 0.44% dan 0.47% diperdagangkan pada level US$ 85.30 dan US$ 80.80 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan tumbuh sebesar 0.34%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.24%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat melemah pada pagi hari ini dengan Dow Jones, S&P dan Nasdaq terdepresiasi masing-masing sebesar -0.01%, -0.08% dan -0.23%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Maret sebesar 0,18% secara bulanan, naik dari Februari 2023 yang sebesar 0,16%. Sementara itu, jika dilihat secara tahunan, laju inflasi Maret tercatat sebesar 4,97%m  turun dari Februari 2023 yang sebesar 5,47%. Sedangkan secara tahun kalender inflasi Maret 2023 tercatat sebesar 0,68%. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menyebut, terjadi kenaikan indeks harga konsumen (IHK) menjadi 114,36 pada Maret 2023 dari 114,16 pada Februari 2023. (Kontan)

    Ekonom memproyeksikan inflasi pada momen Idulfitri 2023 atau pada April mendatang berpotensi akan kembali menembus level 5 persen setelah pada Maret berhasil turun menjadi 4,97 persen year-on-year (yoy).  Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman menyampaikan kondisi tersebut sangat mungkin terjadi karena momen yang bersifat musiman, seperti Hari Raya Idulfitri, akan mendorong permintaan dan juga inflasi. ?Untuk Idulfitri memang bisa arahnya ke atas lagi inflasi, tetapi ini sifatnya hanya musiman atau sementara saja. Setelah itu akan normal dan turun kembali,? ujarnya, Senin (3/4/2023).  Meski demikian, hal tersebut hanya berlangsung sesaat dan dirinya melihat inflasi akan kembali memasuki tren penurunan setelah Idulfitri. (Bisnis)

    Badan Pusat Statistik (BPS) meminta masyarakat untuk mewaspadai kenaikan harga sejumlah komoditas di pada Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2023 ini. Kenaikan akibat tingginya permintaan menjelang hari raya Idulfitri biasanya melanda tarif angkutan udara, daging sapi, daging ayam ras, bawang merah, telur ayam ras, dan sejumlah komoditas lain. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan, jika dilihat secara historis komoditas yang berpotensi menyumbang inflasi pada perayaan Idulfitri adalah tarif angkutan udara yang disebabkan oleh tingginya permintaan menjelang hari raya Idulfitri karena ramainya arus mudik. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—04-April-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 03 April 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat menguat pada hari Jumat (31/3). Dow, S&P 500 dan Nasdaq terapresiasi masing-masing sebesar 1.26%, 1.44% dan 1.74%. Dari Eropa, indeks FTSE 100 tumbuh sebesar 0.15%, STOXX600 terapresiasi sebesar 0.66%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp. 14,994. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI menguat masing-masing sebesar 5.28% dan 5.47% diperdagangkan pada level US$ 84.16 dan US$ 79.81 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan tumbuh sebesar 0.14%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.70%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat melemah pada pagi hari ini dengan Dow Jones, S&P dan Nasdaq terdepresiasi masing-masing sebesar -0.01%, -0.33% dan -0.73%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Portofolio deposito sejumlah bank di Amerika Serikat (AS) baru-baru ini dilaporkan mengalami penurunan. Menyusul hal tersebut, kredit bank juga dilaporkan turut tergerus. Melansir laporan Bloomberg, pinjaman bank AS secara keseluruhan susut US$20,4 miliar atau Rp305,36 triliun dalam sepekan hingga 22 Maret 2023 atau sekitar sepekan setelah Silicon Valley Bank (SVB) bangkrut. Alhasil, penurunan portofolio kredit tersebut menjadi yang terbesar sejak Juni 2021. Adapun, susutnya kredit bank AS tersebut utamanya terjadi pada kredit sektor komersial dan kredit industri. Sedangkan, kredit perumahan hingga kredit konsumsi dilaporkan masih mengalami pertumbuhan. Di samping itu, melemahnya pinjaman yang disalurkan sejumlah perbankan di AS juga didorong oleh kebijakan suku bunga agresif yang ditetapkan oleh The Fed. (BIsnis)

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo beserta jajaran atas dukungannya pada acara Opening Session ASEAN Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting (AFMGM), di Nusa Dua Bali, hari ini, Jumat (31/03). Pertemuan ini merupakan AFMGM pertama yang diselenggarakan secara langsung setelah 3 tahun berturut-turut dilakukan secara virtual pada tahun 2020, 2021, dan 2022. Di bawah Keketuaan Proses Keuangan ASEAN dalam AFMGM ke-9 kali ini, Menkeu berkomitmen terus berkoordinasi dengan Menteri Keuangan ASEAN dan Gubernur Bank Sentral untuk memajukan kepentingan bersama dalam Proses Keuangan regional menjadi kawasan dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan. ?Pertumbuhan ekonomi telah dan akan selalu menjadi kisah ASEAN. Dan untuk memastikan hal ini terus berlanjut, kita harus memperkuat kapasitas ASEAN untuk menjawab tantangan yang kita lihat hari ini, dan tantangan yang diharapkan untuk 20 tahun ke depan,? ungkapnya dalam acara bertajuk ?ASEAN Matters: Epicentrum of Growth? tersebut. Lebih lanjut, Menkeu mengungkapkan bahwa saat ini ASEAN telah menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi sejak tahun 2010 hingga 2019, dimana wilayah ini secara konsisten menyumbang 3% dari PDB riil dunia, meski sempat mengalami kontraksi pada tahun 2020-2021 akibat pandemi. Menkeu berharap, pemulihan penuh terjadi pada tahun 2022 dan memiliki prospek positif pada tahun 2023 namun dengan tetap waspada. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—03-April-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 31 Maret 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat menguat pada hari Kamis (30/3). Dow, S&P 500 dan Nasdaq terapresiasi masing-masing sebesar 0.43%, 0.57% dan 0.73%. Dari Eropa, indeks FTSE 100 tumbuh sebesar 0.74%, STOXX600 terapresiasi sebesar 1.03%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp. 14,985. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI menguat masing-masing sebesar 0.05% dan 0.15% diperdagangkan pada level US$ 78.64 dan US$ 74.48 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan tumbuh sebesar 1.01%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 1.02%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat menguat pada pagi hari ini dengan Dow Jones, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing-masing sebesar 0.20%, 0.30% dan 0.36%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan pada hari Rabu (29/3/2023), Amerika Serikat bekerja keras untuk melawan pengaruh China di lembaga-lembaga internasional dan dalam memberikan pinjaman kepada negara-negara berkembang. Melansir Reuters, Yellen mengatakan, dirinya prihatin dengan beberapa aktivitas China secara global, khususnya dalam memberikan pinjaman kepada negara-negara berkembang. “Saya sangat prihatin dengan beberapa kegiatan yang dilakukan China secara global, melibatkan negara-negara dengan cara yang membuat mereka terjebak dalam utang dan tidak mempromosikan pembangunan ekonomi,” katanya. Sebuah studi yang baru-baru ini diterbitkan menunjukkan, China menghabiskan dana sebesar US$ 240 miliar untuk menyelamatkan 22 negara berkembang antara tahun 2008 dan 2021. Bahkan jumlahnya melonjak dalam beberapa tahun terakhir karena lebih banyak yang berjuang untuk membayar kembali pinjaman yang dihabiskan untuk membangun infrastruktur “Belt and Road”. Menurut laporan yang dirilis oleh para peneliti dari Bank Dunia, Harvard Kennedy School, AidData dan Kiel Institute for the World Economy, hampir 80% dari pinjaman dilakukan antara 2016 dan 2021, terutama ke negara-negara berpenghasilan menengah termasuk Argentina, Mongolia dan Pakistan. (Kontan)

    Jumlah warga Amerika Serikat yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran baru naik pekan lalu. Hal ini menunjukkan belum adanya tanda-tanda dampak material pengetatan kondisi kredit pada pasar tenaga kerja. Berdasarkan data Departemen Tenaga Kerja AS yang dirilis Kamis (30/3/2023), klaim tunjangan pengangguran awal naik 7.000 menjadi 198.000 untuk pekan yang berakhir 25 Maret, sedikit lebih tinggi dari proyeksi ekonom dalam survei Reuters sebesar 196.000 klaim. Klaim pengangguran awal tetap sangat rendah meskipun ada gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di sektor teknologi. Para ekonom mengatakan rendahnya tingkat klaim ini disebabkan oleh faktor penyesuaian musiman yang digunakan pemerintah untuk menghilangkan fluktuasi musiman dari data. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—31-Maret-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 30 Maret 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat melemah pada hari Rabu (29/3). Dow, S&P 500 dan Nasdaq terapresiasi masing-masing sebesar 1.00%, 1.42% dan 1.79%. Dari Eropa, indeks FTSE 100 tumbuh sebesar 1.07%, STOXX600 terapresiasi sebesar 1.30%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp. 15,065. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI melemah masing-masing sebesar -0.13% dan -0.36% diperdagangkan pada level US$ 77.28 dan US$ 72.71 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan tumbuh sebesar 0.31%, NIKKEI Jepang terdepresiasi sebesar -0.55%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat melemah pada pagi hari ini dengan Dow Jones, S&P dan Nasdaq terdepresiasi masing-masing sebesar -0.05%, -0.02% dan -0.11%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Dalam rangka menjaga momentum pemulihan ekonomi serta menjaga daya beli masyarakat, pemerintah menambah program perlindungan sosial (perlinsos) berupa bantuan pangan kepada masyarakat. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, bantuan pangan tersebut juga bertujuan untuk mengendalikan inflasi serta membantu masyarakat bawah terhadap pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat dengan total anggaran Rp 8,2 triliun. Nantinya, pemerintah akan memberikan bantuan beras 10 Kg kepada 21,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Selain itu, pemerintah juga akan memberikan bantuan paket protein ayam dan telur kepada 1,4 juta KPM dengan balita stunting. (Kontan)

    Legal & General Investment Management  (LGIM) menilai bahwa biaya untuk melepaskan ketergantungan ekonomi global terhadap bahan bakar fosil bisa jauh lebih murah dari perkiraan awal, termasuk untuk investasi lebih dalam di alternatif energi hijau. Dilansir dari Bloomberg, berdasarkan laporan Legal & General Investment Management yang terbit pada Rabu (29/3/2023), perusahaan manajemen aset asal Eropa itu telah melakukan sejumlah tinjauan dari berbagai skenario iklim dan menghasilkan temuan terkait biaya dalam mengatasi permasalahan krisis iklim. Penemuan itu dinilai mengejutkan, karena biaya untuk membatasi kenaikan suhu global kurang dari 2° celcius ternyata jumlahnya tidak signifikan secara statistik. Biaya yang diperlukan diperkirakan setara dengan 1 basis poin dari produk domestik bruto (PDB) global per bulan selama seperempat abad ke depan. “Total biaya ekonomi jika disetahunkan selama seperempat abad ke depan akan sangat rendah sehingga Anda memerlukan kaca pembesar untuk melihatnya,” ujar kepala solusi iklim LGIM Nick Stansbury, dilansir dari Bloomberg pada Rabu (29/3/2023). Transisi menuju sistem ekonomi dan nol emisi karbon netto, menurut LGIM, akan menjadi perombakan ekonomi terbesar di zaman modern. Bagi para investor, risiko dan peluangnya berlipat ganda, dengan beberapa industri yang mereda sementara lainnya bisa muncul. Biaya untuk teknologi dekarbonisasi utama, seperti energi terbarukan dan kendaraan listrik, telah menurun secara signifikan pada dekade terakhir. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 29 Maret 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat melemah pada hari Selasa (28/3). Dow, S&P 500 dan Nasdaq terdepresiasi masing-masing sebesar -0.12%, -0.16% dan -0.45%. Dari Eropa, indeks FTSE 100 tumbuh sebesar 0.17%, STOXX600 terdepresiasi sebesar -0.06%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp. 15,095. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI menguat masing-masing sebesar 0.31% dan 0.63% diperdagangkan pada level US$ 78.38 dan US$ 73.66 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan melemah sebesar -0.09%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.38%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat menguat pada pagi hari ini dengan Dow Jones, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing-masing sebesar 0.30%, 0.36% dan 0.32%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Pemulihan ekonomi China menghadapi tantangan kemerosotan perdagangan global. Padahal, pasar perumahan dan kepercayaan bisnis membaik.  Mengutip Bloomberg pada Selasa (28/3), indeks agregat terbaru Bloomberg dari delapan indikator awal menunjukkan momentum pertumbuhan stabil dari bulan Februari, dengan ukuran keseluruhan tetap di 4.  Penurunan penjualan mobil dan permintaan global yang lemah menjadi hambatan utama pada indeks. Sementara pertumbuhan ekonomi pada kuartal II diperkirakan meningkat jadi 7,3% menjadi laju tercepat dalam dua tahun terakhir. (Kontan)

    Indonesia mendorong agar negara-negara anggota Asean menjalankan kebijakan local currency transaction (LCT) dalam menjalankan investasi, perdagangan, barang jasa, dan juga transaksi pasar keuangan. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kerentanan perekonomian negara Asean terhadap gejolak Dolar AS. ?Jadi, artinya kita akan mencoba kembali mengangkat secara bersama kesepakatan untuk melihat secara bersama untuk local currency transaction. Jadi local currency transaction baik investasi, perdagangan, barang jasa, dan juga transaksi pasar keuangan Indonesia,? jelas Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo dalam media briefing di Hotel Hilton pada Senin (27/3/2023). Menurut Dody, dalam transaksi nanti pihaknya mengajak negara-negara anggota Asean menggunakan mata uang negara tersebut saat melakukan transaksi perdagangan. Misalnya, saat Indonesia transaksi dengan Thailand menggunakan rupiah dengan bath. Saat Indonesia melakukan investasi dengan Malaysia menggunakan rupiah dengan ringgit. Begitu juga saat Indonesia transaksi di pasar keuangan maupun melakukan pembayaran, misalnya dengan Singapura bisa menggunakan rupiah dan dolar Singapura. ?Dolar AS sebagai dominant currency sudah kita akui merupakan global currency. Kalau kita bisa mengurangi sedikit ketergantungan kepada global currency, kita akan keluar dengan satu opsi bahwa gejolak kepada perekonomian akan berkurang,? kata Dody. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—29-Maret-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Kamis 21 Oktober 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat ditutup bervariasi pada hari perdagangan Rabu (20/10) kemarin. Indeks Dow Jones dan S&P 500 terapresiasi sebesar 0.43% dan 0.37% secara berturut-turut sedangkan  Nasdaq terkoreksi 0.05%.

     

    Dari Eropa, indeks acuan Euro Stoxx tercatat terapresiasi sebesar 0.32% dan FTSE menguat sebesar 0.08%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup tumbuh 0.04% pada hari perdagangan Selasa (19/10) kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat pada level Rp 14.075. Dari komoditas, minyak Brent dan WTI tercatat menguat masing-masing sebesar 0.03% dan 0.36% diperdagangkan pada level US$ 85.91 dan US$ 83.73 per barel.

     

    Indeks acuan Asia dibuka bervariasi pada perdagangan pagi hari ini dengan indeks NIKKEI melemah 0.6% sementara KOSPI menguat sebesar 0.23%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat tercatat melemah pada pagi hari ini dengan Dow Jones, S&P dan Nasdaq terkoreksi sebesar 0.17%, 0.18% dan 0.29% secara berturut-turut.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    China siap intervensi untuk memangkas harga batubara yang melonjak dengan mendongkrak produksi guna mengurangi tekanan yang meningkat pada ekonomi negara itu, meskipun bersumpah untuk mengurangi emisi bahan bakar fosil. Ekonomi nomor dua dunia itu berkembang lebih lambat dari yang diharapkan pada kuartal ketiga karena krisis energi makin menggigit, data resmi menunjukkan pekan ini, dengan kekurangan listrik dan pengurangan produksi menyeret output industri. Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional China (NDRC) mengatakan pada Selasa (19/10), sedang mempelajari langkah-langkah untuk campur tangan dalam harga batubara, yang melonjak dan mencapai rekor tertinggi. “Kenaikan harga saat ini benar-benar menyimpang dari dasar-dasar penawaran dan permintaan,” kata NDRC dalam sebuah pernyataan, berjanji untuk mengembalikan harga ke “kisaran yang wajar”, seperti dikutip Channel News Asia. (Kontan)

     

    Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo menyebut fenomena inflasi global diperkirakan bersifat transitory atau sementara. Menurutnya, kondisi mismatch antara supply-demand dan supply shortage (kekurangan suplai) ini bisa berlangsung melampaui 2021. Namun, tekanan dari kondisi ini dinilai tidak akan menyebabkan kenaikan inflasi secara permanen atau berkelanjutan. Dody lalu mengatakan terdapat berbagai cara untuk meredam tekanan tersebut. Misalnya, distribusi vaksin Covid-19 secara merata pada taraf global. “Dalam pembahasan dengan IMF-World Bank Annual Meeting bersama G20, isu yang diangkat salah satunya adalah risiko global terkait inflasi. Kelihatannya semua sepakat melihat ini adalah kondisi yang transitory atau temporer,” kata Dody pada konferensi pers Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Selasa (19/10/2021).

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—21-Oktober-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Selasa 19 Oktober 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat ditutup bervariasi pada hari perdagangan Senin (18/10) kemarin. Indeks Dow Jones terkoreksi sebesar 0.1% sedangkan S&P 500 dan Nasdaq tumbuh sebesar 0.34% dan 0.84% secara berturut-turut.

     

    Dari Eropa, indeks acuan Euro Stoxx tercatat terkoreksi sebesar 0.5% dan FTSE melemah sebesar 0.42%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup tumbuh 0.38% pada hari perdagangan kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat pada level Rp 14.110. Dari komoditas, minyak Brent dan WTI tercatat melemah masing-masing sebesar 0.04% dan 0.21% diperdagangkan pada level US$ 84.06 dan US$ 81.5 per barel.

     

    Indeks acuan Asia dibuka menguat pada perdagangan pagi hari ini dengan indeks NIKKEI dan KOSPI menguat sebesar 0.67% dan 0.7% secara berturut-turut. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat bervariasi dengan Dow Jones melemah tipis sebesar 0.01% sedangkan S&P dan Nasdaq masing-masing terapresiasi sebesar 0.06% dan 0.09%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Gubernur Bank Rakyat China (PBOC) Yi Gang memprediksi bahwa inflasi di level produsen akan mulai mereda pada akhir tahun ini. Menurutnya, indeks harga produsen akan tetap tinggi dalam beberapa bulan ke depan sebelum tekanan ke atas berkurang pada akhir tahun ini. Indeks harga pada September naik 10,7 persen dari tahun lalu melampaui proyeksi dan mencapai angka tertinggi sejak November 1995. Yi mengatakan hal tersebut terjadi karena kenaikan biaya bahan baku. Yi mengatakan bahwa pandemi Covid-19 sudah terkendali dan ekonomi sudah kembali seperti biasa, meskipun dengan pertumbuhan yang melemah akhir-akhir ini. Dia memperkirakan ekspansi ekonomi sekitar 8 persen untuk sepanjang tahun. Adapun survei Bloomberg menunjukkan laporan pada Senin bahwa produk domestik bruto (PDB) melambat menjadi 5 persen pada kuartal III/2021 dari 7,9 persen dibandingkan tiga bulan sebelumnya. (Bisnis)

     

    Aliran modal asing tercatat masuk ke pasar keuangan dalam negeri pada pekan kedua bulan ini. Berdasarkan data transaksi Bank Indonesia (BI) periode 11 Oktober 2021 hingga 14 Oktober 2021, nonresiden di pasar keuangan domestik mencatatkan beli neto (net buy) sebesar Rp 5,05 triliun. Sejalan  dengan aksi beli asing di pasar saham, nilai tukar rupiah terpantau bergerak menguat terhadap dollar AS. Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), nilai tukar rupiah pada tanggal 11 Oktober 2021 berada pada level sekitar Rp 14.210 per dollar Amerika Serikat (AS) dan menguat ke level Rp 14.155 per dollar AS. (Kontan)

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—19-Oktober-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Senin 18 Oktober 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat kembali menguat pada hari perdagangan Jumat (15/10) kemarin. Indeks Dow Jones tumbuh sebesar 1.09% dan S&P 500 ditutup menguat 0.75%. Sementara itu, Nasdaq tumbuh sebesar 0.5%.

     

    Dari Eropa, indeks acuan Euro Stoxx tercatat menguat sebesar 0.74% dan FTSE tumbuh sebesar 0.37%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup tumbuh 0.11% pada hari perdagangan terakhir (15/10). Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat menguat pada level Rp 14.074. Dari komoditas, minyak Brent tercatat menguat 0.57% diperdagangkan pada level US$ 85.32 per barel. Sementara minyak WTI tumbuh sebesar 0.81%, diperdagangkan pada level US$ 82.38 per barel.

     

    Indeks acuan Asia dibuka melemah pada perdagangan pagi hari ini dengan indeks NIKKEI melemah sebesar 0.14% dan indeks KOSPI dibuka melemah sebesar 0.65%. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat melemah dengan Dow Jones, S&P, dan Nasdaq masing-masing terapresiasi sebesar 0.07%, 0.17% dan 0.31%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Logam utama industri seperti seng dan alumunium mulai mengalami kelangkaan seiring dengan kekurangan stok listrik yang membuat produsen membatasi produksinya. Salah satu yang mengalami dampak kelangkaan listrik adalah Glencore Plc. di mana produksi tiga parbiknya di Eropa harus dipangkas karena kenaikan harga listrik mahal. Produksi seng Glencore dipangkas seiring dengan pengumuman pada pekan ini bahwa perusaahaan yang juga memproduksi seng, Nyrstar mengurangi produksinya di tiga smelter di Eropa hingga lebih dari 50 persen karena lonjakan harga listrik dan juga biaya untuk mengurangi emisi. Pembuat baja yang berbasis di Luxembourg, ArcelorMittal, juga telah memangkas produksi. (Bisnis)

     

    Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih mengupayakan insentif tambahan untuk hilirisasi batubara. Sebelumnya, pemerintah menerbitkan aturan turunan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Regulasi terkait sektor energi dan pertambangan diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Salah satu yang diatur dalam regulasi tersebut adalah pemberian insentif royalti 0% untuk komoditas batubara yang digunakan dalam kegiatan Peningkatan Nilai Tambah (PNT) alias hilirisasi batubara di dalam negeri. (Kontan)

     

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus neraca perdagangan Indonesia mencapai US$4,37 miliar pada September 2021. Surplus tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun 2020, sebesar US$13,35 miliar. Oleh karena itu, BI memandang surplus neraca perdagangan tersebut berkontribusi positif dalam menjaga ketahanan eksternal perekonomian Indonesia. Adapun, surplus neraca perdagangan pada September 2021 didorong oleh surplus neraca perdagangan nonmigas yang tetap tinggi. (Bisnis)

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—18-Oktober-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Jumat 15 Oktober 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat ditutup menguat pada Kamis (14/10/2021). Indeks Dow Jones tercatat terapresiasi 1,56% menjadi 34.912,56. Sementara itu S&P 500 menguat sebesar 1,71% menjadi 4.438,26 begitupun Nasdaq yang menguat 1,73% menjadi 14.823,43. Hal yang sama terjadi di Eropa, indeks acuan bergerak menguat dengan Euro Stoxx600 terapresiasi sebesar 1,20% menjadi 465,92 begitupun FTSE yang menguat sebesar 0,92% menjadi 7.207,71.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat pada level Rp 14.117,5. Pada pagi hari ini, perdagangan minyak tercatat menguat dengan minyak WTI meningkat sebesar 0,52% begitupun Brent juga mengalami penguatan 0,31%. Keduanya diperdagangkan pada level US$ 81,73 dan US$ 84,44 per barel.

     

    Indeks acuan Asia tercatat dibuka menguat pada perdagangan pagi hari ini. Indeks Nikkei dibuka meningkat sebesar 0,92% begitupun KOSPI yang meningkat 0,64%. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat menguat dengan Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing meningkat sebesar 0,06%, 0,02% dan 0,02%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Lonjakan inflasi di Amerika Serikat (AS) belum berakhir. Data pemerintah pada Rabu (13/10) waktu setempat menunjukkan harga makanan dan sewa hunian meningkat bulan lalu. Hasil ini menggarisbawahi komplikasi yang dihadapi regulator AS saat memandu kebangkitan negara dari dampak pandemi Covid-19. Indeks harga konsumen (IHK) terbaru yang dilaporkan Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) AS mencatat adanya kenaikan 5,4% pada September dibandingkan bulan yang sama tahun lalu. Sedangkan dibandingkan Agustus, IHK di AS naik tepat di atas perkiraan kalangan analis sebesar 0,4%. (Investor Daily)

     

    Pemerintah Filipina akan mengizinkan bioskop dan pusat kebugaran dibuka kembali di ibu kota Manila. Kebijakan ini diambil setelah Filipina mencatat penurunan tajam dalam jumlah harian infeksi virus corona dan pada saat yang sama tingkat vaksinasi semakin bertambah. Pembatasan-pembatasan telah dilonggarkan dalam beberapa pekan terakhir karena pemerintah mengalihkan fokusnya untuk membuat orang kembali ke bekerja dan mengurangi kesengsaraan ekonomi yang disebabkan oleh penguncian ketat. (Investor Daily)

     

    Dari dalam negeri, Pemerintah mulai mengerem penerbitan surat utang baru menjelang akhir tahun. Selain optimalisasi instrument non utang, hal tersbeut sejalan dengan risiko ketidakpastian di pasar keuangan akibat sejumlah sentimen. Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Luky Alfirman menyebutkan, outlook terbaru penerbitan SBN neto sepanjang tahun ini senilai Rp 879,5 triliun dibandingkan dengan target awal dalam APBN tahun 2021 yang sebesar Rp 1.207,3 triliun, atau lebih sedikit sebesar Rp. 327,8 triliun. Adapun realisasi penerbitan SBN hingga akhir September lalu telah mencapai Rp 614,7 triliun atau setara 73% dari rencana penerbitan SBN neto teranyar. (Kontan)

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—15-Oktober-2021.pdf