Samuel Aset Manajemen

Category: Ulasan Ekonomi

Ulasan Ekonomi

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 24 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Rabu (23/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.54%, 1.10%, dan 1.59%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.68% dan 0.39%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,263. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar -0.42% dan -0.47% diperdagangkan pada level US$ 82.86 dan US$ 78.52 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar 0.81%, NIKKEI Jepang menguat sebesar 0.44%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.01%, 0.57%, dan 1.13%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Hasil survey yang  dilakukan oleh Reuters menunjukkan aktivitas bisnis di zona euro pada Agustus 2023 turun jauh lebih banyak dari perkiraan. Data resmi menunjukkan tingkat inflasi mencapai 5,4% pada Juli atau lebih dari dua kali lipat target 2% Bank Sentral Eropa (ECB). Meskipun inflasi meningkat, Data Indeks Pembelian Manajer (PMI) dilaporkan turun menjadi 47,0 poin pada Agustus dari 48,6 poin pada Juli, terendah sejak November 2020. Menurut mayoritas ekonom yang disurvey oleh Reuters, penurunan tajam pada PMI akan membuat ECB menghentikan laju kenaikan suku bunga sementara pada September. Namun, mengingat level inflasi belum menunjukkan target yang diinginkan oleh ECB, jeda tidak bisa diartikan sebagai puncak dari pengetatan moneter. (Investor)

    Pemerintah semakin sering menerbitkan surat berharga negara (SBN) ritel. Pada akhir 2022, kepemilikan investor individual mencapai 6.48% dari total SBN atau sekitar Rp344.3 triliun. Hal ini membuat pemerintah semakin gencar untuk mencari investor ritel karena imbal hasil yang ditawarkan menarik. Pidato RAPBN 2024 dan Nota Keuangan memproyeksikan bahwa rata-rata suku bunga SBN 10 tahun berada di level 6.7% dengan pembiayaan utang yang bersumber dari SBN neto direncanakan mencapai Rp666.4 triliun. (Kontan)

    Bank Indonesia perlu menahan tekanan eksternal terhadap rupiah imbas potensi kelanjutan kenaikan suku bunga The Fed hingga akhir tahun ini. Oleh karena itu, Bank Indonesia perlu mempertahankan suku bunga acuan hingga 5.75% dengan tetap memantau stabilitas rupiah dan menjaga inflasi. Dilansir dari BPS, neraca perdagangan Indonesia surplus sebesar USD 1.31 miliar, lebih rendah dibandingkan dengan Juni 2023 yang mencapai USD3.45 triliun. Penurunan ini diproyeksikan akan terus berlanjut karena lemahnya pertumbuhan ekonomi mitra dagang Indonesia dengan Tiongkok. Meskipun begitu, dari sisi domestik, pertumbuhan ekonomi yang menguat telah meningkatkan kepercayaan investor terhadap Indonesia dibandingkan dengan negara lainnya. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment


    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—24-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 23 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Selasa (22/8). Dow dan S&P 500 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.15% dan -0.28%, Nasdaq terapresiasi sebesar 0.06%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.18% dan 0.68%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,324. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.21% dan 0.11% diperdagangkan pada level US$ 84.07 dan US$ 79.75 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.01%, NIKKEI Jepang menguat sebesar 0.17%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.23%, 0.28%, dan 0.40%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    S&P menyusul Moody?s Investor Service dengan menurunkan peringkat sejumlah bank di Amerika Serikat, yaitu KeyCorp, Comerica Inc., Valley National Bancorp, UMB Financial Corp., dan Associated Banc-Corp. Dikutip dari Bloomberg, dampak suku bunga yang lebih tinggi dan pergerakan simpanan di seluruh industri menjadi pertimbangan terhadap prospek perbankan di AS. Penurunan simpanan ini telah menurunkan likuiditas bagi banyak bank, sementara surat berharga yang menjadi mayoritas sumber likuiditas bank memiliki nilai yang sudah jatuh. (Bisnis)

    Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) berbalik defisit pada kuartal II-2023 setelah mencatat surplus senilai US$ 6,52 miliar di kuartal I-2023. Bank Indonesia (BI) mencatat, defisit NPI periode April hingga Juni 2023 sebesar US$7,4 miliar. Berdasarkan data dari Bank Indonesia, defisit NPI tersebut disebabkan defisit transaksi modal dan finansial yang tercatat US$ 5,0 miliar atau 1,4% PDB sedangkan neraca transaksi berjalan juga mencatat defisit US$ 1,93 miliar. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengungkapkan defisit terjadi karena penanam modal dan dunia usaha sedang berhati-hati melihat perkembangan global. (Kontan)

    Berdasarkan data Bloomberg, imbal hasil SUN acuan tenor 10 tahun pada perdagangan hari Selasa (22/8) mencapai 6,64%. Penawaran masuk pada lelang SUN kemarin pun lesu yakni mencapai Rp 34,6 triliun dengan Rp 7,87 triliun yang diterbitkan oleh pemerintah. Dari data Bank Indonesia pada 14-16 Agustus 2023,  tercatat aksi keluar dana asing sebesar Rp6,79 triliun yang terbagi atas Rp3,65 triliun terjadi di Surat Berharga Negara (SBN) serta jual neto sebesar Rp3,14 triliun di pasar saham. Handy Yunianto selaku Head of FIxed Income Research Mandiri Sekuritas mengatakan kondisi tersebut tidak akan bertahan lama mengingat pelaku pasar masih menantikan sikap Federal Reserve dalam puncak siklus pengetatan moneter. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—23-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 22 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Senin (21/8). Dow terdepresiasi sebesar -0.11%, S&P 500 dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.69% dan 1.56%. Dari Eropa, indeks bergerak bervariasi. FTSE 100 terdepresiasi sebesar -0.06% dan STOXX600 terapresiasi sebesar 0.65%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,317. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -0.18% dan -0.15% diperdagangkan pada level US$ 84.32 dan US$ 80.01 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar 0.53%, NIKKEI Jepang menguat sebesar 0.52%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq menurun masing – masing sebesar -0.10%, -0.13%, dan -0.15%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Bank Sentral Tiongkok (PBOC) memangkas suku bunga dasar pinjaman (loan prime rate/LPR) satu tahun sebesar 10 basis poin dari 3,55% menjadi 3,45% sedangkan LPR lima tahun dipertahankan di kisaran 4,20%. Dalam jajak pendapat oleh Reuters terhadap 35 pengamat pasar, kesemuanya memprediksi penurunan atas kedua suku bunga tersebut sehingga langkah PBOC dianggap di bawah ekspektasi. Masayuki Kichikawa selaku ahli strategi makro di Sumitomo Mitsui DS Asset Management mengatakan pembatasan besaran dan cakupan suku bunga oleh tiongkok dilakukan untuk melindungi nilai tukar Yuan dan stabilitas pasar mata uang. (Investor)

    Bank Indonesia diyakini tetap menahan suku bunga acuan di level 5.75% dalam Rapat Dewan Gubernur BI yang dijadwalkan pada 23-24 Agustus 2023. Hal ini dilakukan untuk merespons berbagai ketidakpastian global yang terjadi, seperti pelemahan mata uang global termasuk Yuan China, pernyataan pejabat The Fed atas peluang kenaikan suku bunga acuan lagi di September 2023, hingga fenomena El Nino. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede berpendapat bahwa langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah volatilitas pasar global, termasuk membatasi dampak inflasi barang impor. (Kontan)

    Prospek penerbitan surat utang korporasi hingga akhir tahun masih cerah dengan mandat sebesar Rp44.9 triliun, lebih rendah dibandingkan dengan jatuh tempo penghujung 2023 yaitu Rp59.9 triliun. Surat utang korporasi dari sektor multifinance menempati posisi tertinggi, yaitu sebesar 32% dari total realisasi. Sektor lainnya yang juga menggalang dana lebih tinggi dibandingkan dengan nilai jatuh temponya adalah bubur kertas dan kertas, telekomunikasi, dan pertambangan. Sedangkan perbankan hanya memiliki nilai surat utang jatuh tempo sebesar 18% dari total Rp82 triliun. Meskipun begitu, penerbitan surat utang perbankan terbatas. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment



    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—22-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 21 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Jumat (18/8). Dow terapresiasi sebesar 0.07%, S&P 500 dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.01% dan -0.20%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.65% dan -0.61%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,285. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.71% dan 0.77% diperdagangkan pada level US$ 85.42 dan US$ 81.28 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar 0.64%, NIKKEI Jepang menguat sebesar 0.22%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.01%, 0.04%, dan 0.11%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Indeks MSCI melacak saham emiten global dengan paparan tinggi terhadap ekonomi China menunjukkan penurunan, dengan level 3/126.25 pada penutupan perdagangan Jumat (18/8) atau merosot sekitar 10.17% dibandingkan dengan akhir Juli 2023 lalu. Perlambatan ini mengakibatkan pelaku pasar modal global cemas, disebabkan adanya kekhawatiran dampak ke perusahaan-perusahaan yang memiliki paparan besar pada China. Strategist Bank of America Corp memperkirakan bahwa indeks saham Amerika Serikat akan turun sekitar 4% akibat perlambatan ini. (Kontan)

    Alokasi pembayaran beban utang pemerintah meningkat 12,7% menjadi Rp 479,3 triliun pada tahun 2024 mendatang dibanding tahun ini yang berkisar di angka Rp 437,4 triliun. Meskipun begitu, Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan beban bunga utang pemerintah akan turun seiring dengan kenaikan peringkat dan rating Indonesia oleh Lembaga Pemeringkat Rating & Investment (R&I). Pada bulan Juli 2023, R&I tidak hanya mempertahankan peringkat kredit pada posisi BBB+ namun juga meningkatkan outlook dari stabil menjadi positif. Penilaian positif Indonesia tersebut diharapkan diikuti dengan kenaikan rating dalam setahun ke depan sehingga membuat beban utang pemerintah pada 2025 akan turun, tambahnya. (Kontan)

    Bank Indonesia (BI) mencatat modal asing keluar (capital outflow) dari pasar keuangan domestik pada periode 14 sampai 16 Agustus 2023 sebesar Rp 6.79 triliun akibat gejolak perekonomian global yang terjadi terutama dampak dari perekonomian Amerika Serikat. Berdasarkan data transaksi 14-16 Agustus 2023, non residen di pasar keuangan domestik jual neto sebesar Rp6,79 triliun terdiri atas jual neto Rp3,65 triliun di pasar SBN dan jual neto Rp3,14 triliun di pasar saham. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Edi Susianto mengatakan keluarnya modal asing masih dalam nilai yang terbatas sehingga diperkirakan belum berdampak besar terhadap perekonomian domestik. Tidak hanya itu, ia menilai bahwa investor asing masih confidence untuk berinvestasi di Surat Belanja Negara (SBN).  (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—21-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 18 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Rabu (16/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.84%, -0.77%, dan -1.17%. Dari Eropa, indeks bergerak menurun. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.63% dan -0.90%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,312. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.57% dan 0.39% diperdagangkan pada level US$ 84.28 dan US$ 80.72 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.40%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.42%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.11%, 0.07%, dan 0.03%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Tekanan ekonomi Tiongkok membuat beberapa lembaga pengelola dana  internasional menurunkan proyeksi ekonomi negara tersebut. JP Morgan misalnya,  menurunkan target pertumbuhan ekonomi Tiongkok dari 6,4% menjadi 4,8%, Barclays menurunkan proyeksinya dari 4,9% menjadi 4,5% dan Mizuho dari 5,5% menjadi 5%. Menurut laporan Reuters, tekanan ekonomi yang dialami Tiongkok membuat akses data ekonomi yang dipublikasi dan dapat diakses menjadi lebih dibatasi oleh otoritas pemerintahan. (Kontan)

    Surat Berharga Negara pada tahun 2024 diproyeksi akan terbit hingga Rp666.4 triliun atau meningkat 84% dibandingkan dengan prospek anggaran pendapatan dan belanja negara 2023. Prioritas penerbitan SBN yang dilakukan oleh pemerintah ini bertujuan untuk mengendalikan risiko nilai tukar dan pendukung pengembangan pasar keuangan domestik. Pemerintah memperkirakan imbal hasil SUN acuan tenor 10 tahun mencapai 6.7% dengan inflasi sebesar 2.8% secara tahunan dan kurs USD terhadap rupiah sebesar Rp15.000. Lebih lanjut, berdasarkan data Penilai Harga Efek Indonesia, penerbitan SBN netto yang tertinggi sejak 2018 terjadi pada tahun 2020 dan terus melandai hingga 2023. (Bisnis)

    Pemerintah membidik target pertumbuhan ekonomi tahun 2024 sebesar 5.2%, sedikit di atas outlook tahun 2023 yang sebesar 5.1%. Merespons hal ini, pemerintah perlu mengalokasikan target belanja 2024 mencapai Rp3.304,1 triliun di tengah ketidakpastian global yang terdiri dari pengetatan kebijakan moneter bank sentral global, perang dagang Amerika Serikat-China, perang Rusia dan ukraina, hingga lonjakan inflasi. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Samuel berpendapat bahwa target pertumbuhan ekonomi 2024 justru lebih rendah dari potensinya dengan terus menggenjot sisi efektivitas dan efisiensi investasi, mengingat rasio inefesiensi penggunaan modal alias ICOR Indonesia relatif lebih tinggi dibandingkan dengan negara lain. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—18-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 16 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Selasa (15/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -1.02%, -1.16%, dan -1.14%. Dari Eropa, indeks bergerak menurun. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -1.57% dan -0.93%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,317. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -0.08% dan -0.09% diperdagangkan pada level US$ 84.83 dan US$ 80.93 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -1.22%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -1.07%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak bervariasi pada pagi hari ini dengan Dow dan S&P terdepresiasi masing – masing sebesar -0.01% dan -0.01%, Nasdaq terapresiasi sebesar 0.06%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Tiongkok kembali memangkas sejumlah suku bunga pada Selasa (15/08) setelah sebelumnya People?s Bank of China (PBOC) memangkas suku bunga fasilitas pinjaman jangka menengah sebesar 15 basis poin menjadi 2,50%. Kali ini, PBOC mengumumkan pemangkasan suku bunga outstanding facility sebesar 10 basis poin. Suku bunga overnight turun menjadi 2,65%, tujuh hari turun menjadi 2,80% dan satu bulan turun menjadi 3,15%. Julians Evans-Pritchard selaku ekonom Capital Economic mengatakan pemangkasan tersebut terjadi karena data ekonomi Tiongkok terbaru memburuk di bawah konsensus. (Kontan)

    Perdagangan rupiah di pasar spot pada Selasa (15/08) ditutup turun 0.17% ke level Rp15.341 per dolar AS bersamaan dengan mayoritas mata uang Asia seperti yuan China yang turun 0,38%, ringgit Malaysia turun 0,46%, won Korea turun 0,37% dan dolar Taiwan turun 0,02%. Analis Komoditas dan Founder Traderindo Wahyu Laksono menjelaskan pelemahan tersebut terjadi akibat sentimen The Fed yang tetap hawkish dan cadangan dolar Indonesia yang tidak sebesar China atau Jepang. Tidak hanya itu, Macro Equity Strategist Samuel Sekuritas Indonesia Lionel Priyadi menyebutkan pelemahan terjadi akibat aksi penjualan obligasi di emerging market. (Bisnis)

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2023 masih mencatat surplus sebesar US$1,31 miliar dan merupakan pencapaian selama 39 bulan secara berturut-turut sejak Mei 2020. Pelaksana tugas Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan hal tersebut diperoleh dari selisih  total nilai ekspor Indonesia pada bulan lalu yang mencapai US$20,88 miliar dan nilai Impor yang mencapai US$19,57 miliar. Surplus perdagangan bulan Juli 2023 ditopang oleh komoditas nonmigas dengan nilai US$3,22 miliar, tambahnya. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—16-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 15 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Senin (14/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.07%, 0.58%, dan 1.05%. Dari Eropa, indeks bergerak bervariasi. FTSE 100 terdepresiasi sebesar -0.23% dan STOXX600 terapresiasi sebesar 0.15%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,350. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.14% dan 0.08% diperdagangkan pada level US$ 86.33 dan US$ 82.56 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.79%, NIKKEI Jepang bertumbuh sebesar 0.82%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.01%, 0.11%, dan 0.20%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Bank Sentral Amerika Serikat (AS) diperkirakan baru menurunkan suku bunga acuan pada pertengahan tahun depan. Ekonom Goldman Sachs Group memprediksi bahwa tingkat suku bunga mulai diturunkan pada akhir Juni 2024 mendatang, dan terjadi secara bertahap setiap kuartal. Goldman Sachs memprediksi bahwa rapat FOMC tidak akan mengubah posisi bunga di rapat bulan berikutnya. Diprediksi angka inflasi inti sudah melambat pada November 2023. (Kontan)

    Rupiah menunjukkan tanda-tanda pelemahan pada penutupan perdagangan Senin (14/08) sebesar 0,63 persen atau 96 poin menjadi Rp 15.315 per dolar AS dari sebelumnya Rp 15.219 per dolar AS. Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan tersebut terjadi karena dipengaruhi permintaan dolar Amerika Serikat (AS) yang semakin diminati setelah rilis indeks harga produsen atau Producer Price Index (PPI) AS meningkat. Tidak hanya itu, Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra juga berpendapat bahwa rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS seiring kenaikan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS yang dipicu  oleh penurunan peringkat utang AS serta risiko kenaikan inflasi.  (Investor)

    Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan bahwa kebijakan devisa hasil ekspor (DHE) berpotensi menambah retensi devisa hingga sekitar US$ 60 miliar. Bila menilik data Badan Pusat Statistik (BPS), capaian ekspor pada sepanjang tahun lalu sebesar US$ 291,98 miliar atau bila dibulatkan sekitar US$ 292 miliar sehingga apabila angka ekspor diasumsikan tidak berubah pada tahun ini, maka diperkirakan tetap menambah retensi devisa hingga US$60 miliar meskipun pertumbuhan ekspor saat ini makin melambat seiring dengan koreksi harga komoditas global. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—15-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 14 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Jumat (11/8). Dow terapresiasi sebesar 0.30%, S&P 500 dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.11% dan -0.68%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -1.24% dan -1.09%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,300. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menurun masing-masing sebesar -0.14% dan -0.19% diperdagangkan pada level US$ 86.62 dan US$ 83.05 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.51%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.48%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.03%, -0.02%, dan -0.01%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Pelemahan permintaan baik domestik maupun dari luar negeri menghambat momentum pemulihan ekonomi Tiongkok.  Kebijakan bank sentral Tiongkok memangkas suku bunga dasar kredit pada Juni lalu belum mampu mendongkrak penyaluran kredit baru. Dilansir dari Reuters,  perbankan Tiongkok hanya mencatatkan penyaluran kredit baru dalam yuan sebesar 345,9 miliar yuan atau setara US$ 47,80 miliar pada Juli 2023, merosot 89% dari Juni. Capaian ini juga menurun 49% secara tahunan dan merupakan level yang terendah sejak akhir 2009. Luo Yunfeng selaku Ekonom Huajin Securities mengatakan, data pinjaman yang buruk mencerminkan permintaan pembiayaan yang lemah dari ekonomi riil. (Kontan)

    Kelesuan ekonomi China berpotensi akan menghambat aktivitas bisnis di Indonesia, terutama pada menyusutnya ekspor Indonesia karena salah satu mitra utamanya adalah Tiongkok. Hal ini tentu mempengaruhi neraca perdagangan Indonesia yang selama ini masih tercatat positif. Meskipun begitu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio N. Kacaribu menilai bahwa perekonomian Indonesia masih cukup kuat dengan ditopang oleh permintaan domestik. Salah satunya tercermin dari PMI manufaktur Indonesia yang masih berada dalam zona ekspansif. (Kontan)

    Pertumbuhan ekonomi nasional konsisten berada di atas 5% selama 7 triwulan terakhir setelah pandemi. Hal ini menjadi modal kuat untuk menarik kemitraan ekonomi dalam jangka panjang, dengan memanfaatkan investasi pada bonus demografi dan teknologi. Sebagai pemilik cadangan nikel terbesar di dunia, Indonesia perlu mempersiapkan ekosistem kebijakan yang inklusif dan transparan agar menjadi salah satu mitra utama sebagai rantai pasok lithium di dunia. Hal ini didukung dengan posisi Indonesia sebagai penggagas pembahasan kerja sama ekonomi Critical Minerals dalam Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) melalui pemanfaatan nikel untuk electric vehicle (EV). (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment


    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—14-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 11 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Kamis (10/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.15%, 0.02%, dan 0.12%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.41% dan 0.79%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,226. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menurun masing-masing sebesar -0.17% dan -0.16% diperdagangkan pada level US$ 87.36 dan US$ 84.22 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan bertumbuh sebesar 0.10%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.84%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.10%, 0.13%, dan 0.29%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Amerika Serikat terlihat lebih berhati-hati dalam melakukan restriksi ekonomi terhadap China. Menurut Biden, hal ini dilakukan untuk mencegah China meniru teknologi dari AS yang dinilai dapat mengancam keamanan nasional dengan melakukan modernisasi militer. Merespons hal ini, China menyatakan keprihatinannya dan mengancam segera mengambil aksi balasan. Perseteruan ini tercermin dari nilai investasi modal ventura Amerika Serikat di China yang turun dari USD 32.9 miliar pada 2021 menjadi USD 9.7 miliar. (Kontan)

    Kebijakan repatriasi dan retensi devisa hasil ekspor (DHE) berpotensi mengurangi tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Menurut Chief Economist Citi Indonesia Helmi Arman, kebijakan DHE sangat penting mengingat prospek suku bunga kebijakan The Fed masih terdapat ketidakpastian sehingga kemungkinan naik masih ada. Kendati inflasi AS menurun, namun ia menilai penurunan inflasi relatif melambat karena tingginya inflasi di sektor jasa. Melambatnya inflasi tanpa adanya resesi meningkatkan skenario soft landing di US yang memungkinkan capital inflow dari investor asing belum tentu sustain sehingga Bank Indonesia dapat meningkatkan kapasitas intervensi lewat peranan kebijakan DHE, tambahnya. (Investor)

    Perlambatan laju ekonomi Tiongkok dapat mempengaruhi kondisi perekonomian Indonesia. Dari data perdagangan Tiongkok yang terbaru, terdapat penurunan impor sebesar 12,4% dan penyusutan ekspor sebesar 14,5%. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan dampak dari penurunan pertumbuhan ekonomi tiongkok sudah dirasakan oleh Indonesia dari turunnya kinerja ekspor Indonesia pada kuartal II 2023. Ia juga berharap ekonomi Tiongkok tidak akan terpuruk dalam jangka waktu yang panjang sehingga masih ada harapan ekonomi menggeliat lewat proyek One Belt One Road. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—11-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 10 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Rabu (9/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.54%, -0.70%, dan -1.17%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.80% dan 0.43%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15190. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menurun masing-masing sebesar -0.22% dan -0.24% diperdagangkan pada level US$ 87.36 dan US$ 84.22 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.38%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.05%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.26%, 0.25%, dan 0.25%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Perekonomian Tiongkok akhirnya masuk ke jurang deflasi. Dilansir dari Reuters, Biro Statistik Nasional Tiongkok melaporkan consumer price index (CPI) atau indeks harga konsumen turun 0,3% pada Juli 2023. Sejalan dengan hal itu, indeks harga produsen (PPI) Tiongkok pada Juli 2023 juga turun 10 bulan berturut-turut dengan kontraksi 4,4% secara tahunan. Ekonom Senior Asia Pasifik Natixis Gary Ng menilai di sisa tahun ini ekonomi Tiongkok akan bergantung pada percepatan pertumbuhan industri manufaktur dan jasa karena masalah di properti muncul kembali. (Kontan)

    Indeks Penjualan Riil Juli 2023 turun 4.5% mtm ke nilai 212.7. Penurunan ini lebih dalam dibandingkan dengan Juni 2023 yang hanya terkontraksi tipis sebesar 0.3% mom. Indeks penjualan yang menurun pada Juli utamanya disebabkan oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan disusul oleh peralatan informasi dan komunikasi dan barang lainnya. Ketua Umum Asosiasi Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas menduga bahwa kelas menengah atas mulai menahan belanjanya, selaras dengan kondisi politik negeri menuju pemilu hingga tahun 2024 mendatang. (Kontan)

    Presiden Joko Widodo menyebutkan sektor real estat, properti, dan konstruksi ke perekonomian nasional sepanjang tahun 2018-2022 berkontribusi hingga 16% terhadap produk domestik bruto (PDB). Angka ini lebih besar dibandingkan dengan sektor pertanian dan perdagangan yang masing-masing berkontribusi sebesar 13.35% dan 12.85% terhadap PDB. Pencapaian ini cukup menggembirakan karena sektor properti di sebagian besar negara lain tidak banyak bisa bertahan karena pandemi. Sementara sektor ini membuka banyak lapangan kerja dan membawa multiplier effect bagi 185 subsektor lainnya dari perdagangan bahan material, furniture, alat dapur, hingga industri jasa dan lainnya. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—10-Agustus-2023.pdf