Samuel Aset Manajemen

Author: samadmin

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 15 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Senin (14/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.07%, 0.58%, dan 1.05%. Dari Eropa, indeks bergerak bervariasi. FTSE 100 terdepresiasi sebesar -0.23% dan STOXX600 terapresiasi sebesar 0.15%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,350. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.14% dan 0.08% diperdagangkan pada level US$ 86.33 dan US$ 82.56 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.79%, NIKKEI Jepang bertumbuh sebesar 0.82%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.01%, 0.11%, dan 0.20%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Bank Sentral Amerika Serikat (AS) diperkirakan baru menurunkan suku bunga acuan pada pertengahan tahun depan. Ekonom Goldman Sachs Group memprediksi bahwa tingkat suku bunga mulai diturunkan pada akhir Juni 2024 mendatang, dan terjadi secara bertahap setiap kuartal. Goldman Sachs memprediksi bahwa rapat FOMC tidak akan mengubah posisi bunga di rapat bulan berikutnya. Diprediksi angka inflasi inti sudah melambat pada November 2023. (Kontan)

    Rupiah menunjukkan tanda-tanda pelemahan pada penutupan perdagangan Senin (14/08) sebesar 0,63 persen atau 96 poin menjadi Rp 15.315 per dolar AS dari sebelumnya Rp 15.219 per dolar AS. Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan tersebut terjadi karena dipengaruhi permintaan dolar Amerika Serikat (AS) yang semakin diminati setelah rilis indeks harga produsen atau Producer Price Index (PPI) AS meningkat. Tidak hanya itu, Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra juga berpendapat bahwa rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS seiring kenaikan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS yang dipicu  oleh penurunan peringkat utang AS serta risiko kenaikan inflasi.  (Investor)

    Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan bahwa kebijakan devisa hasil ekspor (DHE) berpotensi menambah retensi devisa hingga sekitar US$ 60 miliar. Bila menilik data Badan Pusat Statistik (BPS), capaian ekspor pada sepanjang tahun lalu sebesar US$ 291,98 miliar atau bila dibulatkan sekitar US$ 292 miliar sehingga apabila angka ekspor diasumsikan tidak berubah pada tahun ini, maka diperkirakan tetap menambah retensi devisa hingga US$60 miliar meskipun pertumbuhan ekspor saat ini makin melambat seiring dengan koreksi harga komoditas global. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—15-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 14 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Jumat (11/8). Dow terapresiasi sebesar 0.30%, S&P 500 dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.11% dan -0.68%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -1.24% dan -1.09%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,300. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menurun masing-masing sebesar -0.14% dan -0.19% diperdagangkan pada level US$ 86.62 dan US$ 83.05 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.51%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.48%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.03%, -0.02%, dan -0.01%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Pelemahan permintaan baik domestik maupun dari luar negeri menghambat momentum pemulihan ekonomi Tiongkok.  Kebijakan bank sentral Tiongkok memangkas suku bunga dasar kredit pada Juni lalu belum mampu mendongkrak penyaluran kredit baru. Dilansir dari Reuters,  perbankan Tiongkok hanya mencatatkan penyaluran kredit baru dalam yuan sebesar 345,9 miliar yuan atau setara US$ 47,80 miliar pada Juli 2023, merosot 89% dari Juni. Capaian ini juga menurun 49% secara tahunan dan merupakan level yang terendah sejak akhir 2009. Luo Yunfeng selaku Ekonom Huajin Securities mengatakan, data pinjaman yang buruk mencerminkan permintaan pembiayaan yang lemah dari ekonomi riil. (Kontan)

    Kelesuan ekonomi China berpotensi akan menghambat aktivitas bisnis di Indonesia, terutama pada menyusutnya ekspor Indonesia karena salah satu mitra utamanya adalah Tiongkok. Hal ini tentu mempengaruhi neraca perdagangan Indonesia yang selama ini masih tercatat positif. Meskipun begitu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio N. Kacaribu menilai bahwa perekonomian Indonesia masih cukup kuat dengan ditopang oleh permintaan domestik. Salah satunya tercermin dari PMI manufaktur Indonesia yang masih berada dalam zona ekspansif. (Kontan)

    Pertumbuhan ekonomi nasional konsisten berada di atas 5% selama 7 triwulan terakhir setelah pandemi. Hal ini menjadi modal kuat untuk menarik kemitraan ekonomi dalam jangka panjang, dengan memanfaatkan investasi pada bonus demografi dan teknologi. Sebagai pemilik cadangan nikel terbesar di dunia, Indonesia perlu mempersiapkan ekosistem kebijakan yang inklusif dan transparan agar menjadi salah satu mitra utama sebagai rantai pasok lithium di dunia. Hal ini didukung dengan posisi Indonesia sebagai penggagas pembahasan kerja sama ekonomi Critical Minerals dalam Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) melalui pemanfaatan nikel untuk electric vehicle (EV). (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment


    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—14-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 11 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Kamis (10/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.15%, 0.02%, dan 0.12%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.41% dan 0.79%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,226. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menurun masing-masing sebesar -0.17% dan -0.16% diperdagangkan pada level US$ 87.36 dan US$ 84.22 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan bertumbuh sebesar 0.10%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.84%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.10%, 0.13%, dan 0.29%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Amerika Serikat terlihat lebih berhati-hati dalam melakukan restriksi ekonomi terhadap China. Menurut Biden, hal ini dilakukan untuk mencegah China meniru teknologi dari AS yang dinilai dapat mengancam keamanan nasional dengan melakukan modernisasi militer. Merespons hal ini, China menyatakan keprihatinannya dan mengancam segera mengambil aksi balasan. Perseteruan ini tercermin dari nilai investasi modal ventura Amerika Serikat di China yang turun dari USD 32.9 miliar pada 2021 menjadi USD 9.7 miliar. (Kontan)

    Kebijakan repatriasi dan retensi devisa hasil ekspor (DHE) berpotensi mengurangi tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Menurut Chief Economist Citi Indonesia Helmi Arman, kebijakan DHE sangat penting mengingat prospek suku bunga kebijakan The Fed masih terdapat ketidakpastian sehingga kemungkinan naik masih ada. Kendati inflasi AS menurun, namun ia menilai penurunan inflasi relatif melambat karena tingginya inflasi di sektor jasa. Melambatnya inflasi tanpa adanya resesi meningkatkan skenario soft landing di US yang memungkinkan capital inflow dari investor asing belum tentu sustain sehingga Bank Indonesia dapat meningkatkan kapasitas intervensi lewat peranan kebijakan DHE, tambahnya. (Investor)

    Perlambatan laju ekonomi Tiongkok dapat mempengaruhi kondisi perekonomian Indonesia. Dari data perdagangan Tiongkok yang terbaru, terdapat penurunan impor sebesar 12,4% dan penyusutan ekspor sebesar 14,5%. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan dampak dari penurunan pertumbuhan ekonomi tiongkok sudah dirasakan oleh Indonesia dari turunnya kinerja ekspor Indonesia pada kuartal II 2023. Ia juga berharap ekonomi Tiongkok tidak akan terpuruk dalam jangka waktu yang panjang sehingga masih ada harapan ekonomi menggeliat lewat proyek One Belt One Road. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—11-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 10 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Rabu (9/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.54%, -0.70%, dan -1.17%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.80% dan 0.43%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15190. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menurun masing-masing sebesar -0.22% dan -0.24% diperdagangkan pada level US$ 87.36 dan US$ 84.22 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.38%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.05%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.26%, 0.25%, dan 0.25%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Perekonomian Tiongkok akhirnya masuk ke jurang deflasi. Dilansir dari Reuters, Biro Statistik Nasional Tiongkok melaporkan consumer price index (CPI) atau indeks harga konsumen turun 0,3% pada Juli 2023. Sejalan dengan hal itu, indeks harga produsen (PPI) Tiongkok pada Juli 2023 juga turun 10 bulan berturut-turut dengan kontraksi 4,4% secara tahunan. Ekonom Senior Asia Pasifik Natixis Gary Ng menilai di sisa tahun ini ekonomi Tiongkok akan bergantung pada percepatan pertumbuhan industri manufaktur dan jasa karena masalah di properti muncul kembali. (Kontan)

    Indeks Penjualan Riil Juli 2023 turun 4.5% mtm ke nilai 212.7. Penurunan ini lebih dalam dibandingkan dengan Juni 2023 yang hanya terkontraksi tipis sebesar 0.3% mom. Indeks penjualan yang menurun pada Juli utamanya disebabkan oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan disusul oleh peralatan informasi dan komunikasi dan barang lainnya. Ketua Umum Asosiasi Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas menduga bahwa kelas menengah atas mulai menahan belanjanya, selaras dengan kondisi politik negeri menuju pemilu hingga tahun 2024 mendatang. (Kontan)

    Presiden Joko Widodo menyebutkan sektor real estat, properti, dan konstruksi ke perekonomian nasional sepanjang tahun 2018-2022 berkontribusi hingga 16% terhadap produk domestik bruto (PDB). Angka ini lebih besar dibandingkan dengan sektor pertanian dan perdagangan yang masing-masing berkontribusi sebesar 13.35% dan 12.85% terhadap PDB. Pencapaian ini cukup menggembirakan karena sektor properti di sebagian besar negara lain tidak banyak bisa bertahan karena pandemi. Sementara sektor ini membuka banyak lapangan kerja dan membawa multiplier effect bagi 185 subsektor lainnya dari perdagangan bahan material, furniture, alat dapur, hingga industri jasa dan lainnya. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—10-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 9 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Selasa (8/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.45%, -0.42%, dan -0.79%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.36% dan -0.23%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,206. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menurun masing-masing sebesar -0.10% dan -0.14% diperdagangkan pada level US$ 86.07 dan US$ 82.79 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar -0.20%, NIKKEI Jepang terdepresiasi sebesar -0.14%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak bervariasi pada pagi hari ini dengan Dow terdepresiasi sebesar -0.04%, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.06% dan 0.15%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Aktivitas ekspor dan impor China anjlok pada Juli imbas permintaan global dan permintaan dalam negeri yang terus turun. Dilansir dari data Bea Cukai China, aktivitas ekspor China turun 14.5% yoy, diikuti dengan aktivitas impor China yang turun 12.4%. Beberapa ekonom mengaitkan kondisi harga komoditas yang jatuh berdampak pada impor China yang juga jatuh, yang artinya pabrik-pabrik China masih membeli bahan baku tetapi dengan harga beli yang rendah. Penurunan permintaan China ini mengakibatkan permintaan Korea Selatan, Jepang, Taiwan, Afrika Selatan, dan Kanada turun hingga dua digit. Selain itu, pengiriman ke AS anjlok hingga 23.1% pada Juli dengan ekspor ke Jepang, Korea Selatan, Taiwan, ASEAN, UE, Brasil, dan Australia yang juga turun hingga dua digit. (Kontan)

    Konsumsi masyarakat pada awal semester kedua tahun ini tampak melemah dan harus diwaspadai berlanjut sampai akhir tahun. Dari survei Konsumen Bank Indonesia (BI), proporsi pendapatan konsumen yang digunakan untuk berbelanja pada Juli 2023 tercatat sebesar 75,5% menurun 0,2% dibanding bulan sebelumnya. Sejalan dengan penurunan tersebut, tercatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juli lalu tercatat di level 123,5, lebih rendah 3,6 poin dari bulan sebelumnya. Meskipun begitu, Ekonom Senior Bank Mandiri Faisal Rachman mengatakan bahwa penurunan tersebut hanya musiman dan tahun politik dapat kembali meningkatkan optimisme masyarakat. (Kontan)

    Kebijakan moneter ketat dari sejumlah negara mendorong aksi penggalangan dana berbasis surat utang. Hingga 31 Juli 2023 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penerbitan surat utang korporasi mencapai Rp77,05 triliun. Sayangnya, geliat penerbitan korporasi dan sukuk korporasi pada paruh kedua hanya memiliki sisa tenaga kurang dari setengah realisasi pada awal tahun dengan rencana penerbitan surat utang senilai Rp 29.4 triliun. Ekonom PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengatakan prospek penerbitan surat utang korporasi pada bulan Agustus hingga sisa tahun 2023 masih baik meskipun secara keseluruhan tidak setinggi tahun lalu. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—9-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 8 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Senin (7/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 1.16%, 0.90%, dan 0.61%. Dari Eropa, indeks bergerak bervariasi. FTSE 100 terdepresiasi sebesar -0.13% dan STOXX600 terapresiasi sebesar 0.09%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,225. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak bervariasi masing-masing sebesar -0.38% dan 0.57% diperdagangkan pada level US$ 85.91 dan US$ 82.41 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.20%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.78%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.01%, 0.01%, dan 0.01%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Perpaduan antara suku bunga yang tinggi dan pengetatan belanja yang berpotensi untuk menghambat ekspansi dan meningkatkan risiko resesi yang parah menjadi tantangan terbesar bagi pemangku kepentingan di kawasan euro. Fenomena ini diakibatkan dari tekanan yang tertunda akibat kenaikan pinjaman sejak tahun lalu yang diperkirakan mencapai puncaknya pada tahun ini dengan dampak sebesar 3,8% sampai 5% menurut Bloomberg Economics. Akibatnya, Bank Sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) melakukan pengetatan hingga 425 basis poin bersamaan dengan kebijakan pengetatan belanja oleh beberapa negara seperti Jerman. Jamie Rush selaku ekonom Bloomberg Economics mengatakan bahwa lambatnya respon pengetatan moneter disebabkan oleh kepuasan atas ketahanan ekonomi sehingga posisi pemerintah sudah tidak mendukung untuk melakukan stabilisasi. (Bisnis)

    Tren pertumbuhan ekonomi menjelang tahun pemilu perlu diwaspadai. Data historis menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi selama lima kali pemilu di Indonesia cenderung melambat dan tingkat inflasi pada masa pemilu juga selalu tertekan, hanya tahun 2004 saja ekonomi tumbuh dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Meskipun begitu, para ekonom optimis bahwa gelaran Pemilu 2024 telah memberikan kontribusi sedikit ke pertumbuhan ekonomi melalui kinerja konsumsi lembaga non profit (LNPRT) yang tumbuh 6.1% yoy. Kepala Ekonom Bank Danamon Irman Faiz berpendapat bahwa permintaan domestik akan mengalami peningkatan ketika mendekati pemilu, bahkan pertumbuhan ekonomi diproyeksikan akan tumbuh di level 5.3% pada tahun 2023. (Kontan)

    BPS mencatat bahwa tingkat ekspor Indonesia pada April-Juni 2023 turun 2.75% yoy. Ekspor barang pada kuartal II-2023 menurun 5.64% secara tahunan dengan penurunan utama pada ekspor barang non migas dan  migas. Hal ini menyebabkan harga minyak sawit mentah (CPO) menyusut 7% yoy dan harga batubara anjlok hingga 62% yoy dalam satu tahun terakhir. Kabar gembiranya, ekspor di bagian jasa bertumbuh positif pada kuartal II-2023 sebesar 43.14% qtq. Pertumbuhan sektor jasa ini didorong oleh peningkatan jumlah wisatawan mancanegara dan masuknya devisa dari luar negeri. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—8-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 4 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Kamis (3/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.19%, -0.25%, dan -0.10%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.43% dan -0.63%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,147. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.34% dan 0.53% diperdagangkan pada level US$ 85.54 dan US$ 82.00 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.04%, NIKKEI Jepang bertumbuh sebesar 0.05%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.16%, 0.28%, dan 0.40%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Ketegangan geopolitik dipandang oleh para pelaku bisnis sebagai ancaman terbesar bagi perekonomian  global. Hal tersebut didasarkan oleh hasil survei kuartalan terbaru yang dirilis Oxford Economics pada Kamis (03/08/2023) yang mencakup 127 pelaku bisnis. Berdasarkan survei, walaupun para pelaku bisnis terus melihat tingginya angka inflasi sebagai risiko jangka pendek yang signifikan, mereka percaya diri bahwa inflasi akan mereda. Ketegangan geopolitik antara Amerika serikat dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) serta invasi Rusia atas Ukraina masih menjadi kekhawatiran bagi 60% responden yang disurvei. Selain faktor geopolitik, sekitar 30% responden juga masih melihat pengetatan pasokan kredit atau krisis keuangan besar-besaran sebagai risiko-risiko utama dalam waktu dekat. (Investor)

    Laju inflasi tahun politik 2024 diperkirakan berada pada rentang target 1.5-3.5%. Meskipun demikian, pemerintah harus tetap waspada karena secara historis dari data Bank Indonesia, laju inflasi cenderung meningkat di tahun berikutnya seperti setelah pemilu 2004 menjadi 6.4% yoy dan setelah pemilu 2005 menjadi 17.11% yoy, walaupun pada tahun 2015 turun menjadi 3.35% dari 8.36% yoy dan tahun 2020 turun menjadi 1.68% dari 2.72% yoy. Secara umum, pemilu berpotensi akan mengungkit ekonomi Indonesia karena masing-masing kandidat menggelontorkan dana dengan nominal besar untuk kampanye.

    (Kontan)

    Dilansir dari data OJK, jumlah IPO Indonesia mencapai 55 atau senilai Rp 48 tiriliun, right issue Rp 37 triliun, EBUS Rp 7.9 triliun, dan PUB EBUS senilai Rp 69 triliun. Indeks harga saham gabungan juga naik 4.05% ke level 6.931,36 pada Juli 2023 dengan mencetalk capital inflow saham sebesar Rp 2.72 triliun. Penguatan IHSG ini ditopang oleh sektor energi dan sektor basic material. Di pasar surat bergarga, trens masih positif dengan adanya capital inflow investor asing yang tercatat sebesar Rp 8.3 triliun mtd pada Juli 2023. Di sisi lain, OJK resmi merilis peraturan bursa karbon yang tertuang pada POJK 14 Tahun 2023. Peraturan ini mengatur persyaratan, perizinan, dan tata cara penyelenggaraan perdagangan karbon melalui bursa karbon di Indonesia. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—4-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 3 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Rabu (2/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.98%, -1.38%, dan -2.17%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -1.36% dan -1.35%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,189. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.26% dan 0.26% diperdagangkan pada level US$ 83.39 dan US$ 79.67 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.18%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -1.11%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.19%, 0.16%, dan 0.12%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Penurunan rating utang Amerika Serikat dari AAA menjadi AA+ oleh Fitch Ratings memberikan dampak pada merahnya mayoritas bursa saham di seluruh penjuru dunia. Hampir semua indeks saham di Asia dan Eropa tersungkur ke zona merah. Setidaknya ada tiga sebab utama mengapa Fitch Ratings memberikan pandangan ini, yaitu adanya potensi penurunan fiskal dalam tiga tahun ke depan, beban utang pemerintah yang tinggi dan terus naik, dan memburuknya tata kelola utang AS dibandingkan dengan negara berperingkat AAA lainnya. Hal ini membuat investor menghindari aset yang berisiko seperti pasar saham dan mengalihkan dananya ke emas dan obligasi AS. Chief Investment Officer Running Point Capital Advisors Michaels Schulman berpendapat bahwa keputusan Fitch Ratings ini mencoreng reputasi AS dan berdampak psikologis terhadap pasar. (Kontan)

    Penerbitan obligasi korporasi turun 20,4% menjadi Rp74,9 triliun per Juli 2023 dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp 94 triliun. Salah satu pemicunya adakah masih tingginya suku bunga acuan BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) di level 5,75%. Chief economist PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Suharto menyatakan naiknya suku bunga acuan beberapa kali sejak semester II-2022 hingga Januari 2023 serta mempertahankan di level 5,75% membuat biaya pendanaan relatif lebih mahal dibandingkan dengan semester I-2022 yang lalu. Suku bunga yang tinggi meningkatkan leverage keuangan dari emiten sehingga investor meminta premi yang lebih tinggi untuk mengkompensasi risiko yang lebih tinggi, tambahnya. (Investor)

    Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo optimis pemberlakuan Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang baru akan menambah cadangan devisa di dalam negeri sekitar US$ 8 miliar hingga US$ 9,2 miliar per bulannya. Ia juga menjelaskan dampak positif dari pemberlakuan DHE baru akan terasa pada penambahan cadangan devisa di bulan Desember 2023 mendatang setelah bulan Agustus mulai diterapkan. Adapun pemerintah telah menetapkan tujuh instrumen yang dapat menjadi penempatan DHE SDA diantaranya rekening khusus DHE SDA dalam valuta asing, deposito valas bank, term deposit valas DHE SDA, Promissory Notes Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—3-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 2 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Senin (31/7). Dow terapresiasi sebesar 0.20%, S&P 500 dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.27% dan -0.43%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.43% dan -0.89%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,157. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 1.06% dan 1.11% diperdagangkan pada level US$ 85.86 dan US$ 82.30 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.92%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -1.46%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.14%, -0.25%, dan -0.30%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Beban utang serta kemunduran fiskal yang diperkirakan akan terjadi tiga tahun kedepan membuat Fitch Rating menurunkan peringkat surat utang utang jangka panjang Amerika Serikat (AS) dari ‘AAA’ menjadi ‘AA+’ pada Selasa (1/8/2023). Langkah ini diambil Fitch setelah pertarungan politik besar mengenai pinjaman negara dan kebuntuan berulang kali mengenai kenaikan batas utang. Meskipun kebuntuan legislatif terakhir telah diselesaikan oleh pemerintah AS dan parlemen, hal tersebut tetap menjadi masalah yang berpotensi menjadi perhatian di masa depan. Fitch telah memperingatkan pada 24 Mei 2023 bahwa ada risiko penurunan peringkat. Meski turun, lembaga pemeringkat tersebut masih menyematkan outlook stabil terhadap surat utang AS. (Bisnis)

    Laju inflasi pada Juli 2023 menyentuh angka 3.08% yoy, menurun dibandingkan bulan sebelumnya yaitu 3.52%. Hal ini menggambarkan bahwa laju inflasi ini menuju titik tengah target Bank Indonesia sebesar 2?4%. Meskipun begitu, penurunan inflasi ini bukan langsung menggambarkan bahwa daya beli masyarakat ikut lunglai. Secara umum, laju inflasi mayoritas dipengaruhi oleh sektor transportasi dengan bensin dan beras sebagai komoditas utama. Ekonom Senior Bank Mandiri Faisal Rachman menilai bahwa faktor yang mendasari permintaan tetap kuat dan mobilitas publik yang baik adalah penurunan harga pangan dan membaiknya mobilitas masyarakat. (Kontan)

    Indeks industri manufaktur Indonesia meningkat pada Juli 2023, berada di posisi 53.3 dibandingkan bulan sebelumnya menyentuh level 52.5. Walaupun begitu, perlambatan ekonomi masih menjadi tantangan dalam upaya peningkatan  industri manufaktur. Plt. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ferry Irawan mengatakan bahwa Pemerintah akan terus mendorong ekosistem yang baik melalui kemudahan perizinan, kebijakan fiskal, dan peningkatan produktivitas SDM serta berupaya menjaga kinerja ekspor, termasuk diversifikasi ke pasar non tradisional yang memiliki market size yang besar. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment


    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—2-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 1 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Senin (31/7). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.28%, 0.15%, dan 0.21%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.07% dan 0.12%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,091. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -0.21% dan -0.16% diperdagangkan pada level US$ 85.26 dan US$ 81.68 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar 1.18%, NIKKEI Jepang bertumbuh sebesar 0.49%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.04%, 0.11%, dan 0.14%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Zona Euro terancam menghadapi pendaratan ekonomi yang kurang bagi dengan masih tingginya tingkat inflasi dan optimisme pelaku usaha yang mulai pudar. Indikator kepercayaan pada kawasan Eropa berada pada zona merah sehingga kalangan analis pesimis akan prospek ekonomi pada kuartal selanjutnya, meskipun pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2023 naik 0.3% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya dengan inflasi 5.3% yoy. Tidak hanya itu, realisasi PDB diekspektasikan hanya naik sebesar 0.2% dan inflasi yang bisa melampaui IHK utama. Data ini menjelaskan bahwa European Central Bank (ECP) berpeluang kecil dalam melaksanakan relaksasi kebijakan suku bunga acuan. (Bisnis)

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, inflasi Juni 2023 tercatat sebesar 0.14% (mtm) sehingga inflasi secara tahunan menjadi 3,52% (yoy) lebih rendah dari inflasi bulan sebelumnya yang tercatat sebesar sekisar 4.00% (yoy). Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman mengatakan inflasi Indonesia memiliki ptensi untuk turun hingga akhir 2023. Ia juga memperkirakan inflasi tahunan akan terus menurun dalam kisaran 2-4% pada paruh kedua 2023. Optimisme tersebut didasarkan pada kondisi terkenalinya harga pangan dari penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada tahun lalu. Tidak hanya itu, koordinasi antara pusat dan daerah juga menjadi kunci dari resiliensi Indonesia terhadap inflasi. (Investor)

    Kementerian Keuangan menerbitkan aturan kewajiban menyimpan devisa hasil ekspor (DHE) sumber daya alam (SDA) di dalam sistem keuangan Indonesia. Ini adalah aturan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 36/2023. Aturan turunan tersebut akan mengatur 1.545 pos tarif barang ekspor yang masuk dan menjadi objek DHE. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan 20 komoditas utama komoditas ekspor yang masuk DGE adalah batubara, ferro nikel, tembaga, minyak dimurnikan, gas cair, minyak mentah, karet alam, gas alam, minyak kelapa , timah hingga produk baja tahan karat. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—1-Agustus-2023.pdf