Samuel Aset Manajemen

Category: Ulasan Ekonomi

Ulasan Ekonomi

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 22 Juni 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Rabu (21/6). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.30%, -0.52%, dan -1.21%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.13% dan -0.50%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,900. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -0.30% dan -0.32% diperdagangkan pada level US$ 76.89 dan US$ 72.28 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar 0.36%, NIKKEI Jepang terdepresiasi sebesar -0.28%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.09%, -0.12%, dan -0.20%

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Gubernur Federal Reserve (Fed) Jerome Powell pada Rabu (21/6) mengonfirmasi kenaikan suku bunga tambahan Amerika Serikat (AS) kemungkinan akan diperlukan untuk menjinakkan inflasi yang tinggi, menjelang kesaksian dua hari di Capitol Hill. Penampilan Powell di hadapan DPR dan Senat dilakukan tak lama setelah Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bank sentral AS memilih untuk mempertahankan suku bunga tetap, setelah 10 kenaikan berturut-turut dalam waktu kurang dari setahun. Fed juga menaikkan proyeksi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) 2023 menjadi 1,0% dari proyeksi 0,4% pada Maret 2023. Ekspektasi inflasi rata-rata untuk tahun ini sedikit turun menjadi 3,2%. Sementara ekspektasi inflasi inti, yang tidak termasuk harga makanan dan energi yang bergejolak, naik ke tingkat tahunan 3,9% menurut data Fed. (Investor)

    Bank Indonesia (BI) diyakini akan kembali menahan suku bunga acuan di level 5,75% dalam pertemuan bulan Juni 2023. Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman mengungkapkan, ini seiring dengan tingkat inflasi yang melandai dan nilai tukar rupiah yang terjaga dalam tahun berjalan. BI akan menahan suku bunga acuan hingga akhir tahun 2023. Tetapi dia memberi catatan penting bagi BI untuk tetap waspada terhadap perkembangan ekonomi global yang terus diwarnai ketidakpastian. Salah satunya, arah kebijakan suku bunga acuan The Federal Reserve (The Fed) ke depan. Bank Sentral Amerika Serikat (AS) memang menahan suku bunga kebijakan di level 5% hingga 5,25% pada pertemuan pekan lalu. Namun, pejabat Paman Sam melempar sinyal ada kemungkinan dua kali kenaikan suku bunga acuan lagi pada tahun ini. BI tentu akan merespons pandangan terbaru The Fed ini dengan sangat hati-hati. (Kontan)

    Cadangan devisa Indonesia kembali menyusut. Pada Mei 2023, cadangan devisa sebesar US$ 139,3 miliar atau turun 3,39% dari posisi akhir April 2023. Bila menilik komponen pembentuk cadangan devisa, semua komponen memang menunjukkan penurunan nilai, dengan penurunan terdalam di komponen foreign currency reserves. Mengutip data Special Data Dissemination Standard (SDDS) di laman resmi Bank Indonesia (BI), komponen tersebut tercatat US$ 125,24 miliar atau turun 3,60% MoM. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—22-Juni-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 21 Juni 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Selasa (20/6). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.72%, -0.47%, dan -0.16%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.25% dan -0.59%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,002. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar 0.36% dan 0.39% diperdagangkan pada level US$ 76.17 dan US$ 71.47 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.44%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.07%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.01%, 0.03%, dan 0.04%

    Isu Ekonomi dan Pasar

    China mengambil kebijakan untuk memangkas suku bunga acuan pada Selasa (20/6). Kebijakan tersebut diputuskan oleh bank sentral China atau People’s Bank of China (PBOC) dengan menurunkan suku bunga untuk kredit perumahan sebesar 10 basis poin untuk masing-masing tenor pinjaman rumah jangka waktu satu tahun menjadi 3,55%, dan lima tahun menjadi 4,20%.  Pemangkasan ini meleset dari perkiraan para pengamat yang sebesar 15 basis poin untuk suku bunga kredit jangka waktu lima tahun. Mereka menilai penurunan tersebut terlalu sedikit dan perlu ditambah. Sementara itu Analis Riset Global BofA menyampaikan pemerintah China akan lebih banyak mengambil kebijakan untuk mendukung peningkatan perputaran ekonomi di masyarakat, terutama permintaan KPR yang turun. Salah satu kebijakan yang dapat diambil pemerintah dan tidak terbatas pada pemotongan kumulatif 25 basis poin pada suku bunga acuan pada akhir tahun ini. (Kontan)

    Melesatnya peringkat daya saing Indonesia diyakini oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan membuat target investasi Rp1.400 triliun pada tahun ini dapat terpenuhi.  Berdasarkan laporan Institute for Management Development World Competitiveness Yearbook 2023, peringkat daya saing Indonesia berada di posisi 34 dari total 64 negara. Raihan ini melesat dibandingkan capaian tahun lalu yang bertengger di peringkat ke-44.  Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Yuliot mengatakan bahwa perbaikan peringkat daya saing tersebut akan menjadi acuan investor dalam melihat peluang dan keputusan berinvestasi. Peningkatan pemeringkatan yang diraih Indonesia disebabkan oleh kebijakan dan pengelolaan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah dari sejumlah aspek.  Hal ini seturut dengan Institute for Management Development World Competitiveness Center, yang melakukan penilaian terhadap 4 faktor, yakni performa ekonomi, efisiensi pemerintah, efisiensi bisnis, dan infrastruktur. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—21-Juni-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 20 Juni 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Senin (19/6). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.32%, -0.37%, dan -0.68%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.71% dan -1.02%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,999. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar ?0.21% dan ?0.52% diperdagangkan pada level US$ 75.92 dan US$ 71.16 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.38%, NIKKEI Jepang melemah sebesar -0.39%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.37%, -0.25%, dan -0.26%

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Goldman Sachs Group Inc. memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi China dengan alasan terbatasnya pilihan untuk meningkatkan stimulus moneter. Dilansir dari Bloomberg pada Senin (19/6/2023), analis di Goldman memangkas proyeksi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) China tahun 2023 menjadi 5,4 persen dari 6 persen. Tim ekonom Goldman mengatakan pelonggaran kebijakan di masa mendatang datang kemungkinan tidak akan melebihi yang diterapkan pada perlambatan ekonomi yang terjadi sebelumnya, termasuk tahun 2020. Stimulus properti dan infrastruktur mungkin akan tepat sasaran dan moderat mengingat adanya penurunan populasi, tingkat utang yang tinggi, dan seruan Presiden Xi Jinping untuk menekan aksi spekulasi di sektor properti. (Bisnis)

    Bank Indonesia (BI) melaporkan utang luar negeri pemerintah naik 1,8 persen menjadi US$194,1 miliar atau setara Rp2.905,1 triliun (estimasi kurs: Rp14.967) per April 2023. Negara ini ternyata menjadi kreditur terbesar bagi pemerintah.   Berdasarkan data Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) edisi Juni 2023, Jepang tercatat sebagai negara pemberi utang terbesar kepada pemerintah dengan nilai mencapai US$8,45 miliar, disusul Jerman sebesar US$3,9 miliar, dan Perancis US$2,38 miliar.  Kepala Departemen komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono menyampaikan bahwa kenaikan utang luar negeri (ULN) pemerintah terjadi setelah bulan Maret lalu mengalami kontraksi sebesar 1,1 persen year-on-year (yoy). (Bisnis)

    Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) mengungkapkan, FIFA Matchday Indonesia vs Argentina berpotensi menciptakan tambahan perputaran uang (output ekonomi) bagi perekonomian Indonesia sebesar Rp 965 miliar. LPEM FEB UI menjelaskan, dari perputaran uang tersebut, akan tercipta nilai tambah ekonomi (PDB) sebesar Rp 495 miliar. Kemudian, dari nilai tambah ekonomi tesebut, akan tercipta pula tambahan pendapatan rumah tangga pekerja sebesar Rp 188 miliar. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—20-Juni-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 19 Juni 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Jumat (16/6). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.32%, -0.37%, dan -0.68%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.19% dan 0.53%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,935. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar ?1.49% dan ?1.38% diperdagangkan pada level US$ 75.44 dan US$ 70.92 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.79%, NIKKEI Jepang melemah sebesar -0.35%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak bervariasi pada pagi hari ini dengan Dow dan S&P terdepresiasi masing – masing sebesar -0.13% dan -0.06%, Nasdaq menguat sebesar 0.04%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Indeks Harga Konsumen (IHK) zona Euro pada Mei 2023 dilaporkan terus menurun menjadi 6,1 persen (year-on-year/yoy) menurun tajam dibandingkan April 2023 yang sebesar 7 persen (yoy). Penurunan ini menjadi lebih menjolok jika diukur sejak awal tahun dimana per Desember 2022, negara dalam zona Euro mengalami inflasi 9,2 persen.  Berdasarkan data yang dilaporkan dari Eurostat pada Jumat (16/6/2023) IHK sebesar 6,1 persen tersebut sejalan dengan proyeksi analis.  Mengutip Reuters, Jumat (16/6/2023), kontribusi harga energi yang selama ini menjadi sumber pendorong utama inflasi juga negatif sebesar 0,09 poin pada Mei 2023. Kenaikan biaya makanan, alkohol, dan tembakau menambahkan 2,54 poin ke angka akhir inflasi. (Bisnis)

    Pada Mei 2023 ekspor nonmigas ke sebagian besar negara-negara Asia mengalami penguatan. Penguatan di antaranya yaitu terjadi di Asia Barat yang naik 64,94 %, Asia Tenggara (26,02 %), Asia Tengah (10,77 %), dan Asia Timur (7,24%). aktivitas perdagangan dengan Amerika Serikat menjadi penyumbang surplus terbesar pada Mei 2023 dengan nilai mencapai US$ 0,95 miliar. Dua negara mitra dagang lainnya yang menyumbang surplus perdagangan terbesar, yakni Filipina dengan surplus sebesar US$ 0,84 miliar dan India sebesar US$ 0,69 miliar. (Investor)

    Bank Indonesia mencatat aliran modal asing keluar dari pasar keuangan domestik sebesar Rp2,38 triliun pada pekan kedua Juni 2023. Berdasarkan data transaksi 12?15 Juni 2023, nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp2,38 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari aliran modal keluar dari pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp640 miliar. Sejalan dengan itu, pada periode yang sama, tercatat aliran modal keluar dari pasar saham sebesar Rp1,74 triliun. Adapun, sepanjang 2023 atau hingga 15 Juni 2023, BI mencatat terjadi aliran modal masuk sebesar Rp82,5 triliun di pasar SBN dan Rp17,14 triliun di pasar saham. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—19-Juni-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 13 Juni 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Senin (12/6). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.56%, 0.93%, dan 1.53%. Dari Eropa, indeks bergerak meningkat. FTSE 100 dan STOXX600 bertumbuh masing?masing sebesar 0.11% dan 0.16%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,874. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.50% dan 0.31% diperdagangkan pada level US$ 72.18 dan US$ 67.31 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar 0.33%, NIKKEI Jepang bertumbuh sebesar 1.55%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak bervariasi pada pagi hari ini dengan Dow terdepresiasi sebesar -0.03%, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing-masing sebesar 0.07% dan 0.21%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Mantan Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Lawrence Summers mengatakan bahwa laju inflasi AS tetap sangat panas walaupun cenderung turun dari level 6-12 bulan lalu.  Mengutip pemberitaan Bloomberg, Senin (12/6/2023) Summers yang juga profesor di Universitas Harvard memperkirakan bahwa inflasi mencapai kisaran 4,5-5 persen pada Mei 2023. Nilai Inflasi tersebut masih jauh di atas target sebesar 2 persen, meskipun para pejabat Federal Reserve telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi tekanan harga. The Fed akan memantau data inflasi yang dirilis pada Selasa (13/6) sebagai pertimbangan kebijakan moneter dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 13-14 Juni 2023 mendatang.  Inflasi inti yang tidak termasuk harga makanan dan energi juga diperkirakan naik 0,4 persen month-on-month (mom), menandakan kenaikan enam bulan berturut-turut yang menjadi alasan mengapa suku bunga mungkin tetap tinggi dalam waktu yang lebih lama. (Bisnis)

    Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengajukan anggaran sebesar Rp 48,35 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024. Anggaran ini terdiri atas rupiah murni sebesar Rp 38,96 triliun, PNBP Rp 21,76 miliar, hibah luar negeri Rp 1,12 miliar, dan Badan Layanan Umum (BLU) Rp 9,42 triliun. Anggaran ini akan digunakan untuk 133 kegiatan yang meliputi reformasi perpajakan (Investor)

    Bank Indonesia (BI) menyebut survei Konsumen Bank Indonesia pada Mei 2023 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Hal ini tecermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Mei 2023 sebesar 128,3, lebih tinggi dibandingkan dengan 126,1 pada April 2023. Menguatnya keyakinan konsumen pada Mei 2023 didorong oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang meningkat. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—13-Juni-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 12 Juni 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Jumat (9/6). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.13%, 0.11%, dan 0.16%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing?masing sebesar -0.49% dan -0.15%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,848. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -1.49% dan -1.18% diperdagangkan pada level US$ 73.94 dan US$ 69.39 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.30%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.72%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing-masing sebesar 0.03%, 0.16%, dan 0.25%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Pabrik China mengalami penurunan permintaan yang tajam pada Mei 2023, permintaan terendah selama 7 tahun terakhir.  Mengutip pemberitaan Reuters, Jumat (9/6/2023) penurunan tersebut terjadi terutama anjloknya  permintaan dari pasar utama di luar negeri.  Berdasarkan laporan Biro Statistik Nasional China, Indeks Harga Produsen (IHP) pada Mei 2023 turun 4,6 persen (year-on-year/yoy), yakni penurunan tercepat sejak Februari 2016. Penurunan tersebut lebih besar dibandingkan perkiraan sebesar 4,3 persen.  Indeks Harga Produsen (IHP) adalah angka indeks yang menggambarkan tingkat perubahan harga ditingkat produsen. Sejumlah indikator permintaan untuk industri di China mencatat pelemahan terjadi untuk ekspor, impor dan aktivitas pabrik. Di lain sisi, Indeks harga konsumen (IHK) atau inflasi China naik 0,2 persen (yoy) mengikuti kenaikan pada bulan April 2023 yang sebesar 0,1 persen. (Bisnis)

    Bank Indonesia (BI) menyebut posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2023 tercatat sebesar US$ 139,3 miliar. Angka itu turun dibandingkan dengan posisi pada akhir April 2023 sebanyak US$ 144,2 miliar. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menjelaskan, penurunan posisi cadangan devisa tersebut antara lain dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Serta, berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. (Investor)

    Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2023 akan bertumpu pada sektor domestik, termasuk konsumsi rumah tangga. Kepala Ekonom Andry Asmoro meyakini permintaan dalam negeri akan meroket, seiring dengan inflasi yang melandai. Dengan peningkatan permintaan domestik, maka konsumsi rumah tangga akan tumbuh lebih kencang. inflasi per Mei 2023 sudah berada di kisaran sasaran Bank Indonesia (BI) yang sebesar 2% yoy hingga 4% yoy. Meski, masih berada di batas atas atau di 4% yoy. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—12-Juni-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 8 Juni 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Rabu (7/6). Dow terapresiasi sebesar 0.27%, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.38% dan -1.29%. Dari Eropa, indeks bergerak meningkat. FTSE 100 dan STOXX600 melemah masing?masing sebesar -0.05% dan -0.19%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,901. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak terdepresiasi masing-masing sebesar -0.12% dan -0.08% diperdagangkan pada level US$ 76.85 dan US$ 72.47 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan melemah sebesar -0.28%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.01%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan Nasdaq terdepresiasi masing-masing sebesar -0.04%, -0.01%, dan -0.06%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Ekspor China terkontraksi untuk pertama kalinya sejak tiga bulan terakhir pada bulan Mei 2023 akibat melemahnya permintaan global. Mengutip dari pemberitaan Bloomberg, Rabu (7/6/2023), Biro Statistik China (NBS) melaporkan ekspor turun 7,5 persen (year-on-year/yoy) menjadi US$285 miliar, jauh dari perkiraan penurunan oleh para analis sebesar 1,8 persen. Berdasarkan laporan, ekspor ke sebagian besar negara tujuan mengalami kontraksi. Tercatat adanya penurunan dua digit ke negara-negara seperti AS, Jepang, Asia Tenggara, Prancis dan Italia.  Di lain sisi, impor turun 4,5 persen menjadi US$215 miliar dengan surplus perdagangan sebesar US$66 miliar. Data tersebut lebih baik dari proyeksi analis yang memproyeksi penurunan sebesar 8 persen. (Bisnis)

    Bank Dunia meramal, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2023 akan sulit untuk menembus level 5%. Dalam laporan terbaru Global Economic Prospects edisi Juni 2023, lembaga tersebut memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2023 hanya 4,9%. Meski begitu, perkiraan ini lebih tinggi dari perkiraan Bank Dunia sebelumnya yang sebesar 4,8% untuk tahun 2023. Bank Dunia melihat, ini didorong oleh pertumbuhan permintaan dari China seiring dengan negara Tirai Bambu membuka gerbang perekonomiannya. Ini akan meningkatkan kinerja ekspor, termasuk Indonesia. Terlebih Indonesia merupakan negara mitra dagang China. Namun, Bank Dunia memperkirakan adanya pelemahan kinerja ekspor Indonesia pada tahun ini seiring dengan normalisasi harga komoditas, yang kemudian akan memengaruhi pertumbuhan. Meski memang, penurunan harga komoditas juga akan membawa dampak positif pada Indonesia berupa turunnya inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK). Seiring dengan hal itu, BanK Dunia juga meramal adanya peningkatan permintaan di negara berkembang, meski masih lemah. Namun, dari sisi prospek investasi, Bank Dunia melihat masih ada tantangan terkait akibat tren suku bunga tinggi dan permintaan domestik yang masih lemah. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—8-Juni-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 7 Juni 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Selasa (6/6). Dow, S&P 500 dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.03%, 0.24%, dan 0.36%. Dari Eropa, indeks bergerak meningkat. FTSE 100 dan STOXX600 bertumbuh masing?masing sebesar 0.37% dan 0.38%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,849. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak terapresiasi masing-masing sebesar 0.37% dan 0.01% diperdagangkan pada level US$ 76.26 dan US$ 71.75 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar 0.33%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.99%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak bervariasi pada pagi hari ini dengan Dow dan Nasdaq terdepresiasi masing-masing sebesar -0.01% dan -0.04%, sedangkan S&P terapresiasi sebesar 0.03%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Bank Dunia kerek proyeksi pertumbuhan ekonomi global untuk tahun 2023. Di mana, Bank Dunia memperkirakan, pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun ini bisa mencapai 2,1%. Proyeksi pertumbuhan ekonomi itu naik dari perkiraan sebelumnya yang hanya 1,7% untuk tahun 2023. Meski begitu, Kepala Ekonom Grup Bank Dunia Indermit Gill menekankan, pertumbuhan ini melambat dibandingkan capaian tahun 2022 yang sebesar 3,1% yoy. Sebab kondisi dunia yang penuh dengan luka akibat pandemi Covid-19. Semua negara baik maju maupun berkembang masih tertatih untuk pulih. Negara maju cukup tertantang dengan adanya permasalahan di pasar keuangan mereka. Pada awal tahun ini, Amerika Serikat (AS) dan Eropa dikejutkan dengan kolaps beberapa bank besar. Tentu efeknya menjalar ke pasar keuangan negara berkembang, yang bahkan dikhawatirkan akan terasa hingga tahun 2024. Sedangkan negara berkembang saat ini, tengah berjuang untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan kehidupan lebih layak bagi masyarakat. Belum lagi, negara berkembang harus berjuang di tengah tren inflasi yang tinggi, suku bunga tinggi, dan peningkatan level utang di berbagai negara. (Kontan)

    Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (BKF Kemenkeu) menyatakan tren penurunan inflasi yang terjadi mencerminkan konsistensi pemerintah dalam mengendalikan inflasi. Perlambatan inflasi yang terjadi dipengaruhi oleh penurunan inflasi pada seluruh komponen pembentuknya. Hingga Mei 2023, inflasi terus melanjutkan tren penurunan. Inflasi pada Mei 2023 tercatat 4,0% secara year on year (yoy), menurun dari April 2023 (4,3%, yoy) dan merupakan angka terendah sejak awal tahun 2023. Pemerintah terus melakukan upaya stabilisasi harga pangan dalam rangka menjaga ketahanan pangan. Pergerakan inflasi harga pangan bergejolak (volatile food) yang melambat ke 3,3% (yoy), lebih rendah dari April 2023 (3,7%, yoy). Terkendalinya harga pangan didukung oleh panen raya padi dan aneka cabai. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—7-Juni-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 6 Juni 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Senin (5/6). Dow, S&P 500 dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.59%, -0.20%, dan -0.09%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 menurun masing?masing sebesar -0.10% dan -0.48%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,834. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak terdepresiasi masing-masing sebesar -0.43% dan -0.51% diperdagangkan pada level US$ 76.38 dan US$ 71.78 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar 0.54%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.01%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing-masing sebesar 0.01%, 0.04%, dan 0.04%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Arab Saudi akan melakukan pemangkasan produksi minyak mentah sebanyak 1 juta barel per hari di bulan Juli mendatang. Hal ini membuat produksi minyak Arab Saudi turun ke level terendah selama beberapa tahun setelah harga minyak mentah yang terus melemah. Dikutip dari Bloomberg, langkah Arab Saudi dilakukan karena dua sekutu OPEC+, yakni Rusia yang tidak berkomitmen untuk memangkas produksi lebih dalam, dan Uni Emirat Arab, yang mendapat tambahan kuota produksi. Rencana Arab Saudi ini pun berhasil mengerek harga minyak mentah di perdagangan sesi Asia. Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman menyampaikan akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk membawa stabilitas harga ke pasar. Pasalnya harga minyak tertekan oleh prospek ekonomi yang lebih lemah, terutama di China. Ini menyebabkan Arab Saudi harus mengambil keputusan untuk memangkas produksi. Sementara itu, kelompok dari 23 negara lainnya tidak menawarkan tindakan tambahan untuk menopang pasar saat ini, tetapi berjanji untuk mempertahankan pemangkasan yang ada hingga akhir 2024. (Kontan)

    Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa inflasi Mei 2023 sebesar 0,09% merupakan yang terendah sejak Januari 2023. Angka tersebut juga menunjukkan tren penurunan inflasi pasca Lebaran 2023. ?Penurunan tingkat inflasi Mei 2023 utamanya disumbang oleh penurunan harga secara umum pada kelompok transportasi serta kelompok pakaian dan alas kaki,? ucap Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers di Kantor BPS pada Senin (5/6/2023). BPS mencatat inflasi secara bulanan atau month to month pada Mei 2023 sebesar 0,09%. Inflasi secara tahunan year on year (y-on-y) sebesar 4% dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) Mei 2023 sebesar 1,10%. Selama Lebaran tahun 2023 jatuh pada 22 April 2023, laju inflasi turun pada Mei 2023. Komoditas utama penyumbang deflasi pada Mei 2023 yaitu tarif angkutan udara (-0,06), cabai merah (-0,04), tarif angkutan antar kota (-0,02), dan cabai rawit (-0,02). Lebih lanjut, Pudji menjelaskan, pada tingkat nasional laju inflasi mei 2023 yang sebesar 0,09% utamanya tertahan oleh komoditas tarif angkutan udara yang mengalami deflasi 5,26% atau memberikan andil 0,06%. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment


    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—6-Juni-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 5 Juni 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Rabu (31/5). Dow, S&P 500 dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 2.12%, 1.45%, dan 1.07%. Dari Eropa, indeks bergerak meningkat. FTSE 100 dan STOXX600 bertumbuh masing?masing sebesar 1.56% dan 1.51%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,990. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.92% dan 0.99% diperdagangkan pada level US$ 76.83 dan US$ 72.45 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar 0.35%, NIKKEI Jepang bertumbuh sebesar 1.65%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak bervariasi pada pagi hari ini dengan Dow Jones terapresiasi sebesar 0.03%, sedangkan S&P dan Nasdaq terdepresiasi masing-masing sebesar -0.09% dan -0.30%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Pemerintah Amerika Serikat (AS) memiliki plafon utang sebesar US$31,4 triliun yang jatuh tempo pada Senin, 5 Juni 2023.  Departemen Keuangan AS telah memperingatkan bahwa mereka tidak akan dapat membayar semua tagihannya pada 5 Juni jika Kongres gagal bertindak pada saat itu. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akhirnya pada 3 Juni 2023 waktu setempat menandatangani penangguhan utang tersebut untuk menghindari gagal bayar, pada detik-detik menjelang tenggat waktu.  Mengacu pada laporan bulanan AS untuk public debt, per 30 April 2023 tercatat total public debt outstanding sebesar US$31,45 triliun. Utang tersebut terbagi dua, di mana utang yang dimiliki publik mencapai US$24,6 triliun, sementara utang milik pemerintah atau disebut intragovernmental sebesar US$6,8 triliun.  Secara umum, utang yang dimiliki publik lebih besar atau bahkan empat kali lebih besar yang dimiliki oleh pemerintah.  Dalam rincian laporan tersebut, utang yang dimiliki publik dan termasuk yang dapat dipasarkan terdiri dari Bills sebesar US$3,9 triliun, Notes sebesar US$13,7 triliun, Bonds US$4 triliun, Treasury Inflation-Protected Securities US$1,8 triliun, floating rate notes senilai US$601 miliar. (Bisnis)

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengalokasikan anggaran prioritas untuk infrastruktur minimal sebesar Rp396,9 triliun dan maksimal Rp477,5 triliun, termasuk untuk pendanaan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Usulan alokasi tersebut tertuang dalam dalam Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2024. ?Infrastruktur masih menjadi suatu kebutuhan, Rp396,9 hingga Rp477,5 kami alokasikan untuk tahun depan,? ujarnya dalam rapat kerja bersama Banggar DPR, dikutip, Minggu (4/6/2023). Anggaran yang diperuntukkan untuk mendukung transformasi ekonomi melalui infrastruktur tersebut, termasuk ICT, energi, pangan, serta konektivitas. Melalui usulan anggaran infrastruktur ini juga unutk mendukung percepatan penyelesaian pembangunan IKN secara bertahap dan berkelanjutan.  Adapun pada APBN 2023, Sri Mulyani menganggarkan Rp392 triliun untuk infrastruktur. Artinya, usulan anggaran untuk 2024 meningkat sebesar 1,25 persen hingga 21,8 persen. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—5-Juni-2023.pdf