Samuel Aset Manajemen

Blog

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 1 November 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Selasa, (31/10). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.38%, 0.65%, dan 0.48%. Dari Eropa, indeks bergerak bervariasi. FTSE 100 terdepresiasi sebesar -0.08% dan STOXX600 terapresiasi sebesar 0.59%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,928. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak bervariasi masing-masing sebesar -0.12% dan 0.17% diperdagangkan pada level US$ 85.20 dan US$ 81.13 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar 0.82%, NIKKEI Jepang menguat sebesar 2.17%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.28%, -0.31%, dan -0.31%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Aktivitas pabrik China kembali mengalami kontraksi pada Oktober 2023. Ekspansi sektor jasa tidak terduga juga mengalami perlambatan, menunjukan perekonomian masih rapuh dan membutuhkan dukungan.  Mengutip Bloomberg, Selasa (31/10/23) menurut Biro Statistik Nasional China, Indeks manajer pembelian (PMI) manufaktur menurun menjadi 49,5 pada Oktober 2023 dari 50,2 pada bulan sebelumnya. Angka ini lebih rendah dari perkiraan ekonom yang sebesar 50,2.  Indeks non-manufaktur yang mengukur aktivitas di sektor konstruksi dan jasa, turun menjadi 50,6 dari yang sebelumnya sebesar 51,7. Angka tersebut lebih rendah dari perkiraan sebesar 52. Meskipun data ini dipengaruhi oleh faktor musiman dengan libur selama delapan hari pada awal bulan ini, data ini juga menunjukan bahwa permintaan pasar masih lemah. (Bisnis)

    Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data inflasi Indonesia pada siang ini, Rabu (1/11/2023). Berdasarkan data konsensus ekonom dari Bloomberg, inflasi tahunan pada Oktober 2023 secara rata-rata diperkirakan sebesar 2,54% secara tahunan (year-on-year/yoy), di mana estimasi tertinggi sebesar 2,79% yoy dan estimasi terendah 2,01% yoy. Secara bulanan, inflasi Oktober 2023 secara rata-rata diperkirakan sebesar 0,19% (month-to-month/mtm), dengan estimasi tertinggi 0,39% mtm dan estimasi terendah deflasi -0,26% mtm. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan Inflasi pada Oktober 2023 mencapai 0,24% mtm atau secara tahunan sebesar 2,63% yoy. (Bisnis)

    Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III/2023 tetap baik dan berdaya tahan di tengah risiko atau gejolak global yang meningkat. Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta Arlyana Abubakar menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III/2023 akan ditopang terutama oleh konsumsi swasta. Arlyana mengatakan perkiraan tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang tetap tinggi hingga September 2023, yaitu sebesar 121,7. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment


    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—1-November-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 31 Oktober 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Senin, (30/10). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 1.58%, 1.20%, dan 1.16%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.49% dan 0.56%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,880. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.50% dan 0.15% diperdagangkan pada level US$ 86.76 dan US$ 82.73 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.30%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.10%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.08%, -0.20%, dan -0.28%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Pemerintah China akan melakukan reformasi keuangan sebagai bagian dari upaya rezim presiden Xi Jinping menjaga stabilitas ekonomi. Terlebih, industry keuangan Negeri Panda itu mencapai US$61 triliun. Adapun, substansi dan arah dari reformasi tersebut akan dipaparkan dalam Financial Policy Conference yang diadakan secara tertutup pada 30 – 31 Oktober 2023. Ekonom Bloomberg Intelligence oleh David Qu mengatakan bahwa sektor properti yang sarat utang dan mengancam sistem keuangan menambah urgensi agenda ini. Stabilitas keuangan menjadi prioritas utama dalam pertemuan ini, karena pihak berwenang berusaha untuk mencegah perekonomian yang lesu dan masalah di industri properti dapat menyebar lebih luas dalam sektor perbankan. (Bisnis)

    Tingkat inflasi pada Oktober 2023 diperkirakan meningkat jika dibandingkan dengan periode bulan sebelumnya. Ekonom Bank Danamon Irman Faiz memperkirakan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Oktober 2023 akan mengalami inflasi sebesar 2,48% (year-on-year/yoy) secara tahunan. Sementara itu, jika dibandingkan dengan periode September 2023, inflasi pada periode tersebut diperkirakan mencapai 0,09% (month-to-month/mtm). Faiz mengatakan inflasi pada Oktober 2023 terutama dipicu oleh inflasi komponen pangan, sebagai dampak dari El Nino. Sejalan dengan itu, Faiz memperkirakan inflasi inti tetap terjaga pada level yang rendah pada Oktober 2023, yaitu sebesar 2,2% yoy. (Bisnis)

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan penyebab pelemahan nilai tukar rupiah dalam beberapa pekan terakhir. Dia mengatakan, tekanan yang terjadi di Amerika Serikat (AS), besarnya defisit APBN dan situasi politik yang fluktuatif di negara itu, menyebabkan kenaikan suku bunga yang tinggi, hingga mencapai 5%. Fenomena ini memicu terjadinya penarikan dolar AS dari seluruh dunia untuk diinvestasikan kembali ke negara tersebut. Akibatnya, indeks dolar AS mengalami penguatan dan menyebabkan pelemahan mata uang banyak negara. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Penjabat Kepala Daerah dalam rangka Pemantapan Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelayanan Publik serta Mengoptimalkan Implementasi Program Strategis Nasional, Senin (30/10/2023). (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—31-Oktober-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 30 Oktober 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Jumat, (27/10). Dow dan S&P 500 terdepresiasi masing – masing sebesar -1.12% dan -0.48%, Nasdaq terapresiasi sebesar 0.38%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.86% dan -0.84%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,920. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -0.91% dan -1.15% diperdagangkan pada level US$ 88.38 dan US$ 84.56 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar 0.37%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.94%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.23%, 0.34%, dan 0.50%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Penurunan obligasi Amerika Serikat (AS) yang semakin intensif menambah tekanan pada perekonomian global dan menciptakan prospek ekuitas yang dinilai ?sangat berbahaya?, kata kepala investasi manajer hedge fund Livermore Partners. Era baru suku bunga yang lebih tinggi telah menyebabkan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS melonjak, menghambat pengembalian bagi investor dan membalikkan status quo selama satu setengah dekade terakhir, kata David Neuhauser pada pada Jumat (27/10. Imbal hasil obligasi bergerak berbanding terbalik dengan harga. Bank sentral sangat menekankan suku bunga kemungkinan tidak akan turun dalam waktu dekat. The Federal Reserve (The Fed) AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada 5,25%-5,50% pada minggu depan. (Investor)

    Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masuk ke pasar keuangan domestik senilai Rp 1,04 triliun pada 23-26 Oktober 2023. Kepala Dewan Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan aliran modal asing tersebut masuk melalui Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 2,18 triliun, namun keluar melalui pasar saham sebesar 2,57 triliun. Pada saat yang sama aliran modal asing juga masuk melalui instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp 1,44 triliun. Secara kumulatif dari 1 Januari 2023 sampai 26 Oktober 2023 transaksi yang terjadi adalah nonresiden beli neto Rp 47,14 triliun di pasar SBN, jual neto Rp 11,11 triliun di pasar saham, dan beli neto Rp 11,8 triliun melalui SRBI. (Investor)

    Posisi utang pemerintah pada September 2023 meningkat menjadi sebesar Rp7.891,61 triliun, dari bulan sebelumnya yang mencapai Rp7.870,35 triliun (month-on-month/MoM). Mengutip data APBN Kita, rasio utang pemerintah pada September 2023 tercatat sebesar 37,95% terhadap produk domestik bruto (PDB). Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan periode Agustus 2023, 37,84% terhadap PDB. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, rasio utang pemerintah mengalami penurunan, dibandingkan dengan 39,3% dari PDB pada September 2022. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—30-Oktober-2023.pdf

  • Pembagian Hasil Investasi (“PHI”) pada Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D – Oktober 2023

    Pembagian Hasil Investasi (“PHI”) pada Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D – Oktober 2023

    Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu yang selama ini telah memberikan kepercayaan kepada PT Samuel Aset Manajemen untuk mengelola dana Bapak/Ibu melalui Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA

    Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA  (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 1  bulan terakhir kepada Pemegang Unit Penyertaan Kelas D
    2. PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan sebagaimana yang dimuat dalam prospektus Reksadana.
    3. Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date  minimal  Rp25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) akan menerima PHI secara tunai, sementara untuk Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date lebih rendah dari jumlah tersebut akan memperoleh PHI secara non-tunai berupa tambahan unit penyertaan.
    4. Manajer Investasi akan menetapkan cum date PHI pada tanggal: 31 Oktober 2023 dan Ex-date PHI pada tanggal: 1 Oktober 2023
    5. Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 2 Oktober 2023
    6. Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
    7. Harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
    8. Perkiraan PHI yang dibagikan kepada seluruh Pemegang Unit Penyertaan Kelas D adalah sekitar Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).*)

    *) sebagai ilustrasi bila menggunakan NAB per 26 Oktober 2023 maka Nilai PHI yang dibagikan tersebut mendekati 0.39% NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D atau Rp3.9 per unit.

    Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected].

    Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

    Download Surat Pemberitahuan PHI SAM Obligasi Optima Kelas D

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 27 Oktober 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Kamis, (26/10). Dow, S&P 500, danNasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.76%, -1.18%, dan -1.76% . Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.81% dan -0.48%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,920. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 1.00% dan 0.93% diperdagangkan pada level US$ 88.81 dan US$ 83.99 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar 0.67%, NIKKEI Jepang bertumbuh sebesar 1.06%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.34%, 0.55%, dan 0.78%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Ekonomi Amerika Serikat tumbuh nyaris 5% pada kuartal III/2023, laju tercepat sejak akhir 2021. Pertumbuhan ini didorong oleh belanja konsumen yang kuat. Berdasarkan laporan Biro Analisis Ekonomi Departemen Perdagangan AS yang dirilis Kamis, (26/10/2023), produk domestik bruto (PDB) AS meningkat 4,9% pada kuartal III/2023 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Pertumbuhan PDB ini berada di atas proyeksi pasar yang memperkirakan PDB tumbuh 4,3% dan jauh lebih tinggi dari pertumbuhan PDB kuartal II/2023 sebesar 2,1%, Melansir Reuters, belanja konsumen, yang menyumbang lebih dari dua pertiga aktivitas ekonomi AS, tumbuh 4,0% setelah hanya meningkat 0,8% pada kuartal II/2023. Belanja konsumen menambah 2,69 poin persentase pada pertumbuhan PDB. (Bisnis)

    Goldman Sachs Group Inc. memperkirakan Bank Indonesia akan menaikkan suku bunga acuan lagi di sisa tahun ini ke 6,25%. Proyeksi Goldman ini merupakan pembaruan dari proyeksi sebelumnya saat bank investasi global ini memperkirakan kedua bank sentral mempertahankan suku bunga acuannya. Melansir Bloomberg, Kamis (26/10/2023), ekonom Goldman memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan kembali menaikkan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (7DRR) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6,25% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) November 2023. Jika naik ke 6,25%, suku bunga acuan mencapai level tertinggi sejak 2016 ketika BI7DRR diperkenalkan. Proyeksi ini diungkapkan di tengah meningkatnya tekanan yang dihadapi bank-bank sentral Asia untuk mempertahankan kebijakan moneter yang ketat karena penguatan dolar AS menekan mata uang di kawasan ini. (Bisnis)

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tumbuh sebesar 5,1% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal III/2023. Pertumbuhan ekonomi tersebut diperkirakan melambat jika dibandingkan dengan capaian pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2023 yang sebesar 5,17% yoy. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III/2023 akan didukung oleh konsumsi domestik yang meningkat, seiring dengan aktivitas menjelang Pemilu, serta inflasi yang relatif terkendali. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—27-Oktober-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 26 Oktober 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Rabu, (25/10). Dow, S&P 500, danNasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.32%, -1.43%, dan -2.43% . Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.33% dan 0.04%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,936. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -0.21% dan -0.14% diperdagangkan pada level US$ 89.94 dan US$ 85.25 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -1.93%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -1.98%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.28%, -0.71%, dan -1.18%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    China diketahui telah membuat langkah-langkah baru untuk mendorong perekonomian. Mantan pejabat bank sentral China (PBOC) dan dana moneter internasional (IMF) menuturkan bahwa stimulus ekonomi tersebut bakal memiliki dampak yang besar. China membuat stimulus untuk mendorong perekonomian dengan mengambil langkah-langkah, termasuk menerbitkan utang negara tambahan dan meningkatkan rasio defisit anggaran. Rencana tersebut meliputi penerbitan utang negara tambahan senilai 1 triliun yuan atau setara dengan Rp2.171 triliun (kurs Rp2.171 per yuan Renminbi) pada kuartal IV/2023. (Bisnis)

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih mencatatkan surplus sebesar Rp67,7 triliun per September 2023. Sri Mulyani mengatakan jumlah surplus tersebut setara dengan 0,33% dari produk domestik bruto (PDB). Tercatat, surplus sepanjang Januari-September 2023 lebih rendah dibandingkan dengan capaian surplus hingga Agustus 2023 yang sebesar Rp147,2 triliun. Sri Mulyani menyampaikan keseimbangan primer hingga September 2023 sebesar Rp389,7 triliun. Jika dirincikan, pendapatan negara hingga September 2023 terkumpul sebesar Rp2.035,6 triliun atau mencapai 82,6% dari target APBN tahun anggaran 2023. Realisasi pendapatan negara tersebut meningkat 3.1% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. (Bisnis)

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa realisasi pembiayaan utang pemerintah hingga September 2023 mencapai Rp198,9 triliun. Sri Mulyani mengatakan realisasi tersebut turun 58,6% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Bahkan, Sri Mulyani mengatakan realisasi pembiayaan utang hingga September 2023 jauh lebih rendah dibandingkan dengan target yang ditetapkan dalam APBN tahun anggaran 2023 yang sebesar Rp696,3 triliun. Jika dirincikan, penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) hingga September 2023 telah mencapai Rp181,4 triliun atau baru terealisasi 25,4% dari target di UU APBN 2023. Realisasi ini pun mengalami penurunan sebesar 61,5% dari realisasi periode yang sama pada 2022 yang sebesar Rp470,9 triliun. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—26-Oktober-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 24 Oktober 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Senin, (23/10). Dow dan S&P 500 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.58% dan -0.17%, Nasdaq terapresiasi sebesar 0.27%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.37% dan -0.13%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,867. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.66% dan 0.67% diperdagangkan pada level US$ 90.47 dan US$ 86.11 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.88%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -1.05%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.09%, 0.14%, dan 0.20%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    China kini telah melakukan upaya pembatasan ekspor mineral baterai kunci seperti grafit. Para penambang di negara-negara lain kemudian berlomba untuk meluncurkan proyek-proyek baru, secepat mungkin.  Mengutip Reuters, Senin (23/10/23) para penambang diketahui berlomba untuk memastikan adanya pasokan bagi generasi mobil listrik berikutnya. Adapun, Kementerian Perdagangan China mengatakan bahwa China memerlukan izin ekspor untuk beberapa produk grafit, untuk melindungi keamanan nasional, menjaga pasokan mineral penting dan melindungi dominasi dalam industri manufaktur.  China sendiri merupakan produsen dan eksportir grafit terbesar di dunia, dan memurnikan lebih dari 90% bahan baterai yang digunakan pada anoda baterai kendaraan listrik (EV) yang merupakan bagian baterai yang bermuatan negatif. (Bisnis)

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan penyebab atau biang kerok melemahnya nilai tukar rupiah akhir-akhir ini. Dia menegaskan bahwa anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) lantaran tekanan yang terpicu oleh situasi global. Menurutnya, tekanan turut bersumber dari gejolak ekonomi di Negeri Paman Sam. Bahkan, dia menilai suku bunga acuan AS dimungkinkan masih terus naik, demi meredam inflasi tinggi Hal ini disampaikannya usai Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) melaporkan perkembangan nilai tukar rupiah kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Senin (23/10/2023). (Bisnis)

    Bank Indonesia (BI) mendorong pihak perbankan untuk terlibat dalam upaya pencapaian target pertumbuhan kredit perbankan di kisaran 9-11% hingga akhir tahun 2023 ini. BI terus berupaya mendorong sumber pertumbuhan ekonomi termasuk melalui dukungan pembiayaan perbankan. Adapun pertumbuhan kredit perbankan sampai September 2023 secara year on year (yoy) sebesar 8,96% sedangkan secara year to date (ytd) sebesar 6,44%. BI terus mendorong inovasi kebijakan makroprudensial yang difokuskan untuk memperkuat peran sektor keuangan dalam intermediasi melalui implementasi kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM). (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment



    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—24-Oktober-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 20 Oktober 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Kamis, (19/10). Dow, S&P 500, dan Nasdaq tedepresiasi masing – masing sebesar -0.75%, -0.85%, dan -0.96%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -1.17% dan -1.19%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,835. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.82% dan 1.00% diperdagangkan pada level US$ 93.14 dan US$ 89.27 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -1.88%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.59%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.10%, -0.20%, dan -0.34%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Menurut survei terhadap para ekonom, bank sentral Amerika Serikat (AS) yakni Federal Reserve (The Fed) akan tetap mempertahankan suku bunga acuan stabil pada pertemuan 31 Oktober – 1 November 2023. Lebih dari 80% ekonom, atau 90 dari 111 responden di dalam survei pada 13-18 Oktober 2023, memprediksi bahwa Federal Open Market Committee (FOMC) akan mempertahankan suku bunga dalam kisaran 5,25%-5,50% pada pertemuan nanti.  Hal ini sejalan dengan harapan pasar dan jika terwujud akan menjadi pertama kalinya di dalam siklus dimana The Fed memutuskan untuk tidak menaikkan suku bunga dalam dua pertemuan berturut-turut. (Bisnis)

    Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 Oktober 2023 memutuskan untuk menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 6,00%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 5,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,75%. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kenaikan suku bunga acuan dilakukan dilakukan untuk memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak meningkat tingginya ketidakpastian global serta sebagai langkah pre-emptive dan forward looking untuk memitigasi dampaknya terhadap inflasi barang impor (imported inflation). Diharapkan inflasi tetap terkendali dalam sasaran 3,0±1% pada 2023 dan 2,5±1% pada 2024. (Investor)

    Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global akan mencapai 2,9% pada tahun 2023 ini. Sedangkan pada tahun 2024 pertumbuhan ekonomi global diperkirakan akan menurun jadi 2,8%. Perekonomian Amerika Serikat (AS) pada 2023 masih tumbuh kuat terutama ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan sektor jasa yang berorientasi domestik. Sedangkan ekonomi China melambat dipengaruhi oleh pelemahan konsumsi dan penurunan kinerja sektor properti. Meningkatnya ketegangan geopolitik mendorong harga energi dan pangan meningkat sehingga mengakibatkan tetap tingginya inflasi global. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 18 Oktober 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Selasa, (17/10). Dow terapresiasi sebesar 0.04%, S&P 500 dan Nasdaq tedepresiasi masing – masing sebesar -0.01%, dan -0.25%. Dari Eropa, indeks bergerak bervariasi. FTSE 100 terapresiasi sebesar 0.58% dan STOXX600 terdepresiasi sebesar -0.10%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,717. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 2.46% dan 2.68% diperdagangkan pada level US$ 92.07 dan US$ 87.72 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.06%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.35%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.06%, -0.11%, dan -0.10%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Gagal bayar pinjaman kredit properti di Inggris kian memburuk. Survei lembaga riset Bayes Business School mencatat, sampai Juni 2023, tingkat gagal bayar keseluruhan utang real estat komersial di Inggris mencapai 4% dari total penyaluran kredit senilai 178 miliar Poundsterling, atau setara Rp 3.41 triliun. Jumlah gagal bayar tersebut naik dari 3% pada akhir tahun lalu. Melonjaknya gagal bayar ini dipicu tren kenaikan suku bunga bank sentral Inggris, Bank of England (BoE). Dalam dua tahun terakhir, BoE telah menaikan suku bunga hamper dari nol menjadi 5.25%. (Kontan)

    Nilai ekspor Indonesia pada September 2023 kembali masuk ke jalur kontraksi, setelah dua bulan sebelumnya berturut-turut membukukan pertumbuhan positif. Bulan lalu, nilai ekspor yang mencapai US$ 20,76 miliar mengalami kontraksi cukup signifikan hingga 5,63% secara month to month (mtm) dan anjlok sedalam 16,17% secara year on year (yoy). Kontraksi ekspor terakhir terjadi pada Juni 2023, yakni 5,08% secara month to month dan 21,18% secara year on year. Dua bulan berikutnya, secara month to month ekspor kembali tumbuh positif yakni 1,36% pada Juli 2023 dan 5,47% pada Agustus 2023. Hanya saja, secara year on year, ekspor dua bulan itu tetap mengalami kontraksi masing-masing 18,03% dan 21,21%.  Kontraksi ekspor pada September 2023 dipicu oleh penurunan nilai ekspor nonmigas. (Investor)

    Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Kamis (19/10/2023). Ekonom Bank Danamon Irman Faiz memperkirakan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) akan tetap dijaga pada tingkat 5,75 persen bulan ini. Tekanan terhadap rupiah saat ini membuka ruang bagi BI untuk menaikkan suku bunga acuan. Hal ini juga menimbang kebijakan Federal Reserve (The Fed) dalam menentukan arah suku bunga acuannya yang semakin tak pasti, juga likuiditas global yang menurun. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—18-Oktober-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 17 Oktober 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Senin, (16/10). Dow, S&P 500, dan Nasdaq tedepresiasi masing – masing sebesar 0.93%, 1.06%, dan 1.20%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.41% dan 0.23%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,701. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -0.27% dan -0.41% diperdagangkan pada level US$ 89.41 dan US$ 84.91 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan meningkat sebesar 0.78%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.98%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.04%, -0.07%, dan -0.07%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Pejabat bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunga dalam pertemuan 31 Oktober – 1 November 2023. Namun, mereka mungkin juga tidak mengatakan upaya untuk menaikkan suku bunga sudah selesai.  Ketua The Fed Jerome Powell dijadwalkan untuk berbicara pada Kamis (19/10/23) di Economic Club of New York dengan menandai komentar substantif terakhir sebelum pertemuan 31 Oktober – 1 November 2023.  Para analis memperkirakan tema utama yang dibicarakan oleh Powell adalah pandangannya mengenai kenaikan cepat imbal hasil obligasi baru-baru ini yang dapat membantu The Fed mencapai tujuan inflasinya. (Bisnis)

    Nilai utang luar negeri (ULN) Indonesia pada akhir Agustus 2023 sebesar US$ 395,1 miliar, turun dibandingkan dengan posisi ULN akhir Juli 2023 yang mencapai US$ 397,1 miliar. Hal ini dipengaruhi oleh perpindahan penempatan dana investor nonresiden pada pasar Surat Berharga Negara (SBN) domestik seiring dengan volatilitas di pasar keuangan global yang tinggi. Demikian data ULN Bank Indonesia (BI) yang dipublikasikan pada Senin (16/10/2023). BI mencatat, dari kondisi tersebut nilai ULN Indonesia secara tahunan mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 0,8% secara year on year (yoy), lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi pada bulan sebelumnya sebesar 0,7% (yoy). (Investor)

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan September 2023 mengalami surplus sebesar US$ 3,42 miliar. Surplus neraca perdagangan September naik 0,30% dibandingkan Agustus 2023 sebesar US$ 3,12 miliar. Namun, turun 1,54% dibandingkan September 2022. Nilai ekspor Indonesia September 2023 mencapai US$ 20,76 miliar atau turun 5,63% dibandingkan ekspor Agustus 2023. Dibanding September 2022, nilai ekspor turun cukup dalam sebesar 16,17%. Nilai impor Indonesia September 2023 mencapai US$ 17,34 miliar, turun 8,15% dibandingkan Agustus 2023 atau turun 12,45% dibandingkan September 2022. Surplus neraca perdagangan pada September 2023 lebih ditopang oleh komoditas non migas sebesar US$ 5,34 miliar. Adapun komoditas penyumbang defisit adalah minyak mentah dan hasil minyak. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—17-Oktober-2023.pdf