Samuel Aset Manajemen

Blog

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 3 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Rabu (2/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.98%, -1.38%, dan -2.17%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -1.36% dan -1.35%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,189. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.26% dan 0.26% diperdagangkan pada level US$ 83.39 dan US$ 79.67 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.18%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -1.11%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.19%, 0.16%, dan 0.12%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Penurunan rating utang Amerika Serikat dari AAA menjadi AA+ oleh Fitch Ratings memberikan dampak pada merahnya mayoritas bursa saham di seluruh penjuru dunia. Hampir semua indeks saham di Asia dan Eropa tersungkur ke zona merah. Setidaknya ada tiga sebab utama mengapa Fitch Ratings memberikan pandangan ini, yaitu adanya potensi penurunan fiskal dalam tiga tahun ke depan, beban utang pemerintah yang tinggi dan terus naik, dan memburuknya tata kelola utang AS dibandingkan dengan negara berperingkat AAA lainnya. Hal ini membuat investor menghindari aset yang berisiko seperti pasar saham dan mengalihkan dananya ke emas dan obligasi AS. Chief Investment Officer Running Point Capital Advisors Michaels Schulman berpendapat bahwa keputusan Fitch Ratings ini mencoreng reputasi AS dan berdampak psikologis terhadap pasar. (Kontan)

    Penerbitan obligasi korporasi turun 20,4% menjadi Rp74,9 triliun per Juli 2023 dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp 94 triliun. Salah satu pemicunya adakah masih tingginya suku bunga acuan BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) di level 5,75%. Chief economist PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Suharto menyatakan naiknya suku bunga acuan beberapa kali sejak semester II-2022 hingga Januari 2023 serta mempertahankan di level 5,75% membuat biaya pendanaan relatif lebih mahal dibandingkan dengan semester I-2022 yang lalu. Suku bunga yang tinggi meningkatkan leverage keuangan dari emiten sehingga investor meminta premi yang lebih tinggi untuk mengkompensasi risiko yang lebih tinggi, tambahnya. (Investor)

    Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo optimis pemberlakuan Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang baru akan menambah cadangan devisa di dalam negeri sekitar US$ 8 miliar hingga US$ 9,2 miliar per bulannya. Ia juga menjelaskan dampak positif dari pemberlakuan DHE baru akan terasa pada penambahan cadangan devisa di bulan Desember 2023 mendatang setelah bulan Agustus mulai diterapkan. Adapun pemerintah telah menetapkan tujuh instrumen yang dapat menjadi penempatan DHE SDA diantaranya rekening khusus DHE SDA dalam valuta asing, deposito valas bank, term deposit valas DHE SDA, Promissory Notes Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—3-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 2 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Senin (31/7). Dow terapresiasi sebesar 0.20%, S&P 500 dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.27% dan -0.43%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.43% dan -0.89%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,157. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 1.06% dan 1.11% diperdagangkan pada level US$ 85.86 dan US$ 82.30 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.92%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -1.46%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.14%, -0.25%, dan -0.30%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Beban utang serta kemunduran fiskal yang diperkirakan akan terjadi tiga tahun kedepan membuat Fitch Rating menurunkan peringkat surat utang utang jangka panjang Amerika Serikat (AS) dari ‘AAA’ menjadi ‘AA+’ pada Selasa (1/8/2023). Langkah ini diambil Fitch setelah pertarungan politik besar mengenai pinjaman negara dan kebuntuan berulang kali mengenai kenaikan batas utang. Meskipun kebuntuan legislatif terakhir telah diselesaikan oleh pemerintah AS dan parlemen, hal tersebut tetap menjadi masalah yang berpotensi menjadi perhatian di masa depan. Fitch telah memperingatkan pada 24 Mei 2023 bahwa ada risiko penurunan peringkat. Meski turun, lembaga pemeringkat tersebut masih menyematkan outlook stabil terhadap surat utang AS. (Bisnis)

    Laju inflasi pada Juli 2023 menyentuh angka 3.08% yoy, menurun dibandingkan bulan sebelumnya yaitu 3.52%. Hal ini menggambarkan bahwa laju inflasi ini menuju titik tengah target Bank Indonesia sebesar 2?4%. Meskipun begitu, penurunan inflasi ini bukan langsung menggambarkan bahwa daya beli masyarakat ikut lunglai. Secara umum, laju inflasi mayoritas dipengaruhi oleh sektor transportasi dengan bensin dan beras sebagai komoditas utama. Ekonom Senior Bank Mandiri Faisal Rachman menilai bahwa faktor yang mendasari permintaan tetap kuat dan mobilitas publik yang baik adalah penurunan harga pangan dan membaiknya mobilitas masyarakat. (Kontan)

    Indeks industri manufaktur Indonesia meningkat pada Juli 2023, berada di posisi 53.3 dibandingkan bulan sebelumnya menyentuh level 52.5. Walaupun begitu, perlambatan ekonomi masih menjadi tantangan dalam upaya peningkatan  industri manufaktur. Plt. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ferry Irawan mengatakan bahwa Pemerintah akan terus mendorong ekosistem yang baik melalui kemudahan perizinan, kebijakan fiskal, dan peningkatan produktivitas SDM serta berupaya menjaga kinerja ekspor, termasuk diversifikasi ke pasar non tradisional yang memiliki market size yang besar. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment


    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—2-Agustus-2023.pdf

  • Pengumuman Rencana Pembubaran Reksa Dana SAM Cendrawasih Fund (“SAM Cendrawasih Fund”)

    PT Samuel Aset Manajemen selaku Manajer Investasi SAM CENDRAWASIH FUND (“Manajer Investasi”) dengan ini mengumumkan rencana pembubaran SAM CENDRAWASIH FUND, dengan informasi sebagai berikut:

    1. Pembubaran dan likuidasi SAM CENDRAWASIH FUND wajib dilakukan sehubungan dengan terpenuhinya kondisi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 huruf d Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 23/POJK.04/2016 tanggal 13 Juni 2016 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif jis. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 2/POJK.04/2020 tanggal 8 Januari 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 23/POJK.04/2016 tentang Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 4 Tahun 2023 tanggal 30 Maret 2023 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 23/POJK.04/2016 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif, yang di mana dana kelolaan SAM CENDRAWASIH FUND kurang dari Rp 10.000.000.000,- (sepuluh miliar Rupiah) selama 120 (seratus dua puluh) Hari Bursa berturut-turut.
    2. Pada tanggal yang sama dengan pengumuman ini, Manajer Investasi telah menyampaikan rencana pembubaran dan likuidasi SAM CENDRAWASIH FUND kepada Otoritas Jasa  Keuangan melalui surat direksi Manajer Investasi No. 864/MKT/SAM/VII/23 tanggal 1 Agustus 2023, dan telah menginstruksikan PT Bank Mega Tbk Indonesia selaku Bank Kustodian SAM CENDRAWASIH FUND untuk menghentikan perhitungan Nilai Aktiva Bersih SAM CENDRAWASIH FUND per tanggal 1 Agustus 2023.
    3. Pembubaran dan dimulainya proses likuidasi akan dilakukan dengan ditandatanganinya akta pembubaran SAM CENDRAWASIH FUND yang dibuat di hadapan notaris.    

    Demikian pengumuman ini dibuat untuk dapat diketahui oleh publik.

    Jakarta, 1 Agustus 2023

    Manajer Investasi selaku likuidator

    REKSA DANA SAM CENDRAWASIH FUND
    PT Samuel Aset Manajemen
    Menara Imperium, Lantai Dasar,
    Jl. HR. Rasuna Said Kav 1 Jakarta 12980
    berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

    *Pengumuman ini juga dipublikasikan di Harian Neraca, terbit tanggal 1 Agustus 2024, Halaman 4

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 1 Agustus 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Senin (31/7). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.28%, 0.15%, dan 0.21%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.07% dan 0.12%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,091. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -0.21% dan -0.16% diperdagangkan pada level US$ 85.26 dan US$ 81.68 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar 1.18%, NIKKEI Jepang bertumbuh sebesar 0.49%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.04%, 0.11%, dan 0.14%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Zona Euro terancam menghadapi pendaratan ekonomi yang kurang bagi dengan masih tingginya tingkat inflasi dan optimisme pelaku usaha yang mulai pudar. Indikator kepercayaan pada kawasan Eropa berada pada zona merah sehingga kalangan analis pesimis akan prospek ekonomi pada kuartal selanjutnya, meskipun pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2023 naik 0.3% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya dengan inflasi 5.3% yoy. Tidak hanya itu, realisasi PDB diekspektasikan hanya naik sebesar 0.2% dan inflasi yang bisa melampaui IHK utama. Data ini menjelaskan bahwa European Central Bank (ECP) berpeluang kecil dalam melaksanakan relaksasi kebijakan suku bunga acuan. (Bisnis)

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, inflasi Juni 2023 tercatat sebesar 0.14% (mtm) sehingga inflasi secara tahunan menjadi 3,52% (yoy) lebih rendah dari inflasi bulan sebelumnya yang tercatat sebesar sekisar 4.00% (yoy). Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman mengatakan inflasi Indonesia memiliki ptensi untuk turun hingga akhir 2023. Ia juga memperkirakan inflasi tahunan akan terus menurun dalam kisaran 2-4% pada paruh kedua 2023. Optimisme tersebut didasarkan pada kondisi terkenalinya harga pangan dari penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada tahun lalu. Tidak hanya itu, koordinasi antara pusat dan daerah juga menjadi kunci dari resiliensi Indonesia terhadap inflasi. (Investor)

    Kementerian Keuangan menerbitkan aturan kewajiban menyimpan devisa hasil ekspor (DHE) sumber daya alam (SDA) di dalam sistem keuangan Indonesia. Ini adalah aturan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 36/2023. Aturan turunan tersebut akan mengatur 1.545 pos tarif barang ekspor yang masuk dan menjadi objek DHE. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan 20 komoditas utama komoditas ekspor yang masuk DGE adalah batubara, ferro nikel, tembaga, minyak dimurnikan, gas cair, minyak mentah, karet alam, gas alam, minyak kelapa , timah hingga produk baja tahan karat. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—1-Agustus-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 31 Juli 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Jumat (28/7). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.50%, 0.99%, dan 1.90%. Dari Eropa, indeks bergerak bervariasi. FTSE 100 terapresiasi sebesar 0.02% dan STOXX600 terdepresiasi sebesar -0.20%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,063. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -0.20% dan -0.16% diperdagangkan pada level US$ 84.24 dan US$ 80.42 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar 0.83%, NIKKEI Jepang bertumbuh sebesar 1.91%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.07%, -0.05%, dan -0.10%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Tren penurunan simpanan di industri perbankan Amerika Serikat masih berlanjut dan justru banyak terjadi di bank-bank besar. Empat bank besar seperti JPMorgan Chase, Bank of America, Citigroup dan Wells Fargo mencetak penurunan simpanan US$62 miliar di periode April-Juni 2023 dibanding kuartal sebelumnya. Total simpanan simpanan bersih dari empat bank tersebut sekarang mencapai US 262-miliar. Alexander Yokum selaku analis CFRA mengatakan bahwa penurunan tersebut terjadi karena nasabah lebih memilih bank-bank regional yang menawarkan bunga deposito yang lebih tinggi demi menarik deposan sementara bank-bank besar bisa mempertahankan suku bunga rendah karena memiliki skala bisnis yang besar dan beragam sumber dana. (Kontan)

    Bunga utang tahun ini berisiko membengkak meskipun pembayaran bunga utang pemerintah sudah hampir separuh dari alokasi APBN 2023. Kementerian Keuangan mencatat bahwa bunga utang per akhir Juni 2023 mencapai Rp211.7 triliun atau setara dengan 48% dari target APBN 2023. Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Suminto mengungkapkan bahwa pembayaran bunga utang akan disesuaikan dengan jatuh tempo pembayaran, sesuai jadwal, hingga akhir Desember 2023. Mengacu pada data Kementerian Keuangan, pembayaran bunga utang pemerintah setiap tahun memang terus meningkat, bahkan diproyeksikan bisa mencapai hingga Rp470 triliun tahun ini. (Kontan)

    Bank Indonesia akan memberikan bunga deposito valas bagi eksportir yang memarkirkan devisa hasil ekspor (DHE) sumber daya alam (SDA) pada sistem keuangan Indonesia. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan bahwa bunga yang ditawarkan ini bernilai lebih tinggi apabila dibandingkan dengan eksportir yang memarkirkan hasil ekspornya di luar negeri. Sebagai contoh, TD Valas DHE berjumlah lebih dari 10 juta USD dalam jangka waktu 3 bulan akan diberikan bunga sebesar 5.51% dari BI ke bank, dengan rincian 5.385% diberikan ke eksportir dan 0.125% untuk perbankan. Hal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2023 yang mulai berlaku pada 1 Agustus 2023. Melalui kebijakan ini, pemerintah resmi mewajibkan eksportir untuk menyimpan DHE SDA seminimalnya 30% dalam sistem keuangan Indonesia dengan jangka waktu paling sedikit tiga bulan. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—31-Juli-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 28 Juli 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Kamis (27/7). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.67%, -0.64%, dan -0.55%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.21% dan 1.35%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,072. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -0.50% dan -0.40% diperdagangkan pada level US$ 83.38 dan US$ 79.76 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.17%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -1.21%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.06%, 0.14%, dan 0.28%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Berbagai bank sentral dunia merespons sinyal kenaikan suku bunga The Fed dengan ikut mengerek suku bunga. Pelaku pasar merespons kebijakan ini dengan positif. Di kawasan Eropa, pasar saham rata-rata dibuka dengan posisi hijau pada perdagangan kemarin, selaras dengan sebagian indeks saham di Asia yang ditutup menguat. Hong Kong Monetary Authority menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 5.75%, menjadi yang tertinggi dalam 16 tahun terakhir. Hal yang sama juga terjadi pada bank sentral di negara teluk seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Bahrain, bahkan Thailand dan European Central Bank. (Kontan)

    Dari data Kementerian Keuangan per akhir Juni 2023, utang pemerintah tercatat kembali naik dari level Rp7.805,19 triliun, lebih tinggi 0,23% dari akhir bulan sebelumnya.  Utang pemerintah didominasi instrumen surat berharga negara (SBN) dengan proporsi sebesar 89,04% sementara Rp 855,09 triliun sisanya merupakan utang dalam bentuk pinjaman dengan proporsi sebesar 10,96% terhadap total utang pemerintah pusat. Dengan kenaikan tersebut, rasio utang pemerintah mencapai 37,93% terhadap produk domestik bruto (PDB). Meskipun terdapat kenaikan, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan konsolidasi fiskal terus berlanjut seiring pengelolaan utang yang lebih baik, dan oleh karena itu lembaga pemeringkat R&I menaikkan outlook rating utang Indonesia dari stabil menjadi positif. (Kontan)

    Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Maliki menekankan bahwa target pengentasan kemiskinan ekstrem masih dapat dicapai. Ia mengatakan bahwa dengan menggunakan standar PPP (Purchasing Power Poverty) sebesar $1,90 Indonesia sudah mencapai 1,12% pada Maret 2023 sehingga pemerintah masih optimis mencapai target dalam Rencana Kerja Pemerintah untuk mencapai angka kemiskinan ekstrem 0-1%. Namun percepatan program kemiskinan ekstrem tersebut harus didukung dengan adanya basis data terintegrasi. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—28-Juli-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 27 Juli 2023

    Kilas Pasar 

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Selasa (25/7). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.08%, 0.28%, dan 0.61%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.17% dan 0.48%. 

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,022. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak bervariasi masing-masing sebesar 0.08% dan -0.29% diperdagangkan pada level US$ 83.00 dan US$ 79.40 per barel. 

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.96%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.22%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.10%, -0.04%, dan -0.19%. 

    Isu Ekonomi dan Pasar 

    The Fed diprediksi akan menaikkan suku bunga sebesar 0.25% minggu ini, bahkan diproyeksi kebijakan ini akan berlanjut hingga akhir tahun 2023. Dikutip dari Bloomberg (25/7), Chairman The Fed Jerome Powell nampaknya akan membiarkan kebijakan kenaikan suku bunga tersebut, dan Bank Sentral AS diperkirakan akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya pada Rabu (26/7) pukul 2.00 siang waktu setempat. Apabila kebijakan ini terjadi, maka kenaikan suku bunga sebesar 0.25% menandai kebijakan menaikkan suku bunga yang ke-11 kalinya yang dilakukan oleh Bank Sentral AS dan membawa suku bunga acuan level tertinggi dalam 22 tahun terakhir. (Kontan) 

    Dalam Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan periode Juli 2023, BI kembali mempertahankan suku bunga acuan BI7DDR di level 5,75% untuk keenam kalinya berturut-turut. BI juga menetapkan suku bunga Deposit Facility 5,00% dan suku bunga Lending Facility 6,50%. Keputusan tersebut konsisten dengan stance kebijakan moneter untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam kisaran sasaran 3,0% plus minus 1% pada sisa tahun 2023 dan 2,5% plus minus 1% pada 2024. Gubernur BI Perry Warjiyo juga menekankan bahwa fokus kebijakan moneter dialihkan pada penguatan stabilisasi nilai rupiah untuk mengendalikan inflasi barang impor (imported inflation) dan mitigasi dampak ketidakpastian pasar keuangan global. (Investor) 

    Bank Indonesia (BI) menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2023 sebesar 5,1% secara tahunan atau year on year (yoy). Hal tersebut diungkapkan oleh Deputi Gubernur BI Aida S. Budiman mengungkapkan bahwa BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi naik menjadi 5,1% dari yang sebelumnya di kisaran 5% yoy. Hal tersebut juga didukung oleh Gubernur BI Perry Warjiyo yang mengungkapkan pertumbuhan ekonomi untuk kuartal II-2023 terdorong oleh peningkatan konsumsi rumah tangga serta investasi. Kenaikan konsumsi rumah tangga tersebut berhubungan dengan hari keagamaan seperti Idul Fitri serta pemberian gaji ke -13 untuk aparatur sipil negara (ASN). Peningkatan investasi terlihat pada investasi non bangunan seperti kinerja ekspor yang positif dan hilirisasi. (Kontan) 

    Best Regards, 

    SAM Investment

  • Keterbukaan Informasi Dalam Rangka Pembagian Hasil Investasi Reksa Dana SAM INDONESIAN EQUITY FUND

    PT Samuel Aset Manajemen selaku Manajer Investasi REKSA DANA SAM INDONESIAN EQUITY FUND (untuk selanjutnya disebut ”SAM INDONESIAN EQUITY FUND”) dengan ini mengumumkan keterbukaan informasi dalam rangka Pembagian Hasil Investasi SAM INDONESIAN EQUITY FUND. Manajer Investasi akan membagikan keuntungan hasil investasi yang berasal dari dividen saham yang menjadi aset dasar portofolio Reksa Dana. Pembagian Hasil Investasi tersebut akan dilakukan dalam bentuk tunai atau Unit Penyertaan kepada Pemegang Unit Penyertaan.

    Adapun jadwal Pembagian Hasil Investasi adalah sebagai berikut:

    Jadwal Pembagian Hasil Investasi

    No Keterangan Tanggal
    1 Cum Date 1 Agustus 2023
    2 Ex-Date 2 Agustus 2023
    3 Payment Date 3 Agustus 2023

    Demikian pengumuman ini disampaikan kepada para Pemegang Unit Penyertaan SAM INDONESIAN EQUITY FUND serta pihak-pihak yang berkepentingan.

    Jakarta, 26 Juli 2023

    Manajer Investasi

    PT Samuel Aset Manajemen

    Gedung Menara Imperium, Lt.Dasar
    Jl. H.R. Rasuna Said Kav.1 Jakarta, 12980
    Telepon: (021) 2854 8800
    Faksimili: (021) 8370 3278

    Manajer Investasi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

    *Pengumuman ini juga dipublikasikan di Harian Neraca, terbit 26 Juli 2023

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 26 Juli 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Selasa (25/7). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.08%, 0.28%, dan 0.61%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.17% dan 0.48%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,022. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak bervariasi masing-masing sebesar 0.08% dan -0.29% diperdagangkan pada level US$ 83.00 dan US$ 79.40 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.96%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.22%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.10%, -0.04%, dan -0.19%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    The Fed diprediksi akan menaikkan suku bunga sebesar 0.25% minggu ini, bahkan diproyeksi kebijakan ini akan berlanjut hingga akhir tahun 2023. Dikutip dari Bloomberg (25/7), Chairman The Fed Jerome Powell nampaknya akan membiarkan kebijakan kenaikan suku bunga tersebut, dan Bank Sentral AS diperkirakan akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya pada Rabu (26/7) pukul 2.00 siang waktu setempat. Apabila kebijakan ini terjadi, maka kenaikan suku bunga sebesar 0.25% menandai kebijakan menaikkan suku bunga yang ke-11 kalinya yang dilakukan oleh Bank Sentral AS dan membawa suku bunga acuan level tertinggi dalam 22 tahun terakhir. (Kontan)

    Dalam Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan periode Juli 2023, BI kembali mempertahankan suku bunga acuan BI7DDR di level 5,75% untuk keenam kalinya berturut-turut. BI juga menetapkan suku bunga Deposit Facility 5,00% dan suku bunga Lending Facility 6,50%. Keputusan tersebut konsisten dengan stance kebijakan moneter untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam kisaran sasaran 3,0% plus minus 1% pada sisa tahun 2023 dan 2,5% plus minus 1% pada 2024. Gubernur BI Perry Warjiyo juga menekankan bahwa fokus kebijakan moneter dialihkan pada penguatan stabilisasi nilai rupiah untuk mengendalikan inflasi barang impor (imported inflation) dan mitigasi dampak ketidakpastian pasar keuangan global. (Investor)

    Bank Indonesia (BI) menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2023 sebesar 5,1% secara tahunan atau year on year (yoy). Hal tersebut diungkapkan oleh Deputi Gubernur BI Aida S. Budiman mengungkapkan bahwa BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi naik menjadi 5,1% dari yang sebelumnya di kisaran 5% yoy. Hal tersebut juga didukung oleh Gubernur BI Perry Warjiyo yang mengungkapkan pertumbuhan ekonomi untuk kuartal II-2023 terdorong oleh peningkatan konsumsi rumah tangga serta investasi. Kenaikan konsumsi rumah tangga tersebut berhubungan dengan hari keagamaan seperti Idul Fitri serta pemberian gaji ke -13 untuk aparatur sipil negara (ASN). Peningkatan investasi terlihat pada investasi non bangunan seperti kinerja ekspor yang positif dan hilirisasi. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—26-Juli-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 25 Juli 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Senin (24/7). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.52%, 0.40%, dan 0.19%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.19% dan 0.06%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,984. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.05% dan 0.22% diperdagangkan pada level US$ 82.62 dan US$ 78.89 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.05%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.39%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.07%, -0.05%, dan -0.03%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Meningkatnya harapan soft landing terhadap ekonomi Amerika Serikat (AS) bergantung pada kesediaan Federal Reserve (The Fed) mentolerir inflasi yang lebih tinggi dari target 2 persen. Mengutip Bloomberg, Senin (24/7/2023) ketua The Fed Jerome Powell dengan rekan-rekannya tampaknya akan menaikkan suku bunga sebesar 0,25 bps minggu ini. Tujuannya adalah untuk memperlambat ekonomi tanpa harus jatuh ke jurang resesi dan mencapai target inflasi 2 persen, atau yang disebut dengan soft landing.  Mantan bos The Fed Ben Bernanke mengatakan bahwa kenaikan suku bunga 25-26 Juli 2023 mungkin jadi yang terakhir. Namun, hal ini tergantung pada seberapa tinggi inflasi yang dapat diterima The Fed dan berapa lama. (Bisnis)

    Operasi moneter berupa term deposit valas sebagai penempatan devisa hasil ekspor (DHE) telah berlangsung sekitar empat bulan. Namun, eksportir masing enggan membawa masuk dananya dan menyimpan lebih lama ke sistem keuangan dalam negeri. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), total volume transaksi term deposit valas sejak 2 Maret 2023 hingga 20 Juli 2023 mencapai US$ 1.23 miliar. Jumlah tersebut terdiri dari transaksi dalam tenor satu bulan sebesar US$ 1 miliar dan tenor tiga bulan sebesar US$ 236 juta. Dengan nilai transaksi yang lebih banyak masuk ke tenor jangka pendek, kepala Ekonomi Bank Central Asia (BCA) David Sumual menduga, kondisi ini berkaitan dengan arus kas para pengusaha. Selain itu, imbal hasil tenor jangka pendek lebih menarik daripada imbal hasil tenor jangka Panjang. Pada 20 Juli 2023, imbal hasil tenor satu bulan bergerak di kisaran 5.22% hingga 5.32% dan imbal hasil tenor tiga bulan di kisaran 5.38% hingga 5.48%. (Kontan)

    Rupiah diperkirakan masih akan bergerak sideways lantaran investor wait and see menjelang rapat FOMC pada tanggal 25-26 Juli mendatang. Hari senin (24/7), rupiah ditutup stagnan pada level Rp 15.027 per dolar Amerika Serikat (AS). Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, pergerakan rupiah diperkirakan masih akan cenderung sideways hingga rilis FOMC pada Kamis mendatang. Sementara itu, Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan kembali mempertahankan suku bunga di level 5,75% pada RDG BI bulan Juli ini. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—25-Juli-2023.pdf