Samuel Aset Manajemen

Category: artikel

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 19 Mei 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Rabu (18/5). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.34%, 0.94%, dan 1.51%. Dari Eropa, indeks FTSE 100 dan STOXX600 meningkat masing – masing sebesar 0.25% dan 0.39%. Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,909. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI terdepresiasi masing-masing sebesar -0.21% dan -0.15% diperdagangkan pada level US$ 75.81 dan US$ 71.75 per barel. Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan bertumbuh sebesar 0.56%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.86%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow Jones, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing-masing sebesar 0.01%, 0.11%, dan 0.23%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Ekonomi Jepang tumbuh pada laju tahunan sebesar 1,6% pada kuartal pertama hingga Maret 2023. Menurut data yang dirilis Rabu (17/5), permintaan swasta pulih kembali setelah pembatasan terkait Covid-19 dilonggarkan. Produk domestik bruto (PDB) riil, yang mengukur jumlah nilai produk dan jasa suatu negara, tumbuh 0,4% pada kuartal Januari-Maret 2023 di ekonomi terbesar ketiga dunia, kata Kantor Kabinet pemerintah. Itu adalah laju pertumbuhan PDB terkuat sejak April-Juni 2022 menandai pertumbuhan 1,1%. Itu juga lebih baik dari perkiraan konsensus pasar sebesar 0,2%. Laju tahunan menunjukkan pertumbuhan apa yang akan terjadi jika apa yang ditandai selama kuartal tersebut berlanjut selama satu tahun. Kontributor pertumbuhan terbesar adalah permintaan swasta melonjak 3,1% tahunan, dengan belanja konsumen dan investasi swasta menunjukkan pemulihan yang sehat. Pembukaan perbatasan baru-baru ini untuk turis dan perjalanan masuk lainnya juga telah membantu meningkatkan konsumsi. Permintaan publik tumbuh 1,8% per tahun. (Investor)

    Bank Indonesia (BI) mencatat posisi utang luar negeri Indonesia pada akhir kuartal I-2023 tercatat sebesar US$ 402,8 miliar. Angka tersebut menunjukan kondisi utang luar negeri Indonesia tetap terkendali pada kuartal I-2023 tetap terkendali. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan utang luar negeri Indonesia pada kuartal I-2023 secara tahunan mengalami kontraksi sebesar 1,9% (yoy). Melanjutkan kontraksi pada kuartal sebelumnya sebesar 4,1% (yoy). Kontraksi pertumbuhan ini bersumber dari utang luar negeri sektor publik (pemerintah dan Bank Sentral) dan swasta. Utang luar negeri pemerintah melanjutkan tren kontraksi pertumbuhan. Posisi utang luar negeri pemerintah pada kuartal I-2023 tercatat sebesar US$ 194 miliar, atau secara tahunan mengalami kontraksi sebesar 1,1% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan kontraksi pada kuartal sebelumnya sebesar 6,8% (yoy). Perkembangan utang luar negeri tersebut dipengaruhi oleh penempatan investasi portofolio di pasar Surat Berharga Negara (SBN) domestik seiring dengan sentimen positif pelaku pasar global yang tetap terjaga. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—19-Mei-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 17 Mei 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Selasa (16/5). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -1.01%, -0.64%, dan -0.18%. Dari Eropa, indeks FTSE 100 dan STOXX600 menurun masing – masing sebesar -0.34% dan -0.42%. Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,858. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI terdepresiasi masing-masing sebesar -0.05% dan -0.04% diperdagangkan pada level US$ 74.87 dan US$ 70.83 per barel. Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan bertumbuh sebesar 0.69%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.56%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow Jones, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing-masing sebesar 0.19%, 0.22%, dan 0.23%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Pembelian obligasi pemerintah (US Treasury) oleh investor asing mencapai level tertinggi dalam lebih dua tahun terakhir pada Maret 2023, seiring dengan langkah investor mencari aset safe-haven di tengah tekanan sektor perbankan saat itu. Mengutip Reuters pada Selasa (16/5/2023) Departemen Keuangan AS melaporkan kepemilikan US Treasury naik menjadi US$7,573 triliun atau sekitar Rp111 kuadriliun, naik US$230 miliar dari US$7,343 triliun pada bulan sebelumnya. Analis suku bunga Senior TD Securities Gennadiy Goldberg mengatakan akumulasi bulanan US Treasury pada bulan Maret adalah yang sebesar sejak Juni 2021. “Bulan itu [Maret] sangat signifikan karena saat itu ada volatilitas sektor perbankan. Hal yang paling menarik adalah banyaknya pembelian Treasuries,” kata Goldberg. Goldberg menambahkan, investor pada saat itu mengambil risiko karena tekanan perbankan. Mayoritas investor asing berasal dari China, Jepang, Inggris. (Bisnis)

    Pemerintah mematok pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai kisaran 5,3-5,7 persen pada 2024, meningkat dari proyeksi tahun ini 5,3 persen. Proyeksi pertumbuhan tersebut juga lebih tinggi dari proyeksi sejumlah lembaga internasional pada kisaran 4,9 hingga 5,1 persen, melambat dari perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun ini. Pertumbuhan ekonomi yang berpotensi melambat pada 2024 lantaran masih tingginya ketidakpastian global, juga kembali normalnya harga komoditas. Kepala Pusat Ekonomi Makro dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman menyampaikan bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi oleh pemerintah dipatok terlalu tinggi, mengingat masih ada sejumlah tantangan yang membayangi perekonomian pada 2024. Di sisi domestik, perekonomian Indonesia pada tahun depan akan dipengaruhi oleh tahun politik, yang mana pelaku usaha biasanya cenderung wait & see. ?Target pertumbuhan ekonomi 2024 di angka 5,3-5,7 persen adalah target yang overestimate. Apalagi kondisi ekonomi akan sangat dipengaruhi oleh tahun politik, yang biasanya investasi akan banyak hold dulu menunggu kepastian kebijakan oleh presiden terpilih,? katanya kepada Bisnis, Selasa (16/5/2023). (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—17-Mei-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 16 Mei 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Senin (15/5). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.14%, 0.30%, dan 0.66%. Dari Eropa, indeks FTSE 100 dan STOXX600 menguat masing – masing sebesar 0.30% dan 0.25%. Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,792. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.57% dan 0.55% diperdagangkan pada level US$ 75.67 dan US$ 71.53 per barel. Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan bertumbuh sebesar 0.30%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.73%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow Jones, S&P dan Nasdaq terdepresiasi masing-masing sebesar -0.20%, -0.18%, dan -0.09%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Pasar Asia Pasifik diperdagangkan mixed, setelah dua dari tiga indeks utama Amerika Serikat (AS) mencatat penurunan minggu kedua berturut-turut, dipicu oleh kekhawatiran atas plafon utang AS dan data ekonomi yang mengecewakan. Mata uang Thailand menguat terhadap greenback karena partai oposisi negara itu akan mengamankan kemenangan dalam pemilihan umum (pemilu), mengakhiri hampir satu dekade pemerintahan konservatif yang didukung oleh militer. Investor juga akan mencerna produk domestik bruto (PDB) Thailand untuk kuartal pertama tahun ini. Baht Thailand menguat hari ini terhadap dolar karena partai oposisi membuat keuntungan yang signifikan dalam pemilu. Mata uang itu menguat 0,6% menjadi 33,73 terhadap dolar AS karena partai oposisi Thailand tampaknya akan menjadi pemenang terbesar dalam pemilihan umum Minggu (14/5). Baht melayang di level terkuatnya sejak Februari awal tahun ini ketika diperdagangkan di bawah ambang batas 33,5. Mata uang itu melihat titik terlemah pada Oktober 2022 karena Federal Reserve (Fed) AS melanjutkan siklus pengetatannya di atas 38,3 terhadap dolar, mata uang Thailand terlemah sejak Agustus 2006, menurut data Refinitiv. (Investor)

    Neraca perdagangan Indonesia pada April 2023 kembali membukukan surplus, yaitu sebesar US$3,94 miliar. Surplus tersebut meningkat dari capaian surplus pada bulan sebelumnya sebesar US$2,83 miliar. Neraca perdagangan Indonesia tercatat mengalami surplus selama 36 bulan beruntun. Jika dirincikan, surplus neraca perdagangan pada April 2023 terutama didorong oleh peningkatan surplus neraca perdagangan nonmigas, yaitu mencapai US$5,64 miliar. Surplus ini meningkat dibandingkan dengan surplus bulan sebelumnya yang didukung tetap kuatnya kinerja ekspor nonmigas sebesar US$18,03 miliar. Ekspor nonmigas yang tetap tinggi tersebut terutama bersumber dari peningkatan ekspor komoditas berbasis sumber daya alam seperti bijih logam dan timah seiring harga komoditas global yang masih tinggi. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—16-Mei-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 15 Mei 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Jumat (12/5). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.03%, -0,16%, dan -0.35%. Dari Eropa, indeks FTSE 100 dan STOXX600 menguat masing – masing sebesar 0.31% dan 0.40%. Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,810. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -0.49% dan -0.44% diperdagangkan pada level US$ 73.81 dan US$ 69.73 per barel. Indeks acuan Asia, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.44%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow Jones, S&P dan Nasdaq terdepresiasi masingmasing sebesar -0.07%, -0.08%, dan -0.12%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Bank Sentral Inggris atau Bank of England (BOE) kembali menaikan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,5 persen. Sebagaimana diketahui, kenaikan ini merupakan kenaikan ke-12 kali berturutturut semenjak Desember 2021 dengan suku bunga sebesar 0,25 persen, berdasarkan data dari Bank Sentral Inggris. Gubernur bank sentral Inggris Andrew Bailey mengatakan bahwa bank akan tetap berada di dalam jalur, lantaran berusaha untuk mengekang inflasi tertinggi dari setiap ekonomi utama. “Kami harus tetap berada di jalur untuk memastikan inflasi turun kembali ke target 2 persen,” Jelasnya, mengutip dari pemberitaan Reuters, Jumat (12/5/2023). Bank sentral Inggris kini tidak kembali memprediksi resesi setelah membuat peningkatan terbesar pada proyeksi pertumbuhannya, melainkan mengharapkan inflasi turun lebih lambat dari yang diharapkan. Sebagaimana diketahui, inflasi Inggris pada bulan Maret 2023 masih tetap di atas 10 persen. Kenaikan inflasi sebagian besar didorong kenaikan harga pangan yang tak terduga dan terjadi terus-menerus. (Bisnis)

    Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data terkait kinerja ekspor impor untuk periode April 2023, di mana bersamaan dengan momentum Ramadan dan Idulfitri. Sebelumnya, pada Maret 2023 nilai ekspor Indonesia mencapai US$23,50 miliar, naik 9,89 persen dibanding ekspor Februari 2023. Bila dibandingkan secara tahunan atau dengan Maret 2022 nilai ekspor turun sebesar 11,33 persen. Kinerja ekspor tersebut diikuti dengan nilai impor yang mencapai US$20,59 miliar, naik 29,33 persen dibandingkan Februari 2023 atau turun 6,26 persen dibandingkan Maret 2022. Dengan demikian, neraca perdagangan pada Maret 2023 mengalami surplus US$2,91 miliar terutama berasal dari sektor nonmigas US$4,58 miliar, namun tereduksi oleh defisit sektor migas senilai US$1,67 miliar. Adapun, ekonom kompak memproyeksikan kinerja surplus neraca dagang akan berlanjut namun akan menipis. Direktur Eksekutif Segara Institute Piter Abdullah meyakini reli surplus dalam 35 bulan terakhir akan berlanjut dan kecil kemungkinan terjadi defisit. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—15-Mei-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 12 Mei 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Kamis (11/5). Dow dan S&P 500 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.66% dan -0,17%, sedangkan Nasdaq menguat sebesar 0.18%. Dari Eropa, indeks FTSE 100 dan STOXX600 menurun masing – masing sebesar -0.14% dan – 0.01%. Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,723. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -0.83% dan -0.06% diperdagangkan pada level US$ 74.83 dan US$ 70.84 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan menurun sebesar -0.54%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.75%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow Jones, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing-masing sebesar 0.13%, 0.23%, dan 0.31%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Indeks Harga Konsumen (IHK) China hampir tidak tumbuh di bulan April ini setelah hanya naik 0,1 persen secara year-on-year, menandai tingkat inflasi terendah dalam dua tahun terakhir. Mengutip dari pemberitaan Bloomberg (11/5/2023), angka tersebut dipengaruhi oleh basis perbandingan yang rendah dari tahun lalu. Harga produsen juga diketahui turun 3,6 persen sebagian besar karena biaya komoditas yang lebih rendah. Secara terpisah, berdasarkan data dari Bank sentral Republik Rakyat China atau PBOC pinjaman melemah secara keseluruhan. Pertumbuhan M2 atau uang yang beredar dalam arti luas, dimoderasi menjadi 12,4 persen (yoy), dimana laju paling lambat terlihat hari ini. Data tersebut menunjukan kredit dan pinjaman baru pada April lebih buruk dibanding yang diharapkan lantaran konsumen dan bisnis membatasi pinjaman mereka, dilansir dari Bloomberg (11/5). “Data kredit China jauh di bawah perkiraan, memperkuat kekhawatiran atas keberlanjutan pemulihan pasca-Covid,” Ucap kepala ekonom di Guotai Junan International Holdings Ltd., Zhou Hao, mengutip dari Bloomberg (11/5). Hao kemudian juga mengatakan bahwa momentum pertumbuhan keseluruhan telah melambat secara signifikan, ekspektasi pelonggaran kebijakan yang meningkat, dan kebijakan pemotongan suku bunga tampaknya akan terjadi pada kuartal II/2023. (Bisnis)

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti pertumbuhan kinerja investasi atau penanaman modal tetap bruto (PMTB) yang melandai menjadi sebesar 2,11 persen pada kuartal I/2023. Tingkat pertumbuhan tersebut, kata Sri Mulyani, lebih rendah dibandingkan dengan kuartal IV/2022 yang sebesar 3,33 persen ataupun dengan kuartal I/2022 yang sebesar 4,08 persen. ?Pertumbuhannya di kuartal I masih belum terlalu bagus, di bawah 3 persen, maka kita berharap kegiatan investasi terus dipacu karena ini bagus untuk penciptaan lapangan kerja dan dampak ke produktivitas,? katanya dalam tayangan melalui Youtube Kemenkeu yang dikutip Bisnis, Kamis (11/5/2023). Sri Mulyani menyampaikan bahwa dalam mendukung kinerja investasi, keuangan negara atau APBN terus diarahkan untuk mendukung kualitas SDM di Indonesia. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment




    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—12-Mei-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 11 Mei 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Selasa (09/5). Dow terdepresiasi sebesar -0.09%, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq menguat masing-masing sebesar 0.45% dan 1.04%. Dari Eropa, indeks FTSE 100 dan STOXX600 menurun masing – masing sebesar -0.29% dan -0.38%. Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,715. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI terapresiasi masing-masing sebesar 0.48% dan 0.48% diperdagangkan pada level US$ 76.78 dan US$ 72.91 per barel. Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan tumbuh sebesar 0.35%, NIKKEI Jepang terdepresiasi sebesar -0.22%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow Jones, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing-masing sebesar 0.06%, 0.21%, dan 0.20%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Inflasi Amerika Serikat (AS) kembali melandai pada April 2023, namun masih jauh di atas target The Fed sebesar 2 persen. Berdasarkan data Departemen Tenaga Kerja AS pada Rabu (10/5/2023), inflasi atau Indeks Harga Konsumen (IHK) AS naik 0,4 persen per Maret 2023 dibandingkan bulan sebelumnya, setelah sebelumnya mengalami kenaikan 0,1 persen pada Maret 2023. Sementara itu, inflasi tahunan (year-on-year/yoy) mencapai 4,9 persen pada April 2023 setelah sebelumnya menyentuh 5 persen pada bulan Maret. Laju inflasi tahunan mencapai puncaknya yakni sebesar 9,1 persen pada Juni 2022, yang merupakan kenaikan terbesar sejak November 1981. Tim analis dari Goldman Sachs Group Inc. dan JPMorgan Chase & Co mengungkapkan data inflasi menjadi perhatian utama para investor, dengan saham-saham AS diperkirakan akan menguat jika data lebih rendah dari proyeksi dan cukup lemah untuk menjadi dasar bagi penghentian pengetatan the Fed. (Bisnis)

    Bank Indonesia (BI) menyebut, kinerja penjualan eceran secara tahunan diprakirakan tetap kuat pada April 2023. Hal tersebut tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) April 2023 sebesar 241,6 atau tumbuh positif sebesar 1,0% (year on year/yoy). Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menjelaskan, tetap kuatnya penjualan eceran terutama didukung oleh Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi yang meningkat, serta Kelompok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, dan Suku Cadang dan Aksesori yang membaik. ?Secara bulanan, penjualan eceran diprakirakan tumbuh 12,2% (mtm), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 7,0% (mtm),? ungkap Edwin dalam keterangannya, Rabu (10/5/2023). Peningkatan penjualan eceran terjadi pada mayoritas kelompok, terutama pada Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, Subkelompok Sandang, serta Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—11-Mei-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 10 Mei 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat melemah pada hari Selasa (09/5). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing-masing sebesar -0.17%, -0.46%, dan -0,63%. Dari Eropa, indeks FTSE 100 dan STOXX600 menurun masing – masing sebesar -0.18% dan -0.33%. Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,730. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -0.34% dan -0.52% diperdagangkan pada level US$ 77.02 dan US$ 73.33 per barel. Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan melemah sebesar -0.06%, NIKKEI Jepang terdepresiasi sebesar -0.46%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow Jones, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing-masing sebesar 0.08%, 0.11%, dan 0.08%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Neraca perdagangan China pada April 2023 tumbuh sebesar US$90,21 juta atau lebih tinggi dibandingkan realisasi pada Maret 2023 (month-to-month/mtm) sebesar US$88,19 juta. Laporan tersebut diumumkan oleh Biro Statistik Nasional China pada Selasa (9/5/2023). Berdasarkan data, diketahui bahwa impor China mengalami kontraksi per April 2023. Di sisi lain, ekspor meningkat namun melambat. Dilansir dari Reuters pada Selasa (9/5/2023), hal ini menunjukkan permintaan domestik tetap lemah, walaupun pembatasan Covid-19 telah dicabut oleh Presiden Xi Jinping. Hal ini menjadi tekanan pada ekonomi China yang tengah berjuang menghadapi pertumbuhan global yang melambat. Mengacu data Bea Cukai, diketahui bahwa inbound China turun sebesar 7,9 persen (year-on-year/yoy). Penurunan ini memperpanjang menurunan yang terlihat dari bulan sebelumnya yakni 1,4 persen. Kemudian, data ekspor China diketahui tumbuh 8,5 persen. Data ini berkurang dari lonjakan pada Maret yakni 14,8 persen. Ekonom memperkirakan bahwa tidak ada pertumbuhan impor dan peningkatan ekspor sebesar 8 persen. Pejabat pemerintah juga terus memperingatkan bahwa lingkungan eksternal yang parah dan rumit meningkatkan risiko resesi bagi banyak mitra dagang utama China. (Bisnis)

    Survei Konsumen Bank Indonesia pada April 2023 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya. ?Hal ini tecermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) April 2023 sebesar 126,1, lebih tinggi dibandingkan dengan 123,3 pada Maret 2023,? ungkap Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangannya, Selasa (9/5/2023). Erwin menjelaskan, menguatnya keyakinan konsumen pada April 2023 didorong oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang meningkat. IKE tercatat meningkat pada seluruh komponen pembentuknya, terutama pada indeks ketersediaan lapangan kerja dan penghasilan saat ini. ?IEK juga tercatat meningkat terutama pada indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja,? tutupnya. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—10-Mei-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 09 Mei 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat melemah pada hari Senin (08/5). Dow terdepresiasi masing-masing sebesar -0.17%, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq bergerak menguat masing – masing sebesar 0.05% dan 0,18%. Dari Eropa, indeks FTSE 100 dan STOXX600 tumbuh masing – masing sebesar 0.98% dan 0.35%. Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,767. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -0.42% dan -0.38% diperdagangkan pada level US$ 76.69 dan US$ 72.87 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan melemah sebesar -0.38%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.70%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat melemah pada pagi hari ini dengan Dow Jones, S&P dan Nasdaq terdepresiasi masing-masing sebesar -0.08%, -0.07%, dan -0.14.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Kekhawatiran mengenai solvabilitas bank-bank regional Amerika Serikat semakin meningkat, setelah First Republic Bank mengalami kegagalan. Akibatnya saham-saham bank merosot, hingga indeks keuangan S&P 500 hampir jatuh di bawah titik tertinggi pada tahun 2007. Tentunya hal ini membutuhkan waktu yang lama untuk memulihkan krisis tersebut. Sebagai gambaran, setelah krisis kredit pada tahun 2008 butuh lebih dari satu dekade bagi indeks tersebut untuk pulih. Manajer hedge fund dan pendiri Roppel Capital Management Jim Roppel mengatakan bahwa Indeks sektor keuangan telah berada di atas titik tertinggi tahun 2007 sejak Januari 2021. Jika saat ini indeks turun melewati batas tersebut, hal ini akan menjadi buruk bagi pasar saham karena dapat memberikan tekanan bagi bank untuk menghemat modal, mengurangi pinjaman, dan memberikan beban tambahan bagi ekonomi yang berisiko resesi, setelah kenaikan suku bunga The Fed. Dalam membahas mengenai gejolak pasar saham pada bank, ketakutan mengenai stabilitas sistem perbankan telah membayangi para investor. Walaupun pada hari Jumat (5/6/2023) spekulasi penjualan berlebihan telah berakhir karena harga saham sudah naik, masih banyak saham perbankan yang merosot dengan tajam. Contohnya Western Alliance Bancorp turun 27 persen dan PacWest Bancorp yang merosot 43 persen. (Bisnis)

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, hingga 28 April 2023 tercatat jumlah aliran modal asing yang masuk ke pasar keuangan domestik mencapai US$ 1,4 miliar. ?Transaksi modal dan finansial diperkirakan juga mencatat surplus seiring aliran masuk modal asing dalam bentuk investasi portofolio yang mencatat net inflows US$ 4,7 miliar,? ucap Sri Mulyani dalam konferensi pers Hasil Rapat Berkala KSSK II Tahun 2023 di LPS Learning Center, Gedung Pacific Century Place, Jakarta, Senin (8/5/2023). Dia mengatakan, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap baik dan mendukung ketahanan eksternal. Transaksi berjalan kuartal I-2023 diperkirakan mencatat surplus ditopang surplus neraca perdagangan barang sebesar US$ 12,3 miliar, melanjutkan surplus selama 35 bulan berturut-turut. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—09-Mei-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 08 Mei 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat menguat pada hari Jumat (5/5). Dow, S&P 500 dan Nasdaq terapresiasi masing-masing sebesar 1.65%, 1.85% dan 2.25%. Dari Eropa, indeks FTSE 100 tumbuh sebesar 0.98%. STOXX600 terapresiasi sebesar 1.08%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp. 14,717. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI melemah masing-masing sebesar -0.04% dan -0.01% diperdagangkan pada level US$ 75.27 dan US$ 71.33 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan tumbuh sebesar 0.84%, NIKKEI Jepang terdepresiasi sebesar -0.71%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak bervariasi pada pagi hari ini dengan Dow Jones dan S&P melemah masing-masing sebesar -0.01% dan -0.01% sedangkan Nasdaq terapresiasi sebesar 0.03%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2023 mencapai 5,03% secara tahunan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sumber pertumbuhan datang dari konsumsi rumah tangga dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi. “Bila diperhatikan, permintaan yang mendorong konsumsi rumah tangga masih kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2023,” terang Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik, Moh. Edy Mahmud dalam konferensi pers, Jumat (5/5). Edy merinci, pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada kuartal I-2023 sebesar 4,54% yoy. (Kontan)

    Sebanyak 43 anggota Senat Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, menyatakan bahwa mereka akan menentang pemungutan suara untuk RUU kenaikan pagu utang AS yang tidak mencakup penanganan prioritas-prioritas lainnya.  Melansir Reuters, Minggu (7/5/2023), berdasarkan surat yang ditujukan kepada Pemimpin Mayoritas Senat dari Partai Demokrat Chuck Schumer, Partai Republik menyatakan bahwa mereka dapat menghentikan rencana pembahasan kenaikan pagu utang. Dengan menyatakan ekonomi AS yang terjun bebas, Partai Republik, yang dipimpin oleh Senator Mike Lee dan Pemimpin Minoritas Mitch McConnell, mengatakan bahwa belanja substantif dan reformasi anggaran perlu menjadi titik awal untuk bernegosiasi sebelum kenaikan pagu utang disetujui. Beberapa anggota Partai Republik yang moderat, termasuk Senator Mitt Romney dan Lisa Murkowski tidak menandatangani surat tersebut. Senator Susan Collins, anggota Partai Republik moderat lainnya dan wakil ketua Komite Alokasi Senat, juga diketahui tidak menandatangani. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—08-Mei-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 05 Mei 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat melemah pada hari Kamis (04/5). Dow, S&P 500 dan Nasdaq terdepresiasi masing-masing sebesar -0.86%, -0.72% dan -0.49%. Dari Eropa, indeks FTSE 100 melemah sebesar ?1,10%. STOXX600 terdepresiasi sebesar -0.47%. Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,680. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.32% dan 0.34% diperdagangkan pada level US$ 72.75 dan US$ 68.84 per barel. Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan melemah sebesar  0.02%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.12%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat menguat pada pagi hari ini dengan Dow Jones, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing-masing sebesar 0.23%, 0.39%, dan 0.50%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Presiden Bank Pembangunan Asia (ADB) Masatsugu Asakawa mengatakan kenaikan suku bunga Federal Reserve yang masih terus berlangsung dapat membawa tekanan berupa arus keluar modal dari pasar keuangan Asia. Dampak lebih lanjut adalah depresiasi tajam mata uang negara-negara di kawasan. ?Maka, kita harus mencermati lebih dekat dampak yang datang dari pengetatan kebijakan moneter AS dan juga saya harus bersiap untuk memperkuat kerja sama keuangan di antara [negara-negara] kawasan kita,? katanya di sela-sela Pertemuan Tahunan Ke-56 ADB di Incheon, Korea Selatan, Kamis (4/5). Sejauh ini, imbal hasil seluruh surat utang pemerintah 10 negara Asia yang direkam ADB tampak turun secara year-to-date. Obligasi Vietnam tenor 10 tahun turun paling tajam, yakni 158,3 basis poin menjadi 3,21 persen per 3 Mei, The Fed kembali menaikkan suku bunganya sebanyak 25 basis poin pada Rabu (3/5/2023) malam, menegaskan kembali komitmennya untuk menurunkan inflasi, kendati pasar menangkap kemungkinan bank sentral paling berpengaruh di dunia itu akan menjeda kenaikan suku bunga pada pertemuan mendatang. Keputusan itu membawa Fed Fund Rate ke kisaran 5 persen-5,25 persen dari posisi 0 persen-0,25 persen sebelum Maret 2022. (Bisnis)

    Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal I-2023 akan berada di atas 5% dengan ditopang oleh konsumsi masyarakat. Di tengah permintaan global yang melambat, permintaan domestik diperkirakan akan menjadi penopang ekonomi di kuartal I dan II sampai dengan akhir 2023. ?Memperhatikan berbagai indikator dan juga kuartal I dan II yang mengalami momen Ramadan dan Idulfitri, maka ekonomi diperkirakan masih mampu tumbuh di atas 5%,? ucap Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Ferry Irawan saat dihubungi Investor Daily pada Kamis (04/05/2023). Dia mengatakan, aktivitas masyarakat mulai kembali normal dengan telah dicabutnya PPKM, sehingga perekonomian diharapkan terus menggeliat. Berbagai leading indicator seperti indeks penjualan riil, indeks keyakinan konsumen, dan juga PMI manufaktur menunjukkan prospek yang baik sampai dengan bulan April 2023.(Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—05-Mei-2023.pdf