Samuel Aset Manajemen

Blog

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 24 Juli 2019

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat ?hijau? indikasi indeks di bursa Asia akan naik hari ini mengikuti kenaikan indeks di bursa global semalam, ditambah dengan harga minyak mentah yang dibuka naik pagi ini.  Sementara mata uang kuat Asia yen dan HK dolar dibuka menguat terhadap USDolar, yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini walaupun secara teknikal rupiah masih berpotensi melemah menuju kisaran antara Rp.13.990  s.d Rp.14.020 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    Kinerja dua bank BUMN pada Q2-2019 mencatat perlambatan kinerja terlihat dari melambatnya pertumbuhan kredit, NIM, dan pertumbuhan laba usaha bersih. Perlambatan kinerja ini mengkonfirmasi perlambatan sektor usaha di Q2-2019. Perlambatan ini member indikasi ada potensi melambatnya pertumbuhan ekonomi pada Q2-2019 yang bisa dibawah kinerja Q202918 yang sebesar 5,27% yoy. 

    Boris Johson terpilih sebagai PM Inggris yang baru menggantikan Theresa May. Johson dikenal sebagai inisiator Brexit yang menjanjikan Inggris keluar dari Uni Eropa dengan tanpa kesepakatan. Ucapan selamat datang dari Presiden AS Trump sebagai pendukung kuat Johnson. Dua Trump dan Johnson ini bisa membuat tatanan perdagangan dunia kembali menjadi terproteksi dan menambah ketidakpastian ekonomi dunia. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-24-Juli-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 23 Juli 2019

    Indeks futures bursa Asia tercatat bervariasi, indikasi indeks di bursa Asia akan bergerak mixed hari ini dengan kecenderungan naik mengikuti kenaikan indeks di sebagian besar bursa global semalam, sementara harga minyak mentah dibuka naik pagi ini. Sementara mata uang Asia pagi ini kompak dibuka melemah terhadap USDolar yang bisa menjadi sentiment pelemahan rupiah menuju kisaran antara  Rp.13.950  s.d Rp.13.970 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    Kebijakan insentif fiskal pemerintah untuk sektor properti mewah tampaknya tidak efektif memberi dampak pada sektor properti kelas menengah. Hunian kelas menengah dengan nilai antara Rp.500 juta s.d Rp.2 miliar ini masih sulit dijangkau karena bunga KPR yang masih tinggi. Padahal hunian kelas menengah ini merupakan segmen terbesar ? sekitar 60% dari total sektor properti. Pelaku properti menilai properti kelas menengah ini masih belum membaik.

    Harga minyak dunia sejak Senin kemarin tercatat naik karena meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz pasca penangkapan kapal tanker Inggris oleh Iran, ditambah penutupan salah satu ladang minyak  terbesar di Libya yang menghasilkan minyak sebesar 290.000 barel per hari. Sementara itu Baltic Dry Index ? indikator perdagangan dunia untuk bahan mentah utama tercatat naik sebagai tertingginya sejak Desember 2013.

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-23–Juli-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 22 Juli 2019

    Indeks futures bursa Asia tercatat bervariasi, indikasi indeks akan bergerak ?mixed? hari ini dengan kecenderungan turun dengan sentimen indeks di bursa AS yang kompak turun akhir pekan lalu walaupun harga minyak mentah yang dibuka naik pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia HK dolar dan Sin dolar pagi ini dibuka menguat terhadap USDolar, yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.13.900  s.d Rp.13.930 per USD  (kurs tengah Bloomberg) walaupun secara teknikal berpotensi melemah.

    Survei Perbankan BI pada Q2-2019 untuk realisasi kredit baru melonjak naik dengan nilai SBT sebesar 78,3% dari 57,8% pada Q1-2019. Peningkatan tersebut terutama berasal dari kredit investasi dan konsumsi, sementara untuk modal kerja justru turun. Untuk Q3-2019 diperkirakan permintaan kredit baru melonjak dengan nilai SBT sebesar 92,8% seiring dengan optimisme terhadap penguatan ekonomi didukung dengan stabilitas politik dan keamanan, serta sinyal turunnya suku bunga ke depan. 

    Presiden Trump kembali meminta the Fed mengakhiri kebijakan moneter ketatnya seiring dengan tensi perdagangan dengan China yang masih berlangsung. Permintaan ini membuat probabilta the Fed turunkan suku bunganya semakin kuat. Namun pasar  saham merespon negatif pernyataan tersebut pada pertemuan Juli ini. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-22-Juli-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Jumat 19 Juli 2019

    Indeks futures bursa Asia tercatat bervariasi, indikasi indeks akan bergerak ?mixed? hari ini dengan kecenderungan naik didukung dengan indeks di bursa AS yang kompak naik semalam walaupun harga minyak mentah yang dibuka turun pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia yen dan Sin dolar pagi ini dibuka melemah terhadap USDolar, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.13.965  s.d Rp.14.000 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    BI putuskan turunkan suku bunga acuan 7DRR sebesar 25 bps sehingga menjadi 5,75%. Begitupun untuk suku bunga deposit facility dan lending facility masing-masing juga 25 bps. Keputusan ini mempertimbangkan tingkat inflasi yang rendah dan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global yang menurun. Dengan keputusan ini tampaknya CAD pada Q2-2019 akan relatif aman. BI masih mempunyai ruang penurunan 25 bps hingga akhir tahun 2019, menjadi 5,5%. 

    Jobless claim di AS untuk minggu yang berakhir pada 13 Juli tercatat naik. Sementara the Philadelphia Fed Manufacturing Index untuk aktvitas umum menunjukkan kenaikan. Kombinasi kedua data ini masih menunjukkan ekonomi AS yang masih solid walaupun ada kenaikan jobless claims. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-19-Juli-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 17 Juli 2019

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat ?merah?, indikasi potensi koreksi indeks di bursa Asia hari ini ditambah dengan turunnya indeks di bursa AS semalam dan harga minyak mentah yang dibuka turun pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia yen dan HK dolar pagi ini dibuka melemah terhadap USDolar yang bisa menjadi sentimen melemahnya rupiah hari ini. Ada otensi rupiah melemah menuju kisaran antara Rp.13.950  s.d Rp.14.000 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    Realisasi APBN 2019 per Juni 2019 mencatat penerimaan Negara sebesar Rp.898,76 triliun (41,5% dari pagu), dan belanja Negara sebesar Rp.1.034,5 triliun (42% dari pagu). Secara nominal kinerja Juni 2019 ini lebih besar dibandingkan dengan kinerja pada Juni 2018, alhasil defisit anggaran tercatat juga lebih besar, menjadi Rp.135,7 triliun dari Rp.110,6 triliun. Kendati demikian, kami perkirakan pemerintah akan bisa menjaga defisit APBN 2019 sebesar 1,84% dari PDB. 

    Presiden Trump kembali memberi pernataan terkait perang dagang AS-China. Negosiasi akan berjalan lama dan kemungkinan Trump bisa menerapkan tariff terhadap barang impor China senilai US$325 miliar. Pasar saham AS kompak terkoreksi semalam di tengah data penjualan ritel dan indeks perumahan tercatat naik diatas ekspektasi konsensus. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id


    Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-17–Juli-2019.pdf

  • Pengumuman Rencana Pembubaran Reksa Dana Terproteksi SAM Abadi Terproteksi I

    Pengumuman Rencana Pembubaran Reksa Dana Terproteksi SAM Abadi Terproteksi I

    Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 23/POJK.04/2016 tanggal 13 Juni 2016 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (“POJK Tentang Reksa Dana Berbentuk KIK”), PT Samuel Aset Manajemen selaku Manajer Investasi REKSA DANA TERPROTEKSI SAM ABADI TERPROTEKSI I (“Manajer Investasi”) dengan ini mengumumkan rencana pembubaran dan likuidasi REKSA DANA TERPROTEKSI SAM ABADI TERPROTEKSI I (“SAM ABADI TERPROTEKSI I”).

    Berkaitan dengan rencana tersebut di atas, dengan ini Manajer Investasi menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Manajer Investasi dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk selaku Bank Kustodian (“Bank Kustodian) telah sepakat untuk melakukan pembubaran dan likuidasi SAM ABADI TERPROTEKSI I sebagaimana termaktub dalam Kesepakatan Pembubaran SAM ABADI TERPROTEKSI I tertanggal 12 Juli 2019.
    2. SAM ABADI TERPROTEKSI I telah jatuh tempo pada tanggal 4 Februari 2019 dan Manajer Investasi telah melakukan pelunasan dan menginstruksikan Bank Kustodian untuk melakukan pembayaran pelunasan atas seluruh Unit Penyertaan SAM ABADI TERPROTEKSI I yang telah diterbitkan dan masih dimiliki oleh Pemegang Unit Penyertaan sehingga saat ini sudah tidak terdapat Pemegang Unit Penyertaan yang tersisa dalam SAM ABADI TERPROTEKSI I.
    3. Pada tanggal 16 Juli 2019, Manajer Investasi telah memberitahukan rencana pembubaran SAM ABADI TERPROTEKSI I kepada Otoritas Jasa Keuangan.
    4. Pembubaran dan dimulainya proses likuidasi akan dilakukan dengan ditandatanganinya akta pembubaran SAM ABADI TERPROTEKSI I yang dibuat di hadapan notaris.

    Demikian pengumuman ini dibuat untuk dapat diketahui oleh publik.

    Jakarta, 16 Juli 2019
    Manajer Investasi
    selaku Likuidator REKSA DANA TERPROTEKSI SAM ABADI TERPROTEKSI I

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    *Informasi keterbukaan ini terbit di harian Neraca 16 Juli 2019

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 16 Juli 2019

    Indeks futures bursa Asia tercatat bervariasi, indikasi indeks di bursa Asia akan bergerak mixed hari ini sementara harga minyak mentah dibuka turun pagi ini. Tetapi kemungkinan IHSG akan menguat memfaktorkan sentimen positif pertemuan Jokowi dan Prabowo Subianto pada Sabtu akhir pekan lalu. Begitupun dengan rupiah yang kemungkinan juga akan menguat menuju kisaran antara  Rp.13.900  s.d Rp.14.000 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    Neraca perdagangan bulan Juni 2019 tercatat surplus sebesar US$196 juta. Surplus ini terjadi karena pertumbuhan impor secara bulanan turun lebih besar  (-20,7% mom) dibandingkan pertumbuhan ekspor (-8,98% mom). Namun surplus ini belum menolong kinerja neraca perdagangan selama Q2-2019 yang tercatat defisit sebesar US$1,87 miliar, lebih tinggi dari Q2-2018 sebesar US$1,46 miliar. Kemungkinan CAD pada Q2-2019 ini juga lebih tinggi dibandingkan Q2-2018 yang sebesar 3,04% dari PDB.

    Pertumbuhan ekonomi China pada Q2-2019 tercatat sebesar 1,6% qtq atau 6,2% yoy. Secara triwulanan, naik dari 1,4% pada Q1-2019, tetapi secara tahunan kinerja tersebut merupakan yang terendah dalam 27 tahun terakhir. Secara triwulanan sebesarnya ada perbaikan di kapasitas utilisasi, dan industrial output. Pemerintah China proyeksikan ekonomi China tumbuh antara 6%-6,4% tahun 2019 ini.

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-16–Juli-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 15 Juli 2019

    Indeks futures bursa Asia tercatat bervariasi, indikasi indeks di bursa Asia akan bergerak mixed hari ini sementara harga minyak mentah dibuka turun pagi ini. Tetapi kemungkinan IHSG akan menguat memfaktorkan sentimen positif pertemuan Jokowi dan Prabowo Subianto pada Sabtu akhir pekan lalu. Begitupun dengan rupiah yang kemungkinan juga akan menguat menuju kisaran antara  Rp.13.900  s.d Rp.14.000 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    Ketegangan antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto pasca Pemilihan Presiden mencair dengan pertemuan informal kedua tokoh di Stasiun MRT Lebak Bulus yang diakhir dengan makan siang. Pertemuan tersebut kemungkinan akan direspon positif pelaku pasar. Rupiah bisa berpotensi menguat dibawah Rp.14.000 per USD, termasuk IHSG yang juga akan naik. 

    Sementara itu pada hari Minggu kemarin, Joko Widodo dan Ma?ruf Amin memberikan pidato terkait 5 visi ekonomi yaitu: 1). Infrastruktur; 2). Pembangunan SDM; 3). Investasi; 4). Reformasi birokrasi; 5). APBN yang focus. Jokowi juga mengajak persatuan dan kesatuan untuk membangun Indonesia yang kuat. Pidato yang lugas ini akan menambah sentiment positif pasar pada perdagangan hari ini. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-15-Juli-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Jumat 12 Juli 2019

    Indeks futures bursa Asia tercatat bervariasi, namun kemungkinan indeks di bursa Asia akan naik terbawa sentimen naiknya indeks  Dow di bursa AS semalam walaupun harga minyak mentah dibuka bervariasi pagi ini. Mata uang kuat Asia yen dan HK dolar dibuka menguat pagi ini yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah menuju kisaran antara  Rp.14.000  s.d Rp.14.050  per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    SKDU hasil survei BI untuk Q2-2019 mencatat SBT sebesar 19,17%, membaik dibandingkan Q1-2019 yang sebesar 8,65% karena efek faktor musiman. Namun jika dibandingkan dengan Q2-2018, kinerja Q2-2019 melambat, baik dari sisi kegiatan usaha, serapan tenaga kerja, dan penggunaan kapasitas produksi. Kemungkinan melambatnya kinerja pada Q2-2019 ini karena ada faktor Pemilu yang membuat pelaku usaha cenderung ?wait and see? dan mengurangi kegiatan usahanya. 

    Inflasi AS bulan Juni tercatat 1,6% yoy, terendah dalam 4 (empat) bulan terakhir. Perlambatan inflasi ini bisa menambah kemungkinan the Fed turunkan suku bunga semakin besar. Pelaku pasar perkirakan the Fed akan turunkan suku bunganya pada pertemuan 30-31 Juli ini.. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-12-Juli-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 9 Juli 2019

    Indeks futures bursa Asia tercatat bervariasi, indikasi indeks di bursa Asia akan bergerak ?mixed? hari ini dengan kecenderungan terkoreksi terbawa sentimen negatif turunnya indeks di bursa global semalam dan harga minyak mentah yang dibuka turun pagi ini. Mata uang kuat Asia yen dan HK dolar kompak dibuka menguat pagi ini yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah walaupun terbatas menuju kisaran antara Rp.14.100  s.d Rp.14.105 per USD  (kurs tengah Bloomberg) walaupun secara teknikal rupiah masih berpotensi melemah.

    Keyakinan konsumen (IKK) pada Juni 2019 tercatat 126,4 sedikit turun dibandingkan Mei yang sebesar 128,2. Dari komponen pembentuk IKK yaitu IKE dan IEK semua nya menunjukkan level diatas 100 yang artinya konsumen optimis termasuk komponen ketersediaan lapangan kerja yang sebelumnya dibawah 100. Penurunan IKK terutama karena turunnya semua komponen IEK yang kemungkinan karena faktor musiman pasca puasa-lebaran. Dengan IKK yang masih tinggi ini, memberi ekspektasi pertumbuhan ekonomi Q2-2019 akan cukup tinggi. 

    Pemerintah dan DPR sepakati asumsi makro RAPBN 2020. Perubahan terutama terjadi pada Pertumbuhan Ekonomi (PE) dari yang diajukan 5,3%-5,6% menjadi 5,2%-5,5%, nilai tukar rupiah menjadi Rp.14.000 s.d Rp.14.500 per USD, dan suku bunga SPN menjadi 5%-5,5%. Inflasi, harga ICP dan lifting tidak berubah. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-9-Juli-2019.pdf