Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat ?hijau? indikasi indeks di bursa Asia akan naik hari ini mengikuti kenaikan indeks di bursa global semalam, ditambah dengan harga minyak mentah yang dibuka naik pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia yen dan HK dolar dibuka menguat terhadap USDolar, yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini walaupun secara teknikal rupiah masih berpotensi melemah menuju kisaran antara Rp.13.990 s.d Rp.14.020 per USD (kurs tengah Bloomberg).
Kinerja dua bank BUMN pada Q2-2019 mencatat perlambatan kinerja terlihat dari melambatnya pertumbuhan kredit, NIM, dan pertumbuhan laba usaha bersih. Perlambatan kinerja ini mengkonfirmasi perlambatan sektor usaha di Q2-2019. Perlambatan ini member indikasi ada potensi melambatnya pertumbuhan ekonomi pada Q2-2019 yang bisa dibawah kinerja Q202918 yang sebesar 5,27% yoy.
Boris Johson terpilih sebagai PM Inggris yang baru menggantikan Theresa May. Johson dikenal sebagai inisiator Brexit yang menjanjikan Inggris keluar dari Uni Eropa dengan tanpa kesepakatan. Ucapan selamat datang dari Presiden AS Trump sebagai pendukung kuat Johnson. Dua Trump dan Johnson ini bisa membuat tatanan perdagangan dunia kembali menjadi terproteksi dan menambah ketidakpastian ekonomi dunia.
Salam,
Lana Soelistianingsih
Kepala Riset/Ekonom
Samuel Aset Manajemen
Telp: 62 21 28548828
PT SAMUEL ASET MANAJEMEN
Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia
t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474 |www.sam.co.id
Leave a Reply