Samuel Aset Manajemen

Blog

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 7 Februari 2019

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat ‘hijau’, indikasi ada potensi indeks di bursa Asia akan naik hari ini terbawa sentimen penguatan indeks di bursa global semalam dan harga minyak mentah yang dibuka bervariasi pagi ini. Mata uang kuat Asia yen dan Sin dolar dibuka menguat terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.13.970  s.d Rp.14.010 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Ekonomi Indonesia tahun 2018 tumbuh 5,17% yoy, lebih baik dibandingkan tahun 2017 sebesar 5,07% yoy. Perbaikan ini karena daya beli yang membaik, efek dari: 1). Bantuan sosial pemerintah; 2). Inflasi yang stabil terutama untuk bahan makanan. Namun beebrapa wilayah luar pulau Jawa masih tercatat tumbuh dibawah pertumbuhan nasional.  PDB secara nominal tercatat sebesar Rp.14,8 triliun dan PDB riil tercatat sebesar Rp.10,4 triliun. Sementara PDB per kapita tercatat sebesar Rp.56 juta.

     

    Defisit perdagangan AS pada November 2018 tercatat sebesar US$49,3 miliar, terendah dalam 5 bulan terakhir. Tampaknya efek trade war mulai efektif menurunkan impor AS. Pada tahun 2017 tercatat defisit perdagangan terbesar dengan China, Meksiko, dan Jepang.

     

     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-7-Februari-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 6 Februari 2019

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat ‘hijau’, indikasi ada potensi indeks di bursa Asia akan naik hari ini terbawa sentimen penguatan indeks di bursa global semalam dan harga minyak mentah yang dibuka bervariasi pagi ini. Mata uang kuat Asia yen dan Sin dolar dibuka menguat terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.13.970  s.d Rp.14.010 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Hari ini BPS akan umumkan PE untuk Q4-2018 dan FY 2018. Konsensus memperkirakan PE tumbuh 5,1% yoy untuk FY 2018. Diantara komponen pembentuk PDB, 3 komponen yaitu konsumsi RT, Pengeluaran pemerintah, dan investasi memebrikan efek ekspansi, sedanglkan net-impor memberikan efek kontraksi. SAM kami perkirakan PE tumbuh antara 5,08% s.d 5,12% untuk FY 2018.

     

    Beberapa data AS menunjukkan perlambatan. Beberapa data yang melambat: 1). IHS the Markit untuk PMI komposit; 2). IHS the Markit jasa-jasa; 3). The ISM non manufacturing; 4). The IBD/TIPP Economic Optimism Index. Sebelumnya data ketenagakerjaan juga melambat. Namun perlambatan ini belum menjadi indikasi kuat ekonomi AS menuju fase resesi.

     



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-6-Februari-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 4 Februari 2019

    Ada kecenderungan indeks di bursa Asia akan naik hari ini terlihat dari indeks futures bursa Asia yang hampir semuanya ‘hijau’  walaupun harga minyak mentah dibuka bervariasi pagi ini. Mata uang kuat Asia yen dan HK dolar dibuka menguat terhadap USDolar pagi ini, kemungkinan membantu sentimen penguatan rupiah menuju kisaran Rp.13.900 s.d Rp.13.940 per USD (kurs tengah Bloomberg).

     

    Pertumbuhan uang beredar dalam arti luas (M2) tercatat 6,3% yoy pada Desember 2018, melambat dari 6,6% yoy pada November 2018 karena melambatnya perlambatan kredit perbankan yang sebesar 11,7% yoy pada Desember 2018 dari 11,9% yoy pada November 2018. DPK juga melambat dari 7,1% yoy menjadi 6,1% yoy. Perlambatan ini terlihat dari melambatnya uang kartal (currency) dari 9,1% yoy menjadi 6,6% yoy. Tampaknya naiknya suku bunga BI mulai efektif dalam memperlambat likuiditas rupiah.

     

    Tingkat pengangguran di AS tercatat naik menjadi 4% pada bulan Januari  2019 dari 3,9%  pada bulan Desember 2018. Naiknya jumlah yang menganggur ini sebagian karena efek dari government shut-down selama 35 hari lalu. Naiknya tingkat pengagguran ini belum menjadi indikasi mulai terjadinya perlambatan ekonomi di AS karena  non-farm payroll justru tercatat naik. 

     

     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-4-Februari-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 31 Januari 2019

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat ‘hijau’, indikasi ada potensi indeks di bursa Asia akan naik hari ini terbawa sentimen penguatan indeks di bursa AS dan naiknya harga minyak mentah pagi ini. Mata uang kuat Asia yen dan HK dolar dibuka melemah terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.14.100  s.d Rp.14.130 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Realisasi investasi tahun 2018 tercatat sebesar Rp.721,3 triliun atau 94,3% dari target sebesar Rp.765 triliun. Secara tahunan PMDN naik 28,6% yoy, sedangkan PMA turun (minus) 11,6% yoy. Sedangkan untuk Q4-2018 tercatat PMA naik sebesar 11,1% qtq dan PMDN naik 2,6% qtq. Membaiknya kinerja invstais di Q4-2018 ini menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi selain Konsumsi Rumah Tangga dan Pengeluaran Pemerintah. 

     

    The Fed putuskan suku bunganya tetap 2,25%-2,5% pada pertemuan 29-30 Januari kemarin. Keputusan  ini sesuai dengan ekspektasi pooling Bloomberg. Dalam pernyataannya Gubernur the Fed mengatakan the Fed mengambil kebijakan ‘patient rate’ dengan fleksibilitas neracanya. Hasil pooling Bloomberg menunjukkan probabilita terbesar di tahun 2019 ini the Fed pertahankan suku bunganya pada level sekarang.

     



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828


     

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-31-Januari-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 29 Januari 2019

     

    Ada potensi kuat indeks di bursa Asia hari ini akan terkoreksi, terindikasi dari indeks futuresnya yang tercatat kompak ‘merah’, ditambah sentimen penurunan indeks di hampir semua bursa global semalam dan harga minyak mentah yang dibuka turun pagi ini. Kemungkinan nilai tukar rupiah akan melemah terbawa sentimen pelemahan HK dolar dan Sin dolar terhadap US dolar pagi ini, menuju kisaran antara  Rp.14.080  s.d Rp.14.10  0 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Pemerintah alokasikan senilai Rp.10 triliun untuk Dana Insentif Daerah (DID) yang diberikan kepada pemerintah daerah (Pemda) yang memenuhi kriteria. DID ini diharapkan bisa mendorong kinerja Pemda dalam layanan masyarakat. DID ini tidak termasuk bagian dari Dana Transfer dan Dana Desa. DID ini meningkat dari Rp.1,66 triliun pada APBN 2015 menjadi Rp.10 triliun pada APBN 2019.

     

    Isu Huawei semakin berkembang dengan AS mengajukan perkara hukum dengan tambahan tuduhan-tuduhan termasuk melakukan pelanggaran perdagangan dengan Iran yang sedang terkena sanksi AS. Saat ini CFO Huawei sedang menghadapi proses pengadilan di Vancouver, Kanada. Isu Huawei ini dikawatirkan menghambat pembahasan kesepakatan perdagangan AS-China pada 30 Januari mendatang.

     



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828


     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-29-Januari-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 28 Januari 2019

    Hampir semua indeks futures bursa Asia tercatat hijau sebagai indikasi kuat indeks di bursa Asia akan naik hari ini terbantu sentimen kenaikan indeks di bursa global pada akhir perdagangan minggu lalu walaupun harga minyak mentah dibuka sedikit turun pagi ini. Kemungkinan nilai tukar rupiah akan menguat terbawa sentimen penguatan yen, HK dolar dan Sin dolar terhadap US dolar pagi ini, menuju kisaran antara  Rp.14.050  s.d Rp.14.090 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    BI perkirakan angka inflasi 2019 akan stabil. Hingga pekan ke-4 bulan Januari 2019 tercatat inflasi sebesar 0,49% ytd, sedangkan Januari 2018 tercatat 0,62% mom. Ada potensi inflasi meningkat memasuki triwulan ke-3 dengan naiknya administered prices terutama untuk tarif listrik. Namun angka inflasi masih bisa terjaga sesuai target 3,5%±1%.

     

    Setelah 35 hari mengalami government shut down, pada Jumat pekan lalu Presiden Trump menandatangani anggaran untuk 3 minggu ke depan dan mengakhiri masa government shut down tersebut. Namun belum ada persetujuan dari Partai Demokrat untuk anggaran membangun tembok Meksiko senilai US$5,7 miliar. Selama dua bulan anggaran 2018/2019, defisit telah tercatat sebesar US$305,4 miliar, naik dari US$201,8 miliar pad aperiode yang sama tahun anggaran 2017/2018.

     



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-28-Januari-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Jumat 25 Januari 2019

    Ada potensi indeks di bursa Asia akan naik hari ini terlihat dari indeks futuresnya yang tercatat kompak hijau walaupun indeks di bursa global ditutup bervariasi semalam, begitupun harga minyak mentah juga dibuka bervariasi pagi ini.  Nilai tukar rupiah kemungkinan melemah hari ini terbawa sentimen pelemahan yen dan HK dolar pagi ini, menuju kisaran antara  Rp.14.170  s.d Rp.14.185 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Pemerintah mengkaji penurunan tarif PPh Badan sebagai upaya penyesuaian dengan Negara lain. Penelitian OECD menunjukkan era tarif PPh Badan dimulai secara global. Tahun 2000 tarif pajak PPh Badan tercatat 28,6%, turun menjadi 21,4% di tahun 2018. Sedangkan tarif PPh Badan di Indonesia mencapai 25%. Tarif PPh Badan ini juga menjadi salah satu indikator dalam survey Ease of Doing Business Bank Dunia. Peringkat Indonesia untuk tahun 2019 turun 1 level menjadi 73.

     

    Jobless claims untuk minggu yang berakhir pada 19 Januari 2019 tercatat turun menjadi 199.000 terendah sejak 15 November 1969. Turunnya jobless claims selama bulan Januari 2019 ini bisa menjadi pertimbangan kenaikan suku bunga the Fed namun survey Bloomberg mencatat kemungkinan 99,5% the Fed tidak naikkan suku bunganya pada pertemuan 30 Januari 2019 ini.

     



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-25-Januari-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 24 Januari 2019

    Sebagian besar indeks futures di bursa Asia tercatat ‘merah’ indikasi ada potensi koreksi di indeks bursa Asia hari ini, ditambah sentimen koreksi dari sebagian besar indeks di bursa global semalam ditambah harga minyak mentah yang dibuka turun pagi ini. Kemungkinan nilai tukar rupiah akan menguat terbawa sentimen penguatan yen, HK dolar, dan Sin dolar pagi ini, menuju kisaran antara  Rp.14.150  s.d Rp.14.185 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Peraturan Pemerintah untuk DHE telah ditandatangani Presiden pada 10 Januari 2019.  Selanjutnya aturan teknis akan dikeluarkan oleh Kemenkeu, BI, dan OJK. PP tersebut mengatur kewajiban DHE untuk disimpan di perbankan dalam negeri dan dikonversi ke rupiah. Data BI mencatat pelaporan DHE sudah mencapai 95% dari SPE, namun yang dikonversi baru mencapai 15%. Kewajiban ini akan menjadi penopang fundamental rupiah.

     

    Kekawatiran terhadap resesi ekonomi AS belum kuat. Harga rumah untuk single family untuk bulan November  naik 0,4% mom, diatas konsensus sebesar 2% mom. Begitupun dengan indesk aktivitas sektor manufaktur dari the Fed Richmond tercatat minus 2 untuk bulan Januari 2019, naik signifikan dari minus 8 pada bulan Desember 2018. Kemungkinan the Fed akan menahan kebijakan suku bunganya pada pertemuan 20-30 Januari ini.

     



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-24-Januari-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 23 Janauri 2019

    Hampir semua indeks futures di bursa Asia tercatat ‘merah’ indikasi ada potensi koreksi di indeks bursa Asia hari ini, ditambah sentimen koreksi dari indeks di bursa global semalam ditambah harga minyak mentah yang dibuka turun pagi ini. Kemungkinan nilai tukar rupiah akan melemah terbawa sentimen pelemahan yen dan HK dolar pagi ini, menuju kisaran antara  Rp.14.225  s.d Rp.14.235 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Pemerintah masih optimis target pertumbuhan ekonomi 5,3% yoy masih bisa tercapai di tengah potensi perlambatan ekonomi global dengan fokus pada 25 program prioritas, diantaranya program KUR, pengendalian inflasi, keuangan inklusi, dan insentif fiskal. Untuk KUR tahun 2019 ini pemerintah menganggarkan sebesar Rp.140 triliun naik dari Rp.123,8 triliun tahun 2018. Bank Dunia dan IMF proyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,2% yoy di tahun 2019. Sementara SAM proyeksikan 5,17% s.d 5,24% yoy.

     

    Pasar global kembali terkoreksi semalam. Penasihat Trump mensinyalkan AS tidak akan melunak dalam kesepakatan perdagangan jika China tidak melakukan reformasi struktural. Tensi perdagangan AS-China ini membuat Bank Dunia dan IMF memproyeksi turun pertumbuhan ekonomi global tahun 2019. Penurunan ini membuat kekawatiran turunnya permintaan minyak mentah sehingga harga minyak mentah menjadi turun.



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-23-Januari-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 22 Januari 2019

     

    Kemungkinan indeks di bursa Asia akan bergerak ‘mixed’ hari ini terindikasi dari indeks futures bursa Asia yang bervarisi dengan kecenderungan naik terbawa sentimen naiknya harga minyak mentah pagi ini. Kemungkinan nilai tukar rupiah akan menguat terbawa sentimen penguatan yen dan Sin dolar pagi ini, menuju kisaran antara  Rp.14.200  s.d Rp.14.220 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    IMF merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi global dari 3,7% menjadi 3,5%. Bagi Indonesia perlambatan ekonomi global dan khususnya China berdampak serius terhadap kinerja ekspor. Pemerintah masih meyakini target pertumbuhan ekonomi 5,3% di tahun 2019 akan tercapai. Sementara penelitian OECD terbaru menyatakan era PPh badan usaha di dunia turun dari 28,6% di tahun 2000 menjadi 21,4% di tahun 2018, sedangkan PPh Indonesia masih sebesar 25%.

     

    Ekonomi China tahun 2018 tercatat 6,6% yoy melambat dibandingkan 2017 yang sebesar 6,8% yoy. Untuk Q4-2018 tercatat 6,4% yoy, melambat dari 6,5% yoy pada Q3-2018. Perlambatan ini sebagai dampak dari efek pengenaan tarif atas barang-barang ekspor China ke AS, melemahnya permintaan domestik, dan off-balace sheet borrowing dari pemerintah local yang mengkawatirkan. Presiden China Xi Jinping memperingatkan partai Komunis terhadap risiko yang sangat serius terhadap ancaman perlambatan ekonomi ini.



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-22-Januari-2019.pdf