Terkait dengan perubahan logo di SAMUEL GROUP dan sehubungan SURAT KEPUTUSAN DIREKSI PT Samuel Aset Manajemen dengan nomor 707/MKT/SAM/VI/23 Tentang Perubahan Logo Perseroan per tanggal 20 Juni 2023, dengan ini kami informasikan kepada Nasabah SAM dan Publik bahwa:- secara bertahap SAM akan melakukan perubahan identitas logo baru pada seluruh atribut komunikasi fisik dan digital perusahaan, seperti dokumen surat menyurat/kop surat, file presentasi, kartu nama, stempel, corporate stationary, marketing toolkits, website/sosial media, dan lain-lain, dengan menggunakan logo baru.
Unduh Surat Keputusan Direksi PT Samuel Aset Manajemen
Disclaimer: Logo perusahaan digunakan untuk keperluan identifikasi dan informasi, bukan sebagai bentuk afiliasi, dukungan, atau endorsement, kecuali dinyatakan lain.
Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari
Selasa (20/6). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing
sebesar -0.72%, -0.47%, dan -0.16%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE
100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.25% dan -0.59%.
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level
Rp.15,002. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah
masing-masing sebesar 0.36% dan 0.39% diperdagangkan pada level US$ 76.17 dan
US$ 71.47 per barel.
Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar
-0.44%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.07%. Perdagangan indeks futures
Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P,
dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.01%, 0.03%, dan 0.04%
Isu Ekonomi dan Pasar
China mengambil kebijakan untuk memangkas suku bunga acuan pada
Selasa (20/6). Kebijakan tersebut diputuskan oleh bank sentral China atau
People’s Bank of China (PBOC) dengan menurunkan suku bunga untuk kredit
perumahan sebesar 10 basis poin untuk masing-masing tenor pinjaman rumah jangka
waktu satu tahun menjadi 3,55%, dan lima tahun menjadi 4,20%. Pemangkasan
ini meleset dari perkiraan para pengamat yang sebesar 15 basis poin untuk suku
bunga kredit jangka waktu lima tahun. Mereka menilai penurunan tersebut terlalu
sedikit dan perlu ditambah. Sementara itu Analis Riset Global BofA menyampaikan
pemerintah China akan lebih banyak mengambil kebijakan untuk mendukung
peningkatan perputaran ekonomi di masyarakat, terutama permintaan KPR yang
turun. Salah satu kebijakan yang dapat diambil pemerintah dan tidak terbatas
pada pemotongan kumulatif 25 basis poin pada suku bunga acuan pada akhir tahun
ini. (Kontan)
Melesatnya peringkat daya saing Indonesia diyakini oleh
Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan membuat
target investasi Rp1.400 triliun pada tahun ini dapat terpenuhi.
Berdasarkan laporan Institute for Management Development World Competitiveness
Yearbook 2023, peringkat daya saing Indonesia berada di posisi 34 dari total 64
negara. Raihan ini melesat dibandingkan capaian tahun lalu yang bertengger di
peringkat ke-44. Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian
Investasi/BKPM Yuliot mengatakan bahwa perbaikan peringkat daya saing tersebut
akan menjadi acuan investor dalam melihat peluang dan keputusan berinvestasi.
Peningkatan pemeringkatan yang diraih Indonesia disebabkan oleh kebijakan dan
pengelolaan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah dari sejumlah aspek.
Hal ini seturut dengan Institute for Management Development World
Competitiveness Center, yang melakukan penilaian terhadap 4 faktor, yakni
performa ekonomi, efisiensi pemerintah, efisiensi bisnis, dan infrastruktur.
(Bisnis)
Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Senin
(19/6). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar
-0.32%, -0.37%, dan -0.68%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan
STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.71% dan -1.02%.
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level
Rp.14,999. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah
masing-masing sebesar ?0.21% dan ?0.52% diperdagangkan pada level US$ 75.92 dan
US$ 71.16 per barel.
Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.38%,
NIKKEI Jepang melemah sebesar -0.39%. Perdagangan indeks futures Amerika
Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq
terdepresiasi masing – masing sebesar -0.37%, -0.25%, dan -0.26%
Isu Ekonomi dan Pasar
Goldman Sachs Group Inc. memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi
China dengan alasan terbatasnya pilihan untuk meningkatkan stimulus moneter.
Dilansir dari Bloomberg pada Senin (19/6/2023), analis di Goldman memangkas
proyeksi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) China tahun 2023 menjadi 5,4
persen dari 6 persen. Tim ekonom Goldman mengatakan pelonggaran kebijakan di
masa mendatang datang kemungkinan tidak akan melebihi yang diterapkan pada
perlambatan ekonomi yang terjadi sebelumnya, termasuk tahun 2020. Stimulus
properti dan infrastruktur mungkin akan tepat sasaran dan moderat mengingat
adanya penurunan populasi, tingkat utang yang tinggi, dan seruan Presiden Xi
Jinping untuk menekan aksi spekulasi di sektor properti. (Bisnis)
Bank Indonesia (BI) melaporkan utang luar negeri pemerintah naik
1,8 persen menjadi US$194,1 miliar atau setara Rp2.905,1 triliun (estimasi
kurs: Rp14.967) per April 2023. Negara ini ternyata menjadi kreditur terbesar
bagi pemerintah. Berdasarkan data Statistik Utang Luar Negeri
Indonesia (SULNI) edisi Juni 2023, Jepang tercatat sebagai negara pemberi utang
terbesar kepada pemerintah dengan nilai mencapai US$8,45 miliar, disusul Jerman
sebesar US$3,9 miliar, dan Perancis US$2,38 miliar. Kepala Departemen
komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono menyampaikan bahwa kenaikan utang luar
negeri (ULN) pemerintah terjadi setelah bulan Maret lalu mengalami kontraksi
sebesar 1,1 persen year-on-year (yoy). (Bisnis)
Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat, Fakultas Ekonomi
dan Bisnis, Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) mengungkapkan, FIFA Matchday
Indonesia vs Argentina berpotensi menciptakan tambahan perputaran uang (output
ekonomi) bagi perekonomian Indonesia sebesar Rp 965 miliar. LPEM FEB UI
menjelaskan, dari perputaran uang tersebut, akan tercipta nilai tambah ekonomi
(PDB) sebesar Rp 495 miliar. Kemudian, dari nilai tambah ekonomi tesebut, akan
tercipta pula tambahan pendapatan rumah tangga pekerja sebesar Rp 188 miliar.
(Investor)
Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Jumat
(16/6). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar
-0.32%, -0.37%, dan -0.68%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan
STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.19% dan 0.53%.
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level
Rp.14,935. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah
masing-masing sebesar ?1.49% dan ?1.38% diperdagangkan pada level US$ 75.44 dan
US$ 70.92 per barel.
Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar
-0.79%, NIKKEI Jepang melemah sebesar -0.35%. Perdagangan indeks futures Amerika
Serikat bergerak bervariasi pada pagi hari ini dengan Dow dan S&P
terdepresiasi masing – masing sebesar -0.13% dan -0.06%, Nasdaq menguat sebesar
0.04%.
Isu Ekonomi dan Pasar
Indeks Harga Konsumen (IHK) zona Euro pada Mei 2023 dilaporkan
terus menurun menjadi 6,1 persen (year-on-year/yoy) menurun tajam dibandingkan
April 2023 yang sebesar 7 persen (yoy). Penurunan ini menjadi lebih menjolok
jika diukur sejak awal tahun dimana per Desember 2022, negara dalam zona Euro
mengalami inflasi 9,2 persen. Berdasarkan data yang dilaporkan dari
Eurostat pada Jumat (16/6/2023) IHK sebesar 6,1 persen tersebut sejalan dengan
proyeksi analis. Mengutip Reuters, Jumat (16/6/2023), kontribusi harga
energi yang selama ini menjadi sumber pendorong utama inflasi juga negatif
sebesar 0,09 poin pada Mei 2023. Kenaikan biaya makanan, alkohol, dan tembakau
menambahkan 2,54 poin ke angka akhir inflasi. (Bisnis)
Pada Mei 2023 ekspor nonmigas ke sebagian besar negara-negara
Asia mengalami penguatan. Penguatan di antaranya yaitu terjadi di Asia Barat
yang naik 64,94 %, Asia Tenggara (26,02 %), Asia Tengah (10,77 %), dan Asia
Timur (7,24%). aktivitas perdagangan dengan Amerika Serikat menjadi penyumbang
surplus terbesar pada Mei 2023 dengan nilai mencapai US$ 0,95 miliar. Dua
negara mitra dagang lainnya yang menyumbang surplus perdagangan terbesar, yakni
Filipina dengan surplus sebesar US$ 0,84 miliar dan India sebesar US$ 0,69
miliar. (Investor)
Bank Indonesia mencatat aliran modal asing keluar dari pasar
keuangan domestik sebesar Rp2,38 triliun pada pekan kedua Juni 2023.
Berdasarkan data transaksi 12?15 Juni 2023, nonresiden di pasar keuangan
domestik jual neto Rp2,38 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari aliran modal
keluar dari pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp640 miliar. Sejalan
dengan itu, pada periode yang sama, tercatat aliran modal keluar dari pasar saham
sebesar Rp1,74 triliun. Adapun, sepanjang 2023 atau hingga 15 Juni 2023, BI
mencatat terjadi aliran modal masuk sebesar Rp82,5 triliun di pasar SBN dan
Rp17,14 triliun di pasar saham. (Bisnis)
Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Senin
(12/6). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar
0.56%, 0.93%, dan 1.53%. Dari Eropa, indeks bergerak meningkat. FTSE 100 dan
STOXX600 bertumbuh masing?masing sebesar 0.11% dan 0.16%.
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level
Rp.14,874. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat
masing-masing sebesar 0.50% dan 0.31% diperdagangkan pada level US$ 72.18 dan
US$ 67.31 per barel.
Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar
0.33%, NIKKEI Jepang bertumbuh sebesar 1.55%. Perdagangan indeks futures Amerika
Serikat bergerak bervariasi pada pagi hari ini dengan Dow terdepresiasi sebesar
-0.03%, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing-masing sebesar 0.07% dan 0.21%.
Isu Ekonomi dan Pasar
Mantan Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Lawrence Summers
mengatakan bahwa laju inflasi AS tetap sangat panas walaupun cenderung turun
dari level 6-12 bulan lalu. Mengutip pemberitaan Bloomberg, Senin
(12/6/2023) Summers yang juga profesor di Universitas Harvard memperkirakan
bahwa inflasi mencapai kisaran 4,5-5 persen pada Mei 2023. Nilai Inflasi
tersebut masih jauh di atas target sebesar 2 persen, meskipun para pejabat
Federal Reserve telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi tekanan harga.
The Fed akan memantau data inflasi yang dirilis pada Selasa (13/6) sebagai
pertimbangan kebijakan moneter dalam pertemuan Federal Open Market Committee
(FOMC) pada 13-14 Juni 2023 mendatang. Inflasi inti yang tidak termasuk
harga makanan dan energi juga diperkirakan naik 0,4 persen month-on-month
(mom), menandakan kenaikan enam bulan berturut-turut yang menjadi alasan
mengapa suku bunga mungkin tetap tinggi dalam waktu yang lebih lama. (Bisnis)
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengajukan anggaran sebesar Rp
48,35 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN)
2024. Anggaran ini terdiri atas rupiah murni sebesar Rp 38,96 triliun, PNBP Rp
21,76 miliar, hibah luar negeri Rp 1,12 miliar, dan Badan Layanan Umum (BLU) Rp
9,42 triliun. Anggaran ini akan digunakan untuk 133 kegiatan yang meliputi
reformasi perpajakan (Investor)
Bank Indonesia (BI) menyebut survei Konsumen Bank Indonesia pada
Mei 2023 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat
dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Hal ini tecermin dari Indeks Keyakinan
Konsumen (IKK) Mei 2023 sebesar 128,3, lebih tinggi dibandingkan dengan 126,1
pada April 2023. Menguatnya keyakinan konsumen pada Mei 2023 didorong oleh
Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang
meningkat. (Investor)
Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Jumat
(9/6). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.13%,
0.11%, dan 0.16%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600
terdepresiasi masing?masing sebesar -0.49% dan -0.15%.
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level
Rp.14,848. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah
masing-masing sebesar -1.49% dan -1.18% diperdagangkan pada level US$ 73.94 dan
US$ 69.39 per barel.
Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar
-0.30%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.72%. Perdagangan indeks futures
Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan
Nasdaq terapresiasi masing-masing sebesar 0.03%, 0.16%, dan 0.25%.
Isu Ekonomi dan Pasar
Pabrik China mengalami penurunan permintaan yang tajam pada Mei
2023, permintaan terendah selama 7 tahun terakhir. Mengutip pemberitaan
Reuters, Jumat (9/6/2023) penurunan tersebut terjadi terutama anjloknya
permintaan dari pasar utama di luar negeri. Berdasarkan laporan Biro
Statistik Nasional China, Indeks Harga Produsen (IHP) pada Mei 2023 turun 4,6
persen (year-on-year/yoy), yakni penurunan tercepat sejak Februari 2016.
Penurunan tersebut lebih besar dibandingkan perkiraan sebesar 4,3 persen.
Indeks Harga Produsen (IHP) adalah angka indeks yang menggambarkan tingkat perubahan
harga ditingkat produsen. Sejumlah indikator permintaan untuk industri di China
mencatat pelemahan terjadi untuk ekspor, impor dan aktivitas pabrik. Di lain
sisi, Indeks harga konsumen (IHK) atau inflasi China naik 0,2 persen (yoy)
mengikuti kenaikan pada bulan April 2023 yang sebesar 0,1 persen. (Bisnis)
Bank Indonesia (BI) menyebut posisi cadangan devisa Indonesia
pada akhir Mei 2023 tercatat sebesar US$ 139,3 miliar. Angka itu turun
dibandingkan dengan posisi pada akhir April 2023 sebanyak US$ 144,2 miliar.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menjelaskan,
penurunan posisi cadangan devisa tersebut antara lain dipengaruhi oleh
kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Posisi cadangan devisa
tersebut setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan
pembayaran utang luar negeri pemerintah. Serta, berada di atas standar
kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. (Investor)
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2023 akan bertumpu pada
sektor domestik, termasuk konsumsi rumah tangga. Kepala Ekonom Andry Asmoro
meyakini permintaan dalam negeri akan meroket, seiring dengan inflasi yang
melandai. Dengan peningkatan permintaan domestik, maka konsumsi rumah tangga
akan tumbuh lebih kencang. inflasi per Mei 2023 sudah berada di kisaran sasaran
Bank Indonesia (BI) yang sebesar 2% yoy hingga 4% yoy. Meski, masih berada di
batas atas atau di 4% yoy. (Kontan)
Menindaklanjuti
rencana perubahan KIK dan Prospektus REKSA DANA SAM DANA PENDAPATAN TETAP yang
telah diumumkan melalui surat kabar “Harian Ekonomi Neraca” tertanggal 16 Mei 2023, kami, PT Samuel Aset Manajemen,
berkedudukan di Jakarta, selaku Manajer Investasi dari REKSA DANA SAM DANA PENDAPATAN
TETAP, dengan ini mengumumkan bahwa telah dilaksanakannya perubahan
KIK dan Prospektus
REKSA DANA SAM DANA PENDAPATAN
TETAP, sebagaimana termaktub dalam akta ADDENDUM KONTRAK
INVESTASI KOLEKTIF REKSA DANA SAM DANA PENDAPATAN TETAP No. 04 tanggal 7 Juni 2023, dibuat
di hadapan Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn., notaris di Kota Jakarta Selatan.
Demikian pengumuman
ini disampaikan kepada para Pemegang Unit Penyertaan REKSA DANA SAM DANA PENDAPATAN
TETAP serta pihak-pihak yang berkepentingan.
Jakarta, 9 Juni 2023
Manajer Investasi,
REKSA DANA SAM DANA PENDAPATAN TETAP
PT Samuel Aset Manajemen Menara Imperium, Lantai Dasar, Jl. HR. Rasuna Said Kav 1 Jakarta 12980
Manajer Investasi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
*Pemberitahuan ini juga terbit di Harian Neraca, Jumat, 9 Juni 2023
Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari
Rabu (7/6). Dow terapresiasi sebesar 0.27%, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq
terdepresiasi masing – masing sebesar -0.38% dan -1.29%. Dari Eropa, indeks
bergerak meningkat. FTSE 100 dan STOXX600 melemah masing?masing sebesar -0.05%
dan -0.19%.
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level
Rp.14,901. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak
terdepresiasi masing-masing sebesar -0.12% dan -0.08% diperdagangkan pada level
US$ 76.85 dan US$ 72.47 per barel.
Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan melemah sebesar -0.28%,
NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.01%. Perdagangan indeks futures Amerika
Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan Nasdaq
terdepresiasi masing-masing sebesar -0.04%, -0.01%, dan -0.06%.
Isu Ekonomi dan Pasar
Ekspor China terkontraksi untuk pertama kalinya sejak tiga bulan
terakhir pada bulan Mei 2023 akibat melemahnya permintaan global. Mengutip dari
pemberitaan Bloomberg, Rabu (7/6/2023), Biro Statistik China (NBS) melaporkan
ekspor turun 7,5 persen (year-on-year/yoy) menjadi US$285 miliar, jauh dari
perkiraan penurunan oleh para analis sebesar 1,8 persen. Berdasarkan laporan,
ekspor ke sebagian besar negara tujuan mengalami kontraksi. Tercatat adanya
penurunan dua digit ke negara-negara seperti AS, Jepang, Asia Tenggara, Prancis
dan Italia. Di lain sisi, impor turun 4,5 persen menjadi US$215 miliar
dengan surplus perdagangan sebesar US$66 miliar. Data tersebut lebih baik dari
proyeksi analis yang memproyeksi penurunan sebesar 8 persen. (Bisnis)
Bank Dunia meramal, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun
2023 akan sulit untuk menembus level 5%. Dalam laporan terbaru Global Economic
Prospects edisi Juni 2023, lembaga tersebut memperkirakan pertumbuhan ekonomi
Indonesia pada tahun 2023 hanya 4,9%. Meski begitu, perkiraan ini lebih tinggi
dari perkiraan Bank Dunia sebelumnya yang sebesar 4,8% untuk tahun 2023. Bank
Dunia melihat, ini didorong oleh pertumbuhan permintaan dari China seiring
dengan negara Tirai Bambu membuka gerbang perekonomiannya. Ini akan
meningkatkan kinerja ekspor, termasuk Indonesia. Terlebih Indonesia merupakan
negara mitra dagang China. Namun, Bank Dunia memperkirakan adanya pelemahan
kinerja ekspor Indonesia pada tahun ini seiring dengan normalisasi harga
komoditas, yang kemudian akan memengaruhi pertumbuhan. Meski memang, penurunan
harga komoditas juga akan membawa dampak positif pada Indonesia berupa turunnya
inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK). Seiring dengan hal itu, BanK Dunia juga
meramal adanya peningkatan permintaan di negara berkembang, meski masih lemah.
Namun, dari sisi prospek investasi, Bank Dunia melihat masih ada tantangan
terkait akibat tren suku bunga tinggi dan permintaan domestik yang masih lemah.
(Kontan)
Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari
Selasa (6/6). Dow, S&P 500 dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar
0.03%, 0.24%, dan 0.36%. Dari Eropa, indeks bergerak meningkat. FTSE 100 dan
STOXX600 bertumbuh masing?masing sebesar 0.37% dan 0.38%.
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level
Rp.14,849. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak
terapresiasi masing-masing sebesar 0.37% dan 0.01% diperdagangkan pada level
US$ 76.26 dan US$ 71.75 per barel.
Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar
0.33%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.99%. Perdagangan indeks futures Amerika
Serikat bergerak bervariasi pada pagi hari ini dengan Dow dan Nasdaq
terdepresiasi masing-masing sebesar -0.01% dan -0.04%, sedangkan S&P
terapresiasi sebesar 0.03%.
Isu Ekonomi dan Pasar
Bank Dunia kerek proyeksi pertumbuhan ekonomi global untuk tahun
2023. Di mana, Bank Dunia memperkirakan, pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun
ini bisa mencapai 2,1%. Proyeksi pertumbuhan ekonomi itu naik dari perkiraan
sebelumnya yang hanya 1,7% untuk tahun 2023. Meski begitu, Kepala Ekonom Grup
Bank Dunia Indermit Gill menekankan, pertumbuhan ini melambat dibandingkan
capaian tahun 2022 yang sebesar 3,1% yoy. Sebab kondisi dunia yang penuh dengan
luka akibat pandemi Covid-19. Semua negara baik maju maupun berkembang masih
tertatih untuk pulih. Negara maju cukup tertantang dengan adanya permasalahan
di pasar keuangan mereka. Pada awal tahun ini, Amerika Serikat (AS) dan Eropa
dikejutkan dengan kolaps beberapa bank besar. Tentu efeknya menjalar ke pasar
keuangan negara berkembang, yang bahkan dikhawatirkan akan terasa hingga tahun
2024. Sedangkan negara berkembang saat ini, tengah berjuang untuk menciptakan
lapangan pekerjaan dan kehidupan lebih layak bagi masyarakat. Belum lagi,
negara berkembang harus berjuang di tengah tren inflasi yang tinggi, suku bunga
tinggi, dan peningkatan level utang di berbagai negara. (Kontan)
Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (BKF Kemenkeu)
menyatakan tren penurunan inflasi yang terjadi mencerminkan konsistensi
pemerintah dalam mengendalikan inflasi. Perlambatan inflasi yang terjadi
dipengaruhi oleh penurunan inflasi pada seluruh komponen pembentuknya. Hingga
Mei 2023, inflasi terus melanjutkan tren penurunan. Inflasi pada Mei 2023
tercatat 4,0% secara year on year (yoy), menurun dari April 2023 (4,3%, yoy)
dan merupakan angka terendah sejak awal tahun 2023. Pemerintah terus melakukan
upaya stabilisasi harga pangan dalam rangka menjaga ketahanan pangan.
Pergerakan inflasi harga pangan bergejolak (volatile food) yang melambat ke
3,3% (yoy), lebih rendah dari April 2023 (3,7%, yoy). Terkendalinya harga
pangan didukung oleh panen raya padi dan aneka cabai. (Investor)
Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Senin
(5/6). Dow, S&P 500 dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar
-0.59%, -0.20%, dan -0.09%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan
STOXX600 menurun masing?masing sebesar -0.10% dan -0.48%.
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level
Rp.14,834. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak
terdepresiasi masing-masing sebesar -0.43% dan -0.51% diperdagangkan pada level
US$ 76.38 dan US$ 71.78 per barel.
Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar
0.54%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.01%. Perdagangan indeks futures Amerika
Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan Nasdaq
terapresiasi masing-masing sebesar 0.01%, 0.04%, dan 0.04%.
Isu Ekonomi dan Pasar
Arab Saudi akan melakukan pemangkasan produksi minyak mentah
sebanyak 1 juta barel per hari di bulan Juli mendatang. Hal ini membuat
produksi minyak Arab Saudi turun ke level terendah selama beberapa tahun
setelah harga minyak mentah yang terus melemah. Dikutip dari Bloomberg, langkah
Arab Saudi dilakukan karena dua sekutu OPEC+, yakni Rusia yang tidak
berkomitmen untuk memangkas produksi lebih dalam, dan Uni Emirat Arab, yang
mendapat tambahan kuota produksi. Rencana Arab Saudi ini pun berhasil mengerek
harga minyak mentah di perdagangan sesi Asia. Menteri Energi Arab Saudi
Pangeran Abdulaziz bin Salman menyampaikan akan melakukan apa pun yang
diperlukan untuk membawa stabilitas harga ke pasar. Pasalnya harga minyak
tertekan oleh prospek ekonomi yang lebih lemah, terutama di China. Ini
menyebabkan Arab Saudi harus mengambil keputusan untuk memangkas produksi.
Sementara itu, kelompok dari 23 negara lainnya tidak menawarkan tindakan
tambahan untuk menopang pasar saat ini, tetapi berjanji untuk mempertahankan
pemangkasan yang ada hingga akhir 2024. (Kontan)
Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa inflasi Mei 2023
sebesar 0,09% merupakan yang terendah sejak Januari 2023. Angka tersebut juga
menunjukkan tren penurunan inflasi pasca Lebaran 2023. ?Penurunan tingkat
inflasi Mei 2023 utamanya disumbang oleh penurunan harga secara umum pada
kelompok transportasi serta kelompok pakaian dan alas kaki,? ucap Deputi Bidang
Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers di
Kantor BPS pada Senin (5/6/2023). BPS mencatat inflasi secara bulanan atau
month to month pada Mei 2023 sebesar 0,09%. Inflasi secara tahunan year on year
(y-on-y) sebesar 4% dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) Mei 2023 sebesar
1,10%. Selama Lebaran tahun 2023 jatuh pada 22 April 2023, laju inflasi turun
pada Mei 2023. Komoditas utama penyumbang deflasi pada Mei 2023 yaitu tarif
angkutan udara (-0,06), cabai merah (-0,04), tarif angkutan antar kota (-0,02),
dan cabai rawit (-0,02). Lebih lanjut, Pudji menjelaskan, pada tingkat nasional
laju inflasi mei 2023 yang sebesar 0,09% utamanya tertahan oleh komoditas tarif
angkutan udara yang mengalami deflasi 5,26% atau memberikan andil 0,06%.
(Bisnis)