Samuel Aset Manajemen

Blog

  • Pembagian Hasil Investasi (“PHI”) pada Reksa Dana SAM SUKUK SYARIAH SEJAHTERA

    Kepada Yth.

    Pemegang Unit Penyertaan Reksa Dana SAM Sukuk Syariah Sejahtera

    Dengan hormat,

    Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu yang selama ini telah memberikan kepercayaan kepada PT Samuel Aset Manajemen untuk mengelola dana Bapak/Ibu pada Reksa Dana SAM SUKUK SYARIAH SEJAHTERA.

    Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM SUKUK SYARIAH SEJAHTERA (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 3 bulan terakhir.
    2. PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau Unit Penyertaan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
    3. PHI dengan nilai minimal Rp1.000.000 (satu juta rupiah) dibagikan ke nasabah secara tunai dan PHI yang lebih rendah dari nilai tersebut dibagikan dalam bentuk tambahan Unit Penyertaan.
    4. Manajer Investasi akan menetapkan Cum Date PHI pada tanggal: 29 September 2023 dan Ex-date PHI pada tanggal: 2 Oktober 2023
    5. Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 3 Oktober 2023
    6. Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
    7. Harga NAV per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.*
    8. Perkiraan PHI yang dibagikan adalah sekitar Rp645.000.000,- (enam ratus empat puluh lima juta rupiah) untuk seluruh Pemegang Unit Penyertaan.*

    *) sebagai ilustrasi bila nilai total PHI sebagaimana disebutkan di atas dibagikan dengan menggunakan Nilai Aktiva Bersih (NAB) dan jumlah Unit Penyertaan pada tanggal 25 September 2023 maka setiap Pemegang Unit Penyertaan akan menerima PHI sekitar Rp30 per unit sehingga harga NAB per unit akan terkoreksi sebesar PHI per unit yang dibagikan tersebut atau sekitar -1.2%. Nilai PHI per unit penyertaan dapat berubah sesuai dengan jumlah Unit Penyertaan saat Cum Date.

    Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected].

    Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

    Hormat kami,

    PT Samuel Aset Manajemen

    Download Surat Pemberitahuan PHI SAM Sukuk Syariah Sejahtera

  • Pembagian Hasil Investasi (“PHI”) pada Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D

    Kepada Yth. Pemegang Unit Penyertaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D

    Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu yang selama ini telah memberikan kepercayaan kepada PT Samuel Aset Manajemen untuk mengelola dana Bapak/Ibu melalui Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA

    Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA  (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 1  bulan terakhir kepada Pemegang Unit Penyertaan Kelas D
    2. PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan sebagaimana yang dimuat dalam prospektus Reksadana.
    3. Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date  minimal  Rp25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) akan menerima PHI secara tunai, sementara untuk Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date lebih rendah dari jumlah tersebut akan memperoleh PHI secara non-tunai berupa tambahan unit penyertaan.
    4. Manajer Investasi akan menetapkan cum date PHI pada tanggal: 29 September 2023 dan Ex-date PHI pada tanggal: 2 Oktober 2023
    5. Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 3 Oktober 2023
    6. Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
    7. Harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
    8. Perkiraan PHI yang dibagikan kepada seluruh Pemegang Unit Penyertaan Kelas D adalah sekitar Rp40.200.000,- (empat puluh juta dua ratus ribu rupiah).*)

    *) sebagai ilustrasi bila menggunakan NAB per 25 September 2023 maka Nilai PHI yang dibagikan tersebut mendekati 0.33% NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D atau Rp3.31 per unit.

    Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected].

    Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

    Hormat kami,

    PT Samuel Aset Manajemen

    Download Surat Pemberitahuan PHI SAM Obligasi Optima Kelas D

  • Pembagian Hasil Investasi (“PHI”) pada Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas S

    Kepada Yth.

    Pemegang Unit Penyertaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas S

    Dengan hormat,

    Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu yang selama ini telah memberikan kepercayaan kepada PT Samuel Aset Manajemen untuk mengelola dana Bapak/Ibu melalui Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA

    Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana sejak peluncuran 21 Agustus 2023 kepada Pemegang Unit Penyertaan Kelas S
    2. PHI Kelas S akan dilaksanakan pertama kali pada awal Oktober 2023 sehingga untuk PHI periode 3 bulan selanjutnya (bila ada) akan jatuh pada Januari, April, Juli dan Oktober.
    3. PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan kepada Pemegang Unit Penyertaan kelas S sebagaimana yang dimuat dalam prospektus Reksadana.
    4. Pemegang Unit Penyertaan Kelas S dengan nilai investasi saat cum date minimal Rp5.000.000.000 (lima miliar rupiah) akan menerima PHI secara tunai, sementara untuk Pemegang Unit Penyertaan Kelas S dengan nilai investasi saat cum date lebih rendah dari jumlah tersebut akan memperoleh PHI secara non-tunai berupa tambahan unit penyertaan.
    5. Manajer Investasi akan menetapkan Cum Date PHI pada tanggal: 29 September 2023 dan Ex-date PHI pada tanggal: 2 Oktober 2023
    6. Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 3 Oktober 2023
    7. Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
    8. Harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
    9. Perkiraan PHI yang dibagikan kepada seluruh Pemegang Unit Penyertaan Kelas S adalah sekitar Rp68.500.000,- (enam puluh delapan juta lima ratus ribu upiah).*)

    *) sebagai ilustrasi bila menggunakan NAB per 25 September 2023 maka Nilai PHI yang dibagikan tersebut mendekati 0.34% NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas S atau Rp3.42 per unit.

    Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected].

    Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

    Hormat kami,

    PT Samuel Aset Manajemen

    Download Surat Pemberitahuan PHI SAM Obligasi Optima Kelas S

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 27 September 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Kamis, (26/9). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -1.14%, -1.47%, dan -1.57%. Dari Eropa, indeks bergerak bervariasi. FTSE 100 terapresiasi sebesar 0.02% dan STOXX600 terdepresiasi sebesar -0.61%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,497. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.77% dan 0.86% diperdagangkan pada level US$ 93.14 dan US$ 91.17 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan menurun sebesar -0.27%, NIKKEI Jepang terdepresiasi sebesar -0.65%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.19%, 0.24% dan 0.24%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Pejabat pemerintah Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa pemerintahannya akan menunda publikasi data ekonomi utama, termasuk dalam laporan ketenagakerjaan dan inflasi, jika pemerintah federal berhenti beroperasi akibat kurangnya pendanaan pada akhir pekan ini.  Penundaan dalam publikasi laporan-laporan tersebut akan terjadi di semua lembaga pemerintah, contohnya seperti Biro Statistik Tenaga Kerja pada Departemen Tenaga Kerja, Biro Sensus dan Biro Analisis Ekonomi Departemen Perdagangan. Tentunya hal ini akan berdampak bagi para pembuat kebijakan di bank sentral AS yakni Federal Reserve (The Fed), investor, bisnis dan masyarakat, terutama dalam membuat keputusan yang penting.  Data-data yang disediakan oleh Biro Sensus termasuk data Sensus Ekonomi, produksi indikator ekonomi, dan pekerjaan pada Survei Komunitas Amerika akan berhenti. (Bisnis)

    Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) optimistis penerimaan pajak pada 2024 tumbuh lebih tinggi dibandingkan tahun 2023, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan didukung oleh berbagai kebijakan pajak yang optimal. Adapun target penerimaan pajak pada 2024 mencapai Rp 1.988,9 triliun atau naik 9,4% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp 1.818,2 triliun. Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan DJP Kemenkeu Ihsan Priyawibawa menjelaskan, penerimaan pajak dalam dua tahun terakhir (2019-2022) tumbuh sangat baik ditopang oleh pemulihan ekonomi, kenaikan harga komoditas, dan kebijakan pajak yang mendukung. Dia menjelaskan buoyancy pajak dalam 2 tahun lebih dari 1, sehingga rasio pajak meningkat dan telah melampaui periode prapandemi. (Investor)

    Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengungkapkan dua dampak positif dari terbentuknya bursa karbon Indonesia. Menurutnya, bursa karbon memberi efek kepada perekonomian Indonesia secara umum dan kinerja korporasi. Perdagangan pada hari pertama Bursa Karbon, Selasa (26/9/2023) ditutup dengan nilai transaksi Rp29,2 miliar. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai penyelenggara Bursa Karbon, total volume hari ini mencapai 459.953 ton unit karbon. Transaksi yang tercatat hingga penutupan adalah 27 kali transaksi. Terdapat 15 pengguna jasa yang tercatat sebagai pembeli, dan 1 pengguna jasa yang berperan sebagai penjual. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—27-September-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 26 September 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Senin, (25/9). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.13%, 0.40%, dan 0.45%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.78% dan -0.62%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,427. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak bervariasi masing-masing sebesar -0.02% dan 0.04% diperdagangkan pada level US$ 91.86 dan US$ 89.71 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan menurun sebesar -1.16%, NIKKEI Jepang terdepresiasi sebesar -0.74%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.18%, 0.22% dan 0.31%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Inflasi inti Singapura kembali melandai pada Agustus 2023 dibandingkan dengan tahun sebelumnya menyusul pulihnya rantai rantai pasokan dan turunnya beban impor. Melansir Bloomberg, Senin (25/9/2023), Departemen Statistik Singapura melaporkan inflasi inti yang tidak termasuk biaya perumahan dan transportasi menyentuh 3,4 persen pada Agustus 2023 dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Angka inflasi inti ini lebih rendah daripada perkiraan median dalam survei Bloomberg terhadap para analis yang memperkirakan inflasi mencapai 3,5 persen. Sementara itu, angka inflasi utama mencapai 4 persen yoy, sejalan dengan proyeksi analis dalam survei Bloomberg dan turun dari level 4,1 persen pada Juli 2023. (Bisnis)

    Bank Indonesia (BI) Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Agustus 2023 tumbuh positif. Posisi M2 pada Agustus 2023 tercatat sebesar Rp 8.363,2 triliun atau tumbuh 5,9% (year on year/yoy), setelah bulan sebelumnya tumbuh sebesar 6,4% (yoy). Perkembangan tersebut terutama didorong oleh pertumbuhan uang kuasi sebesar 8,4% (yoy). Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, perkembangan M2 pada Agustus 2023 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit. Penyaluran kredit  pada Agustus 2023 tumbuh sebesar 8,9% (yoy), setelah tumbuh 8,4% (yoy) pada Juli 2023 sejalan dengan perkembangan kredit produktif. (Investor)

    Daya beli masyarakat kelas bawah di Indonesia masih rentan. Pasalnya, konsumsi kelompok ini terus meningkat. Di saat yang sama, simpanan mereka terkuras. Data Mandiri Institute menunjukkan, belanja masyarakat kelompok beawah lebih tinggi daripada belanja kelompok menengah dan atas. Indeks belanja kelompok masyarakat kelas bawah per 3 September 2023 sebesar 246.9 naik dari akhir Agustus 2023 yang sebesar 203.3. Sedangkan indeks belanja masyarakat kelompok menengah tercatat 148,9 per 3 September 2023, justru menurun dibandingkan posisi akhir Agustus 2023 yang sebesar 185.9. Sementara indeks belanja masyarakat kelas atas tercatat 116.9 hingga 3 September 2023, naik dibandingkan 141.1 per akhir Agustus 2023. (Kontan)

    Best Regards, SAM Investment

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 25 September 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Jumat, (22/9). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.31%, -0.23%, dan -0.09%. Dari Eropa, indeks bergerak bervariasi. FTSE 100 terapresiasi sebesar 0.07% dan STOXX600 terdepresiasi sebesar -0.31%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,385. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.17% dan 0.17% diperdagangkan pada level US$ 92.11 dan US$ 90.17 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan menurun sebesar -0.80%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.69%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak meningkat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.18%, 0.22% dan 0.31%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Pemerintah Rusia memberlakukan larangan tanpa batas atas ekspor solar dan bensin ke sebagian besar negara. Tindakan ini jelas berisiko mengganggu pasokan bahan bakar menjelang musim dingin dan mengancam memperburuk kekurangan bahan bakar global. Perdana Menteri (PM) Rusia Mikhail Mishustin menandatangani keputusan pemerintah pada Kamis (21/9), menyampaikan tentang pemberlakuan pembatasan ?sementara? terhadap ekspor solar untuk menstabilkan harga bahan bakar di pasar domestik. Larangan tersebut akan segera berlaku untuk semua negara, selain empat negara bekas Soviet, tanpa mencantumkan tanggal berakhir. Negara-negara yang dikecualikan dari larangan tersebut adalah Belarus, Kazakhstan, Armenia, dan Kyrgyzstan, yang semuanya merupakan anggota Uni Ekonomi Eurasia yang dipimpin Kremlin. (Investor)

    The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) merevisi ke atas outlook pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 4,9 persen pada 2023. Proyeksi tersebut naik 0,2 persen dari proyeksi sebelumnya pada Juni 2023 sebesar 4,7 persen.  Dalam OECD Economic Outlook, Interim Report September 2023, lembaga tersebut memandang pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) di negara-negara berkembang utama Asia, yaitu Indonesia akan stabil di 5 persen. Kinerja tersebut diproyeksi naik, di tengah perlambatan ekonomi China dan ketatnya suku bunga di negara-negara maju.  Secara global, pertumbuhan PDB global diproyeksikan tetap di bawah rata-rata pada 2023 dan 2024, masing-masing sebesar 3 persen dan 2,7 persen. (Bisnis)

    Bank Indonesia (BI) menilai, perlambatan ekonomi China dapat berpengaruh terhadap geliat perekonomian global, tak terkecuali Indonesia. Apalagi Negeri Tirai Bambu itu merupakan mitra utama ekspor Indonesia. Perlambatan ekonomi China disebabkan oleh pelemahan permintaan domestik karena keyakinan konsumen, utang rumah tangga, dan permasalahan sektor properti, di tengah penurunan ekspor akibat perlambatan ekonomi global. Dari kajian yang dilakukan BI tercatat, permasalahan di properti ini lebih terkait dengan kondisi properti dari perusahaan-perusahaan besar di sektor properti. Sebab saat sebelum pandemi Covid perusahaan-perusahaan besar di sektor properti melakukan ekspansi.(Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—25-September-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 21 September 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Rabu, (20/9). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.22%, -0.94%, dan -1.53%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.93% dan 0.91%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,398. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -0.65% dan -0.72% diperdagangkan pada level US$ 92.92 dan US$ 88.97 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan menurun sebesar -1.21%, NIKKEI Jepang terdepresiasi sebesar -1.03%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.14%, -0.26% dan -0.36%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) memutuskan untuk menahan suku bunga acuannya dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 19-20 September 2023 waktu setempat. Seperti dilaporkan oleh Reuters, The Fed memutuskan untuk menahan suku bunga acuannya di level 5,25 persen?5,50 persen sambil tetap mempertahankan sikap hawkish. Para petinggi otoritas moneter Paman Sam tersebut pun memproyeksikan kenaikan suku bunga akan kembali terjadi pada akhir tahun, dengan mencapai level 5,50 persen?5,75 persen. Salah satu pertimbangan The Fed menahan suku bunga acuan adalah pertumbuhan ekonomi dan data ketenagakerjaan yang lebih kuat dari perkiraan sebelumnya. (Bisnis)

    Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75% pada bulan ini demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. BI akan menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada pada Rabu dan Kamis pekan ini (20-21 September 2023). BI akan mengumumkan kebijakan suku bunga pada Kamis siang atau beberapa jam setelah bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed) menentukan kebijakan suku bunga mereka. Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memproyeksi bank sentral RI akan menahan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR). Dari 11 institusi yang terlibat dalam pembentukan konsensus, semuanya memperkirakan BI akan menahan suku bunga di level 5,75%. (Investor)

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) hingga Agustus 2023 masih mencatatkan surplus sebesar Rp147,2 triliun. Sri Mulyani memaparkan jumlah surplus tersebut setara dengan 0,70 persen dari produk domestik bruto PDB. Tercatat, surplus sepanjang Januari-Agustus 2023 lebih rendah dibandingkan dengan capaian surplus hingga Juli 2023 yang sebesar Rp153,5 triliun. Sri Mulyani menyampaikan keseimbangan primer hingga Agustus 2023 sebesar Rp422,1 triliun. Tercatat, pendapatan negara hingga Agustus 2023 terkumpul sebesar Rp1.821,9 triliun atau mencapai 74,0 persen dari target APBN tahun anggaran 2023. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—21-September-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 13 September 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Selasa, (12/9). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.05%, -0.57%, dan -1.04%. Dari Eropa, indeks bergerak bervariasi. FTSE 100 terapresiasi sebesar 0.41% dan STOXX600 terapresiasi sebesar -0.18%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,351. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.12% dan 0.25% diperdagangkan pada level US$ 92.17 dan US$ 89.03 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.04%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.34%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.06%, -0.07% dan -0.04%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Sejumlah kepala ekonom bank-bank terbesar Amerika memperkirakan Federal Reserve atau The Fed telah selesai menaikkan suku bunganya dan mungkin menurunkan sekitar satu poin persentase pada 2024.  Menurut perkiraan terbaru Komite Penasihat Ekonomi Asosiasi Bankir Amerika, walaupun Amerika Serikat (AS) mungkin akan menghindari resesi, pertumbuhan ekonomi terlihat akan melambat secara signifikan dalam beberapa kuartal mendatang. Hal ini dapat meningkatkan pengangguran dan sekaligus mengurangi inflasi The Fed diperkirakan akan menjaga suku bunga tetap stabil dalam pertemuan minggu depan. Pengangguran diproyeksikan naik menjadi 4,4 persen pada akhir 2024. Perkiraan tersebut naik dari 3,8 persen pada Agustus 2023.  Inflasi juga diperkirakan akan turun menjadi 2,2 persen secara tahunan, dari yang sebelumnya sebesar 3,2 persen pada Juli 2023. (Bisnis)

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, program bantuan pangan beras (BPB) tahap kedua penting dilakukan demi menjaga inflasi tahun ini di level 3%. BPB tahap kedua merupakan salah satu instrumen yang digunakan pemerintah untuk mengintervensi harga beras di pasaran yang kini melambung tinggi. Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), rerata nasional harga semua jenis beras pada awal Agustus 2023 masih Rp 12.346 per kilogram (kg) dan akhir bulan menjadi Rp 12.632 per kg, namun pada pekan pertama September telah menembus Rp 12.994 per kg. Kenaikan harga beras di dalam negeri karena harga beras hampir di semua negera di dunia juga terkerek oleh naiknya harga pangan global. Seperti halnya bahan bakar minyak (BBM). (Investor)

    Neraca perdagangan Agustus 2023 diperkirakan kembali mencetak surplus bahkan lebih tinggi dari surplus bahkan lebih tinggi dari surplus pada bulan sebelumnya. Kepala Ekonom Bank Syariah Indonesia (BSI) Banjaran Surya Indrastomo menghitung, keuntungan neraca perdagangan barang pada bulan Agustus akan sebesar US$ 1.64 miliar. Kalkulasi ini lebih tinggi dibandingkan surplus neraca perdagangan pada bulan Juli 2023 yang mencapai US$ 1.31 miliar. Banjaran menyebutkan, kenaikan surplus neraca perdagangan Indonesia tidak lepas dari peristiwa yang mendorong kinerja ekspor. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—13-September-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 19 September 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Senin, (18/9). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.02%, 0.07%, dan 0.01%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.76% dan -1.13%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,372. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.28% dan 0.60% diperdagangkan pada level US$ 94.69 dan US$ 91.12 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan menurun sebesar -0.17%, NIKKEI Jepang terdepresiasi sebesar -1.14%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.01%, -0.01% dan -0.03%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Bank-bank sentral utama dunia saat ini dipandang sudah mencapai atau berada di batas puncak suku bunga acuan yang hendak mereka naikkan. Bahkan Bank Sentral Eropa (ECB) pekan lalu mengisyaratkan jika suku bunga mungkin sudah sampai batasnya. ECB pekan lalu menaikkan suku bunga acuan ke angka tertinggi 4%. Di samping itu, prospek inflasi jangka pendek masih suram dan akan memukul kelompok rumah tangga dengan keras. Berdasarkan proyeksi makroekonomi staf ECB untuk kawasan euro, saat ini mereka melihat rata-rata inflasi untuk 2023 mencapai 5,6% atau lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya 5,4%, dan 3,2% di tahun depan, juga lebih tinggi dibandingkan prrediksi sebelumnya 3%. (Investor)

    Bank Indonesia (BI) menyebut, Posisi Investasi Internasional (PII) Indonesia pada kuartal II-2023 mencatat kewajiban neto yang menurun. Pada akhir kuartal II-2023, PII Indonesia mencatat kewajiban neto US$ 253,3 miliar, menurun dibandingkan dengan kewajiban neto pada akhir kuartal I-2023 sebesar US$ 254,0 miliar. Penurunan tersebut berasal dari penurunan posisi Kewajiban Finansial Luar Negeri (KFLN) yang lebih besar dibandingkan dengan penurunan posisi Aset Finansial Luar Negeri (AFLN).  Erwin menjelaskan, posisi KFLN Indonesia menurun seiring dengan penurunan utang luar negeri di tengah surplus investasi langsung yang berlanjut. Posisi KFLN Indonesia pada akhir kuartal II-2023 turun 0,6% (quarter to quarter/qtq) menjadi US$ 716,0 miliar dari US$ 720,1 pada akhir kuartal I-2023. (Investor)

    Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menyatakan, keinginan Indonesia untuk masuk dalam aksesi atau keanggotaan OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) mendapat dukungan awal secara bulat. Dari semua anggota OECD yang saat ini mencapai 38 negara, tak ada satu negara pun yang menolak. Dari pengalaman negara-negara lain sebelumnya, proses untuk menjadi anggota OECD rata-rata membutuhkan waktu 5-8 tahun. Negara terakhir yang diterima adalah Cilie dan membutuhkan tujuh tahun. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—19-September-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 18 September 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Jumat, (15/9). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.83%, -1.22%, dan -1.56%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 bertumbuh masing – masing sebesar 0.50% dan 0.23%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,372. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.43% dan 0.49% diperdagangkan pada level US$ 94.36 dan US$ 90.47 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan menurun sebesar -0.67%, NIKKEI Jepang meningkat sebesar 1.10%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan Nasdaq bertumbuh masing – masing sebesar 0.12%, 0.14% dan 0.05%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Produksi pabrik dan penjualan ritel China tumbuh dengan laju yang lebih cepat di Agustus 2023. Namun, penurunan investasi di sektor properti yang dilanda krisis mengancam dukungan untuk menstabilkan perekonomian China. Melansir Yahoo! Finance, Jumat (15/9), para pembuat kebijakan China menghadapi tugas yang berat dalam membangkitkan pertumbuhan ekonomi setelah pemulihan pasca Covid-19, ditambah adanya pelemahan terus-menerus dalam industri properti, mata uang yang goyah, dan permintaan global yang lemah untuk barang-barang manufaktur China. Data Biro Statistik Nasional (NBS) menunjukkan, produksi industri naik 4,5% pada Agustus dari tahun sebelumnya.  Penjualan ritel juga meningkat dengan laju 4,6% di bulan Agustus 2023 yang ditopang oleh liburan musim panas dan merupakan pertumbuhan tercepat sejak Mei 2023, jika dibandingkan dengan kenaikan 2,5% di bulan Juli 2023, dan ekspektasi kenaikan 3%. (Kontan)

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2023 mengalami surplus sebesar US$ 3,12 miliar. Dengan demikian neraca perdagangan Indonesia telah mencatatkan surplus selama 40 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Surplus neraca perdagangan Agustus tersebut melonjak 1,83% dibandingkan Juli 2023 yang hanya sebesar US$ 1,31 miliar. Namun, turun 2,65% dibandingkan Agustus 2022. Surplus neraca perdagangan pada Agustus 2023 lebih ditopang pada surplus nonmigas yang tercatat sebesar US$ 4,47 miliar, dan komoditas penyumbang surplus utamanya adalah lemak dan minyak hewani nabati, bahan bakar mineral, serta besi dan baja. (Investor)

    Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing keluar dari pasar keuangan domestik sebesar Rp4,45 triliun pada pekan kedua September 2023. Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menjelaskan jumlah tersebut terdiri dari jual neto Rp3,98 triliun di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan jual neto Rp470 miliar di pasar saham. Dia mengatakan, sepanjang 2023, berdasarkan data setelmen hingga 14 September 2023, tercatat aliran modal masuk Rp75,32 triliun di pasar SBN dan aliran modal keluar Rp3,64 triliun di pasar saham. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—18-September-2023.pdf