Samuel Aset Manajemen

Category: artikel

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 27 Juni 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Senin (26/6). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.04%, -0.45%, dan -1.16%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.11% dan -0.10%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,978. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.32% dan 0.55% diperdagangkan pada level US$ 74.71 dan US$ 69.75 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.48%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -1.17%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak meningkat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.11%, 0.16%, dan 0.15%

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Mata uang China yuan telah turun 0,5 persen atau turun ke level terendah dalam tujuh bulan terakhir dengan nilai sebesar 7,21 per dolar di China. Mengutip Bloomberg pada Senin (26/5/2023) Yuan menurun akibat peningkatan pesimisme atas pemulihan ekonomi dan divergensi kebijakan China yang terus membebani sentimen. Bank sentral China atau PBOC telah berusaha untuk menahan pelemahan mata uang dalam negeri dengan melakukan penetapan pada premi terbesar untuk perkiraan tahun ini. Hal tersebut kemudian menunjukan bahwa PBOC semakin tidak nyaman dengan pelemahan yuan. Pada Jumat (23/6) Yuan di pasar luar negeri juga menurun ke level terendah sejak November lantaran investor kecewa dengan langkah stimulus yang terbatas dari China. Pengeluaran perjalanan China selama liburan juga tidak mencapai tingkat sebelum Covid. Hal ini menunjukan adanya perlambatan dalam konsumsi. Penetapan tersebut membatasi pergerakan yuan dalam negeri sebesar 2 persen dari kedua sisi. (Bisnis)

    Pemerintah diminta terus mempercepat penyerapan anggaran belanja negara tahun ini. Sebab, belanja negara akan menjadi salah satu tumpuan ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global. Berbagai lembaga internasional meramal, ekonomi global pada tahun ini akan melemah. World Bank memperkirakan, ekonomi global 203 hanya akan tumbuh 2.1%. Sementara International Monetary Fund (IMF) dan Organisation for Economic Development (OECD) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global 2.7%. Melemahnya ekonomi global tentu akan berdampak terhadap perekonomian RI. Terutama, dari sisi ekspor yang merupakan salah satu contributor produk domestik bruto (PDB). Pemerintah harus menyiapkan strategi agar tekanan global tak berdampak signifikan terhadap ekonomi domestik. Caranya, memperkuat kontribusi domestik, berupa belanja pemerintah selain dari konsumsi rumah tangga. Sebenarnya ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk menggenjot belanja. Sebab, selama lima bulan berturut – turut di tahun ini, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) selalu mencetak surplus mencapai Rp 204.3 triliun periode Januari – Mei 2023. Angka tersebut lebih tinggi dari surplus pada periode yang sama tahun lalu senilai Rp 132.2 triliun. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—27-Juni-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 26 Juni 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Jumat (23/6). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.65%, -0.77%, dan -1.01%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.54% dan -0.34%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,994. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.41% dan 0.48% diperdagangkan pada level US$ 74.30 dan US$ 69.47 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar 0.44%, NIKKEI Jepang bertumbuh sebesar 0.21%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak meningkat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.19%, 0.22%, dan 0.29%

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Goldmand Sachs memperkirakan kapitalisasi pasar saham di negara –  negara berkembang akan melampaui Amerika Serikat (AS) dalam satu dekade ke depan. Perubahan ini sejalan dengan pertumbuhan penghasilan dan semakin mudahnya akses investor masuk ke pasar saham. Menurut analisis Goldmand Sachs, kapitalisasi pasar saham AS menyumbang porsi 42% terhadap pangsa pasar global pada 2022. Besaran ini diperkirakan akan turun jadi 35% pada 2030. Sementara kapitalisasi pasar bursa saham negara berkembang diprediksi bakal meningkat dari 27% menjadi 35% pada 2030. Kenaikan kapitaliasi pasar akan berlanjut. Kapitalisasi pasar negara berkembang diproyeksikan mencapai 47% di 2050 dan 55% pada 2075. Walau pangsa pasar kapitalisasi bursa negara berkembang bakal mengungguli AS, namun analis Goldman Sachs menekankan, ini tak bisa langsung diartikan performa saham – saham di Kawasan ini akan lebih baik. (Kontan)

    Bank Indonesia (BI) mulai mewaspadai tekanan di pasar keuangan global. Apalagi BI melihat ada peluang The Federal Reserve (The Fed) mengerek suku bunga acuannya pada Juni nanti. Gubernur BI Perry Warjiyo menyebutkan, suku bunga acuan bank sentral AS pada bulan depan bisa di kisaran 5.5%. Perkiraan tersebut juga setelah Bank Indonesia melihat kondisi inflasi negeri Paman Sam yang masih tinggi. Meski memang ada penurunan inflasi Amerika Serikat, justru pergerakannya cenderung melambat. Bank Sentral AS memang masih menahan suku bunga di level 5.00% hingga 5.25%. Akan tetapi, pejabat The Fed bilang ada kemungkinan kenaikan suku bunga acuan lagi sebanyak dua kali apabila inflasi tak kunjung mereda. Dalam merespons kemungkinan tersebut, bank sentral akan mengoptimalkan tujuan stabilitas, salah satunya dengan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Bank Indonesia tak ragu untuk meningkatkan intensitas intervensi menggunakan cadangan devisa. Tujuannya adalah untuk tetap menjaga rupiah di tengah ketidakpastian yang meningkat saat ini. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—26-Juni-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 23 Juni 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Kamis (22/6). Dow terdepresiasi sebesar -0.01%, S&P 500 dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.37% dan 0.95%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.76% dan -0.51%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,939. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -0.40% dan -0.53% diperdagangkan pada level US$ 73.84 dan US$ 69.16 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan melemah sebesar -0.67%, NIKKEI Jepang terdepresiasi sebesar ?1.34%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.20%, -0.25%, dan -0.27%

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Bank of England (BoE) mengumumkan kenaikan tingkat suku bunga acuan dari 4.5% jadi 5%, kemarin. Kenaikan ini lebih tinggi daripada ekspektasi consensus analis, menjadikan bunga Inggris saat ini mencapai level tertinggi sejak 2008. Komisi kebijakan Moneter BoE menuturkan kebijakan ini diambil seiring inflasi yang menebal. Menurut BoE, ada faktor?faktor signifikan di data akhir – akhir ini, mengindikasikan kenaikan inflasi yang terus berlanjut. Keputusan kebijakan moneter tersebut memang perlu diambil. Komisi akan melakukan hal yang diperlukan untuk mengembalikan inflasi ke target keberlanjutan 2% dalam jangka menengah (Kontan)

    Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 21-22 Juni 2023 memutuskan untuk mempertahankan lagi suku bunga acuan (BI 7-Day Reverse Repo Rate/BI7DRR) sebesar 5,75%. Demikian pula suku bunga deposit facility sebesar 5% dan suku bunga lending facility sebesar 6,5%. ?Keputusan mempertahankan suku bunga acuan BI sebesar 5,75% ini konsisten dengan stance kebijakan moneter untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam kisaran sasaran 3 plus minus 1% pada sisa tahun 2023 dan 2024,? jelas Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan Juni 2023, Jakarta, Kamis (22/6/2023). Perry menuturkan, fokus kebijakan diarahkan pada penguatan stabilisasi nilai tukar rupiah untuk mengendalikan inflasi barang impor (imported inflation) dan memitigasi dampak rambatan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global. Sementara itu, Perry menegaskan, kebijakan likuiditas dan makroprudensial longgar tetap dilanjutkan untuk mendorong penyaluran kredit atau pembiayaan dan mempertahankan tetap terjaganya stabilitas sistem keuangan.  (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—23-Juni-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 22 Juni 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Rabu (21/6). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.30%, -0.52%, dan -1.21%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.13% dan -0.50%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,900. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -0.30% dan -0.32% diperdagangkan pada level US$ 76.89 dan US$ 72.28 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar 0.36%, NIKKEI Jepang terdepresiasi sebesar -0.28%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.09%, -0.12%, dan -0.20%

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Gubernur Federal Reserve (Fed) Jerome Powell pada Rabu (21/6) mengonfirmasi kenaikan suku bunga tambahan Amerika Serikat (AS) kemungkinan akan diperlukan untuk menjinakkan inflasi yang tinggi, menjelang kesaksian dua hari di Capitol Hill. Penampilan Powell di hadapan DPR dan Senat dilakukan tak lama setelah Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bank sentral AS memilih untuk mempertahankan suku bunga tetap, setelah 10 kenaikan berturut-turut dalam waktu kurang dari setahun. Fed juga menaikkan proyeksi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) 2023 menjadi 1,0% dari proyeksi 0,4% pada Maret 2023. Ekspektasi inflasi rata-rata untuk tahun ini sedikit turun menjadi 3,2%. Sementara ekspektasi inflasi inti, yang tidak termasuk harga makanan dan energi yang bergejolak, naik ke tingkat tahunan 3,9% menurut data Fed. (Investor)

    Bank Indonesia (BI) diyakini akan kembali menahan suku bunga acuan di level 5,75% dalam pertemuan bulan Juni 2023. Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman mengungkapkan, ini seiring dengan tingkat inflasi yang melandai dan nilai tukar rupiah yang terjaga dalam tahun berjalan. BI akan menahan suku bunga acuan hingga akhir tahun 2023. Tetapi dia memberi catatan penting bagi BI untuk tetap waspada terhadap perkembangan ekonomi global yang terus diwarnai ketidakpastian. Salah satunya, arah kebijakan suku bunga acuan The Federal Reserve (The Fed) ke depan. Bank Sentral Amerika Serikat (AS) memang menahan suku bunga kebijakan di level 5% hingga 5,25% pada pertemuan pekan lalu. Namun, pejabat Paman Sam melempar sinyal ada kemungkinan dua kali kenaikan suku bunga acuan lagi pada tahun ini. BI tentu akan merespons pandangan terbaru The Fed ini dengan sangat hati-hati. (Kontan)

    Cadangan devisa Indonesia kembali menyusut. Pada Mei 2023, cadangan devisa sebesar US$ 139,3 miliar atau turun 3,39% dari posisi akhir April 2023. Bila menilik komponen pembentuk cadangan devisa, semua komponen memang menunjukkan penurunan nilai, dengan penurunan terdalam di komponen foreign currency reserves. Mengutip data Special Data Dissemination Standard (SDDS) di laman resmi Bank Indonesia (BI), komponen tersebut tercatat US$ 125,24 miliar atau turun 3,60% MoM. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—22-Juni-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 21 Juni 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Selasa (20/6). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.72%, -0.47%, dan -0.16%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.25% dan -0.59%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,002. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar 0.36% dan 0.39% diperdagangkan pada level US$ 76.17 dan US$ 71.47 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.44%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.07%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.01%, 0.03%, dan 0.04%

    Isu Ekonomi dan Pasar

    China mengambil kebijakan untuk memangkas suku bunga acuan pada Selasa (20/6). Kebijakan tersebut diputuskan oleh bank sentral China atau People’s Bank of China (PBOC) dengan menurunkan suku bunga untuk kredit perumahan sebesar 10 basis poin untuk masing-masing tenor pinjaman rumah jangka waktu satu tahun menjadi 3,55%, dan lima tahun menjadi 4,20%.  Pemangkasan ini meleset dari perkiraan para pengamat yang sebesar 15 basis poin untuk suku bunga kredit jangka waktu lima tahun. Mereka menilai penurunan tersebut terlalu sedikit dan perlu ditambah. Sementara itu Analis Riset Global BofA menyampaikan pemerintah China akan lebih banyak mengambil kebijakan untuk mendukung peningkatan perputaran ekonomi di masyarakat, terutama permintaan KPR yang turun. Salah satu kebijakan yang dapat diambil pemerintah dan tidak terbatas pada pemotongan kumulatif 25 basis poin pada suku bunga acuan pada akhir tahun ini. (Kontan)

    Melesatnya peringkat daya saing Indonesia diyakini oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan membuat target investasi Rp1.400 triliun pada tahun ini dapat terpenuhi.  Berdasarkan laporan Institute for Management Development World Competitiveness Yearbook 2023, peringkat daya saing Indonesia berada di posisi 34 dari total 64 negara. Raihan ini melesat dibandingkan capaian tahun lalu yang bertengger di peringkat ke-44.  Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Yuliot mengatakan bahwa perbaikan peringkat daya saing tersebut akan menjadi acuan investor dalam melihat peluang dan keputusan berinvestasi. Peningkatan pemeringkatan yang diraih Indonesia disebabkan oleh kebijakan dan pengelolaan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah dari sejumlah aspek.  Hal ini seturut dengan Institute for Management Development World Competitiveness Center, yang melakukan penilaian terhadap 4 faktor, yakni performa ekonomi, efisiensi pemerintah, efisiensi bisnis, dan infrastruktur. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—21-Juni-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 20 Juni 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Senin (19/6). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.32%, -0.37%, dan -0.68%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.71% dan -1.02%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,999. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar ?0.21% dan ?0.52% diperdagangkan pada level US$ 75.92 dan US$ 71.16 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.38%, NIKKEI Jepang melemah sebesar -0.39%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.37%, -0.25%, dan -0.26%

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Goldman Sachs Group Inc. memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi China dengan alasan terbatasnya pilihan untuk meningkatkan stimulus moneter. Dilansir dari Bloomberg pada Senin (19/6/2023), analis di Goldman memangkas proyeksi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) China tahun 2023 menjadi 5,4 persen dari 6 persen. Tim ekonom Goldman mengatakan pelonggaran kebijakan di masa mendatang datang kemungkinan tidak akan melebihi yang diterapkan pada perlambatan ekonomi yang terjadi sebelumnya, termasuk tahun 2020. Stimulus properti dan infrastruktur mungkin akan tepat sasaran dan moderat mengingat adanya penurunan populasi, tingkat utang yang tinggi, dan seruan Presiden Xi Jinping untuk menekan aksi spekulasi di sektor properti. (Bisnis)

    Bank Indonesia (BI) melaporkan utang luar negeri pemerintah naik 1,8 persen menjadi US$194,1 miliar atau setara Rp2.905,1 triliun (estimasi kurs: Rp14.967) per April 2023. Negara ini ternyata menjadi kreditur terbesar bagi pemerintah.   Berdasarkan data Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) edisi Juni 2023, Jepang tercatat sebagai negara pemberi utang terbesar kepada pemerintah dengan nilai mencapai US$8,45 miliar, disusul Jerman sebesar US$3,9 miliar, dan Perancis US$2,38 miliar.  Kepala Departemen komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono menyampaikan bahwa kenaikan utang luar negeri (ULN) pemerintah terjadi setelah bulan Maret lalu mengalami kontraksi sebesar 1,1 persen year-on-year (yoy). (Bisnis)

    Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) mengungkapkan, FIFA Matchday Indonesia vs Argentina berpotensi menciptakan tambahan perputaran uang (output ekonomi) bagi perekonomian Indonesia sebesar Rp 965 miliar. LPEM FEB UI menjelaskan, dari perputaran uang tersebut, akan tercipta nilai tambah ekonomi (PDB) sebesar Rp 495 miliar. Kemudian, dari nilai tambah ekonomi tesebut, akan tercipta pula tambahan pendapatan rumah tangga pekerja sebesar Rp 188 miliar. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—20-Juni-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 19 Juni 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Jumat (16/6). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.32%, -0.37%, dan -0.68%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.19% dan 0.53%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,935. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar ?1.49% dan ?1.38% diperdagangkan pada level US$ 75.44 dan US$ 70.92 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.79%, NIKKEI Jepang melemah sebesar -0.35%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak bervariasi pada pagi hari ini dengan Dow dan S&P terdepresiasi masing – masing sebesar -0.13% dan -0.06%, Nasdaq menguat sebesar 0.04%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Indeks Harga Konsumen (IHK) zona Euro pada Mei 2023 dilaporkan terus menurun menjadi 6,1 persen (year-on-year/yoy) menurun tajam dibandingkan April 2023 yang sebesar 7 persen (yoy). Penurunan ini menjadi lebih menjolok jika diukur sejak awal tahun dimana per Desember 2022, negara dalam zona Euro mengalami inflasi 9,2 persen.  Berdasarkan data yang dilaporkan dari Eurostat pada Jumat (16/6/2023) IHK sebesar 6,1 persen tersebut sejalan dengan proyeksi analis.  Mengutip Reuters, Jumat (16/6/2023), kontribusi harga energi yang selama ini menjadi sumber pendorong utama inflasi juga negatif sebesar 0,09 poin pada Mei 2023. Kenaikan biaya makanan, alkohol, dan tembakau menambahkan 2,54 poin ke angka akhir inflasi. (Bisnis)

    Pada Mei 2023 ekspor nonmigas ke sebagian besar negara-negara Asia mengalami penguatan. Penguatan di antaranya yaitu terjadi di Asia Barat yang naik 64,94 %, Asia Tenggara (26,02 %), Asia Tengah (10,77 %), dan Asia Timur (7,24%). aktivitas perdagangan dengan Amerika Serikat menjadi penyumbang surplus terbesar pada Mei 2023 dengan nilai mencapai US$ 0,95 miliar. Dua negara mitra dagang lainnya yang menyumbang surplus perdagangan terbesar, yakni Filipina dengan surplus sebesar US$ 0,84 miliar dan India sebesar US$ 0,69 miliar. (Investor)

    Bank Indonesia mencatat aliran modal asing keluar dari pasar keuangan domestik sebesar Rp2,38 triliun pada pekan kedua Juni 2023. Berdasarkan data transaksi 12?15 Juni 2023, nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp2,38 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari aliran modal keluar dari pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp640 miliar. Sejalan dengan itu, pada periode yang sama, tercatat aliran modal keluar dari pasar saham sebesar Rp1,74 triliun. Adapun, sepanjang 2023 atau hingga 15 Juni 2023, BI mencatat terjadi aliran modal masuk sebesar Rp82,5 triliun di pasar SBN dan Rp17,14 triliun di pasar saham. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—19-Juni-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 13 Juni 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Senin (12/6). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.56%, 0.93%, dan 1.53%. Dari Eropa, indeks bergerak meningkat. FTSE 100 dan STOXX600 bertumbuh masing?masing sebesar 0.11% dan 0.16%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,874. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.50% dan 0.31% diperdagangkan pada level US$ 72.18 dan US$ 67.31 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terapresiasi sebesar 0.33%, NIKKEI Jepang bertumbuh sebesar 1.55%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak bervariasi pada pagi hari ini dengan Dow terdepresiasi sebesar -0.03%, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing-masing sebesar 0.07% dan 0.21%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Mantan Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Lawrence Summers mengatakan bahwa laju inflasi AS tetap sangat panas walaupun cenderung turun dari level 6-12 bulan lalu.  Mengutip pemberitaan Bloomberg, Senin (12/6/2023) Summers yang juga profesor di Universitas Harvard memperkirakan bahwa inflasi mencapai kisaran 4,5-5 persen pada Mei 2023. Nilai Inflasi tersebut masih jauh di atas target sebesar 2 persen, meskipun para pejabat Federal Reserve telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi tekanan harga. The Fed akan memantau data inflasi yang dirilis pada Selasa (13/6) sebagai pertimbangan kebijakan moneter dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 13-14 Juni 2023 mendatang.  Inflasi inti yang tidak termasuk harga makanan dan energi juga diperkirakan naik 0,4 persen month-on-month (mom), menandakan kenaikan enam bulan berturut-turut yang menjadi alasan mengapa suku bunga mungkin tetap tinggi dalam waktu yang lebih lama. (Bisnis)

    Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengajukan anggaran sebesar Rp 48,35 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024. Anggaran ini terdiri atas rupiah murni sebesar Rp 38,96 triliun, PNBP Rp 21,76 miliar, hibah luar negeri Rp 1,12 miliar, dan Badan Layanan Umum (BLU) Rp 9,42 triliun. Anggaran ini akan digunakan untuk 133 kegiatan yang meliputi reformasi perpajakan (Investor)

    Bank Indonesia (BI) menyebut survei Konsumen Bank Indonesia pada Mei 2023 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Hal ini tecermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Mei 2023 sebesar 128,3, lebih tinggi dibandingkan dengan 126,1 pada April 2023. Menguatnya keyakinan konsumen pada Mei 2023 didorong oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang meningkat. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—13-Juni-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 12 Juni 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Jumat (9/6). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.13%, 0.11%, dan 0.16%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing?masing sebesar -0.49% dan -0.15%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.14,848. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -1.49% dan -1.18% diperdagangkan pada level US$ 73.94 dan US$ 69.39 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.30%, NIKKEI Jepang terapresiasi sebesar 0.72%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing-masing sebesar 0.03%, 0.16%, dan 0.25%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Pabrik China mengalami penurunan permintaan yang tajam pada Mei 2023, permintaan terendah selama 7 tahun terakhir.  Mengutip pemberitaan Reuters, Jumat (9/6/2023) penurunan tersebut terjadi terutama anjloknya  permintaan dari pasar utama di luar negeri.  Berdasarkan laporan Biro Statistik Nasional China, Indeks Harga Produsen (IHP) pada Mei 2023 turun 4,6 persen (year-on-year/yoy), yakni penurunan tercepat sejak Februari 2016. Penurunan tersebut lebih besar dibandingkan perkiraan sebesar 4,3 persen.  Indeks Harga Produsen (IHP) adalah angka indeks yang menggambarkan tingkat perubahan harga ditingkat produsen. Sejumlah indikator permintaan untuk industri di China mencatat pelemahan terjadi untuk ekspor, impor dan aktivitas pabrik. Di lain sisi, Indeks harga konsumen (IHK) atau inflasi China naik 0,2 persen (yoy) mengikuti kenaikan pada bulan April 2023 yang sebesar 0,1 persen. (Bisnis)

    Bank Indonesia (BI) menyebut posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2023 tercatat sebesar US$ 139,3 miliar. Angka itu turun dibandingkan dengan posisi pada akhir April 2023 sebanyak US$ 144,2 miliar. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menjelaskan, penurunan posisi cadangan devisa tersebut antara lain dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Serta, berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. (Investor)

    Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2023 akan bertumpu pada sektor domestik, termasuk konsumsi rumah tangga. Kepala Ekonom Andry Asmoro meyakini permintaan dalam negeri akan meroket, seiring dengan inflasi yang melandai. Dengan peningkatan permintaan domestik, maka konsumsi rumah tangga akan tumbuh lebih kencang. inflasi per Mei 2023 sudah berada di kisaran sasaran Bank Indonesia (BI) yang sebesar 2% yoy hingga 4% yoy. Meski, masih berada di batas atas atau di 4% yoy. (Kontan)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—12-Juni-2023.pdf

  • Pengumuman Pelaksanaan Perubahan Kontrak Investasi Kolektif (‘KIK’) dan Prospektus Reksa Dana SAM Dana Pendapatan Tetap

    Pengumuman Pelaksanaan Perubahan Kontrak Investasi Kolektif (‘KIK’) dan Prospektus Reksa Dana SAM Dana Pendapatan Tetap

    Menindaklanjuti rencana perubahan KIK dan Prospektus REKSA DANA SAM DANA PENDAPATAN TETAP yang telah diumumkan melalui surat kabar “Harian Ekonomi Neraca” tertanggal 16 Mei 2023, kami, PT Samuel Aset Manajemen, berkedudukan di Jakarta, selaku Manajer Investasi dari REKSA DANA SAM DANA PENDAPATAN TETAP, dengan ini mengumumkan bahwa telah dilaksanakannya perubahan KIK dan Prospektus REKSA DANA SAM DANA PENDAPATAN TETAP, sebagaimana termaktub dalam akta ADDENDUM KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF REKSA DANA SAM DANA PENDAPATAN TETAP No. 04 tanggal 7 Juni 2023, dibuat di hadapan Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn., notaris di Kota Jakarta Selatan.   

    Demikian pengumuman ini disampaikan kepada para Pemegang Unit Penyertaan REKSA DANA SAM DANA PENDAPATAN TETAP serta pihak-pihak yang berkepentingan.

    Jakarta, 9 Juni 2023

    Manajer Investasi,

    REKSA DANA SAM DANA PENDAPATAN TETAP

    PT Samuel Aset Manajemen
    Menara Imperium, Lantai Dasar,
    Jl. HR. Rasuna Said Kav 1 Jakarta 12980

    Manajer Investasi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

    *Pemberitahuan ini juga terbit di Harian Neraca, Jumat, 9 Juni 2023