Samuel Aset Manajemen

Category: artikel

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 4 September 2020

    Kilas Pasar

     

    Pada perdagangan Kamis (3/9), pasar saham Amerika membukukan penurunan secara kompak. Dow ditutup 807,77 poin lebih rendah, atau 2,8%, menjadi 28.292,73. S&P 500 turun 3,5% menjadi 3.455,06, sedangkan Nasdaq turun paling rendah sebesar 5% atau 598,34 poin menjadi 11.458,10.    

     

    Tidak jauh berbeda, indeks di Eropa juga tercatat melemah secara kompak. FTSE ditutup turun 90,09 poin atau 1,52% menjadi 5850,86, sedangkan Stoxx600 turun 1.4% menjadi 366,08.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.775,0. Sementara itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent melemah masing-masing sebesar 0,68% dan 0,43%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak melemah hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 dibuka dengan penurunan sebesar 1,38% dan Kospi juga turun sebesar 1,94%. Di sisi lain, indeks futures di Amerika Serikat juga tercatat melemah, di mana Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq turun masing-masing sebesar 0,43%, 0,58% dan 1,34%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Dari pasar tenaga kerja Amerika, The Fed menyampaikan pada Rabu (2/9) bahwa pertumbuhan ekonomi dan penambahan lapangan kerja terus berlanjut di sebagian besar wilayah di Amerika Serikat (AS). Hanya saja, lajunya telah melambat di berbagai bidang, sementara itu tingkat belanja masih jauh di bawah level pra-pandemi virus corona Covid-19. Kemudian, jumlah orang yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun di bawah 1 juta minggu lalu. Namun, ada tanda-tanda yang berkembang bahwa pemulihan pasar tenaga kerja sejak pertengahan Maret hingga April melemah, dengan dukungan keuangan dari pemerintah hampir habis.

     

    Rantai penyebaran virus corona DKI Jakarta belum menunjukkan tanda-tanda berhenti. Sebagai informasi, jumlah kasus positif DKI Jakarta sudah menembus angka lebih dari 42,000 dengan jumlah penambahan per hari lebih dari 1,000. Kemudian bagi masyarakat yang mengalami gejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG), Pemprov DKI Jakarta akan memperlakukannya dengan peraturan baru yakni isolasi mandiri wajib di fasilitas kesehatan pemerintah.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—4-September-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 3 September 2020

    Kilas Pasar

     

    Pada perdagangan Rabu (2/9), pasar saham Amerika membukukan kenaikan secara kompak. Dow naik 454,84 poin, atau 1,59%, menjadi 29.100,50. S&P 500 naik 1,5% menjadi 3.580,84, sedangkan Nasdaq Composite naik 1% menjadi 12.056,44   

     

    Sementara itu indeks di Eropa juga tercatat menguat secara kompak dengan FTSE dan Stoxx600 masing-masing ditutup naik 1,35% dan 1,66% menjadi 5.940,95 dan 371,28.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.745,0. Sementara itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent menguat masing-masing sebesar 0,65% dan 0,43%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak mix hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 dibuka dengan kenaikan sebesar 1,31% dan Kospi naik sebesar 0,93%. Di sisi lain, indeks futures di Amerika Serikat juga tercatat beragam, di mana Dow Jones dan S&P 500 naik masing-masing sebesar 0,03% dan 0,04%. Sementara Nasdaq turun 0,04%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Australia jatuh ke dalam resesi pertama dalam tiga dekade pada Rabu (2/9), setelah ekonominya kontraksi 7% pada kuartal II 2020, menyusul kontraksi 0,3% pada triwulan sebelumnya. Semakin banyak negara di dunia yang resesi karena terdampak wabah virus corona Covid-19. Selama dua hari berturut-turut sebelum pengumuman dari Australia, Brasil dan Italia juga mengumumkan resesi ekonomi.

     

    Sebanyak 76 negara kaya  berkomitmen untuk mengikuti program pengadaan  vaksin Covid-19 global yang dipimpin Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) guna membantu membeli dan mendistribusikan vaksin secara adil. Amerika Serikat (AS) pada Selasa (1/9) menyatakan bahwa mereka tidak akan bergabung dengan program tersebut karena keberatan Pemerintah Trump atas keterlibatan WHO.

     

    Rencana Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang )Perppu) mengenai stabilitas sistem keuangan ditargetkan keluar pada September 2020. Perppu ini akan merombak semua beleid yang ada tentang stabilitas sistem keuangan seperti, UU Bank Indonesia, UU Lembaga Penjamin Simpanan, UU Otoritas Jasa Keuangan, UU Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan, UU Perbankan, dan UU Keuangan Negara. Namun demikian, Perppu ini diyakini akan tetap sejalan dengan revisi UU yang berkaitan.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—3-September-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 1 September 2020

    Kilas Pasar

     

    Dow turun 223,82 poin, atau 0,8% menjadi 28.430,05. S&P 500 turun 0,2% menjadi 3.500,31. Nasdaq Composite naik 0,7% menjadi 11.775,46. Pasar saham Amerika membukukan kinerja beragam pada hari Senin (31/8) dan menyelesaikan capaian bulan Agustus terbaik untuk lebih dari 30 tahun terakhir. 

     

    Sementara itu indeks di Eropa tercatat kompak melemah dengan FTSE dan Stoxx600 masing-masing ditutup turun menjadi 5.963,57 dan 366,51 atau turun 0,61% dan 0,62%.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.562,5. Sementara itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI menguat 0,61% dan Brent melemah 0,04%.

     

    Prediksi Hari Ini

     


    Pasar diperkirakan mix cenderung melemah hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 dibuka dengan melemah sebesar 0,2% sedangkan Kospi naik sebesar 0,46%. Di sisi lain, indeks futures di Amerika Serikat juga tercatat mix, di mana Dow Jones dan Nasdaq tercatat naik masing-masing sebesar 0,06% dan 0,14%. Sementara S&P 500 futures melemah 0,02%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Aktivitas pabrik China tumbuh lebih lambat pada bulan Agustus karena banjir yang mengganggu produksi. Tetapi, sektor jasa berkembang pada tingkat yang solid dalam mendorong ekonomi karena terus pulih dari guncangan virus korona. Ekonomi terbesar kedua di dunia itu sebagian besar telah berhasil bangkit kembali dari krisis kesehatan, meskipun ketegangan China-AS yang semakin intensif terkait berbagai masalah dan prospek permintaan global tetap menjadi risiko yang perlu dipertimbangkan.

     

    Perimbakan wewenang dan fungsi Bank Indonesia (BI) mulai disiapkan melalui rancangan Revisi Undang-Undang (UU) No 6/2009 tentang Bank Indonesi oleh DPR. Secara umum ada 2 poin utama dalam rancangan Revisi UU BI. Pertama, BI akan kembali menjadi otoritas perbankan, sehingga fungsi regulasi dan pengawasan industry perbankan akan dikembalikan dari OJK kepada BI. Kedua, independensi BI dalam pengelolaan kebijakan moneter bakal dipangkas dengan pembentukan Dewan Moneter yang diketuai oleh Menteri Keuangan.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—1-September-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 31 Agustus 2020

    Kilas Pasar

     

    Dow naik 161,60 poin, atau 0,6% menjadi 28.653,87. S&P 500 naik 0,7% menjadi ditutup pada 3.508,01. Nasdaq Composite naik 0,6% dengan ditutup di 11.695,63. Pasar saham Amerika mengakhiri perdagangan minggu lalu dengan catatan tinggi, dengan Dow menghapus kerugian tahun 2020. 

     

    Sementara itu indeks di Eropa melemah secara kompak dengan FTSE dan Stoxx600 masing-masing ditutup turun 0,61% dan 0,52% menjadi 5.963,57 dan 368,80.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.625,0 pada penutupan Jumat (28/8). Sedangkan pagi ini, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI melemah 0,28% dan Brent menguat 0,39%.

     

    Prediksi Hari Ini

     


    Pasar diperkirakan naik hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 dan Kospi tercatat naik masing masing sebesar 1,38% dan 0,98% menjadi 23.199,50 dan 2.376,93. Indeks futures di Amerika Serikat juga tercatat naik secara kompak, di mana Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat naik masing-masing sebesar 0,54%, 0,49%, dan 0,68%. 

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Keinginan pemerintah merombak beberapa Undang-Undang sektor keuangan mendapat lampu hijau dari DPR. Aturan baru yang akan berbentuk Perpu untuk mengubah sejumlah pasal dalam UU Bank Indonesia (BI), UU Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  dan UU Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dianggap mendesak dalam upaya penanganan krisis.

     

    Infeksi virus corona Covid-19 global melonjak melampaui 25 juta hingga Minggu (30/8). India mencatatkan kenaikan kasus tertinggi selama 24 jam dengan jumlah 78.761 kasus. Di sisi lain, negara-negara seperti Selandia Baru dan Korea Selatan (Korsel), yang sempat berhasil mengontrol sebagian besar wabah di dalam negeri, sekarang berjuang melawan klaster infeksi baru.

     

    China semakin ketat membatasi ekspor teknologi kecerdasan buatan. Pada hari Jumat (28/8), teknologi antarmuka artificial intelligence (AI) ditambahkan ke daftar revisi aturan restriksi ekspor yang diterbitkan di situs web Kementerian Perdagangan China. Beijing akan meminta perusahaan untuk memperoleh persetujuan regulator di China sebelum menjual aset terkait. Hal itu dapat menunda dan mungkin membatalkan transaksi apa pun, termasuk upaya Byte Dance Ltd. menjual operasi Tik Tok di Amerika Serikat.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—31-Agustus-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 28 Agustus 2020

    Kilas Pasar

     

    Dow naik 0,6%, ditutup pada 28.492,27. S&P 500 naik 0,2% menjadi 3.484,55. Sedangkan Nasdaq turun 0,3% menjadi 11.625,34. Pasar AS berfluktuasi sepanjang sesi Kamis setelah Federal Reserve meluncurkan kerangka kerja baru yang dapat menjaga suku bunga lebih rendah untuk jangka waktu yang lebih lama. 

     

    Sementara itu indeks di Eropa melemah secara kompak dengan FTSE dan Stoxx600 masing-masing ditutup turun 0,75% dan 0,64% menjadi 5.999,99 dan 370,72.

     

    Pada pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.660,0. Sedangkan komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI melemah 0,35% dan Brent melemah 0,26%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan mixed cenderung positif hari ini sebagai respon dari perkembangan bank sentral Amerika, The FED, kemarin. Pagi ini, Nikkei 225 dan Kospi tercatat naik masing masing sebesar 0,33% dan 0,56% menjadi 23.286,00 dan 2.357,57. Indeks futures di Amerika Serikat juga tercatat naik secara kompak, di mana Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat naik masing-masing sebesar 0,22%, 0,20%, dan 0,15%. 

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Ketua Fed Jerome Powell mengatakan bank sentral secara resmi menyetujui kebijakan “penargetan inflasi rata-rata.” Dengan kata lain, bank sentral akan membiarkan inflasi berjalan “moderat” di atas target 2% untuk “beberapa waktu”. Powell juga mengisyaratkan bahwa data pengangguran bisa berada pada level yang lebih rendah dalam waktu yang lebih lama sampai Fed memulai untuk menaikkan suku bunga.

     

    Kementerian Keuangan mendata hingga saat ini sudah ada 37 daerah yang sudah mengajukan fasilitas pinjaman daerah dengan total mencapai Rp30 triliun dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dengan Rp10 triliun anggaran APBN dan Rp5 triliun dari PT SMI, kementerian mengatakan bahwa pemerintah pusat siap memperbesar alokasi anggaran mencermati minat yang tinggi dari daerah untuk mengakses pinjaman yang masuk dalam skema penanganan Covid-19 dan PEN tersebut.

     

    Bank of Korea (BoK) pada Kamis (27/9) memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi. BoK memprediksi, ekonomi terbesar Korea Selatan akan kontraksi lebih dari 1% tahun ini, dengan dihadapkan pada lonjakan kasus baru Covid-19. Lonjakan kasus virus baru hingga di atas 100 per hari sejak pertengahan Agustus mengancam pemulihan yang didorong oleh peningkatan sentimen dan belanja konsumen

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—28-Agustus-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 27 Agustus 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks Amerika tercatat menguat dengan Dow naik 83,48 poin, atau 0,3% menjadi 28.331,92. Kemudian S&P 500 naik 1,02% menjadi 3.478,73. Serta Nasdaq yang menguat sebesar 1.73% menjadi 11.665,06.  Reli pada saham teknologi kembali mendorong S&P 500 dan Nasdaq menuju rekor tertinggi baru. 

     

    Sementara itu indeks di Eropa juga menguat secara kompak dengan FTSE dan Stoxx600 masing-masing ditutup naik 0,14% dan 0,91% menjadi 6.045,6 dan 373,12.

     

    Pada pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.672,5. Sedangkan komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI melemah 0,05% dan Brent melemah 0,13%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan melemah hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 dan Kospi tercatat menurun masing masing sebesar 0,13% dan 0,05% menjadi 23.260,00 dan 2.368,21. Indeks futures di Amerika Serikat juga tercatat turun secara kompak, di mana Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat melemah masing-masing sebesar 0,15%, 0,14%, dan 0,25%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Amerika Serikat pada Rabu (26/8) memasukkan 24 perusahaan China ke dalam daftar hitam dan menargetkan individu yang termasuk bagian dari aksi militer di Laut China Selatan. Sanksi semacam ini merupakan yang pertama terhadap Beijing atas sengketa jalur air strategis. Secara terpisah, Departemen Luar Negeri Amerika serikat mengatakan akan memberlakukan pembatasan visa pada individu China yang menghalangi negara warga negara lain dalam mengakses sumber daya lepas pantai Laut China Selatan.

     

    Ketua Federal Reserve Jerome Powell akan menyampaikan pidato pada hari Kamis (27/8). Data klaim pengangguran mingguan juga dijadwalkan untuk dirilis. Pidato ini menjadi penting karena sering kali memuat isyarat mengenai kebijakan moneter di masa depan.

     

    Pemerintah akan meluncurkan program bantuan subsidi gaji/upah di bawah Rp 5 juta untukpekerja pada hari ini, Kamis (27/8). Kebijakan ini merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonom Nasional (PEN) untuk menangani Covid-19. Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 37,8 triliun untuk 15 juta penerima bantuan subsidi upah tersebut. Nantinya penerima akan menerima bantuan Rp 600 ribu selama empat bulan dengan pemberian sebanyak dua termin, sehingga pemerintah mentranser Rp 1,2 juta untuk dua bulan.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—27-Agustus-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 25 Agustus 2020

    Kilas Pasar

     

    Dow turun 60,02 poin, atau 0,2% menjadi 28.248,44. Namun, S&P 500 naik 0,4% dengan ditutup pada 3.443,62, ditopang penguatan pada saham teknologi lainnya. Nasdaq Composite naik 0,8% menjadi 11.466,47, juga merupakan rekor pencapaian terbaru. 

     

    Indeks di Eropa mayoritas menurun dengan FTSE dan Stoxx600 masing-masing ditutup turun 1,11% dan 1,10% menjadi 6.037,01 dan 369,75.

     

    Pada pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.645. Sedangkan komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI melemah secara terbatas 0,02% dan Brent melemah 0,09%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan menguat secara terbatas hari ini mengikuti jejak Wall Street yang beragam karena pasar menyambut tanda-tanda kemajuan dalam negosiasi perdagangan AS-Tiongkok namun tetap berhati-hati tentang prospek ekonomi yang lebih luas.

     

    Pagi ini, Nikkei 225 dan Kospi tercatat menguat 0,15% dan 0,16%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat naik secara kompak. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat menguat masing-masing 0,07%, 0,12%, dan 0,24%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Dari Amerika Serikat, pembayaran tunjangan darurat yang dinyatakan dua minggu lalu oleh Presiden Donald Trump baru saja mulai mengalir. Pada hari Senin, 24 Agustus 2020 baru dua negara bagian, Arizona dan Texas, yang mulai membayar tunjangan tambahan sebesar $300 per minggu. Dari negara bagian lain yang telah menerima dana untuk program tersebut, negara bagian Missouri diharapkan untuk mulai merealisasikannya akhir pekan ini 

     

    Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa laju pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 kemungkinan masih minus akibat lemahnya permintaan dan investasi. Pada kuartal ketiga, pertumbuhan ekonomi diprediksi berkisar nol hingga minus 2%, sedangkan sepanjang 2020 sekitar minus 1,1% hingga 0,2%. Dia mengingatkan bahwa pemulihan ekonomi masih belum stabil dengan donside risk  pada kuartal III yang besar dan patut diwaspadai agar tidak terjadi pembalikan kembali ke zona negatif.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—26-Agustus-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 24 Agustus 2020

    Kilas Pasar

     

    Dow naik 190,6 poin atau 0,69% menjadi 27.930,33. S&P 500 naik 0,34% untuk mengakhiri hari di 3.397,16. Nasdaq juga naik 0,42% menjadi 11,311,80. Wall Street menyelesaikan rekor selama satu pekan dengan keuntungan yang solid didukung data ekonomi AS yang kuat, dimana aktivitas manufaktur dan jasa AS melonjak seiring dengan peningkatan penjualan rumah.

     

    Indeks di Eropa tercatat melemah. FTSE dan Stoxx600 masing-masing ditutup melemah 0,19% dan 0,15%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pagi ini berada pada level Rp14.771. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat menguat 0,05% dan 0,09%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan mixed cenderung melemah hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 dan Kospi tercatat melemah 0,22% dan 0,04%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat naik. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat menguat masing-masing 0,18%, 0,17%, dan 0,16%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Aktivitas bisnis AS kembali ke level tertinggi dibandingkan awal 2019 didukung oleh meningkatnya permintaan pasar di sektor manufaktur dan jasa ketika kasus baru COVID-19 tetap tinggi di seluruh negeri. Berdasarkan data IHS Markit, Indeks PMI Komposit AS naik ke 54,7 bulan ini – tertinggi sejak Februari 2019 – dari 50,3 pada Juli. Indikator ini merupakan level tertinggi sejak Januari 2019 untuk sektor manufaktur berdiri dan untuk sektor jasa merupakan yang tertinggi sejak Maret 2019.

     

    Dikutip dari Bisnis, Harga minyak bergerak naik pada awal perdagangan pekan ini seiring dengan upaya para produsen utama mengurangi produksi. Dalam sebuah laporan internal dari OPEC+, menunjukkan fokus untuk memastikan bahwa anggota yang telah memproduksi berlebihan dari komitmen mereka, akan mengurangi produksinya. OPEC+ juga perkirakan permintaan minyak di tahun 2020 akan turun 9,1 juta barel per hari, 100.000 barel per hari lebih banyak dari perkiraan sebelumnya.

     

    Pemerintah akan membantu para pelaku usaha UMKM melalui program dana hibah atau bantuan langsung tunai (BLT). Skemanya yakni kucuran bantuan UMKM Rp 2,4 juta yang ditransfer lewat rekening. Bantuan pemerintah ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha kecil dari dampak negatif pandemi virus corona. Total ada 12 juta UMKM yang akan menerima bantuan tersebut.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—24-Agustus-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 19 Agustus 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat mixed. Dow Jones tercatat turun 0,2%, sementara S&P 500 dan Nasdaq menguat 0,2% dan 0,7%.

     

    Indeks di Eropa tercatat melemah. FTSE dan Stoxx600 masing-masing ditutup melemah 0,8% dan 0,6%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pagi ini berada pada level Rp14.770. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat melemah 0,4% dan menguat 0,3%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan mixed cenderung menguat hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 dan Kospi tercatat menguat 0,1% dan 0,8%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat naik. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat menguat masing-masing 0,1%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Indeks S&P 500 kembali menyentuh level tertingginya semalam, didorong oleh aliran stimulus ekonomi dan keyakinan pasar bahwa pandemi Covid-19 dapat tertanggulangi dengan baik. Dikutip dari Wall Street Journal, S&P 500 menguat 0,2% semalam dengan kinerja tahun berjalan tercatat menguat 4,9%. S&P 500 memerlukan waktu hanya 126 hari perdagangan, yakni sejak 19 Februari 2020, untuk kembali ke level tertingginya. Penguatan terjadi pada semua sektor, dengan penguatan tertinggi pada sektor teknologi yang menyumbang lebih dari 30% kapitalisasi pasar S&P 500.

     

    Hari ini, bakal calon presiden AS dari Partai Demokrat, Joe Biden, secara resmi akan dinominasikan untuk ditetapkan sebagai calon presiden AS. Bakal calon wakil presiden, Kamala Harris, akan dinominasikan besok dalam forum yang sama, Konvensi Nasional Demokrat 2020. Konvensi virtual ini mengundang berbagai pembicara dari beragam latar belakang, termasuk beberapa tokoh Partai Republik yang kecewa dengan pemerintahan Presiden AS Donald Trump. Tema kesehatan dan ekonomi paling banyak diangkat dalam konvensi ini.

     

    Pemerintah bersiap melanjutkan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) pada 2021 mendatang. Termasuk diantaranya melanjutkan  insentif pajak bagi dunia usaha dan korporasi. Pagu anggaran untuk insentif pajak bagi dunia usaha dan korporasi 2021 tersebut sebesar Rp 20,4 triliun jauh lebih kecil daripada insentif pajak 2020 yang sebesar Rp120,6 triliun.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

    Regards,

     

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Your Lifelong Investment Partner

     

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-19-Agustus-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 18 Agustus 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat mixed tadi malam. Dow Jones ditutup melemah 0,3%, S&P 500 menguat 0,3%, Nasdaq menguat 1,0%. Pasar mempertimbangkan meningkatnya indeks pasar perumahan AS ke 78 di bulan Agustus, naik dari 72 di bulan Juli, dan di atas ekspektasi ekonom di 74; dengan Indeks Manufaktur Bank Federal Reserve New York yang turun menjadi 3,7 pada Agustus, dari 17,2 pada bulan sebelumnya, dan sangat jauh dari perkiraan ekonom 17,3.

     

    Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx600 tercatat menguat 0,3%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di level 14.795. Minyak mentah Brent berada di level 45,3.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak menguat pada hari ini. Indeks futures Dow & S&P di AS terlihat menguat masing-masing 0,2%. Indeks saham Nikkei terlihat melemah 0,1%. Kospi terlihat menguat 0,3%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    National Association of Homebuilders di AS mengatakan indeks pasar perumahan naik menjadi 78 pada Agustus, naik dari 72 pada Juli dan menyamai rekor Desember 1998. Ekonom yang disurvei FactSet memperkirakan peningkatan yang lebih kecil menjadi 74 dalam ukuran sentimen pembangun.

     

    Harapan untuk pemulihan ekonomi berbentuk V yang luas telah berkurang sejak kenaikan tingkat infeksi Covid-19 yang baru mengganggu rencana pembukaan kembali dan memperlambat perekrutan kembali. Tetapi pasar perumahan tetap menjadi titik terang dalam ekonomi AS karena suku bunga rendah secara historis mendorong pembeli dan karena pandemi meningkatkan permintaan rumah di luar pusat kota besar. Lalu lintas pembeli berada pada titik tertinggi sepanjang masa, kata NAHB, mendorong kepercayaan pembangun dan perkiraan konstruksi lebih tinggi.

     

    Dari dalam negeri, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menuturkan, Pemerintah telah menyusun program agar UMKM bisa bangkit, mulai dari restrukturisasi, subsidi bunga, subsidi pajak dan dalam waktu dekat, juga Bantuan Presiden Produktif bagi usaha mikro yang belum bankable.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

      

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-18-Agustus-2020.pdf