Dow naik 190,6 poin atau 0,69% menjadi 27.930,33. S&P 500 naik 0,34% untuk mengakhiri hari di 3.397,16. Nasdaq juga naik 0,42% menjadi 11,311,80. Wall Street menyelesaikan rekor selama satu pekan dengan keuntungan yang solid didukung data ekonomi AS yang kuat, dimana aktivitas manufaktur dan jasa AS melonjak seiring dengan peningkatan penjualan rumah.
Indeks di Eropa tercatat melemah. FTSE dan Stoxx600 masing-masing ditutup melemah 0,19% dan 0,15%.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pagi ini berada pada level Rp14.771. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat menguat 0,05% dan 0,09%.
Prediksi Hari Ini
Pasar diperkirakan mixed cenderung melemah hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 dan Kospi tercatat melemah 0,22% dan 0,04%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat naik. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat menguat masing-masing 0,18%, 0,17%, dan 0,16%.
Isu Ekonomi dan Pasar
Aktivitas bisnis AS kembali ke level tertinggi dibandingkan awal 2019 didukung oleh meningkatnya permintaan pasar di sektor manufaktur dan jasa ketika kasus baru COVID-19 tetap tinggi di seluruh negeri. Berdasarkan data IHS Markit, Indeks PMI Komposit AS naik ke 54,7 bulan ini – tertinggi sejak Februari 2019 – dari 50,3 pada Juli. Indikator ini merupakan level tertinggi sejak Januari 2019 untuk sektor manufaktur berdiri dan untuk sektor jasa merupakan yang tertinggi sejak Maret 2019.
Dikutip dari Bisnis, Harga minyak bergerak naik pada awal perdagangan pekan ini seiring dengan upaya para produsen utama mengurangi produksi. Dalam sebuah laporan internal dari OPEC+, menunjukkan fokus untuk memastikan bahwa anggota yang telah memproduksi berlebihan dari komitmen mereka, akan mengurangi produksinya. OPEC+ juga perkirakan permintaan minyak di tahun 2020 akan turun 9,1 juta barel per hari, 100.000 barel per hari lebih banyak dari perkiraan sebelumnya.
Pemerintah akan membantu para pelaku usaha UMKM melalui program dana hibah atau bantuan langsung tunai (BLT). Skemanya yakni kucuran bantuan UMKM Rp 2,4 juta yang ditransfer lewat rekening. Bantuan pemerintah ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha kecil dari dampak negatif pandemi virus corona. Total ada 12 juta UMKM yang akan menerima bantuan tersebut.
Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.
Best Regards,
SAM Investment
SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—24-Agustus-2020.pdf