Samuel Aset Manajemen

Category: artikel

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 5 Januari 2017

    ·        Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat positif, indikasi dari potensi naiknya bursa Asia hari ini terbantu dengan naiknya harga minyak mentah. Pagi ini mata uang Asia dibuka menguat termasuk rupiah. Kemungkinan penguatan berlanjut hingga akhir perdagangan menuju kisaran antara Rp.13.410 s.d Rp.13.440 per USD.

     

    ·        BKPM targetkan nilai investasi 2017 sebesar Rp.678 triliun atau naik 14% dari target 2016, tetapi hanya 3,6% dari PDB nominal dalam APBN-P 2016. Sektor yang menjadi andalan adalah sektor pariwisata, sektor yang berorientasi ekspor, dan sektor jasa. Nilai investasi tersebut diharapkan disumbang oleh PMA sebesar 60%-67%.  Investasi PMA berpotensi terkendala dengan naiknya suku bunga the Fed di 2017 yang lebih agresif.

     

    ·        Notulensi the Fed untuk pertemuan 13-14 Desember 2016 diumumkan kemarin, memuat potensi ekonomi AS ke depan efek dari kebijakan ekonomi fiskal ekspansi dari Presiden terplih Donald Trump. Hampir semua petinggi the Fed meyakini potensi inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, membuat the Fed perlu melakukan percepatan kenaikan suku bunganya.

     

     

    Regards,

     

    Lana Soelistianingsih

    Chief Economist and Head of Research

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-5-Januari-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 4 Januari 2017

    ·        Indeks futures bursa Asia terlihat kompak ‘hijau’ sebagai indikasi indeks di bursa Asia berpotensi menguat pada hari ini. Pagi ini mata uang Asia dibuka menguat termasuk rupiah. Kemungkinan penguatan berlanjut hingga akhir perdagangan menuju kisaran antara Rp.13.470 s.d Rp.13.480 per USD.

     

    ·        Angka inflasi 2016 tercatat sebesar 3,02% yoy – dibawah target asumsi APBN-P 2016 sebesar 4%, dan terendah sejak 2009. Tekanan inflasi terutama berasal dari komponen yang bergejolak terutama berasal dari bahan makanan yang mencapai kenaikan 5,92% yoy. Upaya pemerintah mengurangi tekanan inflasi di bahan makanan tertolong dengan kenaikan impor bahan makanan.

     

    ·        PMI sektor manufaktur China dan Jepang untuk bulan Desember 2016 mencatatkan kenaikan. Untuk China, PMI Desember 2016 tersebut merupakan tertinggi sejak Juli 2014. Kenaikan PMI Jepang karena naiknya output, pesanan termasuk pesanan untuk ekspor. Naiknya PMI Jepang ini juga terkonfirmasi dengan naiknya kapasitas utilisasi menjadi 98,1%.

     

     

    Regards,

     

    Lana Soelistianingsih

    Chief Economist and Head of Research

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-4-Januari-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 3 Januari 2017

    ·        Ada potensi penguatan indeks di bursa Asia hari ini terlihat dari sebagian besar indeks futures bursa Asia yang naik tetapi investor masih dalam posisi ‘wait and see’ dengan arah kebijakan ekonomi Presiden terpilih AS Donald Trump. Kemungkinan rupiah juga masih akan tertekan walaupun terbatas karena penjagaan BI, menuju kisaran antara Rp.13.470 s.d Rp.13.490 per USD.

     

    ·        Per 31 Desember 2016, realisasi pendapatan dalam negeri  tercapai 86,2% dari target, sedangkan penerimaan pajak mencapai 82% dari target termasuk penerimaan dari TA selama dua tahap. Terdapat short-fall penerimaan pajak sebesar Rp.242,6 triliun dari perkiraan sebelumnya Rp.219 triliun. Defisit APBN-P 2016 tercatat 2,64% dari PDB, sehingga realisasi belanja negara tercatat 84% dari target. Namun kinerja APBN-P 2016 relatif masih terjaga.

     

    ·        PBoC menetapkan wajib lapor bank untuk transaksi senilai lebih dari 200.000 yuan (US$28.800) melewati perbatasan. PBoC menolak kebijakan ini dikatakan sebagai control devisa. Kebijakan ini diambil karena penduduk China mulai kawatir dengan devaluasi yuan.

     

     

    Regards,

     

    Lana Soelistianingsih

    Director

    Chief Economist and Head of Research

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-3-Januari-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Jumat 30 Desember 2016

    ·         Di hari terakhir perdagangan di tahun 2016 kemungkinan bursa Asia akan ditutup menguat terlihat dari sebagian besar indeks futures bursa Asia yang tercatat positif, ditambah dengan sentimen positif naiknya harga minyak mentah. Naiknya harga minyak mentah ini juga bisa menguatkan rupiah dan jika dibantu dengan intervensi BI bisa menuju kisaran antara Rp.13.430 s.d Rp.13.450 per USD.

     

    ·         Dana repatriasi yang sudah menjadi komitmen sebesar Rp.141 triliun, baru tercatat masuk Rp.67 triliun dengan sisa waktu 3 hari batas akhir masuk yaitu 31 Desember 2016. Sementara deklarasi dalam negeri pada tahap II mencapai nilai tebusan sebesar Rp.7,5 triliun (per Kamis, 29/12), sehingga total tebusan mencapai Rp.100,7 triliun atau 61% dari target tebusan Rp.165 triliun. Ada potensi short-fall penerimaan pajak yang membesar. Realisasi belanja negara tertahan untuk mencegah defisit APBN-P yang membesar.

     

    ·         Persaingan di sektor ritel di tahun 2017 akan semakin ketat dengan mulai beroperasinya peritel asing dari Turki, Jepang, dan Thailand. Masuknya peritel asing ini bisa menggerus marjin keuntungan peritel lokal.

     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-30-Desember-2016.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 29 Desember 2016

     

    Ada potensi koreksi di bursa Asia hari ini terlihat dari indeks futuresnya yang sebagian besar turun. Untuk rupiah kemungkinan menguat dengan penjagaan BI di tengah perdagangan yang relatif sepi menjelang minggu terakhir perdagangan di tahun 2016, kembali ke kisaran antara Rp.13.440 s.d Rp.13.460 per USD.

     

    OJK akan pertahankan kebijakan capping suku bunga deposito untuk bank BUKU III sebesar 100 bps dan BUKU IV sebesar 75 bps diatas  suku bunga acuan operasi moneter 12 bulan (BI rate) yang sebesar 6,5% di tahun 2017, dengan pertimbangan likuiditas perbankan yang terpengaruh dengan kenaikan suku bunga the Fed. Capping ini membuat upaya menurunkan suku bunga kredit sulit dilakukan karena bank akan mempertahankan NIM-nya.

     

    Harga minyak mentah khususnya jenis WTI turun dari tertingginya dalam 17 bulan terakhir setelah API umumkan kenaikan inventori minyak nasional untuk minggu lalu. Penurunan ini kemungkinan temporer karena beberapa negara OPEC akan mulai memangkas produksinya per 1 Januari 2017.

     

     

    Regards,

     

    Lana Soelistianingsih

    Chief Economist and Head of Research

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-29-Desember-2016.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 28 Desember 2016

    ·         Ada potensi indeks di bursa Asia akan naik pada hari ini, terlihat dari indeks futuresnya yang positif, ditambah dengan sentiment positif naiknya harga minyak mentah. Naiknya harga minyak mentah ini juga bisa menguatkan rupiah tetapi terbatas di kisaran antara Rp.13.430 s.d Rp.13.450 per USD.

     

    ·         Survei harian Kontan terhadap 28 CEO melihat ekonomi 2017, menunjukkan optimisme CEO terhadap daya beli masyarakat, dan kondisi makro ekonomi dan belanja pemerintah. CEO melihat netral untuk kondisi global dan politik nasional. Secara umum para CEO melihat ada perbaikan ekonomi di tahun 2017 dengan sektor pendukung ritel, konsumsi, telekomunikasi, pariwisata, properti dan konstruksi.

     

    ·         Data ekonomi AS semakin solid terlihat dari keyakinan konsumen yang tertinggi sejak Agustus 2001, diikuti dengan naiknya harga rumah, indeks manufaktur yang diumumkan oleh Fed Richmond sebagai tertinggi dalam 5 bulan terakhir, dan dari Fed Dallas tertinggi dalam 5 tahun terakhir. Indeks di pasar AS naik, imbal hasil naik, dan USDolar menguat.

     

     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-28-Desember-2016.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 27 Desember 2016

    ·         Indeks futures bursa Asia sebagian besar tercatat negatif, indikasi koreksi berlanjut walaupun ada potensi pembalikan dengan naiknya harga minyak mentah. Naiknya harga minyak mentah ini juga bisa menguatkan rupiah tetapi minggu terakhir di tahun 2016 ini pasar relatif sepi akan membuat pergerakan rupiah terbatas di kisaran antara Rp.13.430 s.d Rp.13.450 per USD.

     

    ·         Pertumbuhan kredit tahun 2017 diperkirakan mencapai tertingginya 12% karena LFR perbankan hampir mencapai level tertingginya 92%. Perlambatan ekonomi membuat permintaan kredit melambat. Namun perkiraan tersebut masih lebih baik dibandingkan dengan pertumbuhan kredit 2016 yang di kisaran antara 7%-8%.

     

    ·         Presiden China secara terbuka memberikan pernyataan kemungkinan ekonomi China 2016 akan dibawah target pemerintah 6,5%. Pernyataan ini membuat harga komoditas turun dan mata uang terkait komoditas melemah. Sedangkan data ekonomi AS semakin solid membuat imbal hasil TB 10 tahun turun.

     

     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-27-Desember-2016.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Jumat 23 Desember 2016

    ·         Kemungkinan koreksi indeks di bursa Asia hari ini berlanjut terlihat dari indeks futuresnya yang sebagian besar turun, ditambah dengan sentimen harga minyak mentah yang turun. Sentimen ini juga bisa membuat rupiah melemah menuju kisaran antara Rp.13.470 s.d Rp.13.480 per USD, kecuali dengan penjagaan BI bisa dibawah kembali ke Rp.13.440 per USD.

     

    ·         Ekspor mineral mentah akhirnya disepakati dibuka kecuali untuk nickel ore dan bauksit. Relaksasi ini merupakan bagian dari dua poin kesepakatan dari pertemuan sejumlah menteri kemarin. Namun perusahaan wajib membangun smelter dalam 5 (lima) tahun ke depan. Kewajiban membangun smelter ini dikawatirkan membuat industri kolaps dan menurunnya penerimaan negara bukan pajak.

     

    ·         Ekonomi AS untuk Q3-2016 direvisi naik menjadi 3,5% qtq atau 1,7% yoy, dari revisi sebelumnya 3,2% qtq atau 1,6% yoy. Sumber pertumbuhan berasal dari konsumsi Rumah Tangga, investasi, pengeluaran pemerintah, dan ekspor khususnya kedelai yang signifikan. Ekonomi AS menunjukkan penguatan dan akan berlanjut di Q4-2016 didukung dengan adanya faktor musiman.

     

     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-23-Desember-2016.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 22 Desember 2016

    ·         Ada potensi koreksi indeks di bursa Asia hari ini terlihat dari indeks futuresnya yang sebagian besar turun, ditambah sentimen turunnya harga minyak mentah. Untuk rupiah kemungkinan ada potensi menguat terbatas terbantu dengan perbaikan outlook dari badan peringkat Fitch menuju kisaran antara Rp.13.440 s.d Rp.13.450 per USD.

     

    ·         BI siapkan ketersediaan uang untuk antisipasi naiknya permintaan uang untuk kebutuhan perayaan Natal dan akhir tahun 2016 sebesar Rp.88 triliun s.d Rp.94 triliun, naik 3%-10% dibandingkan tahun 2015. Kenaikan ini selain karena hari libur yang lebih banyak dibandingkan akhir tahun 2015 lalu, juga untuk persiapan pemilihan kepala daerah yang akan serentak pada Februari 2017.

     

    ·         Investor global – Mizuho, BNP Paribas, dan HSBC memilih India dan Indonesia sebagai salah satu tujuan investasi dari pasar EMs di Asia karena dianggap mempunyai ekonomi domestik yang kuat sehingga bisa mengurangi ketergantungan pada ekonomi global. Investor menghindari Korea Selatan. Fitch memperbaiki outlook utang luar negeri Indonesia dari stabil ke positif.

     

     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-22-Desember-2016.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 21 Januari 2016

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat ‘hijau’ indikasi kenaikan indeks di bursa Asia hari ini, didukung dengan sentimen harga minyak mentah yang naik. Untuk rupiah kemungkinan ada potensi menguat kembali dengan sentimen naiknya harga minyak mentah, kembali ke kisaran antara Rp.13.370 s.d Rp.13.390 per USD.

     

    Pemerintah akan tarik PPN di setiap rantai di industri rokok dalam dua tahun ke depan. Saat ini pemerintah hanya menerapkan PPN pada produsen (hulu) sebesar 8,7%. Dalam dua tahun ke depan, pemerintah akan menarik PPN di tingkat konsumen sebesar 10%. Pemerintah sedang menyiapkan reformasi perpajakan, dan diantaranya akan mengajukan RUU untuk PPN di tahun 2017.

     

    The American Petroleum Institute mengumumkan inventori minyak mentah nasional AS turun 4,5 juta barel pada minggu lalu membuat harga minyak mentah untuk pengiriman Februari 2017 naik. Walaupun ada penurunan suplai produsen minyak mentah tetapi harga minyak mentah masih belum stabil naik menuju target US$60 pbrl pada akhir tahun 2016.

     

     

    Regards,

     

    Lana Soelistianingsih

    Chief Economist and Head of Research

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-21-Desember-2016.pdf