Samuel Aset Manajemen

Category: Ulasan Ekonomi

Ulasan Ekonomi

  • SAM Quarterly Newsletter: Ulasan Pasar & Ekonomi Triwulanan II-2025

    Ulasan Pasar Global

    Pasar saham global mengalami pelemahan sejak awal tahun. Rerata indeks saham global, yang terdiri dari indeks saham negara maju dan negara berkembang, mencatatkan penurunan sebesar -1%. Indeks saham Hong Kong (Hang Seng) tercatat sebagai pemimpin indeks saham global, sementara indeks saham Thailand (SET) menjadi yang paling tertinggal.

    Indeks saham negara-negara berkembang relatif tertinggal dibandingkan dengan indeks saham global pada tahun ini. Indeks saham Brazil (BOVESPA), Afrika Selatan (FTSE/JSE), dan Meksiko (S&P/BMV IPC) tercatat berkinerja lebih baik. Di sisi lain, indeks saham Thailand (SET), Indonesia (IHSG), dan Malaysia (FTSE KLCI) relatif tertinggal sejak awal tahun.

    Indeks saham negara-negara maju mencatatkan hasil positif pada tahun ini. Indeks saham yang relatif unggul adalah Hong Kong (Hang Seng), diikuti oleh Jerman (DAX), Eropa (STOXX 600), dan Inggris (FTSE 100). Sementara indeks saham Denmark (OMX Copenhagen), Teknologi AS (NASDAQ), dan Taiwan (TWSE) tercatat tertinggal.

    Dari sisi kinerja sektoral saham pada kawasan-kawasan ekonomi besar di dunia, sektor Energi, Keuangan, dan Utilitas cenderung memimpin sejak awal tahun. Sementara sektor Teknologi, Barang Konsumen Non-Primer, dan Perindustrian relatif tertinggal.

    Pasar saham global mengalami gejolak hebat akibat kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump. Pada 2 April, Trump mengumumkan “Liberation Day” dengan tarif impor yang signifikan, memicu aksi jual besar-besaran di pasar global. Namun, pada 9 April, Trump mengejutkan pasar dengan menangguhkan tarif untuk sebagian besar negara selama 90 hari, yang menyebabkan reli di pasar saham. Meskipun demikian, ketidakpastian tetap ada karena tarif terhadap China tetap berlaku. Secara keseluruhan, pasar saham global masih dibayangi ketidakpastian akibat kebijakan perdagangan yang berubah-ubah.

    Pasar saham Eropa sejak awal tahun memimpin kenaikan pasar saham global setelah rencana ekspansi kebijakan fiscal di Jerman dan beberapa negara lainnya. Pelemahan indeks dolar AS membuat risk appetite investor untuk berinvestasi di luar AS, terutama pada negara maju lainnya, menjadi meningkat.

    Kami melihat kondisi pasar global dalam jangka pendek masih berpotensi terjadi volatilitas. Saat ini pasar dalam sentimen kelegaan atas penundaan tarif perdagangan. Namun, latar belakang kondisi tensi perang dagang tidak sepenuhnya berubah.

    Indeks dolar AS yang melemah sejak awal tahun disebabkan oleh dua faktor utama. Dari sisi AS, data ekonomi yang melemah meningkatkan ekspektasi the Fed untuk memotong tingkat suku bunga. Sementara di sisi lain, pertumbuhan ekonomi di Eropa diperkirakan membaik seiring perubahan rezim kebijakan fiskal.

    Ulasan Makro Ekonomi Indonesia

    Sejak awal tahun hingga akhir bulan Maret 2025, nilai tukar Rupiah melemah 2,84% terhadap Dolar AS, relatif tertinggal dibandingkan kinerja mata uang negara lain. Adapun dalam satu tahun terakhir nilai tukar Rupiah melemah 4,45%, relatif lebih baik dibandingkan Won Korea Selatan, Peso Meksiko, dan Real Brazil.

    Neraca dagang Indonesia masih melanjutkan tren surplus dalam 58 bulan terakhir. Surplus tersebut turut meningkatkan cadangan devisa yang per Februari 2025 tercatat sebesar AS$154,5 miliar, naik sekitar AS$24 miliar dalam 58 bulan terakhir.

    Di sisi pasar modal, terjadi arus modal keluar oleh investor asing di pasar saham sebanyak sekitar Rp31 triliun. Sedangkan di pasar SBN dan SRBI investor asing tercatat mengalami arus modal masuk masing-masing sebesar Rp15,2 triliun dan Rp10 triliun.

    Alokasi Aset

    Kami melihat potensi pasar saham mulai rebound terutama pada beberapa nama big caps yang memiliki dividend yield atraktif. Potensi imbal hasil masing-masing aset (sebelum dividen saham), yaitu 15,4% (IHSG) dan 9,5% (indeks obligasi INDOBeX Total Return) – data per 11 April 2025.

    Alokasi aset yang sedikit condong kepada instrumen pendapatan tetap kami pandang cukup bijak dan efisien dalam menyeimbangkan risiko dan potensi imbal hasil. Kami melihat bahwa rasio 60:40 antara saham dan obligasi cukup optimal.

    Perlu selalu kami sampaikan bahwa alokasi aset yang ideal bagi setiap investor sangat bergantung pada: 1) tujuan; 2) jangka waktu investasi; dan 3) profil risiko. Pada Grafik 14, kami tampilkan alokasi aset yang secara teori bisa dikatakan ideal sesuai dengan profil risiko setiap investor.

  • Ulasan Pasar dan Ekonomi Triwulanan III-2024

    Ulasan Pasar Global

    Pasar saham negara maju di Kawasan Asia Pasifik reli di Triwulan II-2024

    Pasar saham global mengalami penguatan sejak awal tahun. Rerata indeks saham global, yang terdiri dari indeks saham negara maju dan negara berkembang, mencatatkan kenaikan sebesar 7%. Indeks saham Taiwan (TWSE) tercatat sebagai pemimpin indeks saham global, sementara indeks saham Meksiko (S&P/BMV IPC) menjadi yang paling tertinggal.

    Indeks saham negara-negara berkembang relatif tertinggal dibandingkan dengan indeks saham global pada tahun ini. Indeks saham India (SENSEX), Malaysia (FTSE KLCI), dan Afrika Selatan (FTSE/JSE) tercatat berkinerja lebih baik. Di sisi lain, indeks saham Meksiko (S&P/BMV IPC), Thailand (SET), dan Brazil (BOVESPA) relatif tertinggal sejak awal tahun.

    Indeks saham negara-negara maju mencatatkan hasil positif pada tahun ini. Indeks saham yang relatif unggul adalah Taiwan (TWSE), diikuti oleh Denmark (OMX Copenhagen), Jepang (Nikkei 225), dan Teknologi AS (NASDAQ). Sementara indeks saham Hong Kong (Hang Seng), Kanada (S&P/TSX), dan Korea Selatan (KOSPI) tercatat tertinggal.

    Dari sisi kinerja sektoral saham pada kawasan-kawasan ekonomi besar di dunia, sektor Teknologi, Telekomunikasi, dan Perindustrian cenderung memimpin sejak awal tahun. Sementara sektor Bahan Baku, Barang Konsumen Primer, dan Barang Konsumen Non-Primer relatif tertinggal.

    Pasar saham egara-negara maju di kawasan Asia Pasifik seperti Jepang dan Taiwan reli ke level tertingginya sepanjang masa. Secara historis pelemahan nilai mata uang Yen menjadi salah satu faktor penguatan indeks saham di Jepang yang merupakan negara eksportir. Secara global penguatan indeks negara-negara maju masih didominasi oleh tema sektor yang berelasi dengan teknologi.

    Penguatan pasar saham global semakin merata

    Kami melihat sentimen pasar global yang bullish terutama di negara-negara yang ditandai dengan reli yang semakin merata pada di berbagai Kawasan, tidak hanya terpusat di Amerika Serikat. Beberapa indeks saham negara-negara maju mencapai level tertinggi sepanjang masa pada paruh pertama tahun ini.

    Skenario pasar yang masih positif menjadi asumsi dasar kami, di mana narasi soft landing atau pun no landing teteap berpeluang untuk terjadi. Asumsi di didasarkan pada harapan ekonomi negara maju yang tetap kokoh dan ekonomi Tiongkok yang dapat menunjukkan stabilisasi.

    Tingkat volatilitas aset finansial mencapai kisaran titik terendah sejak akhir 2021 atau sebelum terjadinya konflik Rusia dan Ukraina. Hal ini mencerminkan mood pasar yang masih bullish, yang terlihat dari relinya aset-aset yang berisiko sejak awal tahun di berbagai kawasan.

    Ulasan Makro Ekonomi Indonesia

    Fiskal masuk ke zona defisit di semester 1 2024, tetapi ada buffer dari SAL yang masih tinggi

    Realisasi fiskal di Semester I-2024 defisit Rp77,3 triliun atau -0,34% terhadap PDB, berbeda arah dibandingkan dengan realisasi di Semester I-2023 yang surplus 0,71% terhadap PDB. Pada Semester I-2024 pendapatan negara turun -6,2% secara tahunan, sementara realisasi belanja negara naik 11,3% secara tahunan.

    Defisit fiskal di Semester I-2024 berbeda dengan realisasi Semester I-2022 dan Semester I-2023 yang masing-masing mencatatkan surplus 0,39% dan 0,71% terhadap PDB. Adapun realisasi Semester I-2020 dan Semester I-2021 tercatat defisit -1,57% dan -1,72% terhadap PDB.

    Di akhir tahun 2023 pemerintah memiliki Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp459,5 triliun, yang bersumber dari akumulasi Sisa Lebih/Kurang Pembiayaan Anggaran dan penggunaan SAL itu sendiri. Pada saat dibutuhkan, SAL dapat digunakan untuk menjadi salah satu sumber penerimaan pembiayaan selain dari utang.

    Alokasi Aset
    Rekomendasi skenario alokasi aset dasar 50:50

    Kami melihat potensi imbal hasil saham cukup baik, ditopang oleh kinerja sektor-sektor yang bersifat cyclical value. Potensi imbal hasil kami masih baik (sebelum dividen saham), masing-masing 6,0% (IDX80) dan 6,8% (indeks obligasi INDOBeX Total Return)

    Alokasi aset yang sedikit condong kepada instrumen saham kami pandang cukup bijak dan efisien dalam menyeimbangkan risiko dan potensi imbal hasil. Kami melihat bahwa rasio 50:50 antara saham dan obligasi cukup optimal.

    Perlu selalu kami sampaikan bahwa alokasi aset yang ideal bagi setiap investor sangat bergantung pada: 1) tujuan; 2) jangka waktu investasi; dan 3) profil risiko. Pada Grafik 14, kami tampilkan alokasi aset yang secara teori bisa dikatakan ideal sesuai dengan profil risiko setiap investor.

    Download lebih lengkap Ulasan Pasar Triwulanan III-2024

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Kamis 1 Februari 2024

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Kamis, (4/1). Dow terapresiasi sebesar 0.03%, S&P 500 dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing -0.34%, dan -0.56%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX 600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.53% dan 0.69%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,516. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.09% dan 0.46% diperdagangkan pada level US$ 77.79 dan US$ 72.51 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan bertumbuh sebesar 0.04%, NIKKEI Jepang meningkat sebesar 0.43%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.10%, 0.10%, dan 0.07%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Pengajuan kepailitan di Amerika Serikat melonjak 18% pada 2023 seiring dengan suku bunga yang lebih tinggi, standar pinjaman yang lebih ketat, dan berkurangnya dukungan dana di era pandemi. Jumlah perusahaan yang pailit diperkirakan akan terus meningkat pada tahun 2024 Mengutip Reuters, Kamis (4/1/2024) data dari penyedia data kepailitan Epiq AACER menunjukkan total pengajuan kebangkrutan, baik mencakup secara komersial dan pribadi, meningkat 445,186 tahun lalu dari 378,390 pada 2022. Namun, walaupun data yang dirilis pada Rabu (3/1) tersebut menunjukan peningkatan, volume kasus kebangkrutan masih jauh dibawah level ketika terjadinya pandemi Covid-19. (Bisnis)
    Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu ) menerima pembiayaan sebesar Rp 21,75 triliun dari lelang Surat Utang Negara (SUN) perdana tahun 2024 pada Rabu ( 3/1/2024). Nilai ini diterima dari jumlah penawaran yang masuk hingga sebesar Rp 39,8 triliun atau 1,59 kali dari target indikatif. Tingginya penawaran yang masuk pada lelang karena stabilnya pasar keuangan global seiring dengan ekspektasi atas pemangkasan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat atau Fed Fund Rate akan dimulai pada kuartal I-2024. Selain itu, kinerja APBN tahun 2023 yang solid dengan realisasi defisit sebesar 1,65% dari PDB dan tingkat inflasi bulan Desember 2023 yang terjaga, menjadi katalis positif lelang SUN. (Investor)

    Pemerintah menyiapkan anggaran belanja infrastruktur jumbo sebesar Rp40,6 triliun untuk proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk tahun 2024 atau saat Joko Widodo (Jokowi) lengser dari kursi Presiden RI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan anggaran IKN pada APBN 2024 merupakan yang terbesar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Adapun, total alokasi anggaran IKN sepanjang 2022 hingga 2024 sejumlah Rp72,8 triliun dengan rincian realisasi 2022 senilai Rp5,5 triliun, 2023 Rp26,7 triliun, dan rencana APBN 2024 sejumlah Rp40,6 triliun. Sri Mulyani melaporkan realisasi penyaluran anggaran untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mencapai Rp26,7 triliun sepanjang 2023 atau 97,6% dari pagu. (Bisnis)

    Best Regards,
    SAM Investment

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 06 Februari 2024

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Kamis, (28/12). Dow dan S&P 500 terapresiasi masing – masing sebesar 0.14% dan 0.04%, dan Nasdaq terdepresiasi sebesar -0.03%. Dari Eropa, indeks bergerak melemah. FTSE 100 dan STOXX600 terdepresiasi masing – masing sebesar -0.03% dan -0.11%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,442. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak bervariasi masing-masing sebesar -0.23% dan 0.06% diperdagangkan pada level US$ 77.29 dan US$ 71.82 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan meningkat sebesar 1.60%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -0.15%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.04%, 0.04%, dan 0.06%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Rupiah di akhir perdagangan Kamis (28/12) menanjak ke level Rp 15.418 per dolar Amerika Serikat (AS). Sementara itu, pelemahan dolar AS berlanjut. Pelemahan indeks dolar AS dipengaruhi oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga secara agresif oleh The Federal Reserve (The Fed) pada 2024. Sedangkan dari dalam negeri, pasar masih menunggu data inflasi untuk Desember 2023, yang sekaligus merangkum inflasi pada 2023. Ia memperkirakan inflasi Desember 2023 akan tetap stabil, pada level 2,85% secara year on year (YoY). Sementara analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan penguatan rupiah juga didukung oleh tren meningkatnya pasar keuangan yang ditopang oleh aliran dana asing yang masuk sebesar Rp 6.3 triliun. (Investor)

    Bank Indonesia (BI) memperkirakan transaksi berjalan Indonesia berpotensi membukukan surplus pada akhir 2023. Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Wahyu Agung Nugroho mengatakan bahwa transaksi berjalan (current account) pada 2023 diperkirakan berkisar surplus 0,4% terhadap PDB hingga defisit 0,4% terhadap PDB. Sementara pada 2024, transaksi berjalan diperkirakan mengalami defisit yang melebar, dengan kisaran defisit 0,1% hingga 0,9% terhadap PDB. BI mencatat, transaksi berjalan Indonesia pada kuartal III/2023 mencatatkan defisit sebesar US$0,9 miliar atau 0,2% dari PDB. (Bisnis)

    Ekonom Bright Institute Awalil Rizky mengungkapkan penduduk Indonesia ternyata banyak yang parkir dana atau modal di luar negeri per kuartal III/2023.  Dalam data yang Awalil paparkan, masyarakat Indonesia yang menanamkan modalnya di luar negeri terus meningkat, utamanya sejak kepemimpinan era Joko Widodo (Jokowi).  Tercatat, pada 2014 posisi modal milik penduduk Indonesia di luar negeri berjenis investasi lainnya, berupa uang dan simpanan, pinjaman, piutang dagang dan uang muka, di angka US$40,2 miiar.  Sementara pada kuartal III/2023, data yang bersumber dari Bank Indonesia tersebut, membukukan posisi modal di level US$178,84 miliar. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment


    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—29-Desember-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 28 Desember 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Rabu, (27/12). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.30%, 0.14%, dan 0.16%. Dari Eropa, indeks bergerak menguat. FTSE 100 dan STOXX600 terapresiasi masing – masing sebesar 0.36% dan 0.21%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,394. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menugat masing-masing sebesar 0.62% dan 0.26% diperdagangkan pada level US$ 79.77 dan US$ 74.30 per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan meningkat sebesar 0.20%, NIKKEI Jepang menurun sebesar ?0.58%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.02%, 0.10%, dan 0.12%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (AS) Katherine Thai mengumumkan perpanjangan lebih lanjut pengecualian tarif Pasal 301 China pada 352 impor China dan 77 kategori terkait Covid-19 hingga 31 Mei 2024. Mengutip Reuters, Rabu (27/12/2023) Pasal 301 Undang-Undang Perdagangan tahun 1974 tersebut sebelumnya digunakan oleh pemerintahan mantan Presiden Donald Trump untuk meluncurkan tarif China pada 2018 dan 2019.  Undang-undang tersebut bertujuan untuk memerangi praktik yang tidak adil yang dilakukan oleh mitra dagang. Pengecualian tarif impor mencakup komponen industri seperti pompa, motor listrik, beberapa suku cadang mobil dan bahan kimia, sepeda dan penyedot debu. Adapun, pengecualian dilakukan terkait mengenai Covid-19 mencakup produk medis seperti masker wajah, sarung tangan untuk pemeriksaan dan tisu pembersih tangan. (Bisnis)

    Pemerintah menyiapkan anggaran subsidi untuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp47,78 triliun pada 2024. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ferry Irawan menyampaikan bahwa alokasi anggaran tersebut akan digunakan untuk pembayaran subsidi bunga/subsidi marjin KUR tahun berjalan dan pembayaran carry over subsidi bunga/subsidi marjin KUR pada periode sebelumnya. Ferry mengatakan pada 2024 pemerintah akan melanjutkan penyaluran KUR yang tidak hanya memprioritaskan kuantitas, tetapi juga memprioritaskan kualitas. (Bisnis)

    ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO) memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh lebih kuat pada 2024, sebesar 5,2%. Lead Economist AMRO Sumio Ishikawa mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan diperkirakan lebih tinggi dibandingkan dengan tahun ini yang diproyeksikan tumbuh 5%. Ishikawa menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan didukung oleh permintaan domestik yang kuat sejalan dengan kepercayaan konsumen yang tinggi dan dorongan dari pengeluaran terkait Pemilu. Selain itu, pembangunan proyek strategis nasional, termasuk Ibu Kota Nusantara, juga pemulihan permintaan eksternal secara bertahap, diperkirakan akan mendukung pertumbuhan ekonomi domestik. (Bisnis)

    Best Regards,

    SAM Investment



    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—28-Desember-2023.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 27 Desember 2023

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada hari Jumat, (22/12). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.43%, 0.42%, dan 0.54%. Dari Eropa, indeks bergerak bervariasi. FTSE 100 terapresiasi sebesar 0.04% dan STOXX600 terdepresiasi sebesar -0.21%.

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,428. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak melemah masing-masing sebesar -0.12% dan -0.40% diperdagangkan pada level US$ 80.62 dan US$ 75.28x per barel.

    Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan menurun sebesar -0.40%, NIKKEI Jepang meningkat sebesar 1.15%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak melemah pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -0.05%, -0.02%, dan -0.01%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Kantor Statistik Nasional Inggris melaporkan perekonomian Inggris secara tak terduga menyusut di kuartal III/2023, turun ke angka -0,1% dari posisi kuartal sebelumnya di level 0%.  Angka tersebut tidak sesuai ekspektasi para ekonom, dari pertumbuhan yang diperkirakan stabil di angka 0% pada kuartal III/2023. Melansir Bloomberg, Minggu (24/12/2023), angka ini meningkatkan kemungkinan Inggris sudah berada dalam resesi dan memicu spekulasi Bank of England akan memangkas suku bunga secepatnya pada musim semi. Revisi untuk kuartal ketiga menempatkan Inggris pada risiko resesi teknis, dua kuartal penurunan PDB atau kemerosotan yang lebih panjang. Pada kuartal I/2023, ekonomi Inggris berada di angka 0,3%, yang kemudian turun ke 0% dan -0,1%. (Investor)

    Pemerintah menargetkan penyaluran BLT El Nino mencapai target Rp7,52 triliun pada akhir 2023, dari realisasi Rp6,72 triliun. Memasuki penghujung tahun 2023, kondisi perekonomian global masih dibayangi dengan berbagai tantangan dan ketidakpastian termasuk fenomena anomali cuaca El Nino yang harus terus diwaspadai.  El Nino merupakan fenomena pemanasan suhu muka laut (SML) di atas kondisi normalnya yang terjadi di Samudra Pasifik bagian tengah hingga timur. Pemanasan SML ini akan meningkatkan potensi pertumbuhan awan di Samudra Pasifik tengah dan mengurangi curah hujan di wilayah sekitarnya, termasuk di Indonesia. (Bisnis)

    Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi belanja negara hingga 21 Desember 2023 mencapai Rp 2.769,6 triliun atau 88,3% dari pagu APBN yang sebesar Rp 3.061,2 triliun. Realisasi tersebut terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp 1.998,2 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp 771,4 triliun. Dengan demikian, masih terdapat sisa pagu sebesar Rp 366,3 triliun atau 11,7% dari total pagu. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan realisasi belanja pemerintah pusat tersebut antara lain dimanfaatkan untuk mendukung tahapan persiapan dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hingga 2 Desember 2023, anggaran Pemilu telah terealisasi Rp 23,4 triliun atau 77% dari pagu Rp 30,4 triliun. (Investor)

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—27-Desember-2023.pdf