Samuel Aset Manajemen

Author: samadmin

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 16 April 2019

    Indeks futures bursa Asia tercatat bervariasi, indikasi indeks di bursa Asia akan bergerak ‘mixed’ hari ini dengan kecenderungan turun terbawa sentimen turunnya harga minyak mentah pagi ini dibandingkan pembukaan pagi kemarin. Mata uang kuat Asia yen dan Sin dolar dibuka menguat terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah yang berlanjut menuju kisaran antara  Rp.14.000  s.d Rp.14.050 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Neraca perdagangan Maret 2019 tercatat surplus sebesar US$540,2 miliar, melanjutkan surplus pada bulan Februari yang sebesar US$329,9 miliar. Namun secara Q1-2019 masih tercatat defisit sebesar US$314,4 miliar, membaik dibandingkan defisit pada Q4-2018 yang sebesar US$4,8 miliar. Surplus terjadi karena ekspor yang lebih tinggi dibandingkan impor. Naiknya ekspor terutama karena naiknya volume ekspor non migas sedangkan turunnya impor karena turunnya volume impor migas. Surplus neraca perdagangan ini mestinya bisa menjadi sentimen positif penguatan rupiah.

     

    Neraca perdagangan China pada Maret 2019 mencatat surplus US$32,64 miliar. Ekspor naik 14,2% yoy karena membaiknya optimisme global dan kesepakatan perang dagang, sedangkan impor turun 7,6% yoy karena telah melewati faktor musiman tahun baru China.

     



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-16-April-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 15 April 2019

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat hijau, indikasi indeks di bursa Asia akan cenderung naik terbawa sentimen naiknya indeks di bursa global akhir pekan lalu walaupun harga minyak mentah dibuka turun pagi ini. Mata uang kuat Asia HK dolar dan Sin dolar dibuka melemah terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.14.120  s.d Rp.14.150 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Posisi kepemilikan asing pada SBN per 11 April 2019 tercatat sebesar Rp.967,41 triliun, naik tipis dari posisi Maret 2019 yang sebesar Rp.967,12 triliun. Posisi asing ini naik 7,7% ytd, sementara secara kontribusi posisi ini terjaga di level 38% dari total outstanding sebesar Rp.2.537,79 triliun atau naik 6,7% ytd. Relatif stabilnya porsi asing ini indikasi pemerintah memperbesar porsi kepemilkan investor lokal. Alhasil likuiditas perbankan tampaknya tersedot dengan gencarnya penerbitan SBN ritel.

     

    Indeks harga ekspor AS tercatat naik 0,7% mom terutama karena naiknya harga produk non pertanian dan pertanian. Indeks harga impor juga tercatat naik 0,6% mom terutama berasal dari naiknya harga minyak mentah. Dengan perkiraan volume tidak berubah, kemungkinan defiti neraca perdagangan AS yang akan diumumkan Senin ini akan membaik.

     

     



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-15-April-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Jumat 12 April 2019

    Indeks futures bursa Asia tercatat bervairasi, indikasi indeks di bursa Asia akan bergerak mixed pada hari ini. Harga minyak mentah pagi ini dibuka juga dibuka bervariasi dibandingkan pembukaan kemarin. Mata uang kuat Asia yen, dan Sin dolar dibuka menguat terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.14.120  s.d Rp.14.130 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    SKDU Q1-2019 tercatat membaiktercatat SBT sebesar 8,65%, naik dibandingkan Q4-2018 sebesar 6,19%, dan membaik dibadingkan Q1-2018 yang sebesar 6,19%. Perbaikan ini terkonfirmasi dengan naiknya kapasitas usaha sebesar 76,1%, naik dari 75,18% pada Q4-2018. Di sektor pengolahan PMI tercatat 52,56% lebih tinggi dibandingkan Q4-2018 yang sebesar 52,58%.

     

    Indeks harga produsen di AS untuk Maret 2019 tercatat naik 0,6% mom, dari sebelumnya turun dalam lima bulan berturut-turut. Naiknya harga produsen juga diikuti dengan naiknya IHK sebesar 1,9% mom, dari 1,5% mom pada bulan Februari. Kenaikan ini karena naiknya biaya energi. Kendati demikian, inflasi AS masih dalam kategori aman.

     



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-12-April-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 11 April 2019

    Indeks futures bursa Asia tercatat bervairasi, indikasi indeks di bursa Asia akan bergerak mixed pada hari ini dengan kecenderungan naik terbawa sentiment naiknya indeks di bursa AS semalam dan harga minyak mentah pagi ini dibuka naik pagi ini. Mata uang kuat Asia yen, dan Sin dolar dibuka melemah terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.14.160  s.d Rp.14.180 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Data BI mencatat pertumbuhan kredit pada bulan Februari sebesar 12% yoy, naik tipis dari 11,9% yoy pada Januari 2019. Kenaikan terutama karena pertumbuhan kredit investasi yang cukup tnggi – 13,4% yoy terutama di sektor Listrik, Gas, dan Air Bersih. Pada Q1-2019 ini, pertumbuhan kredit masih cukup tinggi terkait faktor musiman, tetapi kemungkinan melambat pada Q2-2019.

     

    Inflasi AS Maret 2019 tercatat 1,9% yoy, naik dari 1,5% yoy pada Februari 2019 karena naiknya harga bahan makanan, sedangkan harga energi tercatat deflasi. Sedangkan inflasi inti melambat menjadi 2% yoy dari 2,1% yoy dari Februari 2019. Sementara notulensi the Fed untuk FOMC 19-20 Maret 2019 lalu mensinyalkan akan pertahankan suku bunganya di level 2,25%-2,5% tahun 2019 ini.

     



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-11-April-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 10 April 2019

    Indeks futures bursa Asia tercatat bervairasi, indikasi indeks di bursa Asia akan bergerak mixed pada hari ini dengan kecenderungan turun ditambah dengan sentimen negatif dari indeks bursa global yag kompak turun semalam. Harga minyak mentah pagi ini dibuka turun dibandingkan pembukaan kemarin. Mata uang kuat Asia yen, dan Sin dolar dibuka melemah terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.14.140  s.d Rp.14.160 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Indeks penjualan eceran pada Februari 2019 tercatat naik 9,1% yoy, membaik dibandingkan Januari 2019 yang naik 7,2% yoy. Namun secara bulanan untuk bulan Februari 2019 tercatat 0%, sementara pada Januari 2019 tercatat minus 7,7% mom. Sementara perkiraan untuk Maret 2019 tampaknya tidak terlalu kuat untuk membawa kinerja IPE selama Q1-2019 membaik walaupun secara musiman perlambatan pada triwulan ke-1 biasa terjadi dibadingkan triwulan sebelumnya. Perlambatan ini konsisten dengan survey keyakinan konsumen sebelumnya.

     

    Kemarin IMF merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi global dari 3,5% pada 2019 menjadi 3,3% pada proyeksi Januari sebelumnya dengan sinyal risiko karena perang dagang dan gangguan pada jaring pasokan. Untuk tahun 2020, ekonomi global tumbuh 3,6%.

     



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-10-April-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 9 April 2019

    Indeks futures bursa Asia tercatat bervairasi, indikasi indeks di bursa Asia akan bergerak mixed pada hari ini dengan kecenderungan turun ditambah dengan sentimen negatif dari indeks Dow yang turun semalam walaupun harga minyak mentah dibuka naik pagi ini. Mata uang kuat Asia yen, HK dolar , dan Sin dlar dibuka menguat terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.14.140  s.d Rp.14.160 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Posisi cadev BI Maret 2019 tercatat naik menjadi US$124,5 miliar, naik dari US$123,27 miliar pada Februari 2019. Posisi ini cukup untuk 7 bulan impor dan 6,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Kendati ada kenaikan peningkatan cadev tetapi rupiah kemarin ditutup melemah. Pergerakan rupiah masih dipengaruhi kuat oleh pergerakan USdolar dan isu global. Rupiah berpotensi menguat terkait dengan kebijakan suku bunga the Fed dan potensi kesepakatan perang dagang AS-China.

     

    Setelah kesepakatan dagang dengan China yang hampir final, Presiden Trump memberi pernyataan mengancam terhadap Uni Eropa (UE) untuk barang-barang impor dari UE. Tahun 2018, AS mencatat defisit dagang dengan UE sebesar US$151,4 miliar, kedua terbesar setelah defisit dengan China yang sebesar US$375,6 miliar.

     

     



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-9-April-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 8 April 2019

    Sebagian besar indeks futures di  bursa Asia tercatat ‘hijau’ indikasi ada potensi naiknya indeks di bursa Asia ahri ini, terbantu dengan sentimen positif dari naiknya indeks di hmapir semua bursa global  ditambah dengan harga minyak mentah yang dibuka naik pagi ini. Mata uang kuat Asia yen dan HK dolar dibuka menguat terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.14.100  s.d Rp.14.130 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Keyakinan konsumen (IKK) turun pada Maret 2019 menjadi 124,5. Penurunan ini terjadi selama tiga bulan berturut-turut. Turunnya IKK efek dari turunnya IKE dan IEK.  Turunnya IKE terutama karena kekawatiran terhadap ketersediaan lapangan kerja dan pembelian barang tahan lama, walaupun penghasilan saat ni masih naik. Dikawatirkan turunnya IKE ini membuat penjualan ritel juga turun, dan efeknya pada Konsumsi Rumah Tangga dan pertumbuhan ekonomi Q1-2019.

     

    Tingkat pengangguran di AS pada Maret 2019 tercatat 3,8%, tetap dibandingkan Februari 2019. Sebelumnya jobless claims per 30 Maret 2019 tercatat paling rendah sejak minggu 6 Desember 1969. Non-farm payroll Maret juga naik. Data ketenagakerjaan yang masih kuat ini membuat the Fed masih pertahankan suku bunga 2,25%-2,5%.

     

     



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-8-April-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Jumat 5 April 2019

    Indeks futures bursa Asia tercatat bervariasi, kemungkinan indeks di bursa Asia akan bergerak ‘mixed’ dengan kecenderungan naik didukung dengan naiknya indeks di sebagian besar bursa global walaupun harga minyak mentah dibuka turun pagi ini. Mata uang kuat Asia yen, dan HK dolar  dibuka melemah terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.14.190  s.d Rp.14.220 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    ADB perkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,2% tahun 2019 dengan pertimbangan manajemen makroekonomi yang solid dan permintaan domestik yang kuat, akses rumah tangga terhadap kredit yang meningkat, dan iklim investasi yang membaik. Proyeksi ADB ini ‘in line’ dengan median konsensus Bloomberg sebesar 5,2%.

     

    Jobless claims di AS untuk minggu yang berakhir pada 30 Maret tercatat turun 10.000 menjadi 202.000. Kinerja ini merupakan kinerja mingguan terendah setelah 6 Desember 1969. Dengan kinerja ini kemungkinan tingkat pengangguran bisa kembali turun setelah sebelumnya sempat naik menjadi 4% pada bulan Januari 2019 dan kembali ke 3,8% pada Februari 2019.

     



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-5-April-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 4 April 2019

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat ‘hijau’, indikasi ada potensi naiknya indeks di bursa Asia hari ini didukung dengan naiknya indeks di bursa global semalam walaupun harga minyak mentah dibuka turun pagi ini. Mata uang kuat Asia yen, HK dolar, dan Sin dokar  dibuka menguat terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.14.200  s.d Rp.14.220 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Pertumbuhan kredit perbankan tercatat 12% yoy pada Februari 2019, sedikit naik dari Januari sebesar 11,9% yoy. Kenaikan terutama bersumber dari kredit investasi, sementara kredit modal kerja tumbuh ‘flat’ dan konsumsi tumbuh melambat. Kredit sektor properti meningkat terutama dari kredit konstruksi. Pertumbuhan kredit ini terbantu dengan naiknya pertumbuhan simpanan sebesar 5,8% yoy karena simpanan berjangka.  Pertumbuhan kredit akan berlanjut naik meespon faktor musiman puasa-lebaran.

     

    The IHS Markit US composite indeks untuk Maret 2019 melambat menjadi 54,6 dari 55,5 pada Februari 2019. PMI untuk sektor jasa dan manufaktur melambat. Survei dari ISM untuk sektor non manufaktur juga mengkonfirmasi perlambatan. Semakin banyak data ekonomi AS yang melambat sebagai indikasi fase puncak ekonomi AS telah dilalui.

     



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-4-April-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 2 April 2019

    Ada potensi indeks di bursa Asia akan naik hari ini terlihat dari indeks futuresnya yang hampir semuanya hijau ditambah dengan sentiment naiknya indeks di  bursa global semalam dan harga minyak mentah yang dibuka naik pagi ini. Mata uang kuat Asia yen dan HK dolar  dibuka menguat terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.14.200  s.d Rp.14.220 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Inflasi bulan Maret 2019 tercatat 0,11% mom atau 2,48% yoy. Diantara kelompok pengeluaran tercatat Bahan Makanan deflasi sebesar 0,01% mom karena musim panen, dan terkonfirmasi dari komponen yang Bergejolak dengan deflasi sebesar 0,02% mom dan Energi sebesar deflasi 0,2% mom. Secara kumulatif dari Januari s.d Maret 2019 tercatat 0,35% ytd. Ada potensi inflasi 2019 akan dibawah 3,5% jika harga BBM tidak naik selama tahun 2019.

     

    Kesepakatan dagang antara AS-China yang semakin mendekati kenyataan membuat optimisme pasar global membaik. Indeks harga saham di bursa utama global kompak dan harga minyak mentah naik cukup singifikan semalam. Sektor manufaktur di China dan AS juga mencatatkan kenaikan. Imbal hasil TB-10T kembali ke level 2,502 dan tidak lagi tercatat inverted.

     

     



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-2-April-2019.pdf