Pencabutan relaksasi restrukturisasi kredit diperkirakan tidak akan membuat lonjakan pada NPL. Fitch, badan pemeringkat memperkirakan kenaikan hanya sebesar 12 bps untuk bank-bank besar. NPL relative masih terjaga aman di 2,96% untuk data per Juni 2017. Dengan NPL yang aman mestinya bank akan mulai agresif menyalurkan kreditnya, walaupun data per Juni 2017 mencatat pertumbuhan kredit masih sekitar 8% yoy. Bank mulai menunjukkan respon menyalurkan kredit yang lebih besar untuk kredit konsumsi termasuk KPR.
ULN Indonesia tercatat naik 3,9% yoy menjadi US$339,9 miliar. Kenaikan tersebut berasal dari utang pemerintah yang naik 10,4% yoy karena penerbitan utang global. Sedangkan ULN swasta justru turun. Ada tendensi swasta melakukan restrukturisasi utang dari valas ke rupiah di saat nilai tukar rupiah stabil. Indikator-indikator utang relatif aman termasuk rasio utang dari PDB sebesar 34,45%.
Salam,
Lana Soelistianingsih
Kepala Riset/Ekonom
Samuel Aset Manajemen
Telp: 62 21 28548828
Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-19-September-2017.docx.pdfMau baca berita ekonomi & investasi lainnya?
Lihat Semua Berita