Samuel Aset Manajemen

Blog

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 6 Januari 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar saham AS melemah pada perdagangan awal tahun, Senin (4/1). Dow turun 382,59 poin atau 1,25% menjadi 30.223,89. S&P 500 turun 1,48% menjadi 3.700,65 dan Nasdaq Composite juga turun 1,47% menjadi 12.698,45. Hal berbeda justru terjadi pada pasar Eropa, dimana FTSE naik 111,36 poin atau 1,72% menjadi 6.571,88, begitupula Stoxx600 yang naik 0,67% menjadi 401,69.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 13.915,0, menguat. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI pagi ini melemah 0,02% sedangkan Brent menguat 0,04%. Pagi ini Nikkei 225 naik 0,37 poin atau kurang dari 0,01% dan Kospi naik 0,96%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones dan S&P 500 naik masing-masing sebesar 0,01% dan 0,02%, sedangkan Nasdaq turun tipis 0,25 poin, kurang dari 0,01%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Dari AS, NYSE sedang mempertimbangkan kembali keputusannya untuk menghentikan penghapusan tiga perusahaan telekomunikasi besar China setelah Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan kepada Dewan Besar bahwa dia menentang pengumuman mengejutkan untuk memberikan penangguhan hukuman kepada perusahaan, kata tiga orang yang mengetahui masalah tersebut. Ketiga perusahaan yang dimaksud adalah China Mobile, China Telecom, dan China Unicom Hong Kong.

     

    Arab Saudi mengejutkan pasar minyak dengan penurunan volume produksi yang besar untuk Februari dan Maret, membawa beban yang lebih besar dari pemotongan OPEC + sementara produsen lain bertahan atau bahkan melakukan sedikit kenaikan produksi. Arab akan membuat pemotongan ekstra 1 juta barel per hari, kata Menteri Energi Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman. Itu lebih dari yang dibutuhkan untuk mengimbangi peningkatan gabungan 75.000 barel per hari yang diizinkan dilakukan Rusia dan Kazakhstan di masing-masing bulan itu. Anggota grup lainnya akan mempertahankan output dengan stabil.

     

    Pemerintah menyerap dana Rp 41 triliun dari total penawaran masuk (incoming bids) yang mencapai Rp 97,16 triliun dalam lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN) di pasar perdana pada Selasa (5/1). Dengan demikian, lelang Surat Berharga Negara (SBN) perdana tahun ini untuk memenuhi pembiayaan defisit APBN 2021 itu membukukan bid to cover ratio 2,37 kali.

     

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, mekanisme penyaluran bantuan sosial di 2021 dilakukan dalam bentuk tunai. Pemerintah telah memiliki mekanisme kontrol yang melibatkan pemerintah daerah (pemda) dan masyarakat guna mengantisipasi terjadinya penyimpangan.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—6-Januari-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 5 Januari 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar saham AS melemah pada perdagangan awal tahun, Senin (4/1). Dow turun 382,59 poin atau 1,25% menjadi 30.223,89. S&P 500 turun 1,48% menjadi 3.700,65 dan Nasdaq Composite juga turun 1,47% menjadi 12.698,45. Hal berbeda justru terjadi pada pasar Eropa, dimana FTSE naik 111,36 poin atau 1,72% menjadi 6.571,88, begitupula Stoxx600 yang naik 0,67% menjadi 401,69.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.078,3. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI pagi ini melemah 0,04% dan Brent menguat 0,02%. Pagi ini Nikkei 225 naik 0,47%. Di sisi lain, indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq turun masing-masing sebesar 0,08%, 0,06%, dan 0,25%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Badan Pusat Statistik (BPS) memberi sinyal bahwa daya beli masyarakat mulai membaik karena indikator inflasi komponen inti tercatat positif 0,05% pada Desember 2020. Sementara itu, inflasi pada Desember 2020 secara bulanan (month to month/mtm) tercatat 0,45% dan inflasi sepanjang 2020 mencapai 1,68%, terendah sejak BPS mulai mendata inflasi pada 1966.

     

    Untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional di tengah deraan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, Bank Indonesia (BI) akan tetap berada di pasar perdana lelang SBN hingga akhir 2021. Bank sentral tetap mengambil bagian dalam burden sharing dengan pemerintah agar APBN tetap andal, mendapatkan kepercayaan pasar, dan pemulihan ekonomi dapat berjalan sukses.

     

    Setelah mempertahankan perusahaan-perusahaan milik negara yang tidak efisien, saat ini Tiongkok membiarkan perusahaan milik negara yang tidak efisien tersebut untuk bangkrut, dengan default obligasi naik ke rekor US$ 30 miliar pada tahun 2020. Pengawasan dan hukuman lembaga pemeringkat kredit meningkat, sementara bursa domestik menghapus pencatatan setidaknya 16 saham sepanjang 2020. Untuk perusahaan China yang terdaftar di AS, New York Stock Exchange mengatakan akan menghapus tiga perusahaan milik negara tirai bambu tersebut.

     

    Dari AS, anggota parlemen Republik di Washington terpecah belah atas upaya Presiden Donald Trump untuk membujuk Kongres membatalkan kekalahan pemilihannya kembali, ketika sekutunya berdebat dengan kaum konservatif yang mengatakan Konstitusi tidak memberi mereka kekuatan untuk mengganti pemilih. Trump semakin memperburuk suasana setelah dia meminta negara bagian Georgia pada hari Sabtu untuk “menemukan” hampir 12.000 suara yang dia perlukan untuk mengatasi kemenangan Presiden terpilih Joe Biden di negara bagian itu.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—5-Januari-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 4 Januari 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar saham AS menutup tahun 2020 dengan kenaikan secara kompak. Dow naik 196,92 poin atau 0,65% menjadi 30.606,48. S&P 500 naik 0,64% menjadi 3.756,07 dan Nasdaq Composite juga naik 0,14% menjadi 12.888,28. Hal berbeda justru terjadi pada pasar Eropa, dimana FTSE turun 95,30 poin atau 1,45% menjadi 6.460,52, begitupula DAX dan  CAC 40 yang juga mengalami penurunan.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.078,3. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI pagi ini melemah 0,04% dan Brent menguat 0,02%. Pagi ini Nikkei 225 naik 0,47%. Di sisi lain, indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq turun masing-masing sebesar 0,08%, 0,06%, dan 0,25%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Australia berupaya meningkatkan hubungan dengan negara-negara kepulauan di lepas pantai timurnya, melawan pengaruh China yang semakin besar di Samudra Pasifik. Perdana Menteri Australia, Scott Morrison telah berjanji untuk memasok negara tetangganya dengan vaksin Covid-19 pada tahun 2021 sebagai bagian dari paket A $ 500 juta ($ 386 juta) yang bertujuan untuk mencapai “cakupan imunisasi penuh” di wilayah tersebut. Baru-baru ini juga menandatangani kesepakatan dengan Fiji, salah satu negara dengan populasi terpadat di kawasan itu, untuk memungkinkan penempatan dan latihan militer di wilayah hukum masing-masing.

     

    Pemerintah Tiongkok berjanji pada Sabtu (2/1) untuk merespons penghapusan pencatatan saham (delisting) tiga raksasa perusahaan telekomunikasi oleh Bursa Efek New York (NYSE) melalui tindakan tegas. Penghapusan ini merupakan perintah eksekutif yang ditandatangani oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada November 2020.

     

    Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menetapkan target utang baru melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 342 triliun selama kuartal I-2021. Ini menjadi bagian dari pelaksanaan rencana penerbitan SBN yang secara keseluruhan tahun ini mencapai Rp 1.207,3 triliun untuk menutup kebutuhan pembiayaan APBN 2021.

     

    Realisasi anggaran penanganan Covid-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hingga 23 Desember 2020 telah mencapai Rp 502,71 triliun atau 72,3% dari total anggaran yang sebesar Rp 695,2 triliun. Dengan demikian, anggaran penanganan Covid-19 dan program PEN yang belum termanfaatkan mencapai Rp 192,49 triliun.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—4-Januari-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 30 Desember 2020

    Kilas Pasar

     

    Pasar AS turun secara kompak pada perdagangan Selasa (29/12). Dow Jones turun 68,30 poin atau 0,22% menjadi 30.335,67. S&P dan Nasdaq Composite juga turun masing-masing sebesar 0,22% dan 0,38% menjadi 3.727,04 dan 12.850,22.

     

    Sementara itu dari pasar Eropa tercatat variatiff meskipun FTSE dan Stoxx600 naik bersamaan masing-masing sebesar 1,55% dan 0,76% menjadi 6.602,65 dan 401,61.

     

    Rupiah terhadap dolar AS pagi ini berada pada level RP 14.130,0. Sementara itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI turun 0,08% sedangkan Brent tidak mengalami perubahan namun menguat pada akhir perdagangan kemarin sebesar 0,81%.

     

    Pagi ini indeks Nikkei 225 dibuka turun sebesar 0,33% sementara Kospi dibuka turun sebesar 0,25%. Sedangkan indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq juga turun masing-masing sebesar 0,17%, 0,20% dan 0,19%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Moderna Inc mengatakan pada hari Selasa (29/12) bahwa pihaknya sedang berdiskusi dengan pemerintah Korea Selatan dalam menyediakan 40 juta atau lebih dosis vaksin COVID-19. Distribusi vaksin diharapkan dimulai pada kuartal kedua tahun 2021. Sebelumnya, kantor berita Yonhap yang mengutip kantor kepresidenan melaporkan bahwa Korea Selatan akan menandatangani kesepakatan dengan pengembang vaksin untuk menawarkan vaksin COVID-19 bagi 20 juta orang. Ini terjadi sehari setelah para pejabat berjanji untuk mempercepat upaya meluncurkan program vaksinasi virus korona publik. 

     

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan, industri keuangan syariah berkembang cukup mengesankan selama tiga dasawarsa terakhir, yaitu sejak berdirinya bank Syariah pertama di Indonesia pada 1992. Bahkan, industri keuangan syariah tumbuh positif dan lebih tinggi dibandingkan keuangan konvensional meski ditekan pandemi Covid-19. Sampai September 2020, aset perbankan syariah tumbuh 10,97%, lebih tinggi dibandingkan perbankan konvensional yang hanya 7,7%. Begitu juga dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun perbankan syariah tumbuh 11,56%, masih lebih tinggi dibandingkan konvensional yang mencapai 11,49%.

     

    Bank Indonesia mencatat total nilai transaksi dari sebanyak 14 market place sejak awal Januari-November 2020 mencapai Rp 268,88 triliun. Artinya, total nilai transaksi ini sudah melampau prediksi BI sebesar Rp 253 triliun. Untuk tahun 2021, BI memprediksi nilai transaksi e-commerce bisa mencapai Rp 337 triliun.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—30-Desember-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 29 Desember 2020

    Kilas Pasar

     

    Dow Jones naik 204,10 poin atau 0,68% menjadi 30.403,97 pada perdagangan Senin (28/12). S&P dan Nasdaq Composite juga naik masing-masing sebesar 0,87% dan 0,74% menjadi 3.735,36 dan 12.899,42. Kenaikan ini seiring dengan penandatanganan stimulus oleh Presiden Donald Trump.

     

    Sementara itu dari pasar Eropa, Stoxx600 tercatat naik 0,66% atau 2,6 poin menjadi 398,58.

     

    Rupiah terhadap dolar AS pagi ini berada pada level RP 14.155,0. Sementara itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI naik 0,21% sedangkan Brent tidak mengalami perubahan.

     

    Pagi ini indeks Nikkei 225 dibuka naik sebesar 0,40% sementara Kospi dibuka turun sebesar 0,59%. Sedangkan indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik 0,18%, 0,15% dan 0,09%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani rancangan undang-undang (RUU) stimulus senilai US$ 900 miliar pada Minggu (27/12) waktu setempat, setelah menundanya selama hampir sepekan. Dana bantuan ini sudah sejak lama dinantikan oleh jutaan penduduk dan bisnis Amerika yang dilanda pandemi virus corona Covid-19. Sebelumnya, Trump sudah berhari-hari menolak membubuhkan tanda tangannya. Dia menyebut RUU anggaran ini sebagai sebuah aib. Negosiasi mengenai paket stimulus ini sendiri telah berjalan selama berbulan-bulan. Perubahan haluan itu terjadi setelah satu hari sebelumnya bermunculan seruan dari semua sisi spektrum politik untuk bertindak guna mencegah bencana ekonomi dan sosial, terutama bagi populasi rentan di Amerika.

     

    Pemerintah akan menyiapkan 371 juta dosis vaksin Covid-19 hingga 2022. Khusus 2021, vaksin yang telah dipesan sebanyak 168 juta dosis yang terdiri atas vaksin Sinovac sebanyak 116 juta dosis dan vaksin Novavax sebanyak 52 juta dosis. Pengadaan vaksin dan vaksinasi ini terus digalakkan demi terciptanya herd immunity di masyarakat

     

    Pemerintah mematok target penerimaan pajak 2021 sebesar Rp 1.229,6 triliun, tumbuh 2,5% dari target 2020 senilai Rp .198,8 triliun. Namun, penerimaan pajak ini bergantung pada pemulihan ekonomi yang dinilai masih lesu hingga saat ini. Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Ajib Hamdani, menilai target pemerintah tersebut tidak realistis karena pihaknya memprediksi pertumbuhan ekonomi tahun depan hanya tumbuh 3% dibandingkan target pemerintah sebesar 5%.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—29-Desember-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 28 Desember 2020

    Kilas Pasar

     

    Dow Jones naik 70,04 poin atau 0,23% menjadi 30.199,87 pada perdagangan Kamis (24/12), Begitu pula S&P dan Nasdaq Composite yang naik masing-masing sebesar 0,35% dan 0,26% menjadi 3.703,06 dan 12.804,73.

     

    Sementara itu dari pasar Eropa naik FTSE naik tipis sebesar 6,36 poin atau 0,10% menjadi 6.502,11, sementara Stoxx600 tidak mengalami kenaikan.

     

    Rupiah terhadap dolar AS pagi ini berada pada level RP 14.200,0. Sementara itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent melemah masing-masing sebesar 0,85% dan 0,80%.

     

    Pagi ini indeks Nikkei 225 dibuka naik sebesar 0,20% sementara Kospi juga dibuka naik sebesar 0,77%. Sedangkan indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik 0,11%, 0,14% dan 0,22%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Negara-negara anggota Uni Eropa (UE) pada Minggu (27/12) mulai menjalankan vaksinasi Covid-19. Vaksinasi dilakukan di tengah berkembangnya kekhawatiran bahwa varian baru virus corona, yang muncul di Inggris dan sudah terdeteksi di beberapa negara karena terbawa orang yang baru pulang dari Inggris, akan menimbulkan malapetaka lebih besar, dari pandemi yang sudah berlangsung setahun ini. Sementara itu dari Singapura, Komisi pakar bentukan Kementerian Kesehatan pada Minggu (27/12) merekomendasikan seluruh penduduk yang memenuhi persyaratan medis untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 begitu vaksinnya tersedia, walaupun vaksinasi di Singapura tetap sifatnya sukarela.

     

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump masih belum mau menandatangani paket stimulus Covid-19 senilai US$ 892 miliar. Juga paket pendanaan tahunan pemerintah senilai US$ 1,4 triliunan hingga September tahun depan. Berikut ini tiga opsi yang dapat terjadi terhadap RUU terkait paket stimulus, seperti dirangkum oleh Reuters pada akhir pekan lalu: (1) Trump menandatangani rancangan undang-undang (RUU), (2) Trump memveto RUU tersebut, walau disahkan secara aklamasi di DPR dan Senat, (3) Trump tidak melakukan apa-apa yang mengakibatkan veto otomatis.

     

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, realisasi belanja negara hingga Senin (21/12) mencapai Rp 2.468,2 triliun atau 90,1% dari pagu APBN 2021 yang sebesar Rp 2.739,2 triliun. Persentase realisasi belanja negara ini telah melampaui persentase realisasi belanja negara tahun lalu yang mencapai 89,7% dari pagu APBN 2019 yang sebesar Rp 2.461,1 triliun.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—28-Desember-2020.pdf

  • PENGUMUMAN RENCANA PEMBUBARAN  REKSA DANA TERPROTEKSI SAM SEJAHTERA TERPROTEKSI 3

    PENGUMUMAN RENCANA PEMBUBARAN REKSA DANA TERPROTEKSI SAM SEJAHTERA TERPROTEKSI 3

    PT Samuel Aset Manajemen selaku Manajer Investasi REKSA DANA TERPROTEKSI SAM SEJAHTERA TERPROTEKSI 3 (“Manajer Investasi”) dengan ini mengumumkan rencana pembubaran dan likuidasi REKSA DANA TERPROTEKSI SAM SEJAHTERA TERPROTEKSI 3.

    Berkaitan dengan rencana tersebut di atas, dengan ini Manajer Investasi menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1.      Manajer Investasi dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku Bank Kustodian (”Bank Kustodian”) telah sepakat untuk melakukan pembubaran REKSA DANA TERPROTEKSI SAM SEJAHTERA TERPROTEKSI 3 sebagaimana termaktub dalam Kesepakatan Pembubaran REKSA DANA TERPROTEKSI SAM SEJAHTERA TERPROTEKSI 3 tertanggal 22 Desember 2020.

    2.      REKSA DANA TERPROTEKSI SAM SEJAHTERA TERPROTEKSI 3 akan dibubarkan karena seluruh Efek bersifat utang yang menjadi basis nilai proteksi atas pokok investasi dalam portofolio investasi REKSA DANA TERPROTEKSI SAM SEJAHTERA TERPROTEKSI 3 telah jatuh tempo pada tanggal 27 Juli 2020 dan Manajer Investasi telah melakukan pelunasan dan telah menginstruksikan Bank Kustodian untuk melakukan pembayaran pelunasan atas seluruh Unit Penyertaan REKSA DANA TERPROTEKSI SAM SEJAHTERA TERPROTEKSI 3 yang telah diterbitkan sebagaimana ternyata dalam Laporan Nilai Aktiva Bersih per tanggal 27 Juli 2020, sehingga saat ini sudah tidak ada lagi Pemegang Unit Penyertaan yang tersisa dalam REKSA DANA TERPROTEKSI SAM SEJAHTERA TERPROTEKSI 3.

    3.      Pada tanggal 23 Desember 2020, Manajer Investasi telah memberitahukan rencana pembubaran REKSA DANA TERPROTEKSI SAM SEJAHTERA TERPROTEKSI 3 kepada Otoritas Jasa Keuangan dengan Surat Direksi PT Samuel Aset Manajemen Nomor 2932/MKT/SAM/xii/20  tanggal 23 Desember 2020.

    4.      Pada tanggal 28 Juli 2020, Manajer Investasi melalui surat Nomor 1806-rev2/OPS/SAM/vii/20 tanggal 28 Juli 2020 telah menginstruksikan Bank Kustodian untuk menghentikan perhitungan Nilai Aktiva Bersih REKSA DANA TERPROTEKSI SAM SEJAHTERA TERPROTEKSI 3 terhitung sejak tanggal 28 Juli 2020.

    5.      Pembubaran dan dimulainya likuidasi akan dilakukan dengan ditandatanganinya akta pembubaran REKSA DANA TERPROTEKSI SAM SEJAHTERA TERPROTEKSI 3 di hadapan Notaris.

    Demikian pengumuman ini dibuat untuk dapat diketahui oleh publik.

    Jakarta, 23 Desember 2020
    Manajer Investasi selaku Likuidator
    REKSA DANA TERPROTEKSI SAM SEJAHTERA TERPROTEKSI 3
    PT Samuel Aset Manajemen

    Samuel Aset Manajemen terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

  • PENGUMUMAN RENCANA PEMBUBARAN DAN LIKUIDASI REKSA DANA SAM DANA KOMBINASI

    PENGUMUMAN RENCANA PEMBUBARAN DAN LIKUIDASI REKSA DANA SAM DANA KOMBINASI

    Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 23/POJK.04/2016 tanggal 13 Juni 2016 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif juncto Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 2/POJK.04/2020 tanggal 8 Januari 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 23/POJK.04/2016 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (“POJK Tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif”), PT Samuel Aset Manajemen selaku Manajer Investasi REKSA DANA SAM DANA KOMBINASI (“Manajer Investasi”) dengan ini mengumumkan rencana pembubaran dan likuidasi REKSA DANA SAM DANA KOMBINASI(“SAM DANA KOMBINASI”).

    Pembubaran dan likuidasi SAM DANA KOMBINASI wajib dilakukan sehubungan dengan terpenuhinya kondisi sebagaimana dimaksud dalam angka 3 Surat Otoritas Jasa Keuangan No.S-97/D.04/2020 tanggal 20 Maret 2020 perihal Kebijakan Pemberian Stimulus dan Relaksasi Kepada Industri Pengelolaan Investasi Dalam Rangka Kondisi Perekonomian yang Berfluktuasi Akibat Pandemik Covid-19, yang menyatakan bahwa SAM DANA KOMBINASI wajib dibubarkan apabila total Nilai Aktiva Bersih SAM DANA KOMBINASI kurang dari Rp 10.000.000.000,- (sepuluh miliar Rupiah) selama 160 (seratus enam puluh) hari bursa berturut-turut.

    Berkaitan dengan rencana tersebut di atas, dengan ini Manajer Investasi menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Pada tanggal yang sama dengan pengumuman ini, Manajer Investasi telah menyampaikan rencana pembubaran dan likuidasi SAM DANA KOMBINASI kepada Otoritas Jasa Keuangan melalui Surat Direksi Manajer Investasi No. 2939/MKT/SAM/xii/20 tanggal 23 Desember 2020, dan telah menginstruksikan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk selaku Bank Kustodian SAM DANA KOMBINASI untuk menghentikan perhitungan Nilai Aktiva Bersih SAM DANA KOMBINASI terhitung sejak tanggal 22 Desember 2020.
    2. Pembubaran dan dimulainya proses likuidasi akan dilakukan dengan ditandatanganinya akta pembubaran SAM DANA KOMBINASI yang dibuat di hadapan notaris.

    Demikian pengumuman ini dibuat untuk dapat diketahui oleh publik.

    Jakarta, 23 Desember 2020

    Manajer Investasi selaku Likuidator
    REKSA DANA SAM DANA KOMBINASI
    PT Samuel Aset Manajemen

    Samuel Aset Manajemen terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 23 Desember 2020

    Kilas Pasar

     

    Dow Jones turun 200,94 poin atau 0,67% menjadi 30.015,51 pada perdagangan Selasa (22/12), sama seperti  S&P 500 yang turun 0,21% menjadi 3.687,26. Nasdaq Composite turun naik 0,51% menjadi 12.807,92.

     

    Sementara itu dari pasar Eropa naik secara keseluruhan, FTSE naik sebesar 36,84 poin atau 0,57% menjadi 6.453,16, sementara Stoxx600 juga naik sebesar 4,56% menjadi 391,25.

     

    Rupiah terhadap dolar AS pagi ini berada pada level RP 14.110,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent melemah masing-masing sebesar 1,38% dan 1,41%.

     

    Pagi ini indeks Nikkei 225 dibuka naik sebesar 0,39% sedangkan Kospi juga dibika naik sebesar 0,43%. Sedangkan indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik 0,22%, 0,23% dan 0,10%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Dilansir dari Bloomberg, berikut adalah update terkait pandemi. (1) Virus Covid-19 baru yang muncul di Inggris diperkirakan sudah menyebar ke AS, Jerman, Prancis, dan Swiss. (2) Irlandia memberlakukan pembatasan baru dan mengatakan negara harus menganggap varian baru telah tiba. (3) BioNTech sedang menjajaki opsi untuk meningkatkan produksi vaksin, dan kepala eksekutifnya mengatakan suntikannya mungkin akan berhasil melawan jenis virus baru. (4) Taiwan melaporkan infeksi pertama yang ditularkan secara lokal atau domestic sejak April. (5) Kematian meningkat di New York City. (5) Anthony Fauci, dokter penyakit menular terbaik di pemerintah AS, menerima vaksin Moderna. (6) Sementara itu, rumah sakit A.S. saat ini penuh, dan (7) Jepang bergulat dengan sejarah publik yang tegang dengan vaksin.

     

    Uni Eropa berada di bawah tekanan yang meningkat untuk memperlambat kesepakatan investasi besar dengan Tiongkok, seiring dengan kegagalan negara tirai bamboo yang gagal menangani kerja paksa. Jake Sullivan, penasihat keamanan nasional untuk Presiden terpilih AS Joe Biden, mendesak negara-negara Eropa yang merupakan mitra AS untuk mempertimbangkan praktik ekonomi Tiongkok dalam kesepakatan UE-TIongkok. Sementara itu, pemerintah Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menolak rencana Shandong Gold Mining Co. China untuk mengakuisisi penambang emas yang beroperasi di Arktik Kanada.

     

    Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas optimistis investasi di Indonesia akan pulih pada tahun depan dengan pertumbuhan mencapai 6,4% setelah tahun ini cukup terdampak akibat pandemi Covid-19. Dengan demikian, investasi akan kembali menjadi salah motor utama pendorong pertumbuhan ekonomi, selain konsumsi dan ekspor. Berdasarkan data Bappenas, realisasi investasi pada 2021 ditargetkan mencapai Rp 858,5 triliun, lebih tinggi dibandingkan target realisasi tahun ini yang mencapai Rp 817,2 triliun.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—23-Desember-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 21 Desember 2020

    Kilas Pasar

     

    Pasar saham AS melemah secara kompak pada perdagangan Jumat (18/12). Dow Jones turun 124,32 poin atau 0,41% menjadi 30.179,05. Di sisi lain, S&P 500 dan Nasdaq Composite juga turun masing-masing sebesar 0,35% dan 0,07% menjadi 3.709,41 dan 12.755,64.

     

    Sementara itu dari pasar Eropa juga turun secara keseluruhan, FTSE turun sebesar 21,88 poin atau 0,33% menjadi 6.529,18, sementara Stoxx600 juga turun sebesar 0,35% menjadi 395,90.

     

    Rupiah terhadap dolar AS pagi ini berada pada level RP 14.110,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent melemah masing-masing sebesar 1,38% dan 1,41%.

     

    Pagi ini indeks Nikkei 225 dibuka menguat sebesar 0,45% sedangkan Kospi dibuka menguat sebesar 0,12%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones dan S&P 500 turun 0,25% dan 0,24%. Sedangkan indeks futures Nasdaq naik 0,04%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Tekanan baru dari virus corona berada “di luar kendali,” menurut Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancoc.Di sisi lain, 5 juta penduduk Sydney didorong untuk tidak melakukan perayaan akhir tahun dan hal lain yang mungkin memicu wabah virus corona serta menutup perbatasan negara bagian dan mengancam perayaan Natal. Para ahli memperingatkan adanya vaksin tidak menjamin berakhirnya wabah Covid-19.

     

    Australia meningkatkan perkiraan pendapatannya dari pertambangan dan ekspor energi pada tahun keuangan 2021 karena melonjaknya harga bijih besi meningkatkan pundi-pundi produsen utama dunia. Penjualan ekspor diekspektasikan sebesar AU$ 279 miliar (US$ 212 miliar) dalam hingga 30 Juni 2021, naik sekitar 9% dari perkiraan sebelumnya pada bulan September, Departemen Perindustrian, Sains, Energi dan Sumber Daya pemerintah mengatakan dalam pembaruan triwulanan. Meski demikian, angka itu masih turun dari rekor AU$ 291 miliar pada tahun fiskal 2020.

     

    Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan mengatakan, Kanada telah berkomitmen untuk ikut menanamkan modal sebesar US$ 2 miliar di Lembaga Pengelola Investasi (LPI), sehingga total komitmen investasi asing di LPI hingga kini telah mencapai US$ 8 miliar atau sekitar Rp 113,2 triliun. Sebelumnya pemerintah telah menerbitkan produk hukum terkait LPI yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2020 tentang Modal Awal LPI serta PP Nomor 74 Tahun 2020 tentang LPI yang mengatur mengenai tata kelola dan operasionalisasi LPI. Selain itu telah diterbitkan pula Keputusan Presiden Nomor 128/P Tahun 2020 tentang Pembentukan Panitia Seleksi Pemilihan Calon Anggota Dewan Pengawas LPI dari unsur profesional.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—21-Desember-2020.pdf