Samuel Aset Manajemen

Blog

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 27 April 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar global bergerak variatif pada perdagangan Senin (26/4). Dow turun 61,92 poin atau 0,18% menjadi 33.981,57. Kemudian S&P 500 dan Nasdaq menguat masing-masing 0,22% dan 0,87% menjadi 4.189,30, dan 14.138,78. Dari Eropa FTSE juga menguat 0,35% atau 24,56 poin menjadi 6.963,12 dan Stoxx600 yang naik 0,26% atau 1,16 poin menjadi 440,20.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.485. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI pagi ini naik 0,26% begitupun Brent naik 0,06%. Pagi ini Nikkei 225 dibuka melemah tipis 0,02% sama dengan Kospi yang turun 0,12%. Di sisi lain, indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq menguat masing-masing 0,01%, 0,04% dan 0,08%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Realisasi penanaman modal asing (PMA) yang melonjak 14% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 111,7 triliun pada kuartal I-2021 mengindikasikan perekonomian nasional sedang bangkit sejalan dengan meningkatnya kepercayaan internasional. Jika pemerintah mampu mengoptimalkan UU Cipta Kerja dan Lembaga Pengelola Investasi (LPI), target realisasi investasi pada 2021 sebesar Rp 900 triliun dipastikan tercapai, sehingga perekonomian domestik tahun ini bisa tumbuh di atas 5%. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang diumumkan Senin (26/4) kemarin, realisasi penanaman modal atau investasi langsung pada kuartal I-2021 mencapai Rp 219,7 triliun, naik 4,3% (yoy). Sedangkan dibanding kuartal IV-2020 atau secara kuartalan (quarter to quarter/qtq) tumbuh 2,3%. Realisasi penanaman modal kuartal I tahun ini dimotori PMA yang mencapai Rp 111,7 triliun, meningkat 14% (yoy) dan 0,6% (qtq). Adapun realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) turun 4,2% secara tahunan (yoy), namun naik 4,2% secara kuartalan (qtq). (Investor Daily)

     

    AS berencana akan mengirimkan 60 juta dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca ke luar negeri, dan Presiden Joe Biden telah menjanjikan dukungan penuhnya kepada Perdana Menteri India Narendra Modi. Lonjakan virus dan kekurangan vaksin di India mengancam memperpanjang krisis kesehatan dunia, tetapi pemerintahan Biden sampai sekarang ragu-ragu untuk memberikan suntikan ke negara lain, dengan fokus pada vaksinasi orang Amerika terlebih dahulu. (Bloomberg)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—27-April-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 26 April 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar global mayoritas bergerak menguat pada perdagangan Jumat (23/4). Dow naik 227,59 poin atau 0,67% menjadi 34.043,49. Kemudian S&P 500 dan Nasdaq juga menguat masing-masing 1,09% dan 1,44% menjadi 4.180,17, dan 14.016,81. Dari Eropa FTSE juga menguat 0,32 poin menjadi 6.938,56 sedangkan Stoxx600 yang turun 0,59 poin menjadi 439,04.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.525. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI pagi ini turun 0,23% begitupun Brent turun 0,26%. Pagi ini Nikkei 225 dibuka melemah 0,29% sedangkan Kospi naik 0,23%. Di sisi lain, indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq melemah masing-masing 0,59%, 0,04% dan 0,07%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Ekonomi China diprediksi terus berkembang pesat di bulan April dibandingkan rekor pertumbuhan di kuartal pertama, dengan ekspor yang kuat dan kepercayaan bisnis yang meningkat. Keyakinan di antara perusahaan kecil dan menengah meningkat untuk bulan kedua dalam survei terhadap lebih dari 500 perusahaan oleh Standard Chartered, dengan kenaikan ekspektasi yang menunjukkan kinerja yang lebih kuat di kuartal saat ini dibandingkan dengan tiga bulan pertama tahun ini. (Bloomberg)

     

    Para analis memprediksi The Federal Reserve (The Fed) tidak akan menaikkan tingkat suku bunga atau mempertahankan kebijakan uang longgar (easy money). Meskipun The Fed mendapat tanda-tanda pemulihan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang dapat menghentikan beberapa kerusakan yang diakibatkan pandemi virus corona Covid-19 (Investor Daily)

     

    Bank Indonesia (BI) mencatat, total aliran modal asing yang masuk (capital inflow) ke Tanah Air selama periode 19-22 April 2021 mencapai Rp 3,88 triliun. Nilai ini naik signifikan dibandingkan pekan sebelumnya, priode 12-15 April 2021, yang mengalami aliran modal asing keluar (capital outflow) sebesar Rp 0,71 triliun. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—26-April-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 23 April 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar global bergerak variatif pada perdagangan Kamis (22/4). Dow turun 321,41 poin atau 0,94% menjadi 33.815,90. Kemudian S&P 500 dan Nasdaq juga melemah masing-masing 0,92% dan 0,94% menjadi 4.134,98, dan 13.818,41. Hal berbeda terjadi di Eropa. FTSE menguat 0,62% menjadi 6.938,24 begitu juga Stoxx600 yang naik 0,68% menjadi 439,63.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.520. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI pagi ini naik 0,73% sementara Brent naik 0,27%. Pagi ini Nikkei 225 dibuka melemah 1,27% dan Kospi juga melemah 0,84%. Di sisi lain, indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq futures menguat masing-masing 0,04%, 0,08% dan 0,09%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Presiden Joe Biden akan menggelar rencana untuk menaikkan pajak pada orang Amerika terkaya, termasuk kenaikan pungutan terbesar yang pernah ada atas keuntungan investasi (capital gain), untuk mendanai sekitar US$ 1 triliun perawatan anak, pendidikan pra-taman kanak-kanak universal dan cuti berbayar untuk pekerja. Rencana tersebut adalah bagian dari dorongan Gedung Putih untuk merombak sistem pajak AS untuk membuat orang kaya dan perusahaan besar membayar lebih dan membantu membayar tagihan untuk agenda ekonomi ambisius Biden. Proposal tersebut menyerukan untuk menaikkan tarif pajak pendapatan marjinal teratas menjadi 39,6% dari 37%, kata sumber tersebut minggu ini. Ini juga hampir menggandakan pajak atas capital gain menjadi 39,6% untuk orang-orang yang berpenghasilan lebih dari US$ 1 juta. Itu akan menjadi tarif pajak tertinggi atas keuntungan investasi, yang sebagian besar dibayarkan oleh orang Amerika terkaya, sejak 1920-an. Angka tersebut tidak melebihi 33,8% di era pasca-Perang Dunia Kedua. (Reuters)

     

    Bitcoin turun untuk keenam kalinya dalam tujuh hari. Penurunan tersebut mendorong mata uang kripto tersebut turun sebanyak 8% menjadi sekitar US$ 50.500. Investor AS sudah menghadapi pajak capital gain jika mereka menjual mata uang kripto setelah menahannya selama lebih dari setahun. Meski demikian koin tersebut tetap menjadi salah satu aset dengan kinerja terbaik dalam beberapa tahun terakhir – 625% keuntungan dibandingkan tahun lalu. (Bloomberg)

     

    Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, defisit APBN hingga 31 Maret 2021 atau selama kuartal I tahun ini mencapai Rp 144,2 triliun, setara dengan 0,82% dari produk domestik bruto (PDB). Besaran defisit ini mencapai 14,3% dari target defisit APBN sepanjang tahun yang ditetapkan sebesar Rp 1.006,4 triliun. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—23-April-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 21 April 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar global kembali bergerak melemah pada perdagangan Selasa (20/4). Dow turun 256,33 poin atau 0,75% menjadi 33.821,30. Kemudian S&P 500 dan Nasdaq juga turun masing-masing 0,68% dan 0,92% menjadi 4.134,94, dan 13.786,27. Dari Eropa FTSE juga melemah 2,00% menjadi 7.859,87 begitu juga Stoxx600 yang turun cukup dalam 1,90% menjadi 433,80.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.497,5. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI pagi ini turun 0,54% begitupun Brent turun 0,09%. Pagi ini Nikkei 225 dibuka melemah 1,47% sementara Kospi turun 0,84%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq melemah masing-masing 0,01%, 0,08% dan 0,30%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Pengiriman vaksin Covid-19 Johnson & Johnson ke Uni Eropa akan dimulai kembali setelah regulator obat dari blok tersebut mengatakan manfaat suntikan lebih besar daripada risiko yang ada terkait dengan kasus pembekuan darah yang langka. Singapura memperketat langkah-langkah perbatasan bagi para pelancong dari India karena kasus-kasus di sana meningkat. Dan rumah sakit di seluruh India mengatakan mereka kehabisan segala kebutuhan mulai dari tempat tidur perawatan intensif hingga oksigen medis, tetapi Perdana Menteri Narendra Modi telah meminta negara bagian untuk menghindari penutupan bisnis untuk melindungi kebangkitan ekonomi yang baru lahir. Sementara itu Tokyo ingin mengumumkan keadaan darurat, dengan infeksi melonjak hanya tiga bulan menjelang Olimpiade. (Bloomberg)

     

    Dari AS, pejabat Gedung Putih telah memberi tahu para pendukung bahwa mereka akan berjanji untuk mengurangi emisi gas rumah kaca AS setidaknya setengahnya pada akhir dekade ini. Penurunan 50% dari level tahun 2005 akan mewakili hampir dua kali lipat dari target iklim untuk tahun 2025 yang ditetapkan oleh pemerintahan Obama. Untuk mencapai pengurangan pada skala tersebut akan membutuhkan perubahan besar untuk pembangkit listrik, transportasi dan manufaktur. Sementara itu, Australia telah mengumumkan lebih dari US$ 420 juta pendanaan baru untuk proyek pengurangan emisi, beberapa hari sebelum Perdana Menteri Scott Morrison menghadiri KTT iklim virtual yang akan diadakan oleh Joe Biden. (Bloomberg)

     

    Dari dalam negeri, Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengungkapkan, ada empat juta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang masuk dan terhubung ke ekosistem digital (onboarding) pada 2020 lalu. Hal itu menjadi bagian dari Langkah adaptasi mereka untuk bertahan di tengah pandemi Covid-19. Di lain pihak Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati optimistis Indonesia mampu mencetak 500 ribu eksportir baru hingga 2030. Pasalnya, pemerintah terus memberikan berbagai kebijakan, kemudahan, dan insentif bagi para eksportir. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—21-April-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 20 April 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar global bergerak melemah pada perdagangan Senin (19/4). Dow turun 123,04 poin atau 0,36% menjadi 34.077,63. Kemudian S&P 500 dan Nasdaq juga turun masing-masing 0,53% dan 0,98% menjadi 4.163,26, dan 13.914,76. Dari Eropa FTSE juga melemah 0,28% menjadi 7.000,08 begitu juga Stoxx600 yang turun 0,07% menjadi 442,18. Berbeda dari Asia, dimana Nikkei 225 naik 0,01% sama dengan Kospi yang juga naik 0,01% pada perdagangan Senin kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.547,5. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI pagi ini naik 0,19% sedangkan Brent tidak mengalami perubahan. Pagi ini Nikkei 225 dibuka melemah 1,47% sedangkan Kospi naik 0,14%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq menguat masing-masing 0,23%, 0,18% dan 0,16%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Boao Forum for Asia yang oleh China kembali diadakan. Ini adalah pertemuan besar pertama yang diadakan secara offline tahun ini di dunia, dengan eksekutif AS seperti Tim Cook dan Elon Musk di antara 2.000 peserta yang hadir secara langsung. Acara ini ditujukan untuk memikat investor asing. Investor akan tertarik untuk mempelajari tentang rencana baru China untuk membuka ekonomi dan pasar, sementara fokus lainnya adalah tujuan berkaitan dengan perubahan iklim. Investasi masuk sudah naik hampir 40% menjadi US$ 45 miliar dalam tiga bulan pertama tahun 2021 – tertinggi untuk periode tersebut sejak tahun 2002. (Bloomberg)

     

    Inggris menjadi negara terbaru yang ikut dalam perlombaan untuk menjajaki penerbitan mata uang digitalnya oleh bank sentral. Pemerintah Inggris sendiri belum memutuskan apakah akan memperkenalkan versi digital mata uang pound Inggris. Tetapi menyatakan bakal mengeksplorasi tujuan, kasus penggunaan, peluang, dan risiko mungkin timbul. (Investor Daily)

     

    Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, analisis konsumsi berdasarkan data perbankan menunjukkan bahwa belanja masyarakat semakin menggeliat pada April 2021. Peningkatan terjadi baik pada belanja masyarakat yang dipengaruhi faktor musiman maupun yang tidak dipengaruhi oleh faktor musiman. Belanja nasional mengalami kenaikan yang cukup besar di April, di mana tumbuh 32,48% secara tahunan (year on year/yoy) untuk yang non-seasonally adjusted (tidak dipengaruhi faktor musiman),” kata Airlangga usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (19/4). Sedangkan belanja yang digerakkan faktor musiman (seasonally adjusted) meningkat hingga 13,11% (yoy). (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—20-April-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 19 April 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar global bergerak menguat pada perdagangan Jumat (16/4). Dow menguat 164,68 poin atau 0,48% menjadi 34.200,67. Kemudian S&P 500 dan Nasdaq juga menguat masing-masing 0,36% dan 0,10% menjadi 4.185,47, dan 14.052,34. Dari Eropa FTSE juga naik 0,52% menjadi 7.019,53 sementara Stoxx600 naik 0,90% menjadi 442,49. Dari Asia, Nikkei 225 naik 0,14%, Kospi juga naik 0,13% pada perdagangan Jumat kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.565. Komoditas utama dunia, yaitu minyak Brent pagi ini turun 0,37%. Pagi ini Nikkei 225 dibuka melemah 0,41% begitupun Kospi turun 0,04%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq melemah masing-masing 0,33%, 0,33% dan 0,30%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok berkomitmen untuk bekerja sama menangani isu-isu perubahan iklim yang paling mendesak. Kerja sama itu juga akan dikembangkan bersama dengan negara-negara lain. Pernyataan bersama AS dan Tiongkok itu keluar pada Sabtu (17/4), menjelang pertemuan puncak yang akan digawangi oleh Presiden AS Joe Biden. Pernyataan bersama kedua negara itu keluar dari hasil lawatan utusan khusus AS soal iklim Joe Kerry ke Shanghai, Tiongkok. Lawatan resmi pertama pemerintah AS ke Tiongkok itu juga menyiratkan harapan kedua negara dapat bekerja sama dalam menghadapi tantangan global. Walaupun di banyak bidang masih berseteru. (Investor Daily)

     

    Presiden Joko Widodo sudah menetapkan dua kementerian anyar pada bulan ini. Pertama, Kementerian Investasi. Kedua, penggabungan Kementerian Pendidikan dan Kebduayaan (Kemdikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek). Meskipun demikian, pemerintah memastikan pembentukkan kementerian baru tidak membuat belanja negara menjadi membengkak. (Kontan)

     

    Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, hingga Sabtu (17/4), bank-bank BUMN yang tergabung dalam Himbara telah merestrukturisasi kredit UMKM dan koperasi hingga mencapai Rp 470 triliun. Dirinya juga optimistis, pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan secara konsisten dan bertahap bakal berada di kisaran 5-7%. Optimisme ini didasarkan pada fundamental ekonomi Indonesia yang cukup kuat, sehingga diproyeksi beberapa Lembaga dunia akan menjadi negara maju pada 2045. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—19-April-2021.pdf

  • PENGUMUMAN RENCANA PEMBUBARAN REKSA DANA TERPROTEKSI SAM DANA OBLIGASI TERPROTEKSI DUA

    PENGUMUMAN RENCANA PEMBUBARAN REKSA DANA TERPROTEKSI SAM DANA OBLIGASI TERPROTEKSI DUA

    PT Samuel Aset Manajemen selaku Manajer Investasi REKSA DANA TERPROTEKSI SAM DANA OBLIGASI TERPROTEKSI DUA (“Manajer Investasi”) dengan ini mengumumkan rencana pembubaran dan likuidasi REKSA DANA TERPROTEKSI SAM DANA OBLIGASI TERPROTEKSI DUA.

    Berkaitan dengan rencana tersebut di atas, dengan ini Manajer Investasi menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1.  Manajer Investasi dan PT Bank CIMB Niaga Tbk selaku Bank Kustodian (”Bank Kustodian”) telah sepakat untuk melakukan pembubaran REKSA DANA TERPROTEKSI SAM DANA OBLIGASI TERPROTEKSI DUA sebagaimana termaktub dalam Kesepakatan Pembubaran REKSA DANA TERPROTEKSI SAM DANA OBLIGASI TERPROTEKSI DUA tertanggal 14 April 2021.

    2.  REKSA DANA TERPROTEKSI SAM DANA OBLIGASI TERPROTEKSI DUA akan dibubarkan karena seluruh Efek bersifat utang yang menjadi basis nilai proteksi atas pokok investasi dalam portofolio investasi REKSA DANA TERPROTEKSI SAM DANA OBLIGASI TERPROTEKSI DUA telah jatuh tempo pada tanggal 23 Desember 2020 dan Manajer Investasi telah melakukan pelunasan dan telah menginstruksikan Bank Kustodian untuk melakukan pembayaran pelunasan atas seluruh Unit Penyertaan REKSA DANA TERPROTEKSI SAM DANA OBLIGASI TERPROTEKSI DUA yang telah diterbitkan sebagaimana ternyata dalam Laporan Nilai Aktiva Bersih per tanggal 28 Desember 2020, sehingga saat ini sudah tidak ada lagi Pemegang Unit Penyertaan yang tersisa dalam REKSA DANA TERPROTEKSI SAM DANA OBLIGASI TERPROTEKSI DUA.

    3.  Pada tanggal 16 April 2021, Manajer Investasi telah memberitahukan rencana pembubaran REKSA DANA TERPROTEKSI SAM DANA OBLIGASI TERPROTEKSI DUA kepada Otoritas Jasa Keuangan dengan Surat Direksi PT Samuel Aset Manajemen Nomor 863/MKT/SAM/iv/21  tanggal 16 April 2021.                           

    4.  Pada tanggal 29 Desember 2020, Manajer Investasi melalui surat Nomor 2987/ops/XII/2020/SAM tanggal 29 Desember 2020 telah menginstruksikan Bank Kustodian untuk menghentikan perhitungan Nilai Aktiva Bersih REKSA DANA TERPROTEKSI SAM DANA OBLIGASI TERPROTEKSI DUA terhitung sejak tanggal 28 Desember 2020.

    5.  Pembubaran dan dimulainya likuidasi akan dilakukan dengan ditandatanganinya akta pembubaran REKSA DANA TERPROTEKSI SAM DANA OBLIGASI TERPROTEKSI DUA di hadapan Notaris.

    Demikian pengumuman ini dibuat untuk dapat diketahui oleh publik.

    Jakarta, 16 April 2021

    Manajer Investasi selaku Likuidator
    REKSA DANA TERPROTEKSI SAM DANA OBLIGASI TERPROTEKSI DUA PT Samuel Aset Manajemen

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 16 April 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar global bergerak menguat pada perdagangan Kamis (15/4). Dow menguat 305,10 poin atau 0,90% menjadi 34.035,99. Kemudian S&P 500 dan Nasdaq juga menguat masing-masing 1,11% dan 1,31% menjadi 4.170,42, dan 14.038,76. Dari Eropa FTSE juga naik 0,63% menjadi 6.983,50 sementara Stoxx600 naik 0,45% menjadi 438,55. Dari Asia, Nikkei 225 naik 0,07%, Kospi juga naik 0,38% pada perdagangan kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menembus angka RP 14.610. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI melemah 0,13% sedangkan Brent pagi ini naik 0,10%. Pagi ini Nikkei 225 dibuka menguat 0,25% begitupun Kospi menguat 0,23%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq melemah masing-masing 0,03%, 0,05% dan 0,12%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Presiden AS Joe Biden telah memerintahkan sanksi baru terhadap Rusia, termasuk pembatasan pembelian utang baru, sebagai tanggapan atas tuduhan bahwa Moskow berada di balik peretasan yang merusak pada SolarWinds dan mengganggu pemilihan AS tahun lalu. Joe Biden memberi sanksi kepada 32 entitas dan individu, sementara 10 diplomat Rusia di Washington akan dikeluarkan. Menganggapi hal ini, Rusia berjanji untuk membalas. Meski demikian Kremlin tetap mengisyaratkan pihaknya tetap terbuka terhadap tawaran Gedung Putih untuk menghadiri pertemuan puncak kepresidenan. (Bloomberg)

     

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor Indonesia pada Maret 2021 mencapai US$ 18,35 miliar atau tertinggi sejak Agustus 2011 yang kala itu mencapai US$ 18,64 miliar. Secara year on year (yoy), ekspor Indonesia bulan lalu naik impresif 30,47%, yang ditopang oleh kenaikan ekspor migas 38,67% dan kenaikan ekspor nonmigas 30,07%. Dari total ekspor selama Maret 2021 itu, sektor industri pengolahan menyumbang hingga US$ 14,84 miliar atau 80,84%. “Kenaikan yang tinggi secara bulanan terjadi karena adanya kenaikan ekspor baik dari minyak kelapa sawit, besi baja, kimia dasar organik, yang bersumber dari minyak,” ucap Kepala BPS Kecuk Suhariyanto dalam telekonferensi pers pada Kamis (15/4). (Investor Daily)

     

    Bank Indonesia (BI) menyatakan, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS belakangan ini lebih disebabkan oleh kebutuhan dolar yang meningkat dalam rangka repatriasi pajak oleh investor asing. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI, Hariyadi Ramelan, mengatakan bahwa terdapat juga faktor jadwal pembayaran utang luar negeri yang memang jatuh tempo di bulan April ini. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—16-April-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 15 April 2021

    Kilas Pasar

     

    Dow menguat 53,62 poin atau 0,16% menjadi 33.730,89. Di sisi lain, S&P 500 dan Nasdaq melemah masing-masing 0,41% dan 0,99% menjadi 4.124,66, dan 13.857,84. Dari Eropa FTSE naik 0,71% menjadi 6.939,58 sementara Stoxx600 juga naik 0,19% menjadi 436,57. Dari Asia, Nikkei 225 turun 0,44% sedangkan Kospi naik 0,42% pada perdagangan kemarin (14/4).

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menembus angka RP 14.602,5. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent pagi ini turun masing-masing 0,63% dan 0,02%. Pagi ini Nikkei 225 dibuka menguat 0,15% sementara Kospi melemah tipis 0,01%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq menguat 0,15%, 0,13% dan 0,14%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    International Monetary Fund (IMF) memperkirakan Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam secara kolektif tumbuh sebesar 4,9% pada tahun 2021, turun dari proyeksi sebelumnya sebesar 5,2%. Penurunan peringkat terjadi bahkan ketika IMF menjadi lebih optimis tentang ekonomi global dan kawasan Asia-Pasifik yang lebih luas. Jonathan Ostry, wakil direktur IMF untuk departemen Asia dan Pasifik, juga mengatakan masih ada “kekhawatiran besar” tentang lonjakan kasus Covid di India. (CNBC)

     

    Ekonomi Tiongkok diperkirakan mencatatkan rekor pertumbuhan selama kuartal pertama 2021 karena pulih dari kontraksi bersejarah yang disebabkan oleh Covid-19. Hasil jajak pendapat terhadap kalangan ekonom oleh AFP menemukan bahwa ekspansi itu juga didorong oleh ekspor dan permintaan domestik. Pada triwulan pertama 2021, kalangan ekonom dari 15 lembaga mengatakan, negara ekonomi terbesar kedua dunia tersebut diperkirakan tumbuh 18,7% dibandingkan tahun lalu. Tiongkok tercatat menjadi satu-satunya negara ekonomi besar yang mencatatkan ekspansi ekonomi pada tahun lalu. (Investor Daily)

     

    Bank sentral AS, The Fed, kemungkinan akan mengurangi pembelian obligasi sebelum mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga, kata ketuanya Jerome Powell. Powell mengatakan pihaknya akan mulai mengurangi pembelian asset Ketika telah membuat kemajuan substantial dibandingkan dengan bulan Desember kemarin. Hal tersebut diprediksi akan terjadi jauh sebelum menaikkan suku bunga. Pembuat kebijakan akan menunggu hingga inflasi mencapai 2% secara berkelanjutan dan pemulihan pasar tenaga kerja selesai sebelum menaikkan suku bunga, dan kombinasi tersebut tidak mungkin terjadi sebelum 2022, katanya. Perkiraan mereka bulan lalu mengisyaratkan suku bunga ditahan mendekati nol hingga 2023. (Bloomberg)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—15-April-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 14 April 2021

    Kilas Pasar

     

    Dow melemah 68,13 poin atau 0,20% menjadi 33.677,27. Sementara itu, S&P 500 dan Nasdaq menguat masing-masing 0,33% dan 1,05% menjadi 4.121,59, dan 13.996,10. Dari Eropa FTSE naik tipis 0,02% menjadi 6.890,49 sementara Stoxx600 juga naik tipis 0,12% menjadi 435,75. Dari Asia, Nikkei 225 naik 0,72% dan Kospi naik 1,07% pada perdagangan kemarin (13/4).

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menembus angka RP 14.605. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI pagi ini naik 0,53% sedangkan Brent turun tipis 0,02%. Hari ini Nikkei 225 melemah 0,47% sementara Kospi menguat 0,25%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq melemah 0,14%, 0,06% dan 0,07%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Tahun lalu laju ekonomi Tiongkok mendapat sokongan ekspor yang kuat, tetapi sokongan itu sudah berkurang. Menurut bea cukai negara pada Selasa (13/4), ekspor dalam nilai dolar hanya naik 30,6% pada Maret dari tahun lalu atau meleset dari ekspektasi untuk tumbuh 35,5%. Menurut Juru bicara Bea Cukai Li Kuiwen kepada wartawan, untuk tiga bulan ke depan basis tinggi yang tercatat tahun lalu menjadi tantangan perdagangan pada Kuartal II. Selain itu, Li mengatakan kebangkitan kasus infeksi Covid-19 dan ketidakpastian di luar negeri – seperti tersumbatnya jalur Terusan Suez karena kapal peti kemas yang kandas – membuat Tiongkok masih memiliki jalan panjang untuk mencapai pertumbuhan perdagangan yang stabil. Sebagai informasi, otoritas Tiongkok ingin mengalihkan ketergantungan ekonomi negaranya ke konsumsi swasta untuk mendongkrak pertumbuhan, dan menghindari manufaktur barang untuk ekspor. (Investor Daily)

     

    Warga Korea Selatan harus belajar bagaimana bekerja bersama robot dan Artificial Intelligence (AI) jika ingin pasca pandemi, kata menteri tenaga kerja negara itu. “Otomasi dan AI akan mengubah Korea Selatan lebih cepat daripada negara lain,” kata Menteri Tenaga Kerja, Lee Jae-kap, pada hari Selasa (13/4). Memanfaatkan keahlian raksasa teknologi global seperti Samsung Electronics, Korea mempercepat upaya untuk menjadi ekonomi yang tangguh dan berpusat pada teknologi yang dapat terus melampaui bobotnya dalam rantai pasokan global. (Bloomberg)

     

    Pemerintah akan memperpanjang masa diskon tagihan listrik PT Perusahaan Listrik Negara/PLN (Persero) hingga Juni 2021. Bantuan ini diberikan kepada pelanggan listrik golongan industri, bisnis, dan sosial se bagai bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021. Kebijakan tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 40/PMK.02/2021. Beleid ini berlaku mulai 8 April 2021. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—14-April-2021.pdf