Samuel Aset Manajemen

Category: artikel

  • SAM Ulasan Ekonomi Kamis 26 September 2019

    Nasabah Yang kami hormati, 

    Mohon maaf atas keterlambatan pengiriman SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 26 September 2019 karena gangguan teknis internet di sistem kami. 

    Atas pengertiannya kami ucapkan terima kasih. 

    Kemungkinan indeks di bursa Asia akan bergerak bervariasi hari ini terlihat dari indeks futuresnya yang ?mixed?, namun cenderung naik terbawa sentimen naiknya indeks di bursa AS  semalam walaupun harga minyak mentah dibuka turun pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia  yen, HK  dolar dan Sin dolar kompak dibuka menguat terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.14.120  s.d Rp.14.130 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    ADB revisi turun proyeksi ekonomi Indonesia tahun 2019 dari 5,2% menjadi 5,1% karena beberapa faktor yaitu: ekspor yang turun; investasi domestik di pasar modal yang fluktuatif; dan PMA yang belum meningkat. Untuk tahun 2020, ADB proyeksikan sedikit membaik ke 5,2% dengan andalan konsumsi rumah tangga. Sementara Bank Dunia proyeksikan ekonomi Indonesia 4,9% di tahun 2020. 

    Presiden Trump indikasikan kesepakatan dagang AS-China akan segera dilakukan ?sooner than you think? dari sebelumnya target akhir bulan ini. Indeks di bursa AS merespon positif pernyataan tersebut. Namun di saat yang sama mulai muncul isu Presiden Trump meminta Presiden Ukraina untuk melakukan penyeledikan terhadap kandidat Presiden dari partai Demokrat Joe Biden dan putranya. Partai Demokrat akan mengajukan ?impeachment? terhadap isu ini. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-26-September-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 25 September 2019

    Kemungkinan indeks di bursa Asia akan bergerak bervariasi hari ini terlihat dari indeks futuresnya yang ?mixed?, namun cenderung turun terbawa sentimen turunnya indeks di bursa AS  semalam dan harga minyak mentah dibuka turun pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia  yen dan HK  dolar dibuka melemah terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.14.120  s.d Rp.14.150 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    Aksi demo mahasiswa di depan Gedung DPR dan bebeberapa kota lainnya membuat Pemerintah dan DPR akhirnya menunda pengesahan sejumlah RUU, dan akan meninjau kembali pasal-pasal yang bermasalah dan menyosialisasikan kepada masyarakat. Ada delapan RUU yang menjadi tuntutan, tetapi empat diantaranya sudah disahkan. Aksi demo ini membuat sentimen negatif pasar. 

    Pimpinan partai Demokrat di Congress AS Nancy Pelosi mengisyaratkan impeachment untuk Trump terkait penyalahgunaan dana senilai US$400 juta yang semestinya untuk membantu Ukraina. Indeks di bursa AS bereaksi negatif dengan potensi tersebut ditambah data keyakinan konsumen yang turun, harga rumah naik tetapi kenaikannya terendah dalam 7 tahun terakhir, dan pernyataan Trump yang tidak menginginkan ?bad deals? dalam kesepakatan dagang dengan China. 

    . 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-25-September-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 24 September 2019

    Ada potensi indeks di bursa Asia akan naik hari ini terlihat dari indeks futuresnya yang sebagian ebsar ?hijau? walaupun indeks d bursa global semalam hampir semuanya ditutup turun dan harga minyak mentah dibuka turun pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia  Si dolardan HK dolar dibuka menguat terhadap US dolar, namun rupiah dibuka melemah pagi ini yang bisa berlanjut hingga akhir perdagangan menuju kisaran antara Rp.14.090  s.d Rp.14.110 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    DPR akan mengesahkan RAPBN 2020 menjadi APBN 2020 hari ini. Sebagian besar asumsi makro ekonomi tidak berubah dari usulan pemerintah. Diantara asumsi makro, asumsi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3% masih cukup berat dengan mempertimbangkan kondisi saat ini mengingat ketidakpastian glbal yang masih tinggi dan potensi melambatnya permintaan dari negara mitra dagang terhadap produk ekspor Indonesia yang sebagian besar masih berbasis sumber daya alam. 

    Negosiasi dagang antara AS-China dikabarkan menunjukkan perkembangan yang positif. Delegasi China berencana mengunjungi pertanian AS, sebagai salah satu sektor yang menjadi negosiasi utama. Perang dagang AS-China ini sudah berlangsung sejak Maret 2018 hingga sekarang, dan diperkirakan masih akan berlangsung lama. 

    . 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-24-September-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 23 September 2019

    Indeks futures bursa Asia tercatat bervariasi, indikasi indeks di bursa Asia akan bergerak mixed hari ini dengan kecenderungan naik terbawa sentiment naiknya harga minyak mentah pada pembukan pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia  yen dan HK dolar dibuka melemah terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.14.060  s.d Rp.14.100 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    Pemerintah diharapkan bisa segera menurunkan tariff pajak penghasilan (PPh) badan dari 25% menjadi 20% dalam waktu dekat mengingat beberpa negara telah melakukannya. India akan memberlakukan tarif PPh 15%-17,01% untuk perusahaan manufaktur pada 1 Oktober 2019. Kebijakan ini sebagi insentif investasi di tengah ekonomi India yang melambat, terendah dalam 6 tahun terakhir. Tarif PPh Badan ini merupakan salah satu faktor daya saing menarik  investasi. 

    PBoC memangkas loan prime rate dari 4,25% menjadi 4,2% untuk tenor satu (1) tahun, namun mempertahankan suku bunga pinjaman untuk tenor lima (5) tahun. Penurunan ini untuk mencegah perlambatan ekonomi yang berlanjut. Pada Q1-2019, ekonomi China tercatat 6,4%, melambat menjadi 6,2% pada Q2-2019. Ekonomi China diperkirakan bisa dibawah 6%. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-23-September-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Jumat 20 September 2019

    Ada potensi indeks di bursa Asia akan bergerak ?mixed? hari ini terlihat dari indeks futuresnya yang bervariasi dengan kecenderungan naik terbantu dengan sentimen naiknya harga minyak mentah pada pembukaan pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia  yen, HK  dolar, dan Sin dolar dibuka menguat terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.14.000  s.d Rp.14.050 per USD  (kurs tengah Bloomberg). 

    BI putuskan suku bunga acuan 7DRR turun 25 bps begitupun dengan deposit facility dan lending facility sehingga menjadi 4,5% dan 5,5%. Pertimbangan turun ini karena inflasi yang rendah dan imbal hasil yang masih menarik. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, BI melakukan kebijakan makroprudensial yang diharapkan dapat mendorong penyaluran kredit dan permintaan kredit melalui pengaturan RIM, pelonggaran LTV untuk sektor property dan kendaraan bermotor. Kebijakan ini efektif mulai 2 Desember 2019. 

    Pasar repo di AS kembali normal. The Fed New York kembali menginjeksi pasar repo senilai US$75 miliar pada Rabu, dan sebesar US$53 miliar pada Selasa. Injeksi ini cukup efektif membawa pasar repo kembali oversubscribed pada hari Kamis. Di awal pekan ini terjadi lonjakan suku bunga repo hingga mencapai 8,5% karena ketatnya likuiditas. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-20-September-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 19 September 2019

    Hampir semua indeks futures busa Asia tercatat ?hijau?, indikasi indeks di bursa Asia akan naik hari ini memfaktorkan keputusan the Fed yang turunkan suku bunganya, walaupun harga minyak mentah dibuka turun dibandingkan pembukaan kemarin. Sementara mata uang kuat Asia  yen dan HK  dolar dibuka menguat terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.14.000  s.d Rp.14.050 per USD  (kurs tengah Bloomberg). 

    GAPPRI dan PBNU menolak kenaikan cukai rokok sebesar 23%. GAPPRI menilai kenaikan tersebut akan mematikan industri hasil tembakau (IHT). Pernyataan ini didukung survey Nielsen yang mencatat penurunan IHT sebesar 1%-13% dalam 3 tahun terakhir. Sementara PBNU kawatirkan kenaikan ini berdampak negatif bagi petani tembakau dan pekerja pabrik rokok. Sementara cukai rokok menyumbang sekitar 13% dari penerimaan perpajakan. 

    The Fed putuskan turunkan suku bunganya sebesar 25 bps menjadi 1,75%-2% pada pertemuan 17-18 September kemarin. Sejak awal tahun the Fed sudah turunkan suku bunga dua kali, dan kemungkinan the Fed masih akan turunkan satu kali lagi hingga akhir tahun 2019 ini.  Dengan penurunan ini, the Fed proyeksikan ekonomi akan tumbuh lebih baik, yaitu 2,2% d tahun 2019 dari proyeksi Juni lalu 2,1%. 

    .

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 18 September 2019

    Kemungkinan indeks di bursa Asia akan bergerak bervariasi hari ini terlihat dari indeks futuresnya yang ?mixed?, namun cenderung naik memfaktorkan kemungkinan the Fed turunkan suku bunganya pada pertemuan 17-18 September ini, dan harga minyak mentah dibuka turun pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia  yen dan Sin  dolar dibuka menguat terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.14.050  s.d Rp.14.100 per USD  (kurs tengah Bloomberg). 

    Ada potensi ekspor CPO dan turunannya akan naik di semester II-2019 ini. Ekspor ke India naik karena India telah memberlakukan tarif bea masuk yang sama antara Malaysia dan Indonesia. Begitupun ekspor ke China juga naik karena isu flu babi. Gapki targetkan volume produksi CPO tahun 2019 sebesar 34,7 juta ton. Hingga Juli 2019 produksi telah mencapai 19,76 juta ton naik 6,7% dari Juli 2018. Kenaikan ini memberi harapan membaiknya ekspor Indonesia dan perbaikan ekonomi di wilayah non Jawa. 

    AS dan Jepang mencapai kesepakatan dagang walaupun Presiden Trump masih mengatakan akan melakukan perjanjian perdagangan awal atas tarif dengan Jepang dalam beberapa minggu mendatang. Sementara perundingan dagang dengan China akan mulai dibahas Kamis ini. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 17 September 2019

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat ?merah?, indikasi indeks di bursa Asia hari ini cenderung turun ditambah  sentimen dari indeks di bursa global yang hampir semuanya ditutup turun semalam, sedangkan harga minyak mentah dibuka naik pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia  HK dolar dan Sin  dolar dibuka melemah terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.14.050  s.d Rp.14.100 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    Neraca perdagangan Agustus 2019 tercatat surplus sebesar US$85,1 juta, karena turunnya impor yang lebih besar daripada turunnya ekspor. Turunnya ekspor dan impor berasal dari turunnya volume dan harga. Turunnya ekspor karena turunnya volume dan harga ekspor migas, sedangkan turunnya impor karena turunnya volume impor non migas dan turunnya harga migas. Kinerja neraca perdagangan dalam dua bulan pertama di Q3-2019 tercatat membaik, yang bisa membantu menjaga pertumbuhan ekonomi pada Q3-2019 ini. 

    Beberapa data ekonomi China menunjukkan perlambatan. Data pertumbuhan produksi sektor industri turun 4,4% yoy, terendah sejak Februari 2002, diikuti perlambatan  ekspor sektor industri, dan penjualan ritel. Kemungkinan PBoC diperkirakan akan memangkas beebrapa suku bunga acuan pada pertemuan minggu ini.  

    . 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 16 Septemebr 2019

    Hampir semua indeks futures bursa Asia tercatat ?hijau?, indikasi indeks di bursa Asia hari ini akan bergerak naik walaupun sentimen dari indeks di bursa global ditutup bervariasi pada akhir perdagangan minggu lalu. Harga minyak mentah yang dibuka naik tajam pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia  HK dolar dan Sin  dolar dibuka melemah terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.13.070  s.d Rp.14.000 per USD  (kurs tengah Bloomberg). 

    Pemerintah akan mervisi sekitar 70 undang-undang yang dinilai emnghambat investasi dan menyebabkan ketidakpastian usaha. Kepala BKPM menyebutkan ada 5 kenadal utama yang dikeluhkan investor diantaranya  regulasi yang tumpang tindih dan berubah-ubah secara mendadak. Presiden telah meminta pembahsan perbaikan iklim investasi dilakukan secara marathon. 

    Dua kilang minyak Arab Saudi di propinsi Abqaiq dan Khurais mendapat serangan dari pesawat nirawak. Kilang Abqaiq beberapa kali menjadi sasaran serangan mengingat kilang di propinsi Abqaiq ini mampu menghasilkan 7 juta barel minyak setiap hari. Serangan ini menambah ketegangan geopolitik di TImur Tengah yang sedang memanas dengan adanya sanksi AS terhadap Iran. Harga minyak mentah pagi ini dibuka naik menjadi US$60,85pbrl untuk WTI dan US$67,67 pbrl untuk Brent. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 10 September 2019

    Ada potensi indeks di bursa Asia akan naik hari ini terlihat dari indeks futuresnya yang hampir semuanya ?hijau? walaupun sentimen dari indeks di bursa global ditutup bervariasi semalam. Harga minyak mentah  dibuka naik pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia  HK dolar dan Sin  dolar dibuka melemah terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.14.110  s.d Rp.14.140 per USD  (kurs tengah Bloomberg). 

    Bank Dunia menilai Indonesia relatif lambat dalam melakukan reformasi perpajakan. Sementara laporan terkini dari OECD yang berjudul Tax Policy Reforms 2019 menyebutkan negara-negara OECD berlomba menurunkan tarif pajak khususnya pajak penghasilan (PPh) wajib pajak badan. Perang tarif pajak ini dimaksudkan untuk menarik investasi langsung. Pemerintah sedang mengajukan RUU Perpajakan termasuk menurunkan PPh Badan dari 25% saat ini menjadi 20% pada tahun 2021. 

    Harga minyak mentah naik lumayan kemarin dipicu pernyataan Menteri Perminyakan Arab Saudi yang akan melanjutkan kebijakan memangkas produksi dan pernyataan AS yang akan memberikan sanksi pada siapa saja yang melakukan pembelian minyak Iran. Pelaku pasar komoditas ini kawatirkan lesunya permintaan energi karena potensi resesi global. 

    . 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-10-September-2019.pdf