Samuel Aset Manajemen

Category: artikel

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 18 Mei 2017

    Ada potensi koreksi indeks di bursa Asia hari ini terlihat dari indeks futures yang kompak ‘merah’ ditambah sentimen negatif dari bursa global yang kompak turun semalam. Pagi ini mata uang Asia utama kompak melemah terhadap USDolar, yang bisa membuat rupiah juga akan melemah pada hari ini menuju kisaran antara Rp.13.325 s.d Rp.13.340 per USD.

    Penjualan mobil untuk bulan Januari s.d April 2017 mencatatkan kenaikan 6,05% yoy, dengan penjualan tertinggi pada merek TOYOTA yang naik 7% yoy. Membaiknya penjualan ini terbantu dengan angka inflasi yang rendah dan faktor musiman menjelang Lebaran yang biasanya menjadi momentum penjualan tertinggi. Di sisi lain juga menjadi konfirmasi keyakinan konsumen yang menguat dan naiknya daya beli masyarakat sehingga berpotensi membuat peningkatan konsumsi rumah tangga pada PDB Q2-2017 mendatang.

    Investor global semakin kawatirkan potensi memburuknya politik di AS pasca Presiden Trump memecat kepala FBI. Indeks Dow turun sangat tajam, imbal hasil TB 10T naik dan spread antara imbak hasil 10T dan 2T menipis yang artinya risiko jangka pendek meningkat. Hal ini terkonfirmasi dengan naiknya volatility index (VIX) yang tajam. Di tengah naiknya risiko tersebut, harga emas dan minyak mentah mencatatkan kenaikan.

     
     Salam,
    Lana Soelistianingsih
    Kepala Riset/Ekonom
    Samuel Aset Manajemen
    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-18-Mei-2017.pdf

  • Pemberitahuan

    Yth. Nasabah dan Mitra Investasi

    Samuel Aset Manajemen

    Sehubungan dengan adanya gangguan jaringan listrik di kantor pusat PT Samuel Aset Manajemen, Menara Imperium Lt. Dasar Jl. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan, yang menyebabkan terjadinya gangguan komunikasi maka untuk sementara pada hari ini (Rabu, 17 Mei 2017) sampai adanya pemberitahuan lebih lanjut:

    •  Layanan Customer Service ReksadanaSAM selain di nomor 021-28548800, dapat dihubungi pada nomor HP  sementara di:  0812-9914-635
    • Pengiriman bukti transaksi dan surat melalui mesin faksimili di nomor 021-83703278 tidak dapat dijalankan. Bukti transaksi dapat dikirimkan melalui email ke [email protected] atau melalui aplikasi Whats App di nomor +622128548133.

    Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan dan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

    Hormat Kami,

    PT  Samuel Aset Manajemen

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 17 Mei 2017

    Indeks futures di bursa Asia tercatat bervariasi, indikasi indeks di bursa Asia akan bergerak mixed pada hari ini dengan kecenderungan terkoreksi terbawa sentimen negatif dari harga minyak mentah yang dibuka turun pada pagi ini. Tetapi kemungkinan rupiah berlanjut menguat karena sentimen melemahnya USDolar justru akan membuat rupiah menguat menuju kisaran
    antara Rp.13.280 s.d Rp.13.3
    0
    0 per USD.
     
    Utang luar negeri Indonesia bertambah di Q1-2017 menjadi US$326,3 miliar atau naik 2,92% qtq dari posis8 Q4-2016. Kenaikan terutama berasal dari sektor pemerintah dqn bank sentral, sedangkan sektor swasta naik tipis sebesae 0,69% qtq. Kendati posisi ULN tercatat naik tetapi sebagai rasio dari PDB masih relatif aman dengan rasio sebesar 34,07% pada Q1-2017, sedikit naik dari posisi 33,99% pada 2016.
     
    Investor mulai mengkawatirkan situasi politik di AS terkait dengan pemecatan direktur FBI James Comey dan terlebih lagi karena adanya internal memo yang meminta FBI untuk mengakhiri investigasi terkait keterlibatan Rusia dalam Pemilihan Presiden AS pada November lalu. Kekawatiran ini membuat indeks USDolar melemah dan S&P Futures turun sementara yen menguat dan harga emas naik. Investor memgkawatirkan kebijakan fiskal ekspansinya akan tertunda.
     
     
    Salam,
    Lana Soelistianingsih
    Kepala Riset/Ekonom
    Samuel Aset Manajemen
    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-17-Mei–2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 10 Mei 2017

    Sebagian besar indeks futures di bursa Asia tercatat naik, indikasi potensi naiknya indeks di bursa Asia hari ini tetapi harga minyak mentah pagi ini dibuka sedikit turun dibandingkan pembukaan kemarin. Pagi ini sebagian besar mata uang Asia utama dibuka melemah terhadap USDolar yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini tetapi kemungkinan BI melakukan penjagaan rupiah di kisaran Rp.13.340 s.d Rp.13350 per USD.
     
    Survei BI untuk keyakinan konsumen (IKK) pada bulan April mencatat kenaikan menjadi 123,7 dibandingkan Maret sebesar 121,5. Kenaikan IKK tersebut karena naiknya IKE (keyakinan ekonomi saat ini) dari ke-3 komponen pembentuknya yaitu penghasilan saat ini, ketersediaan lapangan kerja, dan pembelian barang tahan lama. Naiknya IKE ini biasa terjadi menjelang faktor musiman puasa-lebaran pada Mei dan Juni ini.
     
    Data ekonomi AS yang diumumkan kemarin mencatat kenaikan untuk investor pada pedagang besar dan job openings. Naiknya inventori tersebut sebagai indikasi ekspektasi pedagang besar terhadap naiknya penjualan mendatang. Ekspektasi ini juga didukung dengan naiknya job openings yang bisa menjadi faktor naiknya pendapatan pekerja.
     
     
    Salam,
    Lana Soelistianingsih
    Kepala Riset/Ekonom
    Samuel Aset Manajemen
    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-10-Mei-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 9 Mei 2017

    ·         Kemungkinan indeks di bursa Asia hari ini akan naik dengan indikasi indeks futures bursa Asia yang sebagian besar tercatat ‘hijau’. Pagi ini harga minyak mentah dibuka bervariasi, harga jenis WTI sedikit turun tetapi harga jensi Brent naik. Untuk rupiah kemungkinan ada potensi penguatan menuju kisaran antara Rp.13.280 s.d Rp.13.290 per USD .

     

    ·         Posisi cadev per April 2017 tercatat sebesar US$123,2 miliar naik dari Maret sebesar US$121,8 miliar, mendekati posisi tertinggi sebelumnya US$124,6 miliar pada Agustus 2011. Dengan posisi ini BI mempunyai amunisi yang sangat cukup untuk menjaga stabilitas rupiah dan memungkinkan penguatan rupiah menuju level teoritis terdekatnya di Rp.12.800 per USD.

     

    ·         Menteri Perminyakan Arab Saudi menyakini kesepakatan untuk mengontrol produksi dan mengurangi suplai minyak akan berlanjut hingga akhir tahun 2017. Harga minyak mentah sempat menyentuh tertingginya di US$54,1 pbrl untuk jenis WTI dan US$56,46 pbrl untuk jenis Brent. Per Desember 2016 lalu produksi minyak mentah tercatat sebesar 98,3 juta barel per hari, sedangkan permintaan tercatat 97,72 juta barel per hari.  

     

    Regards,

     

    Lana Soelistianingsih

    Chief Economist and Head of Research

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-9-Mei-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 8 Mei 2017

    Ada potensi kenaikan indeks di bursa Asia hari ini terlihat dari sebagian besar indeks futures bursa Asia yang naik ditambah dengan sentimen membaiknya harga minyak mentah yang dibuka pagi ini.. Kemungkinan menguat di kisaran antara Rp.13.310 s.d Rp.13.325 per USD terbantu dengan penguatan euro terhadap USDolar.
     
    Data BPS yang diumumkan pada akhir pekan lalu yaitu pertumbuhan ekonomi, angka pengangguran membaik walaupun indeks tendensi bisnis (ITB) dan indeks tendensi konsumen (ITK). Ekonomi di Q1-2017 tumbuh 5,02% yoy membaik dibandingkan Q1-2016 sebesar 4,92% yoy diikuti dengan angka pengangguran terbuka yang turun menjadi 5,33% per Februari 2017 dari 5,5% pada februari 2016 dan 5,61% dari Agustus 2016. Tetapi ITB dan ITK menurun pada Q1-2017 dibandingkan Q4-2016 walaupun untuk Q2-2017 diperkirakan membaik karena faktor musiman.
     
    Emmanuel Macron menangkan pemilihan Presiden Perancis pada putaran kedua, hari Minggu 7 Mei kemarin dengan suara 65 versus 35 atas Marine Le Pen. Kemenangan ini mengurangi ketidakpastian politik global yang dikawatirkan cenderung menuju nasionalis anti kemapanan. Kemenangan ini juga mencegah potensi pecahnya Uni Eropa. Hasil ini sudah diperkirakan sebelumnya sehingga sentimen positif terlihat dengan naiknya indeks di bursa global akhir pekan lalu.
     
     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

    Samuel Aset Manajemen | Your Life Long Investment Partner

    Menara Imperium Ground Floor, Jl. HR. Rasuna Said Kav.1, Jakarta Indonesia 12980

    About Us | Unsubscribe

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-8-Mei-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Jumat 5 Mei 2017

    ·         Pagi ini harga minyak mentah dibuka turun drastis, kembali ke US$45 pbrl untuk jenis WTI. Penurunan ni berpotensi membuat indeks di bursa Asia hari ini koreksi mendukung indeks futures bursa Asia yang sebagian besar tercatat ‘merah’. Sebagian besar mata uang kuat Asia juga dibuka melemah terhadap USDolar pagi ini, yang bisa membuat rupiah melemah ke Rp.13.330 s.d Rp.13.350 per USD.

     

    ·         BPS umumkan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk Q1-2017 sebesar 5,01% yoy. Daya dorong ekonomi masih pada konsumsi rumah tangga walaupun cenderung melemah di Q1-2017 dan tekanan turunnya daya beli karena naiknya tarif listrik untuk pelanggan 900VA. Kenaikan juga didukung dengan naiknya investasi. Sedangkan belanja negara masih belum agresif dan masih tersimpan di BI dan bank umum nasional. Realisasi tersebut diatas ekspektasi kami 4,95% yoy, dan untuk tahun 2017 kami perkirakan tumbuh 5,15% yoy.

     

    ·         Harga minyak mentah pagi ini dibuka turun, bahkan untuk jenis WTI dibuka turun menjadi US$45 pbrl. Turunnya harga minyak ini membuat harga komoditas juga turun. Penurunan ini dikawatirkan jika berlanjut hingga semester ke-2 2017 akan membuat keraguan terhadap pemulihan ekonomi AS dalam 8 tahun terakhir.

     

     

    Regards,

     

    Lana Soelistianingsih

    Chief Economist and Head of Research

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

     

    Samuel Aset Manajemen | Your Life Long Investment Partner

    Menara Imperium Ground Floor, Jl. HR. Rasuna Said Kav.1, Jakarta Indonesia 12980

    About Us | Unsubscribe

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-5-Mei-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 4 Mei 2017

    Sebagian besar indeks futures di bursa Asia terlihat hijau, indikasi potensi naiknya indeks di bursa Asia hari ini tetapi harga minyak mentah pagi ini dibuka turun yang bisa menjadi sentimen arah koreksi indeks dan melemahnya rupiah. Rupiah kemungkinan melemah menuju kisaran
    antara Rp.13.310 s.d Rp.13.3
    2
    0 per USD.
     
    Bank Danamon Tbk diperkirakan segera masuk dalam kategori BUKU IV seiring dengan modal intinya per triwulan ke-1 2017 tercatat sebesar Rp.27,44 triliun, mendekati Rp.30 triliun sebagai syarat minimal modal inti bank BUKU IV
    .
    Pada 27 April lalu, Bank CIMB Niaga Tbk juga sudah masuk ke kategori bank BUKU IV, sehingga ada lima (5) bank dalam kategori BUKU IV ini. Semakin banyak bank dalam kategori BUKU IV akan menjadi daya topang ekonomi yang semakin kuat dan bisa mengurangi kerentanan akibat ketidakpastian dan gejolak sewaktu-waktu sekaligus mempunyai jangkauan operasional yang lebih luas.
     
    The Fed pertahankan suku bunga acuannya sebesar 0,75%-1% pada FOMC 2-3 Mei kemarin
    .
    Kendati perekonomian agak melambat  karena konsumsi rumah tangga yang naik moderat tetapi pasar tenaga kerja masih solid. Investor saat ini fokus pada rencana pengurangan neraca the Fed yang bisa membuat suku bunga naik lebih tinggi.

     
     
    Salam,
    Lana Soelistianingsih
    Kepala Riset/Ekonom
    Samuel Aset Manajemen
    Telp: 62 21 28548828
     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-4-Mei–2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 2 Mei 2017

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat bervariasi, indikasi indeks akan bergerak mixed tetapi dengan kecenderungan naik memfaktorkan kesepakatan Congress AS untuk mencegah ‘shut-down’. Pagi ini mata uang Asia dibuka melemah terhadap USDolar, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah menuju kisaran antara Rp.13.330 s.d Rp.13.340  per USD.
     
    Data IBPA mencatat jumlah penerbitan obligasi korporasi per Q1-2017 sebesar Rp.22,58 triliun naik  62,9% yoy. Sebagian besar penerbitan tersebut berasal dari sektor multifinance untuk tujuan refinancing. Untuk tahun 2017, diperkirakan obligasi yang jatuh tempo akan mencapai Rp.78 triliun, dan sebesar Rp.50 triliun berasal dari sektor multifinance. Penerebitan obligasi korporasi yang cukup besar ini juga sebagai alternatif pembiayaan karena perbankan belum agresif salurkan kredit ke sektor riil diluar sektor pemerintah.
     
    Indeks manufaktur PMI AS untuk bulan April mencatatkan penurunan baik yang dikeluarkan oleh ISM maupun the Markit. Namun keduanya masih diatas level 50 yang artinya masih pada level ekspansi. Penurunan indeks PMI tersebut karena menurunnya indeks pesanan baru dan jumlah yang bekerja. The Markit memperkirakan penurunan April ini bersifat musiman.
     
     
    Salam,
    Lana Soelistianingsih
    Kepala Riset/Ekonom
    Samuel Aset Manajemen
    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-2-Mei-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Jumat 28 April 2017

    Ada potensi koreksi indeks di bursa Asia hari ini terlihat dari sebagian besar indeks futures bursa Asia yang ‘merah’. Pagi ini harga minyak mentah dibuka naik yang bisa membantu penguatan rupiah menuju kisaran antara Rp.13.300 s.d Rp.13.310  per USD walaupun mata uang Asia utama pagi ini dibuka bervariasi terhadap USDolar.

     

    Pemerintah berencana memangkas tarif pajak penghasilan (PPh) Badan dari saat ini sebesar 25% menjadi 17%-18% yang akan diajukan dalam revisi Undang-undang tentang pajak. Penurunan ini akan berdampak pada menurunnya  penerimaan pajak dan semakin terbatasnya  belanja negara tetapi disaat yang sama akan menjadi insentif bagi korporasi untuk berinvestasi.

     

    Presiden AS Trump akan mengajukan penurunan tarif pajak korporasi dan insetif untuk perusahaan multinasional AS yang akan membawa kembali uangnya ke AS. Reformasi pajak ini tidak hanya dilakukan di AS, tetapi di banyak negara lainnya sebagai salah satu bahasan dalam pertemuan G20 Maret lalu. Pemangkasan pajak ini dimaksudkan untuk mendorong perekonomian melalui investasi. Efek kebijakan ini diperkirakan bisa mendorong perekonmian. IMF perkirakan ekonomi AS tumbuh 2,3% di 2017 dan 2,5% di 2018.

     

     

    Regards,

     

    Lana Soelistianingsih

    Chief Economist and Head of Research

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-28-April-2017.pdf