Samuel Aset Manajemen

Category: artikel

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 10 Januari 2018

    Indeks futures bursa Asia tercatat bervariasi yang bisa membuat indeks bergerak ‘mixed’ pada hari ini tetapi dengan kecenderungan naik terbantu dengan naiknya harga minyak mentah pagi ini. Sementara itu dua dari tiga mata uang utama Asia menguat terhadap USDolar pagi ini. Sentimen ini ditambah dengan naiknya harga minyak mentah kemungkinan akan membuat rupiah menguat menuju kisaran antara Rp.13.420 s.d Rp.13.430 per USD.

     

    Penjualan eceran di bulan November 2017 tercatat naik sebesar 2,2% mom   atau 2,5% yoy. Selain karena faktor musiman  menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru juga karena naiknya harga minyak mentah yang membuat kenaikan golongan Bahan Bakar. Secara bulanan kinerja di bulan November 2017 ini lebih baik dibandingkan dengan November 2016. Hasil survey menunjukkan penjualan ritel untuk bulan Desember akan semakin membaik.

     

    Job openings di AS untuk bulan November 2017 tercatat turun menjadi 5.879 juta. Penurunan ini kemungkinan temporer walaupun terendah sejak Mei 2017. Investor masih meyakini ekonomi AS masih menguat sehingga indeks di bursa AS kemarin kompak tercatat naik selain karena efek harga minyak mentah yang naik juga ekspektasi positif terhadap laporan keuangan perusahaan tahun 2017.

     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-10-Januari-2018.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 9 Januari 2018

    Hampir semua indeks futures bursa Asia tercatat ‘hijau’, indikasi indeks di bursa Asia akan berlanjut naik hari ini didukung dengan harga minyak mentah yang dibuka naik pagi ini. Mata uang Asia kuat yen dan HK Dolar dibuka melemah dan SinDolar dibuka melemah terhadap USDolar. Sentimen harga minyak mentah dan mata uang kuat Asia ini kemungkinan membuat rupiah bergerak lebar antara Rp.13.410 s.d Rp.13.440 per USD (kurs tengah Bloomberg).

     

    Posisi cadev BI per Desember 2017 tercatat sebesar US$130,196 miliar, bertambah sebesar US$13,8 miliar di sepanjang tahun 2017. Posisi ini cukup untuk membiayai 8,6 bulan impor atau 8,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, dan diatas kecukupan standar internasional sebesar 3 bulan impor. Meningkatnya posisi cadev ini secara teoritis mestinya menguatkan rupiah terhadap USDolar.

     

    Kredit konsumsi AS pada November 2017 tercatat sebesar US$27,95 miliar atau tumbuh 8,8% yoy. Tambahan kredit selama November sebagai yang tertinggi sejak  2001 tertolong dengan kredit dari kartu kredit karena holiday-shopping season. Penjualan ritel naik 5,8% yoy, dan rasio utang rumah tangga terhadap PDB turun menjadi 78,2% seiring dengan meningkatnya PDB.

     

     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-9-Januari-2018.pdf

  • Revisi tanggal SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 8 Januari 2018

    Para Nasabah Ysh,

    Mohon maaf atas kesalahan tanggal pada email sebelumnya yang tertulis Senin, 7 Januari 2018 semestinya Senin 8 Januari 2018

    Ada potensi penguatan indeks di bursa Asia berlanjut naik hari ini terlihat dari hampir semua indeks futuresnya yang tercatat ‘hijau’ didukung dengan harga minyak mentah yang naik pagi ini Sementara itu mata uang utama Asia kompak melemah pagi ini yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah menuju kisaran antara Rp.13.420 s.d Rp.13.430 per USD .

     

    Survei keyakinan konsumen untuk bulan Desember 2017 tercatat naik menjadi 126,4 dari 122,1 pada November 2017. Kenaikan ini terutama karena naiknya keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini yang didorong oleh keyakinan terhadap ketersediaan lapangan kerja dan pembelian barang tahan lama walaupun penghasilan saat ini masih stagnan. Perbaikan pada Desember 2017 ini juga jauh lebih baik dibandingkan Desember 2016, indikasi membaiknya keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini.

     

    Posisi cadangan devisa China meningkat menjadi US$3,14 triliun per Desember 2017 dari US$3,13 triliun pada November 2017. Posisi per Desember tersebut merupakan yang tertinggi sejak September 2016. Kenaikan ini diantaranya karena surplus neraca perdagangan yang juga membaik.

     

     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-8-Januari-2018.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 8 Januari 2018

    Ada potensi penguatan indeks di bursa Asia berlanjut naik hari ini terlihat dari hampir semua indeks futuresnya yang tercatat ‘hijau’ didukung dengan harga minyak mentah yang naik pagi ini Sementara itu mata uang utama Asia kompak melemah pagi ini yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah menuju kisaran antara Rp.13.420 s.d Rp.13.430 per USD .

     

    Survei keyakinan konsumen untuk bulan Desember 2017 tercatat naik menjadi 126,4 dari 122,1 pada November 2017. Kenaikan ini terutama karena naiknya keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini yang didorong oleh keyakinan terhadap ketersediaan lapangan kerja dan pembelian barang tahan lama walaupun penghasilan saat ini masih stagnan. Perbaikan pada Desember 2017 ini juga jauh lebih baik dibandingkan Desember 2016, indikasi membaiknya keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini.

     

    Posisi cadangan devisa China meningkat menjadi US$3,14 triliun per Desember 2017 dari US$3,13 triliun pada November 2017. Posisi per Desember tersebut merupakan yang tertinggi sejak September 2016. Kenaikan ini diantaranya karena surplus neraca perdagangan yang juga membaik.

     

     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-7-Januari-2018.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Jumat 5 Januari 2018

    Ada potensi penguatan indeks di bursa Asia berlanjut naik hari ini terlihat dari indeks futuresnya yang tercatat kompak ‘hijau’ walaupun harga minyak mentah untuk Jenis WTI turun tetapi jenis Brent naik pagi ini. Kemungkinan rupiah melemah menuju kisaran antara Rp.13.430 s.d Rp.13.450 per USD mengikuti dua mata uang Asia – Yen dan HK Dolar yang melemah terhadap USD pagi ini.

     

    PMI sektor manufaktur Indonesia hasil survey Nikkei untuk bulan Desember 2017 turun menjadi 49,3 – dibawah level 50 yang artinya terjadi penurunan produksi atau kontraksi. Kemungkinan kontraksi ini dikarenakan faktor musiman dengan adanya libur panjang yang membuat pabrik-pabrik mengurangi produksi di tengah hari kerja yang lebih sedikit dan melakukan efeisiensi Penurunan yang sama juga terjadi pada bulan Juni 2017 sebesar 49,5.

     

    Indeks Dow menembus level 25.000, kembali mencetak level tertinggi barunya merespon serapan tenaga keerja baru selama bulan Desember 2017 yang sebesar 250.000, diatas konsensus 190.000. Walaupun composite PMI dan PMI untuk sektor jasa tercatat turun tetapi keyakinan berusaha, PMI sektor manufaktur, industrial production, dan capacity utilization naik sebagai konfirmasi penguatan ekonomi AS.

     

     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-5-Januari-2018.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 4 Januari 2018

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia yang ‘hijau’, kemungkinan ada potensi kenaikan indeks berlanjut di bursa Asia hari ini didukung dengan harga minyak mentah dibuka naik pagi ini. Sementara tiga mata uang Asia juga dibuka kompak melemah terhadap USDolar pagi ini, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah menuju kisaran antara Rp.13.480 s.d Rp.13.500 per USD.

     

    Penawaran lelang perdana SUN di tahun 2018 berhasil menarik dana sebesar Rp.86,2 triliun, sebagai penawaran tertinggi yang pernah ada. Tingginya penawaran ini diantaranya karena efek naiknya peringkat utang dari Fitch pada 21 Desember lalu, dan kemungkinan menyusul Moody’s di bulan Januari ini. Dari penawaran tersebut dimenangkan sebesar Rp.25,5 triliun.

     

    Hasil minutes meeting the Fed tanggal 12-13 Desember 2017 lalu mencatat perdebatan mengenai dampak kebijakan pemangkasan pajak Presiden Trump. Efek kebijakan ini bisa membuat risiko kenaikan suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan. Sebagian besar pejabat the Fed mempertimbankan menaikkan suku bunga the Fed secara bertahap. Efek tax cuts ini diperkirakan bisa menambah pertumbuhan ekonomi sebesar 0,3% dengan inflasi yang lebih tinggi.

     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-4-Januari-2018.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 3 Januari 2017

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia yang ‘hijau’, kemungkinan ada potensi kenaikan indeks di bursa Asia hari ini walaupun harga minyak mentah dibuka bervariasi pagi ini. Tiga mata uang Asia dibuka menguat terhadap USDolar pagi ini, yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah menuju kisaran antara Rp.13.500 s.d Rp.13.510 per USD.

     

    Inflasi 2017 tercatat 3,61% yoy, dengan angka inflasi Desember sebesar 0,71% mom. Sumber inflasi terbesar dari harga yang bergejolak akibat faktor musiman terkait dengan panen yang kurang baik. Sedangkan inflasi inti relatif masih melambat sebagai indikasi masih melambatnya permintaan yang ditengarai sebagian karena daya beli yang melambat. Realisasi inflasi ini diatas perkiraan SAM 3,3% yoy, dan masih dalam kisaran target BI 3,5%±1%, dan asumsi inflasi APBN-P 2017 sebesar 4,3%.

     

    Kinerja APBN 2017 tercatat dari sisi Penerimaan Negara dan HIbah sebesar Rp.1.655,8 triliun sedangkan Belanja Negara tercatat Rp.2.001,6 triliun, sehingga defisit mencapai 2,57% dari PDB. Dibandingkan dua tahun lalu, kinerja APBN-P 2017 ini lebih baik namun belum cukup menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi yang cukup kuat.

     

     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-3-Januari-2018.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 2 Januari 2017

    Bapak dan Ibu sahabat SAM Yang Kami Hormati,

    PT Samuel Aset Manajemen (SAM) Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2018.

    Semoga menjadi tahun yang baik, penuh rahmat dan berkah Tuhan YME bagi kita semua.

    Terima kasih telah menjadi sahabat investasi SAM selama ini.

    Ringkasan Ulasan Harian Ekonomi SAM, Rabu 2 Januari 2018:

    Di hari pertama perdagangan di tahun 2018 ini, kemungkinan eforia positif masih berlanjut, terlihat dari sebagian besar indeks futures bursa Asia yang ‘hijau’ walaupun harga minyak mentah dibuka sedikit turun pagi ini. Sedangkan tiga mata uang Asia dibuka melemah pagi ini, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah menuju kisaran antara Rp.13.560 s.d Rp.13.570 per USD.

     

    Realisasi penerimaan pajak per 30 Desember 2017 tercatat Rp.1.145 triliun sedangkan realisasi dari Bea dan Cukai tercatat Rp.189,36 triliun, sehingga perhitungan sementara penerimaan perpajakan sebesar Rp.1.334,36 triliun atau 89,02% dari target Rp.1.498,7 triliun. Tercatat short-fall penerimaan pajak sebesar Rp.140 triliun. Untuk tahun 2018, target penerimaan perpajakan meningkat 7,9% yoy menjadi Rp.1.628,09 triliun. Untuk mencapai ini kemungkinan DJP akan semakin galak dalam mengejar target, yang bisa memicu ketidakyakinan berusahan dan konsumsi di Indonesia.

     

    ‘Tweet’ Presiden Trump di awal tahun menyebut Iran dan Pakistan. Mungkin terlalu dini memperkirakan apakah ini sinyal politik dan agresi militer AS, tetapi harga minyak mentah bisa terus naik dengan isu pengakuan Jerusalem dan potensi Iran mendapat sanksi lagi.

     

     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-2-Januari-2018.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian kamis 28 Desember 2017

    Ada potensi indeks di bursa Asia akan bergerak mixed pada hari ini terlihat dari indeks futures bursa Asia yang bervariasi dengan kecenderungan naik dibantu dengan harga minyak mentah jenis WTI yang naik menjadi US$59,64 pbrl dan jenis Brent yang menjadi US$66,37 pbrl. Sedangkan rupiah  berpotensi menguat menuju kisaran antara Rp.13.550 s.d Rp.13.560 per USD, dibantu harga minyak mentah yang naik pagi ini.

     

    Survei CEO yang dilakukan oleh Harian KONTAN mencatat optimisme yang meningkat di tahun 2018 dengan indeks total tercatat 3,66 pada Desember 2017, naik dari 3,16 pada Desember 2016. Dari enam komponen yang dihitung optimisme tertinggi ada pada ekspansi bisnis, ekonomi makro, belanja pemerintah, politik nasional, daya beli, dan yang paling kurang optimis adalah ekonomi global.  Sektor yang paling optimis adalah sektor industri, sedangkan sektor migas, tambang, dan properti masih mencatatkan ketidakpastian.

     

    The Bloomberg Billioners Index tahun 2017 rerhadap 500 orang terkaya didunia mencatatkan kenaikan asset sebesar US$1 triliun, naik lebih dari 5 kali lipat kenaikan di tahun 2016. Sebanyak 38 orang miliader China tahun ini kekayaannya naik sebesar US$177 miliar. Meningkatnya kekayaan ini sebagian besar berasal dari sektor berbasis teknologi.

     

     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-28-Desember-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 27 Desember 2017

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat positif, indikasi indeks di bursa Asia akan naik pada hari ini didukung dengan harga minyak mentah yang dibuka naik pagi ini. Pagi ini mata uang kuat Asia kompak dibuka menguat terhadap USDolar. Sentimen ini bisa membuat rupiah terbawa menguat menuju kisaran antara Rp.13.530 s.d Rp.13.560 per USD.

     

    Kredit yang belum ditarik (undisbursed loan) dari 10 bank besar per Oktober 2017 tercatat sebesar Rp.586 triliun atau naik 3,7% yoy, melambat dibandingkan Oktober 2016 sebesar 8,6% yoy. Sektor pertambangan dan sektor perdagangan besar menyumbang paling besar. Riset KONTAN mencatat kredit yang tidak ditarik dari 10 bank besar tersebut mencapai 82% dari kredit yang belum ditarik secara total. Melambatnya kredit yang tidak dicairkan ini efek dari kehati-hatian perbankan dalam menyalurkan kredit di tengah pertumbuhan ekonomi yang masih ‘flat’.

     

    Harga minyak mentah jenis WTI mendekati US$60 pbrl, tertinggi sejak 29 bulan terakhir. Indeks harga rumah dari 20 kota metropolitan di AS naik 6,4% yoy. Kedua data ini bisa menjadi sentimen positif investor sebagai konfirmasi penguatan ekonomi.

     

     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-27-Desember-2017.pdf