Samuel Aset Manajemen

Category: Ulasan Ekonomi

Ulasan Ekonomi

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 10 Juni 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat melemah kemarin setelah 6 hari berturut-turut menguat, sembari menunggu keputusan suku bunga acuan The Fed. Dow Jones dan S&P 500 melemah masing-masing 1.1% dan 0,8%, sementara Nasdaq menguat 0,3% dan sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa di atas 10.000.

     

    Sementara itu, indeks di Eropa tercatat melemah. Investor mulai menghitung kembali peluang pemulihan ekonomi pada 2020 ini. Euro Stoxx 600 turun 1,2% dan FTSE 100 melemah 2,1%. Kemarin, IHSG ditutup turun 0,7%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat melemah, pagi ini diperdagangkan pada level Rp14.155. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat masing-masing turun 1,1% dan 0,7%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak mixed hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 tercatat naik 0,3% dan Shanghai melemah 0,1%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat naik dengan Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq menguat masing-masing 0,7%, 0,5%, dan 0,5%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Indeks volatilitas pasar di AS, yaitu VIX, menunjukkan kenaikan pada beberapa pekan terakhir. Pelaku pasar memperkirakan, kenaikan ini disebabkan oleh munculnya ketidakpastian politik menjelang pemilihan presiden di AS pada November nanti. Dikutip dari Reuters, indeks VIX kali ini naik menuju level sekitar 3 kali lebih tinggi dibandingkan bulan yang sama pada tahun 2012 dan 2016. Survei terakhir yang dilakukan Reuters dan Ipsos pada awal pekan ini menunjukkan Joe Biden, calon presiden dari Partai Demokrat, unggul 8% dibandingkan Presiden Donald Trump. Pasar umumnya menganggap kebijakan Presiden Trump dari Partai Republik lebih ramah kepada pasar dibandingkan Partai Demokrat.

     

    Menteri Koordinator Bidang Ekonomi Airlangga Hartarto mengatakan perekonomian Indonesia pada kuartal II/2020 akan mengalami pertumbuhan negatif. Dikutip dari Bisnis Indonesia, Airlangga mengatakan situasi ketidakpastian tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi seluruh dunia.  Berdasarkan data Kemeko Perekonomian, jumlah pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja atau di-PHK dan dirumahkan sementara ini tercatat 1,8 juta orang. Sementara itu, ada 1,2 juta tenaga kerja informal yang statusnya belum terverifikasi.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

     

    Regards,

     

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Your Lifelong Investment Partner

     

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-10-Juni-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 9 Juni 2020

    Kilas Pasar

     
    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat menguat tadi malam. Dow Jones ditutup menguat1,7%, S&P 500 menguat 1,2%, dan Nasdaq menguat 1,1%. Fed mengumumkan akan melonggarkan lagi persyaratan untuk program “Fasilitas Pinjaman Main Street”. 
     
    Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx600 tercatat melemah 0,3%. IHSG kemarin menguat 2,5%.
     
    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup kemarin dengan berada di level 13.885. Minyak mentah Brent
    berada di level 40,8.
     
    Prediksi Hari Ini
     
    Pasar diperkirakan bergerak mixed  pada hari ini. Indeks futures Dow & S&P di AS terlihat melemah 0,14%
    dan 0,26%. Indeks saham Nikkei terlihat melemah 0,6%. Kospi terlihat menguat 0,3%.
     
    Isu Ekonomi dan Pasar
     
    Federal  Reserve  kembali  memperluas  program  pinjaman  darurat  yang  ditargetkan  untuk  bisnis skala  kecil
    hingga menengah di AS. Program ini dimaksudkan untuk memfasilitasi $ 600 miliar pinjaman kepada bisnis
    kecil dengan memberi pinjaman baru atau membeli pinjaman dari bank-bank yang sebelumnya telah mem-
    berikannya kepada bisnis-bisnis tersebut.  
     
    Terakhir kali The Fed memperluas program Main Street Lending, pada akhir April, perluasan itu fokus pada
    berbagai  jenis-jenis  perusahaan  yang  dapat  mengakses  pinjaman.  Kali  ini,  perluasannya  difokuskan  pada
    berbagai ukuran pinjaman, dan membuat pinjaman berisiko tidak terlalu membebani keuangan untuk bank.
     
    Komite Pasar Terbuka Federal Reserve akan mengadakan pertemuan minggu ini, pasar berekspektasi tidak
    ada perubahan kebijakan besar. Namun, para investor ingin melihat Pernyataan Proyeksi Ekonomi dan “dot
    plot,”  yang mengungkapkan apa yang para pejabat Fed yakini akan terjadi pada pertumbuhan, penganggu-
    ran, inflasi, dan suku bunga jangka pendek.
     
    Melalui  tulisan  ini,  kami  kembali  menyerukan  kepada  seluruh  mitra  investasi  SAM  untuk  selalu  menjaga
    kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin un-

    tuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,
    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-9-Juni-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 8 Juni 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat menguat Jumat kemarin seiring dengan menguatnya data ketenagakerjaan. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat naik masing-masing sebesar  3,1%, 2,6%, dan 2,1%.

     

    Sementara itu, indeks di Eropa tercatat naik, menyambut sentimen yang sama seperti di AS. Euro Stoxx 600 menguat 2,5% dan FTSE 100 naik 2,2%. Jumat kemarin, IHSG ditutup menguat 0,6%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat menguat, pagi ini diperdagangkan pada level Rp13.870. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat masing-masing naik 2,1% dan 2,4%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak cenderung menguat hari ini, seiring dengan sentimen positif pada akhir pekan kemarin. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat naik dengan Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq menguat masing-masing 0,7%, 0,7%, dan 0,6%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Data ketenagakerjaan AS menunjukkan perkembangan yang sangat positif pada akhir pekan kemarin. Data bulan Mei menunjukkan kenaikan pekerja yang mendapat upah sebanyak 2,5 juta jiwa dan pengangguran menurun menjadi 13,3% dari sebelumnya 14,7% pada April 2020. Data ini jauh lebih baik dari konsensus pasar yang memperkirakan berkurangnya pekerja yang menerima upah sebanyak 8,3 juta jiwa dan pengangguran sebesar 19,5%. Dikutip dari CNBC, membaiknya data ini sedikit banyak disebabkan oleh adanya Paycheck Protection Program,  yakni program Pemerintah AS berbentuk bantuan tunai bagi UMKM guna membayar gaji para pegawainya.

     

    Harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan signifikan pada akhir pekan dan hari ini, seiring dengan disepakatinya perpanjangan pengurangan pasokan minyak mentah dunia oleh OPEC dan negara-negara penghasil minyak lainnya. Sabtu kemarin, OPEC+ bersepakat untuk melanjutkan pengurangan pasokan minyak dunia sebesar 9,6 juta barel per hari demi menyeimbangkan pasar yang mengalami pelemahan permintaan di tengah pandemi Covid-19 ini. Pemotongan ini seharusnya sebesar 9,7 juta barel, namun Meksiko yang mendapat jatah pemotongan sebesar 100 ribu barel tidak setuju dengan kesepakatan ini. Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman mengatakan, kesepakatan ini akan ditinjau secara bulanan dalam rapat menteri energi negara-negara OPEC+. Rapat berikutnya akan diselenggarakan pada 18 Juni ini.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

     

    Regards,

     

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Your Lifelong Investment Partner

     

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

     

    image001.png

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 5 Juni 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di AS ditutup mixed cenderung melemah tadi malam setelah rally cukup kuat di beberapa sesi sebelumnya. Dow Jones ditutup menguat 0,05%, S&P500 melemah 0,3%, Nasdaq melemah 0,7%.

     

    Di Eropa, indeks Europe Stoxx600 ditutup melemah 0,7%. ECB memperbarui prediksi ekonominya, dengan perkiraan PDB zona Euro akan berkontraksi sebesar 8,7% tahun ini, sebelum rebound ke pertumbuhan 5,2% pada tahun 2021. IHSG kemarin ditutup melemah 0,5%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih berada di level 14.095 kemarin. Minyak Brent tadi malam berada di level 39,9.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak mixed cenderung melemah hari ini. Dow dan S&P Futures terlihat sedikit menguat, Nikkei terlihat melemah 0,3% dan Kospi terlihat menguat 0,1%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Setelah rally cukup kuat di satu bulan terakhir, harga minyak mentah masih menunggu katalis berikutnya. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu yang dipimpin oleh Rusia, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC +, sedang berdebat kapan akan mengadakan pembicaraan tingkat menteri untuk membahas kemungkinan perpanjangan pemotongan pasokan yang ada. Arab Saudi dan Rusia, dua produsen minyak terbesar di dunia, ingin memperpanjang pengurangan 9,7 juta barel per hari yang disepakati oleh produsen utama pada bulan April. Tetapi saran untuk bertemu pada hari Kamis tertunda di tengah pembicaraan tentang kepatuhan yang buruk oleh beberapa produsen.

     

    Dari Eropa, dikabarkan bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) pada hari Kamis menambah program pembelian aset mereka hampir dua kali lipat, menambah €600 miliar ($675 miliar) ke €750 miliar yang diumumkan pada bulan Maret. ECB menambahkan bahwa “program pembelian darurat pandemi” (PEPP), awalnya akan berakhir pada bulan Desember, namun diputuskan akan berlanjut sampai akhir Juni 2021, dan bahwa mereka akan menginvestasikan kembali hasil obligasi yang tiba pada saat jatuh tempo.

     

    Sehari sebelumnya di Jerman, Koalisi Kanselir Angela Merkel menyetujui paket stimulus 130 miliar euro ($145 miliar) yang dirancang untuk memacu pengeluaran konsumen jangka pendek dan membuat bisnis berinvestasi lagi. Di samping pengurangan sementara dalam pajak pertambahan nilai, program juga mengalokasikan uang untuk membangun jaringan data 5G, meningkatkan kereta api, dan menggandakan insentif untuk kendaraan listrik.

    Best regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-5-Juni-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 4 Juni 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di AS ditutup menguat tadi malam salah satunya didorong data dari ADP dimana tercatat bahwa sektor swasta mengurangi 2,76 juta pekerjaan pada Mei, jumlah pengurangan yang jauh di bawah perkiraan para ekonom yang disurvei oleh Econoday yang memperkirakan pengurangan 8,66 juta (pada bulan April, sektor swasta mengurangi 19,56 juta pekerjaan). Dow Jones ditutup menguat 2,0%, S&P500 menguat 1,4%, Nasdaq menguat 0,8%.

     

    Di Eropa, indeks Europe Stoxx600 ditutup menguat 2,5% seiring ekspektasi investor bahwa ECB akan mengumumkan lebih banyak paket stimulus. ECB diperkirakan melaporkan perluasan programnya pada hari Kamis ini. IHSG kemarin ditutup menguat 1,9%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di level 14.095 atau menguat 2,2% kemarin. Minyak Brent tadi malam menguat 0,6% ke 39,8.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak menguat hari ini. Dow Futures terlihat menguat, Nikkei terlihat menguat 0,9% dan Kospi terlihat menguat 1%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    US Dollar yang melemah menunjukkan bahwa permintaan untuk aset yang aman, atau safe haven telah berkurang. Indeks Dolar AS turun 0,3% menjadi 97,38 pada hari Rabu. Saat ini investor tampaknya lebih berani mengambil resiko. Harga emas juga turun 2,1% menjadi $ 1,697.10 per ounce. Begitu juga saham perusahaan penambang emas, termasuk Newmont (NEM), yang telah turun 4,8%. ETF VanEck Vectors Gold Miners (GDX) telah menurun 3,5%.

     

    Selain data pengurangan pekerjaan di sektor swasta di AS yang sudah membaik di bulan Mei, di Eropa juga terlihat beberapa data positif. PMI Zona Euro di sektor layanan dilaporkan pada 30,5 di bulan Mei, naik dari 12,0 di bulan April. PMI komposit dilaporkan pada 31,9, naik dari 13,6. Di antara negara-negara anggota di mana data tersedia, peningkatan terlihat di Italia, Jerman, Prancis, dan Spanyol. Tetapi semua PMI komposit tetap di bawah 50, dengan Italia di 33,9, Jerman di 32,3, Prancis di 32,1, Spanyol di 29,2.

     

    Dari dalam negeri, Pemerintah menyiapkan revisi Peraturan Presiden (Perpres) No.54/2020 untuk menampung perubahan struktur fiskal yang digunakan untuk penanganan dampak pandemi Corona atau Covid-19. MenKeu Sri Mulyani menambahkan perubahan Perpres ini diperlukan karena adanya sejumlah pergeseran dari tiga komponen utama APBN mulai dari penerimaan, belanja, dan pembiayaan. Data Kemenkeu menunjukkan total outlook belanja APBN tahun 2020 mencapai Rp2.738,4 triliun atau lebih tinggi Rp124,5 triliun dari outlook Perpres No.54/2020.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-4-Juni-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 3 Juni 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat menguat kemarin seiring dengan pandangan pasar yang kini lebih fokus pada kebijakan pelonggaran sosial dan tanda-tanda pemulihan ekonomi, walaupun kerusuhan masih terjadi di AS. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat naik masing-masing sebesar  1%, 0,8%, dan 0,6%.

     

    Sementara itu, indeks di Eropa tercatat naik, didominasi oleh perusahaan-perusahaan Jerman seiring dengan stimulus untuk industri otomotif Jerman dan suntikan modal untuk Lufthansa. Euro Stoxx 600 menguat 1,4% dan FTSE 100 naik 0,9%. Kemarin, IHSG ditutup menguat 2%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat menguat, pagi ini diperdagangkan pada level Rp14.300. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat masing-masing naik 2,7% dan 1,9%

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak cenderung menguat hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 tercatat naik 1,9% dan Kospi menguat 2,2%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat naik dengan Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq menguat masing-masing 0,5%, 0,4%, dan 0,4%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Kerusuhan dan konflik sosial masih terus terjadi di Amerika Serikat setelah tragedy meninggalnya George Floyd, menyebabkan tersulutnya konflik antar ras di AS, berujung pada demonstrasi besar-besaran dan penjarahan di beberapa negara bagian. Dikutip dari Wall Street Journal, Garda Nasional (militer negara bagian) telah dikerahkan di 28 negara bagian dan Washington, D.C. dengan jumlah prajurit mencapai 20.400 orang. Walaupun demikian, pasar keuangan masih bergerak positif, seiring dengan stimulus Bank Sentral AS dan mulai dibukanya kembali kegiatan ekonomi.

     

    Kinerja manufaktur dalam negeri tercatat masih lemah. Terakhir, data Purchasing Managers’ Index (PMI) yang dirilis oleh Markit menunjukkan angka 28,6, jauh di bawah batas angka normal 50. Dikutip dari Kontan, Kepala Ekonom IHSMarkit Bernard Aw mengatakan, pelaku industri masih mengurangi pembelian bahan baku dan kegiatan produksi, sementara persediaan masih tercatat naik. Pihaknya memperkirakan, pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2020 ini akan lebih rendah daripada triwulan I-2020. Dalam kesempatan terpisah, Ekonom Senior Bank Dunia untuk Indonesia Ralph van Doorn mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2020 akan mencapai 0%.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

     

    Regards,

     

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Your Lifelong Investment Partner

     

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-3-Juni-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 2 Juni 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di AS ditutup menguat tadi malam meski AS sedang mengalami protes sipil yang signifikan di berbagai negara bagian setelah kematian George Floyd saat di tahanan polisi Minneapolis. Secara historis, pasar cenderung tetap kuat melewati sebagian besar kerusuhan sipil di AS. Dow Jones ditutup menguat 0,36%, S&P500 menguat 0,38%, Nasdaq menguat 0,66%.

     

    Di Eropa, indeks Europe Stoxx600 ditutup menguat 1,1%. IHSG pada hari Jumat ditutup menguat 0,79% ke level 4753,6.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di level 14.610 atau menguat 0,7% pada Jumat. Minyak Brent tadi malam menguat 1,3% ke 38,3.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak menguat hari ini. Meski Dow dan S&P Futures terlihat melemah, Nikkei terlihat menguat 0,8% dan Kospi terlihat menguat 0,5%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Aktivitas manufaktur zona Eropa mulai terlihat membaik. Indeks Manajer Pembelian Manufaktur (PMI) IHS Markit pulih sedikit bulan lalu. Indeks ini naik menjadi 39,4 pada Mei dari 33,4 di April, meski masih jauh dari level 50 yang memisahkan pertumbuhan dari kontraksi. Peningkatan sebagian hanya mencerminkan perbandingan terhadap penurunan tajam pada bulan April, tetapi juga disebabkan oleh perusahaan-perusahaan yang memulai kembali bisnis mereka karena pembatasan yang telah dikurangi.

     

    Perusahaan biotek Moderna telah memberikan dosis pertama pada 600 sukarelawan dalam tahap pengujian berikutnya untuk vaksinnya terhadap virus Covid-19. Perusahaan pada hari Jumat mengatakan bahwa mereka memberikan vaksin kepada orang-orang di masing-masing dua kelompok yang akan diuji – orang dewasa di bawah 55 dan mereka yang lebih tua. Moderna berharap dapat meminta persetujuan dari Administrasi Makanan dan Obat AS tahun depan.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

      

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-2-Juni-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 29 Mei 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat melemah kemarin seiring dengan ketegangan baru antara AS dan Tiongkok. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat turun masing-masing sebesar  0,6%, 0,2%, dan 0,5%.

     

    Sementara itu, indeks di Eropa tercatat naik. Euro Stoxx 600 menguat 1,6% dan FTSE 100 naik 1,2%. Kemarin, IHSG ditutup menguat 1,8%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih bertahan di bawah Rp15.000, pagi ini diperdagangkan pada level Rp14.750. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat masing-masing turun 1,2% dan  0,8%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak cenderung turun hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 tercatat turun 0,3% dan Kospi melemah 0,3%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat naik dengan Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq turun masing-masing 0,6%, 0,5%, dan 0,4%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Kongres Rakyat Nasional Tiongkok menyetujui undang-undang keamanan baru untuk Hong Kong yang dipandang lebih represif dan melanggar kebijakan “satu negara, dua sistem” yang telah berlaku sejak Hong Kong diserahkan kembali oleh Britania Raya pada 1997. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyatakan bahwa undang-undang baru ini menyebabkan hilangnya keistimewaan Hong Kong secara politik, sehingga akan ada konsekuensi terkait hubungan dagang antara AS dan Hong Kong. Hari ini, Presiden AS Donald Trump direncanakan akan mengadakan konferensi pers menyangkut hal ini.

     

    Kebijakan kelaziman baru (new normal) sedang dirinci oleh pemerintah. Terakhir, salah satu ide pengaturan new normal di sekolah yakni menghilangkan jam istirahat dan mengurangi jam belajar hanya menjadi 4 jam saja. Ide tersebut merupakan rekomendasi yang diusulkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dalam perumusan protokol new normal di sekolah. Dikutip dari Kontan,  Asisten Deputi Perlindungan Anak dalam Situasi Darurat dan Pornografi Kemen PPPA Ciput Eka Purwianti mengatakan, hal tersebut bertujuan mencegah kepadatan anak-anak saat masuk dan keluar sekolah secara bersamaan. Rekomendasi lainnya yakni jam masuk dan pulang antar kelas yang diberlakukan berbeda supaya anak-anak tidak berkerumun saat tiba di gerbang sekolah serta saat akan pulang. 

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    Regards,

     

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Your Lifelong Investment Partner

     

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-29-Mei-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 28 Mei 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di AS ditutup menguat tadi malam seiring perhatian investor pada pembukaan kembali di seluruh negeri, dan kemungkinan bahwa pemerintah AS sedang mempertimbangkan insentif untuk membuat warga kembali bekerja. Dow Jones ditutup menguat 2,1%, S&P500 menguat 1,5%, Nasdaq menguat 0,8%.

     

    Di Eropa, indeks Europe Stoxx600 ditutup menguat 0,2%, dengan perhatian investor pada kemungkinan adanya paket stimulus fiskal 750 miliar euro ($ 823 miliar) dari Uni Eropa. IHSG ditutup menguat 0,3% dipimpin sektor industri dasar.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di level 14.710 atau menguat 0,3%. Minyak Brent menguat berada di level 34,7 atau menurun 4,1%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak menguat hari ini. Dow dan S&P Futures terlihat menguat 0,6% dan 0,3%. Nikkei dan Kospi terlihat menguat 1,2% dan 0,8%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Optimisme tumbuh akan fase keluar atau transisi dari masa lockdown di seluruh dunia, terutama di AS dan Eropa, karena banyak negara terus mengurangi pembatasan sosial. Sementara prospek paket stimulus fiskal 750 miliar euro ($ 823 miliar) dari Uni Eropa juga meningkatkan sentimen.

     

    Perhatian pasar juga tertuju pada tanda-tanda yang bisa didapatkan dari Tiongkok tentang keadaan ekonomi setelah masa lockdown. Perekonomian Tiongkok pada bulan Mei mulai keluar dari keterpurukan yang dipicu oleh pandemi. Menurut survey Standard Chartered, bisnis kecil di Tiongkok mengalami kebangkitan kepercayaan diri di bulan Mei, dengan produksi dan pesanan baru yang mulai meningkat.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

     

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-28-Mei-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 27 Mei 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat menguat kemarin. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat naik masing-masing sebesar  2,2%, 1,2%, dan 0,2%.

     

    Sementara itu, indeks di Eropa juga tercatat naik. Euro Stoxx 600 menguat 1,1% dan FTSE 100 naik 1,2%. Kemarin, IHSG ditutup menguat 1,8%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih bertahan di bawah Rp15.000, pagi ini diperdagangkan pada level Rp14.750. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat masing-masing turun 0.9% dan  0,5%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak cenderung mixed hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 tercatat turun 0,35% dan  Kospi melemah 0,3%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat naik dengan Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik masing-masing 0,2%, 0,2%, dan 0,3%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Komisi Eropa akan mengumumkan paket stimulus terbaru untuk Uni Eropa, setelah sebelumnya pemerintah Perancis dan Jerman mengusulkan penerbitan obligasi bersama Eropa untuk pemulihan ekonomi. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen direncanakan akan menyampaikan paparannya di hadapan negara-negara anggota Uni Eropa hari ini. Jerman dan Perancis mengusulkan penerbitan obligasi khusus sejumlah 500 miliar euro yang penggunaannya akan dipusatkan dalam wadah anggaran bersama Eropa, diperuntukkan bagi sektor-sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19.

     

    Pemerintah mempersiapkan pelonggaran PSBB dalam masa kelaziman baru (new normal). Dikutip dari Kompas, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers BNPB, Selasa (26/5/2020) mengatakan, Salah satu aspek yang diukur bagi daerah untuk dapat menerapkan aktivitas sosial ekonomi pada era kenormalan baru ( new normal) adalah surveilans kesehatan masyarakat. Salah satu indikator yang menunjukkan baiknya surveilans kesehatan masyarakat yakni jumlah pemeriksaan spesimen Covid-19 yang meningkat dan diikuti dengan berkurangnya kasus positif Covid-19. Aspek berikutnya yakni pelayanan kesehatan. Indikatornya antara lain, jumlah ketersediaan tempat tidur untuk kasus positif baru di rumah sakit, alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis di rumah sakit, serta ventilator.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

     

    Regards,

     

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Your Lifelong Investment Partner

     

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-27-Mei-2020.pdf