Samuel Aset Manajemen

Category: Ulasan Ekonomi

Ulasan Ekonomi

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 16 Maret 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar saham global bergerak variatif pada Senin (15/3). Dow naik 174,82 poin atau 0,53% menjadi 32.953,46, begitupun S&P 500 yang naik 0,65% menjadi 3.968,94. Nasdaq Composite juga naik sebesar 1,05% 13.459,71. Dari Eropa, FTSE tercatat turun 11,17 poin atau 0,17% menjadi 6.749,70. Sedangkan dari Asia Nikkei 225 naik sebesar 0,17% sedangkan Kospi turun sebesar 0,28% menjadi 29.766,97 dan 3.045,71. 

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.405,. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dibuka turun 0,03% sedangkan Brent naik 0,10%. Hari ini Nikkei 225 dibuka menguat 0,09% dan Kospi naik 0,40%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq kompak melemah masing-masing sebesar 0,18%, 0,13%, dan 0,11%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Produksi industri dan penjualan ritel Tiongkok melonjak dalam dua bulan pertama tahun ini, data resmi menunjukkan pada Senin (15/3). Hasil tersebut menggarisbawahi pemulihan negara itu dari dampak pandemi virus corona Covid-19. Produksi industri Tiongkok melonjak 35,1% pada periode tersebut. Ini merupakan kenaikan terbesar dalam beberapa dekade. Sementara itu penjualan ritel melampaui ekspektasi dengan pertumbuhan 33,8%. (Investor Daily)

     

    Negara-negara terbesar di Eropa, termasuk Jerman dan Prancis, menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca Covid-19 di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang kemungkinan efek samping dari dua gelombang pertama. Italia, Spanyol, Belanda, Irlandia dan Portugal juga menangguhkan penggunaan vaksin tersebut. Langkah ini berbeda untuk beberapa negara yang sebelumnya mengatakan penyuntikan harus dilanjutkan sementara masalah itu diselidiki. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah membela vaksin tersebut dan European Medicines Agency mengatakan manfaatnya terus melebihi risikonya. (Bloomberg)

     

    Neraca perdagangan Indonesia kembali mencetak surplus pada bulan Februari 2021. BPS mencatat, surplus neraca dagang pada Februari lalu sebesar US$ 2 miliar. Baik ekspor maupun impor pada bulan Februari tercatat tumbuh positif dibandingkan Februari 2020. Ekspor Februari 2021 naik 8,56% YoY, sementara impor tumbuh 14,86% YoY. (Kontan)

     

    Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir Januari 2021 tercatat sebesar US$ 420,7 miliar atau setara Rp 5.889 triliun (kurs Rp 14.000), meningkat 2,6% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya (yoy). Peningkatan utang LN akhir Januari ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 3,4% (yoy). (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—16–Maret-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Snin 15 Maret 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar saham global bergerak variatif pada Jumat (12/3). Dow naik 293,05 poin atau 0,90% menjadi 32.778,64, begitupun S&P 500 yang naik 0,10% menjadi 3.943,34. Sedangkan Nasdaq Composite turun sebesar 0,59% 13.319,87. Dari Eropa, FTSE tercatat naik 24,51 poin atau 0,36% menjadi 6.761,47 sedangkan Stoxx600 turun 1,09 poin atau 0,26% menjadi 423,08. Sedangkan dari Asia Nikkei 225 dan Kospi kompak naik sebesar 1,73% dan 1,35% pada perdagangan Jumat menjadi 29.717,83 dan 3.054,39. 

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.385,. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dibuka naik 0,49% dan Brent juga naik 0,40%. Hari ini Nikkei 225 dibuka menguat 0,16% sedangkan Kospi turun 0,14%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq kompak menguat masing-masing sebesar 0,34%, 0,24%, dan 0,25%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Diam-diam, pemerintah akan menurunkan ambang batas (threshold) omzet pengusaha kena pajak (PKP). Sejak tahun 2014 hingga kini, Batasan omzet PKP ditetapkan Rp 4,8 miliar per tahun. Sebelumnya, Batasan omzet PKP adalah Rp 600 juta per tahun. Dalam rapat tertutup dengan Komisi XI DPR, Rabu (10/3) pekan lalu, kabarnya Kementerian Keuangan sudah memaparkan rencana untuk menurunkan batas omzet PKP tersebut, demi mengejar target penerimaan pajak. Ada sejumlah alas an yang diajukan Kemenkeu untuk menurunkan batas omzet PKP itu. Pertama, threshold PPN Indonesia termasuk yang tertinggi di dunia. Kedua, tingginya threshold tersebut menyebabkan banyak usaha tidak bayar pajak. Ketiga, simulasi beberapa scenario penurunan threshold menunjukkan potensi peningkatan penerimaan pjaak dan dampaknya terhadap indicator makro seperti inflasi dan pertumbuhan ekonomi. (Kontan)

     

    Tiongkok menuduh Inggris menyebar fitnah tidak berdasar setelah pemerintah Inggris mengatakan tindakan keras Beijing terhadap perbedaan pendapat di Hong Kong tidak sesuai dengan perjanjian sehingga menjadikan kota itu kembali pada kendali Tiongkok. Tiongkok mengatakan bahwa Inggris tidak memiliki hak pengawasan atau kedaulatan atas Hong Kong. (Bloomberg)

     

    Tiongkok akan segera melaporkan pertumbuhan ekonomi dalam dua bulan pertama tahun ini, dengan angka yang sebagian besar terdistorsi oleh perbandingan dari tahun lalu ketika negara itu adalah yang pertama di dunia yang melakukan lockdown. Pertumbuhan sejauh ini telah didorong oleh ledakan ekspor dan industri, dengan belanja konsumen yang lambat meningkat. Dengan pandemi yang kini dapat dikendalikan di dalam negeri dan sebagian besar ekonomi dibuka kembali, perbandingan dengan tahun lalu membuat sulit untuk menilai momentum pemulihan yang sebenarnya, terutama bagi konsumen. (Bloomberg)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—15–Maret-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 12 Maret 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar saham global bergerak menguat pada Kamis (11/3). Dow naik 188,57 poin atau 0,58% menjadi 32.485,59, begitupun S&P 500 dan Nasdaq Composite yang menguat masing-masing sebesar 1,04% dan 2,52% menjadi 3.939,34 dan 13.398,67. Dari Eropa, bursa juga kompak mengalami kenaikan, FTSE tercatat naik 0,17% menjadi 6.736,96 diikuti Stoxx600 yang juga naik 0,49% menjadi 424,17.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.405,. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dibuka turun 0,12% sedangkan Brent naik 2,39%. Hari ini Nikkei 225 dibuka menguat 0,36% dan Kospi naik 1,16%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq kompak menguat masing-masing sebesar 0,17%, 0,15%, dan 0,22%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Presiden Joe Biden menandatangani stimulus pandemi senilai US$ 1,9 triliun menjadi undang-undang, lebih cepat dari jadwal sehingga ia dapat mempromosikan manfaat undang-undang baru tersebut dalam pidato peringatan satu tahun pandemi dari WHO. Dia berencana untuk mengumumkan bahwa dia akan mengarahkan negara bagian untuk memastikan semua orang dewasa di AS memenuhi syarat untuk vaksin virus corona paling lambat 1 Mei. Orang Amerika dapat mengharapkan pemeriksaan stimulus mereka tiba paling cepat akhir pekan. (Bloomberg)

     

    Bank Sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) mengatakan siap mempercepat pencetakan uang guna mengendalikan biaya-biaya pinjaman di zona euro. Langkah ini membuat pasar skeptis atas tekad ECB untuk meletakkan landasan bagi pemulihan ekonomi yang solid. Di samping itu, kekhawatiran soal kenaikan imbal hasil (yields) obligasi dapat menggagalkan pemulihan di 19 negara dalam blok mata uang euro. ECB menyampaikan akan menggunakan anggaran sebesar 1,85 triliun euro untuk Program Pembelian Darurat Pandemi atau Pandemic Emergency Purchase Programme (PEPP) selama beberapa bulan mendatang demi menghentikan kenaikan pembiayaan utang yang tidak beralasan. (Investor Daily)

     

    Industri perbankan akan memiliki mandor baru. Calon pengawas baru industri perbankan itu tertuang dalam RUU tentang Reformasi Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. Berdasarkan draf RUU tersebut, akan terdapat pengawasan terhadap bank bermasalah. Disebutkan bahwa pemerintah ditugaskan membentuk Forum Pengawasan Perbankan Terpadu yang merupakan wadah penyelarasan dan sinergi pelaksanaan tugas dan wewenang OJK, BI dan LPS. (Kontan)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—12–Maret-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 10 Maret 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar saham global bergerak menguat pada Selasa (9/3). Dow naik 30,30 poin atau 0,10% menjadi 31.832,74, begitupun S&P 500 dan Nasdaq Composite yang menguat masing-masing sebesar 1,42% dan 3,69% menjadi 3.875,44 dan 13.073,83. Dari Eropa, bursa juga kompak mengalami kenaikan, FTSE tercatat naik 0,17% menjadi 6.730,34 diikuti Stoxx600 yang juga naik 0,76% menjadi 420,41.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.400, melemah. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dibuka turun 0,16% sedangkan Brent naik 0,19%. Hari ini Nikkei 225 dibuka menguat 0,22% dan Kospi naik 1,04%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones dan S&P 500 melemah 0,0% dan 0,04%, sedangkan Nasdaq menguat 0,01%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    BioNTech dapat memiliki kapasitas membuat 3 miliar dosis vaksin Covid-19 dengan mitra A.S. Pfizer tahun depan, kata kepala eksekutif perusahaan. Baik AS dan Eropa telah berupaya untuk mempercepat pengiriman vaksin tahun ini karena varian virus baru yang lebih agresif menyebar. Pfizer dan BioNTech telah berkomitmen untuk membuat 2 miliar dosis vaksin dua suntikan mereka tahun ini, yang baru-baru ini menunjukkan kemampuan tinggi untuk menetralkan jenis virus korona yang pertama kali terdeteksi di Brasil, Inggris, dan Afrika Selatan. (Bloomberg)

     

    Kementerian luar negeri China memanggil duta besar Inggris, meningkatkan perselisihan antar kedua negara mengenai kebebasan pers. Disebutkan bahwa Duta Besar Caroline Wilson telah memposting artikel publik di layanan pesan WeChat yang mengeluhkan sanksi terhadap media asing. Ketegangan antar negara telah meningkat terkait penanganan pandemi China, dan karena pemerintah Boris Johnson menawarkan warga Hong Kong jalan menuju kewarganegaraan Inggris setelah Beijing memberlakukan undang-undang keamanan nasional tahun lalu di bekas koloni Inggris itu. (Bloomberg)

     

    Pemerintah Tiongkok mengatakan siap memperkuat kerja sama dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara atau Asean dalam kerangka Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP). Tiongkok baru saja meratifikasi perjanjian perdagangan bebas terbesar di dunia tersebut. Sebagai catatan, RCEP ditandatangani pada pertengahan November 2020 oleh 10 negara anggota Asean dan Tiongkok, Jepang, Republik Korea, Australia, dan Selandia Baru. (Investor Daily)

     

    BKPM memperkirakan pada kuartal I-2021 ini realisasi investasi di Indonesia bisa mencapai Rp 210 triliun. Proyeksi realisasi ini berarti sekitar 23,4% dari target sepanjang tahun ini yakni Rp 900 triliun. Sebagai catatan, target 2021 ini naik 8m18% dari realisasi investasi 2020 yakni Rp 826,3 triliun. (Kontan)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—10–Maret-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 9 Maret 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar saham global bergerak variatif pada Senin (8/3). Dow naik 306,14 poin atau 0,97% menjadi 31.802,44, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq Composite melemah masing-masing sebesar 0,54% dan 2,41% menjadi 3.821,35 dan 12.609,16. Sedangkan dari Eropa, bursa kompak mengalami kenaikan, FTSE tercatat naik 1,34% menjadi 6.719,13 diikuti Stoxx600 yang juga naik 2,10% menjadi 417,25.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.360, melemah. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dibuka turun 0,26% sedangkan Brent naik 0,15%. Hari ini Nikkei 225 dibuka menguat 0,15% sedangkan Kospi turun 0,10%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq menguat masing-masing 0,48%, 0,51%, dan 0,64%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    AS dan Tiongkok sedang mengejar kebijakan ekonomi yang berbeda setelah resesi virus korona. Salah satu kesimpulan dari Kongres Rakyat Nasional tahunan yang sedang berlangsung di Beijing adalah tujuan pertumbuhan konservatif, dengan target defisit fiskal yang lebih ketat dan pengaturan moneter yang terkendali. Ini sangat kontras dengan Washington, di mana Presiden Joe Biden sedang mempersiapkan paket fiskal besar kedua setelah dia mendapat persetujuan akhir untuk stimulus $ 1,9 triliunnya. Perbedaan kebijakan yang semakin melebar menekan nilai tukar dan berpotensi membentuk kembali arus modal global. (Bloomberg)

     

    Menteri Keuangan AS Janet Yellen menepis kekhawatiran bahwa bantuan pandemi senilai $ 1,9 triliun dari Presiden Joe Biden akan menyebabkan masalah inflasi, karena ia berupaya mendorong pemulihan lebih dalam ke pasar tenaga kerja AS untuk mengatasi kesenjangan ekonomi yang sudah berlangsung lama. Yellen menyebut dampak pada wanita dan minoritas dari Covid-19 “sangat tragis”. Dia berulang kali menolak kekhawatiran bahwa stimulus Biden berlebihan mengingat tanda-tanda pemulihan ekonomi (Bloomberg)

     

    Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia pada Februari 2021 mengindikasikan bahwa keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi membaik. Ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada periode survei yang sebesar 85,8, sedikit meningkat dari 84,9 pada Januari 2021. Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono mengatakan, keyakinan konsumen terpantau menguat pada responden dengan tingkat pengeluaran Rp 1-3 juta per bulan. (Investor Daily)

     

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan implementasi sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS) berbasis risiko ditargetkan sudah berjalan pada Juli 2021, sebagai strategi untuk memulihkan investasi di Tanah Air. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—9-Maret-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 8 Maret 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar saham global bergerak variatif pada Jumat (5/3). Dow naik 572,16 poin atau 1,85% menjadi 31.496,30, begitupun S&P 500 dan Nasdaq Composite yang naik masing-masing sebesar 1,95% dan 1,55% menjadi 3.841,94 dan 12.920,15. Hal yang berbeda terjadi di Eropa, FTSE tercatat turun 0,31% menjadi 6.630,52 diikuti Stoxx600 yang juga turun 0,78% menjadi 408,68.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.300, melemah. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dibuka naik 1,69% begitupun Brent naik 1,27%. Hari ini Nikkei 225 dibuka menguat 0,83% begitupun Kospi naik 0,28%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones dan S&P 500 menguat masing-masing 0,23% dan 0,07%, sedangkan Nasdaq melemah 0,39%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Senat Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (6/3) mengesahkan paket stimulus Covid-19 senilai US$ 1,9 triliun. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS yang dikuasai kubu Demokrat bergerak cepat dan menjadwalkan Selasa (9/3) sebagai hari pemungutan suara untuk pengesahan rancangan undang-undang (RUU) tersebut. Lalu akan diserahkan kepada Presiden Joe Biden untuk ditandatangani dan sebagai UU, sebelum batas waktu 14 Maret 2021 untuk memperpanjang program-program bantuan terkait penanganan dampak pandemi Covid-19. (Investor Daily)

     

    Seorang diplomat Tiongkok mendesak AS untuk berhenti ikut campur terkait urusan Beijing terkait Taiwan. Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi mengatkaan pada jumpa pers tahunannya pada hari Minggu bahwa tidak ada ruang untuk kompromi atau konsesi dalam klaim Beijing atas kedaulatan atas Taiwan. (Bloomberg)

     

    Bank Indonesia (BI) memperkirakan cadangan devisa (cadev) pada akhir 2021 bisa lebih dari US$ 143 miliar atau setara dengan Rp 2.002 triliun (kurs Rp 14.000/US$). Ini cukup tinggi dibandingkan dengan posisi sekarang sebesar US$ 138,8 miliar atau Rp 1.943 triliun. Hal ini diungkapkan oleh Haryadi Ramelan, Kepala Departemen Pengelolaan Devisa, sebagai Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI. (CNBC Indonesia)

     

    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta agar penurunan suku bunga kredit perbankan tidak hanya dilakukan oleh bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara). Ia meminta, langkah serupa juga dilakukan oleh bank-bank swasta. Di sisi lain, Erick juga meminta OJK untuk mengajak bank-bank swasta melakukan restrukturisasi kredit sehingga dampaknya terhadap perekonomian menjadi lebih besar. Sebagai tambahan informasi, Bank Indonesia (BI) pada Februari 2021 lalu kembali menurunkan suku bunga acuan BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) menjadi 3,5%. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—8-Maret-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 5 Maret 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar saham global bergerak melemah pada Kamis (4/3). Dow turun 345,95 poin atau 1,11% menjadi 30.924,14, begitupun S&P 500 dan Nasdaq Composite yang turun masing-masing sebesar 1,34% dan 2,11% menjadi 3.768,47 dan 12.723,47. Hal yang sama terjadi di Eropa, FTSE tercatat turun 0,37% menjadi 6.650,88 diikuti Stoxx600 yang juga turun 1,51% menjadi 411,91.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.265. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dibuka naik 0,22% sedangkan Brent naik 4,53%. Hari ini Nikkei 225 dibuka melemah 1,16% begitupun Kospi turun 1,43%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq melemah masing-masing sebesar 0,39%, 0,47% dan 0,62%

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Program vaksinasi Covid-19 di negara-negara yang sudah banyak stok vaksinnya mulai berjalan lebih lancar. Hambatan produksi di awal-awal sudah hilang. Karantina-karantina dan pembatasan-pembatasan terkait pandemi tersebut pelan-pelan akan dicabut. Ekonomi segera menggeliat lagi, pemulihan diharapkan mengikuti. Tapi kabar yang seharusnya positif ini belakangan membuat para investor ketakutan, karena derap langkah konsumen untuk membelanjakan uang-uangnya dikhawatirkan memicu kenaikan inflasi. (Investor Daily)

     

    Tekanan penerimaan pajak mencuatkan kabar bahwa pemerintah akan kembali menggelar program pengampunan pajak alias tax amnesty, seperti yang pernah dijalankan 2019 kembali berhembus. Dikabarkan rencana ini sedang dalam topik pembeciaraan serius antara beberapa menteri di bidang ekonomi dengan petinggi-petinggi DPR RI. Seperti yang diketahui, realisasi penerimaan pajak tahun 2020 tercatat shortfall Rp 128,8 triliun. (Kontan)

     

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berkomitmen untuk mempercepat akselerasi realisasi anggaran program pemulihan ekonomi nasional (PEN), termasuk pemberian sejumlah insentif. Ini dilakukan ini sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal I-2021. Upaya kedua untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal I-2021 adalah percepatan penganggaran dan realisasi Bantuan Produktif Usaha MIkro (BPUM) yang ditargetkan tersalur pada Maret 2021. Ketiga, program padat karya kementerian/lembaga (K/L) pada Kementerian PUPR, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan Kementerian Perhubungan. Keempat, insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) kendaraan bermotor atau PPnBM DTP, dan PPN perumahan yang mulai diberlakukan pada Maret 2021 yang diharapkan dapat mendorong daya beli masyarakat kelas menengah. Kelima, percepatan program vaksinasi tahap kedua untuk menciptakan kepercayaan pada masyarakat. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—5-Maret-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 4 Maret 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar saham global bergerak variatif pada Rabu (3/3). Dow turun 121,43 poin atau 0,39% menjadi 31.270,09, begitupun S&P 500 dan Nasdaq Composite yang turun masing-masing sebesar 1,31% dan 2,70% menjadi 3.819,72 dan 12.997,75. Hal berbeda dari Eropa, FTSE tercatat naik 0,93% menjadi 6.675,47 diikuti Stoxx600 yang naik tipis 0,05% menjadi 413,42.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.245, menguat. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dibuka turun 0,20% sedangkan Brent naik tipis 0,08%. Hari ini Nikkei 225 dibuka melemah 1,12% begitupun Kospi turun 0,93%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq melemah masing-masing sebesar 0,08%, 0,23% dan 0,38%

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Tiongkok memulai pertemuan politik terbesar tahun ini pada hari Jumat, menyusun rencana yang dapat mendorong ekonomi menjadi yang terbesar di dunia dekade ini. Setelah berusaha keluar dari pandemi tahun lalu, pembuat kebijakan harus merekayasa jalan keluar dari stimulus moneter dan fiskal yang memicu pemulihan, tanpa mengganggu pertumbuhan dan membuat takut investor yang sudah waspada terhadap default perusahaan. Target pertumbuhan, fokus pada teknologi, dan perombakan aturan pemilihan umum Hong Kong merupakan hal yang sedang ditekankan. Inilah yang harus diperhatikan dalam pertemuan selama seminggu. (Bloomberg)

     

    Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan sejumlah proyek pembangunan sektor transportasi yang berpotensi dikerjasamakan dengan Lembaga Pengelola Investasi (Indonesia Investment Authority/INA). BUMN sektor infrastruktur PT Jasa Marga Tbk juga tengah mematangkan divestasi sejumlah tolnya. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, sejumlah proyek yang disiapkan Kemenhub antara lain pembangunan jalur kereta api (KA) loopline di Jakarta; light rail transit (LRT) maupun mass rapid transit (MRT) di beberapa kota seperti Bali, Medan, Bandung, Makassar, dan Surabaya; serta bandara dan pelabuhan di sejumlah daerah. (Investor Daily)

     

    Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan memperketat pengaturan dan pengawasan proses penambahan penyertaan modal negara (PMN) kepada BUMN dan perseroan terbatas (PT). Hal ini untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi serta meningkatkan tata kelola di perusahaan pelat merah. Jika mengacu Pasal 2 Permen BUMN tersebut, penambahan PMN ke dalam suatu BUMN dan perseroan terbatas dilakukan dalam rangka per tama, memperbaiki struktur permodalan BUMN dan perseroan terbatas dan/atau meningkatkan kapasitas usaha BUMN dan perseroan terbatas. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—4-Maret-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 3 Maret 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar saham global bergerak variatif pada Selasa (2/3). Dow turun 143,99 poin atau 0,46% menjadi 31.391,52, begitupun S&P 500 dan Nasdaq Composite yang turun masing-masing sebesar 0,81% dan 1,69% menjadi 3.870,29 dan 13.358,79. Hal berbeda dari Eropa, FTSE tercatat naik 0,38% menjadi 6.613,75 diikuti Stoxx600 yang juga naik 0,19% menjadi 413,23.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.325,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dibuka turun 0,55% sedangkan Brent naik 0,27%. Hari ini Nikkei 225 dibuka menguat 0,28% sedangkan Kospi naik 0,12%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq menguat masing-masing sebesar 0,24%, 0,26% dan 0,36%

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir akan menerbitkan peraturan Menteri (permen) mengenai tata cara pengelolaan dan restrukturisasi Penyertaan Modal Negara (PMN), pekan ini. Perubahan yang dilakukan antara lain membuat dua kategori PMN yakni untuk penugasan dan aksi korporasi, guna meningkatkan transparansi dan menghindari tumpang tindih kegiatan. Selain itu, proyek yang didapatkan oleh BUMN tidak lagi berdasarkan project base namun business base. (Investor Daily)

     

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati kembali memberikan relaksasi kali ini pembebasan pajak penghasilan (PPh) atas dividen yang diterima wajib pajak melalui regulasi turunan dari UU Cipta Kerja yang telah efektif berlaku per 17 Februari 2021. Adapun pengecualian dari objek PPh berlaku untuk dividen yang berasal dari dalam negeri yang diterima oleh wajib pajak orang pribadi dan badan. Selain itu, juga dividen yang berasal dari luar negeri yang diterima oleh wajib pajak. Untuk mendapatkan insentif tersebut, para investor yang merupakan wajib pajak itu, wajib menanamkan modalnya kembali sebanyak 30% dari dividen yang didapat ke dalam instrumen investasi. (CNBC)

     

    Australia akan tetap menutup perbatasan setidaknya selama tiga bulan lagi, karena pemerintah menganggap situasi Covid-19 di luar negeri sebagai risiko kesehatan masyarakat. Sementara itu, Presiden AS Joe Biden mengatakan akan ada cukup vaksin untuk setiap orang dewasa Amerika pada akhir Mei. (Bloomberg)

     

    Regulator perbankan utama Tiongkok pada hari Selasa memperingatkan investor bahwa ada kebutuhan untuk mengurangi jumlah utang atau bubble bisa pecah. Saham terbesar Tiongkok telah kehilangan lebih dari US$ 100 miliar dalam 9 hari. Bank sentral di seluruh dunia menghadapi tantangan bagaimana dan kapan harus mundur dari langkah-langkah stimulus yang telah digunakan untuk mendukung pemulihan ekonomi di tengah pandemi sebagai respon pecahnya bubble. (Bloomberg)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—3-Maret-2021.pdf