Samuel Aset Manajemen

Category: Ulasan Ekonomi

Ulasan Ekonomi

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Jumat 13 Agustus 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat ditutup menguat pada hari perdagangan Kamis (12/8/2021) kemarin. Indeks Dow Jones tercatat mengalami kenaikan sebesar 0.04% bersamaan dengan S&P 500 yang juga menguat sebesar 0.3% sedangkan NASDAQ menguat sebesar 0.35%.

     

    Dari Eropa, indeks acuan tercatat bergerak mixed dengan Euro Stoxx tercatat menguat sebesar 0.11% sedangkan FTSE terkoreksi 0.37%. Sementara itu, dari dalam negeri IHSG tercatat menguat sebesar 0.84% pada hari Kamis (12/8/2021).

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat melemah pada level Rp 14.382. Dari komoditas, minyak WTI tercatat terkoreksi sebesar 0.38% dan diperdagangkan di level US$ 68.83 per barel. Sedangkan minyak Brent tercatat terakhir diperdagangkan pada level US$ 71.31 per barel.

     

    Indeks acuan Asia tercatat mixed pada perdagangan pagi hari ini dengan indeks KOSPI dibuka melemah 0.22% bersamaan dengan NIKKEI yang turut melemah sebesar 0.04% sedangkan indeks Australia ASX 200 mengalami penguatan sebesar 0.09%. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat kembali terkoreksi dengan Dow Jones, S&P, dan Nasdaq masing-masing melemah tipis sebesar 0.01%, 0.05% dan 0.07%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Investor di China memiliki alasan lebih lanjut untuk berhati-hati setelah Beijing merilis rencana kerja lima tahun yang mencakup kerangka kerja dan undang-undang pengawasan menyeluruh. Sektor yang dianggap bersinggungan dengan kepentingan nasional dapat dibidik oleh pemerintah. Para ahli strategi mengatakan target yang akan datang dapat mencakup apa pun yang bertentangan dengan prioritas Beijing untuk meningkatkan kesetaraan, mengurangi kesenjangan kekayaan, dan mendorong orang untuk memulai keluarga.Beberapa sektor yang menurut para analis bisa berisiko antara lain, perusahaan kecantikan, hewan peliharaan, dan logistik. (Bisnis)

     

    Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Tercatat lebih dari 65 juta UMKM yang telah beroperasi dan mampu membuka lapangan kerja baru serta menggerakkan roda ekonomi bangsa. Namun dari sekian banyaknya jumlah UMKM tersebut, baru 14% dari total ekspor Indonesia yang merupakan porsi ekspor produk UMKM. Direktur Eksekutif LPEI Daniel James Rompas mengatakan bahwa LPEI sampai tanggal 30 Juni 2021 telah menyalurkan pembiayaan ekspor sebesar Rp 90,2 triliun yang termasuk di dalamnya untuk sektor UMKM sebesar Rp 14,5 triliun. (Kontan)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—13-Agustus-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Selasa 10 Agustus 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat ditutup mixed pada hari perdagangan Senin (9/8/2021) kemarin. Indeks Dow Jones melemah sebesar 0.30% bersamaan dengan S&P 500 yang juga melemah sebesar 0.09% sedangkan NASDAQ terapresiasi sebesar 0.16%.

     

    Dari Eropa, Euro Stoxx tercatat menguat sebesar 0.15%, diikuti FTSE yang menguat 0.13%. Dari dalam negeri, IHSG tercatat melemah sebesar 1.22% pada perdagangan Senin (9/8/2021).

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat pada level Rp 14.394. Dari komoditas, minyak WTI menguat 0,29% menjadi US$ 66,67 per barel sedangkan Brent melemah tipis sebesar 0,01% menjadi US$ 69,03 per barel. 

     

    Indeks acuan Asia tercatat mixed pada perdagangan pagi hari ini dengan indeks KOSPI melemah sebesar 0.68% dengan Nikkei 225 menguat 0,21%. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat terkoreksi dengan Dow Jones, S&P, dan Nasdaq masing-masing melemah sebesar 0.19%, 0.18% dan 0.18%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Komitmen kuat China untuk memusnahkan Covid-19 berisiko membuat negara itu terisolasi selama beberapa tahun mendatang. Beijing telah menghukum lusinan pejabat karena gagal mengekang wabah baru-baru ini yang menyebabkan hampir 900 infeksi bergejala di seluruh negeri dalam waktu kurang dari sebulan. Dengan infeksi delta baru yang memicu pembatasan perjalanan di seluruh China, kapasitas maskapai turun 32% dalam satu minggu, terbesar sejak awal pandemi. Di tempat lain, gelombang delta kini telah melanda AS, dengan kasus dan rawat inap tertinggi sejak Februari. Dari Eropa, UE telah memutuskan untuk tidak memberlakukan kembali pembatasan pada pelancong dari AS. Sementara itu dari Indonesia, pemerintah berencana untuk secara bertahap melonggarkan pembatasan di beberapa kota, termasuk Jakarta, karena menetapkan peta jalan untuk hidup dengan virus. (Bloomberg)

     

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, pemerintah akan melakukan uji coba pembukaan pusat perbelanjaan atau mal secara bertahap pada perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 untuk Pulau Jawa dan Bali hingga 16 Agustus mendatang. Uji coba ini akan dilakukan di empat kota di Pulau Jawa. Luhut menyebutkan, empat kota yang akan diuji coba pembukaan mal secara bertahap itu adalah Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Semarang. Adapun ketentuan kapasitas pengunjung yang diperbolehkan adalah masksimal 25R dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—10-Agustus-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Senin 9 Agustus 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat ditutup mixed pada hari perdagangan Jumat (6/8/2021) kemarin. Indeks Dow Jones menguat sebesar 0.41% bersamaan dengan S&P 500 yang juga menguat sebesar 0.17% sedangkan NASDAQ terkoreksi sebesar 0.4%.

     

    Dari Eropa, indeks acuan tercatat kompak menguat. Euro Stoxx tercatat menguat tipis sebesar 0.01%, FTSE menguat 0.04%. Dari dalam negeri, IHSG tercatat melemah tipis sebesar 0.03% pada perdagangan Jumat (6/8/2021).

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat pada level Rp 14.352. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent masing-masing mengalami penurunan sebesar 1.96% dan 1.91% pada level US$ 66.94 dan US$ 69.33 per barel.

     

    Indeks acuan Asia tercatat mixed pada perdagangan pagi hari ini dengan indeks Shanghai dibuka melemah tipis sebesar 0.01%, indeks ASX 200 Australia menguat 0.27% sedangkan KOSPI melemah sebesar 0.27%. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat terkoreksi dengan Dow Jones, S&P, dan Nasdaq masing-masing melemah sebesar 0.19%, 0.28% dan 0.44%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Singapura mengeluarkan aturan penyesuaian untuk orang-orang yang sudah divaksin Covid-19 pada Jumat (6/8/2021), yang mulai berlaku pada Selasa (10/8/2021). Berbicara pada konferensi pers pada Jumat, Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung, yang merupakan ketua bersama gugus tugas Covid-19 Pemerintah, mengatakan bahwa Singapura akan memasuki fase baru, yang disebut “tahap persiapan” Dimulainya aturan baru pada 10 Agustus, sebagai bagian dari transisi di Singapura untuk hidup dengan endemik Covid-19. Pada saat itu, pemerintah Singapura mengharapkan 80 persen dari populasi sudah divaksin Covid-19. (Kompas)

     

    Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyampaikan bahwa APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) yang fleksibel menjadi kunci utama pemulihan ekonomi sehingga pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2021 naik sebesar 7,07% year on year (yoy). Capaian pertumbuhan ekonomi pada triwulan kedua ini menunjukkan keseimbangan antara gerak ekonomi masyarakat dan pandemi Covid-19. Peningkatan kegiatan ekonomi terlihat dari seluruh komponen yang mulai tumbuh positif, seperti konsumsi, investasi, ekspor dan impor. “Inilah hakikat pemulihan yaitu pemulihan artinya pertumbuhan ekonominya tidak hanya sekedar mengandalkan pemerintah, tetapi mengandalkan dunia usaha dan masyarakat,” kata Wamenkeu. (Kontan)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—9-Agustus-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Jumat 6 Agustus 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham global mayoritas mengalami kenaikan pada perdagangan Kamis (5/8). Dari Amerika Serikat, indeks Dow Jones tercatat menguat 0,78% bersamaan dengan S&P 500 sebesar 0,60% dan juga NASDAQ yang menguat 0,78%.

     

    Dari Eropa,  Euro Stoxx tercatat mengalami penguatan sebesar 0,37% sedangkan FTSE terdepresiasi sebesar 0,05%. Sementara dari dalam negeri, IHSG kembali melanjutkan penguatan sebesar 0,75% pada perdagangan Kamis (5/8) kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat berada pada level Rp 14.342,5. Dari komoditas, pagi ini harga minyak WTI melemah 0,22% begitupun Brent yang melemah sebesar 0,10%. Keduanya berada pada level masing-masing US$ 68,94 dan US$ 71,12.

     

    Dari benua Asia, indeks NIKKEI dibuka menguat tipis 0.08% sedangkan KOSPI dibuka melemah 0,16%.  Indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat mengalami pelemahan dengan Dow Jones futures melemah 0,15% begitupun S&P dan NASDAQ futures masing-masing melemah sebesar 0,10% dan 0,03%.

     

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Indonesia keluar dari resesi. Setelah terkontraksi selama empat kuartal berturut-turut, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal II-2021 mampu tumbuh 7,07% (year on year/yoy). Seluruh sektor menggeliat, tercermin pada PDB berdasar lapangan usaha yang seluruhnya tumbuh positif. Demikian pula PDB kuartal II-2021 berdasarkan pengeluaran, pertumbuhannya sangat impresif. Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,93% (yoy), konsumsi pemerintah melonjak 8,06%, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi meningkat 7,54%, ekspor melejit 31,78%, impor melonjak 31,22%, serta Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) tumbuh 4,12%. Konsumsi rumah tangga dan investasi menjadi pilar utama dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 84,93%. (Investor Daily)

     

    Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat, realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 2 Agustus lalu mencapai Rp 148,08 triliun. Realisasi ini setara dengan 58,53% target awal tahun ini yakni Rp 253 triliun atau 51,96% dari perubahan target 2021 yang sebesar Rp 285 triliun. (Investor Daily)

     

    Upaya China menghentikan impor nanas dari Taiwan secara mendadak lima bulan lalu dipandang sebagai upaya untuk melemahkan posisi Presiden Tsai Ing-wen dengan konstituen politik. Tetapi data perdagangan baru menunjukkan langkah tersebut kini menjadi bumerang, karena pembeli Jepang yang simpatik masuk untuk memberikan dukungan kepada Taiwan. Jepang kini telah menggantikan China sebagai tujuan utama nanas Taiwan di luar negeri, dengan pengiriman melonjak lebih dari delapan kali lipat menjadi 16.556 ton dalam empat bulan hingga Juni dari tahun lalu. Buah tersebut telah menjadi simbol pembangkangan terhadap China dalam intrik geopolitik di kawasan itu. (Bloomberg)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—6-Agustus-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Kamis 5 Agustus 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham global tercatat mengalami pergerakan yang bervariasi pada perdagangan Rabu (4/8). Dari Amerika Serikat, indeks Dow Jones tercatat melemah 0,92% bersamaan dengan S&P 500 sebesar 0,46%. Sedangkan NASDAQ menguat sebesar 0,13%.

     

    Berbeda dengan Amerika, indeks acuan Eropa tercatat menguat secara kompak dengan Euro Stoxx tercatat mengalami penguatan sebesar 0,61% bersamaan dengan FTSE yang terapresiasi sebesar 0,26%. Sementara dari dalam negeri, IHSG kembali melanjutkan penguatan sebesar 0.46% pada perdagangan Rabu (4/8) kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat berada pada level Rp 14.312,5. Dari komoditas, pagi ini harga minyak WTI menguat sebesar 0,23% begitupun Brent menguat sebesar 0,61%. Keduanya berada pada level masing-masing US$ 68,31 dan US$ 70,56.

     

    Dari benua Asia, indeks NIKKEI dibuka melemah sebesar 0.27% sedangkan KOSPI dibuka menguat 0,09%. Meski demikian, keduanya bergerak menguat beberapa saat setelah pembukaan bursa. Indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat mengalami peningkatan dengan Dow Jones futures menguat 0,19% begitupun S&P dan NASDAQ futures masing-masing menguat sebesar 0,19% dan 0,15%.

     

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Pemerintahan Biden telah menyetujui penjualan senjata pertamanya ke Taiwan, kesepakatan potensial senilai $750 juta yang pasti akan dikecam oleh China. Kesepakatan ini menyerukan untuk menjual Taiwan 40 howitzer self-propelled M109 baru dan hampir 1.700 kit untuk mengubah proyektil menjadi amunisi berpemandu GPS yang lebih tepat, menurut pemberitahuan Departemen Luar Negeri kepada Kongres. Langkah itu dilakukan setelah Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong kembali memperingatkan AS dan China untuk mengurangi ketegangan, menambahkan bahwa situasi Taiwan bisa “dengan mudah” menjadi berbahaya karena salah perhitungan. Dalam beberapa hari terakhir, suara Jepang menjadi semakin vokal dalam menyerukan dukungan yang lebih besar untuk Taiwan. Inilah bagaimana Taiwan menjadi risiko terbesar dalam memicu konflik China-AS. bentrokan. (Bloomberg)

     

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memperkirakan, anggaran kesehatan untuk penanganan Covid-19 pada tahun ini bisa melonjak hingga menjadi lebih dari Rp 300 triliun. Nilai tersebut hampir dua kali dari anggaran awal sebesar Rp 176 triliun yang dinaikkan menjadi Rp 214,9 triliun seiring penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Di sisi lain, Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 2,77 triliun untuk subsidi kuota internet yang terbagi Rp 2,3 triliun oleh Kementerian Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Rp 470 miliar oleh Kementerian Agama (Kemenag). Bantuan subsidi kuota akan berlangsung selama tiga bulan dari September hingga November 2021. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—5-Agustus-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Rabu 4 Agustus 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham global tercatat mengalami peningkatan pada perdagangan Selasa (3/8). Dari Amerika Serikat, indeks Dow Jones tercatat menguat 0,80% bersamaan dengan S&P 500 sebesar 0,82%, serta NASDAQ yang menguat sebesar 0,55%.

     

    Sementara itu, indeks acuan Eropa tercatat menguat secara kompak dengan Euro Stoxx tercatat mengalami penguatan sebesar 0,20% bersamaan dengan FTSE yang terapresiasi sebesar 0,34%. Sementara dari dalam negeri, IHSG juga ditutup menguat sebesar 0.56% pada perdagangan Selasa (3/8) kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat berada pada level Rp 14.342. Dari komoditas, pagi ini harga minyak WTI melemah sebesar 0,35% sedangkan Brent menguat sebesar 0,14%. Keduanya berada pada level masing-masing US$ 70,31 dan US$ 72,25.

     

    Dari benua Asia, indeks acuan pada pagi hari ini tercatat terdepresiasi dengan indeks NIKKEI dibuka melemah sebesar 0.93% begitupun KOSPI juga mengalami penurunan sebesar 0,05%. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat mengalami peningkatan dengan Dow Jones futures menguat 0.32% begitupun S&P dan NASDAQ futures masing-masing menguat sebesar 0,25% dan 0,16%.

     

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong sekali lagi memperingatkan AS dan China untuk mengurangi ketegangan antar keduanya, dengan mengatakan kedua negara tersebut salah mengira bahwa mereka dapat memenangkan setiap konflik atau urusan apa pun. “Kenyataannya adalah, tidak ada pihak yang dapat menjatuhkan yang lain,” kata Lee berbicara melalui tautan video ke Forum Keamanan Aspen. “Saya pikir itu adalah kesalahpahaman yang mungkin terjadi di kedua belah pihak,” kata Lee. Sementara itu, Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan dia memulihkan kesepakatan militer utama dengan AS berkat sumbangan vaksin, kemudian China dan India setuju untuk menarik kembali pasukan dari titik gesekan lain di sepanjang perbatasan Himalaya yang disengketakan setelah pertemuan akhir pekan dengan para komandan tinggi militer. (Bloomberg)

     

    Dewan gubernur Dana Moneter Internasional (IMF) memberi lampu hijau meningkatkan cadangan uang tunai hingga sebesar US$ 650 miliar untuk negara-negara anggota. Ini langkah terakhir dalam inisiatif untuk meningkatkan likuiditas negara-negara yang lebih rentan. Langkah ini meningkatkan US$ 456 miliar hak penarikan khusus (Special Drawing Rights/ SDR), sehingga memberi negara-negara lebih banyak dana, yang dapat digunakan untuk pulih dari dampak pandemi Covid-19. (Investor Daily)

     

    Pemerintah menargetkan inflasi bakal melandai selama periode 2022-2024, yaitu dari 3% menjadi 2,5%. Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 101/PMK.010/2021 tentang Sasaran Inflasi 2022, 2023, dan 2024. Beleid itu diteken Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani pada 28 Juli 2021. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     


    Best Regards,

    SAM Investment

     

     

     

     

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—4-Agustus-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Selasa 3 Agustus 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham global tercatat mix pada perdagangan Senin (2/8). Dari Amerika Serikat, indeks Dow Jones tercatat melemah 0,28% bersamaan dengan S&P 500 sebesar 0,18%, sedangkan  NASDAQ menguat sebesar 0,06%.

     

    Sementara itu, indeks acuan Eropa tercatat menguat secara kompak dengan Euro Stoxx tercatat mengalami penguatan sebesar 0,59% bersamaan dengan FTSE yang terapresiasi sebesar 0,70%. Sementara dari dalam negeri, IHSG juga ditutup menguat sebesar 0.44% pada perdagangan Senin (2/8) kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat berada pada level Rp 14.422. Dari komoditas, harga minyak pagi ini tercatat melemah dengan WTI dan Brent mengalami peningkatan masing-masing sebesar 0,38% dan 0,04% menjadi US$ 71,53 dan 73,12.

     

    Dari benua Asia, indeks acuan pada pagi hari ini tercatat terdepresiasi dengan indeks NIKKEI dibuka melemah sebesar 0.93% begitupun KOSPI juga mengalami penurunan sebesar 0,05%. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat mengalami peningkatan dengan Dow Jones futures menguat 0.32% begitupun S&P dan NASDAQ futures masing-masing menguat sebesar 0,25% dan 0,16%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Para senator Amerika Serikat (AS) pada Minggu (1/8) waktu setempat merampungkan proposal infrastruktur bernilai US$ 1 triliun. Pemimpin Senat Demokrat Chuck Schumer mengharapkan proposal itu dapat disetujui dalam beberapa hari ke depan. (Investor Daily)

     

    Mantan perdana menteri Jepang, Shinzo Abe telah ikut menyerukan dukungan yang lebih besar untuk Taiwan. Dia termasuk di antara sekelompok anggota parlemen Jepang yang berkumpul di Tokyo minggu lalu untuk konferensi dengan rekan-rekan dari Taiwan dan AS untuk membahas hal yang menjadi konsentrasi bersama. Abe mengatakan Jepang tidak bisa membiarkan apa yang terjadi di Hong Kong menimpa Taiwan. Keberanian Abe terhadap kebijakan yang lebih mendukung terhadap Taipei merupakan simbol dari seluruh pemerintah Jepang sebagai tanggapan atas tindakan keras Xi Jinping terhadap Hong Kong dan peningkatan aktivitas militer di Selat Taiwan. Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Taro Aso memulai teguran dari Beijing bulan lalu setelah dia mengatakan pada sebuah pertemuan bahwa Jepang harus bekerja dengan AS untuk membela Taiwan jika terjadi krisis. (Bloomberg)

     

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi pada Juli 2021 mencapai 0,08%, sehingga tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Juli 2021) sebesar 0,81% dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juli 2021 terhadap Juli 2020) sebesar 1,52%. Peningkatan harga terjadi hampir di semua jenis komoditas, dengan inflasi tertinggi pada kelompok pengeluaran kesehatan. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     


    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—3-Agustus-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Senin 2 Agustus 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham global tercatat melemah pada perdagangan Jumat (30/7). Dari Amerika Serikat, indeks Dow Jones tercatat melemah 0.42% bersamaan dengan S&P 500 dan NASDAQ yang masing-masing melemah sebesar 0.54% dan 0.71%.

     

    Sementara itu, indeks acuan Eropa tercatat juga melemah dengan Euro Stoxx tercatat mengalami penurunan sebesar 0.45% sedangkan FTSE terdepresiasi sebesar 0.65%. Sementara dari dalam negeri, IHSG juga ditutup melemah sebesar 0.83% pada perdagangan Jumat (30/7) kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat berada pada level Rp 14.462. Dari sektor komoditas, harga minyak pagi ini tercatat melemah dengan WTI dan Brent mengalami penurunan masing-masing sebesar 0.57% dan 0,32% menjadi US$ 73,53 dan 74,90. Meski demikian, keduanya masih berada pada level yang tinggi setelah sempat turun pada pertengahan bulan Juli.

     

    Dari benua Asia, indeks acuan pada pagi hari ini tercatat terapresiasi dengan indeks NIKKEI dibuka menguat sebesar 0.93% begitupun KOSPI juga mengalami peningkatan sebesar 0.50%. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat mengalami peningkatan dengan Dow Jones menguat 0.39% begitupun S&P dan NASDAQ masing-masing menguat sebesar 0.42% dan 0.33%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Dari perkembangan Covid-19 global, Presiden Fed Minneapolis, Neel Kashkari mengatakan penyebaran varian delta Covid-19 dapat membuat beberapa orang Amerika tidak mencari pekerjaan, berpotensi merugikan pemulihan AS, sementara Florida menjadi pusat persebaran virus yang baru di negara itu. Sementara itu, Thailand akan memperluas langkah-langkah kuasi-lockdown ke daerah-daerah yang paling parah dilanda pandemi bagi sekitar 40% populasi. Di Australia, kepala bank sentral Philip Lowe menghadapi prospek meragukan terkait prospek yang diumumkan sebulan yang lalu, karena kebangkitan virus corona terus mengacaukan harapan para pembuat kebijakan. Sementara itu terdapat prediksi yang mengatakan akan adanya gelombang baru di India. (Bloomberg)

     

    Aktivitas pabrik-pabrik di Tiongkok dilaporkan meningkat pada Juli, namun lajunya masih sangat lambat dalam 17 bulan. Penyebabnya adalah biaya bahan baku yang lebih tinggi, pemeliharaan peralatan, dan cuaca ekstrem yang membebani aktivitas bisnis, sehingga memperparah kekhawatiran tentang perlambatan yang dialami negara dengan kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia itu. Data dari Biro Statistik Nasional (NBS) yang dirilis pada Sabtu (31/7) menunjukkan, penurunan Purchasing Manager’s Index (PMI) manufaktur resmi dari 50,9 pada Juni menjadi 50,4 pada Juli. Meski begitu levelnya masih berada di atas 50 poin, yang dianggap sebagai ambang batas antara pertumbuhan dari kontraksi. (Investor Daily)

     

    World Bank kembali menyarankan Indonesia untuk menurunkan ambang batas atau threshold pengusaha kena pajak (PKP) dari yang berlaku sekarang yakni omzet Rp 4,8 miliar, menjadi Rp 600 juta per tahun. Kebijakan ini bisa menambah basis pembayar pajak terutama dari aktivitas ekonomi digital yang semakin menggeliat di tengah pandemic Covid-19. (Kontan)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.


    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—2-Agustus-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Kamis 29 Juli 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat mixed pada perdagangan hari Rabu (28/7). Indeks Dow Jones tercatat terkoreksi 0.36% bersamaan dengan S&P 500 yang melemah tipis sebesar 0.02% dan NASDAQ mengalami rebound sebesar 0.7% setelah terkoreksi cukup dalam kemarin.

     

    Sementara itu, indeks acuan Eropa tercatat ditutup menguat dengan Euro Stoxx tercatat mengalami kenaikan sebesar 0.66% sedangkan FTSE terapresiasi sebesar 0.29%. Sementara dari dalam negeri, IHSG ditutup melemah sebesar 0.14% pada perdagangan Rabu (28/7) kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat berada pada level Rp 14.487. Dari sektor komoditas, harga minyak tercatat melemah dengan WTI mengalami penurunan sebesar 0.08% di level US$ 72.33 per barel dan Brent melemah sebesar 0.12% di level US$ 74.65 per barel.

     

    Dari benua Asia, indeks acuan pada pagi hari ini tercatat menguat dengan indeks NIKKEI meningkat sebesar 0.5% sedangkan KOSPI menguat sebesar 0.27%. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat mixed dengan Dow Jones menguat 0.06% sedangkan S&P dan NASDAQ masing-masing melemah sebesar 0.08% dan 0.01%

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Bank sentral AS The Fed memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di kisaran 0-0,25 persen dalam rapat Federal Open Market Committee dini hari tadi. Mengutip CNN, Kamis (29/7/2021), penahanan suku bunga diambil karena negeri Paman Sam belum sepenuhnya pulih dari Covid-19. Gubernur The Fed Jerome Powell tidak dapat menyembunyikan kekhawatiran pada varian Delta. Namun dia mengisyaratkan akan menuju selangkah lebih dekat dengan momentum tapering off atau pengurangan stimulus besar-besaran. Powell tak memungkiri, varian Delta dan mutasi setelahnya berpotensi kembali datang. Untuk itu penting baginya mengakselerasi vaksinasi secara menyeluruh. (Kompas)

     

    Upaya pemerintah menyalurkan program perlindungan sosial kepada masyarakat sebagai kompensasi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), baik PPKM Darurat maupun PPKM Level 4 belum berjalan lancar. Penyaluran yang tersendat ini khususnya untuk program ini baru. Pertama, bantuan beras sebesar 10 kilogram (kg) kepada 20 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdiri dari penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 10 juta dan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) 10 juta keluarga. Kedua, bantuan subsidi upah (BSU) kepada sekitar 8,8 juta pekerja yang berada di wilayah yang menerapkan PPKM level 3 dan 4 dengan nilai sebesar Rp 1 juta per pekerja untuk dua bulan. (Kontan)

     

    Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu mengatakan, investasi bisa menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi pada tahun ini. Hal tersebut tecermin dari realisasi investasi kuartal II 2021 yang mencatat peningkatan di tengah pandemi Covid-19. Realisasi mencapai Rp 233 triliun atau tumbuh 16,2 persen yang terdiri atas PMA dan PMDN. Nilai investasi langsung ini melanjutkan tren peningkatan yang telah melampaui level sebelum pandemi sejak kuartal I 2021. “Investasi dapat terus menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang berkualitas,” kata Febrio dalam siaran pers, Rabu (28/7/2021). (Kompas)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—29-Juli-2021.pdf