Samuel Aset Manajemen

Category: Ulasan Ekonomi

Ulasan Ekonomi

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 27 Februari 2017

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat turun, indikasi ada potensi koreksi di bursa Asia hari ini, ditambah sentimen negatif dari harga minyak mentah yang turun. Sentimen ini juga bisa membuat rupiah berpotensi melemah menuju kisaran antara Rp.13.340 s.d Rp.13.350 per USD.
     
    BI perkirakan proyeksi pertumbuhan ekonomi menuju 5%-5,1% dari perkiraan sebelumnya 5%-5,4% dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian di triwulan ke-1 2017 ini belum bisa melaju kencang karena masih rendahnya kontribusi pengeluaran pemerintah dan swasta. Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih mengandalkan konsumsi rumah tangga yang cenderung masih lambat karena kemungkinan tertundanya konsumsi karena adanya faktor musiman yang bersamaan yaitu puasa, lebaran, mudik, dan tahun ajaran baru di triwulan ke-2 2017.

     
    Penjualan rumah untuk single-family di AS naik 3,7% mom (5,5% yoy) pada Januari 2017 sedangkan stok tercatat naik 3,5%. Sementara itu indeks keyakinan konsumen Februari membaik dari data awalnya tetapi masih dibawah di level pesimis. Perbaikan tersebut karena keyakinan konsumen untuk kondisi ekonomi saat ini yang diatas level 100 (optimis).
     
     
     
    Salam,
    Lana Soelistianingsih
    Kepala Riset/Ekonom
    Samuel Aset Manajemen
    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-27-Februari-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi harian Jumat 24 Februari 2017

    Indeks futures bursa Asia tercatat bervariasi, indikasi indeks di bursa Asia akan bergerak mixed pada hari ini. Sedangkan pagi ini sebagian besar mata uang Asia dibuka melemah terhadap USDolar, yang kemungkinan membuat rupiah juga melemah menuju kisaran Rp.13.355 s.d Rp.13.370 per USD.
     
    Pemilihan Presiden Perancis yang dilakukan pada 23 April mendatang akan menentukan arah politik dan keutuhan Uni Eropa. Kandidat sayap kanan Perancis Marine Le Pen berpotensi membuat Perancis keluar dari Uni Eropa, sebagaimana dikawatirkan oleh Barosso – mantan Presiden Komisi Uni Eropa yang mengatakan ‘kehilangan Inggris tidak akan menjadi masalah bagi Uni Eropa namun akan benar-benar bermasalah jika Uni Eropa kehilangan Perancis.’
     
    Inventori minyak mentah AS naik tipis 0,564 juta barel. Kenaikan inventori ini bisa membuat harga minyak mentah turun, namun ada potensi harga minyak mentah naik dengan rencana Presiden Trump yang akan membangun kilang minyak di sepanjang sungai Missisipi. Saat ini harga minyak mentah masih side-ways dan belum ada konfirmasi tren naik yang kuat seiring dengan rencana OPEC memangkas porudksi nya per 1 Januari 2017.
     
     
    Salam,
    Lana Soelistianingsih
    Kepala Riset/Ekonom
    Samuel Aset Manajemen
    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-24-Februari-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 23 Februari 2017

    Indeks futures bursa Asia tercatat bervariasi, sebagai indikasi indeks di bursa Asia akan mixed pada hari ini. Pagi ini sebagian mata uang Asia dibuka melemah terhadap USDolar, dan berpotensi menjadi sentimen negatif untuk rupiah yang kemungkinan melemah menuju kisaran antara Rp.13.370 s.d Rp.13.380 per USD.

     

    Pemerintah akan keluarkan Perpu untuk membuka data nasabah perbankan sebagai syarat keikutsertaan Indonesia dalam pertukaran pajak – Automatic Exchange of Information (AEoI) yang akan dimulai pada September 2018 bersama 101 negara OECD lain. Perpu ini menghilangkan kewajiban perbankan merahasiakan data untuk keperluan perpajakan. Terbukanya data ini bisa membuat ‘tax ratio’ Indonesia meningkat dari posisi saat ini sekitar 12% dari PDB.

     

    The Fed kemungkinan naikkan FFR dalam waktu dekat dengan pertimbangan meningkatnya keyakinan usaha dan konsumen, naiknya inflasi, risiko ekonomi jangka pendek-menengah yang terjaga, dan perbaikan data di pasar tenaga kerja. The Fed juga mencatat ada ketidakpastian yang berasal dari sisi fiskal dan penguatan USDolar. Investor masih positif terhadap ekonomi AS, terlihat dengan naiknya indeks Dow ke rekor tertingginya.

     

    Regards,

     

    Lana Soelistianingsih

    Chief Economist and Head of Research

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-23-Februari-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 22 Februari 2017

    Hampir semua indeks futures bursa Asia mencatatkan kenaikan, indikasi dari potensi naiknya indeks di bursa Asia hari ini didukung dengan sentimen positif dari naiknya harga minyak mentah. Namun pagi ini sebagian besar mata uang Asia dibuka melemah terhadap USDolar, yang kemungkinan membuat rupiah juga melemah menuju kisaran Rp.13.375 s.d Rp.13.390 per USD.
     
    PT Freeport tampaknya memilih opsi membawa pemerintah Indonesia ke Arbitrase Internasional karena dianggap melanggar kesepakatan dalam Kontrak Karya (KK) dari 3 opsi yang diusulkan pemerintah. PT Freeport menolak izin IUPK sehingga tidak bisa melakukan ekspor. Kasus Freeport ini dikawatirkan bisa menjadi indikasi ketidakpastian investasi di Indonesia.
     
    Indeks di sektor manufaktur, jasa-jasa dan output yang di survei oleh the Markit menunjukkan penurunan di bulan Februari 2017 dibandingkan bulan Januari 2017. Namun penurunan ini tidak mengurangi sentimen positif investor di bursa saham AS karena memfaktorkan efek positif dari rencana penurunan pajak korporasi menjadi 15% yang akan diumumkan 2-3 minggu mendatang.
     
     
    Salam,
    Lana Soelistianingsih
    Kepala Riset/Ekonom
    Samuel Aset Manajemen
    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-22-Februari-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 21 Februari 2017

    Sebagian besar indeks futures di bursa Asia mencatatkan kenaikan, indikasi dari potensi indeks di bursa Asia akan naik pada hari ini didukung dengan sentimen positif naiknya harga minyak mentah. Namun pagi ini sebagian besar mata uang Asia dibuka melemah terhadap USDolar, yang kemungkinan membuat rupiah juga melemah menuju kisaran Rp.13.360 s.d Rp.13.370 per USD.
     
    Pemerintah akan mengarahkan dana repatriasi hasil TA untuk pembiayaan jalan tol Trans Sumatera. Hari ini pemerintah akan mengadakan pertemuan dengan PT Hutama Karya dan bank gateway untuk membahas rencana tersebut. Per hari ini tercatat aset repat sebesar Rp.141 triliun, namun belum seluruhnya masuk ke Indonesia. Minggu lalu PT Taspen dan SMI sepakati pembiayaan senilai Rp.3,5 triliun untuk PT. Waskita Raya.
     
    Arab Saudi memompa produksi minyaknya lebih besar, dan mencatatkan volume ekspor minyak mentah yang  naik di tahun 2016. Kenaikan produksi ini dilakukan pada 10 bulan terakhir di tahun 2016 sebelum OPEC melakukan kesepakatan memangkas produksi. Supply minyak Saudi ini kemungkinan masih membanjiri pasar sehingga harga minyak mentah masih side-ways.

     

     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-21-Februari-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 20 Februari 2017

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat naik, sebagai indikasi potensi indeks yang akan naik di bursa Asia hari ini. Pagi ini sebagian mata uang Asia dibuka melemah terhadap USDolar, dan berpotensi menjadi sentimen negatif untuk rupiah yang kemungkinan melemah menuju kisaran antara Rp.13.340 s.d Rp.13.360 per USD.
     
    ULN Indonesia tahun 2016 tercatat sebesar US$317 miliar, naik 2% dari posisi tahun 2015 sebesar US$310 miliar. Kenaikan terutama dari ULNP yang naik 12,7% yoy, sedangkan sektor swasta terutama korporasi non keuangan turun. Penurunan terutama dari sektor-sektor komoditas yang harganya belum normal. Posisi ULN tersebut mencapai 33,98% dari PDB, sedikit diatas batas aman 33% dari PDB, tetapi turun dari tahun 2015 sebesar 36,1% dari PDB.

     
    Mata uang won menjadi ‘proxy’ dari mata uang EMs Asia yang bisa mengukur respon mata uang Asia terhadap ketidakpastian politik dan kebijakan di AS. Investor asing masih membeli won sehingga mencatatkan penguatan 5,3% ytd. Dana asing yang masuk mencapai US$5,1 miliar. Won saat ini menjadi mata uang EMs Asia yang paling likuid.
     
     
     
    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-20-Februari-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Jumat 17 Februari 2017

    Indeks futures bursa Asia tercatat mixed, namun indeks di bursa Asia berpotensi naik hari ini terbawa sentimen naiknya harga minyak mentah. Pagi ini sebagian mata uang Asia dibuka melemah terhadap USDolar, dan berpotensi menjadi sentimen negatif untuk rupiah yang kemungkinan melemah menuju kisaran antara Rp.13.330 s.d Rp.13.340 per USD.
     
    Neraca perdagangan Januari 2017 mencatatkan surplus senilai US$1,4 miliar. Surplus ini terutama karena naiknya harga ekspor (1,98% mom atau 10% yoy), sedangkan volume masih turun 5,1% mom (16,2% yoy). Masih lemahnya volume ekspor ini menjadi indikasi masih lemahnya permintaan dunia. Sedangkan di sisi impor, harga rata-rata barang impor naik 4,3% mom (9,6% yoy), sedangkan volume turun 10,1% mom (4,5% yoy) sebagai indikasi masih lemahnya permintaan dalam negeri. Surplus ini akan membantu memperkuat fundamental rupiah.
     
    BI pertahankan suku bunga acuan 7DRR, depocit facility, dan lending facility masing-masing pada 4,75%, 4%, dan 5,5% dengan pertimbangan stabilitas makro dan sistem keuangan yang terjaga, dan pertumbuhan ekonomi yang masih baik. Kami perkirakan 7DRR berpotensi naik sebesar 75bps pada tahun 2017 menjadi 5,5% terutama merespon naiknya suku bunga the Fed.
          Salam, Lana Soelistianingsih Kepala Riset/Ekonom Samuel Aset Manajemen Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-17-Februari-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 16 Februari 2017

    Indeks futures bursa Asia tercatat mixed dengan kecenderungan indeks bursa Asia akan terkoreksi hari ini terbawa sentimen turunnya harga minyak mentah. Kemungkinan rupiah juga akan melemah menuju kisaran antara Rp.13.320 s.d Rp.13.330 per USD.
     
    Hasil quick count dari Pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta mencatat adanya putaran kedua dengan pasangan calon 2 dan pasangan calon 3. Putaran kedua ini akan dilaksanakan pada 19 April 2017. Pilkada serentak di 101 daerah lainnya berpotensi membuat tertundanya ekonomi daerah karena adanya masa peralihan terutama jika pemimpin baru terpilih.

     
    Inflasi di AS pada Januari 2017 tercatat 2,5% yoy, naik dari 2,1% yoy pada Desember 2016. Kenaikan tersebut terutama berasal dari naiknya harga bahan bakar, sedangkan makanan justru deflasi.  Kenaikan ini memperkuat ekspektasi the Fed naikkan suku bunganya pada pertemuan 14-15 Maret. Imbal hasil obligasi pemerintah AS naik.
     
     
     
    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-16-Februari-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 14 Februari 2017

    Hampir semua indeks futures bursa Asia tercatat hijau, indikasi bursa Asia berpotensi naik hari ini. Namun pagi ini sebagian besar mata uang kuat Asia dibuka melemah terhadap USDolar, kemungkinan menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.13.330 s.d Rp.13.340 per USD.

     

    Indeks harga properti residensial primer tercatat membaik. Ada tren kenaikan harga 0,37% qtq di Q4-2016, walaupun secara tahunan kenaikannnya masih melambat, yang juga diikuti dengan naiknya penjualan sebesar 5,06% qtq. Kenaikan ini terutama terjadi pada rumah tipe kecil yang terbantu dengan KPR/KPA subsidi terkait dengan program pemerintah 1 juta rumah.

     

    Bloomberg news mengkawatirkan PILKADA DKI Jakarta esok 15 Februari yang disertai dengan tekanan keagamaan, dianggap bisa mengkawatirkan ekonomi Jakarta dan berdampak pada Presiden Joko Widodo. Gubernur DKI akan memegang senilai US$5,2 miliar anggaran (Rp.69 triliun) dan sebesar 0,5% dari PDB Nasional. Investor kemungkinan akan menunggu dan berpotensi ada koreksi pasar hari ini.

     

     

    Regards,

     

    Lana Soelistianingsih

    Chief Economist and Head of Research

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-14-Februari-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 13 Februari 2017

    Kendati sebagian besar indeks futures di bursa Asia hijau, indikasi potensi naiknya indeks di bursa Asia hari ini tetapi provokasi uji coba peluru kendali Korea Utara yang mengarah ke Jepang dikawatirkan membuat ekspektasi risiko keamanan di kawasan Asia meningkat, dan membuat indeks terkoreksi. Begitupun dengan rupiah yang bisa melemah menuju kisaran Rp.13.320 s.d Rp.13.360 per USD.
     
    CAD pada Q4-2016 tercatat minus 0,8% dari PDB, dan di tahun 2016 tercatat defisit sebesar minus 1,8% dari PDB. Di neraca finansial tercatat surplus yang naik 73% yoy, sehingga neraca pembayaran Indonesia mencatat surplus sebesar US$12,1 miliar, dari defisit US$1,1 miliar di tahun 2015.
     
    Korea Utara melakukan provokasi penembakan peluru kendali ke Laut Timur (Laut Jepang) di tengah kunjungan PM Abe ke AS. Presiden Trump menyampaikan Jepang ‘100%’ sekutu AS. Sementara Korea Utara merupakan sekutu China. Hingga saat ini Presiden Trump belum menunjukkan sikap yang bersahabat dengan China. Provokasi ini dikawatirkan membuat risiko keamanan di kawasan Asia meningkat.

     

     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-13-Februari-2017.pdf