Samuel Aset Manajemen

Blog

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Senin 19 Juli 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat ditutup melemah pada hari perdagangan Jumat (16/7). Indeks Dow Jones melemah 0.86% begitupun dengan S&P 500 dan NASDAQ yang terkoreksi masing-masing sebesar 0.75% dan 0.80%.

     

    Hal yang sama terjadi dari Eropa di mana indeks acuan tercatat kompak melemah. Euro Stoxx tercatat terkoreksi sebesar 0.32% dan FTSE juga melemah sebesar 0.06%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup menguat 0.43% pada perdagangan Jumat (16/7) kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat melemah pada level Rp 14.497.5. Dari komoditas, minyak WTI melemah sebesar 1.02% di level US$ 70.83 per barel selaras dengan Brent yang turun 0,49% menjadi US$ 72,78 per barel. Indeks acuan Asia terkoreksi pada perdagangan pagi hari ini dengan indeks NIKKEI melemah sebesar 1.17% sedangkan KOSPI melemah sebesar 0.94%. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat terkoreksi dengan Dow Jones, S&P, dan Nasdaq masing-masing melemah sebesar 0.36%, 0.26% dan 0.15%

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    OPEC dan sekutunya mencapai kesepakatan untuk meningkatkan suplai minyak ke dalam pemulihan ekonomi global. Kesepakatan itu, yang disepakati pada pertemuan hari Minggu (18/7), memungkinkan kenaikan pasokan bulanan sebesar 400.000 barel per hari, dan menempatkan OPEC+ kembali mengendalikan pasar setelah dua minggu yang bergejolak. Para menteri dari Riyadh dan Abu Dhabi menunjukkan persahabatan dan komitmen mereka yang berkelanjutan terhadap aliansi, mengesampingkan kepahitan yang menyebabkan pembicaraan OPEC+ gagal awal bulan ini. Harga di New York melonjak ke level tertinggi enam tahun pada awal Juli setelah pembicaraan awal gagal, sebelum jatuh kembali ke $70 per barel. (Bloomberg)

     

    Pemerintah memutuskan untuk menambah anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) menjadi Rp 744,75 triliun. Anggaran ini bertambah Rp 45,32 atau 6,48% dibandingkan pagu anggaran PC-PEN sebelumnya yang dipatok Rp 699,43 triliun. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, peningkatan anggaran itu sejalan dengan bertambahnya kebutuhan dana untuk menangani lonjakan kasus Covid-19. Peningkatan anggaran ini utamanya untuk bidang kesehatan dan perlindungan social. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

     

     

     

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—19-July-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Jumat 16 Juli 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat ditutup mixed pada hari perdagangan Kamis kemarin. Indeks Dow Jones menguat 0.15% sedangkan S&P 500 dan NASDAQ terkoreksi masing-masing sebesar 0.33% dan 0.7%.

     

    Dari Eropa, indeks acuan tercatat kompak melemah. Euro Stoxx tercatat terkoreksi sebesar 0.95% dan FTSE juga melemah sebesar 0.99%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup menguat 1.13% pada perdagangan Kamis (15/7) kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat melemah pada level Rp 14.482. Dari komoditas, minyak WTI melemah sebesar 0.38% di level US$ 71.38 per barel.

     

    Indeks acuan Asia terkoreksi pada perdagangan pagi hari ini dengan indeks NIKKEI melemah sebesar 0.72% sedangkan KOSPI melemah sebesar 0.37%. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat terkoreksi dengan Dow Jones, S&P, dan Nasdaq masing-masing melemah sebesar 0.23%, 0.26% dan 0.99%

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Pertumbuhan ekonomi China pada kuartal kedua tahun ini melambat meski secara keseluruhan masih cukup tangguh, yakni di angka 7,9 persen. Namun, pendapatan rumah tangga tidak tumbuh secepat ekonomi, yang akan terus membatasi seberapa banyak konsumsi dapat pulih. Biro Statistik Nasional mengatakan pertumbuhan pendapatan rumah tangga sebesar 12,0 persen year-on-year pada semester pertama 2021, yang berarti pertumbuhan rata-rata dua tahun sebesar 5,2 persen. “Sedikit lebih lambat dari pertumbuhan ekonomi tetapi secara umum tetap pada kecepatan yang sama,” kata Brio Statistik dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/7/2021). (Bisnis Indonesia)

     

    Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan adanya penurunan suku bunga kredit perbankan, sejalan dengan tren penurunan suku bunga acuan. Selain itu, BI mencatat rata-rata tertimbang suku bunga kredit pada Mei 2021 berada di angka 9,5% yang menunjukkan penurunan 4 basis poin (bps) dibandingkan bulan sebelumnya. Salah satunya PT Bank Rakyat Indonesia yang menyatakan per 28 Februari 2021 telah menurunkan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) untuk seluruh segmen kredit yang terdiri dari kredit korporasi, ritel, mikro, kepemilikan rumah (KPR), dan non-KPR. Penurunan SBDK ini cukup signifikan, yakni sebesar 150-325 bps. (Kontan)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

     

     

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—16-Juli-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Kamis 15 Juli 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat ditutup mixed pada hari perdagangan Rabu kemarin. Indeks Dow Jones dan S&P 500 tercatat menguat masing-masing 0.13% dan 0.12% sedangkan NASDAQ terkoreksi sebesar 0.22%

     

    Dari Eropa, indeks acuan Euro Stoxx tercatat melemah tipis sebesar 0.09% sedangkan FTSE100 melemah 0.47%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup terkoreksi 0.55% pada perdagangan Rabu (14/7) kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat melemah pada level Rp 14.480. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent terkoreksi masing-masing sebesar 0.67% dan 0.55% di level US$ 72.64 dan US$ 74.34 per barel.

     

    Indeks acuan Asia pada pagi hari ini tercatat dibuka mixed dengan indeks NIKKEI melemah sebesar 0.61% sedangkan KOSPI menguat sebesar 0.17%. Sementara itu, indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat terkoreksi dengan Dow Jones, S&P, dan Nasdaq masing-masing melemah sebesar 0.19%, 0.14% dan 0.03%

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Pemerintah Inggris mengatakan pada hari Rabu kemarin bahwa mereka ingin menciptakan sektor transportasi yang lebih ramah lingkungan (zero-emission) pada 2050. Dari rencana tersebut, pemerintah Inggris juga berencana untuk mulai mengurangi penjualan kendaraan berbahan bakar diesel dan petrol pada tahun 2040. Rencana untuk mendorong sektor transportasi tanpa emisi ini membutuhkan jumlah investasi yang signifikan terutama untuk membangun infrastruktur pengisian listrik (charging station) dan juga biaya investasi yang digunakan untuk mengembangkan teknologi dan sistem baru. (CNBC)

     

    Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang mengungkapkan, hingga saat ini industri otomotif di tanah air masih menjadi salah satu satu subsektor manufaktur yang memberikan kontribusi gemilang pada industri nasional. Ekspor produk otomotif untuk kendaraan bermotor roda empat termasuk komponen pada periode Januari-April 2021 tercatat sebesar Rp 29,88 triliun. Yang mana, sekitar Rp 18,63 triliun di antaranya merupakan ekspor kendaraan Completely Build Up (CBU) dari Indonesia ke lebih dari 80 negara. (Kontan)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—15-Juli-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Rabu 14 Juli 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat terkoreksi pada hari perdagangan Selasa kemarin. Indeks Dow Jones melemah 0.31%, S&P 500 terkoreksi sebesar 0.35% dan NASDAQ melemah sebesar 0.38%.

     

    Dari Eropa, indeks acuan Euro Stoxx tercatat menguat tipis sebesar 0.03% sedangkan FTSE100 melemah tipis 0.01%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup melemah sebesar 1.09% pada perdagangan Selasa (13/7) kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat menguat pada level Rp 14.463. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent melemah masing-masing sebesar 0.32% dan 0.26% di level US$ 75.01 dan US$ 76.3 per barel.

     

    Indeks acuan Asia pada pagi hari ini dibuka melemah dengan indeks NIKKEI melemah sebesar 0.18%, dan KOSPI melemah sebesar 0.18%. Sedangkan indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat menguat, dengan Dow Jones, S&P, dan Nasdaq masing-masing menguat sebesar 0.09%, 0.05% dan 0.1%

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Ekspor China tumbuh 32,2% secara tahunan menjadi US$ 281,42 miliar. Surve analis memperkirakan bahwa pertumbuhan hanya berada di level 22,9%. Pertumbuhan ini adalah yang ke-12 berturut-turut, meskipun  ekspor pada Juni tahun lalu naik hanya 0,5% karena dampak virus corona. Selain itu, impor juga tumbuh sebesar 36,7% yoy senilai US$229,89 miliar. Angka tersebut juga di atas hasil survei Bloomberg yang memperkirakan pertumbuhan 29,3%. Pertumbuhan tersebut adalah yang ke-9 berturut-turut, walaupun pada Juni tahun lalu pertumbuhan impor hanya naik 2.7%. (Reuters)

     

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan menarik pajak korporasi atau wajib pajak (WP) badan yang merugi dengan skema alternative minimum tax (AMT). Dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Kelima atas Undang-Undang no. 6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, rencananya tarif akan diberlakukan pemerintah sebesar 1% dari peredaran usaha. (Kontan)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—14-Juli-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Selasa 13 Juli 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat kompak menguat pada hari perdagangan Senin kemarin. Indeks Dow Jones, S&P 500 dan NASDAQ mengalami kenaikan masing-masing sebesar 0.36%, 0.35% dan 0.21%.

     

    Dari Eropa, indeks acuan Euro Stoxx tercatat menguat 0.69% dan FTSE100 menguat 0.92%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup menguat 0.64% pada perdagangan Senin (09/7) kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat menguat pada level Rp 14.492. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent menguat masing-masing sebesar 0.36% dan 0.36% di level US$ 74.36 dan US$ 75.43 per barel.

     

    Indeks acuan Asia pada pagi hari ini kembali menguat dengan indeks NIKKEI menguat 0.92% dan KOSPI menguat 0.67%. Sedangkan indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat menguat, dengan Dow Jones, S&P, dan Nasdaq masing-masing menguat sebesar 0.07%, 0.01% dan 0.04%

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Dua pengembang vaksin dari China, Sinovac dan Sinopharm setuju untuk menjual dosis vaksin mereka untuk keberlangsungan program Covax. Mereka setuju untuk membantu distribusi jutaan dosis vaksin ke seluruh dunia. Program Covax dibentuk untuk memastikan distribusi vaksin merata di seluruh dunia dan program tersebut didukung oleh beberapa grup termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sampai saat ini, Covax telah mengirimkan 102 juta dosis vaksin ke seluruh dunia dari target mereka yang akan memberikan 1.8 miliar dosis vaksin pada awal 2022. (Bloomberg)

     

    Penerbitan obligasi korporasi diproyeksi masih akan marak terjadi pada paruh kedua tahun ini. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengatakan, sektor multifinance yang mendominasi penerbitan obligasi korporasi di semester pertama, akan berlanjut hingga akhir tahun. Berdasarkan data Pefindo, penerbitan obligasi sektor multifinance memiliki porsi sebanyak 20% dari keseluruhan penerbitan obligasi di semester I-2021. Adapun nilai obligasi yang diterbitkan sektor multifinance mencapai Rp 8,58 triliun.(Kontan)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—13-Juli-2021.pdf

  • Buletin Bulanan – Juli 2021 (SAM Quarterly Newsletter):  Digital Banking

    Buletin Bulanan – Juli 2021 (SAM Quarterly Newsletter): Digital Banking

    Ulasan Pasar Global

    Ulasan lengkap unduh file .pdf

    • Pasar saham global mengalami penguatan sejak awal tahun hingga bulan Juni 2021 dan relatif hanya sedikit indeks saham yang mencatatkan hasil negatif sepanjang tahun berjalan 2021. Indeks saham Swedia (OMX Stockholm) mencatatkan kenaikan tertinggi, sementara indeks saham Malaysia (FBMKLCI) mencatatkan penurunan terbesar.
    • Indeks saham negara-negara maju mencatatkan hasil yang positif, dipimpin oleh indeks saham Swedia (OMX Stockholm), diikuti oleh Amerika Serikat (S&P 500), Eropa (STOXX 600), Jerman (DAX), Denmark (OMX Copenhagen), Inggris (FTSE 100), dan Jepang (Nikkei 225).
    • Indeks saham di beberapa negara berkembang juga melanjutkan penguatan sejak awal tahun. Indeks saham Taiwan (TWSE), Rusia (MOEX), Korea Selatan (KOSPI), Mexico (S&P/BMV), dan Afrika Selatan (FTSE/JSE) memimpin penguatan.
    • Sektor Energi, Finansial, Industrial dan Material cenderung menjadi sektor yang berkinerja terbaik secara global sejak awal tahun, meskipun mulai melemah sejak pertengahan bulan Mei. Di sisi lain, sektor-sektor yang berkaitan dengan Teknologi menguat sejak akhir Mei. Sementara sektor-sektor yang cenderung defensif (Konsumsi, Kesehatan, dan Utilitas) memiliki kinerja yang relatif tertinggal dibandingkan indeks acuannya.
    • Penguatan harga minyak dalam beberapa minggu menjadi sentimen yang positif bagi indeks saham secara global. Di sisi lain, indeks Dolar AS juga cenderung mengalami penguatan dalam beberapa minggu terakhir.

    Tema Investasi Khusus: Digital Banking

    • Sepanjang tahun berjalan 2021 ini, tema sektor berbasis teknologi membukukan kinerja tertinggi. Hingga tulisan ini disusun, indeks sektoral IDXTECH tercatat menguat 483%, jauh meninggalkan sektor-sektor lainnya.
    • Salah satu sektor yang berhubungan erat dengan teknologi akhir-akhir ini adalah sektor teknologi finansial dan perbankan digital, yang perkembangannya juga sedang didorong oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui pemberian izin khusus untuk bank digital.
    • Berbeda dengan perbankan konvensional yang telah kita kenal, bank digital mengedepankan minimum physical presence, yakni hampir seluruh layanan perbankan, seperti pembukaan rekening, deposito, dan pengajuan kredit, dilakukan secara virtual melalui aplikasi. Tren ini telah menjadi kelaziman global dengan beberapa pemain utama global seperti Revolut dan Monzo di Inggris.
    • Di Indonesia, kita terus melihat perkembangan perbankan digital, baik berupa pseudo-digital bank (layanan perbankan digital yang hadir berdampingan dengan perbankan konvensional dari bank yang sama), maupun bank digital sepenuhnya yang dimiliki oleh perusahaan teknologi serta bank.
    • Roland Berger, sebuah firma konsultan internasional yang berbasis di Jerman, memperkirakan jumlah kantor cabang perbankan di Indonesia akan berkurang lebih dari 7 ribu dalam 10 tahun mendatang.
    • Tren perbankan digital ini perlu kita terus pantau dan ikuti bersama, bukan saja dalam hal fitur dan kemudahannya, namun juga tentang keamanan data, mutu pelayanan kepada pelanggan, serta integritas sistem.

    Baca ulasan lebih lengkap di sini!

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Senin 12 Juli 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat kompak menguat pada hari perdagangan Jumat kemarin. Indeks Dow Jones, S&P 500 dan NASDAQ mengalami kenaikan masing-masing sebesar 1.32%, 1,13% dan 0.98%.

     

    Dari Eropa, indeks acuan Euro Stoxx tercatat menguat 1.34% dan FTSE100 menguat 1.3%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup melemah tipis 0.01% pada perdagangan Jumat (09/7) kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat melemah pada level Rp 14.502. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent menguat masing-masing sebesar 0.19% dan 0.09% di level US$ 74.7 dan US$ 75.6 per barel.

     

    Indeks acuan Asia pada pagi hari ini menguat dengan indeks NIKKEI menguat 2.06% dan KOSPI menguat 0.91%. Sedangkan indeks futures Amerika Serikat pada pagi hari ini tercatat mixed, dengan Dow Jones, S&P mengalami penurunan sebesar masing-masing 0.07% dan 0.08% sedangkan Nasdaq menguat sebesar 0.02%

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Menteri Keuangan AS Janet Yellen pada hari Minggu kemarin mengisyaratkan akan mendorong Multilateral Development Bank (MDB) untuk lebih menghindari pembiayaan proyek perusahaan bahan bakar fosil dan memenuhi dukungan mereka terhadap Paris Agreement untuk berkomitmen mengurangi emisi karbon. Yellen mengatakan kepada pers bahwa para pemberi pinjaman termasuk Bank Dunia perlu meningkatkan investasi di sektor investasi ramah lingkungan. (Reuters)

     

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meyakini seluruh negara memiliki tujuan yang sama terkait perubahan iklim, untuk mengurangi dampak ekonomi yang ditimbulkan dan menciptakan perekonomian yang lebih ramah lingkungan serta berkelanjutan. Salah satu cara untuk mencapai tujuan tersebut melalui intervensi harga karbon. “Banyak yang percaya itu (harga karbon) berkontribusi untuk mengurangi emisi dan pada saat yang sama menggerakkan sumber finansial untuk perubahan iklim. Ini juga bisa menjadi mekanisme yang efektif untuk dekarbonisasi tanpa membatasi pertumbuhan ekonomi,” ungkap Menkeu dalam G20 High Level Tax Symposium, Jumat (9/7). (Kontan)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—12-Juli-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 8 Juli 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham global tercatat bergerak menguat pada perdangan Rabu (7/7). Di Amerika Serikat, Dow, S&P 500, dan Nasdaq meningkat secara bersamaan masing-masing sebesar 0,30%, 0,34%, dan 0,01%.

     

    Penguatan juga terjadi dari Eropa. Indeks acuan Euro Stoxx tercatat meningkat 0.78% begitupun FTSE yang meningkat 0.71%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup melemah 0.05% pada perdagangan Rabu (7/7).

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat berada pada level Rp 14.482,5. Dari komoditas utama dunia, pagi ini minyak WTI melemah 0,44% ke level 71,88 sedangkan Brent juga melemah 0.14% menuju level 73,21. Nikkei pagi ini dibuka melemah sebesar 0.10% sedangkan indeks KOSPI dibuka menguat tipis 0.07%. Di sisi lain, indeks futures US Dow Jones dan S&P kompak melemah masing-masing sebesar 0,10% dan 0,07%, sementara Nasdaq futures menguat tipis 0,02%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Pemerintah tidak menutup kemungkinan peningkatan status pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro menjadi PPKM Darurat untuk wilayah luar Jawa-Bali. Langkah ini akan diambil apabila kenaikan kasus di wilayah tersebut terjadi dalam jumlah besar dan tingkat keterisian fasilitas kesehatan tinggi. Saat ini, pemerintah masih melakukan pengetatan PPKM mikro di 43 kabupaten/kota non-Jawa-Bali. “Arahan Bapak Presiden (Joko Widodo),  seandainya fasilitas pendukung di daerah semakin terbatas atau berkurang, tentu sesuai dengan mekanisme dan kriteria yang ada ini, kami akan tingkatkan dari ketat menjadi darurat,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto dalam konferensi pers secara virtual pada Rabu (7/7). (Investor Daily)

     

    Regulator di Beijing sedang merencanakan perubahan aturan yang akan memungkinkan mereka untuk memblokir perusahaan China dari listing di luar negeri, bahkan jika unit penjualan saham didirikan di luar China. Ini menutup celah yang lama digunakan oleh raksasa teknologi dari Alibaba hingga Tencent untuk menarik modal asing. Setelah diubah, aturan akan mengharuskan perusahaan yang terstruktur menggunakan apa yang disebut model Entitas Kepentingan Variabel untuk meminta persetujuan sebelum go public di Hong Kong atau AS. Secara terpisah, Didi, direktur dan penjamin emisinya mendapatkan dua tuntutan pemegang saham AS setelah tindakan keras China. (Bloomberg)

     

    Dari AS, pejabat Federal Reserve belum siap untuk mengomunikasikan waktu terkait pengurangan pembelian aset karena ketidakpastian yang tinggi pada prospek ekonomi, menurut risalah terkait pertemuan The Fed bulan Juni yang rilis pada Rabu (7/7). (Bloomberg)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—8-July-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 7 Juli 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham global tercatat bergerak mixed cenderung melemah pada perdangan Selasa (6/7). Di Amerika Serikat, Dow dan S&P 500 turun masing-masing 0,60% dan 0,20%, sedangkan Nasdaq naik 0,17%.

     

    Dari Eropa, indeks acuan Euro Stoxx tercatat naik 0.52% begitupun FTSE yang naik 0.89%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup menguat 0.69% pada perdagangan Selasa (6/7).

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat berada pada level Rp 14.470,0. Dari komoditas, pagi ini minyak WTI menguat 0,42% ke level 73,68 sedangkan Brent turun 0.13% menuju level 74,84. Nikkei pagi ini dibuka melemah 1.38% begitupun indeks KOSPI yang dibuka turun 0.69%. Di sisi lain, indeks futures US Dow Jones, S&P, dan Nasdaq kompak melemah masing-masing sebesar 0,18%, 0,14%, dan 0,10%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Utang pemerintah yang mencapai Rp 6.418 triliun berada dalam batas aman, konservatif, dan dikelola dengan pruden. Utang tersebut tidak akan mendorong ke arah kebangkrutan dan pemerintah sudah menyiapkan dana untuk cicilan. Karena itu, pemerintah tidak berniat sedikit pun menempuh reschedulling utang dengan kreditur. Dirjen Pembiayaan dan Pengelolaan Resiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman mengatakan, kondisi pandemi Covid-19 menyebabkan hampir semua negara tidak memiliki kesiapan optimal. Banyak negara mengambil kebijakan fiskal pelebaran deficit yang berdampak pada peningkatan kebutuhan pembiayaan. Akibatnya, rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berbagai negara meningkat. (Lihat tabel) “Peningkatan rasio tersebut tidak serta-merta mengisyaratkan negara negara tersebut di ambang krisis utang. Pemerintah Indonesia menjaga rasio utang terhadap PDB tidak melebihi 60% sesuai dengan UU No 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara,” ucap Luky saat dihubungi Investor Daily, Selasa (7/6/2021). (Investor Daily)

     

    Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga kemungkinan akan memberikan paket stimulus ekonomi lagi senilai setidaknya US$ 180 miliar dalam beberapa bulan mendatang, menurut survei Bloomberg terhadap 18 ekonom. 17 dari 18 ekonom tersebut memperkirakan pengumuman sebelum pemilihan nasional yang harus diadakan pada awal musim gugur. Sementara itu, Jepang dan AS harus bersama-sama membela Taiwan jika terjadi masalah besar, kata Wakil Perdana Menteri Taro Aso melalui Kyodo News. (Bloomberg)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—7-July-2021.pdf

  • Fw SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 6 Juli 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat libur pada perdagangan hari Senin (5/7). Dari Eropa, indeks acuan Euro Stoxx tercatat naik 0.34% begitupun FTSE yang naik 0.58%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup melemah 0.29% pada perdagangan Senin (5/7).

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat berada pada level Rp 14.476,0. Dari komoditas, pagi ini minyak WTI menguat 1,57% ke level 76,34 begitupun Brent yang naik tipis sebesar 0.08% menuju level 77,22. Nikkei pagi ini dibuka menguat tipis 0.07% sementara indeks KOSPI dibuka menguat 0.27%. Di sisi lain, indeks futures US Dow Jones, S&P, dan Nasdaq kompak melemah masing-masing sebesar 0,14%, 0,08%, dan 0,03%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah berencana menambah anggaran program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hingga Rp 225,4 triliun menjadi Rp 924,83 triliun atau naik 32,2% dari saat ini Rp 699,43 triliun. Penambahan anggaran dibutuhkan untuk penanganan lonjakan Covid-19 dan menambah stimulus bagi program PEN seiring penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali pada 3-20 Juli 2021. (Investor Daily)

     

    Dari China, kisah tentang Didi telah membuat perusahaan teknologi terbesar di China ini menjadi lebih berisiko karena Presiden Xi Jinping berupaya mengendalikan salah satu sumber daya paling berharga di negara itu: Big Data. Didi mengumpulkan sejumlah big data sensitif dari setengah miliar pengguna aktif tahunan, sebagian besar di China, dan upaya pengendalian big data  tersebut meluas hingga juga mencakup dua perusahaan lain yang baru-baru ini terdaftar di New York. Beberapa proyeksi menunjukkan China akan memegang sepertiga dari data dunia pada tahun 2025, berpotensi memberikan keunggulan kompetitif besar-besaran di bidang-bidang seperti kecerdasan buatan untuk mendorong ekonomi modern. Hal ini juga mampu memunculkan pertaruhan geopolitik yang tinggi seiring dengan Pemerintahan AS yang sedang meninjau data pengguna apa yang seharusnya terlarang bagi China, dan Beijing juga khawatir tentang penyerahan informasi. (Bloomberg)

     

    Duapuluh tiga anggota kelompok negara produsen minyak OPEC+ pada Senin (5/7) menangguhkan rencana pertemuan, setelah akhir pekan lalu gagal mencapai kesepakatan tentang level produksi harian minyak mentah. OPEC+ tidak menyebutkan kapan pertemuan selanjutnya akan digelar. Kelompok ini sejak Mei 2021 sedikit demi sedikit menaikkan produksi harian. Setelah memangkasnya lebih dari satu tahun lalu karena pandemi Covid-19 memangkas permintaan. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—6-July-2021.pdf