Samuel Aset Manajemen

Category: artikel

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 14 Maret 2019

    Ada kecenderungan indeks di bursa Asia akan naik hari ini terlihat dari indeks futures bursa Asia yang hampir semuanya ‘hijau’  ditambah sentimen positif dari naiknya indeks di bursa global semalam dan harga minyak mentah yang naik. Mata uang kuat Asia yen dan Sin dolar dibuka melemah terhadap USDolar  pagi ini, kemungkinan membantu sentiment pelemahan rupiah menuju kisaran Rp.14.270 s.d Rp.14.280 per USD (kurs tengah Bloomberg).

     

    Penerimaan pajak sangat tergantung pada kontribusi 30 WP besar yang meliputi 24 WP badan usaha dan 6 WP orang pribadi dengan rerata lebih dari Rp.1 triliun per WP. Realisasi 2018, 30 WP tersebut menyumbang penerimaan pajak sebesar Rp.418,73 triliun atau 31,8% dari realisasi penerimaan tahun 2018, naik dari Rp.361,84 triliun pada 2017. Dari ke-30 WP besar tersebut sebagian besar adalah BUMN, dan sebagian lainnya perusahaan berbasis komoditas. Dengan struktur ini penerimaan pajak cukup kuat dipengaruhi oleh perkembangan harga komoditas.

     

    Krisis Brexit berlanjut. Parlemen Inggris kembali menolak proposal PM May, sementara Brexit efektif mulai pada tanggal 29 Maret ini. Kemelut Brexit ini kemungkinan berakhir dengan keluarnya Inggris dari Uni Eropa tanpa kesepakatan. Pada perdagangan kemarin pound menguat terhadap USDolar  seiring dengan ekspektasi kemungkinan  peluang dilakukannya referandum kedua.

     

     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-14-Maret-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 13 Maret 2019

    Indeks futures bursa Asia tercatat bervariasi, indikasi indeks di bursa Asia akan bergerak ‘mixed’ dengan kecenderungan naik terbantu sentimen harga minyak mentah yang dibuka naik pagi ini. Mata uang kuat Asia yen dan Sin dolar dibuka menguat terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.14.260  s.d Rp.14.260 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Likuiditas bank ketat terlihat dari rata-rata harian volume transaksi PUAB yang meningkat. Data BI mencatat pada Januari 2019 transaksi tersebut mencapai Rp.20,6 triliun, naik dari Desember 2018 yang sebesar Rp.16,6 triliun, dan Januari 2018 sebesar Rp.14,7 triliun. BI mengimbangi ketatnya likuiditas tersebut dengan meningkatkan leleng term repo dan swap valas. Ketatnya O/N ini bisa membuat cost of fund bank naik.

     

    Inflasi AS bulan Februari 2019 tercatat 1,5% yoy, melambat dari 1,6% yoy pada Januari 2019. Inflasi AS menunjukkan perlambatan yang berturut-turut sejak 4 bulan terakhir terutama karena turunnya harga energy (BBM) dan sandang. Angka inflasi tersebut masih diabwah target the Fed 2%, sehingga semakin besar kemungkinan the Fed akan mempertahankan suku bunganya.



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-13-Maret-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 12 Maret 2019

    Dear nasabah,

     

    Mohon maaf atas keterlambatan sistem dalam pengiriman SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 12 Maret 2019 pagi ini.

     

    Terima kasih

     

    Regards,

     

    Lana Soelistianingsih

    Chief Economist and Head of Research

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    From: Lana Soelistianingsih Sent: Tuesday, March 12, 2019 8:52 AM To: Client All <[email protected]> Subject: SAM Ulasan Ekonomi Selasa 12 Maret 2019

     

    Kemungkinan indeks di bursa Asia akan naik hari ini, terlihat dari indeks futuresnya yang sebagian besar ‘positif’, ditambah dengan sentimen indeks di bursa global yang kompak  ditutup naik semalam dan harga minyak mentah yang dibuka naik pagi ini. Mata uang kuat Asia HK dolar dan Sin dolar dibuka menguat terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.14.250  s.d Rp.14.290 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Indeks Penjualan Eceran (IPE) pada Januari 2019 tercatat tumbuh 7,2% yoy – melambat dibandingkan Desember 2018 yang tumbuh 7,7% yoy. Sedangkan secara bulanan, Januari 2019 tumbuh minus 7,7% mom, dari positif 10,6% mom pada Desember 2018. Untuk Februari 2019, IPE diperkirakan membaik 1,7% yoy tetapi survei BI terkait indeks keyakinan konsumen (IKK) masih mencatatkan perlambatan.

     

    OECD perkirakan perlambatan ekonomi global menguat dan memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global untuk tahun 2019 dari 3,5% menjadi 3,3%, dan untuk tahun 2020 menjadi 3,4%. Perlambatan tersebut diantaranya karena potensi perdagangan internasional yang tertekan, termasuk potensi melambatnya ekonomi China karena ekonomi China menyumbang 35,2% pada pertumbuhan ekonomi global.



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-12–Maret-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 11 Maret 2019

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia terlihat ‘merah’ indikasi ada potensi koreksi indeks di bursa Asia hari ini walaupun ada kecenderungan arah indeks berbalik arah menguat karena sentimen positif dari kesepakatan AS-China yang semakin jelas, ditambah dengan harga minyak mentah yang dibuka naik pagi ini. Mata uang kuat Asia yen dan HK dolar dibuka menguat terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.14.250  s.d Rp.14.300 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Cadev per Februari tercatat sebesar US$123,3 miiar, naik dari US$120,1 miliar. Kenaikan tersebut diantaranya karena penerbitan obligasi sukuk global senilai US$2 miliar pada 2 Februari 2019 lalu. Posisi cadev tersebut setara dengan 6,9 bulan impor dan 6,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Namun kenaikan cadev ini tidak cukup menahan rupiah melemah pada Jumat lalu karena faktor eksternal dari penguatan USD yang cukup kuat.

     

    Tingkat pengangguran AS pada bulan Februari tercatat 3,8%, turun dari 4% pada Januari 2019, didukung dengan kenaikan dari sektor non pertanian. Dari China, inflasi bulan Februari 2019 melambat menjadi 1,7% yoy –  terendah sejak Januari 2018. Dan surplus neraca perdagangan turun tajam efek dari Tahun Baru China.

     



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-11-Maret-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Jumat 8 Maet 2019

    Ada potensi koreksi indeks di bursa Asia hari ini terindikasi dari indeks futuresnya yang sebagian besar merah ditambah sentimen negatif dari pasar global yang terkoreksi semalam, sedangkan harga minyak mentah dibuka bervariasi pagi ini.   Mata uang kuat Asia HK dolar dan Sin dolar dibuka menguat terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.14.120  s.d Rp.14.140 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Survei konsumen (IKK) pada Februari 2019 tercatat 125,1 – melambat dibandingkan Januari  2019 sebesar 125,5. Perlambatan terjadi dari pembentuk IKE yang seluruhnya turun, bahkan ketersedian lapangan kerja masih dibawah 100 yang artinya pesimis. IKE telah melambat dalam dua bulan berturut-turut. Perlambatan ii dtengarai sebagai upaya konsumen untuk menabung sebagai persiapan faktor musiman: puasa-lebaran-mudik-tahun ajaran baru yang waktunya saling berdekatan.

     

    Di tengah isu perang dagang antara AS-China, neraca perdagangan AS pada bulan Desember tercatat defisit yang melebar, bahkan terbesar sejak Oktober 2008. Pada Februari, job cuts juga meningkat dan merupakan pemangkasan terbesar sejak Juli 2015, tetapi produktivitas dan biaya tenaga kerja mulai naik. Perlambatan ini belum menjadi sinyal kuat kekawatiran resesi ekonomi AS.



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-8-Maret-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 6 Maret 2019

     

    Indeks futures bursa Asia tercatat bervariasi, indikasi indeks di bursa Asia akan bergerak mixed dengan kecenderungan turun terbawa harga minyak mentah yang dibuka turun pagi ini.   Mata uang kuat Asia HK dolar dan Sin dolar dibuka melemah terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.14.130  s.d Rp.14.150 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Simpanan/DPK per Januari 2019 tercatat melambat dari 6,1% yoy pada Desember 2018 menjadi 5,1% yoy pada Januari 2019. Perlambatan terjadi di semua jenis simpanan dengan perlambatan terbesar terjadi pada jenis Giro. Perlambatan giro dan tabungan terutama berasal dari nasabah korporasi. Perlambatan ini sebagai indikasi kegiatan usaha yang meningkat. Sedangkan pada simpanan berjangka berasal dari nasabah perorangan. Perlambatan ini didukung oleh hasil survey konsumen yang menyatakan rata-rata proporsi pendapatan konsumen untuk disimpan mengalami penurunan.

     

    Pemerintah China memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi China dari 6,5% menjadi 6% di tahun 2019. Untuk mencegah perlambatan lebih lanjut, pemerintah China akan memangkas pajak, meningkatkan investasi infrastruktur dan menambah kredit.



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-6-Maret-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 5 Maret 2019

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat merah, indikasi indeks di bursa Asia akan cenderung terkoreksi walaupun harga minak mentah dibuka naik pagi ini dibandingkan pembukaan kemarin. Mata uang kuat Asia yen dan Sin dolar dibuka menguat terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.14.100  s.d Rp.14.120 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Perkembangan uang beredar pada Januari 2019 tumbuh 5,5% yoy, melambat dibandingkan Desember 2018 sebesar 6,3% yoy. Sementara pertumbuhan kredit tercatat sebesar 11,9% yoy, membaik dibandingkan Desember 2018 yang sebesar 11,7% yoy, namun pertumbuhan simpanan melambat dari 6,1%  yoy pada Desember 2018 menjadi 5,1% yoy pada Januari 2019.  Perlambatan uang beredar ini tampaknya mengkonfirmasi kekawatiran perlambatan likuiditas perbankan saat ini.

     

    Beberapa data ekonomi AS tercatat melambat. The ISM New York Current Business Confidence Index untuk bulan Februari 2019 melambat dibandingkan bulan Janauri sebelumnya dan US Construction spending pada Januari 2019 turun. Kedua data ini menambah daftar data-data ekonomi AS yang melambat.



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-5-Maret-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 4 Maret 2019

    Ada potensi indeks di bursa Asia akan naik hari ini terlihat dari indeks futures bursa Asia yang sebagian besar tercatat hijau terbawa sentimen positif potensi kesepakatan dagang AS-China yang hampir final, ditambah dengan harga minyak mentah yang dibuka naik pagi ini. Mata uang kuat Asia HK dolar dan Sin dolar dibuka menguat terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.14.090  s.d Rp.14.120 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Perubahan IHK pada bulan Februari 2019 tercatat deflasi 0,88% mom atau inflasi 2,57% yoy. Deflasi yang cukup tinggi terjadi pada kelompok pengeluaran Bahan Makanan. Deflasi ini ditengarai karena faktor musim yang bergeser dan upaya stabilisasi harga menjelang Pemilihan umum April mendatang. Asumsi APBN 2019 menetapkan angka inflasi sebesar 3,4% yoy, sementara pada tahun 2018 tercatat inflasi sebesar 3,13% yoy. Secara kumulatif Januari s.d Februari tercatat inflasi sebesar 0,24% ytd.

     

    Pembicaraan kesepakatan dagang antara AS-China dikabarkan mendekati final. Presiden Trump telah meminta China untuk segera mencabut tarif untuk produk-produk pertanian AS. Pasar Asia kemungkinan naik hari ini menyambut kesepakatan ini.

     



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-4-Maret-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Jumat 1 Maret 2019

     

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat ‘merah’ indikasi indeks di bursa Asia akan terkoreksi ditambah sentimen koreksi dari bursa AS yang turun kompak semalam. Pagi ini harga minyak mentah dibuka bervariasi. Mata uang kuat Asia HK dolar dan Sin dolar kompak dibuka menguat terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.14.000  s.d Rp.14.010 per USD  (kurs tengah Bloomberg) setelah dua hari terakhir kemarin mengalami tekanan pelemahan.

     

    Kemdag menargetkan pertumbuhan ekspor non migas sebesar 7%-9% di tahun 2019, dan 6,25% di tahun 2018. Kemdag telah menyiapkan strategi jangka pendek dan jangka panjang untuk mencapai target tersebut. Saat ini struktur ekspor non migas mencapai 91% dari total ekspor Indonesia, dan didominasi oleh ekspor non migas. Pada Januari 2019, ekspor non migas turun 4,3% yoy karena turunnya harga sebesar 6,7% mom (minus 16,1% yoy).

     

    Ekonomi AS pada Q4-2018 tumbuh 2,6% yoy, melambat dari 3,4% pada Q3-2018 dan 4,2% yoy pada Q2-2018. Secara FY 2018 ekonomi AS tumbuh 2,9%, naik dari 2,7% pada FY 2017. Kinerja tahunan ini masih menunjukkan penguatan. Isu resesi ekonomi AS tampaknya belum terkonfirmasi walaupun ada perlambatan pertumbuhan ekonomi dalam 2 triwulan terakhir.



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-1-Maret-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 28 Februari 2019

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat ‘merah’ indikasi indeks di bursa Asia akan terkoreksi tetapi harga minyak mentah pagi ini dibuka naik yang bisa membuat arah indeks menjadi positif. Mata uang kuat Asia yen, HK dolar dan Sin dolar kompak dibuka menguat terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.14.000  s.d Rp.14.010 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

     

    Ada potensi perebutan dana antara perbankan dengan fintech P2P seiring dengan imbal hasil pemberi pinjaman pada fintech tercatat rata-rata di kisaran 16%-23% per tahun. Tawaran mengiurkan ini membuat jumlah lender terus meningkat. Ketua AFPI memperkirakan jumlah lender akan naik 50%. Per 2018, jumlah rekening lender tercatat sebanyak 207.506 dengan kredit yang disalurkan sebesar Rp.22,67 triliun, dan NPL sebesar 1,45%, melonjak dibandingkan posisi tahun 2017 dengan jumlah rekening 100.940, penyaluran kredit sebesar Rp.2,56 triliun dan NPL 0,99%.

     

    The NBS manufacturing PMI China berlanjut turun/kontraksi menjadi 49,2 pada Februari 2019, sedangkan PMI untuk non manufaktur tercatat melambat menjadi 54,3 pada Februari. Kontraksi dan perlambatan PMI indikasi perlambatan ekonomi China. Tahun 2019, Bank Dunia perkirakan ekonomi tumbuh 6,2% yoy.



     

     

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

     

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-28-Februari-2019.pdf