Samuel Aset Manajemen

Category: artikel

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 16 Januari 2020

    Indeks future bursa Asia tercatat bervariasi, kemungkinan indeks di bursa Asia akan bergerak ?mixed? namun cenderung naik terbantu sentimen naiknya indeks di bursa AS semalam, walaupun harga minyak mentah dibuka bervariasi pagi ini. Mata uang kuat Asia yen dan HK dolar dibuka melemah terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah, tetapi kemungkinan rupiah menguat menuju kisaran antara Rp.13.660 s.d Rp.13.690 per USD  (kurs tengah Bloomberg) memfaktorkan kesepakatan dagang AS-China.                         

    Neraca perdagangan untuk Desember 2019 masih tercatat defisit US$28,2 juta. Di sepanjang tahun 2019, neraca perdagangan tercatat defisit sebesar US$3,2 miliar, turun dibandingkan defisit di tahun 2018 yang sebesar US$8,7 miliar. NIlai ekspor turun 6,9% yoy, sedangkan impor turun 9,5% yoy. Turunnya impor terutama karena turunnya bahan baku/penolong. Penurunan ini menjadi salah satu faktor melambatnya perekonomian. 

    Kesepakatan dagang AS-China ditandatangani kemarin oleh Presiden Trump dan wakil PM Liu He di Washington, DC, AS. Presiden Trump mengatakan China akan mengimpor senilai US$200 miliar barang-barang AS untuk dua tahun mendatang, sementara China akan mengimpor senilai US$40 miliar produk pertanian AS. Indeks di bursa AS kompak naik semalam. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-16-Januari-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 15 Janauri 2020

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat ?hijau?,  indikasi indeks di bursa Asia hari ini naik tetapi cenderung ?mixed? terbawa sentimen indeks di bursa global yang ditutup bervariasi semalam, begitupun harga minyak mentah dibuka bervariasi pagi ini. Mata uang kuat Asia HK dolar dan Ain dolar dibuka melemah terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah menuju kisaran antara Rp.13.690  s.d Rp.13.700 per USD  (kurs tengah Bloomberg).                         

    EODB Indonesia untuk tahun 2020 tetap di peringkat 73, dengan kategori ?easy?, sementara beberapa negara ASEAN telah masuk pada kategori ?very easy? karena diatas peringkat 50. BKPM berencana menerbitkan 12 regulasi baru pada bulan Januari ini untuk perbaikan memulai berusaha di Indonesia. BKPM menargetkan total investasi mencapai Rp.866 triliun untuk tahun 2020. 

    Hari ini kesepakatan dagang AS-China akan ditandatangani. Kesepakatan ini membuat ketidakpastian global berkurang. Ekspor China untuk Desember 2019 kembali naik, setelah lima bulan sebelumnya turun. Indeks optimisme ekonomi di AS juga naik. Presiden Trump sinyalkan tidak ada pemangkasan tarif sampai pemilihan presiden November 2020 mendatang. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-15-Januari-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 14 Januari 2020

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat ?hijau?,  indikasi indeks di bursa Asia hari ini naik terbawa naiknya indeks di bursa AS semalam walaupun harga minyak mentah dibuka turun pagi ini. Mata uang kuat Asia yen dan HK dolar dibuka melemah terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah menuju kisaran antara Rp.13.700  s.d Rp.13.750 per USD  (kurs tengah Bloomberg).                         

    SKDU pada Q4-2019 tercatat dengan nilai SBT sebesar 7,79, turun dari Q3-2019 yang sebesar 13,39. Penurunan ini biasa terjadi pada triwulan ke-4, namun naik dibandingkan Q4-2018 yang sebesar 6,19. Hanya saja kapasitas utilisasi pada Q4-2019 turun dibandingkan Q4-2018. Pengunaan tenaga kerja dan PMI juga turun walaupun masih diatas 50. Untuk Q1-2020, SBT ini diperkirakan naik mencapai 10,7, lebih tinggi dibandingkan Q1-2019 yang mencapai 8,65. Hampir semua sektor naik kecuali sektor konstruksi turun. 

    India setop pembelian CPO dari Malaysia setelah PM Mahathir mengkritik tindakan India di Kashmir dan UU Kewarganegaraan India yang baru. Untuk sementara harga CPO bisa naik karena turunnya permintaan yang berdampak pada turunnya suplai dari Malaysia.

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-14-Januari-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 13 Januari 2020

    Ada kecenderungan koreksi indeks di bursa Asia hari ini terbawa sentimen turunnya indeks di bursa global pada akhir pekan lalu ditambah harga minyak mentah dibuka turun pagi ini. Mata uang kuat Asia yen dan HK dolar dibuka melemah terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah menuju kisaran antara Rp.13.780  s.d Rp.13.820 per USD  (kurs tengah Bloomberg).                           

    Indeks penjualan riil pada November 2019 tercatat membaik baik secara bulanan maupun tahunan, sementara pada Desember 2019 secara bulanan naik tetapi secara tahunan turun. Penurunan pada Desember ini membuat penjualan riil pada Q4-2019 dibawah Q4-2018. Ada indikasi konsumsi rumah tangga pada Q4-2019 melambat dibandingkan Q4-2018 yang sebesar 4,97% yoy. Penjualan eceran menyumbang sekitar 60% konsumsi rumah tangga. 

    Harga minyak mentah kembali turun cukup tajam, bahkan untuk jenis WTI turun dibawah level US$60 pbrl. Penurunan ini diantaranya karena tensi konflik AS-Iran mereda, ditambah akan ditandatanganinya kesepakatan dagang AS-China pada 15 Januari ini. Indeks Dow juga terkoreksi setelah mencapai rekor tertingginya. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-13-Januari-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 30 Desember 2019

    Indeks futures bursa Asia bervariasi, indikasi indeks di bursa Asia akan bergerak ?mixed?, dan untuk IHSG cenderung naik dengan sentimen penutupan bursa di tahun 2019 hari ini. Harga minyak mentah dibuka bervariasi pagi ini. Mata uang kuat Asia yen dan HK dolar dibuka melemah terhadap US dolar, tetapi kemungkinan rupiah menguat memfaktorkan pasar valas yang mulai sepi. Kemungkinan rupiah melemah menuju kisaran antara Rp.13.940  s.d Rp.13.950 per USD  (kurs tengah Bloomberg).                         

    Kepemilikan asing pada SBN per 26 Desember 2019 tercatat sebesar Rp.1.064,84 triliun atau naik 19,2% ytd. Naiknya dana asing ini juga membantu penguatan nilai tukar rupiah yang tercatat menguat 3% ytd. Kenaikan tersebut diantaranya karena stabilnya indikator makro termasuk inflasi yang terjaga rendah, dan risiko global yang terukur. Secara rata-rata total return dari obligasi pemerintah mencapai 13,7% ytd. 

    Inventori minyak di AS pada minggu yang berakhir pada 20 Desember 2019 tercatat turun 5,474 juta, melanjutkan penurunan pada minggu sebelumnya sebesar 1,085 juta. Penurunan ini karena faktor musim dingin di AS. Harga jenis WTI telah naik 34,7% ytd dan jenis Brent naik 25% ytd. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-30-Desember-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Jumat 27 Desember 2019

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat naik, indikasi indeks di bursa Asia akan naik terbantu sentimen naiknya indeks  di bursa AS semalam ditambah harga minyak mentah  yang dibuka naik pagi ini. Mata uang kuat Asia yen, dan  Sin dolar kompak dibuka menguat terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah menuju kisaran antara Rp.13.940  s.d Rp.13.950 per USD  (kurs tengah Bloomberg), terbantu dengan menurunnya perdagangan valas menjelang akhir tahun.                                              

    BKPM menargetkan investasi di tahun 2020 sebesar Rp.885 triliun atau naik 8,23% yoy dari target tahun 2019 yang sebesar Rp.700 triliun dengan mengandalkan Omnibus Law untuk bisa segera ditandatangani DPR. Bersama Konsumsi Rumah Tangga, investasi menyumbang 88,8% dari PDB nominal. Di tengah ekspor yang masih lemah dan impor yang masih tinggi, Konsumsi RT dan Investasi ini menjadi andalan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,3% sebagaimana asumsi APBN 2020. 

    Indeks di bursa AS kompak naik dan mencapai rekor tertinggi barunya termasuk indeks Dow di bursa New York, AS. Investor memfaktorkan kesepakatan dagang fase satu segera ditandatangani, ditambah penjualan ritel yang melesat pada ?Holiday sales?. Data ekonomi juga mendukung yaitu jobless claims yang turun. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-27-Desember-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 19 Desember 2019

    Hampir semua indeks futures bursa Asia tercatat naik, indikasi indeks di bursa Asia akan naik hari ini terbantu dengan sentimen harga minyak mentah yang dibuka naik pagi ini. Mata uang kuat Asia yen HK dolar, dan  Sin dolar kompak dibuka melemah terhadap US dolar yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.13.990  s.d Rp.14.000 per USD  (kurs tengah Bloomberg).                      

    Realisasi penerimaan pajak dalam rangka impor sampai November 2019 mencapai Rp.209,58 triliun, turun 6,7% yoy. Penurunan ini mengkonfirmasi data BPS bulan November 2019 yang mencatat penurunan impor 9,2% yoy karena turunnya harga impor yang cukup tajam walaupun volume impornya naik. Turunnya pajak impor ini juga sebagai indikasi turunnya kegiatan usaha di dalam negeri terlihat dari turunnya impor bahan baku dan penolong yang menyumbang sekitar 74% dari  total impor. 

    Harga minyak mentah naik karena laporan EIA menyebutkan inventori/stok minyak mentah AS pada minggu yang berakhir 13 Desember lalu turun. Selain penurunan stok tersebut, naiknya harga minyak mentah juga dipicu oleh ekspektasi membaiknya permintaan minyak dunia dengan kesepakatan dagang AS-China. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 16 Desember 2019

    Indeks futures bursa Asia bervariasi, indikasi indeks di bursa Asia akan bergerak ?mixed? hari ini terbantu dengan sentimen naiknya  indeks di hampir semua bursa global pekan lalu  walaupun harga minyak mentah dibuka turun pagi ini. Mata uang kuat Asia yen, HK dolar dan  Sin dolar kompak dibuka melemah terhadap US dolar, tetapi eforia terhadap kesepakatan dagang bisa membuat dolar AS melemah dan rupiah menguat menuju kisaran antara Rp.13.970  s.d Rp.13.990 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    Realisasi APBN 2019 per Oktober tercatat Pendapatan  Negara sebesar Rp.1.508,91 triliun, dan Belanja Negara sebesar Rp.1.797,97 triliun sehingga defisit mencapai Rp.289,06 triliun. Secara nominal terjadi kenaikan kinerja dibandingkan realisasi APBN 2018, tetapi secara rasio dari target dibawah kinerja realisasi APBN 2018 per Oktober. Dengan sisa waktu 2 bulan hingga akhir tahun fiskal 2019 tampaknya sulit mencapai target 100%, yang membuat dorongan fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi tidak maksimal. 

    Kesepakatan dagang AS-China disetujui pada 14 Desember lalu. AS akan mengurangi tarif dan menunda pengenaan tarif untuk barang-barang impor China senilai US$160 miliar, dan China akan membeli barang-barang AS lebih banyak. Kesepakatan dagang ini positif untuk ekonomi global. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id 

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-16-Desember-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 12 Desember 2019

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat ?hijau? indikasi indeks di bursa Asia cenderung naik terbawa sentimen positif dari naiknya indeks di hampir semua bursa global semalam, sementara harga minyak mentah dibuka  turun pagi ini. Mata uang kuat Asia yen dan  Sin dolar dibuka menguat terhadap US dolar yang mestinya menjadi sentimen penguatan tetapi kemungkinan rupiah cenderung melemah karena meningkatnya permintaan dolar AS menjelang akhir tahun di kisaran Rp.14.040  s.d Rp.14.060 per USD  (kurs tengah Bloomberg).                

    Bank Dunia proyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5% di tahun 2019 dan menjadi 5,1% di tahun 2020 tetapi konsumsi rumah tangga diperkirakan melambat dari 5,2% tahun 2019 menjadi 5,1% tahun 2020, sementara tingkat inflasi akan naik karena naiknya administered prices. Sumber pertumbuhan yang membaik diperkirakan dari ekspor seiring dengan perkiraan membaiknya ekonomi global. 

    The Fed putuskan suku bunga tetap pada 1,5%-1,75% pada pertemuan 10-11 Desember kemarin. The Fed juga sinyalkan kemungkinan suku bunga akan tetap di level saat ini di sepanjang tahun tahun 2020 dan kemungkinan naik di tahun 2021. Suku bunga ini dianggap masih tepat untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, pasar tenaga kerja yang kuat, dan inflasi yang mendekati target. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-12-Desember-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 3 Desember 2019

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat turun, indikasi indeks di bursa Asia akan turun hari ini terbawa sentimen koreksi dari indeks di bursa global semalam. Mata uang kuat Asia yen,  HK dolar dan  Sin dolar, dibuka melemah terhadap US dolar, yang mestinya menjadi sentimen pelemahan. Kemungkinan rupiah melemah menuju kisaran antara Rp.14.120  s.d Rp.14.140 per USD  (kurs tengah Bloomberg) ditambah faktor musiman menjelang akhir tahun.                         

    Inflasi November tercatat sebesar 0,14% mom atau 3% yoy. Kenaikan harga terjadi di hampir semua kelompok pengeluaran kecuali kelompok Transportasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan tercatat deflasi. Dari komponen inflasi, inflasi tertinggi berasal dari komponen yang bergejolak. Secara kumulatif dari janauri s.d November, tercatat inflasi sebesar 2,37%. Kemungkinan inflasi akan terjaga dibawah 3% hingga akhir tahun 2019, yang tinggal satu bulan lagi. 

    Sentimen di pasar global kembali kompak terkoreksi semalam. Investor merespon negative pernyataan Presiden Trump terkait tariff untuk baja. Dari AS, sentimen negative bertambah dengan indeks ISM untuk aktivitas usaha masih kontraksi menjadi 48,3 ? negative dalam empat bulan berturut-turut. Isu perang dagang masih emnajdi perhatian utama investor. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-3-Desember-2019.pdf