Samuel Aset Manajemen

Category: Ulasan Ekonomi

Ulasan Ekonomi

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 28 Oktober 2019

    Ada potensi indeks di bursa Asia akan naik hari ini mengikuti naiknya indeks di hampir semua bursa global akhir pekan lalu dan harga minyak mentah yang dibuka naik pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia yen dan HK dolar, dibuka melemah terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah menuju kisaran antara Rp.14.040  s.d Rp.14.080 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    Defisit PABN 2019 kemungkinan melebar. Dari target awal 1,84% dari PDB, kemudian menjadi 1,93% dari PDB, dan kemungkinan kembali melebar menjadi 2%-2,2%. Defisit yang semakin melebar ini karena pemerintah mempertahankan belanja negara di tengah penerimaan negara yang sedang turun. Untuk menutup defisit tersebut, pemerintah menambah penerbitan global senilai US$1 miliar dan 1 milair euro. Kendati melebar namun defisit tersebut masih aman karena dibawah 3% dari PDB. 

    Pelaku pasar menunggu keputusan the Fed pada pertemuan tanggal 30 Oktober ini. Kemungkinan turun cukup besar terkait risiko terutama efek dari perang dagang AS-China yang berpotensi membuat ekonomi AS berlanjut melambat pada Q3-2019 ini. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-28-Oktober-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Jumat 25 Oktober 2019

    Sebagian besar indeks futures di bursa Asia tercatat naik, indikasi indeks di bursa Asia akan cenderung naik hari ini, didukung dengan naiknya hampir semua indeks di bursa global semalam. Harga minyak mentah dibuka naik pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia  yen, HK dolar dan Sin dolar dibuka melemah terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.14.060  s.d Rp.14.080 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    BI turunkan suku bunganya pada RDG kemarin sebesar 25 bps sehingga menjadi 5%, dan juga menurunkan suku bunga deposit facility dan lending facility menjadi 4,25% dan 5,75%. Kebijakan ini oleh BI dikatakan sebagai upaya ?pre-emptive? mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah melambatnya ekonomi dunia. Kemungkinan turunnya suku bunga ini baru akan efektif mendorong pertumbuhan ekonomi pada semester-2 tahun 2020. 

    The IHS PMI sektor manufaktur untuk AS pada Oktober 2019 naik menjadi 51,5 karena naiknya kegiatan usaha, pesanan baru, dan ketenagakerjaan. Namun survey lain mencatat pesanan baru untuk barang tahan lama sektor manufaktur turun diikuti dengan turunnya penjualan rumah baru. Beberapa data yang turun ini menjadi indikasi ekonomi AS yang melambat. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-25-Oktober-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 24 Oktober 2019

    Sebagian besar indeks futures di bursa Asia tercatat naik, indikasi indeks di bursa Asia akan cenderung naik hari ini, didukung dengan naiknya sebagian besar indeks di bursa global semalam. Harga minyak mentah dibuka naik pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia  yen dan Sin dolar dibuka menguat terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.14.000  s.d Rp.14.030 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    Presiden Jokowi telah melantik 34 menteri dan 4 pejabat tinggi setingkat menteri kemarin. Dari total 34 menteri tersebut tercatat 18 menteri berasal dari partai atau mencapai hampir 53% dari komposisi, lebih tinggi dari janji Jokowi sebelumnya 45%. Secara umum susunan kabinet tersebut dapat diterima pasar terlihat dari IHSG yang naik dan nilai tukar rupiah yang menguat. Kinerja para menteri ini baru akan terlihat dalam 1-2 tahun mendatang. 

    Partai Demokrat menargetkan pengajuan impeachment terhadap Presiden Trump pada Desember 2019 ini dengan tuduhan ?abuse of power and obstuction?. Proses impeachment tdaklah mudah karena harus disetujui oleh House yang dkuasai oleh partai Demokrat dan Senat yang dikuasai oleh partai Republik ? partai pedukung Presiden Trump. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-24-Oktober-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 21 Oktober 2019

    Indeks di bursa Asia kemungkinan bergerak ?mixed? hari ini terlihat dari indeks futuresnya yang bervariasi tetapi cenderung turun mengikuti penurunan indeks di bursa global akhir pekan lalu dan harga minyak mentah yang dibuka turun pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia yen, HK dolar, dan Sin dolar dibuka menguat terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.14.120  s.d Rp.14.140 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    Joko Widodo dan Ma?ruf Amin dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI pada 20 Oktober kemarin oleh MPR. Ada lima tahapan besar yangn ingin dicapai dalam periode ke-2nya Jokowi dengan prioritas pertama pada pembangunan sumber daya manusia (SDM). Ke-5 tahapan ini sebagai upaya meraih cita-cita di tahun 2045 dengan PDB per kapita sebesar Rp.320 juta per tahun, dengan PDB nominal mencapai US$7 triliun, menjadi 5 besar ekonomi dunia, dan tingkat kemiskinan mendekati nol persen. 

    Ekonomi China pada Q3-2019 tumbuh 6%  yoy, melambat dari 6,2% yoy pada Q2-2019 dan 6,4% pada Q1-2019. Ekonomi China diperkirakan masih berlanjut melambat terlebih jika perang dagang dengan AS berlanjut. Ekonomi China dianggap sedang menuju ?new normal?. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-21-Oktober-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 15 Oktober 2019

    Sebagian besar indeks futures di bursa Asia dibuka bervariasi sebagai indikasi potensi indeks di bursa Asia akan bergerak ?mixed?, dengan kecenderungan turun terbawa sentimen koreksi di bursa global semalam dan harga minyak mnetah yang dibuka turun pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia yen HK dolar, dan Sin dolar dibuka menguat terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.14.120  s.d Rp.14.130 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan (IPK) Indonesia tahun 2019 tercatat 161,81, naik sedikit dari 2018 yang sebesar 60,81. Minimnya pertumbuhan IPK disebabkan keahlian tenaga kerja yang rendah. Ada sebesar 136 juta angkatan kerja, dan sekitar 58% merupakan lulusan SD dan SMP. Relatif rendahnya kualitas ini menjadi salah satu faktor turunnya GCI Indonesia di tahun 2019 ini. 

    Kinerja neraca perdagangan China untuk September tercatat surplus sebesar USD 396,5 miliar, naik dibandingkan Agustus yang sebesar USD 348,5 miliar. Ekspor mencatatkan penurunan 3,2% yoy, diatas ekspektasi konsensus 3% yoy. Penurunan ekspor terutama terjadi dengan mitra dagang AS sebesar 17,8% yoy. Kesepkatan dagang fase satu yang dijadwalkan ditandatangani lima minggu mendatang menjadi harapan naiknya ekspor China. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-15-Oktober-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 14 Oktober 2019

    Ada potensi indeks di bursa Asia akan naik hari ini terlihat dari indeks futuresnya yang ?hijau?. Bursa menyambut positif ?limited deal? dalam pembahasan dagang AS-China. Indeks di birsa global kompak naik pada akhir pekan lalu.  Harga minyak mentah dibuka naik pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia yen dan HK dolar dibuka melemah terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.14.130  s.d Rp.14.170 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    Survei KCCI terkait kepercayaan CEO terhadap prospek ekonomi untuk Q4-2019 tercatat turun dengan skor 3,26. Skor ini merupakan yang terendah sejak Oktober 2017 dan melambat dibandingkan Q3-2019. Penurunan paling tajam berasal dari ketidakpastian global dan situasi politik nasional. Hasil survey ini konsisten dengan SKDU dari BI yang juga melambat pada Q4-2019 ini. 

    ?Limited trade deal? AS-China tercapai pada pertemuan 10-11 Oktober pekan lalu. Limited deal tersebut meliputi penundaan pengenaan tarif dari 25% menjadi 30% yang semestinya efektif pada 15 Oktober mendatang, namun tidak meubah pengenaan tarif sebelumnya. Sebagai kompensasi, China menyetujui untuk membeli produk pertanian AS senilai dua kali dari pembelian sebelum ada perang dagang. Pasar global merespon positif kesepakatan ini. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-14-Oktober-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Jumat 11 Oktober 2019

    Kemungkinan indeks di bursa Asia akan bergerak ?mixed?, terindikasi dari indeks futuresnya yang bervariasi namun cenderung naik terbawa sentimen dari naiknya indeks di bursa global semalam dan harga minyak mentah yang naik pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia  yen,  HK dolar, dan Sin dolar kompak dibuka menguat terhadap US dolar yang bisa membuat rupiah berpotensi menguat menuju kisaran antara Rp.14.130  s.d Rp.14.150 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    Bank Dunia dalam laporan regionalnya untuk edisi Oktober 2019 ini menyebutkan ekskalasi perang dagang yang berlanjut akan membebani pertumbuhan ekonomi dan harga komoditas. Untuk Indonesia tekanan ini akan membuat ekspor turun sementara impor sulit ditekan karena sebagian besar impor untuk barang modal dan bahan baku. Ekonomi Indonesia diproyeksi turun dari 5,1% menjadi 5% untuk tahun 2019 ini. 

    Presiden Trump mengatakan pertemuan hari pertama perundingan dagang AS-China berjalan sangat baik. Presiden Trump dijadwalkan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Liu He pada hari Jumat ini. Perang dagang ini sangat menentukan arah pertumbuhan pertumbuhan ekonomi global ke depan. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-11–Oktober-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 10 Oktober 2019

    Ada potensi indeks di bursa Asia akan naik hari ini terlihat dari indeks futuresnya yang sebagian besar ?hijau? ditambah sentimen naiknya indeks di bursa global semalam. Harga minyak mentah dibuka bervariasi pagi ini dengan harga jenis WTI turun sementara harga Brent naik. Sementara mata uang kuat Asia  yen dan HK dolar dibuka menguat terhadap US dolar yang bisa membuat rupiah berpotensi menguat menuju kisaran antara Rp.14.150  s.d Rp.14.170 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    Indeks daya saing global (GCI) Indonesia untuk tahun 2019 tercatat turun menjadi 50 dari peringkat 45 di tahun 2018. Penilaian terendah tercatat pada kapabilitas inovasi, sedangkan penilaian tertinggi pada stabilitas makroekonomi. Perbaikan SDM tampaknya sudah menjadi agenda pemerintahan Jokowi ke-2 dengan menyiapkan kartu pra kerja untuk meningkatkan keahlian SDM. 

    Ada optimisme kesepakatan perang dagang AS-China pada pertemuan 10-11 Oktober ini akan tercapai. Pejabat China member sinyal China akan menerima ?partial deal? dan menjanjikan akan membeli produk pertanian AS dengan lebih banyak. Pasar merespon optmisme ini di tengah potensi masih belum solidnya pejabat the Fed untuk menurunkan suku bunganya pada pertemuan 28-30 Oktober ini. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-10–Oktober-2019.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 9 Oktober 2019

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat ?merah?, indikasi indeks di busa Asia akan turun hari ini ditambah turunnya indeks di bursa global semalam dan harga minyak mentah dibuka turun pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia  yen, HK dolar dan Sin dolar dibuka menguat terhadap US dolar yang bisa membuat rupiah berpotensi menguat menuju kisaran antara Rp.14.140  s.d Rp.14.160 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    Data penjualan semen pada Januari s.d Agustus 2019 tercatat 46,7 juta ton, turun 1% yoy. Penurunan ini terutama berasal dari pasar domestik sebagai dampak melesunya sektor properti. Penjualan semen sebagai salah satu indikator konsumsi rumah tangga kemungkinan juga akan melambat pada triwulan ke-3 2019 ini. 

    Investor kawatirkan kesepakatan dalam perundingan perang dagang AS-China yang sudah berlangsung selama 15 bulan ini gagal karena Washington menambah daftar hitam terhadap delapan (8) perusahaan teknologi China dengan tuduhan terlibat pelanggaran HAM. Di saat yang sama Presiden Trump mengancam Turki jika melakukan serangan terhadap Suriah terkiat suku Kurdi yang dianggap sebagai teroris oleh pemerintah Turki. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-9–Oktober-2019.pdf

  • Revisi file: SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 7 Oktober 2019

    Ysh Nasabah SAM 

    Mohon maaf ada kesalahan file pada pengiriman sebelumnya. 

    Terima kasih. 

    Indeks futures di bursa Asia tercatat bervariasi yang bisa membuat indeks di bursa Asia akan bergerak mixed; pada hari ini tetapi cenderung naik terbawa sentimen naiknya indeks di birsa global pada akhir pekan lalu walaupun harga minyak mentah dibuka turun pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia  HK dolar dan Sin dolar dibuka melemah terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.14.130  s.d Rp.14.170 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

    Indeks keyakinan konsumen (IKK) untuk September 2019 tercatat sebesar 121,8 turun dibandingkan Agustus yang sebesar 123,1. Indeks ini terendah sejak Oktober 2018 dan sudah mencatatkan penurunan sejak Juni lalu. Penurunan IKK ini karena turunnya IKE dari komponen ketersediaan lapangan kerja dan pembelian barang tahan lama, sementara dari komponen IEK yang turun adalah ekspektasi kegiatan usaha. Ada potensi konsumsi rumah tangga untuk Q3-2019 tumbuh dibawah 5% yoy. 

    Beberapa data AS melemah seperti defisit neraca perdagangan AS yang melebar, ditambah ?nonfarm payroll? yang naik tetapi dibawah konsensus. Melemahnya data ini menambah keyakinan the Fed akan turunkan suku bunganya pada pertemuan 29-30 Oktober ini untuk ke-3 kalinya dalam tahun ini sehingga menjadi 1,75%-2%. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-7-Oktober-2019.pdf