Samuel Aset Manajemen

Blog

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 21 Mei 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar global mayoritas bergerak naik pada Kamis (20/5). Dow naik 188,11 poin atau 0,55% menjadi 34.084,15. Kemudian S&P 500 juga naik 1,06% menjadi 4.159,12, begitupun Nasdaq yang naik paling tinggi di 1,77% menjadi 13.535,74. Dari Eropa, FTSE menguat 1,00% atau 69,59 poin menjadi 7.019,79 sementara Stoxx600 juga naik 1,27% atau 5,56 poin menjadi 441,90.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.375, melemah. Minyak WTI pagi ini naik 0,45% sementara minyak Brent juga naik 0,54%. Hari ini Nikkei 225 dibuka naik 0,97% begitupun Kospi naik 0,77%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq futures naik masing-masing 0,24%, 0,23%, dan dan 0,33%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Perkembangan Covid 19 menunjukkan komplikasi virus yang langka dan mengancam jiwa tampaknya meningkat di India, termasuk infeksi jamur invasif dan sindrom inflamasi berbahaya pada anak-anak. Di Singapura, acara Dialog Shangri-La yang direncanakan pada 4-5 Juni, yang menarik para pejabat tinggi militer dan diplomat, telah dibatalkan menyusul peningkatan kasus. Taiwan mengatakan bantuan vaksin dari AS akan membantu mendukung industri semikonduktornya. Perlindungan dari vaksin diperkirakan akan berkurang, tetapi tidak ada yang tahu kapan. Sementara itu, kasus varian India di Inggris meningkat lebih dari dua kali lipat dalam seminggu dan rencana UE untuk sertifikat vaksin meningkatkan harapan rebound pariwisata musim panas. (Bloomberg)

     

    A.S. telah mengusulkan agar negara-negara dengan tarif rendah menyetujui pajak perusahaan minimum global 15% dalam negosiasi internasional yang bertujuan mengakhiri persaingan untuk memikat perusahaan melalui tarif murah. Negara-negara dengan pajak yang lebih rendah seperti Irlandia bersikap skeptis terhadap tarif 21% yang pernah diusulkan AS sebelumnya, dan pejabat Inggris juga khawatir bahwa tarif tersebut terlalu tinggi untuk jangka panjang. (Bloomberg)

     

    Dari pasar domestik, nilai ekspor industry manufaktur pada April 2021 mencapai US$14,92 miliar, melonjak 52,65% dibanding April 2020 (YoY). Ekspor industri manufaktur berkontribusi 80,73% terhadap total nilai ekspor yang mencapai US$18,48 miliar pada April 2021, melesat 51,94% YoY dan meruapakan yang tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Sejalan dengan itu, neraca perdagangan pada April 2021 mencatatkan surplus US$ 2,19 miliar, melanjutkan tren surplus selama 12 bulan berturut-turut. Selain ditopang peningkatan kinerja, membaiknya ekspor pada April 2021 juga ditunjang oleh kenaikan harga komoditas. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

      

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—21-Mei-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 20 Mei 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar global mayoritas bergerak turun pada Rabu (19/5). Dow turun 164,62 poin atau 0,48% menjadi 33.896,04. Kemudian S&P 500 juga turun 0,29% menjadi 4.115,68, begitupun Nasdaq yang melemah 0,03% menjadi 13.299,74. Dari Eropa, FTSE turun tipis 1,19% atau 84,04 poin menjadi 6.950,20 sementara Stoxx600 turun 1,51% atau 6,70 poin menjadi 446,34.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.282.5. Minyak WTI pagi ini naik 0,16% sementara minyak Brent juga naik 0,12%. Hari ini Nikkei 225 dibuka turun 0,07% begitupun Kospi turun 0,20%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq futures turun masing-masing 0,09%, 0,08%, dan dan 0,15%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Presiden AS Joe Biden mengatakan AS harus mempertahankan jalur laut yang terbuka dan aman di Arktik dan Laut China Selatan karena negara-negara termasuk China dan Rusia berusaha untuk menegaskan kendali yang lebih besar atas wilayah maritim. “Sangat penting bagi kebijakan luar negeri Amerika untuk mengamankan arus perdagangan global tanpa hambatan,” kata Biden di Akademi Penjaga Pantai di New London, Connecticut, dalam pidato pembukaan pertamanya sebagai presiden. Di sisi lain, Filipina memprotes larangan penangkapan ikan sepihak China di Laut China Selatan, yang berlangsung dari 1 Mei hingga 16 Agustus dan mencakup wilayah yang menjadi yurisdiksi negara Asia Tenggara tersebut, kata Departemen Luar Negeri. (Bloomberg)

     

    Laju inflasi Inggris telah melonjak ke level tertinggi, sejak tahap awal terjadi pandemi virus corona Covid-19. Data resmi yang ditunjukkan pada Rabu (19/5), memicu kekhawatian atas lonjakan inflasi global karena banyak kegiatan ekonomi yang belum dibuka kembali. Menurut Kantor Statistik Nasional (Office for National Statistics/ONS) dalam sebuah pernyataan, Indeks Harga Konsumen (IHK) pada April mencapai 1,5% atau mencapai titik tertinggi sejak Maret 2020, yakni ketika krisis Covid-19 meletus. (Investor Daily)

     

    Indonesia telah mendapat jaminan pasokan 20 juta dosis vaksin Covid-19 untuk program vaksinasi gotong royong yang akan disuntikkan kepada 12,5 juta orang. Pasokan tersebut meliputi 15 juta dosis vaksin merek Sinopharm dan lima juta dosis merek Cansino. Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Erick Thohir mengung kap kan, untuk vaksin Sinopharm setiap orang membutuhkan suntikan dua dosis. Sedangkan untuk vaksin Cansino, setiap orang hanya butuh suntikan satu dosis saja. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

      

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—20-Mei-2021.pdf

  • PENGUMUMAN RENCANA PEMBUBARAN REKSA DANA SAM SUKUK SYARIAH BERKEMBANG

    PENGUMUMAN RENCANA PEMBUBARAN REKSA DANA SAM SUKUK SYARIAH BERKEMBANG

    PT Samuel Aset Manajemen selaku Manajer Investasi REKSA DANA SAM SUKUK SYARIAH BERKEMBANG (“Manajer Investasi”) dengan ini mengumumkan rencana pembubaran dan likuidasi REKSA DANA SAM SUKUK SYARIAH BERKEMBANG (“SAM SUKUK SYARIAH BERKEMBANG”).

    Berkaitan dengan rencana tersebut di atas, dengan ini Manajer Investasi menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Manajer Investasi dan Citibank, N.A., Indonesia selaku Bank Kustodian (“Bank Kustodian) telah sepakat untuk melakukan pembubaran dan likuidasi SAM SUKUK SYARIAH BERKEMBANG sebagaimana termaktub dalam Kesepakatan Pembubaran SAM SUKUK SYARIAH BERKEMBANG tertanggal 17 Mei 2021.
    2. SAM SUKUK SYARIAH BERKEMBANG akan dibubarkan karena seluruh Pemegang Unit Penyertaan telah melakukan penjualan kembali atas seluruh Unit Penyertaan SAM SUKUK SYARIAH BERKEMBANG yang dimilikinya sehingga saat ini sudah tidak terdapat Pemegang Unit Penyertaan yang tersisa dalam SAM SUKUK SYARIAH BERKEMBANG yang mengakibatkan total Nilai Aktiva Bersih SAM SUKUK SYARIAH BERKEMBANG di bawah Rp 10.000.000.000,- (sepuluh miliar Rupiah).
    3. Manajer Investasi dan Bank Kustodian telah memutuskan untuk membubarkan SAM SUKUK SYARIAH BERKEMBANG tanpa menunggu berakhirnya jangka waktu kewajiban membubarkan Reksa Dana dengan Nilai Aktiva Bersih SAM SUKUK SYARIAH BERKEMBANG kurang dari Rp 10.000.000.000,- (sepuluh miliar Rupiah) selama 120 (seratus dua puluh) Hari Bursa berturut-turut sebagaimana ditetapkan dalam Pasal 45 huruf d Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 23/POJK.04/2016 tanggal 13 Juni 2016 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif junctis Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 2/POJK.04/2020 tanggal 8 Januari 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 23/POJK.04/2016 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif dan Pasal 68 huruf d Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2019 tanggal 13 Desember 2019 tentang Penerbitan Dan Persyaratan Reksa Dana Syariah.
    4. Pada tanggal 19 Mei 2021, Manajer Investasi telah memberitahukan rencana pembubaran SAM SUKUK SYARIAH BERKEMBANG kepada Otoritas Jasa Keuangan melalui surat nomor 1125/MKT/SAM/v/21 dan telah menginstruksikan Bank Kustodian untuk menghentikan perhitungan Nilai Aktiva Bersih SAM SUKUK SYARIAH BERKEMBANG terhitung sejak tanggal 11 Mei 2021.
    5. Pembubaran dan dimulainya proses likuidasi akan dilakukan dengan ditandatanganinya akta pembubaran SAM SUKUK SYARIAH BERKEMBANG yang dibuat di hadapan notaris.

    Demikian pengumuman ini dibuat untuk dapat diketahui oleh publik.

    Jakarta, 19 Mei 2021
    Manajer Investasi selaku Likuidator
    REKSA DANA SAM SUKUK SYARIAH BERKEMBANG
    PT Samuel Aset Manajemen

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 19 Mei 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar global mayoritas bergerak variatif pada Selasa (18/5). Dow turun 267,13 poin atau 0,78% menjadi 34.060,66. Kemudian S&P 500 juga turun 0,85% menjadi 4.127,83, begitupun Nasdaq yang melemah 0,56% menjadi 13.303,64. Dari Eropa, FTSE naik tipis 0,02% atau 1,39 poin menjadi 7.034,24 sementara Stoxx600 naik 0,17% atau 0,75 poin menjadi 443,04.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.272.5. Minyak WTI pagi ini melemah 0,73% sementara minyak Brent melemah 0,29%. Hari ini Nikkei 225 dibuka turun 1,93% sedangkan Kospi libur. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq futures turun masing-masing 0,34%, 0,33%, dan dan 0,27%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Pemerintah akan memperpanjang pemberian Bantuan Sosial Tunai (BST) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang disalurkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) selama dua bulan yaitu hingga Juni 2021. Perpanjangan program yang berakhir pada April lalu itu ditujukan untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat dari dampak pandemi Covid-19. (Investor Daily)

     

    Ekonomi Jepang mengalami kontraksi 1,3% pada triwulan pertama 2021 setelah lonjakan infeksi baru di kota-kota besar memaksa pemerintah memberlakukan kembali pembatasan-pembatasan terkait penanggulangan pandemi Covid-19. Penurunan kuartalan itu terjadi setelah negara ekonomi terbesar ketiga di dunia tersebut tumbuh selama dua kuartal hingga Desember 2020. Tetapi ekspansi terhenti oleh peningkatan kasus Covid-19 pada musim dingin. Olimpiade Tokyo pun diprediksi tidak akan memengaruhi perekonomian secara besar-besaran. (Investor Daily)

     

    Bitcoin dan mata uang kripto utama lainnya merosot setelah Bank Rakyat China menegaskan kembali bahwa token digital tidak dapat digunakan sebagai bentuk pembayaran. Mata uang kripto terbesar, Bitcoin turun 5,3% menjadi US$ 42.430, melanjutkan penurunan selama seminggu yang dipicu oleh komentar bolak-balik Elon Musk tentang kepemilikan koin Tesla. Bitcoin sekarang berada di level terendah sejak awal Februari. Ether turun lebih dari 7%, begitupun dengan Dogecoin yang juga merosot. Beberapa analis grafik Bitcoin melihat koin kembali ke US$ 40.000. Meski demikian, investasi pada bitcoin tetap merupakan perdagangan paling ramai di dunia saat ini, kata pengelola dana. (Bloomberg)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

      

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—19-Mei-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 18 Mei 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar global mayoritas bergerak melemah pada Senin (17/5). Dow turun 54,34 poin atau 0,16% menjadi 34.327,79. Kemudian S&P 500 juga turun 0,25% menjadi 4.163,29, begitupun Nasdaq yang melemah 0,38% menjadi 13.379,05. Dari Eropa, FTSE turun 0,15% atau 10,76 poin menjadi 7.032,85 sementara Stoxx600 turun 0,05% atau 0,24 poin menjadi 442,29.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.282.5. Minyak WTI pagi ini menguat 0,17% sedangkan minyak Brent pagi ini melemah tipis 0,01%. Hari ini Nikkei 225 dibuka naik 1,24% begitupun Kospi yang dibuka menguat 0,79%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq futures naik masing-masing 0,22%, 0,19%, dan dan 0,24%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Morgan Stanley memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2021 menjadi 4,5% dari sebelumnya mencapai 6,2%. Sedangkan secara rata-rata konsensus,  proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah 4,4%. Menurut Morgan Stanley, pertumbuhan ekonomi Indonesia sejalan dengan kondisi ekonomi ASEAN. Lembaga ini, memperkirakan pertumbuhan ekonomi ASEAN hanya 5,4% dari sebelumnya sebesar 7,4%. Sementara negara Asia selain Jepang, diprediksi tumbuh 8,4% dari sebelumnya 8,9%. Secara terpisah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada pada kisaran 4,5%-5,3%. (Kontan)

     

    Pemerintah berencana untuk mengkaji usulan agar pemberian insentif pajak bagi dunia usaha yang berakhir pada Juni 2021 mendatang diperpanjang. Ini sejalan dengan realisasi insentif usaha yang per 11 Mei 2021 tercatat baru Rp 26,83 triliun atau setara 47,3% dari pagu yang sebesar Rp 56,72 triliun. Adapun cakupan insentif usaha yakni pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 ditanggung pemerintah (DTP), PPh final UMKM DTP, pembebasan PPh Pasal 22 impor, pembebasan bea masuk, pengurangan angsuran PPh Pasal 25, serta restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) dipercepat. Selain itu, ada insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) pada kendaraan bermotor DTP dan PPN atas rumah DTP. (Investor Daily)

     

    World Economic Forum (WEF) mengumumkan bahwa pertemuan tahunan, yang tahun ini digeser menjadi pada musim panas dan sedianya digelar di Singapura, dibatalkan. “Sayang sekali, berbagai keadaan tragis yang timbul di banyak tempat, prospek perjalanan yang tidak pasti, langkah vaksinasi yang tidak merata, dan ketidakpastian akan varian-varian baru menjadikan realiasi pertemuan global antara para pemimpin bisnis, pemerintah, dan masyarakat sipil dari seluruh dunia dengan skala yang direncanakan menjadi mustahil,” kata WEF dalam pernyataannya, seperti dikutip CNBC. WEF menyatakan pertemuan ini akan digelar lagi pada paruh pertama 2022. Tapi lokasi pasti dan tanggalnya akan ditentukan tahun ini. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—18-Mei-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 17 Mei 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar global bergerak menguat secara kompak pada Jumat (14/5). Dow naik 360,68 poin atau 1,06% menjadi 34.382,13. Kemudian S&P 500 juga naik 1,49% menjadi 4.173,85, begitupun Nasdaq yang naik paling tinggi 2,32% menjadi 13.429,86. Dari Eropa, FTSE naik 1,15% atau 80,28 poin menjadi 7.043,61 sementara Stoxx600 naik 1,19% atau 5,21 poin menjadi 442,53.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.197.5. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent pagi ini melemah masing-masing sebesar 0,17% dan 0,35%. Hari ini Nikkei 225 dibuka turun 0,24% begitupun Kospi dibuka melemah 0,23%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq futures melemah masing-masing 0,21%, 0,19%, dan dan 0,26%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Singapura berencana untuk menutup sebagian besar sekolah hingga 28 Mei setelah melaporkan 38 kasus baru infeksi Covid-19 pada hari Minggu. Negara kota itu juga mungkin menghadapi pengiriman vaksin yang lebih lambat selama beberapa bulan ke depan. Dari negara lain, Taiwan sedang berlomba untuk mengatasi wabah virus terburuknya, dengan pemerintah menyerukan agar lebih banyak bekerja dari rumah setelah rekor 206 kasus lokal baru dilaporkan pada Minggu. Di India, ada tanda-tanda ribuan orang meninggal setiap hari daripada yang ditunjukkan oleh data pemerintah. Sementara itu, Inggris sedang bersiap untuk melonggarkan pembatasan pada hari Senin dan rata-rata kasus virus baru selama satu minggu di AS turun ke level terendah sejak Juni 2020. (Bloomberg)

     

    Kalangan dunia usaha, ekonom, dan parlemen meminta pemerintah membatalkan rencana kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) tahun depan. Kenaikan PPN akan memukul daya beli masyarakat menengah ke bawah yang belum pulih dari pandemi. Jika tarif PPN tetap dipaksakan naik, pertumbuhan ekonomi bisa kembali terkontraksi. Untuk meningkatkan penerimaan negara, pemerintah lebih baik menggunakan metode ekstensifikasi atau memperluas basis pembayar pajak. Sedangkan metode intensifikasi dengan menaikkan tarif PPN hanya tepat dilakukan ketika basis pajak sudah cukup besar dan kondisi ekonomi sedang bertumbuh cepat agar tidak mengalami panas berlebih (overheating). (Investor Daily)

     

    Usaha Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden agar paket belanja infrastrukturnya disetujui kedua kubu di Kongres akan dibahas pekan ini. Biden pekan lalu setuju untuk mengurangi cakupan rancangan undang-undang (RUU) itu menjadi proyek-proyek infrastruktur yang biasa, serta berkompromi tentang cara membiayainya. Dalam pertenuan dengan pimpinan senat Demokrat dan Republik di Gedung Putih pekan lalu, Biden menyatakan bersedia untuk memecah rencana infrastruktur senilai total US$ 2,3 triliun itu menjadi RUU-RUU terpisah. Agar bagian pertamanya mendapatkan dukungan bipartisan di Senat. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—17-Mei-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 11 Mei 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar global bergerak melemah secara kompak pada Senin (10/5). Dow turun 34,94 poin atau 0,10% menjadi 34.742,82. Kemudian S&P 500 juga turun 1,04% menjadi 4.188,43, begitupun Nasdaq yang turun paling dalam 2,55% menjadi 13.401,86. Dari Eropa, FTSE turun 0,08% atau 6,03 poin menjadi 7.123,68 sementara Stoxx600 naik 0,10% atau 0,46 poin menjadi 445,39.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.197.5. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent pagi ini melemah masing-masing sebesar 0,46% dan 0,42%. Hari ini Nikkei 225 dibuka turun 2,07% begitupun Kospi dibuka melemah 1,29%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq futures melemah masing-masing 0,10%, 0,28%, dan dan 0,52%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Pemerintah negara-negara Afrika mengaku terkejut dengan perjuangan India untuk melawan gelombang baru infeksi virus corona Covid-19. Afrika khawatir bakal kekurangan vaksin buatan Indian dalam jangka panjang, sementara vaksin tersebut sangat dibutuhkan untuk membantu melindungi rakyat Afrika. India yang kerap dijuluki sebagai apotek dunia mer upakan salah satu pemasok terbesar vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca di bawah program Covax – yang bertujuan membantu pelaksanaan vaksinasi di negara-negara miskin. (Investor Daily)

     

    Keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi Indonesia berangsur meningkat. Ini tercermin dari hasil survei Bank Indonesia (BI) pada April 2021 terkait Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang sebesar 101,5 atau sudah masuk ke zona optimistis, membaik dibandingkan bulan sebelumnya yang di level 93,4 atau masih berada di zona pesimistis. Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, kembalinya IKK ke zona optimistis dengan level di atas 100 pada April 2021 merupakan yang pertama sejak mengalami penurunan hingga masuk zona pesimistis pada April 2020. (Investor Daily)

     

    Seorang pejabat WHO mengatakan pada hari Senin bahwa mereka mengklasifikasi ulang varian Covid yang sudah bermutasi untuk kali ketiga yang sangat menular yang menyebar di India sebagai “variant of concern,” yang menjadikannya ancaman kesehatan global. Varian baru yang dikenal sebagai B.1.617, telah ditemukan dalam studi pendahuluan untuk menyebar lebih banyak dan lebih mudah daripada virus asli dan ada beberapa bukti bahwa virus mungkin dapat menghindari beberapa perlindungan yang diberikan oleh vaksin. (CNBC)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—11-Mei-2021.pdf

  • Hati-hati Akun Palsu Menggunakan Nama dan Logo Reksadana SAM (Samuel Aset Manajemen).

    Hati-hati Akun Palsu Menggunakan Nama dan Logo Reksadana SAM (Samuel Aset Manajemen).

    PEMBERITAHUAN

    PT  Samuel Aset Manajemen dengan ini memberitahukan agar Nasabah dan masyarakat umumnya untuk waspada atas beredarnya beberapa grup Telegram palsu yang mengatasnamakan platform aplikasi dan logo ReksadanaSAM. Beberapa akun grup Telegram tersebut bahkan melakukan penggalangan dana yang menjanjikan keuntungan pasti.

    Beberapa akun palsu tersebut antara lain:

    1. Reksa Dana SAM (@reksadansam12, 5709 member)
    2. ReksadanaSAM (@reksadana_sam, 48 subscribers)
    3. Reksadana-SAM Investasi (@reksa_dana_sam, 569 member)
    4. Reksadana_SAM (@reksa_danaS, 2 member)

    Investor ReksadanaSAM dimohon untuk selalu berhati-hati atas berbagai bentuk penawaran dari akun-akun palsu tersebut serta menjaga kerahasiaan username, password, secure PIN, dan data pribadi penting lainnya dan tidak memberikan data-data personal ini kepada siapa pun, apalagi mentransfer sejumlah uang ke oknum-oknum penipu yang mengatasnamakan ReksadanaSAM (PT Samuel Aset Manajemen).

    Adapun website, platform dan sosial media resmi dari PT Samuel Aset Manajemen (ReksadanaSAM) adalah:

    Situs: https://www.reksadanasam.co.id  dan http://www.sam.co.id
    Aplikasi: “Reksadana SAM” di AppStore (iOS) dan PlayStore (Android).
    Instagram: @reksadanasam
    Facebook: reksadana.sam
    Facebook Page: SAMreksadana
    Twitter: @reksadanasam
    TikTok: @reksadanasam
    Youtube: Reksadana SAM
    Linkedin: PT Samuel Aset Manajemen

    Masyarakat dapat melaporkan adanya dugaan investasi ilegal kepada Satgas Waspada Investasi OJK melalui  website https://waspadainvestasi.ojk.go.id atau email [email protected].

    Terima kasih atas perhatiannya.

  • Buletin Bulanan – Mei 2021: Special Purpose Acquisition Company

    Buletin Bulanan – Mei 2021: Special Purpose Acquisition Company

    Ulasan Pasar Global

    Ulasan lengkap unduh file pdf

    • Pasar saham global cenderung mengalami penguatan sejak awal tahun hingga bulan April 2021, meskipun ada beberapa indeks saham yang masih mencatatkan hasil negatif sepanjang tahun berjalan 2021. Indeks saham Taiwan (TWSE) mencatatkan kenaikan tertinggi, sementara indeks saham Filipina (PSEi) mencatatkan pelemahan terbesar.
    • Mayoritas indeks saham negara-negara maju mencatatkan hasil yang positif, dipimpin oleh indeks saham Swedia (OMX Stockholm), diikuti oleh Amerika Serikat (S&P 500), Jerman (DAX), Eropa (STOXX 600), Inggris (FTSE 100), dan Denmark (OMX Copenhagen).
    • Indeks saham di beberapa Negara Berkembang kembali memimpin dan melanjutkan penguatan sejak awal tahun. Indeks saham Taiwan (TWSE), Afrika Selatan (FTSE/JSE), Korea (Kospi), Thailand (SET) dan Mexico (S&P/BMV) mencatatkan hasil yang positif. Di sisi lain, indeks saham di sebagian kawasan ASEAN lainnya cenderung mengalami pelemahan sejak awal tahun.
    • Sektor Industrial, Material, Energi, Finansial, dan Komunikasi cenderung menjadi sektor yang berkinerja terbaik secara global sejak awal tahun. Sektor-sektor yang cenderung defensif (Konsumsi, Kesehatan, dan Utilitas) memiliki kinerja yang tertinggal dibandingkan indeks acuannya. Hal ini masih menunjukkan bahwa posisi/keyakinan investor cenderung pada sektor-sektor siklikal seiring membaiknya perekonomian dunia dan harga berbagai komoditas.
    • Pelemahan indeks Dolar AS pada bulan April juga turut menjadi sentimen yang positif bagi indeks saham secara global. Indeks Dolar AS Kembali melemah setelah sempat mengalami penguatan pada bulan lalu. Pelemahan ini turut mendukung penguatan harga-harga komoditas utama.

    Tema Investasi Khusus: Special Purpose Acquisition Company (SPAC)

    • SPAC adalah perusahaan tanpa kegiatan operasi komersial yang sengaja dibentuk untuk menggalang modal melalui penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) dan kemudian menggunakan uang tersebut untuk mengakuisisi perusahaan lain yang sudah ada. Saham SPAC melantai di bursa, sehingga dapat diperjual belikan melalui pasar sekunder sesuai mekanisme pasar. Tujuan dari akuisis tersebut adalah menjadikan SPAC sebagai cara lain bagi perusahaan yang diakuisisi untuk melantai di bursa.
    • SPAC biasanya belum memiliki target pasti terkait perusahaan yang akan diakuisisi, sehingga modal yang diperoleh SPAC melalui IPO akan disimpan pada akun perwalian (trust), yang kemudian diinvestasikan pada instrumen pasar uang sebelum digunakan untuk mengakuisisi perusahaan lain. SPAC biasanya memiliki waktu 18-24 bulan sebelum mengakuisisi sebuah perusahaan.
    • SPAC menjadi alternatif bagi perusahaan untuk melantai di bursa tanpa perlu memenuhi kebutuhan regulasi IPO pada umumnya, serta mendapat kepastian lebih terkait harga IPO. Pada awal Agustus tahun 2020, terdapat lebih dari 50 SPAC yang telah dibentuk di AS dan telah mengumpulkan sekitar AS$21,5 miliar dan bahkan melonjak hingga melewati US$ 80 miliar pada akhir tahun 2020. 
    • Meski demikian, terdapat kecenderungan bahwa harga saham SPAC akan turun pada periode mendekati proses akuisisi. Hal ini karena terdapat risiko dilusi saham seiring dengan pendiri SPAC yang memiliki saham SPAC dengan harga diskon atau bahkan tanpa mengeluarkan modal. Selain itu, terdapat juga risiko dari biaya peluang yang muncul selama uang belum digunakan untuk mengakuisisi perusahaan lain. Hal-hal tersebut menyebabkan investor cenderung menarik dananya kembali dan menyebabkan harga saham SPAC turun, terlebih apabila perusahaan yang akan diakuisisi tidak sesuai dengan ekspektasi investor.
    • Grab Holdings, perusahaan ride-hailing dan layanan pesan-antar di Asia Tenggara, telah menyetujui merger dengan salah satu SPAC yang berbasis di AS bernama Altimeter Growth Corp pada bulan April 2021. Kesepakatan tersebut membuat nilai ekuitas Grab menjadi AS$39,6 miliar atau setara dengan Rp530 triliun.

    Baca ulasan lebih lengkap di sini!

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 10 Mei 2021

    Kilas Pasar

     

    Pasar global bergerak menguat secara kompak pada Jumat (7/5). Dow naik 229,23 poin atau 0,66% menjadi 34.777,76. Kemudian S&P 500 juga naik 0,74% menjadi 4.232,60, begitupun Nasdaq yang naik 0,88% menjadi 13.752,24. Dari Eropa, FTSE naik 0,76% atau 53,54 poin menjadi 7.129,71 dan Stoxx600 naik 0,89% atau 3,91 poin menjadi 444,93.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.285. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI pagi ini menguat sebesar 1,12%. Hari ini Nikkei 225 dibuka menguat 0,80% begitupun Kospi dibuka menguat 0,69%. Di sisi lain, indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq futures menguat masing-masing 0,28%, 0,25%, dan dan 0,19%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Bank Indonesia (BI) kembali menegaskan, mata uang kripto (cryptocurrency) bukan merupakan alat pembayaran yang sah di Indonesia dan hanya rupiah satu-satunya yang diakui. Karena itu, bank sentral menilai, tidak ada urgensi untuk merevisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang demi mengakomodasi penggunaan mata uang kripto seperti Bitcoin. Lagi pula, BI menyampaikan bahwa UU mata uang bukan wewenang dari BI, melainkan pemerintah dan DPR. (Investor Daily)

     

    New Delhi memperpanjang penguncian aktivitasnya selama seminggu lagi dan mengadopsi pembatasan yang lebih ketat untuk mengendalikan gelombang baru infeksi Covid-19. India pada hari Minggu menemukan 403.736 kasus virus baru, serta lebih dari 4.000 kematian akibat Covid-19. Di sisi lian pembatasan social di Australia juga diperpanjang selama seminggu lagi di Sydney dan sekitarnya setelah pejabat kesehatan mengatakan mereka tidak dapat mengidentifikasi bagaimana seorang pria di komunitas tersebut tertular Covid-19. Di AS, kasus baru turun ke level terendah sejak akhir September dan kematian di Inggris telah melambat dengan lebih dari sepertiga populasi orang dewasa divaksinasi. Sementara di Hong Kong, di mana suntikan mudah dilakukan, jutaan orang menolak untuk mendapatkan vaksinasi. (Bloomberg)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—10-Mei-2021.pdf