Samuel Aset Manajemen

Blog

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 29 April 2020

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika ditutup melemah tadi malam seiring turunnya beberapa saham teknologi besar menyambut laporan laba mereka sementara investor juga mempertimbangkan langkah pembukaan kembali ekonomi secara gradual. Dow Jones ditutup melemah 0,1%, S&P melemah 0,5%, Nasdaq melemah 1,4%.

    Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx 600 meningkat 1,7%, didorong saham-saham perbankan yang diwarnai optimisme pembukaan kembali kegiatan di benua tersebut. Dari dalam negeri, IHSG ditutup menguat 0,3% didorong sektor konsumer dan industri dasar.

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah sebesar 0,4% ke 15.445. Minyak Brent menguat 2,4% ke 20,4.

    Prediksi Hari Ini

    Pasar diperkirakan bergerak menguat hari ini. Futures dan bursa di Asia terlihat mixed cenderung menguat. Nikkei pagi ini terlihat melemah 0,06% dan Kospi menguat 0,07%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Kemenkeu memperluas sektor penerima insentif pajak menjadi 18 sektor. Rencana ini akan datang berupa PPh 21 ditanggung Pemerintah, PPh 22 impor dibebaskan selama 6 bulan, PPh 25 diskon 30%, serta restitusi PPN yang dipercepat. Tadinya, dalam PMK 23 tahun 2020 penerima insentif hanya sektor manufaktur dan perusahaan yang termasuk Kemudahan Impor Tujuan Ekspor. Total anggaran sekitar Rp 64,1 tn.

    Di AS, kepercayaan konsumen membukukan rekor penurunan menjadi 86,9 pada April dari 118,8 pada Maret. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni ditutup turun 3,4% menjadi $ 12,34 per barel. Sementara saham teknologi menurun seperti Apple kehilangan 1,6 persen, Amazon menurun 2,5 persen, Facebook turun 2,5 persen, dan Netflix turun 4,2 persen. Investor saat ini terlihat mulai keluar dari  sektor teknologi dan masuk ke sektor yang lebih sensitif terhadap ekonomi.

    Pasar saham telah menunjukkan tanda-tanda ia mampu bertahan akhir-akhir ini, terlepas dari data ekonomi yang buruk dan aliran berita tentang pandemi. Total kasus virus korona secara global yang dikonfirmasi telah melewati 3 juta, tetapi tingkat pertumbuhannya tetap stabil, sekitar 2% hingga 4% sehari. Sejumlah negara Eropa telah mengambil langkah tentatif untuk membuka kembali ekonomi mereka, sementara Presiden Donald Trump pada hari Senin mengumumkan blueprint untuk pengujian coronavirus.

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah.

    Semoga kita berhasil.Best Regards,SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-29-April-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 28 April 2020

    Kilas Pasar 

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat menguat pada penutupan kemarin, seiring dengan harapan mulai berjalannya kegiatan ekonomi. Dow Jones 30, S&P 500, dan Nasdaq tercatat menguat, masing-masing 1,5%, 1,5%, dan 1,1%. 

    Sementara itu, indeks di Eropa juga tercatat naik, seperti Euro Stoxx 600 menguat 1,8% dan FTSE 100 naik 1,6%. Kemarin, IHSG ditutup menguat 0,38%. 

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat stabil pagi ini, diperdagangkan pada level Rp15.500 Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat melemah masing-masing 8,4% dan 0,8%. Emas tercatat turun tipis sebesar 0,3%. 

    Prediksi Hari Ini 

    Pasar diperkirakan mixed pada hari ini. Pagi ini, Nikkei 225, Kospi, dan Hang Seng masing-masing tercatat turun 0,4%, turun 0,04%, dan naik 0,2%. Indeks futures di Amerika Serikat juga masih melemah, dengan Dow Jones dan S&P 500 turun 0,2% dan 0,3%. 

    Isu Ekonomi dan Pasar 

    Minyak mentah berjangka di New York tersungkur sebanyak 30 persen setelah United States Oil Fund LP (USO) mengatakan akan memindahkan seluruh uang yang diinvestasikannya dalam kontrak minyak WTI Juni mulai hari ini. Hal tersebut memicu pergerakan besar harga kontrak berjangka minyak WTI. Dikutip dari Bisnis Indonesia dan CNBC, pengelola ETF USO mengatakan, pihaknya akan mengalihkan investasi menjadi kontrak berjangka dengan jatuh tempo lebih panjang. Aliansi OPEC+ menyatakan frustrasi dengan kurangnya pengurangan suplai minyak oleh negara-negara lain. Menteri Perminyakan Guinea Khatulistiwa Gabriel Obiang Lima mengatakan bahwa produsen-produsen seperti AS, Meksiko, dan Norwegia perlu turut serta dalam langkah pengurangan pasokan. Demi menghindari kapasitas penyimpanan di Cushing terisi penuh lebih dari 90 persen pada Mei dan Juni, total penutupan produksi harus sebanding dengan 1 juta barel per hari pada bulan Mei, menurut catatan JPMorgan Chase & Co. 

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil. 

    Regards, 

    SAM Investment 

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Your Lifelong Investment Partner 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 24 April 2020

    Kilas Pasar 

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat stabil dan mendatar pada penutupan kemarin. Dow Jones 30 menguat 0,2%, sementara S&P 500 dan Nasdaq turun masing-masing 0,05% dan 0,01% 

    Sementara itu, indeks di Eropa tercatat naik, seperti Euro Stoxx 600 menguat 0,94% dan FTSE 100 naik 0,97%. Kemarin, IHSG ditutup menguat 0,57%. 

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat stabil pagi ini, diperdagangkan pada level Rp15.600. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat menguat masing-masing 3,1% dan 0,3%. Emas tercatat turun tipis sebesar 0,1%. 

    Prediksi Hari Ini 

    Pasar diperkirakan mixed cenderung melemah pada hari ini. Pagi ini, Nikkei 225, Kospi, dan Hang Seng tercatat turun 0,9%, 0,8%, dan 0,8%. Indeks futures di Amerika Serikat juga masih melemah, dengan Dow Jones dan S&P 500 turun 0,6% dan 0,8%. 

    Isu Ekonomi dan Pasar 

    Dewan Perwakilan Rakyat (House of Representatives) Amerika Serikat telah meloloskan paket stimulus tambahan sebesar US$484 miliar untuk rumah sakit dan usaha kecil menengah. Paket tambahan ini menaikkan jumlah belanja stimulus ekonomi menjadi US$3 triliun. Dikutip dari Reuters, undang-undang itu disetujui oleh 388 dari 394 anggota DPR AS yang hadir. 

    Hari ini, pemerintah resmi memberlakukan larangan mudik dan keluar masuk wilayah zona merah yang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan, larangan ini akan diberlakukan sampai dengan 31 Mei 2020 untuk angkutan darat, 15 Juni 2020 untuk angkutan kereta api, 8 Juni 2020 untuk angkutan laut, dan 1 Juni 2020 untuk angkutan udara. Namun demikian, larangan itu tidak berlaku bagi pengangkutan logistik, obat, petugas, pemadam kebakaran, ambulans, dan mobil jenazah. Jalan tol tidak akan ditutup, namun akan diberikan penyekatan tambahan di beberapa titik. PT Jasa Marga (Persero) Tbk memberlakukan kebijakan tambahan dengan menutup ruas jalan tol layang Jakarta-Cikampek. Untuk transportasi udara, larangan yang diberlakukan adalah untuk melakukan perjalanan di dalam negeri maupun ke luar negeri, baik menggunakan transportasi udara berjadwal maupun transportasi udara carter. 

    Kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi seluruh mitra investasi SAM yang menjalankan. Tetap jaga kesehatan, ikuti semua protokol kesehatan, jaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil. 

    Regards, 

    SAM Investment 

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Your Lifelong Investment Partner 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-24-April-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 21 April 2020

    Indeks saham di Amerika ditutup melemah tadi malam, seiring terjadinya kejadian langka di pasar futures/berjangka komoditas, yaitu minyak berjangka West Texas Intermediate untuk pengiriman Mei ditutup di – $ 37,63 per barel, turun lebih dari 300%. Ini pertama kalinya harga menjadi negatif sejak kontrak berjangka dibuat pada tahun 1983. Dow Jones ditutup melemah 2,4%, S&P melemah 1,8%.

    Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx 600 menguat 0,67%, seiring data ekonomi yang keluar dari Eropa pada hari Senin menunjukkan bahwa surplus perdagangan zona euro dengan seluruh dunia tumbuh menjadi 23 miliar euro ($ 25,1 miliar) pada bulan Februari, naik dari 18,5 miliar euro setahun sebelumnya. Dari dalam negeri, IHSG ditutup melemah 1,27% dengan pelemahan paling dalam di sektor konstruksi dan infrastruktur.

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat sebesar 0,3% ke 15.412. Minyak Brent menurun 8,9% ke 25,6. 

    Prediksi Hari Ini

    Pasar diperkirakan bergerak melemah hari ini. Sebagian besar futures dan bursa di Asia terlihat melemah. Nikkei pagi ini terlihat melemah 1,2% dan Kospi melemah 0,6%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Harga minyak fisik yang dijual di jaringan pipa di AS dijual dengan harga kurang dari $ 10 karena ada sedikit permintaan. Hanya sedikit orang yang mengemudi atau terbang saat dunia berada dalam situasi lockdown untuk membatasi penyebaran virus corona. Penurunan mencerminkan batas logistik dari pasar minyak fisik ? tidak ada tempat untuk meletakkan barang, dan tidak cukup banyak produsen yang menutup sumur. Kilang tidak ingin membeli minyak mentah yang tidak bisa diubah menjadi bensin, sehingga harus dipompa ke tangki penyimpanan. Masalahnya, tangki-tangki penyimpanan itu sekarang mulai terisi, jadi tidak ada yang menginginkan minyak baru.

    Dana Moneter Internasional memperkirakan perekonomian India akan tumbuh pada 7,4% pada tahun fiskal yang dimulai pada April 2021. Agar proyeksi itu dapat diwujudkan, beberapa hal perlu terjadi terlebih dahulu, menurut Ranil Salgado, kepala misi India di IMF. Pertama, India perlu mengendalikan wabah koronavirus dengan cukup untuk mengakhiri lockdown nasional dan kedua, untuk menyuntikkan lebih banyak stimulus ke dalam perekonomian. Harga minyak yang rendah juga dapat memberi ekonomi India dorongan, menurut Salgado. Hal ini dapat menjadi harapan bahwa emerging market bisa mengalami rebound di 2021.

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-21-April-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 20 April 2020

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat menguat pada akhir pekan kemarin, seiring dengan adanya harapan pembukaan kembali kegiatan ekonomi di Amerika Serikat dan harapan adanya obat khusus untuk Covid-19. Dow Jones menguat hampir 3%, S&P 500 menguat 2,7%, dan Nasdaq naik 1,4%. 

    Selaras dengan di AS, indeks di Eropa juga menutup pekan ketiga bulan April 2020 dengan penguatan, seperti FTSE 100 naik 2,8% dan Euro Stoxx 600 naik 2,6%. 

    Rupiah tercatat stabil cenderung menguat pada level Rp15.610 pagi ini. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat melemah 4,7% dan 1,5%. 

    Prediksi Hari Ini 

    Pasar diperkirakan mixed cenderung melemah hari ini. Nikkei 225 dibuka turun 1%, Kospi tercatat menguat 0,01%, dan indeks futures Dow Jones serta S&P 500 turun masing-masing 0,6%. 

    Isu Ekonomi dan Pasar 

    Partai Republik dan Demokrat di AS diperkirakan akan menyepakati paket stimulus berikutnya untuk memberikan dukungan kepada usaha kecil dan menengah di AS. Dikutip dari Reuters, Presiden AS Donald Trump mengatakan, kemungkinan Senin pagi waktu AS, pemimpin kedua partai di Kongres akan menyepakati paket stimulus tersebut. Paket tersebut dimaksudkan untuk menambah stimulus sebesar US$250 miliar dalam bentuk pinjaman bagi usaha kecil dan menengah. Kemungkinan lain, paket tersebut juga akan membentuk dana khusus bagi pemerintah negara bagian dan daerah di AS sebesar US$500 miliar untuk membantu pemerintah daerah menanggulangi dampak Covid-19. 

    Lembaga pemeringkat surat utang dunia, S&P, menegaskan / afirmasi peringkat surat utang negara Indonesia pada BBB serta menurunkan outlookdari Stable menjadi Negative. Dikutip dari pernyataan resmi S&P, penurunan outlook ini merefleksikan adanya risiko tambahan akibat pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS secara signifikan pada masa-masa terakhir ini. Sebagai catatan, penurunan outlook juga dialami oleh Thailand dan Malaysia. S&P adalah lembaga pemeringkat yang paling ketat di antara tiga pemeringkat utang acuan (S&P, Moody?s, dan Fitch). Penurunan outlook bermakna adanya peluang sebesar 33% untuk terjadinya penurunan peringkat dalam dua tahun ke depan. Sebagai catatan, Indonesia telah menduduki peringkat BBB dalam setahun terakhir. 

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil. 

    Regards, 

    SAM Investment 

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Your Lifelong Investment Partner 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-20-April-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 17 April 2020

    Indeks saham di Amerika ditutup sedikit menguat hari Kamis, meski muncul data lebih dari lima juta orang mengajukan klaim awal untuk tunjangan pengangguran dalam satu minggu terakhir. Data terpisah pada industri perumahan AS menunjukkan perlambatan besar di semua wilayah. Dow Jones ditutup menguat 0,14%, S&P 500 menguat 0,58%.

    Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx 600 menguat 0,58%, seiring dengan berita bahwa Jerman menjadi negara yang ikut mempertimbangkan untuk mulai membuka perlahan kegiatan perekonomiannya. Dari dalam negeri, IHSG ditutup melemah 3,14% seiring kekhawatiran potensi perlambatan ekonomi dalam yang semakin nyata di Indonesia dan negara-negara berkembang lain.

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah sebesar 0,4% ke 15.640. Minyak Brent menguat 0,47% ke 27,7. 

    Prediksi Hari Ini

    Pasar diperkirakan bergerak menguat hari ini. Dow dan S&P Futures terlihat menguat, begitu juga sebagian besar futures dan bursa di Asia. Nikkei pagi ini terlihat menguat 1,9% dan Kospi menguat 2,7%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Sebuah rumah sakit di Chicago merawat pasien Covid-19 yang parah dengan Remdesivir, obat antivirus buatan Gilead Sciences dalam uji coba klinis yang diawasi ketat, melihat pemulihan cepat pada demam dan gejala pernapasan, dengan hampir semua pasien keluar dalam waktu kurang dari seminggu.

    Remdesivir adalah salah satu obat pertama yang diidentifikasi memiliki potensi untuk berdampak pada SARS-CoV-2, virus corona baru yang menyebabkan Covid-19, dalam tes laboratorium. Seluruh dunia telah menunggu hasil dari uji klinis Gilead, dan hasil positif kemungkinan akan mengarah pada persetujuan cepat oleh Food and Drug Administration dan badan pengatur lainnya. Hal ini dapat menjadi sentiment positif pasar di dunia.

    Gedung Putih meluncurkan pedoman baru bagi negara bagian dan pemerintah daerah dalam mengangkat pembatasan terkait coronavirus pada warga dan bisnis. Protokol, berjudul “Opening Up America Again,” tidak menyarankan kerangka waktu kapan negara harus mencabut pembatasan.

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment 

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-17-April-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 16 April 2020

    Kilas Pasar 

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat melemah seiring dengan beberapa data ekonomi Amerika yang melemah, menegaskan keraguan pasar terkait dengan pola pemulihan ekonomi AS. Dow Jones 30 turun 1,9%, S&P 500 melemah 2,2%, dan Nasdaq turun 1,4%. 

    Indeks di Eropa juga mencatatkan pelemahan yang senada. FTSE 100 melemah 3,3% dan Euro Stoxx 600% melemah 3,2%. 

    Nilai tukar rupiah tercatat stabil pada kisaran Rp16.770. Harga acuan minyak mentah dunia tercatat menguat, dengan WTI naik 2,9% dan Brent naik 2%. 

    Prediksi Hari Ini 

    Pasar diperkirakan cenderung melemah hari ini. Nikkei 225 melemah 1,4%, sementara Kospi turun 0,5%. Indeks futures di AS juga tercatat melemah, dengan tiga indeks acuan tercatat turun 0,6%. 

    Isu Ekonomi dan Pasar 

    Data penjualan ritel di Amerika Serikat tercatat turun 8,7%, seiring dengan pandemi Covid-19. Penurunan ini sedikit lebih dalam dari median perkiraan pasar sebesar 8%. Data pengangguran di AS juga diperkirakan dapat menyentuh angka 15-20%. 

    International Energy Agency menerbitkan laporan terkininya terkait dengan pasar energi, khususnya minyak dunia. IEA memperkirakan akan terjadi penurunan permintaan minyak dunia sebesar 9,7 juta barel per hari. Penurunan permintaan ini direspon negatif oleh pasar, karena penurunan ini kurang lebih sama dengan pengurangan pasokan minyak yang direncanakan oleh OPEC+, sehingga dianggap tidak lagi efektif. 

    Institute of International Finance mencatat telah terjadi arus modal keluar (capital outflow) sebesar lebih dari US$100 miliar dari emerging marketssepanjang triwulan I-2020. Sekitar 70% dari arus dana keluar tersebut berupa saham, sementara sisanya adalah surat utang. 

    Penjualan mobil nasional hingga triwulan I-2020 tercatat sebesar 236.700 unit, turun 7% dibandingkan triwulan I-2019. Sebagai catatan, dampak pandemi Covid-19 di Indonesia baru mulai muncul pada bulan Maret 2020. Kelompok Astra masih memimpin pasar dengan pangsa pasar hampir 55%. 

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil. 

    Regards, 

    SAM Investment 

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Your Lifelong Investment Partner 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-16-April-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 15 April 2020

    Kilas Pasar   Indeks saham di Amerika ditutup menguat hari Selasa, setelah batch pertama dari laporan laba kuartal satu beberapa perusahaan di negara tersebut ternyata tidak seburuk perkiraan. Investor juga menyambut kemungkinan dibukanya kembali secara perlahan beberapa perekonomian besar dunia. Dow Jones ditutup menguat 2,4%, S&P 500 menguat 3,0%.   Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx600 tercatat meningkat 0,6%, seiring dengan kebijakan beberapa negara seperti Spanyol yang mengizinkan sebagian kegiatan manufakturing dan konstruksi mulai minggu ini. IHSG ditutup menguat 1,8% didorong sektor industri dasar dan infrastruktur.   Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah sebesar 0,1% ke 15.645. Minyak Brent melemah 6,7% ke level 29,6 seiring kekhawatiran pemotongan produksi belum cukup mengatasi penurunan demand di jangka pendek.   Prediksi Hari Ini  Pasar diperkirakan bergerak menguat hari ini seiring sebagian besar futures dan bursa Asia yang dibuka menguat. Nikkei dibuka melemah 0,5% dan Kospi dibuka menguat 1,7%.   Isu Ekonomi dan Pasar   Kemarin IMF merilis prediksi World Economic Outlook mereka, dengan asumsi bahwa pandemi dan penahanan yang diperlukan memuncak pada kuartal kedua untuk sebagian besar negara di dunia, dan surut pada paruh kedua tahun ini, mereka memproyeksikan pertumbuhan global pada tahun 2020 turun menjadi negatif 3 persen. Ini adalah penurunan 6,3 poin persentase dari prediksi di Januari.  Dari China, data ekspor dan impor negara tersebut pada bulan Maret turun pada tingkat yang lebih lambat dari perkiraan. Ekspor China turun 6,6% pada Maret dari tahun sebelumnya, setelah jatuh 17,2% pada Januari dan Februari, sementara impor China turun 0,9% dari tahun sebelumnya, dibandingkan dengan penurunan 4,0% dalam dua bulan pertama tahun ini.   Dari dalam negeri, Bank Indonesia menahan suku bunga acuan 7 day reverse repo rate di level 4,5% dengan pertimbangan menjaga stabilitas di tengah ketidakpastian pasar keuangan global. BI menurunkan Giro Wajib Minimum 200 bps untuk bank konvensional dan 50 bps untuk bank syariah. Kebijakan ini diperkirakan menambah likuiditas sebanyak Rp 102 tn.   Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment Team

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-15-April-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 14 April 2020

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat melemah seiring dengan kekhawatiran dampak pandemi Covid-19 terhadap kinerja keuangan perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat dan masih adanya keraguan pasar terhadap kesepakatan pengurangan pasokan minyak dunia. Dow 30 turun 1,4%, S&P 500 melemah 1%, sementara Nasdaq menguat 0,5%. Indeks di Eropa masih tutup sehubungan dengan perayaan Tri Hari Suci. 

    Nilai tukar rupiah tercatat stabil dan menguat pada kisaran Rp15.700. Minyak WTI menguat 1,9% dan Brent menguat 1,2%. 

    Prediksi Hari Ini 

    Pasar diperkirakan cenderung menguat hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 dan Kospi menguat 1,4%, sementara indeks futures Dow menguat 0,4%. 

    Isu Ekonomi dan Pasar 

    Mantan bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Bernie Sanders, menyatakan dukungannya kepada Joe Biden, bakal calon presiden Amerika Serikat, membulatkan suara Partai Demokrat untuk mencalonkan Biden sebagai lawan tanding Presiden AS Donald Trump dalam pemilihan presiden November mendatang. 

    Dari dalam negeri, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Keppres no. 12/2020 yang menetapkan pandemi Covid-19 di Indonesia sebagai bencana nasional. Diharapkan dengan penetapan ini, penanganan dan penanggulangan dampak Covid-19 akan lebih terkelola di bawah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

    Kemarin, Bank Indonesia mengeluarkan laporan Prompt Manufacturing Indectriwulan I-2020. Skor PMI BI tercatat 45,64, turun di bawah 50 yang menjadi batas aman, dan turun dalam dibandingkan triwulan IV-2019  yang tercatat 51,5. Hampir seluruh subsektor manufaktur tercatat melemah, kecuali makanan, minuman, dan tembakau. Pelemahan ini disebabkan oleh beberapa faktor, yakni kontraksi volume produksi, pemesanan bahan baku, dan berkurangnya inventori / persediaan. Penurunan ini sejalan dengan perkiraan berbagai pihak terkait dengan dampak Covid-19 terhadap perekonomian. 

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil. 

    Regards, 

    SAM Investment 

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Your Lifelong Investment Partner 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-14-April-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 13 April 2020

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika ditutup menguat hari Kamis, setelah adanya Pengumuman Federal Reserve bahwa mereka akan memberikan pinjaman tambahan $ 2,3 triliun untuk mendukung rumah tangga, bisnis, dan pemerintah daerah. Dow Jones ditutup menguat 1,2%, S&P 500 menguat 1,4%.

    Di Eropa, indeks acuan Dax di Jerman tercatat meningkat 2,2%, seiring dengan berita bahwa Pemerintahan dari 19 negara di Eropa menyepakati mengenai langkah-langkah yang dapat memberikan lebih dari setengah triliun euro ($ 550 miliar) bagi perusahaan, pekerja dan sistem kesehatan untuk meredam dampak ekonomi dari wabah virus. IHSG ditutup menguat 0,5% didorong sektor aneka industri dan konsumer.

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat sebesar 2,3% ke 15.880. Minyak Brent melemah hari Jumat ke 31,8 setelah sempat menguat tajam pada Kamis karena berita adanya kesepakatan OPEC+ untuk memotong produksi.

    Prediksi Hari Ini

    Pasar diperkirakan bergerak melemah hari ini. Dow dan S&P Futures terlihat melemah 1,2%, begitu juga bursa di Asia. Nikkei dibuka melemah 0,5% dan Kospi dibuka melemah 0,7%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    OPEC, Rusia dan negara-negara penghasil minyak lainnya pada hari Minggu menyepakati pengurangan produksi yang belum pernah terjadi sebelumnya sebesar hampir 10 juta barel, atau sepersepuluh pasokan global, dengan harapan meningkatkan harga yang jatuh di tengah pandemi coronavirus dan perang harga.

    OPEC dan negara-negara lain sepakat untuk mengizinkan Meksiko memangkas hanya 100.000 barel per bulan, poin yang sulit bagi kesepakatan yang awalnya dicapai Jumat setelah konferensi video maraton antara 23 negara. Mereka mencapai kesepakatan hanya beberapa jam sebelum pasar Asia dibuka kembali pada Senin.

    Dari AS, langkah-langkah terbaru The Fed termasuk beberapa program baru yang memperluas dukungan bank sentral ke sudut-sudut pasar di mana ia tidak aktif, seperti obligasi kota/daerah dan ETF obligasi high yield . Ini juga akan memberikan dukungan tambahan kepada bank-bank yang memberikan pinjaman ke usaha kecil atau berpartisipasi dalam Program Perlindungan Paycheck, atau PPP.

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-13-April-2020.pdf