SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 25 Agustus 2023

Kilas Pasar

Indeks saham di Amerika Serikat bergerak melemah pada hari Kamis (24/8). Dow, S&P 500, dan Nasdaq terdepresiasi masing – masing sebesar -1.08%, -1.35%, dan -1.87%. Dari Eropa, indeks bergerak bervariasi. FTSE 100 terapresiasi sebesar 0.18% dan STOXX600 terdepresiasi sebesar -0.41%.

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp.15,280. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI bergerak menguat masing-masing sebesar 0.36% dan 0.40% diperdagangkan pada level US$ 83.67 dan US$ 79.38 per barel.

Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan terdepresiasi sebesar -0.82%, NIKKEI Jepang menurun sebesar -1.87%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat bergerak menguat pada pagi hari ini dengan Dow, S&P, dan Nasdaq terapresiasi masing – masing sebesar 0.16%, 0.08%, dan 0.01%.

Isu Ekonomi dan Pasar

Dolar AS menguat terhadap beberapa mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan jumat pagi imbas pengajuan tunjangan pengangguran kembali turun pada pekan lalu, dari 240.000 menjadi 230.000. Dolar AS pun melonjak setelah data ini dirilis, dengan indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang lainnya naik 0.55% menjadi 103.9863 pada akhir perdagangan. Mantan Presiden Federal Reserve St Louis James Bullard menegaskan bahwa percepatan dapat kembali dengan meningkatkan tekanan pada inflasi, sehingga The Fed tidak mungkin mulai menurunkan suku bunga dalam waktu dekat. (Bisnis)

Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75% pada bulan ini. Bank sentral diperkirakan memangkas tingkat suku bunga pada kuartal dua atau kuartal ketiga tahun depan.  Ekonom Bank Danamon, Irman Faiz memproyeksikan BI menurunkan suku bunga acuan paling cepat di awal kuartal II-2024 dengan peluang pemangkasan 100 basis poin (bps) sepanjang tahun depan. Hal tersebut sejalan dengan arah kebijakan moneter The Fed yang berpotensi menurunkan suku bunganya di 2024. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, laju inflasi dipandang masih terkendali di level 3,08% year on year (yoy) pada Juli 2023. (Kontan)

Berdasarkan hasil konferensi pers Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Agustus 2023 pada Kamis, (24,08), Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional berkisar 5,11-5,15% pada kuartal III-2023. Sedangkan pertumbuhan ekonomi tahun 2024 berada pada kisaran 4,7% sampai 5,5%. Sementara itu, BI memperkirakan inflasi akhir tahun akan mencapai 2,9%, bahkan inflasi inti bisa turun ke 2,5%. Badan Pusat Statistik (BPS) pada kuartal II 2023 mencatatkan inflasi 5,17% secara year on year (YOY). Sedangkan pada Juli 2023 inflasi secara tahunan year on year (y-on-y) sebesar 3,08% dan tingkat inflasi tahun kalender Juli 2023 sebesar 1,45%. (Investor)

Best Regards,

SAM Investment

SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—25-Agustus-2023.pdf


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *