Kilas Pasar
Pasar saham AS menguat pada Selasa (24/11). Dow Jones Industrial Average naik 454,97 poin, atau 1,54%, menjadi 30.046,24. S&P 500 naik 1,62% atau 57,82 poin menjadi 3.635,41 dan Nasdaq Composite naik 1,31% atau 156,15 poin menjadi 12.036,79.
Hal yang sama ditunjukkan pasar Eropa dimana terjadi penguatan secara kompak. FTSE naik 98,33 poin atau 1,55% menjadi 6.432,17, sementara Stoxx600 menguat sebesar 0,91% menjadi 392,39.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pagi ini berada pada level RP 14.155,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI melemah 0,13% sedangkan Brent menguat sebesar 0,19%.
Prediksi Hari Ini
Hari ini pasar diperkirakan menguat. Pagi ini indeks Kospi naik 0,85% dan Nikkei 225 naik 1,39%. Di sisi lain, indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq juga tercatat naik bersamaan masing-masing sebesar 0,04%, 0,10% dan 0,20%.
Isu Ekonomi dan Pasar
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mengatakan, pemerintah menyiapkan 44 aturan turunan Undang-Undang Cipta Kerja, yang terdiri atas 40 Peraturan Pemerintah (PP) dan 4 Peraturan Presiden. Aturan turunan tersebut dapat diimplementasikan pada 2 Februari 2021. Susiwijono menjelaskan, hingga saat ini sudah ada 30 peraturan pelaksanaan yang selesai dibahas. Jumlah tersebut terbagi dalam 27 RPP dan 3 Perpres. Sedangkan 14 rancangan regulasi lainnya sedang diselesaikan.
Tiongkok diperkirakan akan kembali perkembangan ekonomi yang lebih “tepat” tahun depan, kata Perdana Menteri Li Keqiang, yang menunjukkan rebound kuat setelah penurunan dalam akibat pandemi tahun ini. Setelah mengalami pukulan keras pada kuartal pertama, ekonomi pulih dan akan membukukan pertumbuhan positif tahun ini, kata Li pada konferensi pers bersama Selasa bersama para pemimpin enam lembaga ekonomi internasional, termasuk Dana Moneter Internasional dan Organisasi Perdagangan Dunia. China baru-baru ini menyusun rencana 5 tahun dan 15 tahunnya untuk ekonomi, dengan menguraikan ambisi untuk menggandakan ukuran produk domestik bruto pada tahun 2035.
Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.
SAM Investment
SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—25-November-2020.pdf