Indeks futures bursa Asia tercatat bervariasi, indikasi indeks di bursa Asia bergerak mixed hari ini terbawa sentimen turunnya indeks di hampir semua indeks di bursa global pada akhir pekan lalu. Sementara harga minyak mentah dibuka naik pagi ini. Mata uang kuat Asia yen dan HK dolar dibuka melemah pagi ini yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah. Kemugkinan menuju kisaran antara Rp.14.150 s.d Rp.14.180 per USD (kurs tengah Bloomberg).
Realisasi APBN 2019 per Mei 2019 tercatat membaik terlihat dari meningkatnya serapan Belanja Negara yang naik pesat pada Mei 2019 dibandingkan April. Namun di sisi Penerimaan Negara terjadi perlambatan, bahkan untuk penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) tumbuh negatif. Perlambatan Penerimaan Negara ini menjadi indikasi melambatnya potensi pertumbuhan ekonomi.
Harga minyak mentah bergerak naik seiring dengan meningkatnya tensi antara AS dan Iran. Tensi ini meningkat pasca Iran menembak drone AS yang memasuki wilayah Iran. Tensi di Teluk yang meningkat menambah risiko global di tengah isu perang dagang AS-China saat ini.
Salam,
Lana Soelistianingsih
Kepala Riset/Ekonom
Samuel Aset Manajemen
Telp: 62 21 28548828
PT SAMUEL ASET MANAJEMEN
Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia
t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474 |www.sam.co.id Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-24-Juni-2019.pdf
Leave a Reply