SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 13 Maret 2017

 

Sebagian besar indeks futures di bursa Asia tercatat naik, indikasi ada potensi kenaikan indeks di bursa Asia hari ini tetapi kemungkinan bisa menjadi terkoreksi karena mengantisipasi pertemuan the Fed pada 14-15 Maret ini. Kemungkinan rupiah juga melemah dengan menguatnya USDolar, kemungkinan bergerak antara Rp.13.380 s.d Rp.13.420 per USD.
 
BI memperkirakan angka inflasi Maret akan rendah, karena hingga pekan ke-2 masih tercatat 0,18% mom didukung dengan musim panen, dan turunnya harga minyak mentah dalam bulan Maret. Mestinya turunnya harga minyak mentah ini juga membuat harga ICP turun sehingga TDL yang dihitung dengan formulasi ICP akan turun. BI perkirakan inflasi Maret akan mencapai 0,23% mom. Dengan potensi inflasi yang masih terjaga ini mestinya 7DRR bisa bertahan di 4,75% kendati Fed naikkanFFR nya.

 
Tingkat pengangguran AS per Februari 2017 turun menjadi 4,7% dari 4,8% pada Januari 2017. Penurunan ini diikuti dengan naiknya angka partisipasi sebesar 0,1% menjadi 63%, ditambah dengan angka pengangguran terbuka dan setengah menganggur (bekerja part-time) mencapai 9,2% turun dari 9,4% pada Januari 2017. Perbaikan data ini membuat the Fed  besar kemungkinan akan naikkan suku bunganya menjadi 1% dari posisi saat ini 0,75%.

 

 

 

Salam,

Lana Soelistianingsih

Kepala Riset/Ekonom

Samuel Aset Manajemen

Telp: 62 21 28548828

Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-13-Maret-2017.pdf