Penjualan eceran 2017 turun (minus) 4,9% mom atau 6,3% yoy. Kinerja ini menurun dibandingkan Januari 2016. Secara pola normal, Januari biasanya turun, tetapi untuk Januari 2017 turun lebih besar dari Januari 2016. Selain karena faktor musiman juga diperparah dengan daya beli yang turun karena naiknya harga-harga administered prices utamanya karena naiknya TDL. Untuk Februari 2017, hasil survey mencatat masih ada penurunan. Turunnya penjualan ritel ini menjadi indikasi potensi melambatnya ekonomi dari konsumsi rumah tangga.
Harga minyak mentah terutama jenis WTI turun menjadi US$49,28 pbrl atau 2% pada perdagangan kemarin karena naiknya inventori minyak mentah. Investor semakin tidak yakin komitmen OPEC memangkas produksi akan direalisasikan. Oil market volatility yang diukur dengan CBOE Crude Oil Volatility Index naik ke tertingginya dalam 3 bulan terakhir.
Regards,
Lana Soelistianingsih
Chief Economist and Head of Research
PT SAMUEL ASET MANAJEMEN
Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia
t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474 |www.sam.co.id
Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-10-Maret-2017.pdf