Samuel Aset Manajemen

Category: berita

  • Tips Memilih Produk Reksa Dana: Panduan Buat Kamu yang Baru Mulai Investasi di ReksadanaSAM

    Investasi itu penting, tapi kok buat beberapa orang masih terasa ribet, ya? Dengar kata reksa dana aja udah pusing, belum lagi istilah-istilah lain yang bikin kening makin berkerut, seperti pasar uang, pendapatan tetap, tujuan keuangan atau profil risiko. Ini mungkin akan terdengar membingungkan buat kamu yang pertama kali berinvestasi di reksa dana dan ingin memilih produk yang ingin kamu beli. Tapi tenang, kamu nggak sendiri!

    Banyak investor pemula yang merasa ragu untuk mengambil langkah pertama, karena takut salah pilih produk atau tidak tahu reksa dana seperti apa yang sesuai dengan kondisi keuangan mereka. Untungnya, Samuel Aset Manajemen (SAM) menyajikan panduan praktis berupa flowchart atau alur logika sederhana yang bisa membantu kamu memilih produk reksa dana berdasarkan profil risiko dan tujuan keuanganmu.

    Mengapa Harus Reksa Dana?

    Sebelum kita bahas alurnya, mari kita pahami dulu kenapa reksa dana bisa jadi pilihan investasi yang tepat, terutama buat kamu yang baru mulai.

    Reksa dana adalah instrumen investasi kolektif, artinya dana dari banyak investor dikumpulkan dan dikelola oleh Manajer Investasi profesional untuk dibelikan portofolio efek seperti saham, obligasi, atau instrumen pasar uang. Keuntungan utamanya:
    • Modal Investasi Terjangkau: Bisa mulai dari Rp10.000,-hingga Rp100.000.- saja
    • Likuid: Umumnya reksa dana dapat dibeli dan/atau dicairkan kapan saja pada waktu transaksi di hari operasional bursa.
    • Dikelola Profesional: Kamu tidak perlu repot memilih dan menganalisa saham atau obligasi sendiri
    • Diversifikasi: Risikonya lebih tersebar karena dana ditempatkan di berbagai aset dan instrumen investasien
    • Mudah: Melakukan pendaftaran, proses transaksi dan memantau perkembangan nilai investasi bisa dilakukan secara online melalui aplikasi di smartphone atau melalui website.

    Langkah Awal: Cek Kondisi Keuanganmu

    Flowchart dari SAM dimulai dari pertanyaan yang sangat mendasar: “Apakah penghasilan kamu lebih kecil dari pengeluaran?”

    Kalau jawabannya iya, itu artinya kamu belum siap mulai investasi sekarang juga, tetapi itu tidak terlalu masalah asalkan kamu menyusun ulang prioritas keuanganmu dan memperbaiki cashflow.

    Cashflow alias arus kas adalah fondasi utama dari keuangan sehat. Kalau arus kas kamu negatif (pengeluaran lebih besar daripada pemasukan), artinya kamu sedang berdiri di atas tanah yang goyang. Bukan saat yang tepat untuk menanam pohon investasi, karena bisa roboh kapan saja.

    Sebaiknya kamu fokus dulu pada menambah penghasilan dan belajar memahami perencanaan keuangan pribadi maupun keluarga. Menambah income kadang terdengar klise, tapi ini satu-satunya jalan keluar jangka panjang kalau pengeluaran udah kamu tekan semaksimal mungkin.

    Beberapa opsi menambah penghasilan yang bisa kamu pertimbangkan, seperti freelance sesuai keahlian diri, jual barang atau jasa online, membuat konten secara serius, melamar pekerjaan tambahan atau shift kedua, atau memanfaatkan aset yang ada misalnya punya motor atau mobil, kamu bisa jadi driver ojek online atau sewa kendaraan.

    Selagi kamu berusaha meningkatkan pemasukan, pelajari juga cara mengatur keuangan dengan lebih baik. Banyak orang bukan kekurangan penghasilan, tapi belum tahu cara mengelola uangnya.

    Coba mulai dengan hal-hal sederhana seperti:

    • Buat budgeting keuangan untuk bulanan
    • Catat pengeluaran harian selama sebulan
    • Bedakan antara kebutuhan dan keinginan

    Jangan lupa periksa apakah kamu memiliki utang yang memiliki bunga tinggi, apalagi yang sifatnya konsumtif seperti pinjaman online, pay-latter di aplikasi market place, KTA atau pemakaian kartu kredit, karena prioritas utama dari perencanaan keuangan sebaiknya adalah melunasi utang konsumtif terlebih dahulu. Investasi memang penting, tapi jangan sampai kamu menanam uang untuk masa depan, tapi di masa kini masih terlilit utang.

    Langkah Kedua: Cek Sudah Punya Dana Darurat?

    Jika penghasilanmu sudah cukup untuk menutupi pengeluaran dan masih ada sisa, pertanyaan selanjutnya adalah: “Sudah punya dana darurat?”

    Dana darurat adalah simpanan yang bisa digunakan dalam situasi tak terduga seperti kehilangan pekerjaan, biaya rumah sakit, atau kebutuhan mendesak lainnya. Idealnya, kamu perlu menyimpan dana darurat sebesar 3–6 kali pengeluaran bulanan.

    Kalau belum punya, sebaiknya kamu mulai membangun dana darurat dulu melalui Reksa Dana Pasar Uang, yang relatif stabil dan mudah dicairkan.

    Kenapa pasar uang? Karena jenis ini rendah risiko, cocok untuk menyimpan dana mendesak untuk jaga-jaga kebutuhan mendadak. Kamu bisa mencairkannya kapan saja tanpa khawatir nilainya anjlok karena fluktuasi pasar.

    Langkah Ketiga Sesuaikan Tujuan Keuangan dan Profil Risiko.

    Setelah dana darurat aman, kamu bisa mulai berinvestasi sesuai tujuan dan jangka waktu. Pertanyaannya: “Tujuan keuanganmu kurang dari 1 tahun?”

    Kalau iya, kembali ke Reksa Dana Pasar Uang. Tapi kalau lebih dari 1 tahun, maka kita bisa memilih instrumen dengan potensi return lebih tinggi, yang tentunya dengan risiko juga lebih tinggi. Setiap orang punya tingkat toleransi risiko yang berbeda-beda. Flowchart ini membagi ke dalam tiga kategori utama:

    1. Konservatif. Kamu cenderung menghindari risiko, tidak nyaman melihat nilai investasimu turun, dan lebih memilih hasil yang stabil. Rekomendasi produk Reksa Dana Pendapatan Tetap yang umumnya berisi obligasi negara atau korporasi yang memberikan imbal hasil tetap, meski tidak seaman pasar uang.
    2. Moderat. Kamu masih bisa toleransi risiko sedang, dengan harapan mendapatkan return lebih tinggi dalam jangka menengah–panjang. Produk reksa dana campuran bisa jadi pilihan untuk kamu: menggabungkan saham, obligasi, dan pasar uang dalam satu wadah. Risikonya lebih tinggi dari pendapatan tetap, tapi juga lebih fleksibel.
    3. Agresif. Kamu nyaman dengan fluktuasi pasar dan siap berinvestasi dalam jangka panjang untuk hasil maksimal, produk reksa dana saham bisa jadi pilihan untukmu. isiko tinggi, tapi potensi imbal hasil juga tinggi.

    Flowchart dari Samuel Aset Manajemen adalah alat bantu yang sederhana tapi powerful. Kamu tinggal ikuti alurnya, dan di akhir akan tahu jenis reksa dana mana yang cocok.

    Memulai investasi nggak harus rumit. Dengan memahami kondisi keuangan, tujuan investasi, dan profil risiko, kamu sudah bisa memilih produk reksa dana pertamamu. Jangan tunggu sampai uangnya cukup karena waktu adalah aset paling berharga dalam investasi. Semakin cepat kamu mulai, semakin besar potensi hasilnya. Yuk, mulai sekarang!

    –SGS–

  • Pembagian Hasil Investasi (“PHI”) pada Reksa Dana SAM SUKUK SYARIAH SEJAHTERA – Q2 (Juni) 2025

    Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM SUKUK SYARIAH SEJAHTERA (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 3 bulan terakhir.
    2. PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau Unit Penyertaan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
    3. PHI dengan nilai minimal Rp1.000.000 (satu juta rupiah) dibagikan ke nasabah secara tunai dan PHI yang lebih rendah dari nilai tersebut dibagikan dalam bentuk tambahan Unit Penyertaan.
    4. Manajer Investasi akan menetapkan Cum Date PHI pada tanggal: 30 Juni 2025 dan Ex-date PHI pada tanggal: 1 Juli 2025
    5. Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 2 Juli 2025.
    6. Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
    7. Harga NAV per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.*
    8. Perkiraan PHI yang dibagikan adalah sekitar Rp610.000.000,- (enam ratus sepuluh juta rupiah) untuk seluruh Pemegang Unit Penyertaan SAM Sukuk Syariah Sejahtera.*

    *) sebagai ilustrasi bila nilai total PHI sebagaimana disebutkan di atas dibagikan dengan menggunakan informasi NAB SAM Sukuk Syariah Sejahtera tanggal 23 Juni 2025 maka setiap Pemegang Unit Penyertaan akan menerima PHI sekitar Rp31,8 per unit. Harga NAB per unit akan terkoreksi sebesar PHI per unit yang dibagikan tersebut atau sekitar -1,3%. Nilai PHI per unit penyertaan dapat berubah sesuai dengan jumlah Unit Penyertaan saat Cum Date.

    Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected].

    download surat pemberitahuan

  • Pembagian Hasil Investasi (“PHI”) pada Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D – Juni 2025

    Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 1 bulan terakhir kepada Pemegang Unit Penyertaan Kelas D
    2. PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan sebagaimana yang dimuat dalam prospektus Reksadana.
    3. Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date minimal Rp25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) akan menerima PHI secara tunai, sementara untuk Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date lebih rendah dari jumlah tersebut akan memperoleh PHI secara non-tunai berupa tambahan unit penyertaan.
    4. Manajer Investasi akan menetapkan cum date PHI pada tanggal 30 Juni 2025 dan Ex-date PHI pada tanggal 1 Juli 2025
    5. Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 2 Juli 2025.
    6. Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
    7. Harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
    8. Perkiraan PHI yang dibagikan kepada seluruh Pemegang Unit Penyertaan Kelas D adalah sekitar Rp175.000.000 (seratus tujuh puluh lima juta rupiah).*)

    *) sebagai ilustrasi bila menggunakan Informasi NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D per 23 Juni 2025 maka Nilai PHI yang dibagikan tersebut mendekati 0,44% atau Rp4,44 per unit.

    Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected].

    download surat pemberitahuan

  • Pembagian Hasil Investasi (“PHI”) pada Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas S – Juni 2025

    Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 1 bulan terakhir kepada Pemegang Unit Penyertaan Kelas D
    2. PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan sebagaimana yang dimuat dalam prospektus Reksadana.
    3. Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date minimal Rp25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) akan menerima PHI secara tunai, sementara untuk Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date lebih rendah dari jumlah tersebut akan memperoleh PHI secara non-tunai berupa tambahan unit penyertaan.
    4. Manajer Investasi akan menetapkan cum date PHI pada tanggal 30 Juni 2025 dan Ex-date PHI pada tanggal 1 Juli 2025
    5. Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 2 Juli 2025.
    6. Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
    7. Harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
    8. Perkiraan PHI yang dibagikan kepada seluruh Pemegang Unit Penyertaan Kelas D adalah sekitar Rp175.000.000 (seratus tujuh puluh lima juta rupiah). *)

    *) sebagai ilustrasi bila menggunakan Informasi NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D per 23 Juni 2025 maka Nilai PHI yang dibagikan tersebut mendekati 0,44% atau Rp4,44 per unit.

    Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected].

    download surat pemberitahuan

  • Pengumuman Pelaksanaan Perubahan Kontrak Investasi Kolektif (‘KIK’) Dan Prospektus Reksa Dana SAM Mutiara Nusa Campuran

    Menindaklanjuti rencana perubahan KIK dan Prospektus REKSA DANA SAM MUTIARA NUSA CAMPURAN yang telah diumumkan melalui surat kabar “Harian Ekonomi Neraca” tertanggal 17 April 2025, kami, PT Samuel Aset Manajemen selaku Manajer Investasi dari REKSA DANA SAM MUTIARA NUSA CAMPURAN, dengan ini bermaksud menyampaikan pelaksanaan perubahan KIK dan Prospektus REKSA DANA SAM MUTIARA NUSA CAMPURAN sebagaimana termaktub dalam akta addendum KIK REKSA DANA SAM MUTIARA NUSA CAMPURAN.

    Rincian rencana perubahan KIK dan Prospektus dapat diperoleh di Manajer Investasi atau dapat dilihat pada website Manajer Investasi yaitu www.sam.co.id.

    Demikian pengumuman ini disampaikan kepada para Pemegang Unit Penyertaan REKSA DANA SAM MUTIARA NUSA CAMPURAN serta pihak-pihak yang berkepentingan.

    Jakarta, 11 Juni 2025

    Manajer Investasi

    PT Samuel Aset Manajemen
    Menara Imperium, Lantai Dasar,
    Jl. HR. Rasuna Said Kav 1 Jakarta 12980

    Manajer Investasi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan


    Informasi ini juga dipublikasikan di Harian Nasional Neraca, terbit hari Rabu, 11 Juni 2025.

  • Pembagian Hasil Investasi (PHI) Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D – Mei 2025

    Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 1 bulan terakhir kepada Pemegang Unit Penyertaan Kelas D
    2. PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan sebagaimana yang dimuat dalam prospektus Reksadana.
    3. Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date minimal Rp25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) akan menerima PHI secara tunai, sementara untuk Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date lebih rendah dari jumlah tersebut akan memperoleh PHI secara non-tunai berupa tambahan unit penyertaan.
    4. Manajer Investasi akan menetapkan cum date PHI pada tanggal 28 Mei 2025 dan Ex-date PHI pada tanggal 2 Juni 2025
    5. Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 3 Juni 2025.
    6. Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
    7. Harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
    8. Perkiraan PHI yang dibagikan kepada seluruh Pemegang Unit Penyertaan Kelas D adalah sekitar Rp180.000.000 (seratus delapan puluh juta rupiah ).*)

    *) sebagai ilustrasi bila menggunakan Informasi NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D per 26 Mei 2025 maka Nilai PHI yang dibagikan tersebut mendekati 0,44%  atau Rp4,46 per unit.

    Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected].

    Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

    —

    download surat pemberitahuan

  • Pembagian Hasil Investasi (PHI) pada Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D – April 2025

    Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 1 bulan terakhir kepada Pemegang Unit Penyertaan Kelas D
    2. PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan sebagaimana yang dimuat dalam prospektus Reksadana.
    3. Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date minimal Rp25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) akan menerima PHI secara tunai, sementara untuk Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date lebih rendah dari jumlah tersebut akan memperoleh PHI secara non-tunai berupa tambahan unit penyertaan. 
    4. Manajer Investasi akan menetapkan cum date PHI pada tanggal  30 April 2025 dan Ex-date PHI pada tanggal 2 Mei 2025.
    5. Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 5 Mei 2025.
    6. Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
    7. Harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
    8. Perkiraan PHI yang dibagikan kepada seluruh Pemegang Unit Penyertaan Kelas D adalah sekitar Rp140.000.000 (seratus empat puluh juta rupiah ).*)

    *) sebagai ilustrasi bila menggunakan Informasi NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D per 28 April 2025 maka Nilai PHI yang dibagikan tersebut mendekati 0.47%  atau Rp4.68 per unit.

    Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected]. 

    PT Samuel Aset Manajemen

  • SAM Quarterly Newsletter: Ulasan Pasar & Ekonomi Triwulanan II-2025

    Ulasan Pasar Global

    Pasar saham global mengalami pelemahan sejak awal tahun. Rerata indeks saham global, yang terdiri dari indeks saham negara maju dan negara berkembang, mencatatkan penurunan sebesar -1%. Indeks saham Hong Kong (Hang Seng) tercatat sebagai pemimpin indeks saham global, sementara indeks saham Thailand (SET) menjadi yang paling tertinggal.

    Indeks saham negara-negara berkembang relatif tertinggal dibandingkan dengan indeks saham global pada tahun ini. Indeks saham Brazil (BOVESPA), Afrika Selatan (FTSE/JSE), dan Meksiko (S&P/BMV IPC) tercatat berkinerja lebih baik. Di sisi lain, indeks saham Thailand (SET), Indonesia (IHSG), dan Malaysia (FTSE KLCI) relatif tertinggal sejak awal tahun.

    Indeks saham negara-negara maju mencatatkan hasil positif pada tahun ini. Indeks saham yang relatif unggul adalah Hong Kong (Hang Seng), diikuti oleh Jerman (DAX), Eropa (STOXX 600), dan Inggris (FTSE 100). Sementara indeks saham Denmark (OMX Copenhagen), Teknologi AS (NASDAQ), dan Taiwan (TWSE) tercatat tertinggal.

    Dari sisi kinerja sektoral saham pada kawasan-kawasan ekonomi besar di dunia, sektor Energi, Keuangan, dan Utilitas cenderung memimpin sejak awal tahun. Sementara sektor Teknologi, Barang Konsumen Non-Primer, dan Perindustrian relatif tertinggal.

    Pasar saham global mengalami gejolak hebat akibat kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump. Pada 2 April, Trump mengumumkan “Liberation Day” dengan tarif impor yang signifikan, memicu aksi jual besar-besaran di pasar global. Namun, pada 9 April, Trump mengejutkan pasar dengan menangguhkan tarif untuk sebagian besar negara selama 90 hari, yang menyebabkan reli di pasar saham. Meskipun demikian, ketidakpastian tetap ada karena tarif terhadap China tetap berlaku. Secara keseluruhan, pasar saham global masih dibayangi ketidakpastian akibat kebijakan perdagangan yang berubah-ubah.

    Pasar saham Eropa sejak awal tahun memimpin kenaikan pasar saham global setelah rencana ekspansi kebijakan fiscal di Jerman dan beberapa negara lainnya. Pelemahan indeks dolar AS membuat risk appetite investor untuk berinvestasi di luar AS, terutama pada negara maju lainnya, menjadi meningkat.

    Kami melihat kondisi pasar global dalam jangka pendek masih berpotensi terjadi volatilitas. Saat ini pasar dalam sentimen kelegaan atas penundaan tarif perdagangan. Namun, latar belakang kondisi tensi perang dagang tidak sepenuhnya berubah.

    Indeks dolar AS yang melemah sejak awal tahun disebabkan oleh dua faktor utama. Dari sisi AS, data ekonomi yang melemah meningkatkan ekspektasi the Fed untuk memotong tingkat suku bunga. Sementara di sisi lain, pertumbuhan ekonomi di Eropa diperkirakan membaik seiring perubahan rezim kebijakan fiskal.

    Ulasan Makro Ekonomi Indonesia

    Sejak awal tahun hingga akhir bulan Maret 2025, nilai tukar Rupiah melemah 2,84% terhadap Dolar AS, relatif tertinggal dibandingkan kinerja mata uang negara lain. Adapun dalam satu tahun terakhir nilai tukar Rupiah melemah 4,45%, relatif lebih baik dibandingkan Won Korea Selatan, Peso Meksiko, dan Real Brazil.

    Neraca dagang Indonesia masih melanjutkan tren surplus dalam 58 bulan terakhir. Surplus tersebut turut meningkatkan cadangan devisa yang per Februari 2025 tercatat sebesar AS$154,5 miliar, naik sekitar AS$24 miliar dalam 58 bulan terakhir.

    Di sisi pasar modal, terjadi arus modal keluar oleh investor asing di pasar saham sebanyak sekitar Rp31 triliun. Sedangkan di pasar SBN dan SRBI investor asing tercatat mengalami arus modal masuk masing-masing sebesar Rp15,2 triliun dan Rp10 triliun.

    Alokasi Aset

    Kami melihat potensi pasar saham mulai rebound terutama pada beberapa nama big caps yang memiliki dividend yield atraktif. Potensi imbal hasil masing-masing aset (sebelum dividen saham), yaitu 15,4% (IHSG) dan 9,5% (indeks obligasi INDOBeX Total Return) – data per 11 April 2025.

    Alokasi aset yang sedikit condong kepada instrumen pendapatan tetap kami pandang cukup bijak dan efisien dalam menyeimbangkan risiko dan potensi imbal hasil. Kami melihat bahwa rasio 60:40 antara saham dan obligasi cukup optimal.

    Perlu selalu kami sampaikan bahwa alokasi aset yang ideal bagi setiap investor sangat bergantung pada: 1) tujuan; 2) jangka waktu investasi; dan 3) profil risiko. Pada Grafik 14, kami tampilkan alokasi aset yang secara teori bisa dikatakan ideal sesuai dengan profil risiko setiap investor.

  • Pengumuman Rencana Perubahan Kontrak Investasi Kolektif (“KIK”) dan Prospektus Reksa Dana SAM Mutiara Nusa Campuran

    PT Samuel Asset Management, selaku Manajer Investasi dari REKSA DANA SAM MUTIARA NUSA CAMPURAN, menginformasikan beberapa perubahan yang akan dilakukan terhadap KIK dan Prospektus REKSA DANA SAM MUTIARA NUSA CAMPURAN (”SAM MUTIARA NUSA CAMPURAN”) terkait hal-hal sebagai berikut:

    A. Penerapan ketentuan terkait Kelas Unit Penyertaan (Multi Shareclass) dengan rincian perubahan ketentuan sebagai berikut:

    1) Penerbitan Kelas Unit Penyertaan SAM MUTIARA NUSA CAMPURAN sebagai berikut:

    • SAM MUTIARA NUSA CAMPURAN KELAS A;
    • SAM MUTIARA NUSA CAMPURAN KELAS SSU Pratama;
    • SAM MUTIARA NUSA CAMPURAN KELAS SSU Prima;

    2) Perubahan dan/atau penambahan beberapa definisi sehubungan dengan multi shareclass antara lain definisi Formulir Pengalihan Investasi, Laporan Bulanan, Nilai Aktiva Bersih, Pemegang Unit Penyertaan, Unit Penyertaan, Kelas Unit Penyertaan, Penawaran Umum Kelas Baru, Tanggal Penerbitan Kelas Unit Penyertaan;

    3) Perubahan ketentuan mengenai Unit Penyertaan SAM MUTIARA NUSA CAMPURAN yaitu segmentasi Kelas Unit Penyertaan;

    4) Perubahan ketentuan Tata Cara Penjualan Unit Penyertaan, Tata Cara Pembelian Kembali Unit Penyertaan dan Tata Cara Pengalihan Investasi sehingga ketentuannya berlaku untuk masing-masing Kelas Unit Penyertaan, termasuk batas minimum pembelian awal dan selanjutnya Unit Penyertaan, batas minimum penjualan kembali Unit Penyertaan, dan batas minimum pengalihan investasi;

    5) Penambahan ketentuan peralihan bahwa Pemegang Unit Penyertaan yang telah memiliki Unit Penyertaan SAM MUTIARA NUSA CAMPURAN akan menjadi Pemegang Unit Penyertaan SAM MUTIARA NUSA CAMPURAN Kelas A tanpa menyebabkan perubahan jumlah kepemilikan Unit Penyertaan;

    6) Perubahan kebijakan pembagian hasil investasi untuk masing-masing Kelas Unit Penyertaan;

    B. Penambahan biaya pengalihan investasi (switching fee) yang semula tidak ada menjadi ”maksimum sebesar 1,5% (satu koma lima persen) dari nilai transaksi pengalihan investasi”;

    C. Penambahan ketentuan mengenai biaya bea materai yang menjadi beban bagi Pemegang Unit Penyertaan SAM MUTIARA NUSA CAMPURAN (jika ada);

    D. Penyesuaian ketentuan dalam KIK dan Prospektus terhadap Undang-Undang, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (“SEOJK”) antara lain sebagai berikut:
    1) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Jasa Keuangan;
    2) POJK Nomor: 18/POJK.07/2018 tanggal 10 September 2018 tentang Layanan Pengaduan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan;
    3) POJK Nomor: 23/POJK.01/2019 tanggal 18 September 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 12/POJK.01/2017 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme di Sektor Jasa Keuangan;
    4) POJK Nomor: 2/POJK.04/2020 tanggal 8 Januari 2020 tentang Perubahan POJK 23/POJK.04/2016 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif;
    5) POJK Nomor: 25/POJK.04/2020 tanggal 22 April 2020 tentang Pedoman Bentuk dan Isi Prospektus Dalam Rangka Penawaran Umum;
    6) POJK Nomor: 31/POJK.07/2020 tanggal 22 April 2020 tentang Penyelenggaraan Layanan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan oleh Otoritas Jasa Keuangan;
    7) POJK Nomor: 56/POJK.04/2020 tanggal 3 Desember 2020 tentang Pelaporan dan Pedoman Akuntansi Reksa Dana;
    8) POJK Nomor: 61/POJK.07/2022 tanggal 14 Desember 2022 tentang Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa di Sektor Jasa Keuangan;
    9) POJK Nomor: 6/POJK.07/2022 tanggal 14 April 2022 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan;
    10) POJK Nomor 17/POJK.04/2022 tanggal 1 September 2022 tentang Pedoman Perilaku Manajer Investasi;
    11) POJK Nomor 4 tahun 2023 tanggal 30 Maret 2023 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 23/POJK.04/2016 Tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif;
    12) POJK Nomor 4 Tahun 2023 tanggal 30 Maret 2023 tentang Perubahan Kedua atas POJK 23/POJK.04/2016 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif;
    13) POJK Nomor 22 tahun 2023 tanggal 20 Desember 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan;
    14) POJK Nomor 33 Tahun 2024 tanggal 19 Desember 2024 tentang Pengembangan dan Penguatan Pengelolaan Investasi di Pasar Modal; dan
    15) SEOJK Nomor: 1/SEOJK.04/2020 tanggal 17 Februari 2020 tentang Tata Cara Penyampaian Surat atau Bukti Konfirmasi dan Laporan Berkala Reksa Dana Secara Elektronik Melalui Sistem Pengelolaan Investasi Terpadu;
    E) Penyesuaian ketentuan-ketentuan dalam KIK dan Prospektus dengan kebijakan Otoritas Jasa Keuangan; dan
    F) Perubahan susunan Komite Investasi SAM MUTIARA NUSA CAMPURAN dalam Prospektus.

    Rincian rencana perubahan KIK dan Prospektus dapat diperoleh di Manajer Investasi atau dapat dilihat pada website Manajer Investasi yaitu www.sam.co.id.

    Demikian pengumuman ini disampaikan kepada para Pemegang Unit Penyertaan REKSA DANA SAM MUTIARA NUSA CAMPURAN serta pihak-pihak yang berkepentingan.

    Jakarta, 17 April 2025
    REKSA DANA SAM MUTIARA NUSA CAMPURAN
    PT Samuel Aset Manajemen
    Menara Imperium, Lantai Dasar,
    Jl. HR. Rasuna Said Kav 1 Jakarta 12980
    Manajer Investasi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

    —–

    *pengumuman ini juga di publikasikan di Harian Neraca terbit Kamis, 17 April 2025, Halaman 10.

    download brosur SMNC depan

    download brosur SMNC belakang