Samuel Aset Manajemen

Author: samadmin

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 2 Oktober 2020

    Kilas Pasar

     

    Pada Kamis (1/10), indeks saham global menguat. Dari Amerika Serikat, Dow naik tipis sebesar 35,20 poin, atau 0,13%, menjadi 27.816,9. Kemudian S&P 500 naik 0,53% atau 17,8 poin menjadi 3.380,00. Sementara Nasdaq Komposit naik sebesar 1,42% menjadi 11.326,51.

     

    Hal yang sama terjadi pada pasar saham Eropa. FTSE dan Stoxx600 naik secara bersamaan masing-masing sebesar 0,23% dan 0,20% menjadi 5.879,45 dan 361,8.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.835,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent melemah secara bersamaan masing-masing sebesar 0,88% dan 0,34%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan melemah hari ini. Pagi ini indeks Nikkei 225 dibuka menguat sebesar 0,47%. Sedangkan pasar saham Korea, Kospi, hari ini masih libur. Di sisi lain indeks futures di Amerika Serikat tercatat melemah bersamaan. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq turun masing-masing sebesar 0,14%, 0,13% dan 0,07%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Dari Amerika Serikat, para pengusaha mengumumkan 118.804 PHK pada bulan September. Angka ini naik 2,6% dari Agustus dan menjadikan total PHK sepanjang tahun ini pada angka 2,082 juta, tertinggi dari yang pernah ada. Selain itu, angka ini juga menjadikan PHK mencapai 497.215 pada kuartal ketiga, turun 59,8% dari kuartal kedua.

     

    Chief Executive Officer (CEO) Moderna Stephane Bancel tidak akan meminta izin penggunaan darurat vaksin virus corona Covid-19 sebelum 25 November 2020. Hal ini bertolak belakan dengan apa yang sebelumnya dikatakan Presiden Donald Trump, bahwa akan menyediakan vaksin sebelum pemilihan presiden (pilpres) pada 3 November 2020.

     

    Perekonomian Indonesia pada September 2020 secara bulanan (month to month/mtm) kembali mengalami deflasi dan tercatat sebagai deflasi bulanan ketiga kalinya yang terjadi secara berturutturut. Ini dianggap sebagai tanda bahwa sisi permintaan (demand side) masih lemah. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto menyebutkan, pada September lalu terjadi deflasi 0,05%, melanjutkan deflasi dua bulan sebelumnya yaitu Juli yang mengalami deflasi 0,10% dan Agustus yang juga 0,05%.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—2-Oktober-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 1 Oktober 2020

    Kilas Pasar

     

    Rabu (30/9), indeks saham global bervariasi. Dari Amerika Serikat, indeks tercatat menguat. Dow naik sebesar 329,04 poin, atau 1,2%, menjadi 27.781,7. Kemudian S&P 500 naik 0,83% atau 27,53 poin menjadi 3.363,00. Sementara Nasdaq Komposit naik sebesar 0,74% menjadi 11.167,51.

     

    Sedangkan hal berbeda terjadi pada pasar saham Eropa, dimana FTSE turun sebesar 31,40 poin atau 0,53% menjadi 5.866,10 dan Stoxx600 turun 0,40 poin atau 0,11% menjadi 361,09.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.880,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI melemah sebesar 0,42% sedangkan Brent menguat sebesar 0,33%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan menguat hari ini. Pagi ini indeks Nikkei 225 dibuka menguat sebesar 0,48%. Sedangkan pasar saham Korea, Kospi, hari ini libur. Di sisi lain indeks futures di Amerika Serikat tercatat menguat kompak. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik masing-masing sebesar 0,39%, 0,28% dan 0,31%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Realisasi anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) selama kuartal III-2020 yang diperkirakan mencapai Rp 137,8 triliun akan mengungkit kegiatan ekonomi domestik dan menyumbang hingga Rp 270 triliun ke produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III 2020 akan berada di kisaran minus 1,7% hingga minus 0,6%.

     

    Lebih dari 7.500 pekerjaan sektor keuangan dan aset sejumlah GBP1tn telah berpindah dari Inggris menuju Uni Eropa (UE) karena bank-bank bersiap untuk Brexit secara penuh pada Januari, kata konsultan EY. UE mengatakan hanya akan menawarkan akses selektif untuk berbagai layanan keuangan Inggris yang memiliki peraturan keuangan yang setara dengan UE.

     

    Dari Amerika Serikat, debat calon presiden antara Joe Biden (Demokrat) dan Donald Trump (Republik) berlangsung panas. Dalam debat tersebut, Joe Biden menyeru kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk tutup mulut. Perdebatan kedua capres juga berlangsung sengit dan saling interupsi nyaris tanpa henti, hingga membuat moderator kewalahan.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—1-Oktober-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 30 September 2020

    Kilas Pasar

     

    Selasa (29/9), indeks saham Amerika Serikat melemah. Dow turun sebesar 131,40 poin, atau 0,48%, menjadi 27.452,66. Kemudian S&P 500 juga turun 0,48% lebih rendah menjadi 3.335,47. Sementara Nasdaq Komposit turun sebesar 0,29% menjadi 11.085,25.

     

    Hal yang sama terjadi pada pasar saham Eropa, dimana FTSE turun sebesar 30,43 poin atau 0,51% menjadi 5.897,50 sementara Stoxx600 juga turun 1,90 poin atau 0,52% menjadi 361,49.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.895,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent melemah bersamaan masing-masing sebesar 0,87% dan 0,31%,

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan kembali mix cenderung melemah hari ini. Pagi ini indeks Nikkei 225 dibuka melemah sebesar 0,45% sementara Kospi dibuka menguat sebesar 0,86%. Di sisi lain indeks futures di Amerika Serikat juga bervariasi. Dow Jones dan S&P 500 masing-masing menguat 0,03% dan 0,04%. Sementara Nasdaq turun 0,01%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia telah menyepakati pertumbuhan ekonomi tahun depan sebesar 5%. Target tersebut didorong oleh 4 asumsi. Pertama, konsumsi rumah tangga di 2021 secara bertahap akan membaik. Kedua, konsumsi pemerintah diidorong melalui program perlindungan dengan didukung inflasi yang terjaga di level 3%. Ketiga, investasi lebih tinggi sejalan dengan meningkatnya program pembangunan. Keempat, perdagangan ekspor dan impor akan tumbuh.

     

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merampungkan evaluasi terkait rencana perpanjangan restrukturisasi kredit hingga 2022. Kini, OJK masih mempertimbangkan waktu untuk menerbitkan perpanjangan ini. Hingga 2 September 2020, total restrukturisasi di perbankan sudah mencapai Rp 857 triliun untuk 7,18 juta debitur. Sementara restrukturisasi di perusahaan pembiayaan mencapai Rp 168,7 triliun per 22 September 2020.

     

    Presiden Bank Dunia, David Malpass, mengatakan bahwa dia sedang mencari persetujuan dewan untuk rencana pembiayaan vaksin virus corona senilai US$ 12 miliar untuk membantu negara-negara miskin dan berkembang mengamankan kecukupan vaksin ketika tersedia dalam beberapa bulan mendatang. Proses persetujuan ini diharapkan terjadi pada awal Oktober.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—30-September-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 29 September 2020

    Kilas Pasar

     

    Senin (28/9), indeks saham Amerika Serikat menguat. Dow naik sebesar 410,10 poin, atau 1,51%, menjadi 27.584,13. Kemudian S&P 500 ditutup menguat sebesar 1,61% menjadi 3.351,60. Sementara Nasdaq Komposit juga menguat sebesar 1,87% atau 203,96 poin menjadi 11.117,53.

     

    Hal yang sama terjadi pada pasar saham Eropa, dimana FTSE naik sebesar 85,26 poin atau 1,46% menjadi 5.927,23 sementara Stoxx600 juga naik 7,88 poin atau 2,22% menjadi 363,39.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.900,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent melemah bersamaan masing-masing sebesar 0,02%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan mix cenderung menguat hari ini. Pagi ini indeks Nikkei 225 dibuka melemah sebesar 0,62% sementara Kospi dibuka menguat sebesar 0,82%. Di sisi lain indeks futures di Amerika Serikat kompak menguat. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik masing-masing sebesar 0,29%, 0,30% dan 0,27%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Sampai dengan saat ini, Bank Indonesia telah mencairkan quantitative easing (QE) Rp 662,1 triliun dari sejak awal tahun dan kemungkinan kebijakan ini akan dilanjutkan hingga tahun 2021. Injeksi likuiditas ke pasar uang dan perbankan itu untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional yang terdampak pandemi Covid-19. QE ini telah dilakukan melalui pembelian surat berharga negara (SBN) dari pasar sekunder dan melalui mekanisme term repurchase agreement (repo) serta penurunan Giro Wajib Minimum (GWM) bank.

     

    Berkaitan dengan omnibus law, sejumlah poin-poin dalam klaster ketenagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja sudah disepakati dalam pembahasan antara DPR dengan pemerintah. Salah satu poin yang disepakati adalah terkait pesangon yang akhirnya disetujui tetap ada dengan jumlah 32 kali gaji. poin lainnya yang juga disetujui adalah penetapan upah minimum kabupaten/kota (UMK) yang dijalankan dengan menyesuaikan tingkat inflasi dan tidak dikelompokkan secara sektoral. Poin-poin terkait Jaminan Kehilangan Pekerjaan, Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Kecelakaan Kerja juga merupakan salah satu poin yang disetujui.

     

    UE-Inggris upayakan terobosan pekan ini terkait dengan perselisihan atas rancangan undang-undang baru di Inggris yang berpotensi menghancurkan kesepakatan perdagangan pasca-Brexit. Apabila kesepakatan ini tidak tercapai, aktivitas perdagangan akan dilakukan berdasarkan aturan WTO di mana tarif dan kuota yang ditetapkan lebih tinggi.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—29-September-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 28 September 2020

    Kilas Pasar

     

    Jumat (25/9), indeks saham Amerika Serikat menguat secara kompak. Dow naik sebesar 358,52 poin, atau 1,34%, menjadi 27.173,96. Kemudian S&P 500 ditutup 1,6% lebih tinggi pada 3.298,46. Sementara Nasdaq Komposit naik paling tinggi sebesar 2,26% atau 241,3 poin menjadi 10.913,56.

     

    Di sisi lain, pasar saham Eropa mengalami koreksi dengan Stoxx600 yang turun 0,34 poin atau 0,1% menjadi 355,51, sementara FTSE naik 19,89 poin atau 0,34% menjadi 5.842,67.

     

    Pagi ini, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent melemah bersamaan masing-masing sebesar 0,55% dan 0,42%, sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.870,0

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan menguat hari ini. Pagi ini indeks Nikkei 225 dan Kospi dibuka menguat masing-masing sebesar 0,65% dan 0,83%. Di sisi lain indeks futures di Amerika Serikat juga menguat. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik masing-masing sebesar 0,27%, 0,22% dan 0,14%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Realisasi penyaluran sejumlah program pemulihan ekonomi nasional (PEN) sektor UMKM mengalami kemajuan dengan capaian lebih dari 70%. Khusus realisasi penyaluran Banpres Produktif periode Agustus–September 2020 telah mencapai Rp 15,93 triliun atau 72 ,46% dari pagu yang ditetapkan. Dengan nilai bantuan Rp 2,4 juta/pelaku usaha, jumlah pelaku usaha mikro yang mendapat bantuan ini sebanyak 6,63 juta orang.

     

    Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu memperkirakan, penerimaan pajak tahun ini tidak mencapai target yang ditetapkan dalam Perpres 72/2020 sebesar Rp 1.198,8 triliun, setelah penerimaan pajak hingga Agustus yang baru mencapai 56,5% dari target atau sebesar Rp 676,9 triliun serta terkontraksi hingga 15,6% (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 802,5 triliun.

     

    Profit perusahaan-perusahaan industri di China tumbuh untuk empat bulan berturut-turut pada Agustus, sebagian didukung oleh rebound harga komoditas dan manufaktur peralatan. Angka menunjukkan laba perusahaan-perusahaan industri tumbuh 19,1% YoY pada Agustus menjadi 612,81 miliar yuan ($ 89,8 miliar).

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—28-September-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 25 September 2020

    Kilas Pasar

     

    Pada perdagangan kemarin (24/9), indeks saham Amerika Serikat tercatat menguat secara terbatas. Dow naik sebesar 52,31 poin, atau 0,2%, menjadi 26.815,44. Kemudian S&P 500 ditutup 0,3% lebih tinggi menjadi 3.246,59. Sementara Nasdaq Komposit naik sebesar 0,37% menjadi 10.672,27.

     

    Hal yang berbeda terjadi pada pasar saham Eropa, dimana FTSE turun dalam sebesar 76,48 poin atau 1,30% menjadi 5.822,78 sementara Stoxx600 juga turun dalam sebesar 3,68 poin atau 1,02% menjadi 355,85.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.890,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI melemah 0,17% senebtara Brent menguat sebesar 0,22%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan menguat hari ini menyusul sentimen positif dari pasar Asia maupun indeks futures di Amerika Serikat. Pagi ini indeks Nikkei 225 dibuka menguat sebesar 0,41% sementara Kospi dibuka menguat sebesar 0,56%. Di sisi lain indeks futures di Amerika Serikat juga menguat. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik masing-masing sebesar 0,35%, 0,37% dan 0,42%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Dari Amerika Serikat, jumlah pelapor pertama kali untuk tunjangan pengangguran sedikit lebih tinggi dari yang diharapkan karena pasar tenaga kerja melanjutkan pemulihan yang lamban dari pandemi Covid-19. Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat pada hari Kamis melaporkan bahwa klaim pengangguran pertama kali untuk pekan yang berakhir 19 September berjumlah 870.000, setelah disesuaikan dengan fluktuasi musiman. Tanpa adanya penyesuaian, sekitar 825.000 orang mengajukan minggu lalu, naik dari minggu sebelumnya yang 796.000.

     

    Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Supratman Andi Agtas mengungkapkan, progres pembahasan omnibus law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja hingga saat ini sudah mencapai 10 klaster dari total 11 klaster yang ada dalam RUU tersebut. Sementara 95% dari pasal-pasal di ke-10 klaster itu telah berhasil disepakati di tingkat panitia kerja (panja).

     

    Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memproyeksikan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Tanah Air pada kuartal IV/2020 berpotensi menyentuh angka 12%, jauh di atas kondisi normal pada kisaran 5%. Tak hanya itu, rata-rata pendapatan pekerja di Indonesia diprediksi dapat anjlok lebih dari 40% akibat lesunya sejumlah sector usaha.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—25-September-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 24 September 2020

    Kilas Pasar

     

    Rabu (23/9), indeks saham Amerika Serikat melemah. Dow turun sebesar 525,05 poin, atau 1,9%, menjadi 26.763,13. Kemudian S&P 500 ditutup 2,4% lebih rendah menjadi 3.236,92. Sementara Nasdaq Komposit turun paling dalam sebesar 3% menjadi 10.632,99.

     

    Hal yang berbeda terjadi pada pasar saham Eropa, dimana FTSE naik sebesar 69,80 poin atau 1,20% menjadi 5.899,26 sementara Stoxx600 juga naik 1,98 poin atau 0,55% menjadi 359,53.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.815,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent melemah bersamaan masing-masing sebesar 1,35% dan 0,36%,

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan melemah hari ini akibat sentimen negatif dari pasar Asia maupun indeks futures di Amerika Serikat. Pagi ini indeks Nikkei 225 dibuka melemah sebesar 0,95% sementara Kospi dibuka melemah sebesar 1,61%. Di sisi lain indeks futures di Amerika Serikat juga melemah. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq turun masing-masing sebesar 0,20%, 0,29% dan 0,54%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Data United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) menyebutkan kedatangan kapal kontainer di pelabuhan seluruh dunia yang pada pertengahan Juni anjlok 8,5% YoY menjadi 8.722 calls per pekan, mulai naik pada awal Agustus menjadi 9.265 calls per pekan meskipun masih 3% di bawah pencapaian setahun lalu. Lebih detail, China dan Hong Kong tumbuh 4,1%. Sayangnya, kedatangan kapal kontainer di Amerika Utara dan Eropa masih terkontraksi cukup dalam, masing-masing 16,3% dan 13,2% di bawah realisasi 2019. Adapun performa di Asia Tenggara hampir mencapai level tahun sebelumnya dengan penurunan hanya 0,5%.

     

    Realisasi defisit APBN 2020 hingga Agustus lalu tercatat sebesar Rp500,5 triliun, setara 3,05% dari produk domestik bruto (PDB) atau 48,2% dari pagu Perpres 72/2020 yang sebesar Rp 1.039,2 triliun. Dibandingkan defisit periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 197,9 triliun, angka ini mengalami kenaikan hingga 152,9%. Defisit inipun masih diperkirakan akan melebar ditengah tekanan pandemi Covid-19.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—24-September-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 23 September 2020

    Kilas Pasar

     

    Selasa (22/9), indeks saham Amerika Serikat naik setelah mengalami pelemahan yang dalam pada perdagangan sebelumnya. Dow naik sebesar 140,48 poin, atau 0,52%, menjadi 27.288,18. Kemudian S&P 500 ditutup 1,05% lebih tinggi menjadi 3.315,57. Sementara Nasdaq Komposit naik 1,71% menjadi 10.963,64.

     

    Hal yang relatif sama terjadi pada pasar saham Eropa, dimana FTSE naik sebesar 25,17 poin atau 0,43% menjadi 5.829,29 sementara Stoxx600 juga naik 0,73 poin atau 0,20% menjadi 357,55. Kenaikan terjadi belum mampu menutupi pelemahan pada perdagangan sebelumnya.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.785,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent melemah bersamaan masing-masing sebesar 0,40% dan 0,24%,

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan mix hari ini. Pagi ini indeks Nikkei 225 dibuka melemah sebesar 0,62% sementara Kospi dibuka menguat sebesar 0,27%. Di sisi lain indeks futures di Amerika Serikat juga beragam. Dow Jones dan S&P 500 naik masing-masing sebesar 0,44% dan 0,14%, sementara Nasdaq turun sebesar 0,27%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Sebanyak 64 negara berpendapatan tinggi bergabung dengan 92 negara berpenghasilan menengah dan rendah dalam inisiatif vaksin Covid-19 global untuk menjamin distribusi yang adil di seluruh dunia. Dengan demikian, 156 negara yang mewakili dua pertiga populasi bumi kini bersatu di bawah program bernama Covid-19 Vaccine Global Ac- cess (Covax) yang diinisiasi oleh aliansi vaksin Gavi serta didukung Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi (CEPI) itu.

     

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mencatat, realisasi penyaluran dana program penangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN) per 16 September 2020 mencapai Rp 254,4 triliun atau 36,6% dari pagu Rp 695,2 triliun, dengan tren penyerapan tumbuh 27,3%

     

    Realisasi bantuan subsidi upah atau gaji tahap I telah disalurkan kepada 2.484.429 orang atau 99,38% dari total penerima tahap I sebanyak 2,5 juta orang, hingga Jumat (18/9). Sedangkan penyaluran tahap II telah mencapai 2.980.346 orang atau 99,34% dari total penerima tahap II sebanyak tiga juta orang. Sedangkan untuk tahap III mencapai 3.069.442 orang atau 87,7% dari total 3,5 juta orang.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—23-September-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 22 September 2020

    Kilas Pasar

     

    Kemarin (21/9), indeks saham Amerika Serikat kembali melemah. Dow turun paling dalam sebesar 509,72 poin, atau 1,84%, menjadi 27.147,70. S&P 500 ditutup 1,16% lebih rendah menjadi 3.281,06. Sementara Nasdaq Komposit turun 0,13% menjadi 10.778,80. Penurunan ini didorong oleh kekhawatiran tentang potensi memburuknya pandemi virus Corona, serta ketidakpastian stimulus fiskal AS.

     

    Hal yang sama terjadi pada pasar saham Eropa, dimana FTSE turun dalam sebesar 202,76 poin atau 3,38% menjadi 5.804,29 sementara Stoxx600 juga turun 11,96 poin atau 3,24% menjadi 356,82. Sentimen serupa dari potensi memburuknya pandemic virus Corona menjadi penyebab dari pelemahan indeks.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.700,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent menguat bersamaan masing-masing sebesar 0,94% dan 0,26%,

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan mix hari ini. Pagi ini indeks Kospi dibuka melemah sebesar 0,91%, sementara Nikkei 225 libur. Terdapat sentimen positif dari indeks futures di Amerika Serikat yang menguat. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik masing-masing sebesar 0,33%, 0,36% dan 0,43%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Deutsche Bank memprediksi produk domestik bruto (PDB) ekonomi dunia kembali ke level sebelum datangnya pandemi virus corona Covid-19 pada pertengahan 2021, menyusul kekuatan pemulihan yang melebihi perkiraan dalam beberapa bulan terakhir. Namun, risiko terjadinya krisis finansial dapat meninggi lantaran tingginya beban utang serta perubahan-perubahan dalam kebijakan ekonomi. Deutsche Bank merevisi proyeksi PDB global 2020 menjadi kontraksi 3,9% dari sebelumnya 5,9% dan proyeksi untuk 2021 menjadi tumbuh 5,6% dari sebelumnya tumbuh 5,3%.

     

    Pemerintah tengah membahas ketentuan pembentukan lembaga pengelola investasi (LPI) atau sovereign wealth fund (SWF) bersama Badan Legislatif (Baleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Lembaga ini nantinya akan menjadi alternatif sumber pendanaan bagi proyek-proyek infrastruktur yang selama ini lebih banyak mengandalkan APBN atau melalui BUMN. Rencana pembentukan lembaga pengelola investasi tersebut tertuang dalam draf omnibus law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja Bab X tetang masalah investasi pemerintah pusat dan kemudahan proyek strategis nasional.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—22-September-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 21 September 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham Amerika Serikat tercatat kembali melanjutkan pelemahan pada perdagangan Jumat (18/9). Dow turun 244,56 poin, atau 0,9%, menjadi 27.657,42. S&P 500 ditutup 1,1% lebih rendah pada 3.319,42. Sementara Nasdaq Komposit turun 1,1% menjadi 10.793,28. 

     

    Hal yang sama terjadi pada pasar saham Eropa, dimana FTSE turun 42,87 poin atau 0,71% menjadi 6.007,05 sementara Stoxx600 juga turun 2,45 poin atau 0,66% menjadi 368,78.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.735,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent melemah bersamaan masing-masing sebesar 0,70% dan 0,49%,

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan menguat hari ini, didorong sentimen pasar saham Asia. Pagi ini indeks Nikkei 225 dan Kospi dibuka menguat masing-masing sebesar 0,18% dan 0,33%. Sentimen positif lain juga diberikan oleh  indeks futures di Amerika Serikat yang juga menguat. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq turun masing-masing sebesar 0,10%, 0,15% dan 0,27%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump merestui raksasa teknologi AS, Oracle, untuk menjadi mitra data bagi TikTok dan raksasa ritel AS, Walmart, untuk menjadi mitra komersial bagi penyedia aplikasi berbagi video asal Tiongkok tersebut. TikTok, yang disebut ancaman keamanan nasional oleh pemerintah AS, akan terhindar dari penutupan operasional di AS lewat kesepakatan ini.

     

    Sentimen konsumen AS membaik pada awal September, menurut survei pada hari Jumat. University of Michigan mengatakan indeks sentimen konsumen naik menjadi 78,9 pada paruh pertama bulan ini dari pembacaan akhir 74,1 pada Agustus.

     

    Bank Indonesia (BI) mencatat rupiah terdepresiasi 6,42% YTD terhadap dollar AS. Namun, BI masih optimis rupiah untuk apresiasi karena tingkat fundamental yang masih undervalued. Untuk berjaga-jaga, BI akan sigap memperkuat kebijakan stabilitas pengelolaan nilai tukar rupiah serta penguatan efektivitas operasi moneter dan ketersediaan likuiditas di pasar keuangan.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—21-September-2020.pdf