SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 30 September 2020

Kilas Pasar

 

Selasa (29/9), indeks saham Amerika Serikat melemah. Dow turun sebesar 131,40 poin, atau 0,48%, menjadi 27.452,66. Kemudian S&P 500 juga turun 0,48% lebih rendah menjadi 3.335,47. Sementara Nasdaq Komposit turun sebesar 0,29% menjadi 11.085,25.

 

Hal yang sama terjadi pada pasar saham Eropa, dimana FTSE turun sebesar 30,43 poin atau 0,51% menjadi 5.897,50 sementara Stoxx600 juga turun 1,90 poin atau 0,52% menjadi 361,49.

 

Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.895,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent melemah bersamaan masing-masing sebesar 0,87% dan 0,31%,

 

Prediksi Hari Ini

 

Pasar diperkirakan kembali mix cenderung melemah hari ini. Pagi ini indeks Nikkei 225 dibuka melemah sebesar 0,45% sementara Kospi dibuka menguat sebesar 0,86%. Di sisi lain indeks futures di Amerika Serikat juga bervariasi. Dow Jones dan S&P 500 masing-masing menguat 0,03% dan 0,04%. Sementara Nasdaq turun 0,01%.

 

Isu Ekonomi dan Pasar

 

Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia telah menyepakati pertumbuhan ekonomi tahun depan sebesar 5%. Target tersebut didorong oleh 4 asumsi. Pertama, konsumsi rumah tangga di 2021 secara bertahap akan membaik. Kedua, konsumsi pemerintah diidorong melalui program perlindungan dengan didukung inflasi yang terjaga di level 3%. Ketiga, investasi lebih tinggi sejalan dengan meningkatnya program pembangunan. Keempat, perdagangan ekspor dan impor akan tumbuh.

 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merampungkan evaluasi terkait rencana perpanjangan restrukturisasi kredit hingga 2022. Kini, OJK masih mempertimbangkan waktu untuk menerbitkan perpanjangan ini. Hingga 2 September 2020, total restrukturisasi di perbankan sudah mencapai Rp 857 triliun untuk 7,18 juta debitur. Sementara restrukturisasi di perusahaan pembiayaan mencapai Rp 168,7 triliun per 22 September 2020.

 

Presiden Bank Dunia, David Malpass, mengatakan bahwa dia sedang mencari persetujuan dewan untuk rencana pembiayaan vaksin virus corona senilai US$ 12 miliar untuk membantu negara-negara miskin dan berkembang mengamankan kecukupan vaksin ketika tersedia dalam beberapa bulan mendatang. Proses persetujuan ini diharapkan terjadi pada awal Oktober.

 

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

 

Best Regards,

SAM Investment

SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—30-September-2020.pdf