Samuel Aset Manajemen

Blog

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Jumat 28 April 2017

    Ada potensi koreksi indeks di bursa Asia hari ini terlihat dari sebagian besar indeks futures bursa Asia yang ‘merah’. Pagi ini harga minyak mentah dibuka naik yang bisa membantu penguatan rupiah menuju kisaran antara Rp.13.300 s.d Rp.13.310  per USD walaupun mata uang Asia utama pagi ini dibuka bervariasi terhadap USDolar.

     

    Pemerintah berencana memangkas tarif pajak penghasilan (PPh) Badan dari saat ini sebesar 25% menjadi 17%-18% yang akan diajukan dalam revisi Undang-undang tentang pajak. Penurunan ini akan berdampak pada menurunnya  penerimaan pajak dan semakin terbatasnya  belanja negara tetapi disaat yang sama akan menjadi insentif bagi korporasi untuk berinvestasi.

     

    Presiden AS Trump akan mengajukan penurunan tarif pajak korporasi dan insetif untuk perusahaan multinasional AS yang akan membawa kembali uangnya ke AS. Reformasi pajak ini tidak hanya dilakukan di AS, tetapi di banyak negara lainnya sebagai salah satu bahasan dalam pertemuan G20 Maret lalu. Pemangkasan pajak ini dimaksudkan untuk mendorong perekonomian melalui investasi. Efek kebijakan ini diperkirakan bisa mendorong perekonmian. IMF perkirakan ekonomi AS tumbuh 2,3% di 2017 dan 2,5% di 2018.

     

     

    Regards,

     

    Lana Soelistianingsih

    Chief Economist and Head of Research

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-28-April-2017.pdf

  • Menabung di Reksa Dana? Mengapa Tidak!

    Menabung di Reksa Dana? Mengapa Tidak!

    Apakah investasi reksa dana bisa dijadikan pilihan alternatif untuk menabung?
    Ternyata jawabannya adalah bisa! Mengapa demikian? Karena terdapat jenis reksa dana yang memiliki risiko minim seperti tabungan dan deposito, tetapi tetap dapat memberikan potensi keuntungan yang lebih besar dengan dana yang lebih terjangkau dan fleksibel.

    Reksa dana merupakan salah satu alternatif investasi yang cocok bagi siapa saja, termasuk yang terbatas dalam hal waktu, dana, informasi, dan pengetahuan mengenai investasi. Dengan berbagai pilihan tipe reksa dana, alternatif pilihan ini pun bisa dijadikan alternatif sebagai tempat untuk menabung.

    Setidaknya, ada dua manfaat yang didapat dari menabung di reksa dana. Pertama adalah imbal hasil yang optimal. Pada umumnya, tingkat imbal hasil reksa dana pasar uang biasanya lebih tinggi dibandingkan jasa giro atau tabungan dan deposito. Kedua, menabung di reksa dana terbilang cukup mudah dan murah karena tidak perlu menyisihkan dana yang besar dan jumlahnya bisa disesuaikan dengan kemampuan menabung dan tujuan yang ingin dicapai.

    Buktinya adalah jika dibandingkan dengan deposito. Untuk menabung di deposito, biasanya dibutuhkan dana minimal, misalnya Rp 5 juta-Rp 10 juta. Sedangkan dengan menabung di reksa dana hanya membutuhkan dana sekitar Rp 100 ribu.

    Selain itu, deposito memiliki jangka waktu dan tak bisa diambil kapan saja. Reksa dana bisa melakukan penarikan dana kapan saja dan tidak memiliki jangka jatuh tempo. Memang, waktu yang dibutuhkan untuk penarik tidak secepat menarik dana via ATM. Biasanya dibutuhkan waktu dua-tiga hari kerja.

    Lalu, tipe reksa dana apa yang cocok untuk menabung? Reksa Dana Pasar Uang merupakan pilihan yang tepat. Reksa Dana Pasar Uang merupakan tipe reksa dana yang menanamkan dananya pada instrumen investasi pasar uang, seperti deposito, SBI, dan Efek bersifat Utang yang diterbitkan dengan jangka waktu tidak lebih atau sisa jatuh temponya tidak lebih dari 1 tahun. Tipe ini memiliki potensi risiko paling rendah dibandingkan tipe reksa dana lainnya.

    Bagaimana dari segi keamanan dan risiko kehilangan dana yang telah diinvestasikan? Investasi ini dikelola oleh perusahaan Manajer Investasi yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seperti investasi lainnya, Reksa Dana Pasar Uang juga memiliki risiko dan tidak dijamin. Oleh karena itu, pastikan memahami semua risiko yang mungkin terjadi sebelum membelinya.

    Samuel Aset Manajemen (SAM), sebuah perusahaan manajer investasi karya anak bangsa, memiliki  SAM Dana Kas yang merupakan produk reksa dana pasar uang dengan memberikan tingkat pengembalian yang menarik serta likuiditas yang tinggi. Hal ini berkat strategi penempatan pada instrumen pasar yang dipilih secara selektif guna
    memenuhi kebutuhan dana tunai dalam waktu singkat.

    Strategi utama SAM Dana Kas adalah menempatkan sebagian besar dana kelolaan dalam instrumen obligasi yang umumnya memiliki imbal hasil lebih tinggi dibandingkan dengan deposito. Dalam pemilihan obligasi, SAM akan memilih obligasi dengan imbal hasil yang tinggi, likuiditas yang tinggi, serta aman secara fundamental perusahaan sehingga tingkat risiko pun dapat diminimalisasi.

    Komposisi SAM Dana Kas saat ini adalah 75% di obligasi yang memiliki sisa jatuh tempo di bawah satu tempo dan 25% di instrumen pasar uang lainnya. SAM Dana Kas diperkirakan dapat memberi return sekitar 6,5% net dalam satu tahun ke depan. Biaya yang ditagihkan ke investor pun terbilang kecil, yaitu hanya biaya manajer investasi maksimal 1,5% per tahun dan imbal jasa bank kustodian maksimal 0,15% per tahun. Sekadar informasi, SAM Dana Kas menggunakan CIMB Niaga sebagai bank kustodian.

    Menarik bukan? Bagi yang ingin mendapatkan informasi atau bertanya-tanya seputar investasi atau SAM Dana Kas, bisa mengunjungi www.sam.co.id atau hubungi (021) 28548800. Menabung di Reksa Dana? Mengapa Tidak!

    ====
    Adv. Artikel ini juga terbit di Harian Kontan, Kamis, 27 April 2016 Liputan Khusus Reksa Dana.

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 27 April 2017

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat hijau, indikasi dari potensi masih berlanjutnya kenaikan indeks di bursa Asia hari ini. Sedangkan rupiah kemungkinan melemah tipi menuju kisaran antara Rp.13.290 s.d Rp.13.300  per USD dengan sentimen harga minyak mentah yang turun.
     
    Data BKPM mencatat investasi di Q1-2017 naik 4% qtq atau 13,2% yoy dengan nilai total investasi sebesar Rp.165,8 triliun. Atau mencapai 27,5% dari target di tahun 2017 sebesar Rp.429 triliun. Dari nilai investasi tersebut, PMDN mencapai Rp.68,8 triliun atau naik 18,4% qtq atau 36,5% yoy, sedangkan PMA tercatat sebesar Rp.97 triliun, turun (minus) 4,2% qtq atau naik 0,9% yoy. Kenaikan realisasi investasi ini mestinya bisa membantu ekonomi Q1-2017 tumbuh mendakati 5%.
     
    Presiden Trump berencana menarik AS dari NAFTA dalam waktu dekat. Draft executive order sedang disiapkan Gedung Putih. Sebelum rencana ini terealisasi, pemerintah AS telah menetapkan tarif soft wood lumber dari Kanada. Mata uang Kanada dolar dan Meksiko peso melemah. CDS Meksiko melonjak. Penarikan ini bisa membuat inflasi dan suku bunga di AS naik lebih cepat dan lebih besar.
     
     
    Salam,
    Lana Soelistianingsih
    Kepala Riset/Ekonom
    Samuel Aset Manajemen
    Telp: 62 21 28548828

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-27-April-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 26 April 2017

    Hari ini kemungkinan indeks di bursa Asia akan naik terlihat dari indeks futures bursa Asia yang kompak naik, ditambah sentimen positif dari kenaikan indeks di bursa global kemarin. Sebagian besar mata uang Asia dibuka melemah, yang bisa membuat rupiah cenderung melemah menuju kisaran antara Rp.13.290 s.d Rp.13.300  per USD.

     

    Pemerintah berencana meubah kebijakan pajak penghasilan dalam revisi Undang-undang Pajak Penghasilan dengan usulan: 1). Menurunkan tariff PPh badan dengan kemungkinan turun 2%  dari tarif saat ini 25%; 2). Penghapusan PPh final untuk beberapa sektor industri antara lain konstruksi dan properti, usaha pengisian bahan bakar umur (SPBU). Kemenkeu sedang menyiapkan reformasi perpajakan untuk 3 tahun mendatang untuk meningkatkan rasio pajak terhadap PDB dari posisi saat ini 11,8% menjadi 13%.

     

    Penjualan rumah baru untuk single-family di AS mencatatkan kenaikan tajam 5,8% pada Maret 2017, tertinggi kedua dari posisi Juli 2016. Penjualan rumah ini menjadi salah satu indikator dari LEI sebagai rediksi ekonomi AS 6 bulan ke depan. Penguatan LEI ini juga didukung dengan indeks manufaktur untuk distrik the Fed Richmond yang masih meningkat. 

     

     

     

    Regards,

     

    Lana Soelistianingsih

    Chief Economist and Head of Research

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-26-April-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 25 April 2017

    Indeks futures di bursa Asia tercatat bervariasi, indikasi indeks di bursa Asia akan mixed dengan kecenderungan naik karena sentimen positif dari kenaikan indeks di bursa global semalam. Sementara mata uang Asia utama pagi ini dibuka mixed terhadap USDolar, dan kemungkinan rupiah akan cenderung melemah menuju kisaran antara Rp.13.310 s.d Rp.13.320  per USD.

     

    Hingga 21 April lalu, penyerahan SPT tahun 2016 untuk wajib pajak pribadi berakhir. Data menunjukkan ada kenaikan penyerahan SPT dari 9,1 juta di tahun 2016 menjadi 9,3 juta di tahun 2017. Kenaikan ini sebagai dampak dari program TA, namun belum diketahui seberapa besar tambahan penerimaan pajak dari tax base hasil TA ini.

     

    Putaran pertama Pemilu di Perancis pada 23 April lalu dimenangkan oleh Marine Le Pen dan Emmanuel Macron. Namun jajak pendapat pada hari Minggu lalu menunjukkan Macron unggul 62% terhadap Le Pen 38% jika pemilu putaran kedua dilakukan pada hari tersebut. Investor merespon positif hasil jajak pendapat tersebut. Indeks di bursa Eropa dan AS naik, mata uang euro menguat trhadap USDolar. Le Pen yang beraliran kanan dikawatirkan akan membuat Perancis keluar dari Uni Eropa. Putaran kedua akan dilakukan pada 7 Mei mendatang.

     

     

    Regards,

     

    Lana Soelistianingsih

    Chief Economist and Head of Research

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-25-April-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Jumat 21 April 2017

    Hampir semua indeks di bursa Asia tercatat positif, indikasi indeks di bursa Asia akan naik ditambah dengan sentimen kenaikan indeks di bursa global semalam. Sementara mata uang Asia utama pagi ini dibuka mixed terhadap USDolar, dan kemungkinan rupiah akan cenderung melemah menuju kisaran antara Rp.13.325 s.d Rp.13.335  per USD.

     

    BI putuskan suku bunga acuan 7DRR bertahan di 4,75%, deposit facility tetap di 4% dan lending facility tetap di 5,5%. Keputusan BI ini dengan mempertimbangkan risiko global dan domestik. Dari domestik terutama karena masih berlanjutnya konsolidasi korporasi dan perbankan yang menyebabkan belum optimalnya dampak stimulus perekonomian. Kami perkirakan BI akan menaikkan suku bunganya apda semester ke-2 tahun ini dengan pertimbangan rencana the Fed turunkan posisi neracanya.

     

    The Fed sosialisasikan rencana penurunan neracanya dengan pelaku pasar terutama pasar obligasi. Bahkan the Fed New York juga melakukan survey untuk mengukur ekspektasi pelaku pasar mengenai besaran normalisasi yang diperkirakan.  Dalam notulensi pertemuan Maret 2017 lalu, the Fed mensinyalkan akan melakukan normalisasi ini secara bertahap dan terukur yang akan dilakukan disekitar akhir tahun ini.

     

     

    Regards,

     

    Lana Soelistianingsih

    Chief Economist and Head of Research

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-21-April-2017.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Kamis 20 April 2017

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia terlihat mixed, indikasi indeks di bursa Asia akan bervariasi hari ini ditambah dengan sentimen turunnya harga minyak mentah. Sebagian besar mata uang Asia utama dibuka melemah terhadap USDolar yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah menuju kisaran antara Rp.13.320 s.d Rp.13.330  per USD.

     

    Putaran kedua Pilkada DKI Jakarta kemarin (Rabu, 19/4) menghasilkan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur baru DKI Jakarta. DKI Jakarta merupakan kekuatan ekonomi nasional dengan lebih dari 70% peredaran uang beredar di Jakarta. Perekonomian Jakarta terutama ditunjang oleh s ektor perdagangan, jasa, properti, industri kreatif, dan keuangan.

     

    Ekspor Jepang Maret 2017 naik 12% yoy, diatas ekspektasi konsensus 6,7% yoy. Ekspor ini menyumbang sekitar 17% dari PDB Jepang dengan negara mitra dagang utama adalah Amerika Serikat, China, Korea Selatan, dan Taiwan. Meningkatnya ekspor Jepang ini sebagai indikasi membaiknya permintaan dari negara mitra dagang, terutama pada ekonomi AS dan China. Penguatan ekonomi AS dan China ini juga indikasi perbaikan ekonomi global.  

     

     

    Regards,

     

    Lana Soelistianingsih

    Chief Economist and Head of Research

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

     

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-20-April-2017.pdf