Samuel Aset Manajemen

Blog

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 15 Mei 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di AS ditutup menguat tadi malam seiring penguatan di sektor energi dan perbankan. Harga minyak mulai menguat di seminggu terakhir dan memberi dukungan pada sentimen. Dow Jones ditutup menguat 1,6%, S&P500 menguat 1,1%, Nasdaq menguat 0,9%.

     

    Di Eropa, indeks Europe Stoxx600 menurun 2,2% merespon komentar negatif Jay Powell hari sebelumnya. IHSG ditutup melemah 0,89% dengan penurunan di sektor aneka industri dan keuangan.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di level 14.885. Minyak Brent menguat sebesar 6,6% ke level USD 31,1 per barrel seiring laporan IEA yang merevisi prediksi penurunan demand tahun ini.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak menguat hari ini. Futures dan sebagian besar bursa di Asia terlihat menguat. Nikkei pagi ini terlihat menguat 0,8% dan Kospi menguat 0,1%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Pemerintah melalui Menteri Keuangan mengusulkan kisaran indikator ekonomi makro yang digunakan sebagai dasar penyusunan RAPBN 2021. Pertumbuhan ekonomi 4,5-5,5 persen; inflasi 2,0-4,0 persen; tingkat suku bunga SBN 10 tahun 6,67-9,56 persen; nilai tukar Rupiah Rp14.900-Rp15.300/US$; harga minyak mentah Indonesia US$40-50/barel; lifting minyak bumi 677-737 ribu barel per hari; dan lifting gas bumi 1.085-1.173 ribu barel setara minyak per hari.  Dengan perspektif ini, kebijakan fiskal tahun 2021, mengangkat tema “Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Penguatan Reformasi”.

     

    Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp 34,15 triliun untuk subsidi bunga kredit yang akan diberikan kepada 60,66 juta rekening mikro. Dari anggaran tersebut, pemerintah menempatkan Rp 27,26 triliun untuk subsidi bunga yang kreditnya diajukan melalui perbankan, BPR, dan perusahaan pembiayaan. Debitur UMKM di lembaga keuangan tersebut akan memperoleh penundaan angsuran dan subsidi bunga sebesar 6% selama 4 bulan pertama, dan 3% selama 3 bulan berikutnya. Sedangkan, untuk usaha menegah diberikan sebesar 3% selama 3 bulan pertama, dan 2% selama 3 bulan berikutnya.

     

    Di AS, 2,98 juta orang mengajukan klaim awal untuk tunjangan pengangguran pada minggu yang berakhir 9 Mei. Sementara kekhawatiran baru tentang ketegangan antara AS dan China, serta kemampuan Kongres untuk mencapai kompromi pada rencana stimulus fiskal berikutnya, menjadi resiko namun pasar tetap ditutup positif.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment 

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian–15-Mei-2020.pdf

  • Press Release: Peluncuran  Reksa Dana Indeks SAM ETF SRI-KEHATI

    Press Release: Peluncuran Reksa Dana Indeks SAM ETF SRI-KEHATI

    Press Release

    Peluncuran Reksa Dana Indeks SAM ETF SRI-KEHATI

    Jakarta, 14 Mei 2020

    PT Samuel Aset Manajemen (SAM) meluncurkan produk baru yang berupa reksa dana Exchange Traded Fund (ETF) di Bursa Efek Indonesia pada hari Kamis, 14 Mei 2020. Produk reksa dana ETF perdana dari SAM ini diberi nama Reksa Dana Indeks SAM ETF SRI KEHATI (“SAM ETF SRI-KEHATI”). SAM ETF SRI-KEHATI telah memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEl) dan dapat diperjualbelikan di BEI dengan kode perdagangan XSSK.

      “Reksa Dana Indeks SAM ETF SRI-KEHATI ini merupakan ETF dengan tema ESG, yaitu produk yang memperhatikan unsur Environment Friendly, Social Responsibility dan Good Corporate Governance yang diharapkan bisa menjadi alternatif pilihan bagi investor di dalam diversifikasi investasi mereka, terutama investor yang memperhatikan unsur lingkungan, dampak sosial dan tata kelola perusahaan yang baik, ungkap Agus Basuki Yanuar, Direktur Utama SAM.

    SAM meluncurkan reksa dana ETF menggunakan indeks SRI-KEHATI sebagai bentuk kepedulian SAM terhadap investasi yang berbasis ESG dan berdasarkan hasil pengujian, memiliki kinerja yang baik jika dibandingkan dengan IHSG dan LQ 45.  Indeks SRI-KEHATI memiliki performance rata-rata 8.5% per tahun sejak diluncurkan tahun 2009 hingga sekarang, sedangkan IHSG rata-rata 5.4% per tahun di periode yang sama.

    Dalam sinergi kerjasama penerbitan produk ini, SAM bertindak selaku Manajer Investasi, Yayasan KEHATI yang sudah berpengalaman dalam pelestarian lingkungan sebagai Pemilik Indeks, serta PT Mandiri Sekuritas sebagai Dealer Partisipan dan PT Bank Central Asia, Tbk sebagai Bank Kustodian.

    SAM ETF SRI-KEHATI ditawarkan kepada masyarakat pada Nilai Aktiva Bersih (NAB) awal Rp500,- (lima ratus rupiah) atau setara dengan Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) per 1 (satu) Unit Kreasi. Tujuan investasi dari produk SAM ETF SRI-KEHATI adalah memberikan hasil investasi yang setara dengan kinerja indeks SRI KEHATI yang diterbitkan oleh Bursa Efek Indonesia melalui investasi sesuai dengan kebijakan investasi. 

    Kebijakan investasi dari produk ini adalah pertama: minimum 80% (delapan puluh persen) dan maksimum 100% (seratus persen) dari Nilai Aktiva Bersih pada Efek bersifat ekuitas yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia dan terdaftar dalam Indeks SRI-KEHATI; kedua, minimum 0% dan maksimum 20% (dua puluh persen) dari Nilai Aktiva Bersih pada instrumen pasar uang dalam negeri yang mempunyai jatuh tempo tidak lebih dari 1 (satu) tahun dan/atau deposito; sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Investasi pada saham-saham yang terdaftar dalam Indeks SRI-KEHATI tersebut akan berjumlah sekurang-kurangnya 80% (delapan puluh persen) dari keseluruhan saham yang terdaftar dalam Indeks SRI-KEHATI. Sedangkan porsi tiap-tiap saham akan ditentukan secara prorata mengikuti bobot (weighting) masing-masing saham terhadap Indeks SRI-KEHATI, dimana pembobotan atas masing-masing saham adalah paling kurang 80% (delapan puluh persen) dan paling banyak 120% (seratus dua puluh persen) dari bobot masing-masing saham yang bersangkutan dalam Indeks SRI-KEHATI.

    Lebih lanjut Agus Basuki Yanuar mengatakan, “Kami senantiasa berupaya untuk menjadikan produk ini produk yang berkinerja baik dan insyaallah secara timing setelah indeks terkoreksi dalam, peluncuran pada hari ini merupakan saat tepat bagi investor untuk memulai investasi pada produk yang baru.”

    ETF adalah reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di bursa. Dengan berinvestasi pada ETF, secara tidak langsung investor bisa membeli dan menjual 25 saham sekaligus sesuai dengan bobot yang telah ditentukan. Komposisi portofolio investasi juga sangat transparan sehingga memudahkan investor untuk memantau underlying aset portofolio beserta bobot yang diinvestasikan, kemudian dapat ditransaksikan secara real time sepanjang hari dan jam bursa.

    Tentang Samuel Aset Manajemen

    SAM merupakan perusahaan Manajer Investasi swasta nasional yang didirikan sesuai dengan Akta No. 166 tanggal 14 Mei 1997 dengan ijin usaha Manajer Investasi dari BAPEPAM-LK Nomor SK. Kep. 6/PM/MI/1997 tanggal 21 Agustus 1997. SAM saat ini mengelola 41 produk reksa dana dan Kontrak Pengelolaan Aset Investasi (KPAI) lainnya, dengan total dana kelolaan mencapai Rp17 Trilyun (per April 2020).

    Selain reksa dana ETF SAM juga mengelola beragam produk dengan jenis reksadana pasar uang; reksa dana pendatapan tetap;reksa dana saham, reksa dana campuran, baik berbasis syariah maupun konvensional, termasuk produk reksa dana terproteksi, penyertaan terbatas dan KPD. 60% dari produk yang SAM kelola merupakan aset kelas reksadana saham.

    SAM dikelola oleh tim yang profesional dan berpengalaman, terdiri dari 58 profesional di bidangnya, 18 orang merupakan bagian dari Tim Investasi yang di antaranya memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di pasar modal. SAM memiliki rekam jejak yang telah terbukti secara konsisten menghasilkan imbal hasil di atas rata-rata imbal hasil pasar Indonesia. Terbuktinya dengan diraihnya beberapa penghargaan reksa dana terbaik dari beberapa media dan asosiasi, baik lokal dan internasional. SAM juga memiliki layanan aplikasi reksa dana online melalui situs www.reksadanasam.co.id yang memudahkan nasabah melakukan transaksi dan memantau perkembangan investasinya secara cepat dari mana saja.

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 14 Mei 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat melemah cukup tajam setelah Ketua Bank Sentral AS Jay Powell mengatakan perkiraan pemulihan ekonomi cenderung tidak pasti dan mungkin memerlukan tambahan stimulus lebih banyak lagi. Dow Jones turun 2,2%, S&P 500 melemah 1,7%, dan Nasdaq turun 1,5%.

     

    Sementara itu, indeks di Eropa juga tercatat melemah seperti Euro Stoxx 600 melemah 1,9% dan FTSE 100 turun 1,5%. Kemarin, IHSG ditutup melemah 0,7%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih bertahan di bawah Rp15.000, pagi ini diperdagangkan pada level Rp14.890. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat masing-masing menguat 0,2% dan melemah 1,3%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak cenderung turun hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 tercatat melemah 0,5% dan  Kospi turun 0,8%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat sedikit positif dengan Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik masing-masing 0,2%, 0,1%, dan 0,2%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Ketua Bank Sentral AS Jay Powell mendesak Gedung Putih dan Kongres untuk menambah stimulus lebih lanjut lagi seiring dengan perkiraan bahwa pemulihan ekonomi akan memakan waktu yang lebih panjang. Dikutip dari Wall Street Journal, Powell mengatakan, dengan penjualan yang masih lemah, gelombang kebangkrutan lebih lanjut diperkirakan akan terjadi, menyebabkan hilangnya lapangan kerja secara masif.

     

    Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana mengalokasikan Rp 149,15 triliun untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dikutip dari Kontan, berdasarkan draf Rapat Kerja (Raker) tertutup Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) menyebutkan, dukungan pemerintah terhadap BUMN digunakan untuk menyuntik kas perusahaan pelat merah lewat Penyertaan Modal Negara (PMN), pembayaran kompensasi, dan dana talangan untuk modal kerja. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Kacaribu membenarkan adanya anggaran untuk BUMN dalam rangka Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Hanya saja, nominal stimulusnya belum bisa dipastikan sebab akan dibahas lebih lanjut dalam Sidang Kabinet.  Febrio menambahkan ada dukungan dalam bentuk lainnya yakni optimalisasi Barang Milik Negara (BMN), perluasan tagihan, loss limit perjalanan, penundaan dividen, penjaminan pemerintah, pembayaran talangan tanah Proyek Strategis Nasional (PSN).

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

     

     

    Regards,

     

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Your Lifelong Investment Partner

     

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-14-Mei-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 13 Mei 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di AS ditutup melemah tadi malam seiring fokus para investor pada tantangan-tantangan baru dalam upaya pembukaan ekonomi serta resiko konflik dagang antara AS dan China. Dow Jones ditutup melemah 1,9%, S&P500 melemah 2,1%, Nasdaq melemah 2,1%.

     

    Di Eropa, indeks Europe Stoxx600 menguat 0,3% seiring data survei dari Bank of France menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi di negara itu turun 27% pada bulan April, dibandingkan dengan penurunan 32% pada bulan Maret. IHSG ditutup melemah 1,09% dengan penurunan di sektor keuangan dan agri.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di level 14.905. Minyak Brent menguat sebesar 1,2% ke level USD 29,9 per barrel seiring rencana Arab Saudi menambah pemotongan produksi.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak melemah hari ini. Futures dan sebagian besar bursa di Asia terlihat melemah. Nikkei pagi ini terlihat melemah 1,4%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Bank Indonesia (BI) melaporkan penjualan ritel pada Maret 2020 turun 4,5% year-on-year (yoy). Pada April, penjualan ritel diperkirakan turun lebih dalam yaitu -11,8% yoy. Penurunan terdalam terjadi pada kelompok Barang Lainnya, khususnya subkelompok Sandang, yang diperkirakan turun -67,3% (yoy), lebih dalam dari -60,5% (yoy) pada Maret 2020. Sementara penjualan semen pada April menurun 6% yoy.

     

    Di AS, Departemen Tenaga Kerja mengatakan bahwa total harga konsumen turun 0,8% di bulan April dari bulan sebelumnya. Itu karena penurunan besar dalam harga energi, bensin turun 21%, mengimbangi kenaikan harga makanan. Indeks makanan di rumah mencatat kenaikan bulanan terbesar sejak Februari 1974, karena harga telur melonjak 16%, ayam meningkat 6% dan apel naik 5%.

     

    Federal Reserve mulai membeli ETF yang berinvestasi dalam obligasi korporasi kemarin, langkah pertama dari rencana luas bank sentral untuk memberikan dukungan keuangan bagi perusahaan-perusahaan AS. Fed juga berencana untuk membeli obligasi yang baru diterbitkan secara langsung dari perusahaan yang memenuhi syarat, bersama dengan obligasi di pasar sekunder.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,
    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-13-Mei-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 12 Mei 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat mixed pada penutupan kemarin, disebabkan oleh masih belum  jelasnya sentimen dan dampak yang akan timbul dari pelonggaran lockdown di AS. Dow Jones turun 0,4%, S&P 500 naik 0,01%, dan Nasdaq naik 0,8%, didorong oleh saham teknologi dan layanan kesehatan.

     

    Sementara itu, indeks di Eropa juga tercatat mixed, seperti Euro Stoxx 600 melemah 0,4%, sementara FTSE 100 naik 0,06%. Kemarin, IHSG ditutup menguat 0,9%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih bertahan di bawah Rp15.000, pagi ini diperdagangkan pada level Rp14.965. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat menguat masing-masing 1,2% dan 1,1%

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak mixed cenderung turun hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 tercatat melemah 0,4%, Kospi turun 1%, dan Hang Seng turun 1%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat negatif dengan Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik masing-masing 0,6%, 0,6%, dan 0,3%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Para ekonom dan pemangku kepentingan globall memperkirakan pemulihan ekonomi dunia pasca pandemi Covid-19 akan cenderung berbentuk swoosh (lambang centang seperti logo salah satu perlengkapan olahraga ternama), bermakna bahwa pelemahan ekonomi pada tahun ini akan sangat dalam, dan diikuti oleh pemulihan yang lambat dan lama. Dikutip dari Wall Street Journal, korporasi global seperti Nestle, Unilever, Hershey, dan maskapai penerbangan memperkirakan, selama vaksin dan obat untuk Covid-19 belum benar-benar ditemukan, isu social trust (kepercayaan masyarakat) akan menghambat konsumsi dan pergerakan orang. Pemulihan ekonomi sepenuhnya diperkirakan baru akan terjadi pada 2022 atau setelahnya.

     

    Ketua Pelaksana Gugus Tugas Covid-19 Doni Monardo mengumumkan, pemerintah akan melonggarkan pembatasan sosial bagi kelompok masyarakat berusia di bawah 45 tahun guna menghindari dampak ekonomi yang lebih dalam lagi. Pihaknya mengatakan, kelompok usia ini dianggap lebih sehat dan tidak masuk dalam kategori rentan, sehingga dapat diberikan ruang gerak lebih. Pelonggaran ini diberlakukan dengan catatan yang bersangkutan tidak menunjukkan gejala.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

     

    Regards,

     

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Your Lifelong Investment Partner

     

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-12-Mei-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 11 Mei 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di AS ditutup menguat hari Jumat seiring fokus para investor pada pembukaan kembali di beberapa negara bagian. Dow Jones ditutup menguat 1,9%, S&P menguat 1,7%, Nasdaq menguat 1,6%.

     

    Di Eropa, indeks Europe Stoxx600 menguat 0,9%, IHSG ditutup melemah 0,25% dengan penurunan di sektor industri dasar dan keuangan.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat sebesar 0,5% di 14.920. Minyak Brent menguat sebesar 5% ke level USD 30,9 per barrel.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak menguat hari ini. Futures dan bursa di Asia terlihat menguat. Nikkei pagi ini terlihat menguat 1,2%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Kemenkeu secara resmi telah menanggung pajak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang selama ini dipatok 0,5%. Beleid tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 44/PMK.03/2020 tentang Insentif Pajak Untuk Wajib Pajak Terdampak Pandemi Corona Virus Disease 2019. Relaksasi tersebut berlaku sejak April hingga September 2020. Sementara, Kemenkeu juga masih mempertimbangkan di antaranya Rp 25,4 triliun yang direncanakan untuk stimulus pajak pertambahan nilai (PPN) yang dibebaskan atau ditunda.

     

    Dari AS, laporan di hari Jumat mengonfirmasi bahwa rekor 20,5 juta pekerjaan di AS hilang pada bulan April, dan tingkat pengangguran mencapai posisi tertinggi pasca Perang Dunia ke-2 sebesar 14,7%. Tingkat pengangguran yang disebut U6 mencapai 23%, menunjukkan satu dari empat warga AS menganggur atau underemployed. Kekhawatiran tentang penurunan ekonomi AS ke depan telah meningkatkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan mendorong suku bunga di bawah nol tahun depan. 

     

    Di pasar saham, investor semakin menyukai sektor teknologi, yang dilihat dari indeks Nasdaq yang bobotnya berat di sektor teknologi, meningkat lebih dari 31% selama enam minggu terakhir. Secara tahun berjalan indeks ini naik 1,6%. 

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,
    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-11-Mei-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 8 Mei 2020

    Kilas Pasar 

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat menguat pada penutupan kemarin, seiring dengan menguatnya harga minyak disebabkan oleh harapan pemulihan ekonomi dan beberapa tanda positif dari Arab Saudi, seperti kenaikan harga patokan minyak Saudi. Dow Jones 30, S&P 500, dan Nasdaq tercatat menguat, masing-masing 0,9%, 1,1%, dan 1,4%. 

    Sementara itu, indeks di Eropa juga tercatat naik, seperti Euro Stoxx 600 menguat 1,1% dan FTSE 100 naik 1,4%. Kemarin, IHSG tutup sehubungan dengan libur nasional Hari Raya Waisak. 

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat menguat dibandingkan kemarin, diperdagangkan pada level Rp15.050. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat menguat masing-masing 1,9% dan 1,6%. Emas tercatat naik 0,3%. 

    Prediksi Hari Ini 

    Pasar diperkirakan bergerak positif hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 tercatat menguat 1,2%, Kospi naik 1,1%, dan Hang Seng naik 0,6%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat positif dengan Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik masing-masing 0,8%. 

    Isu Ekonomi dan Pasar 

    Sepanjang pekan ini, harga minyak tercatat naik signifikan, bahkan untuk Brent sempat menembus level US$30. Sentimen positif disumbang oleh data permintaan bensin di AS yang membaik, berkurangnya produksi perusahaan minyak di AS, serta melambatnya pertambahan persediaan. Minyak WTI tercatat naik hampir 20% sepanjang pekan ini. 

    Pemerintah segera menjalankan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp150 triliun sebagaimana tertuang dalam Perppu 1/2020. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, skema PEN selain akan dilaksanakan langsung oleh Pemerintah, juga melibatkan BUMN seperti Jamkrindo dan Askrindo terkait restrukturisasi pinjaman perbankan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga melakukan pengelompokan utang bank menjadi tiga klaster, yaitu utang UMKM, utang swasta, serta utang BUMN, dalam rangka melakukan dan mengelola restrukturisasi kredit akibat pandemi Covid-19 ini. Ketua DK OJK Wimboh Santoso mengatakan, jumlah kredit yang berpotensi direstrukturisasi mencapai Rp1.112 triliun, sehingga perbankan perlu tambahan likuiditas sebesar Rp115 triliun untuk program selama 6 bulan. 

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil. 

    Regards, 

    SAM Investment 

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Your Lifelong Investment Partner 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-8-Mei-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 5 Mei 2020

    Kilas Pasar 

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat menguat pada penutupan kemarin. Dow Jones 30, S&P 500, dan Nasdaq tercatat menguat, masing-masing 0,1%, 0,4%, dan 1,2%. 

    Sementara itu, indeks di Eropa turun cukup dalam, seperti Euro Stoxx 50 melemah 3,8% dan FTSE 100 turun 0,16%. Kemarin, IHSG ditutup melemah 2,3%. 

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat sedikit melemah pada pagi ini, diperdagangkan pada level Rp15.150. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat menguat masing-masing 6,6% dan 1,5%. Emas tercatat turun 0,5%. 

    Prediksi Hari Ini 

    Pasar diperkirakan bergerak cenderung positif hari ini. Pagi ini, Hang Seng tercatat menguat 0,8%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat menguat dengan Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik masing-masing 0,9%. 

    Isu Ekonomi dan Pasar 

    Hari ini, Badan Pusat Statistik akan mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2020. Pasar memperkirakan untuk pertumbuhan triwulan I ini masih cukup terkendali, mengingat berhentinya kegiatan ekonomi baru terjadi pada bulan Maret 2020, seiring dengan adanya kasus pertama di Indonesia pada 2 Maret 2020. Pasar memperkirakan pertumbuhan ekonomi masih akan turun lebih dalam pada triwulan II-2020 nanti. 

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil. 

    Regards, 

    SAM Investment 

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Your Lifelong Investment Partner 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-5-Mei-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 4 Mei 2020

    Kilas Pasar

    Indeks saham di Amerika ditutup melemah hari Jumat seiring ketegangan yang meningkat antara AS dan China. Kantor Direktur Intelijen Nasional, yang mengoordinasikan pekerjaan 17 agen mata-mata AS, mengatakan dalam sebuah pernyataan publik yang tidak biasa bahwa intelijen AS sedang menyelidiki apakah wabah coronavirus merupakan akibat dari kecelakaan laboratorium di Wuhan, Cina. Dow Jones ditutup melemah 2,5%, S&P melemah 2,8%, Nasdaq melemah 3,2%.

    Di Eropa, sebagian besar indeks tutup hari Jumat menyambut Labor Day, FTSE UK menurun 2,3%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup menguat 3,2% hari Kamis, didorong sektor keuangan.

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat sebesar 2,7% ke 14.881 hari Kamis. Minyak Brent menutup pekan di level 26,4.

    Prediksi Hari Ini

    Pasar diperkirakan bergerak melemah hari ini. Futures dan bursa di Asia terlihat mixed cenderung melemah. Kospi pagi ini terlihat melemah 2,4%.

    Isu Ekonomi dan Pasar

    Data ekonomi kembali menunjukkan bagaimana pandemi coronavirus telah berdampak pada bisnis di Amerika. Indeks PMI dari Institute for Supply Management turun menjadi 41,5 poin di bulan April, dari 49,1 di bulan sebelumnya. Komponen pesanan baru dan komponen produksi menunjukkan penurunan paling tajam, masing-masing menjadi 27,1 dan 27,5.

    Beberapa perusahaan restoran dan ritel, seperti Starbucks dan Macy’s, sudah memiliki rencana untuk membuka kembali toko mereka di AS mulai minggu depan. Namun kemungkinan bisnis belum akan seperti biasa dalam hal operasional, dan bisnis juga kemungkinan akan menghadapi demand dari konsumen yang lebih lemah, sebagai akibat dari ketidakpastian akan pendapatan mereka saat ini.

    Dari dalam negeri, berdasarkan hasil survei konsumen yang dilakukan Danareksa Research Institute (DRI), Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) April sebesar 80,2 atau turun 20,5% dibanding dengan bulan sebelumnya yang sebesar 101,10.

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian–4-Mei-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 30 April 2020

    Kilas Pasar 

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat menguat pada penutupan kemarin, seiring dengan pengumuman dari Gilead Sciences bahwa obat remdesivir yang dikembangkan mereka berkemungkinan ampuh untuk menangani Covid-19. Dow Jones 30, S&P 500, dan Nasdaq tercatat menguat, masing-masing 2,2%, 2,7%, dan 3,6%. 

    Sementara itu, indeks di Eropa juga tercatat naik, seperti Euro Stoxx 600 menguat 1,7% dan FTSE 100 naik 2,6%. Kemarin, IHSG ditutup menguat 0,83%. 

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat menguat pagi ini, diperdagangkan pada level Rp15.150. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat menguat masing-masing 6% dan 3,1%. Emas tercatat naik 0,8%. 

    Prediksi Hari Ini 

    Pasar diperkirakan bergerak positif hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 tercatat menguat 2,5%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat mixed dengan Dow Jones dan S&P 500 turun 0,1% dan 0,1%, sementara Nasdaq naik 0,3%. 

    Isu Ekonomi dan Pasar 

    Ekonomi Amerika Serikat terkontraksi sebesar 4,8% pada triwulan I-2020, lebih dalam dari perkiraan pasar sebesar 3,5%. Ini adalah kali pertama ekonomi AS terkontraksi sejak triwulan I-2014. Penurunan terdalam berasal dari konsumsi masyarakat, investasi bukan perumahan, ekspor, dan persediaan. Sektor konsumsi, yang menyumbang 67% PDB AS, tercatat turun 7,6% pada triwulan ini. 

    Gilead Sciences, perusahaan farmasi AS, mengumumkan hasil uji coba remdesivir, obat yang dikembangkannya untuk menangani Covid-19. Hasil pengujian yang dilakukan Gilead menyatakan, lebih dari separuh pasien yang menjadi sampel uji obat ini pulih lebih cepat dan keluar dari rumah sakit dalam waktu kurang dari dua pekan. 

    Bank Indonesia memperkirakan inflasi pada bulan April 2020 akan sebesar 0,18% secara bulanan atau 2,78% secara tahunan. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, beberapa komoditas pangan utama tercatat mengalami penurunan harga sehingga inflasi diperkirakan lebih rendah dari data historis. BI juga memperkirakan inflasi pada periode Ramadan dan Idul Fitri akan lebih rendah dari biasanya seiring dengan adanya PSBB. 

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil. 

    Regards, 

    SAM Investment 

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Your Lifelong Investment Partner 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-30-April-2020.pdf