SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 8 Mei 2020

Kilas Pasar 

Indeks saham di Amerika Serikat tercatat menguat pada penutupan kemarin, seiring dengan menguatnya harga minyak disebabkan oleh harapan pemulihan ekonomi dan beberapa tanda positif dari Arab Saudi, seperti kenaikan harga patokan minyak Saudi. Dow Jones 30, S&P 500, dan Nasdaq tercatat menguat, masing-masing 0,9%, 1,1%, dan 1,4%. 

Sementara itu, indeks di Eropa juga tercatat naik, seperti Euro Stoxx 600 menguat 1,1% dan FTSE 100 naik 1,4%. Kemarin, IHSG tutup sehubungan dengan libur nasional Hari Raya Waisak. 

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat menguat dibandingkan kemarin, diperdagangkan pada level Rp15.050. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat menguat masing-masing 1,9% dan 1,6%. Emas tercatat naik 0,3%. 

Prediksi Hari Ini 

Pasar diperkirakan bergerak positif hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 tercatat menguat 1,2%, Kospi naik 1,1%, dan Hang Seng naik 0,6%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat positif dengan Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik masing-masing 0,8%. 

Isu Ekonomi dan Pasar 

Sepanjang pekan ini, harga minyak tercatat naik signifikan, bahkan untuk Brent sempat menembus level US$30. Sentimen positif disumbang oleh data permintaan bensin di AS yang membaik, berkurangnya produksi perusahaan minyak di AS, serta melambatnya pertambahan persediaan. Minyak WTI tercatat naik hampir 20% sepanjang pekan ini. 

Pemerintah segera menjalankan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp150 triliun sebagaimana tertuang dalam Perppu 1/2020. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, skema PEN selain akan dilaksanakan langsung oleh Pemerintah, juga melibatkan BUMN seperti Jamkrindo dan Askrindo terkait restrukturisasi pinjaman perbankan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga melakukan pengelompokan utang bank menjadi tiga klaster, yaitu utang UMKM, utang swasta, serta utang BUMN, dalam rangka melakukan dan mengelola restrukturisasi kredit akibat pandemi Covid-19 ini. Ketua DK OJK Wimboh Santoso mengatakan, jumlah kredit yang berpotensi direstrukturisasi mencapai Rp1.112 triliun, sehingga perbankan perlu tambahan likuiditas sebesar Rp115 triliun untuk program selama 6 bulan. 

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil. 

Regards, 

SAM Investment 

PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

Your Lifelong Investment Partner 

Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-8-Mei-2020.pdf


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *