Samuel Aset Manajemen

Tag: reksadana SAM

  • Reksa Dana Syariah, Pilihan Menarik Instrumen Investasi Reksa Dana Syariah, Pilihan Menarik Instrumen Investasi

    Reksa Dana Syariah, Pilihan Menarik Instrumen Investasi Reksa Dana Syariah, Pilihan Menarik Instrumen Investasi

    Sejatinya reksa dana syariah memiliki prinsip yang sama dengan reksa dana konvensional dalam hal analisis dan prinsip kehati-hatian. Perbedaan paling dasar di antara keduanya terletak dalam pemilihan perusahaan yang akan digunakan dalam portofolio investasi. Perusahaan yang dapat dipilih dalam reksa dana berbasis syariah adalah perusahaan yang mengikuti prinsip syariah dan terdaftar dalam Daftar Efek Syariah (DES) karena tidak semua perusahaan dapat dipilih.

    Perusahaan-perusahaan yang terdaftar dalam DES pun akan ditinjau kembali setiap enam bulan sekali untuk memastikan perusahaan tersebut tetap mengikuti prinsip syariah. Dalam jangka waktu tersebut pula DES akan melakukan penyesuaian apabila ada perusahaan yang baru tercatat atau dihapuskan. Selain perusahaan, efek sukuk dan pasar uang syariah pun menjadi tempat untuk menanamkan investasinya.

    Hal ini membuat reksa dana syariah menarik untuk dijadikan divergensi portofolio investasi. Biasanya, ketika reksa dana konvensional dalam kondisi menurun, reksa dana syariah akan mengalami penguatan. Dengan demikian, investor akan selalu mendapatkan keuntungan di kondisi apapun. Walaupun tak menutup kemungkinan kedua reksa dana tersebut akan mengalami kenaikan dan penurunan pada saat yang bersamaan.

    Chief Operating Officer PT Samuel Aset Manajemen (SAM), Intan Syah Ichsan menyatakan reksadana syariah dapat memberikan imbal hasil yang menarik, sama seperti reksa dana konvensional. “Tak dapat dipungkiri dalam dua-tiga tahun terakhir ini kondisi reksa dana syariah sedang menurun. Hal ini disebabkan harga komoditas yang mengalami penurunan yang cukup signifikan. Walaupun demikian, kami optimis di tahun ini reksa dana syariah akan mengalami perbaikan,” ujar Ichsan.

    Optimisme ini berdasarkan pada keadaan domestik Indonesia yang membaik. Ichsan melihat pemerintah mulai solid dan tegas dalam membuat keputusan serta pendanaan infrastruktur yang mulai berjalan. Dengan demikian, confidence para investor pun mulai positif sehingga kondisi iklim investasi secara keseluruhan pun akan semakin membaik.

     Reksadana Syariah SAM

    SAM sebagai salah satu perusahaan manajemen investasi terbesar di Indonesia memiliki tiga produk yang dapat mewakili tiga karakter investasi seseorang, yaitu SAM Syariah Berimbang, SAM Sukuk Syariah Sejahtera, dan SAM Sharia Equity Fund. Ketiga produk ini dibuat untuk memberikan kebebasan bagi para investor ataupun calon investor untuk memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan mereka.

    Menurut Ichsan, antusiasme masyarakat ataupun institusi di Indonesia terhadap produk reksa dana syariah cukup tinggi. Tak hanya di kalangan yang beragama Islam, tetapi juga bagi semua kalangan agama. “Di SAM terlihat banyak institusi non-Islam menempatkan investasinya di reksa dana syariah. Terutama institusi yang mementingkan ethical aspect dalam pemilihannya. Perusahaan yang tergabung dalam DES sudah terbukti menjalankan perusahaan sesuai dengan moral dan etika serta governance yang lebih ketat,” tutur Ichsan.

    Oleh sebab itu, reksa dana syariah pun menjadi semakin menarik untuk dijadikan sebagai instrumen investasi. Apalagi penyertaan minimum investasinya pun terbilang rendah. Di SAM, cukup dengan Rp 250 ribu Anda sudah bisa berinvestasi. Menarik bukan?

    ***

    Artikel juga tayang di Harian Kontan, 30 Mar 2016, hal 12

    Haji - PrintAds SAM -  2016 - Kontan

  • Kemerdekaan Finansial Melalui Edukasi dan InvestasiKemerdekaan Finansial Melalui Edukasi dan Investasi

    Kemerdekaan Finansial Melalui Edukasi dan InvestasiKemerdekaan Finansial Melalui Edukasi dan Investasi

    “Mencerdaskan kehidupan bangsa” merupakan salah satu tujuan didirikannya negara Indonesia dan tertera dalam Pembukaan Undang-
    Undang Dasar Negara 1945 dan Samuel Aset Manajemen (SAM) ingin menjadi bagian dalam mencerdaskan masyarakat Indonesia. Sebagai salah satu perusahaan manajer investasi. SAM telah dan ingin selalu berperan aktif dalam mencerdaskan masyarakat Indonesia. Selama bertahun-tahun SAM menitikberatkan edukasi investasi kepada masyarakat sebagai salah satu fondasi perusahaan.

    Kami jarang melakukan promosi atau melakukan pemasaran produk kepada masyarakat, karena lebih fokus dalam pemberian edukasi yang mencakup diantaranya pengetahuan tentang bentuk investasi, tujuan berinvestasi, risiko investasi, dan keuntungan investasi.
    Begitu dituturkan Ayu, Vice President SAM yang juga mengepalai divisi marketing.

    Lebih lanjut lagi, Ayu, menjelaskan bahwa hal ini sangatlah perlu untuk dilakukan karena pengetahuan masyarakat akan produk investasi, khususnya reksa dana pada saat ini masihlah jauh dari memadai. Oleh karena itu, semenjak tahun 2007 SAM telah bertekad untuk menjadikan edukasi investasi, bukan hanya sebagai fondasi perusahaan tetapi juga bagian dari pelayanan yang ditujukan pada institusi, retail, dan komunitas.

    SAM telah menerima undangan dari berbagai tempat untuk menyampaikan edukasi mengenai investasi. Tak hanya perusahaan, kelompok seniman, ibu-ibu pengajian, hingga para sosialita pun pernah menjadi bagian dari edukasi SAM. “Cara memberikan edukasi pun berbeda dari satu kelompok ke kelompok lainnya, seperti pemilihan kata yang digunakan dan contoh kasus yang diberikan. Sangat menarik memberikan edukasi ke berbagai kelompok karena membuka wawasan yang berbeda pula,” ujar Ayu.

    Selain itu, masyarakat yang ingin belajar mengenai investasi dapat mendatangi langsung kantor SAM yang sengaja didesain sebagai tempat yang nyaman untuk berkonsultasi dan belajar investasi. Menurut Ayu, selama ini tidak sedikit orang yang singgah di kantor SAM sekadar untuk belajar dan bertanya mengenai produk investasi.Mulai tahun ini pun SAM akan membuka kelas pengenalan produk investasi untuk publik yang akan dilaksanakan secara rutin. Setiap kelasnya dapat menampung hingga 20 orang peserta dengan materi pengajaran yang berbeda. Kelas edukasi investasi ini diselenggarakan sebagai upaya mempermudah masyarakat memperoleh akses
    informasi yang tepat, mudah dan lengkap mengenai investasi sehingga pada akhirnya diharapkan semakin banyak orang mencapai
    tahapan finansial freedom melalui proses berinvestasi.

    Untuk melengkapi edukasi yang telah diberikan, SAM memudahkan masyarakat yang ingin menempatkan dananya di reksa dana, melalui kerjasama dengan Bank Negara Indonesia (BNI). Mulai September 2015, masyarakat dapat membeli produk SAM Indonesia Equity Fund, SAM Sharia Equity Fund, dan SAM Dana Berkembang di kantor bank agen penjual. Kami juga bekerjasama dengan bank
    lain dan diharapkan proses kerjasama ini akan rampung sebelum akhir tahun,” jelas Ayu.

    Melalui kerjasamanya dengan perbankan ini, diharapkan produk reksa dana SAM semakin mudah dijangkau masyarakat. Tak perlu lagi repot-repot untuk datang ke kantor perusahaan. Kini barang siapa yang ingin membeli produk SAM tak perlu lagi repot untuk datang ke kantor perusahaan. Cukup dengan hanya mendatangi kantor bank agen penjual yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

    Untuk menjaga kualitas atas produk reksa dana SAM, para agen pemasar selalu mendapatkan training yang menyeluruh dan berkesinambungan sehingga dapat menjelaskan produk yang ditawarkan dengan detail dan terinci. “Agen pemasar merupakan ujung tombak ketika bertemu dengan calon investor sehingga perlu dibekali dengan informasi yang tepat. Dengan demikian mereka dapat menawarkan produk investasi yang sesuai dengan kebutuhan calon investor,” Ayu menambahkan.

    Semenjak didirikan pada tahun 1997, SAM telah berhasil menjadi sebuah perusahaan Manajer Investasi dengan nilai rapor yang memuaskan bagi para investornya. Ketiga produk reksa dana yang dipasarkan melalui bank misalnya, memiliki nilai pertumbuhan rata-rata
    yang memuaskan. Rata-rata pertumbuhan SAM Indonesia Equity Fund dari pertama kali diterbitkan pada 31 Juli 2012 hingga 31 Juli 2015 sebesar 38.6%, sedangkan untuk produk Sharia-nya yang diterbitkan pada 18 Januari 2013 memiliki rata-rata pertumbuhan sebesar
    25.4% hingga 31 Juli 2015. Untuk pertumbuhan SAM Dana Berkembang dari pertama kali diterbitkan pada 31 Juli 2012 hingga 31 Juli 2015 sebesar 11.96%.

    Atas kinerjanya yang memuaskan, beberapa penghargaan reksa dana terbaik pun disematkan kepada SAM Indonesian Equity Fund. Contohnya Reksa Dana Saham Terbaik 2015 yang diberikan pada acara APRDIBloomberg Indonesia Fund Awards 2015 di kategori dana
    kelolaan di atas Rp500 milyar. Penghargaan lain yang diterima berasal dari Penganugerahan Reksa Dana Terbaik 2015 yang diselenggarakan Majalah Investor. Penghargaan ini diterima dalam kategori reksadana saham periode 3 tahun untuk aset di atas Rp 1 Trilyun.

    Memilih Manajer Investasi yang tepat memang menjadi hal yang harus diperhatikan ketika ingin menempatkan dana untuk dikelola. Melihat kinerja dan prestasi yang telah dihasilkan dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih manajer investasi dan dalam hal ini SAM
    dengan prestasi dan kinerjanya dapat dijadikan sebagai pilihan. Jika ingin mendapatkan informasi atau edukasi lebih lanjut mengenai reksa dana dan investasi di SAM beserta risikonya, bisa menghubungi call center di 28548800 atau mendatangi langsung kantor SAM yang terletak di Menara Imperium, Jakarta.

    Adv.
    Artikel dimuat di Tabloid Kontan, edisi khusus Reksa Dana, Agustus 2015

    Agustus Kemerdekaan - PrintAds SAM - Agt 2015 - Kontan Tab

  • Reksa Dana Saham: Alternatif Investasi bagi InvestorReksa Dana Saham: Alternatif Investasi bagi Investor

    Reksa Dana Saham: Alternatif Investasi bagi InvestorReksa Dana Saham: Alternatif Investasi bagi Investor

    Perkembangan investasi di pasar modal Indonesia dari sisi permintaan terlihat masih rendah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis data bahwa jumlah sub rekening nasabah di pasar modal saat ini baru mencapai 459 ribu, dengan investor riil sebanyak 258 ribu. Jumlah ini belum seiring dengan tumbuhnya jumlah penduduk kelas menengah yang diperkirakan lebih dari 50% dari total jumlah penduduk Indonesia. Posisi tersebut meningkat sangat signifikan bila dibandingkan tahun 2004 dimana jumlah kelas menengah di tanah air hanya sebesar 37%.

    Salah satu penyebab lambannya pertumbuhan investor di pasar modal dapat dijelaskan dengan survei literasi keuangan yang dilakukan oleh OJK pada tahun 2013. Survei tersebut menemukan baru sekitar 21,84% masyarakat Indonesia benar-benar paham mengenai Lembaga Jasa Keuangan, dan
    hanya 3,79% yang terliterasi mengenai pasar modal.

    Sesuai dengan karakteristiknya, investasi di pasar modal seperti saham atau reksa dana tidak memberikan jaminan untuk mendapatkan keuntungan, ataupun kenaikan modal investasi. Selain diperlukan waktu yang tidak sedikit untuk dapat mempelajari risiko dan potensi imbal hasil investasi pada saham yang dipilih, dibutuhkan juga kemampuan investor untuk dapat memonitor pilihan investasinya ini. Seringkali karena keterbatasan waktu, investor yang berinvestasi langsung pada pasar modal terpaksa menerima kenyataan turunnya nilai investasi secara signifikan.

    Chief Operating Officer PT Samuel Aset Manajemen, Intan Syah Ichsan berbagi kunci sukses berinvestasi di pasar saham yaitu informasi yang cukup dan dibarengi dengan strategi investasi yang rasional dan konsisten. Apakah ada solusi bagi investor yang tidak memiliki banyak waktu tetapi ingin tetap berinvestasi di pasar saham? Tentu ada. Ichsan menyarankan untuk membeli produk reksadana berbasis saham yang dikelola oleh pengelola investasi yang memang mengkhususkan diri dalam bidang ini. “Meskipun imbal hasilnya bisa jadi lebih kecil dibandingkan berinvestasi langsung pada saham, akan tetapi risiko yang dihadapi menjadi lebih terukur sehingga investasi dapat diselaraskan dengan kebutuhan keuangan dan profil risiko yang ingin diambil, guna perencanaan keuangan jangka panjang,” ujarnya.

    Berbeda dengan investasi langsung pada saham, reksa dana menawarkan produk investasi berbasis saham yang telah dikemas dengan menyesuaikan kebutuhan dan risiko investor. Reksa dana menawarkan investasi yang bisa disesuaikan dengan horizon atau jangka waktu investasi investor untuk memenuhi tujuan finansial keluarga. Mulai dari menyiapkan dana pendidikan anak, dana pembelian rumah hingga persiapan dana pensiun.

    Sebagai salah satu manajer investasi terkemuka di industri reksadana tanah air yaitu Samuel Aset Manajemen (SAM) menawarkan produk reksa dana yang bervariasi baik yang konvensional maupun yang syariah yang tentu sesuai dengan tujuan investasi investor. Produk-produk tersebut antara lain mulai dari reksa dana pendapatan tetap (SAM Sukuk Syariah Sejahtera), reksa dana campuran (SAM Dana Berkembang dan SAM Syariah Berimbang) dan reksa dana saham (SAM Indonesian Equity Fund dan SAM Sharia Equity Fund). SAM menyadari hubungan antara pengelola investasi dengan investor adalah kemitraan berlandaskan kepercayaan dan keterbukaan dalam mengelola tujuan bersama, sehingga SAM menempatkan investor sebagai mitra investasi sepanjang masa (Your Lifelong Investment Partner). Hal ini dibuktikan dengan keinginan keras SAM untuk mencapai tujuan bersama
    melalui imbal hasil yang memuaskan dan penghargaan yang didapatkan dari banyak lembaga pemeringkat baik lokal maupun
    internasional yang menetapkan reksadana SAM sebagai yang terbaik dikelasnya masing-masing.

    Reksadana SAM Syariah Berimbang dan SAM Sukuk Syariah Sejahtera ditabalkan sebagai The Best Golbal Islamic Funds oleh Lipper Fund dari Thomson Reuters. Sementara dari dalam negeri, selama empat tahun berturut-turut, reksa dana SAM selalu jadi langganan penerima awards. Terakhir, reksa dana SAM Indonesian Equity Fund dinyatakan sebagai Reksadana Saham Terbaik 2015 oleh Bloomberg bekerja sama dengan Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) untuk dana kelolaan di atas Rp500 Milyar.

    Kinerja memuaskan bukanlah satu satunya tujuan SAM sebagai mitra pengelola investasi. Kualitas layanan yang prima adalah pilar lain yang selalu menjadi perhatian karena dianggap sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam bermitra dengan investor. Serta juga dimotori oleh tenaga profesional inti yang memiliki pengalaman kerja di dunia investasi lebih dari 17 tahun, SAM memiliki keunggulan
    kompetitif dalam membaca dan mengantisipasi pergerakan pasar modal.

    Tenaga riset inhouse yang dimiliki SAM menjamin tersedianya informasi yang telah diolah dengan pendekatan analisa fundamental untuk
    dapat digunakan oleh manajer investasi. Untuk membantu membaca pergerakan pasar, para manajer investasi SAM juga mendapatkan tambahan informasi yang diberikan oleh tim riset khusus yang bertanggung jawab menyajikan analisa pasar berbasis teknikal.

    Melihat potensi dan manfaat reksadana yang demikian besar, Ichsan menyarankan agar reksadana harus menjadi salah satu pilihan investasi. “Reksadana menjadi solusi berinvestasi dengan dana awal yang tidak menyesakkan kantong serta kesempatan untuk tetap meluangkan waktu bersama keluarga. Apalagi dengan memilih manajer investasi yang berpengalaman menjadi kelebihan produk reksadana saham yang tidak dapat dinikmati oleh investor yang menanamkan modalnya langsung pada instrumen saham,” tandas Ichsan. Selamat berinvestasi di produk reksadana! ***

    Advertorial Kontan, Mei 2015.

    Pedagang

     

     Perkembangan investasi di pasar modal Indonesia dari sisi permintaan terlihat masih rendah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis data bahwa jumlah sub rekening nasabah di pasar modal saat ini baru mencapai 459 ribu, dengan investor riil sebanyak 258 ribu. Jumlah ini belum seiring dengan tumbuhnya jumlah penduduk kelas menengah yang diperkirakan lebih dari 50% dari total jumlah penduduk Indonesia. Posisi tersebut meningkat sangat signifikan bila dibandingkan tahun 2004 dimana jumlah kelas menengah di tanah air hanya sebesar 37%.

    Salah satu penyebab lambannya pertumbuhan investor di pasar modal dapat dijelaskan dengan survei literasi keuangan yang dilakukan oleh OJK pada tahun 2013. Survei tersebut menemukan baru sekitar 21,84% masyarakat Indonesia benar-benar paham mengenai Lembaga Jasa Keuangan, dan
    hanya 3,79% yang terliterasi mengenai pasar modal.

    Sesuai dengan karakteristiknya, investasi di pasar modal seperti saham atau reksa dana tidak memberikan jaminan untuk mendapatkan keuntungan, ataupun kenaikan modal investasi. Selain diperlukan waktu yang tidak sedikit untuk dapat mempelajari risiko dan potensi imbal hasil investasi pada saham yang dipilih, dibutuhkan juga kemampuan investor untuk dapat memonitor pilihan investasinya ini. Seringkali karena keterbatasan waktu, investor yang berinvestasi langsung pada pasar modal terpaksa menerima kenyataan turunnya nilai investasi secara signifikan.

    Chief Operating Officer PT Samuel Aset Manajemen, Intan Syah Ichsan berbagi kunci sukses berinvestasi di pasar saham yaitu informasi yang cukup dan dibarengi dengan strategi investasi yang rasional dan konsisten. Apakah ada solusi bagi investor yang tidak memiliki banyak waktu tetapi ingin tetap berinvestasi di pasar saham? Tentu ada. Ichsan menyarankan untuk membeli produk reksadana berbasis saham yang dikelola oleh pengelola investasi yang memang mengkhususkan diri dalam bidang ini. “Meskipun imbal hasilnya bisa jadi lebih kecil dibandingkan berinvestasi langsung pada saham, akan tetapi risiko yang dihadapi menjadi lebih terukur sehingga investasi dapat diselaraskan dengan kebutuhan keuangan dan profil risiko yang ingin diambil, guna perencanaan keuangan jangka panjang,” ujarnya.

    Berbeda dengan investasi langsung pada saham, reksa dana menawarkan produk investasi berbasis saham yang telah dikemas dengan menyesuaikan kebutuhan dan risiko investor. Reksa dana menawarkan investasi yang bisa disesuaikan dengan horizon atau jangka waktu investasi investor untuk memenuhi tujuan finansial keluarga. Mulai dari menyiapkan dana pendidikan anak, dana pembelian rumah hingga persiapan dana pensiun.

    Sebagai salah satu manajer investasi terkemuka di industri reksadana tanah air yaitu Samuel Aset Manajemen (SAM) menawarkan produk reksa dana yang bervariasi baik yang konvensional maupun yang syariah yang tentu sesuai dengan tujuan investasi investor. Produk-produk tersebut antara lain mulai dari reksa dana pendapatan tetap (SAM Sukuk Syariah Sejahtera), reksa dana campuran (SAM Dana Berkembang dan SAM Syariah Berimbang) dan reksa dana saham (SAM Indonesian Equity Fund dan SAM Sharia Equity Fund). SAM menyadari hubungan antara pengelola investasi dengan investor adalah kemitraan berlandaskan kepercayaan dan keterbukaan dalam mengelola tujuan bersama, sehingga SAM menempatkan investor sebagai mitra investasi sepanjang masa (Your Lifelong Investment Partner). Hal ini dibuktikan dengan keinginan keras SAM untuk mencapai tujuan bersama
    melalui imbal hasil yang memuaskan dan penghargaan yang didapatkan dari banyak lembaga pemeringkat baik lokal maupun
    internasional yang menetapkan reksadana SAM sebagai yang terbaik dikelasnya masing-masing.

    Reksadana SAM Syariah Berimbang dan SAM Sukuk Syariah Sejahtera ditabalkan sebagai The Best Golbal Islamic Funds oleh Lipper Fund dari Thomson Reuters. Sementara dari dalam negeri, selama empat tahun berturut-turut, reksa dana SAM selalu jadi langganan penerima awards. Terakhir, reksa dana SAM Indonesian Equity Fund dinyatakan sebagai Reksadana Saham Terbaik 2015 oleh Bloomberg bekerja sama dengan Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) untuk dana kelolaan di atas Rp500 Milyar.

    Kinerja memuaskan bukanlah satu satunya tujuan SAM sebagai mitra pengelola investasi. Kualitas layanan yang prima adalah pilar lain yang selalu menjadi perhatian karena dianggap sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam bermitra dengan investor. Serta juga dimotori oleh tenaga profesional inti yang memiliki pengalaman kerja di dunia investasi lebih dari 17 tahun, SAM memiliki keunggulan
    kompetitif dalam membaca dan mengantisipasi pergerakan pasar modal.

    Tenaga riset inhouse yang dimiliki SAM menjamin tersedianya informasi yang telah diolah dengan pendekatan analisa fundamental untuk
    dapat digunakan oleh manajer investasi. Untuk membantu membaca pergerakan pasar, para manajer investasi SAM juga mendapatkan tambahan informasi yang diberikan oleh tim riset khusus yang bertanggung jawab menyajikan analisa pasar berbasis teknikal.

    Melihat potensi dan manfaat reksadana yang demikian besar, Ichsan menyarankan agar reksadana harus menjadi salah satu pilihan investasi. “Reksadana menjadi solusi berinvestasi dengan dana awal yang tidak menyesakkan kantong serta kesempatan untuk tetap meluangkan waktu bersama keluarga. Apalagi dengan memilih manajer investasi yang berpengalaman menjadi kelebihan produk reksadana saham yang tidak dapat dinikmati oleh investor yang menanamkan modalnya langsung pada instrumen saham,” tandas Ichsan. Selamat berinvestasi di produk reksadana! ***

    Advertorial Kontan, Mei 2015.

    Pedagang

     

     

  • SAM Meraih Penghargaan Reksa Dana Terbaik 2015SAM Meraih Penghargaan Reksa Dana Terbaik 2015

    SAM Meraih Penghargaan Reksa Dana Terbaik 2015SAM Meraih Penghargaan Reksa Dana Terbaik 2015

    Samuel Aset Manajemen kembali meraih penghargaan atas reksa dana yang dikelola pada acara APRDI-Bloomberg Indonesia Fund Awards 2015, yang diselenggarakan pada 26 Maret 2015 di Ballroom Grand Hyatt Jakarta. Ini merupakan tahun kedua penyelenggaran penghargaan bagi industri reksa dana di Indonesia yang dimotori oleh Asosiasi Penyelenggara Reksa Dana Indonesia (APRDI) bekerja sama dengan perusahaan penyedia informasi dan data finansial internasional, Bloomberg. Acara penghargaan dihadiri oleh sekitar 200 tamu undangan, dengan pembicara utama Menteri Keuangan RI, Bambang Brodjonegoro dan sambutan dari Chairman Bloomberg LP Peter Grauer.

    Dalam menentukan pemenang, Bloomberg menggunakan metodologi pemeringkatan yang sepenuhnya transparan, dengan cara mengevaluasi kinerja reksa dana selama jangka waktu dua tahun, termasuk meninjau data 5 aset terbesar yang dikelola pada reksa dana tersebut, untuk memastikan bahwa investasi telah sesuai dengan amanat yang tercantum dalam propektusnya.

    Pada acara tersebut, dua produk unggulan SAM berhasil memperoleh penghargaan. SAM Syariah Berimbang meraih gelar  Reksa Dana Campuran Syariah Terbaik 2015, dan SAM Indonesian Equity Fund yang meraih gelar Reksa Dana Saham Terbaik 2015, kategori dana kelolaan di atas Rp500 milyar. Dengan demikian, kedua produk tersebut berhasil meraih penghargaan selama dua tahun berturut-turut. Penghargaan ini melengkapi awards yang telah diterima SAM di tahun 2015. Pada 4 Maret yang lalu, SAM juga memperoleh gelar Reksa Dana Saham Terbaik 2015 untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund, fake watches periode 3 tahun dengan dana kelolaan di atas Rp1 trillyun,  yang diselenggarakan oleh Majalah Investor-Infovesta. Semoga penghargaan ini menjadikan SAM semakin termotivasi untuk menjadi mitra investasi terbaik bagi investor dan sahabat SAM.Samuel Aset Manajemen kembali meraih penghargaan atas reksa dana yang dikelola pada acara APRDI-Bloomberg Indonesia Fund Awards 2015, yang diselenggarakan pada 26 Maret 2015 di Ballroom Grand Hyatt Jakarta. Ini merupakan tahun kedua penyelenggaran penghargaan bagi industri reksa dana di Indonesia yang dimotori oleh Asosiasi Penyelenggara Reksa Dana Indonesia (APRDI) bekerja sama dengan perusahaan penyedia informasi dan data finansial internasional, Bloomberg. Acara penghargaan dihadiri oleh sekitar 200 tamu undangan, dengan pembicara utama Menteri Keuangan RI, Bambang Brodjonegoro dan sambutan dari Chairman Bloomberg LP Peter Grauer.

    Dalam menentukan pemenang, Bloomberg menggunakan metodologi pemeringkatan yang sepenuhnya transparan, dengan cara mengevaluasi kinerja reksa dana selama jangka waktu dua tahun, termasuk meninjau data 5 aset terbesar yang dikelola pada reksa dana tersebut, untuk memastikan bahwa investasi telah sesuai dengan amanat yang tercantum dalam propektusnya.

    Pada acara tersebut, dua produk unggulan SAM berhasil memperoleh penghargaan. SAM Syariah Berimbang meraih gelar  Reksa Dana Campuran Syariah Terbaik 2015, dan SAM Indonesian Equity Fund yang meraih gelar Reksa Dana Saham Terbaik 2015, kategori dana kelolaan di atas Rp500 milyar. Dengan demikian, kedua produk tersebut berhasil meraih penghargaan selama dua tahun berturut-turut. Penghargaan ini melengkapi awards yang telah diterima SAM di tahun 2015. Pada 4 Maret yang lalu, SAM juga memperoleh gelar Reksa Dana Saham Terbaik 2015 untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund, periode 3 tahun dengan dana kelolaan di atas Rp1 trillyun,  yang diselenggarakan oleh Majalah Investor-Infovesta. Semoga penghargaan ini menjadikan SAM semakin termotivasi untuk menjadi mitra investasi terbaik bagi investor dan sahabat SAM.

  • Pasar Cerah, Saatnya Menambah InvestasiPasar Cerah, Saatnya Menambah InvestasiPasar Cerah, Saatnya Menambah Investasi

    Pasar Cerah, Saatnya Menambah InvestasiPasar Cerah, Saatnya Menambah InvestasiPasar Cerah, Saatnya Menambah Investasi

    Setelah melalui Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden yang berlangsung dengan baik, dengan partisipasi pemilih yang meningkat, pasar finansial Indonesia menyambut positif dan melanjutkan tren kenaikannya. Ditopang oleh investor institusi dalam negeri dan masuknya likuiditas global yang kembali menambah bobot investasi di pasar-pasar emerging markets yang memiliki perekonomian domestik yang kuat seperti Indonesia.

    Sepanjang 7 bulan pertama 2014 yang berakhir pada bulan Juli, imbal hasil Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membukukan kenaikan sebesar 19,06 % yang digerakan terutama oleh sektor usaha yang berorientasi pasar domestik seperti infrastruktur, finansial, industri barang konsumsi dan sektor utitilitas. Kenaikan tersebut menempatkan IHSG sebagai salah satu bursa saham yang berkinerja terbaik di Asia dan Dunia.

    Menurut Presiden Direktur PT Samuel Aset Manajemen (SAM) Agus B. Yanuar, kinerja IHSG pada paruh pertama tahun 2014 tersebut sudah sesuai dengan prediksi SAM di awal tahun. Dan hingga akhir tahun ini, Agus meyakini bahwa IHSG masih berpotensi untuk naik lebih tinggi. “Meskipun dalam jangka pendek ada risiko yang datang dari kondisi makro ekonomi domestik dan situasi geopolitik dunia, tetapi dalam jangka menengah – panjang Indonesia tetap akan menjadi tujuan investasi yang diunggulkan, baik investasi portofolio maupun investasi langsung. Terutama bila pemerintahan baru mampu memenuhi janji-janji kampanyenya dan sanggup melakukan reformasi struktural di bidang energi, pangan, infrastruktur dan peningkatan daya saing Indonesia sehubungan dengan adanya Masyarakat Ekonomi Asean”, imbuh Agus.

    Sebagai perusahaan Manajer Investasi swasta nasional yang berdiri secara independen sejak 1997, dan dikelola oleh para profesional yang berpengalaman panjang di pasar modal dalam dan luar negeri, SAM dikenal menghasilkan produk Reksa Dana yang memiliki kinerja sangat baik dan konsisten, serta diakui oleh lembaga-lembaga pemeringkat Reksa Dana melalui penghargaan dan awards yang mereka berikan.

    Saat ini SAM mengelola Reksa Dana konvensional dan syariah yang dijual kepada publik dengan nilai investasi awal yang sangat terjangkau, hanya Rp 250 ribu saja. Dan sepanjang Januari s/d Juli 2014, telah memberikan kinerja yang optimal dan di atas rata-rata kinerja tipe reksa dana sejenis. Reksa dana campuran berupa SAM Dana Berkembang naik 14,25 % dan SAM Syariah Berimbang naik 17,90 %. Sementara reksa dana yang portofolio utamanya berupa saham, SAM Indonesian Equity Fund naik 25,33% dan SAM Sharia Equity Fund naik 25,43 %.

    Kinerja tersebut, menurut Agus, diperoleh dari strategi yang tepat melalui pendekatan filosofi investasi jangka panjang, pengambilan keputusan investasi berdasarkan riset yang komprehensif serta penerapan manajemen risiko hati-hati.

    Riset yang mendalam dilakukan untuk mengidentifikasi sektor terbaik dan emiten terbaik yang akan dipilih sebagai aset dasar dari portofolio investasi yang dikelola pada periode investasi yang ditetapkan. Hasil riset tersebut dituangkan ke dalam tesis investasi yang dimutakhirkan secara berkala. Untuk mengantisipasi pasar yang dinamis, bila diperlukan ada penyesuaian komposisi portofolio, dengan melakukan rotasi aset dari sektor dan emiten yang telah melebihi nilai wajarnya ke sektor dan emiten yang lebih prospektif dan undervalued. Sehingga dalam kondisi pasar seperti apa pun, diupayakan agar SAM tetap menyajikan kinerja investasi yang relatif baik dan konsisten bagi para investor dari tahun ke tahun.  Menurut Agus, “Inilah salah satu kunci yang menjadikan SAM sebagai Your Lifelong Investment Partner“

    ***

    Artikel dimuat di Tabloid Kontan, Edisi Khusus Reksa Dana, Agustus 2014, halaman 9.

    Setelah melalui Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden yang berlangsung dengan baik, dengan partisipasi pemilih yang meningkat, pasar finansial Indonesia menyambut positif dan melanjutkan tren kenaikannya. Ditopang oleh investor institusi dalam negeri dan masuknya likuiditas global yang kembali menambah bobot investasi di pasar-pasar emerging markets yang memiliki perekonomian domestik yang kuat seperti Indonesia.

    Sepanjang 7 bulan pertama 2014 yang berakhir pada bulan Juli, imbal hasil Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membukukan kenaikan sebesar 19,06 % yang digerakan terutama oleh sektor usaha yang berorientasi pasar domestik seperti infrastruktur, finansial, industri barang konsumsi dan sektor utitilitas. Kenaikan tersebut menempatkan IHSG sebagai salah satu bursa saham yang berkinerja terbaik di Asia dan Dunia.

    Menurut Presiden Direktur PT Samuel Aset Manajemen (SAM) Agus B. Yanuar, kinerja IHSG pada paruh pertama tahun 2014 tersebut sudah sesuai dengan prediksi SAM di awal tahun. Dan hingga akhir tahun ini, Agus meyakini bahwa IHSG masih berpotensi untuk naik lebih tinggi. “Meskipun dalam jangka pendek ada risiko yang datang dari kondisi makro ekonomi domestik dan situasi geopolitik dunia, tetapi dalam jangka menengah – panjang Indonesia tetap akan menjadi tujuan investasi yang diunggulkan, baik investasi portofolio maupun investasi langsung. Terutama bila pemerintahan baru mampu memenuhi janji-janji kampanyenya dan sanggup melakukan reformasi struktural di bidang energi, pangan, infrastruktur dan peningkatan daya saing Indonesia sehubungan dengan adanya Masyarakat Ekonomi Asean”, imbuh Agus.

    Sebagai perusahaan Manajer Investasi swasta nasional yang berdiri secara independen sejak 1997, dan dikelola oleh para profesional yang berpengalaman panjang di pasar modal dalam dan luar negeri, SAM dikenal menghasilkan produk Reksa Dana yang memiliki kinerja sangat baik dan konsisten, serta diakui oleh lembaga-lembaga pemeringkat Reksa Dana melalui penghargaan dan awards yang mereka berikan.

    Saat ini SAM mengelola Reksa Dana konvensional dan syariah yang dijual kepada publik dengan nilai investasi awal yang sangat terjangkau, hanya Rp 250 ribu saja. Dan sepanjang Januari s/d Juli 2014, telah memberikan kinerja yang optimal dan di atas rata-rata kinerja tipe reksa dana sejenis. Reksa dana campuran berupa SAM Dana Berkembang naik 14,25 % dan SAM Syariah Berimbang naik 17,90 %. Sementara reksa dana yang portofolio utamanya berupa saham, SAM Indonesian Equity Fund naik 25,33% dan SAM Sharia Equity Fund naik 25,43 %.

    Kinerja tersebut, menurut Agus, diperoleh dari strategi yang tepat melalui pendekatan filosofi investasi jangka panjang, pengambilan keputusan investasi berdasarkan riset yang komprehensif serta penerapan manajemen risiko hati-hati.

    Riset yang mendalam dilakukan untuk mengidentifikasi sektor terbaik dan emiten terbaik yang akan dipilih sebagai aset dasar dari portofolio investasi yang dikelola pada periode investasi yang ditetapkan. Hasil riset tersebut dituangkan ke dalam tesis investasi yang dimutakhirkan secara berkala. Untuk mengantisipasi pasar yang dinamis, bila diperlukan ada penyesuaian komposisi portofolio, dengan melakukan rotasi aset dari sektor dan emiten yang telah melebihi nilai wajarnya ke sektor dan emiten yang lebih prospektif dan undervalued. Sehingga dalam kondisi pasar seperti apa pun, diupayakan agar SAM tetap menyajikan kinerja investasi yang relatif baik dan konsisten bagi para investor dari tahun ke tahun.  Menurut Agus, “Inilah salah satu kunci yang menjadikan SAM sebagai Your Lifelong Investment Partner“

    ***

    Artikel dimuat di Tabloid Kontan, Edisi Khusus Reksa Dana, Agustus 2014, halaman 9.

    Setelah melalui Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden yang berlangsung dengan baik, dengan partisipasi pemilih yang meningkat, pasar finansial Indonesia menyambut positif dan melanjutkan tren kenaikannya. Ditopang oleh investor institusi dalam negeri dan masuknya likuiditas global yang kembali menambah bobot investasi di pasar-pasar emerging markets yang memiliki perekonomian domestik yang kuat seperti Indonesia.

    Sepanjang 7 bulan pertama 2014 yang berakhir pada bulan Juli, imbal hasil Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membukukan kenaikan sebesar 19,06 % yang digerakan terutama oleh sektor usaha yang berorientasi pasar domestik seperti infrastruktur, finansial, industri barang konsumsi dan sektor utitilitas. Kenaikan tersebut menempatkan IHSG sebagai salah satu bursa saham yang berkinerja terbaik di Asia dan Dunia.

    Menurut Presiden Direktur PT Samuel Aset Manajemen (SAM) Agus B. Yanuar, kinerja IHSG pada paruh pertama tahun 2014 tersebut sudah sesuai dengan prediksi SAM di awal tahun. Dan hingga akhir tahun ini, Agus meyakini bahwa IHSG masih berpotensi untuk naik lebih tinggi. “Meskipun dalam jangka pendek ada risiko yang datang dari kondisi makro ekonomi domestik dan situasi geopolitik dunia, tetapi dalam jangka menengah – panjang Indonesia tetap akan menjadi tujuan investasi yang diunggulkan, baik investasi portofolio maupun investasi langsung. Terutama bila pemerintahan baru mampu memenuhi janji-janji kampanyenya dan sanggup melakukan reformasi struktural di bidang energi, pangan, infrastruktur dan peningkatan daya saing Indonesia sehubungan dengan adanya Masyarakat Ekonomi Asean”, imbuh Agus.

    Sebagai perusahaan Manajer Investasi swasta nasional yang berdiri secara independen sejak 1997, dan dikelola oleh para profesional yang berpengalaman panjang di pasar modal dalam dan luar negeri, SAM dikenal menghasilkan produk Reksa Dana yang memiliki kinerja sangat baik dan konsisten, serta diakui oleh lembaga-lembaga pemeringkat Reksa Dana melalui penghargaan dan awards yang mereka berikan.

    Saat ini SAM mengelola Reksa Dana konvensional dan syariah yang dijual kepada publik dengan nilai investasi awal yang sangat terjangkau, hanya Rp 250 ribu saja. Dan sepanjang Januari s/d Juli 2014, telah memberikan kinerja yang optimal dan di atas rata-rata kinerja tipe reksa dana sejenis. Reksa dana campuran berupa SAM Dana Berkembang naik 14,25 % dan SAM Syariah Berimbang naik 17,90 %. Sementara reksa dana yang portofolio utamanya berupa saham, SAM Indonesian Equity Fund naik 25,33% dan SAM Sharia Equity Fund naik 25,43 %.

    Kinerja tersebut, menurut Agus, diperoleh dari strategi yang tepat melalui pendekatan filosofi investasi jangka panjang, pengambilan keputusan investasi berdasarkan riset yang komprehensif serta penerapan manajemen risiko hati-hati.

    Riset yang mendalam dilakukan untuk mengidentifikasi sektor terbaik dan emiten terbaik yang akan dipilih sebagai aset dasar dari portofolio investasi yang dikelola pada periode investasi yang ditetapkan. Hasil riset tersebut dituangkan ke dalam tesis investasi yang dimutakhirkan secara berkala. Untuk mengantisipasi pasar yang dinamis, bila diperlukan ada penyesuaian komposisi portofolio, dengan melakukan rotasi aset dari sektor dan emiten yang telah melebihi nilai wajarnya ke sektor dan emiten yang lebih prospektif dan undervalued. Sehingga dalam kondisi pasar seperti apa pun, diupayakan agar SAM tetap menyajikan kinerja investasi yang relatif baik dan konsisten bagi para investor dari tahun ke tahun.  Menurut Agus, “Inilah salah satu kunci yang menjadikan SAM sebagai Your Lifelong Investment Partner“

    ***

    Artikel dimuat di Tabloid Kontan, Edisi Khusus Reksa Dana, Agustus 2014, halaman 9.

  • Penghargaan Reksa Dana Terbaik Tahun 2014Penghargaan Reksa Dana Terbaik Tahun 2014Penghargaan Reksa Dana Terbaik Tahun 2014

    Penghargaan Reksa Dana Terbaik Tahun 2014Penghargaan Reksa Dana Terbaik Tahun 2014Penghargaan Reksa Dana Terbaik Tahun 2014

    Terima kasih atas kepercayan dan dukungan Bapak/Ibu mitra investasi SAM.

    Sampai pertengahan kwartal ke-3 tahun 2014 ini, PT Samuel Aset Manajemen telah  meraih beberapa penghargaan bergensi dari domestik dan internasional atas kinerja produk yang dikelola, antara lain:

    1. Best Mutual Fund Award 2014 versi Majalah Investor-Infovesta, Reksa Dana Saham Terbaik Periode 1 Tahun Aset Rp >1 Milyar untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund. Acara diselenggarakan di Jakarta, 6 Maret 2014.
    2. Best Equity Fund 2014  (AUM >500B) versi APRDI-Bloomberg Indonesia untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund. Acara diselenggarakan di Jakarta, 3 April 2014.
    3. Best Islamic Mixed Allocation Fund 2014 versi APRDI-Bloomberg Indonesia untuk produk reksa dana SAM Syariah Berimbang. Acara diselenggarakan di Jakarta, 3 April 2014.
    4. Lipper Fund Awards 2014 – Global Islamic, Best Fund Over 3 Years Mixed Asset IDR Flexible untuk produk reksadana SAM Syariah Berimbang, versi Thomson Reuters. Acara diselenggarakan di Dubai pada tanggal 1 Juni 2014.
    5. Lipper Fund Awards 2014 – Global Islamic, Best Fund Over 3 Years Bond Indonesia Rupiah untuk produk reksadana SAM Sukuk Syariah Sejahtera, versi Thomson Reuters. Acara diselenggarakan di Dubai pada tanggal 1 Juni 2014.
    6. Best Syariah Fund Award 2014 versi majalah Investori, Reksa Dana Campuran Syariah Terbaik Periode 3 Tahun untuk produk SAM Syariah Berimbang. Acara diselenggarakan di Jakarta, 12 Agustus 2014.

    Kami berharap produk-produk reksa dana SAM dapat senantiasa menjadi pilihan investor dalam mengisi dan mengelola keranjang investasi Anda. replica watches Keterangan lebih lanjut, silahkan menghubungi kami di 021-28548800 atau email ke [email protected].Terima kasih atas kepercayan dan dukungan Bapak/Ibu mitra investasi SAM.

    Sampai pertengahan kwartal ke-3 tahun 2014 ini, PT Samuel Aset Manajemen telah  meraih beberapa penghargaan bergensi dari domestik dan internasional atas kinerja produk yang dikelola, antara lain:

    1. Best Mutual Fund Award 2014 versi Majalah Investor-Infovesta, Reksa Dana Saham Terbaik Periode 1 Tahun Aset Rp >1 Milyar untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund. Acara diselenggarakan di Jakarta, 6 Maret 2014.
    2. Best Equity Fund 2014  (AUM >500B) versi APRDI-Bloomberg Indonesia untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund. Acara diselenggarakan di Jakarta, 3 April 2014.
    3. Best Islamic Mixed Allocation Fund 2014 versi APRDI-Bloomberg Indonesia untuk produk reksa dana SAM Syariah Berimbang. Acara diselenggarakan di Jakarta, 3 April 2014.
    4. Lipper Fund Awards 2014 – Global Islamic, Best Fund Over 3 Years Mixed Asset IDR Flexible untuk produk reksadana SAM Syariah Berimbang, versi Thomson Reuters. Acara diselenggarakan di Dubai pada tanggal 1 Juni 2014.
    5. Lipper Fund Awards 2014 – Global Islamic, Best Fund Over 3 Years Bond Indonesia Rupiah untuk produk reksadana SAM Sukuk Syariah Sejahtera, versi Thomson Reuters. Acara diselenggarakan di Dubai pada tanggal 1 Juni 2014.
    6. Best Syariah Fund Award 2014 versi majalah Investori, Reksa Dana Campuran Syariah Terbaik Periode 3 Tahun untuk produk SAM Syariah Berimbang. Acara diselenggarakan di Jakarta, 12 Agustus 2014.

    Kami berharap produk-produk reksa dana SAM dapat senantiasa menjadi pilihan investor dalam mengisi dan mengelola keranjang investasi Anda. Keterangan lebih lanjut, silahkan menghubungi kami di 021-28548800 atau email ke [email protected].Terima kasih atas kepercayan dan dukungan Bapak/Ibu mitra investasi SAM.

    Sampai pertengahan kwartal ke-3 tahun 2014 ini, PT Samuel Aset Manajemen telah  meraih beberapa penghargaan bergensi dari domestik dan internasional atas kinerja produk yang dikelola, antara lain:

    1. Best Mutual Fund Award 2014 versi Majalah Investor-Infovesta, Reksa Dana Saham Terbaik Periode 1 Tahun Aset Rp >1 Milyar untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund. Acara diselenggarakan di Jakarta, 6 Maret 2014.
    2. Best Equity Fund 2014  (AUM >500B) versi APRDI-Bloomberg Indonesia untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund. Acara diselenggarakan di Jakarta, 3 April 2014.
    3. Best Islamic Mixed Allocation Fund 2014 versi APRDI-Bloomberg Indonesia untuk produk reksa dana SAM Syariah Berimbang. Acara diselenggarakan di Jakarta, 3 April 2014.
    4. Lipper Fund Awards 2014 – Global Islamic, Best Fund Over 3 Years Mixed Asset IDR Flexible untuk produk reksadana SAM Syariah Berimbang, versi Thomson Reuters. Acara diselenggarakan di Dubai pada tanggal 1 Juni 2014.
    5. Lipper Fund Awards 2014 – Global Islamic, Best Fund Over 3 Years Bond Indonesia Rupiah untuk produk reksadana SAM Sukuk Syariah Sejahtera, versi Thomson Reuters. Acara diselenggarakan di Dubai pada tanggal 1 Juni 2014.
    6. Best Syariah Fund Award 2014 versi majalah Investori, Reksa Dana Campuran Syariah Terbaik Periode 3 Tahun untuk produk SAM Syariah Berimbang. Acara diselenggarakan di Jakarta, 12 Agustus 2014.

    Kami berharap produk-produk reksa dana SAM dapat senantiasa menjadi pilihan investor dalam mengisi dan mengelola keranjang investasi Anda. Keterangan lebih lanjut, silahkan menghubungi kami di 021-28548800 atau email ke [email protected].

  • Rencanakan Dana Pendidikan dengan Reksa Dana SAMRencanakan Dana Pendidikan dengan Reksa Dana SAM

    Rencanakan Dana Pendidikan dengan Reksa Dana SAMRencanakan Dana Pendidikan dengan Reksa Dana SAM

    Warisan paling bernilai yang dapat kita berikan kepada buah hati kita adalah ilmu pengetahuan. Baik yang diperoleh melalui pendidikan formal, maupun aneka keterampilan hidup yang didapat dari pelatihan, pengalaman dan berbagai kegiatan lainnya.

    Sayangnya, biaya pendidikan yang berkualitas terbilang cukup tinggi, dengan kenaikan sekitar 10%-20% setiap tahunnya. Sehingga kita perlu persiapan lebih cermat untuk memastikan terselenggaranya pendidikan terbaik bagi putera-puteri kita.

    Presiden Direktur PT Samuel Aset Manajemen (SAM) Agus B. Yanuar mengatakan, satu hal yang bisa kita lakukan adalah mencari produk investasi yang imbal hasilnya bisa mengalahkan inflasi biaya pendidikan sehingga dana untuk pendidikan anak tetap bisa disediakan dengan sebaik mungkin.

    “Untuk mengamankan dana yang akan dipakai beberapa bulan ke depan, produk perbankan dengan penjaminan merupakan instrumen yang sesuai. Tetapi untuk persiapan biaya pendidikan jangka panjang, reksa dana adalah produk yang lebih bijak, karena imbal hasil jangka panjangnya lebih optimal dan lebih tinggi dari tingkat inflasi,” ujarnya.

    Produk reksa dana senantiasa menawarkan solusi dan pilihan beragam bagi investor. Ada reksa dana pendapatan tetap, campuran dan saham. Baik yang konvensional maupun yang bersifat syariah. Dengan investasi awal yang terjangkau, dimulai dengan Rp 250 ribu saja, dapat dilakukan lebih dini dan dapat diinvestasikan secara berkala.

    Masing-masing reksa dana menawarkan potensi imbal hasil sesuai dengan profil dan karakteristik produk tersebut. Semakin tinggi potensi imbal hasil, biasanya diikuti pula dengan potensi risikonya. Kuncinya adalah bagaimana kita memilih reksa dana yang sesuai dengan karakter risiko, tujuan investasi dan terutama jangka waktu berinvestasinya.

    Menurut Agus, investor yang ingin produk dengan risiko relatif rendah atau jangka waktu berinvestasinya di bawah tiga tahun, lebih baik memilih reksa dana pendapatan tetap.

    Untuk bentang waktu berinvestasi yang lebih panjang, dapat memilih reksa dana campuran atau reksa dana saham, tergantung profil risiko masing-masing. Bagi investor yang ingin menikmati potensi pertumbuhan saham, dan pada saat yang sama ingin meredam risiko penurunannya di tengah pasar yang fluktuatif, bisa memilih reksa dana campuran yang alokasi investasi pada efek saham dan obligasinya akan disesuaikan oleh Manajer Investasi sesuai dengan kondisi pasar.

    Sementara bagi yang ingin menikmati pertumbuhan investasinya secara optimal dalam jangka panjang, maka reksa dana saham adalah pilihan yang paling tepat.

    “Saat ini SAM memiliki produk terbaik yang dapat digunakan untuk menyiapkan dana pendidikan buah hati. Kami mengelola reksa dana pendapatan tetap SAM Sukuk Syariah Sejahtera, reksa dana campuran SAM Dana Berkembang dan SAM Syariah Berimbang, serta reksa dana SAM Indonesian Equity Fund dan SAM Sharia Equity Fund,” tambah Agus.

    Kinerja produk SAM termasuk yang terbaik di kelasnya masih-masing dan menjadi unggulan lembaga pemeringkat reksa dana serta menjadi pilihan cerdas para investor berpengalaman. Per akhir April 2014, SAM Dana Berkembang, reksa dana campuran yang diluncurkan pada tahun 1997, memberikan imbal hasil rata-rata sebesar  16,9 % per tahun (CAGR) selama 17 tahun terakhir, sehingga terbukti bisa lebih tinggi dari tingkat inflasi pada periode yang sama. Produk reksa dana campuran syariah yang lebih baru, SAM Syariah Berimbang, membukukan imbal hasil rata-rata sebesar 17,3 % per tahun dalam tiga tahun terakhir.

    Sementara kinerja rata-rata untuk reksa dana saham, SAM Indonesian Equity Fund  dan SAM Sharia Equity Fund, masing-masing sebesar 31,5 % dan 22,4 % per tahun sejak diluncurkan

    “Kinerja tersebut merupakan hasil dari keahlian meracik strategi investasi yang tepat, pengalaman, serta upaya untuk selalu memberikan yang terbaik kepada nasabah.

    Bagi kami, mengelola investasi itu seperti membesarkan buah hati sendiri, harus amanah dan sepenuh hati dalam memberikan yang terbaik untuk pertumbuhannya.

    Seperti Anda, kami juga percaya pendidikan adalah hal yang sangat penting dalam meningkatkan sumber daya manusia yang handal. Dan seperti kata peribahasa, jika ingin makmur setahun, bertanamlah padi dan biji-bijian. Jika ingin makmur sepuluh tahun, tanamlah kayu-kayuan. Tetapi jika ingin sejahtera seratus tahun, tumbuh-kembangkanlah sumber daya manusia, melalui pendidikan ” tegas Agus.

    ***

    Artikel dimuat di Tabloid Kontan, Edisi Khusus Pendidikan, Mei 2014, halaman 5.

    Reksadana untuk Pendidikan - PrintAds -Kontan Setengah Hal

    Warisan paling bernilai yang dapat kita berikan kepada buah hati kita adalah ilmu pengetahuan. Baik yang diperoleh melalui pendidikan formal, maupun aneka keterampilan hidup yang didapat dari pelatihan, pengalaman dan berbagai kegiatan lainnya.

    Sayangnya, biaya pendidikan yang berkualitas terbilang cukup tinggi, dengan kenaikan sekitar 10%-20% setiap tahunnya. Sehingga kita perlu persiapan lebih cermat untuk memastikan terselenggaranya pendidikan terbaik bagi putera-puteri kita.

    Presiden Direktur PT Samuel Aset Manajemen (SAM) Agus B. Yanuar mengatakan, satu hal yang bisa kita lakukan adalah mencari produk investasi yang imbal hasilnya bisa mengalahkan inflasi biaya pendidikan sehingga dana untuk pendidikan anak tetap bisa disediakan dengan sebaik mungkin.

    “Untuk mengamankan dana yang akan dipakai beberapa bulan ke depan, produk perbankan dengan penjaminan merupakan instrumen yang sesuai. Tetapi untuk persiapan biaya pendidikan jangka panjang, reksa dana adalah produk yang lebih bijak, karena imbal hasil jangka panjangnya lebih optimal dan lebih tinggi dari tingkat inflasi,” ujarnya.

    Produk reksa dana senantiasa menawarkan solusi dan pilihan beragam bagi investor. Ada reksa dana pendapatan tetap, campuran dan saham. Baik yang konvensional maupun yang bersifat syariah. Dengan investasi awal yang terjangkau, dimulai dengan Rp 250 ribu saja, dapat dilakukan lebih dini dan dapat diinvestasikan secara berkala.

    Masing-masing reksa dana menawarkan potensi imbal hasil sesuai dengan profil dan karakteristik produk tersebut. Semakin tinggi potensi imbal hasil, biasanya diikuti pula dengan potensi risikonya. Kuncinya adalah bagaimana kita memilih reksa dana yang sesuai dengan karakter risiko, tujuan investasi dan terutama jangka waktu berinvestasinya.

    Menurut Agus, investor yang ingin produk dengan risiko relatif rendah atau jangka waktu berinvestasinya di bawah tiga tahun, lebih baik memilih reksa dana pendapatan tetap.

    Untuk bentang waktu berinvestasi yang lebih panjang, dapat memilih reksa dana campuran atau reksa dana saham, tergantung profil risiko masing-masing. Bagi investor yang ingin menikmati potensi pertumbuhan saham, dan pada saat yang sama ingin meredam risiko penurunannya di tengah pasar yang fluktuatif, bisa memilih reksa dana campuran yang alokasi investasi pada efek saham dan obligasinya akan disesuaikan oleh Manajer Investasi sesuai dengan kondisi pasar.

    Sementara bagi yang ingin menikmati pertumbuhan investasinya secara optimal dalam jangka panjang, maka reksa dana saham adalah pilihan yang paling tepat.

    “Saat ini SAM memiliki produk terbaik yang dapat digunakan untuk menyiapkan dana pendidikan buah hati. Kami mengelola reksa dana pendapatan tetap SAM Sukuk Syariah Sejahtera, reksa dana campuran SAM Dana Berkembang dan SAM Syariah Berimbang, serta reksa dana SAM Indonesian Equity Fund dan SAM Sharia Equity Fund,” tambah Agus.

    Kinerja produk SAM termasuk yang terbaik di kelasnya masih-masing dan menjadi unggulan lembaga pemeringkat reksa dana serta menjadi pilihan cerdas para investor berpengalaman. Per akhir April 2014, SAM Dana Berkembang, reksa dana campuran yang diluncurkan pada tahun 1997, memberikan imbal hasil rata-rata sebesar  16,9 % per tahun (CAGR) selama 17 tahun terakhir, sehingga terbukti bisa lebih tinggi dari tingkat inflasi pada periode yang sama. Produk reksa dana campuran syariah yang lebih baru, SAM Syariah Berimbang, membukukan imbal hasil rata-rata sebesar 17,3 % per tahun dalam tiga tahun terakhir.

    Sementara kinerja rata-rata untuk reksa dana saham, SAM Indonesian Equity Fund  dan SAM Sharia Equity Fund, masing-masing sebesar 31,5 % dan 22,4 % per tahun sejak diluncurkan

    “Kinerja tersebut merupakan hasil dari keahlian meracik strategi investasi yang tepat, pengalaman, serta upaya untuk selalu memberikan yang terbaik kepada nasabah.

    Bagi kami, mengelola investasi itu seperti membesarkan buah hati sendiri, harus amanah dan sepenuh hati dalam memberikan yang terbaik untuk pertumbuhannya.

    Seperti Anda, kami juga percaya pendidikan adalah hal yang sangat penting dalam meningkatkan sumber daya manusia yang handal. Dan seperti kata peribahasa, jika ingin makmur setahun, bertanamlah padi dan biji-bijian. Jika ingin makmur sepuluh tahun, tanamlah kayu-kayuan. Tetapi jika ingin sejahtera seratus tahun, tumbuh-kembangkanlah sumber daya manusia, melalui pendidikan ” tegas Agus.

    ***

    Artikel dimuat di Tabloid Kontan, Edisi Khusus Pendidikan, Mei 2014, halaman 5.

    Reksadana untuk Pendidikan - PrintAds -Kontan Setengah Hal