BI mencatat inflasi hingga minggu ke-3 Juli tercatat 0,18% mom, relatif masih rendah. Selain karena permintaan yang terindikasi masih lemah, juga dari sisi pasokan terutama untuk pangan yang relatif terjaga melalui koordinasi hingga di tingkat bupati/walikota. Puncak inflasi tampanya terjadi pada bulan Juni lalu. Kemungkinan angka inflasi bisa terjaga di kisaran antara 4,3%-4,5% hingga akhir tahun 2017
Investor perkirakan the Fed akan pertahankan suku bunga acuannya (FFR) pada pertemuan 25-26 Juli besok dan lusa. Pada pertemuan Juni lalu, the Fed naikkan suku bunganya menjadi 1%-1,25%. Diperkirakan the Fed masih akan menaikkan FFRnya satu kali lagi kemungkinan pada pertemuan September atau Desember 2017. Kendati the Fed sinyalkan pengetatan kebijakan moneter, namun kebijakan tersebut akan dilakukan secara bertahap.
Salam,
Lana Soelistianingsih
Kepala Riset/Ekonom
Samuel Aset Manajemen
Telp: 62 21 28548828
PT SAMUEL ASET MANAJEMEN
Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia
t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474 |www.sam.co.id
Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-24-Juli-2017.pdf